Sopir Diduga Mabuk, Mobil Land Cruiser GR Sport Hantam Kios dan Motor di Pasar Tos 3000 Jodoh Batam
![]() |
| Sopir Diduga Mabuk, Mobil Land Cruiser GR Sport Hantam Kios dan Motor di Pasar Tos 3000 Jodoh Batam |
![]() |
| Sopir Diduga Mabuk, Mobil Land Cruiser GR Sport Hantam Kios dan Motor di Pasar Tos 3000 Jodoh Batam |
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - BP Batam akan mewajibkan seluruh pemegang alokasi lahan melaporkan perkembangan perizinan dan pembangunan secara mandiri melalui Land Management System (LMS). Hal ini sebagai upaya mencegah lahan tidur dan mempercepat pemanfaatan lahan.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengatakan, kebijakan itu akan memudahkan BP Batam memantau progres pembangunan setiap lahan yang telah dialokasikan.
Saat ini perizinan PKKPR, PKKPRL, dan Persetujuan Lingkungan telah terintegrasi dalam LMS, sementara Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) akan segera menyusul.
“Dengan sistem ini, tidak ada lagi alasan proses perizinan tidak dapat dipantau. Evaluasi pemanfaatan lahan dapat dilakukan sesuai perjanjian penggunaan tanah dan standar waktu pelayanan perizinan,” ujar Amsakar, Minggu (12/7/2026).
Sesuai Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 2 Tahun 2026, alokasi lahan yang tidak dibangun atau tak dimanfaatkan dalam jangka waktu dua tahun dapat ditarik kembali oleh BP Batam.
Berdasarkan data BP Batam, saat ini terdapat sekitar 614 hektare lahan tidur yang tersebar pada 310 Penetapan Lokasi (PL). Lahan tersebut merupakan area yang telah dialokasikan kepada pemegang PL, namun belum dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
Amsakar menyampaikan, lahan tidur berbeda dengan lahan yang belum dialokasikan. Lahan tidur merupakan lahan yang telah diberikan kepada pemegang alokasi tetapi belum dibangun atau dimanfaatkan, sedangkan lahan yang belum dialokasikan merupakan lahan yang belum diberikan kepada pihak mana pun.
"BP Batam berharap, penerapan LMS dan evaluasi berkala terhadap pemanfaatan lahan dapat mendorong percepatan investasi serta pembangunan di Kota Batam," pungkasnya. (Isp)
![]() |
Pererat Kemanunggalan TNI, Satgas Yonif 136/TS Anjangsana ke Kampung Onendu |
Kegiatan yang dipimpin Sertu Novan Nolo Gulo bersama personel Pos Nume ini menjadi sarana memperkuat silaturahmi sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat, Sabtu (11/7/2026)
Personel Satgas mengunjungi kediaman Bapak Yomi Wonda dan berinteraksi hangat dengan warga serta anak-anak di sekitar kampung. Suasana penuh keakraban mencerminkan hubungan yang semakin erat antara prajurit TNI dan masyarakat.
Di tempat terpisah, Danpos Nume Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya, S.T.Han. mengatakan bahwa anjangsana merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
"Kehadiran prajurit tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi sahabat masyarakat. Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat silaturahmi, mendengarkan aspirasi warga, dan bersama-sama menjaga situasi yang aman serta kondusif di wilayah penugasan," ujarnya.
Sementara itu, Bapak Yomi Wonda mengapresiasi kepedulian personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti kepada masyarakat.
"Kami senang karena Bapak-bapak TNI selalu hadir, berkunjung, dan mau mendengarkan masyarakat. Kehadiran mereka membuat kami merasa lebih dekat dan semakin merasakan kepedulian TNI kepada warga," ungkapnya.
Melalui kegiatan anjangsana ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terus memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, serta menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi terciptanya keamanan dan kedamaian di wilayah penugasan. (ISP)
| Peduli Kesejahteraan Pendidikan, Satgas Yonif 136/TS Berikan Materi Belajar di Sekolah Dasar Negeri Kalome |
| Wujud Nyata Kepedulian TNI AD, Pelayanan Kesehatan Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Hadir di Kampung Baktis |
![]() |
| Melalui Anjangsana, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Perkuat Kebersamaan Dengan Masyarakat Distrik Nume |