Pastikan Pelayanan dan Pemenuhan Hak Berjalan Optimal, Karutan Batam Cek Langsung Kamar Hunian Warga Binaan
![]() |
| Pastikan Pelayanan dan Pemenuhan Hak Berjalan Optimal, Karutan Batam Cek Langsung Kamar Hunian Warga Binaan |
![]() |
| Pastikan Pelayanan dan Pemenuhan Hak Berjalan Optimal, Karutan Batam Cek Langsung Kamar Hunian Warga Binaan |
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Aktivitas pematangan lahan yang dilakukan oleh PT Sri Indah Barelang di kawasan Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam kini kembali menjadi buah bibir di kalangan masyarakat.
Bukan tanpa sebab, selain memberikan dampak buruk bagi lingkungan, proyek ini juga disebut-sebut ilegal dan menabrak regulasi aturan yang telah di tetapkan pemerintah.
Pantauan wartawan di lapangan, sebuah ekskavator terlihat tengah sibuk menggempur area bukit tanah merah dan memuatnya ke sejumlah dump truck dalam skala besar untuk penimbunan.
"Lahan yang saat ini tengah di garap oleh PT Sri Indah Barelang itu dulunya hutan bakau. Namun, kini sudah beralih fungsi karena telah di timbun habis tak ada lagi tersisa," ujar warga setempat, Rabu (29/7/2026).
Masih menurut warga, aktivitas pematangan lahan ini sudah berlangsung sejak setengah tahun terakhir. Harusnya, pemerintah mengetahui izin apa yang mereka gunakan sehingga aktivitas pematangan lahan ini dapat berjalan.
"Proyek ini diduga kuat belum mengantongi izin Amdal, UKL dan UPL dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta izin Cut and Fill BP Batam. Karena kita tahu, status lahan ini masih masuk dalam kawasan hutan lindung," ungkapnya.
Dampak Lingkungan Akibat Proyek Pematangan Lahan PT Sri Indah Barelang
Proyek pematangan lahan PT Sri Indah Barelang di kawasan Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau ancaman serius terhadap lingkungan pesisir Nongsa.
Hal itu terbukti, pada Juni 2026 kemarin. Curah hujan tinggi yang mengguyur kala itu, mengakibatkan banjir lumpur di kawasan Pantai Nemo.
"Kalau hujan air lumpur dari proyek itu mengalir langsung ke laut. Akhirnya, nelayan yang menjadi korban tak dapat melaut karena lingkungan telah tercemari," tuturnya.
Atas kondisi tersebut, masyarakat mendesak pemerintah daerah, dinas terkait, serta APH untuk segera turun ke lokasi guna melakukan pemeriksaan terhadap legalitas kegiatan, perizinan, serta dampak lingkungan.
“Kalau memang tidak berizin, kami minta aktivitas itu segera dihentikan dan pelakunya ditindak tegas sesuai hukum,” tegasnya.
Seperti diketahui, proyek pematangan lahan PT Sri Indah Barelang masuk dalam kategori Proyek Strategis Nasional (PSN) Data Centre di Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.
Selain itu, PT Sri Indah Barelang juga di pimpin oleh Dju Seng selaku Direktur yang saat ini ditetapkan sebagai terdakwa atas dugaan perusakan hutan lindung mangrove di kawasan Tanjung Gundap, Kota Batam.
Perihal aktivitas pematangan lahan yang dilakukan oleh PT Sri Indah Barelang, awak media masih berupaya mengkonfirmasi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri serta BP Batam dan instansi terkait lainnya untuk mengetahui secara pasti aktivitas tersebut legal atau ilegal. (ISP)
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan bahwa perbaikan Jalan Gajah Mada pada ruas Pura Agung Amertha Buana hingga Taman Kota merupakan komitmen menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih aman, nyaman dan andal bagi masyarakat.
Perbaikan tersebut dilaksanakan sebagai solusi atas kerusakan jalan yang tengah dikeluhkan para pengguna jalan. Pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan dalam kondisi cuaca normal.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, mengatakan perbaikan dilakukan secara menyeluruh agar memberikan manfaat jangka panjang.
“Tujuan utama pekerjaan ini adalah meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Kami memahami proses pelaksanaannya menimbulkan ketidaknyamanan sementara, namun perbaikan ini diperlukan agar masyarakat memperoleh infrastruktur jalan yang lebih baik, lebih aman, dan lebih berkualitas,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).
Ia menjelaskan, sebelum pekerjaan dimulai, BP Batam telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan skema rekayasa lalu lintas serta melaksanakan pemberitahuan melalui media sosial dan mitra media BP Batam kepada masyarakat guna meminimalkan dampak terhadap aktivitas pengguna jalan.
“Kami berterima kasih atas pengertian dari masyarakat. Dukungan dari seluruh pihak sangat kami harapkan agar proses rekonstruksi dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengurangi standar mutu maupun aspek keselamatan,” katanya.
Lebih lanjut ditekankan, bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan proyek terus ditingkatkan agar seluruh pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan memenuhi standar keselamatan.
Terkait laporan insiden kecelakaan yang terjadi di sekitar lokasi proyek pada Senin (27/7/2026), BP Batam menyampaikan rasa prihatin dan simpati kepada korban beserta keluarga.
“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi dan mendoakan agar korban segera pulih. Peristiwa ini menjadi catatan bagi kami untuk terus memperkuat aspek keselamatan dalam setiap pelaksanaan pekerjaan infrastruktur,” ucapnya.
BP Batam juga telah memberikan bantuan biaya pengobatan kepada korban dan melakukan kunjungan kepada korban beserta keluarga untuk menyampaikan dukungan secara langsung.
BP Batam mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses rekonstruksi berlangsung demi keselamatan bersama. (Isp)
INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meraih Lestari Award 2026 pada kategori Talent Management melalui inisiatif People Development Plan yang mengusung tema Building Future-Ready Digital Leaders Across TelkomGroup.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono sebagai apresiasi atas komitmen Telkom dalam membangun ekosistem pengembangan talenta yang terintegrasi untuk menyiapkan pemimpin digital masa depan sekaligus mendukung transformasi bisnis yang berkelanjutan.
Lestari Award merupakan ajang apresiasi terhadap implementasi praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) yang inovatif dan berdampak, sekaligus mendorong kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Pada penyelenggaraan tahun ini, penghargaan mencakup 14 kategori yang dinilai oleh 12 juri independen dari unsur pemerintah, akademisi, praktisi, organisasi non-pemerintah, dan profesional di bidang keberlanjutan dengan sistem penilaian berlapis.
People Development Plan merupakan strategi pengembangan talenta TelkomGroup yang dirancang untuk memperkuat kapabilitas sumber daya manusia dalam menghadapi dinamika industri digital. Melalui ekosistem pembelajaran yang disusun berdasarkan kebutuhan bisnis, program ini mencakup pengembangan kompetensi, coaching dan mentoring, experiential learning, riset dan inovasi, pemanfaatan platform pembelajaran digital, serta assessment untuk memastikan kesiapan talenta dalam menghadapi tantangan masa depan.
Pada kesempatan terpisah, Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan menyampaikan, membangun organisasi yang siap menghadapi masa depan dimulai dari memastikan setiap insan TelkomGroup memiliki ruang untuk terus belajar, bertumbuh, dan mengambil peran dalam menciptakan dampak bagi bisnis. Itulah arah yang kami wujudkan melalui People Development Plan.
"Pengembangan People Development Plan (PDP) dirancang oleh unit Talent Management Policy dan dioperasionalisasikan melalui kolaborasi dengan Telkom Corporate University Center (TCUC) dan Assessment Corporate University (ACI) yang difokuskan pada berbagai domain bisnis strategis TelkomGroup, mulai dari layanan Business to Consumer (B2C), Business to Business (B2B), infrastruktur digital, hingga penguatan kapabilitas kepemimpinan," ucap Willy, Selasa (28/7/2026).
Pendekatan ini, lanjutnya, memastikan setiap talenta memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan bisnis saat ini sekaligus siap mendukung transformasi perusahaan di masa depan.
Sejalan, SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom Ahmad Reza mengatakan bahwa, penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi TelkomGroup dalam menjadikan pengembangan talenta sebagai salah satu fondasi keberlanjutan perusahaan.
“Keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui inovasi teknologi maupun pengelolaan lingkungan, tetapi juga melalui investasi pada manusia. Ekosistem pengembangan talenta menjadi fondasi bagi Telkom dalam menyiapkan karyawan yang adaptif, memiliki kompetensi masa depan, serta mampu menciptakan nilai berkelanjutan bagi perusahaan. Penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk terus memperkuat budaya belajar dan kepemimpinan yang relevan dengan perkembangan industri digital,” pungkas Reza.
Keberhasilan ini turut memperkuat implementasi pilar Empower Our People dalam inisiatif GoZero% Sustainable Action by Telkom Indonesia, yang diwujudkan melalui pengembangan kapabilitas insan perusahaan agar siap menghadapi dinamika industri dan kebutuhan bisnis di masa depan. Bagi Telkom, pengembangan talenta merupakan investasi strategis untuk memperkuat daya saing sekaligus mendukung transformasi perusahaan secara berkelanjutan.
Atas pencapaian tersebut, Telkom juga berhak melaju ke kompetisi tingkat regional bersama para pemenang dari kategori lainnya. Melalui pengembangan talenta yang berkelanjutan, Telkom akan terus memperkuat kapabilitas sumber daya manusia sebagai penggerak utama inovasi dan transformasi, sekaligus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi perusahaan, pelanggan, dan masyarakat. (Isp)
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Sepanjang semester I 2026, jumlah pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pelajar di Kota Batam mengalami penurunan signifikan.
Penurunan paling mencolok terjadi pada tingkat SMP yang mencapai 66 persen, menyusul diterapkannya kurikulum pendidikan lalu lintas di sekolah-sekolah negeri.
Data Satlantas Polresta Barelang mencatat, pelanggaran yang melibatkan pelajar SMP turun dari 1.386 kasus pada Semester I 2025 menjadi 462 kasus pada periode yang sama tahun 2026. Sementara itu, pelanggaran pelajar SD turun dari 98 menjadi 79 kasus atau berkurang 19 persen. Adapun pelanggaran oleh pelajar SMA juga menurun dari 2.307 menjadi 1.157 kasus atau turun 49 persen.
Kasatlantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, mengatakan penurunan tersebut menjadi indikator awal keberhasilan program Kurikulum Lalu Lintas yang mulai diterapkan di sekolah sejak Desember 2025.
Afiditya menyebut pendidikan keselamatan berlalu lintas sejak usia dini menjadi langkah strategis dalam membentuk karakter disiplin sekaligus mendukung Asta Cita Presiden, khususnya poin keempat mengenai penguatan SDM melalui pendidikan berkualitas.
"Kami ingin anak-anak sejak usia dini bisa dibentuk karakternya agar tertib berlalu lintas. Pengenalan tertib berlalu lintas memang harus dilakukan sejak dini sehingga menjadi kebiasaan ketika mereka dewasa nanti," ujar Afiditya, Selasa (28/7/2026).
Kolaborasi Satlantas dan Disdik
Program ini merupakan kolaborasi Satlantas Polresta Barelang dengan Pemko Batam melalui Dinas Pendidikan. Keduanya telah menandatangani nota kesepahaman sehingga materi keselamatan berlalu lintas resmi masuk dalam pembelajaran di SD dan SMP negeri.
Untuk mendukung implementasi, Satlantas memberikan pelatihan kepada para guru melalui skema Training of Trainer (TOT), terutama bagi guru PPKn. Setelah itu, materi lalu lintas diintegrasikan ke dalam proses belajar mengajar.
"Alhamdulillah program ini berjalan lancar. Anak-anak sekarang sudah memahami rambu-rambu, lampu merah, marka jalan, hingga aturan dasar berkendara," jelas Afiditya.
Satlantas juga membangun pojok lalu lintas di sejumlah sekolah sebagai sarana edukasi visual. Berbagai miniatur rambu, marka jalan, hingga informasi keselamatan dipajang agar mudah dipahami siswa.
Hingga kini, pihaknya telah mendistribusikan 2.500 buku pembelajaran lalu lintas ke 210 sekolah negeri, terdiri 145 SD dan 65 SMP. Selain itu, 250 e-book juga dibagikan sebagai bahan ajar tambahan.
Afiditya berharap program di Batam bisa menjadi pilot project nasional. "Dengan begitu, budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh sejak usia sekolah dan angka pelanggaran maupun kecelakaan dapat terus ditekan," pungkasnya. (Isp)
![]() |
| Satgas Yonif 136/TS Pererat Kebersamaan dan Silaturahmi Bersama Warga Wiringgame |