INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, “turun tangan” menindak aktivitas tambang pasir ilegal yang berada di Kampung Jabi, Kecamatan Nongsa, Minggu (12/4/2026).

Langkah ini sebagai bentuk respons cepat dalam menjaga dampak lingkungan akibat aktivitas tersebut sekaligus mengawasi Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Dalam peninjauan tersebut, Li Claudia bersama tim gabungan dari Ditpam BP Batam dan Polda Kepri mendapati sedikitnya empat lokasi yang terindikasi melakukan aktivitas penambangan pasir tanpa izin.

“Setop tambang pasir ilegal yang ada. Aktivitas ini membahayakan dan menimbulkan dampak lingkungan. Selain itu, kegiatan ini jelas melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Li Claudia di lokasi penertiban.

Selain aspek hukum, Li Claudia juga menyoroti dampak lingkungan yang ditimbulkan. Menurutnya, aktivitas tambang ilegal berpotensi merusak ekosistem, mengganggu keseimbangan alam, serta meningkatkan risiko terhadap bencana seperti banjir dan longsor.

Dampak ini, lanjut Li Claudia, tidak hanya dirasakan saat ini tetapi juga membebani generasi mendatang. 

“Penindakan harus langsung dan tegas. Jika terbukti melanggar, harus diproses secara pidana agar memberikan efek jera,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa BP Batam akan memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk memastikan proses penertiban berjalan efektif. Pengawasan di wilayah rawan juga akan ditingkatkan, termasuk melalui patroli rutin serta pelibatan masyarakat dalam pelaporan aktivitas ilegal.

Di sisi lain, Li Claudia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga lingkungan dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan. Ia menilai, partisipasi publik menjadi kunci penting dalam mencegah praktik ilegal yang merugikan banyak pihak.

“Langkah tegas yang diambil ini diharapkan tidak hanya menghentikan aktivitas tambang pasir ilegal di Kampung Jabi, tetapi juga menjadi peringatan bagi pelaku lain agar tidak melakukan pelanggaran serupa,” pungkasnya. (Isp) 

Kepedulian Tanpa Henti, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/TS Kembali Gelar Pelayanan Kesehatan Keliling Gratis di Kampung 55 Papua

INSPIRASIKEPRI.COM | Papua - Kepedulian nyata kembali ditunjukkan Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti dengan menghadirkan pelayanan pengobatan keliling bagi masyarakat di sekitar Pos Kampung 55, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Minggu (12/4/2026)

Kegiatan ini menjadi bukti dan komitmen bahwa kehadiran TNI di wilayah penugasan tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan yang masih terbatas di daerah tersebut.

Dipimpin langsung oleh Wadantim 1 Pos KP 55, Serda Joko Kurniadi, didampingi tenaga kesehatan (Takes) Pratu Junaidi serta personel Pos KP 55, para prajurit turun langsung menyapa warga dari dekat. Mereka memberikan pelayanan medis berupa pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan, hingga edukasi pentingnya menjaga kesehatan.

Dengan pendekatan humanis, prajurit TNI tidak sekadar mengobati, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan masyarakat. Suasana hangat dan penuh keakraban tampak saat warga dengan antusias memanfaatkan layanan kesehatan tersebut.

Program pengobatan keliling ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial Satgas Yonif 136/Tuah Sakti dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah perbatasan, khususnya di bidang kesehatan.

Masyarakat Kampung 55 pun menyambut kegiatan ini dengan penuh rasa syukur. Kehadiran TNI di tengah mereka tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan yang sangat dibutuhkan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kebersamaan.

Danpos KP 55, Letda Inf Jantonius Parulian Sitompul menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kondisi kesehatan masyarakat di wilayah penugasan.

“Kami ingin memastikan masyarakat di sekitar pos mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Melalui pengobatan keliling ini, kami berharap dapat membantu meringankan keluhan warga sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, bahwa kehadiran prajurit di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penjaga wilayah, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas berbagai kesulitan yang dihadapi warga.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan serta semakin terjalin hubungan yang harmonis antara TNI dan rakyat. Semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat pun terus diperkuat sebagai fondasi utama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," jelasnya. 

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kehangatan. Hal ini menjadi gambaran nyata bahwa di balik seragam loreng, hadir kepedulian tulus untuk masyarakat. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Semangat kebangkitan dan kasih menyelimuti keluarga besar Persekutuan Doa BP Batam, dalam peringatan Paskah yang digelar di Graha Lansia Titian Kasih, Pulau Rempang, Sabtu (11/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, selain melaksanakan ibadah bersama, kegiatan ini juga disejalankan dengan pemberian santunan, pemeriksaan kesehatan, hingga permainan mencari telur Paskah.

Sekitar 13 oma dan opa, menyambut antusias kehadiran keluarga besar Persekutuan Doa BP Batam, yang dipimpin Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait.

Ditemui usai kegiatan, Ariastuty mengatakan, perayaan Paskah bersama lansia ini merupakan salah satu bentuk kegiatan sosial yang selalu digelar Persukutuan Doa BP Batam, pada momen hari besar keagamaan.

"Tentunya kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Suster yang telah bertanggung jawab di tempat ini, dan membuka pintu bagi kami untuk dapat memberikan berkat kepada oma dan opa disini," ujar Ariastuty.

Ariastuty menambahkan, dirinya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Persekutuan Doa BP Batam yang telah menginisiasi kegiatan bakti sosial ini.

"Sehingga dengan kunjungan ini, BP Batam dapat membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi oma dan opa yang ada disini," tutupnya.

Sementara itu, perwakilan Graha Lansia Titian Kasih, Suster Sepriani menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh Persekutuan Doa BP Batam.

"Kami tentunya sangat berterima kasih dan mendoakan yang terbaik, atas semua kebaikan hati bapak ibu yang diberikan kepada kami terlebih khusus untuk seluruh jajaran di BP Batam," tutupnya. (Isp) 

Ciptakan Rasa Aman Serta Penuh Kedamaian, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Anjangsana di Distrik Tinggi Nambut


INSPIRASIKEPRI.COM | Papua - Wujud nyata kepedulian TNI dalam menjalin kedekatan dan membantu masyarakat di wilayah penugasan, melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan warga, mempererat hubungan emosional serta menghadirkan rasa aman, nyaman, harapan di tengah keterbatasan.

Bentuk kepedulian terhadap masyarakat itu kembali ditunjukkan oleh Satgas Yonif 136/Tuah Sakti. Dipimpin oleh Dantim 2 Pos Tinggi Nambut, Sertu Sitorus, personel melaksanakan anjangsana di Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Personel Satgas tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat, menyapa dengan penuh keakraban serta mendengarkan berbagai cerita dan kebutuhan warga setempat. 

Hal ini membuktikan, kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat rakyat.

Pembagian pakaian ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, sekaligus mempererat hubungan emosional antara TNI dan warga di wilayah penugasan. Sentuhan kemanusiaan yang ditunjukkan melalui kegiatan sederhana ini menjadi jembatan dalam membangun kepercayaan dan kedekatan.

Masyarakat Distrik Tingginambut pun menyambut kegiatan ini dengan penuh antusias dan rasa syukur. Salah satu warga, Ibu Enda (40), mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan. 

“Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah peduli dengan kami,” ujarnya.

Sementara itu, Danpos Tinggi Nambut, Kapten Inf Firsan Hadly menyampaikan, bahwa kegiatan anjangsana ini merupakan bagian dari komitmen Satgas dalam menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Ia menegaskan, bahwa kehadiran TNI tidak hanya berfokus pada tugas pengamanan, tetapi juga berupaya memberikan manfaat nyata bagi warga. 

“Kami ingin selalu hadir di tengah masyarakat, membantu sesuai kemampuan, serta membangun komunikasi yang baik agar tercipta situasi yang aman dan kondusif di wilayah ini,” ungkapnya.

Melalui kegiatan anjangsana ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti menegaskan komitmennya untuk terus hadir, menjalin komunikasi yang harmonis, serta berkontribusi dalam mendukung kesejahteraan dan stabilitas di wilayah penugasan. (ISP)






INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menerima kunjungan kerja Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, yang didampingi Wakil Wali Kota Serena C. Francis, di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam, Jum'at (10/4/2026).

Kunjungan ini menegaskan posisi Batam sebagai percontohan (pilot project) pelayanan publik dan perizinan investasi berbasis digital di Indonesia.

Dalam pemaparan, Amsakar memperkenalkan tiga inovasi utama BP Batam, yakni Dashboard Investasi sebagai command center pemantauan real-time, MANTAB (Manajemen Talenta Batam) untuk integrasi tenaga kerja dengan kebutuhan industri berbasis teknologi, serta Duta Investasi sebagai penguat promosi dan daya tarik investasi Batam.

Kunjungan diawali dengan peninjauan Dashboard Investasi di ruang Anggota/Deputi Bidang Investasi Fary Francis, yang memungkinkan pemantauan langsung serta percepatan penyelesaian kendala yang dihadapi pelaku usaha, kemudian dilanjutkan ke layanan PTSP di Mall Pelayanan Publik.

Amsakar menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi ruang kolaborasi dan pembelajaran antar daerah dalam memperkuat daya saing.

“Substansinya, kunjungan ini menjadi komparasi yang baik bagi kedua belah pihak. Fokusnya adalah mendorong terobosan peningkatan daya saing daerah melalui simplifikasi, penyederhanaan standar, serta percepatan waktu pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa penguatan birokrasi harus berorientasi pada kemudahan layanan.

“Birokrasi yang kuat adalah birokrasi yang memudahkan masyarakat. Pertemuan ini diharapkan menjadi katalisator peningkatan kualitas pelayanan publik,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Kupang menyampaikan bahwa Batam menjadi rujukan penting dalam membangun sistem pelayanan publik yang modern dan terukur.

“Kami datang untuk menjemput standar baru pelayanan publik. Praktik baik di Batam—transparan, akuntabel, efektif, dan efisien—akan kami adaptasi. Dashboard Investasi dan MANTAB menjadi contoh konkret yang akan kami terapkan di Kupang,” ujar Christian.

Ia menilai, Batam telah berhasil menjadi lokomotif kemajuan kawasan strategis sekaligus model pelayanan publik berbasis digital yang dapat direplikasi di daerah lain.

Kunjungan ini turut dihadiri Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Francis, Anggota Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan Sudirman Saad, serta sejumlah pejabat Eselon II.

Melalui kolaborasi ini, Batam dan Kupang diharapkan dapat memperkuat sinergi sebagai kota jasa, termasuk membuka peluang kerja sama investasi, pengembangan SDM dan pertukaran tenaga kerja di masa mendatang. (Isp) 



Sempat Viral, Tambang Tanah Bauksit ilegal di Hutan Lindung Tower TPA Kabil Kembali Beroperasi 

INSPIRASIKEPRI.COM | Batam - Sempat terhenti karena viral di media, aktivitas tambang tanah bauksit di kawasan hutan lindung Tower Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa kembali beroperasi.

Pantauan wartawan di lokasi, sejumlah dumptruk yang di dominasi roda 10 dan 6 nampak hilir mudik mengangkut material bauksit dari kawasan hutan lindung tersebut. 

Lebih parahnya lagi, mereka sangat leluasa menggempur area bukit tower hutan lindung ini. Padahal, sebelumnya Ditreskrimsus Polda Kepri telah mengatensi khusus praktik terselubung tersebut. 

"Baru beberapa hari ini mereka jalan pak. Ada dugaan dibekingi orang kuat dibelakangnya, kerena lokasi tersebut sempat viral di sejumlah media tetapi masih juga berani mereka jalan," ungkap warga sekitar.

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau memberikan atensi khusus terhadap aksi pengerusakan hutan lindung di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa.

Atensi khusus ini disampaikan langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kepri, Kombes Pol. Silvester Mangombo Marusaha Simamora, S.I.K., M.H, saat dikonfirmasi wartawan pada Senin (16/3/2026) kemarin.

Dalam hal ini, Kombes Pol. Silvester Simamora menyebut bahwa pihaknya akan segera turun ke lokasi menindaklanjuti kasus ini.

"Segera ditindak lanjuti," ujar singkat Kombes Pol. Silvester Simamora.

Seperti diketahui, baru-baru ini, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau berhasil mengungkap kasus tindak pidana kehutanan terkait penguasaan lahan konservasi seluas sekitar 294 hektare di kawasan Hutan Taman Buru Rempang, Sei Raya, Kota Batam, Jum'at (6/3/2026).

Dalam pengungkapan ini, polisi menetapkan seorang pria berinisial HA (54) sebagai tersangka karena diduga menguasai dan memanfaatkan lahan seluas 294 hektare secara ilegal.

Kombes Pol Silvester Simamora menegaskan bahwa langkah penegakan hukum ini merupakan bagian dari upaya pemberantasan praktik mafia tanah atau mafia lahan yang merugikan negara.

“Penegakan hukum ini kami lakukan terhadap praktik mafia lahan. Kami tegaskan bahwa langkah ini ditujukan kepada pelaku mafia lahan, bukan kepada masyarakat,” tegasnya.

Diketahui sebelumnya, aktivitas tambang tanah bauksit di kawasan hutan lindung persis bersebelahan dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa melenggang bebas beroperasi.

Pantauan wartawan, sejumlah dump truk yang didominasi roda 6 dan alat berat jenis ekskavator nampak hilir mudik dan beroperasi dari lokasi itu. Mereka leluasa menggempur material tanah bauksit yang dihasilkan dari kawasan hutan lindung tersebut.

Diketahui, lahan TPA Punggur hingga saat ini masih berstatus kawasan hutan lindung. Namun, sangat disayangkan, kini justru beralih fungsi menjadi hamparan tanah gersang tanpa ditumbuhi pepohonan yang disebabkan aktifitas penambangan tanah urug di lokasi itu.

Lebih mengejutkan lagi, material tanah bauksit itu justru disinyalir di komersilkan secara ilegal ke sejumlah proyek penimbunan di Kota Batam. Tanpa memiliki regulasi atau perizinan, para pelaku pengerusakan hutan lindung itu secara terang-terangan melancarkan bisnis terselubung ini.

"Ya benar pak, tanah bauksit di kawasan hutan lindung ini di jual dengan harga bervariasi. Untuk dump truk roda 6 di bandrol dengan harga Rp 130 per dump," ungkap warga setempat.

Menurut keterangan warga, aktivitas tambang tanah bauksit ini baru beroperasi. Lancarnya, proyek tersebut diduga kuat adanya keterlibatan seseorang yang mengaku menguasai lahan tersebut. 

"Baru aja mereka beroperasi. Kalau pemilik lahan disini pak Bo Tuang, penanggung jawab di lokasi pak Udin. Lancarnya aktivitas itu, karena mereka diduga kuat telah mengatur kordinasi dengan aparat maupun dinas terkait agar semua aman," ujarnya. 

Seperti diketahui, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2012 dan Nomor 4 Tahun 2021, bahwa setiap kegiatan yang berpengaruh pada lingkungan hidup wajib memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (Amdal).

Selain itu, tambang tanah bauksit ini patut diduga kuat melanggar Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Sudah jelas, jika mereka benar-benar terbukti melakukan pelanggaran maka dapat dipastikan dijerat Pasal 158 dan atau Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara, Juncto Pasal 55 dan atau Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak 100 miliar. (ISP)



Satgas Pamtas Yonif 136/TS 'Door to Door' Beri Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Kampung Anepalui


INSPIRASIKEPRI.COM | Papua - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan terus ditunjukkan oleh Satuan Tugas Pengamanan Kewilayahan RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti yang berada di bawah kendali operasi Korem 173/Praja Vira Braja. 

Melalui Pos Nume, personel Satgas secara rutin melaksanakan pelayanan kesehatan bagi warga Kampung Anepalui, Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Jum'at (10/4/2026)

Kegiatan pelayanan kesehatan ini dilaksanakan secara door to door sebagai bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu mengatasi permasalahan kesehatan di wilayah perbatasan. 

Danpos Nume, Kapten Inf Ahmad Sultoni Yahya menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian Satgas Yonif 136/TS untuk meringankan beban masyarakat.

“Pelayanan kesehatan secara langsung dari rumah ke rumah ini merupakan wujud kepedulian dan bakti kami kepada masyarakat Papua, khususnya di wilayah perbatasan RI–PNG,” ujarnya.


Dalam pelaksanaannya, personel yang dipimpin oleh Sertu Jodi Nainggolan bergerak menuju Kampung Anepalui. Kedatangan mereka pun disambut antusias oleh warga yang telah memahami maksud dan tujuan kehadiran personel Pos Nume, yakni memberikan pelayanan kesehatan secara gratis.

Dengan sigap, tenaga kesehatan Pos Nume, Serda Piyoga selaku Bintara Kesehatan (Bakes) bersama Praka Suprianto selaku Tamtama Kesehatan (Takes), memeriksa satu per satu warga yang datang berobat. Mereka juga memberikan obat sesuai dengan keluhan yang disampaikan oleh masyarakat.

Kehadiran Satgas ini pun mendapat apresiasi dari warga setempat. Mama Sabuke Wenda (59), yang mewakili masyarakat Kampung Anepalui, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh TNI.

“Saya sangat senang karena bapak TNI peduli dengan kesehatan kami di sini. Apalagi saya yang sudah hampir satu minggu menderita asam urat, merasa sangat terbantu dengan obat yang diberikan. Sekali lagi, saya sangat berterima kasih kepada bapak TNI yang terus hadir dan memperhatikan kami,” ungkapnya haru.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti tidak hanya menjalankan tugas pengamanan wilayah, tetapi juga mempererat hubungan dengan masyarakat serta mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Papua. (ISP)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.