Pelabuhan Tikus Jembatan 6 Barelang, Jalur Aman Penyelundupan Balpres dan Barang Jastip Ilegal Asal Batam
![]() |
| Pelabuhan Tikus Jembatan 6 Barelang, Jalur Aman Penyelundupan Balpres dan Barang Jastip Ilegal Asal Batam |
![]() |
| Pelabuhan Tikus Jembatan 6 Barelang, Jalur Aman Penyelundupan Balpres dan Barang Jastip Ilegal Asal Batam |
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Peningkatan kualitas pelayanan publik terus dilakukan Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Maklumat Pelayanan Publik untuk menghadirkan layanan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
PTSP BP Batam telah menyiapkan draft Standar Pelayanan Tahun 2026 sebagai bagian dari penyempurnaan tata kelola layanan. Penyusunannya melibatkan unsur masyarakat pengguna layanan, akademisi/ahli/praktisi, penyelenggara layanan, LSM, serta media massa. Standar pelayanan yang telah tersedia juga dipublikasikan melalui media elektronik, infografis, media sosial, dan laman resmi PTSP BP Batam.
“Pelibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam penyempurnaan standar pelayanan. Kami ingin memastikan bahwa standar yang disusun tidak hanya dilihat dari perspektif penyelenggara, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan dan pengalaman masyarakat sebagai pengguna layanan,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Jumat (21/8/2026).
Keterbukaan informasi diperkuat melalui publikasi Maklumat Pelayanan di berbagai media. Dari sisi SDM, pelayanan didukung surat tugas dan dokumen formal sebagai dasar pelaksanaan tugas petugas pelayanan, serta sarana yang menunjang kenyamanan masyarakat.
Fasilitas PTSP meliputi bahan bacaan, charger booth, air minum, ruang ibadah, area merokok, jalur evakuasi dan titik kumpul, serta kantin. Untuk konsultasi dan pengaduan, tersedia kotak saran/pengaduan, ruang dan petugas khusus, serta register konsultasi dan pengaduan.
“Peningkatan kualitas pelayanan publik tidak hanya berbicara mengenai pemenuhan standar, tetapi juga bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah, jelas, nyaman, dan memiliki ruang untuk menyampaikan masukan. Karena itu, kami terus memperkuat aspek kebijakan, SDM, sarana prasarana, hingga mekanisme konsultasi dan pengaduan,” jelasnya.
Amsakar menegaskan, penguatan tersebut diarahkan untuk menghadirkan layanan yang mudah, jelas, transparan, nyaman, dan responsif.
“Pada akhirnya, ukuran keberhasilan pelayanan bukan hanya seberapa lengkap standar yang kita miliki, tetapi seberapa mudah masyarakat mendapatkan layanan dan seberapa cepat kebutuhan mereka ditindaklanjuti. PTSP BP Batam akan terus hadir untuk memberikan pelayanan yang pasti, terbuka, dan berorientasi pada masyarakat,” tegasnya.
Masyarakat dapat memperoleh informasi perizinan dan layanan PTSP BP Batam melalui Layanan Informasi di 0855-6670-011 dan Layanan Pengaduan di 0855-6670-009. Penguatan standar, SDM, keterbukaan informasi, fasilitas, serta mekanisme pengaduan menjadi bagian dari upaya BP Batam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan responsif. (Isp)
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kawasan bekas arena wisata Batam WakePark di Bengkong Laut kini rata dengan tanah. Aktivitas penimbunan dilakukan diam-diam dengan mengerahkan sejumlah alat berat pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Pantauan wartawan di lokasi, deru buldoser terdengar saat meratakan material timbunan. Truk-truk bertonase besar silih berganti mengangkut tanah ke area yang sebelumnya merupakan kawasan perairan.
Area yang dulu dikenal masyarakat Batam sebagai tempat wisata pantai gratis itu kini telah berubah. Tidak ada lagi wahana wakepark maupun garis pantai yang terlihat.
Tak Ada Papan Informasi Proyek
Yang menjadi tanda tanya, di sekitar lokasi tidak terpasang papan nama maupun informasi proyek.
Warga sekitar mengaku mengetahui adanya aktivitas penimbunan, namun tidak tahu untuk kepentingan apa lahan itu akan digunakan.
“Sudah lama ditimbun, tapi tak tahu untuk apa,” ujar seorang warga di sekitar lokasi.
Status Izin dan Alokasi Lahan Dipertanyakan
Hingga saat ini belum jelas apakah aktivitas penimbunan tersebut sudah mengantongi seluruh perizinan. Termasuk izin alokasi lahan dan izin penimbunan dari Badan Pengusahaan BP Batam.
Pemilik kawasan Golden Crown, Abi, saat dikonfirmasi terkait aktivitas penimbunan dan perizinannya belum memberikan keterangan.
Redaksi Inspirasikepri.com masih berupaya mengonfirmasi pihak BP Batam terkait status alokasi lahan, perizinan, serta peruntukan kawasan bekas Batam WakePark tersebut.
Penimbunan Laut Jadi Sorotan Nasional
Penimbunan kawasan laut ini menjadi sorotan karena sebelumnya Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, menegaskan bahwa lahan laut tidak boleh diperjualbelikan atau dikapling untuk kepentingan tertentu.
Pernyataan itu mengemuka di tengah maraknya persoalan pemanfaatan kawasan pesisir dan perairan di Batam. Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh informasi resmi mengenai rencana pembangunan di lokasi bekas Batam WakePark tersebut. (ISP)
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Welcome Dinner Batam Prime International Football Series 2026 di Balairungsari BP Batam, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum menyambut tim peserta dari dalam dan luar negeri, di antaranya Geylang International FC asal Singapura, Indera FC asal Brunei Darussalam, Garudayaksa, dan Batam Prime FC, serta para legenda Timnas Indonesia.
Sejalan dengan arahan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, penyelenggaraan Batam Prime International Football Series 2026 juga menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Batam sebagai destinasi sport tourism di tingkat regional dan internasional.
Kehadiran tim dari Singapura, Brunei Darussalam, serta legenda Timnas Indonesia tidak hanya memberikan ruang bagi atlet untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan Batam sebagai kota yang terbuka terhadap penyelenggaraan event olahraga berskala internasional.
Melalui sinergi olahraga, pariwisata, dan konektivitas regional, kegiatan ini diharapkan turut mendorong kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat citra Batam sebagai destinasi sport tourism yang kompetitif.
Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam sekaligus Pembina Batam Prime International Football Series 2026, Fary Francis mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangkitkan kembali geliat sepak bola Batam sekaligus memperkuat jejaring dengan komunitas sepak bola regional.
“Batam sedang berupaya menghidupkan kembali olahraga sepak bola. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan ke depan dapat menghadirkan lebih banyak tim dari dalam maupun luar negeri,” ujar Fary.
Menurut Fary, penyelenggaraan Batam Prime International Football Series tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga momentum untuk membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai tim dari negara tetangga.
Ia berharap penyelenggaraan ini dapat terus berkembang pada tahun-tahun mendatang dengan melibatkan lebih banyak tim dari Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, negara Asia lainnya, maupun berbagai daerah di Indonesia.
“Kami akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat menjadi salah satu momentum untuk membangkitkan kembali sepak bola Batam,” tambah Fary.
Fary berharap, melalui penyelenggaraan Batam Prime International Football Series 2026, semangat kebangkitan sepak bola di Batam semakin kuat sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan komunitas sepak bola nasional maupun regional.
Sementara itu, General Manager Indera FC Brunei Darussalam, Rosdin Hj Abdul Aziz menyampaikan apresiasi atas sambutan dan pelayanan yang diberikan selama timnya berada di Kota Batam.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak penyelenggara atas sambutan dan layanan yang diberikan. Kejuaraan ini menjadi ruang yang sangat baik untuk mempererat hubungan silaturahmi antara komunitas sepak bola Brunei Darussalam dan Indonesia,” ujar Rosdin.
Rangkaian Batam Prime International Football Series 2026 akan diawali dengan fun game antara All Star BP Batam dan Timnas Legend Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan pertandingan yang mempertemukan tim-tim peserta.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan jersey memorabilia Timnas Indonesia yang telah ditandatangani para legenda sebagai bentuk apresiasi kepada pihak-pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan.
Turut hadir Direktur Perencanaan dan Pengembangan Investasi BP Batam, Irfan Syakir Widyasa; Direktur Lalu Lintas Barang BP Batam, Rully Syahrizal; para legenda Timnas Indonesia; sponsor; serta manajemen, pelatih, pemain dan official tim peserta. (Isp)
![]() |
| Bukti Kepedulian TNI AD, Satgas Yonif 136/TS Salurkan Donasi Untuk Anak Paud Maranatha Puncak Jaya |
![]() |
| Semarak Kemeriahan Lomba Peringati HUT RI Bersama Anak-Anak Papua di Puncak Jaya |
Kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian Satgas terhadap masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah penugasan.
Beragam perlombaan sederhana dan penuh keceriaan digelar, di antaranya balap kelereng dan balap karung. Anak-anak mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat dan antusias. Canda, tawa, serta sorak-sorai mewarnai kegiatan, menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai persatuan, sportivitas, kebersamaan, dan cinta tanah air kepada anak-anak Papua. Melalui permainan sederhana, mereka diajak merasakan kegembiraan sekaligus semangat kemerdekaan bersama.
Dansatgas Yonif 136/TS Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa kegiatan perlombaan bersama anak-anak merupakan bagian dari upaya Satgas untuk terus membangun kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat.
“Kemerdekaan adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Melalui kegiatan sederhana seperti perlombaan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus menumbuhkan semangat persatuan, sportivitas, dan cinta tanah air kepada anak-anak Papua sebagai generasi penerus bangsa," ungkapnya.
Bagi Satgas Yonif 136/TS, kebersamaan dengan anak-anak Papua merupakan bagian penting dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Kehadiran Satgas diharapkan dapat memberikan manfaat serta menghadirkan suasana positif dan penuh kebahagiaan di tengah masyarakat.
Kegiatan berlangsung penuh keakraban. Senyum dan tawa anak-anak menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, termasuk di tanah Papua.
“Berbeda daerah, berbeda budaya, tetapi tetap satu dalam semangat Indonesia. Dari Puncak Jaya untuk Indonesia, bersama membangun kebersamaan dan menumbuhkan semangat generasi penerus bangsa,” pungkasnya. (ISP)
![]() |
| Lomba Layang-Layang Semarakkan HUT ke-81 RI di Distrik Irimuli Puncak Jaya |