INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Pertandingan Fourfeo Futsal Putri Antar Kebangsaan berlangsung meriah di Lapangan Futsal Gladiola, Karimun, Sabtu (30/8/2026). Turnamen ini diikuti 4 tim yakni KJA FC, Mentuai FC dan One FC asal Karimun, serta Bluesky FC asal Batam.

Ketua Asosiasi Futsal Kota (AFK) Karimun, Taufiq menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pertandingan ini menjadi penunjang prestasi futsal Kabupaten Karimun, khususnya kategori putri.

"Kami dari AFK sangat berterima kasih terselenggaranya kegiatan ini. Tentu ini sebagai penunjang prestasi futsal Kabupaten Karimun," ujarnya.

Ia menyebut minat futsal perempuan masih terbatas, sehingga kegiatan seperti ini penting untuk memotivasi atlet. 

"Sebenarnya futsal perempuan sangat terbatas minat dan kegiatan. Dengan adanya kegiatan ini maka yang suka dengan futsal mereka akan lebih bergairah lagi latihan. Ketika kita membutuhkan atlet-atlet berprestasi, kita bisa langsung merekrut dari mereka," kata Taufiq.

Taufiq berharap kegiatan ini bisa digelar rutin setiap 3-4 bulan sekali. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemerintah agar mendapat dukungan anggaran.

"Untuk antusias futsal perempuan di Karimun sudah mulai berkembang dari jenjang SD, SMP, SMA, bahkan umum. Cuma memang untuk perempuan kita masih agak slow motion, karena memang agak susah kegiatannya," ujarnya.

Pemain Malaysia dan Batam Ramaikan

Turnamen ini juga dimeriahkan pemain dari Malaysia yang tergabung dalam Bluesky FC Batam.

Wafa, pemain Tim Captain Bluesky FC asal Malaysia, mengucapkan terima kasih kepada Coach Noran. 

"Coach Noran sudah memberikan banyak ilmu yang bagus di Malaysia. Tanpa coach kami bukan siapa-siapa. Saya harap saya sudah dapat banggakan coach," ujarnya.

Cici, pemain lainnya, juga berterima kasih kepada Coach An dari No-T Girls Melaka dan Coach Fa dari Batam. 

"Terima kasih karena memberi peluang hingga saya mampu sampai ke tahap ini bersama team luar. Pengalaman ini sangat bermakna," katanya.

Harapan Panitia dan Pemain

Panitia menyebut logo dinosaurus dipilih agar suasana pertandingan menyenangkan bagi anak-anak.

"Pertandingan ini kita buat agar anak-anak happy. Untuk sementara diikuti 4 tim dari Karimun dan Batam agar mereka termotivasi. Insyaallah kedepannya akan merangkul tim-tim lainnya," ujar Coach Dino panitia.


Ia juga bangga dengan perkembangan futsal putri Karimun, seperti tim KJA yang sudah bertanding hingga ke Singapura.

Ulan dari Mentuai FC menilai turnamen ini bagus sebagai wadah latihan. 

"Turnamen ini bagus karena kita bisa berkumpul sama teman-teman dari luar negara, teman-teman dari beda pulau dan sangat termotivasi untuk kedepannya," ujarnya.

Alfie dari KJA FC Kundur berharap turnamen serupa terus digelar. 

"Pertandingan ini sangat bagus, karena kita bisa bermain dengan tim dari beberapa pulau bahkan ada yang dari Malaysia, sekaligus untuk menjalin silaturahmi," katanya. (Isp) 

Menjaga Negeri, Membangun Generasi di Pagaleme
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA — Personel Gadik Yonif 136/Tuah Sakti yang dipimpin Letda Inf Jondri melaksanakan kegiatan pendidikan di SD Pagaleme sebagai bentuk kepedulian Satgas terhadap kemajuan pendidikan dan generasi muda di wilayah penugasan.(30/08/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para Gadik memberikan pendampingan dan pembelajaran dengan suasana santai, komunikatif, dan penuh semangat. Kehadiran para prajurit disambut antusias oleh para siswa yang mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian dan keceriaan.

Selain memberikan pembelajaran dan motivasi, para Gadik juga membagikan baju seragam dan buku tulis kepada para siswa. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan belajar sekaligus menambah semangat anak-anak dalam mengikuti kegiatan pendidikan di sekolah.

Tidak hanya menyampaikan materi, para Gadik juga memberikan motivasi kepada siswa agar semakin percaya diri, rajin belajar, dan berani meraih cita-cita. Interaksi yang hangat antara prajurit dan anak-anak menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan penuh keakraban.

Letda Inf Jondri menyampaikan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa SD Pagaleme semakin termotivasi untuk belajar dan menjadi generasi penerus yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerahnya.

Kegiatan Gadik Yonif 136/Tuah Sakti di SD Pagaleme menjadi wujud nyata pengabdian prajurit di tengah masyarakat. Satgas tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga turut membangun generasi melalui pendidikan, kepedulian, dan perhatian kepada anak-anak Papua.


Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Anjangsana ke Kampung Kota Baru, Wujud Kepedulian dan Kedekatan Bersama Warga

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi dan meningkatkan kedekatan dengan masyarakat, personel Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan anjangsana di Kampung Kota Baru, Sabtu (29/08/2026).

Kegiatan yang dipimpin oleh Bintara Teritorial Serka Lase tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Satgas terhadap masyarakat di wilayah penugasan. Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas menyempatkan diri berkunjung ke rumah keluarga Bapak Tinus, sekaligus bersilaturahmi dan berinteraksi secara langsung dengan keluarga.

Kehadiran personel Satgas disambut dengan hangat dan penuh keakraban. Dalam suasana kekeluargaan, Serka Lase bersama personel Satgas berbincang santai, mendengarkan cerita serta berbagai harapan keluarga Bapak Tinus. Momen tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi dan membangun hubungan yang semakin dekat antara TNI dan masyarakat.

Selain bersilaturahmi, personel Satgas juga membawa bantuan berupa pakaian yang diberikan kepada keluarga Bapak Tinus sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi kepada masyarakat di wilayah penugasan.

Melalui kegiatan anjangsana ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga melalui kepedulian dan pendekatan yang humanis.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat semakin mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa saling percaya, serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah penugasan. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Memperkuat posisi Batam sebagai hub bisnis dan pariwisata terkemuka di gerbang internasional Indonesia, Panbil Group melalui Wyndham Panbil Batam resmi memperkenalkan Tiarma Convention Center, fasilitas MICE (Meeting, Incentive, Convention & Exhibition) terbesar di Kota Batam. 

Beroperasinya venue megah ini secara penuh pada awal September 2026 menjadi jawaban atas tingginya kebutuhan ruang MICE berskala besar di area strategis yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia.

Berlokasi di kawasan asri Panbil Eco Edu Park - Panbil Nature Reserve, Tiarma Convention Center dirancang untuk mengagendakan berbagai event berskala nasional maupun internasional. Gedung ini siap menampung hingga 3.000 tamu untuk berbagai perhelatan mulai dari pernikahan adat, nasional, dan internasional, konser musik dan kebudayaan, pameran internasional, seminar lintas negara, hingga job fair.

Keunggulan Utama Tiarma Convention Center:

Spesifikasi Ruangan: Indoor area seluas 2.078 m² dipadukan dengan outdoor area seluas 648 m², serta megahnya ceiling height mencapai 7,65 meter yang memberikan kesan megah dan fleksibilitas tata panggung optimal.

Kapasitas Gedung: Dapat mengakomodasi hingga 3.000 orang dalam satu acara. Dilengkapi dengan LED screen ukuran 9 x 4 meter.

Kapasitas Parkir Luas: Mampu mengakomodasi lebih dari 330 mobil dan 500 sepeda motor di area parkir depan dan sekitar gedung, menjamin kenyamanan aksesibilitas bagi para pengunjung.

Integrasi Kawasan: Menyatu dengan ekosistem Panbil Nature Reserve, memberikan nilai tambah berupa pengalaman event berkelas di tengah suasana alam yang asri.

Sebagai bentuk kesiapan operasional, Tiarma Convention Center hari ini (29/8/2026) sukses menggelar aksi donor darah massal yang diinisiasi oleh Perkumpulan Marga Goh Kota Batam dan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Batam. Lebih dari 500 warga Batam memadati lokasi sejak pukul 07.00 WIB, membuktikan keandalan fasilitas dan kenyamanan kapasitas gedung dalam menangani arus massa secara efisien.

Turut hadir di dalam acara, Johanes Kennedy selaku Chairman Panbil Group, Goh Cheng Liang (Ketua Perkumpulan Marga Goh Batam), Bunandi (Ketua IKPI Batam), Sri Soedarsono (Ketua PMI Kota Batam) serta Harun Pandapotan (Ketua Panitia Acara) dan tamu undangan lain.

"Acara donor darah hari ini merupakan acara perdana yang dipakai untuk kegiatan sosial yang sesuai dengan niat awalnya. Dengan hadirnya Tiarma Convention Center by Wyndham Panbil Batam, kami berkomitmen meningkatkan standar penyelenggaraan event di Batam sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan industri MICE secara signifikan." ujar Johanes Kennedy. 

Terinspirasi dari bahasa Batak, Tiarma berarti 'terang' atau 'cahaya'. Lebih dari sebuah nama, ini adalah doa agar Tiarma Convention Center hadir sebagai pusat keramaian dan pilihan venue terdepan untuk berbagai acara berkesan di Kota Batam. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT Air Batam Hilir bergerak cepat menangani kebocoran susulan pada jaringan distribusi air minum di kawasan Jalan Utama, depan Kawasan Batamindo, Muka Kuning, Jumat (28/8/2026).

Kebocoran susulan diketahui tim teknis sekitar pukul 13.00 WIB pada titik yang sebelumnya tengah dilakukan penanganan. Temuan tersebut terjadi saat proses pengaliran air dilakukan secara bertahap menuju jaringan pelanggan.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, BU SPAM BP Batam bersama PT Air Batam Hilir langsung melakukan pengamanan lokasi dan penanganan teknis. Tim gabungan saat ini tengah mempersiapkan material, peralatan, serta dukungan alat berat yang diperlukan untuk mempercepat proses perbaikan.

Untuk mendukung proses perbaikan dan memastikan pekerjaan dapat dilakukan dengan aman, suplai air minum ke sejumlah wilayah dihentikan sementara. Wilayah yang berpotensi mengalami gangguan suplai meliputi Batam Center, Sukajadi, Batu Batam, Anggrek Mas, Orchid Park, Rosedale, Dutamas, Eden Park, Industri Batam Center, Citra Batam, Marchelia, Livia, Kintamani, Bengkong Nusantara, Sagulung Baru, Tembesi, Barelang, Sei Lekop, Fanindo, Marina, dan wilayah sekitarnya.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang kembali terdampak akibat kondisi tersebut.

“Kami memahami bahwa air merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang kembali dirasakan masyarakat. Saat ini tim di lapangan bergerak cepat untuk menangani kebocoran dan memulihkan pelayanan,” ujar Denny.

Menurutnya, proses penanganan dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan pekerjaan, kondisi jaringan, serta kualitas pelayanan kepada pelanggan.

“Kami tidak ingin pekerjaan dilakukan terburu-buru tetapi justru menimbulkan persoalan baru. Yang kami dorong adalah penanganan yang cepat, tepat, dan memastikan jaringan dapat kembali berfungsi dengan baik. Tim teknis terus berkoordinasi dan perkembangan di lapangan akan kami pantau,” katanya.

Denny menegaskan, kejadian ini juga menjadi bahan evaluasi bagi BP Batam bersama PT Air Batam Hilir, khususnya dalam memastikan kesiapan teknis, pengawasan pekerjaan, serta langkah mitigasi terhadap potensi gangguan layanan.

“Setiap kejadian menjadi catatan penting bagi kami untuk memperbaiki pelayanan. Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh agar penanganan ke depan semakin baik dan gangguan serupa dapat diminimalkan,” tegas Denny.

BP Batam bersama PT Air Batam Hilir mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menggunakan persediaan air secara bijak selama proses penanganan berlangsung.

Informasi mengenai perkembangan pekerjaan dan pemulihan suplai akan disampaikan secara berkala melalui kanal resmi PT Air Batam Hilir.

BP Batam menyampaikan apresiasi atas pengertian dan kesabaran masyarakat selama proses penanganan berlangsung. Tim di lapangan akan terus bekerja untuk memulihkan layanan secepat dan sebaik mungkin. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Suasana haru menyelimuti Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam, Jumat 28 Agustus 2026. Hari ini, Fajar Teguh Wibowo melepas jabatan sebagai Kepala Rutan Batam setelah hampir 2 tahun memimpin.

Ia akan bertugas di tempat baru sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas I Cipinang. Posisi Karutan Batam kini dipegang Bambang Febriansyah, yang sebelumnya menjabat Karutan Kelas IIB Sanggau.

Bagi Fajar, perpisahan ini terasa jauh lebih berat dibanding hari pertama menerima amanah.

“Lebih berat dibandingkan ketika berdiri di tempat menerima amanah sebagai Karutan Batam,” ujar Fajar dengan suara bergetar.

Dua Tahun Bersama, Tinggalkan Jejak Dapur Sehat dan Green House

Selama memimpin, Fajar dan jajaran menghadapi banyak keterbatasan. Mulai dari sarana prasarana yang terbatas hingga efisiensi anggaran. Namun ia bangga karena semua tantangan diselesaikan bersama.

“Tidak pernah lelah, tidak ambil hati dengan kebijakan yang saya ambil. Sekali ada beda pendapat, itu bagian dari kemajuan organisasi. Namun dapat diselesaikan,” katanya.

Di bawah kepemimpinannya, Rutan Batam melahirkan program Dapur Sehat untuk pemenuhan gizi warga binaan dan Green House sebagai sarana pembinaan kemandirian. Program itu berjalan seiring 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Saya apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Rutan. Apa yang telah kita hasilkan merupakan kerja sama. Saya bangga dan apresiasi setinggi-tingginya bagi Rutan Batam,” ujarnya.

Pesan Perpisahan: Jaga Kekompakan

Sebelum pergi, Fajar menitipkan 3 pesan yakni Jaga Rutan, jaga nama baik dan jaga kekompakan.

Ia mengenang rutinitas petugas yang datang pagi, bekerja hingga siang, bahkan siap saat ada perintah mendadak. 

“Saya jujur merasa berat meninggalkan tempat ini. Selama ada di sini, saya tidak hanya kenal saudara, tetapi juga keluarga,” ucapnya.

Fajar juga memohon maaf kepada seluruh jajaran yang pernah ditegurnya. 

“Saya pernah tegur bapak dan ibu. Bagian hidup kita pernah keras. Tidak ada niat hati saya menyakiti,” katanya.

“Mohon doa saya melanjutkan tugas berikut dan semoga silaturahmi tak putus,” tutupnya.

Sementara itu, Karutan baru Bambang Febriansyah berjanji melanjutkan program kerja yang sudah baik. 

“Alhamdulillah hari ini sudah kita laksanakan serah terima jabatan. Program-program kerja nanti akan tetap dilaksanakan,” ujarnya.

Ia juga berkomitmen menjaga sinergi dengan stakeholder dan Forkopimda. “Komitmen yang sudah baik tetap kita pertahankan, kalau bisa kita lebih tingkatkan untuk kemajuan bersama,” katanya.

"Ini kali pertama Bambang menginjakkan kaki di Batam. “Ternyata luar biasa, kota Batam keren,” pungkasnya. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Aktivitas penyelundupan barang ilegal di kawasan Pelabuhan 'Akau' Jembatan 6 Barelang, Kota Batam semakin menggila.

Hilir mudik truk pengangkut barang tanpa dokumen kepabeanan terpantau bebas beroperasi. Tentu, berbagai pertanyaan publik mencuat, bagaimana penegakan hukum di wilayah perbatasan ini.

Diduga Jadi Jalur Rokok Non Cukai, Sparepart hingga Jastip

Berdasarkan keterangan sumber terpercaya, menyebut bahwa pelabuhan 'Akau' saat ini diduga menjadi akses pengiriman barang-barang ilegal keluar daerah Kota Batam.

“Pelabuhan Akau Jembatan 6 Barelang saat ini diduga menjadi akses dan lokasi pengiriman barang-barang ilegal seperti rokok non cukai, sparepart kendaraan, elektronik dan barang-barang jastip ke luar daerah Batam. Kegiatan ini terbilang rutin, hampir setiap hari,” ujarnha.

Ia menyebut, barang-barang tersebut diduga tidak memiliki legalitas izin resmi kepabeanan dan terindikasi memanipulasi manifes atau daftar muatan.

“Ciri-cirinya jika ada kegiatan, nampak mobil box menuju ke arah pelabuhan 'Akau' dan ada mobil pribadi yang kawal. Itu mobil oknum aparat yang mengawal kegiatan ilegal tersebut. Biasanya, jika ada kegiatan pintu utama masuk pelabuhan 'Akau' itu pasti ditutup dan dikunci,” jelasnya.

Beroperasi Hampir Setiap Malam

Menurut sumber, aktivitas pengiriman berlangsung hampir setiap malam mulai pukul 21.00 WIB hingga 00.00 WIB. Kadang juga terjadi di siang hari.

“Hampir setiap malam sekitar 6 unit mobil box masuk dalam pelabuhan itu, ada yang kepala putih dan kuning,” katanya.

Sumber juga mengungkapkan, kegiatan tersebut diduga terafiliasi dengan beberapa pengusaha berinisial AR, MO, LO, dan AX. Sementara, pengendali lapangan di Batam disebut berinisial AC.

“Pengiriman barang ilegal itu sebenarnya milik dari beberapa oknum pengusaha besar di Batam. Untuk pengurus lapangan yaitu AC,” ujarnya.

Pemerintah Diminta Tindak Tegas

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dan aparat penegak hukum terus memerangi sindikat penyelundupan melalui operasi seperti "Operasi Gurita". Namun di lapangan, aktivitas di Pelabuhan Akau diduga masih berjalan tanpa tindakan hukum yang berarti.

Penindakan diharapkan tidak hanya menyasar pelaksana dan pemilik, tetapi juga oknum-oknum yang diduga membekingi jaringan tersebut.

“Kegiatan mafia cukai rokok dan barang ilegal tersebut tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga mengganggu persaingan usaha yang sehat industri di Kota Batam ini,” tulis laporan di lapangan.

Ancaman Hukuman 10 Tahun Penjara

Sanksi pidana penyelundupan barang ilegal diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan. Pelaku terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda hingga Rp5 miliar, ditambah penyitaan barang bukti hingga perampasan sarana pengangkut oleh negara.

Sementara itu, Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Batam Setiawan Rosyidi pada Rabu (26/8/2026) mengungkapkan, bahwa pihaknya telah menindaklanjuti informasi tersebut ke unit pengawasan Bea Cukai Batam.

"Saya teruskan ke unit pengawasan," pungkasnya. (ISP)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.