INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Peredaran rokok tanpa pita cukai alias rokok ilegal di wilayah Provinsi Kepulauan Riau kian masif, terorganisir, dan terang-terangan. Merek yang paling mencolok dan membanjiri pasaran adalah Lenox.

Pantauan wartawan di lapangan, produk rokok tanpa pita cukai tersebut sangat mudah ditemukan. Rokok merek Lenox dijual bebas di berbagai titik, mulai dari kios kecil, warung kelontong, hingga diduga distributor besar.

Hampir di setiap sudut Kota Batam, dari Batam Center, Nagoya, Jodoh hingga Batu Aji, rokok ilegal itu terpajang bebas. Bahkan dipasarkan dengan harga miring, kisaran Rp 10 ribu per bungkus, jauh di bawah rokok legal.

“Kami memperoleh rokok ini dari sales yang setiap seminggu sekali datang menawarkan produk rokok Lenox. Harganya perslop hanya Rp 76 ribu. Sangat murah, banyak peminat,” ujar salah seorang pedagang, Sabtu (7/11/2026).

Fenomena ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah publik. Bagaimana mungkin rokok tanpa pita cukai bisa beredar begitu masif, sistematis, dan tanpa hambatan berarti?

Kondisi ini sangat mengkhawatirkan karena mengindikasikan adanya kebocoran penerimaan negara dalam jumlah fantastis dari sektor cukai yang seharusnya masuk ke kas negara.

Jika satu slop hanya Rp 76 ribu dan dijual Rp 10 ribu per bungkus, lalu ribuan bungkus beredar setiap hari di Batam saja, berapa besar kerugian negara setiap bulan? 

Pertanyaan ini yang kini menuntut jawaban dari aparat penegak hukum.

Publik kini menunggu, apakah peredaran yang begitu terbuka ini akan terus dibiarkan, atau akan ada tindakan tegas untuk memutus mata rantai distribusinya, dari sales lapangan hingga distributor besarnya?

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak Bea Cukai dan aparat terkait mengenai langkah penindakan terhadap peredaran rokok diduga ilegal merek Lenox tersebut. (ISP)

Pasang Tiang Lampu, Satgas Yonif 136/TS Pos Puncak Senyum Bawa Rasa Aman untuk Kampung Irimuli

INSPIRASIKEPRI.COM | PUNCAK JAYA – Malam yang gelap kini berganti terang. Satgas Yonif Raider 136/Tuah Sakti melalui Pos Puncak Senyum memasang tiang lampu di rumah warga Kampung Irimuli, Distrik Irimuli, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Kamis (6/11/2026).

Kegiatan tersebut menyasar tiga rumah warga, yakni Bapak Nagaumur (48), Mama Marni (42), dan Bapak Kopi Talengeng (54). Pemasangan tiang lampu ini menjadi bentuk kepedulian Satgas dalam membantu memenuhi kebutuhan penerangan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan aman.

Danpos Puncak Senyum, Kapten Inf Dwi Luhur, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Satgas untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah penugasan.

Masyarakat menyambut kegiatan tersebut dengan penuh sukacita dan menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Mereka berharap kehadiran TNI senantiasa memberikan rasa aman dan ketenangan bagi warga.

Sebagai ungkapan rasa syukur, masyarakat juga mendoakan agar seluruh personel TNI selalu diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas hingga kembali ke tanah air dengan aman.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif Raider 136/TS berharap hubungan kekeluargaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kuat, serta kehadiran TNI dapat terus membawa manfaat bagi masyarakat Papua.


Pangdam Mayjen TNI Rionardo Cek Progres Transmigrasi Rempang, Pastikan Sarpras Siap Untuk Warga

INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Pangdam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah, Mayjen TNI Rionardo, meninjau perkembangan pembangunan Kawasan Transmigrasi Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau, untuk melihat secara langsung kemajuan pembangunan serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Pangdam XXV/SMR didampingi Danrem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Bambang Herqutanto, M.Han., para Asisten Kasdam XXV/SMR, serta para Kasi Korem 033/WP.

Diketahui, dalam kesempatan itu, Pangdam meninjau sejumlah bagian kawasan yang tengah dikembangkan, termasuk infrastruktur yang dipersiapkan untuk menunjang aktivitas dan kebutuhan masyarakat setempat.

Peninjauan ini juga menjadi kesempatan untuk melihat berbagai aspek pembangunan, mulai dari progres pekerjaan, kualitas infrastruktur, hingga kebutuhan koordinasi antarpihak agar pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai perencanaan.

"Pembangunan Kawasan Transmigrasi Rempang diharapkan tidak hanya berkontribusi pada pengembangan infrastruktur wilayah, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang melalui peningkatan akses terhadap fasilitas pendukung dan terbukanya peluang kegiatan ekonomi bagi masyarakat," ungkap Pangdam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah, Mayjen TNI Rionardo.

Menurut Pangdam, dalam konteks tersebut, keterlibatan berbagai pemangku kepentingan termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan berlangsung secara berkelanjutan dan memperhatikan kebutuhan setempat.

"Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan pemantauan wilayah Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah sekaligus dukungan TNI AD terhadap program pembangunan pemerintah sesuai tugas dan kewenangannya, melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait," pungkasnya. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Indonesia sekaligus Pelantikan Pengurus DPP PJS Periode 2026–2027 di Asrama Haji Batam, Rabu (4/11/2026). 

Mengusung tema “Pers Kompeten, Indonesia Paten. Pers Berintegritas, Indonesia Berkelas”, kegiatan ini dibuka Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, dan diikuti sekitar 250 peserta dari 26 provinsi.

Dalam sambutannya, Amsakar mengajak insan pers memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung pembangunan Batam. Menurutnya, pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi mengenai perkembangan dan capaian daerah, sekaligus membangun pemahaman serta kepercayaan masyarakat terhadap berbagai program pembangunan.

“Lebih baik kita memberikan informasi-informasi yang produktif ketimbang mengembangkan cerita-cerita yang kontraproduktif. Dalam konteks inilah, peran insan pers menjadi sangat strategis. Kami berharap rekan-rekan PJS dapat turut menyampaikan berbagai perkembangan, potensi, dan kemajuan Batam dan Indonesia kepada masyarakat luas, sekaligus tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional dan berimbang,” ungkap Amsakar.

Ia menambahkan, kemajuan Batam membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk insan pers. Melalui pemberitaan yang faktual, berimbang, dan konstruktif, pers dapat membantu mengomunikasikan peluang investasi, perkembangan ekonomi, serta berbagai program pembangunan kepada masyarakat luas. 

Di sisi lain, pers juga berperan menyampaikan aspirasi masyarakat sehingga pembangunan dapat berjalan semakin responsif dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Amsakar turut memaparkan sejumlah capaian positif Batam, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang mencapai 7,28 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen. Hingga Semester I 2026, realisasi investasi Batam juga tercatat sebesar Rp58,97 triliun. Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama yang perlu terus diperkuat. Karena itu, sinergi pemerintah dan pers menjadi penting agar informasi mengenai kemajuan Batam tersampaikan secara tepat, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Sejalan dengan arahan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, BP Batam terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk insan pers, dalam mendukung pembangunan dan penyebarluasan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Pentingnya peran pers dalam mendukung agenda pembangunan juga disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan. Ia menekankan bahwa peran tersebut harus ditopang kompetensi, profesionalisme, dan tanggung jawab jurnalistik. Sebab, informasi yang tidak akurat bukan hanya dapat merugikan pihak tertentu, tetapi juga berdampak terhadap kepentingan masyarakat dan bangsa.

“Perlu meningkatkan kemampuan para jurnalis kita. Dampak dari berita-berita yang tidak tepat itu bukan hanya satu pihak yang rugi, tetapi kita semua sebagai bangsa,” ujarnya.

Zulkifli juga mengajak insan pers memahami kebijakan pemerintah dan tujuan pembangunan nasional, termasuk upaya mewujudkan kedaulatan pangan sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kemandirian pangan, pengurangan ketergantungan impor, serta peningkatan produktivitas petani, peternak, dan nelayan.

“Indonesia tidak mungkin maju kalau rakyatnya terus bergantung pada bantuan. Kita harus melatih, memberikan kesempatan dan membuka peluang agar masyarakat produktif,” tambahnya.

Amsakar berharap Rakernas III PJS menghasilkan rekomendasi konstruktif bagi terwujudnya ekosistem pers yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab, serta semakin memperkuat kontribusi insan pers dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.

Turut hadir Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam, Sthefani Barlian, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba serta jajaran pengurus dan anggota PJS dari berbagai daerah. (Isp) 

TNI Mengajar, Satgas Yonif 136 Bantu Cerdaskan Anak Perbatasan Papua
INSPIRASIKEPRI.COM | PUNCAK JAYA – Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan di wilayah penugasan, personel Pos Kalome Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan mengajar dan memberikan materi pembelajaran kepada siswa-siswi SD Negeri Kalome, Selasa (4/11/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung Wadanpos Kalome, Letda Inf Riki Nasir, bersama personel Pos Kalome ini merupakan bagian dari program Pembinaan Teritorial (Binter) guna meningkatkan wawasan kebangsaan, menambah pengetahuan, serta menumbuhkan semangat belajar generasi muda di wilayah perbatasan.

Meskipun ruang kelas dan fasilitas masih sederhana, hal tersebut tidak menyurutkan semangat dan antusiasme anak-anak dalam mengikuti setiap materi yang diberikan. Dengan penuh keceriaan, para siswa tetap bersemangat belajar dan berinteraksi bersama personel Satgas.

Wadanpos Kalome, Letda Inf Riki Nasir, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral TNI dalam mendukung pendidikan anak-anak di wilayah penugasan.

“Kegiatan mengajar ini kami laksanakan sebagai upaya membantu mencerdaskan anak bangsa, khususnya di daerah perbatasan. Kami berharap kehadiran Satgas dapat memberikan manfaat nyata serta menumbuhkan semangat belajar bagi anak-anak,” ujarnya.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan masyarakat. Kehadiran personel Satgas di tengah-tengah siswa diharapkan dapat memberikan motivasi serta menambah semangat mereka dalam menuntut ilmu.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti tidak hanya mendukung kemajuan pendidikan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara.


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meninjau kesiapan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di beberapa ruas jalan di Kota Batam, pada Rabu (4/11/2026) siang.

Didampingi Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur, Mouris Limanto, beserta jajaran, Li Claudia meninjau tiga ruas jalan yang menjadi lokasi rencana pemasangan PJU, yaitu:

1. Jalan Hang Jebat, tepatnya di sekitar Simpang Lampu Merah Batu Besar, dengan rencana pemasangan sebanyak 236 titik lampu.

2. Dua lajur Jalan Hang Kasturi, di kawasan industri Kabil, sebanyak 127 titik lampu.

3. Jalan Ahmad Yani, mulai dari kawasan K-Square hingga Simpang Piayu, sebanyak 149 titik lampu.

“Ini penting agar infrastruktur penerangan yang dibangun tidak hanya berfungsi optimal dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga tertata dengan baik dan selaras dengan kondisi lingkungan sekitar,” ujar Li Claudia.

Adapun PJU yang direncanakan untuk dipasang di ketiga lokasi tersebut menggunakan jenis two in one. 

Dalam kesempatan tersebut, Li Claudia berpesan kepada pihak kontraktor agar pelaksanaan pembangunan PJU senantiasa memperhatikan aspek keamanan, kerapian, dan estetika, khususnya dalam penataan serta pemasangan tiang lampu di bahu jalan.

Usai meninjau kesiapan pemasangan PJU, Li Claudia bersama rombongan bertolak ke kawasan Melcem, Batu Ampar, untuk melaksanakan Serah Terima Pekerjaan Pembangunan Jalan ROW 30 Melcem dari PT Global Pratama Indonesia.

Proses penandatangan dilaksanakan oleh Direktur Pembangunan Infrastruktur BP Batam, Wulung Dahana, dan Direktur Utama PT Global Pratama Indonesia, Victor Sanjaya.

“Harapannya jalan ini bisa dipakai bersama-sama dan permasalahan banjir yang warga hadapi selama ini dapat terselesaikan,” kata Li Claudia.

Pekerjaan pembangunan jalan tersebut telah selesai dilaksanakan dengan panjang trase kurang lebih 400 meter, dengan ketebalan penimbunan rata-rata 20 cm, Jalan ini juga dilengkapi dengan Dinding Penahan Tanah serta saluran drainase sesuai persyaratan yang ditetapkan. 

“Dengan dibukanya ROW jalan ini, semoga mobilisasi warga setempat dapat berjalan semakin baik untuk mendukung roda perekonomian masyarakat Batam,” harap Victor.

Seremoni ini disaksikan langsung oleh Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur, Mouris Limanto beserta jajaran dan Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Metra Dinata. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Groundbreaking pembangunan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) Kabil, Kamis (5/11/2026).

Pembangunan SWRO tahap pertama ini merupakan komitmen investasi dari Citramas Group dengan nilai proyek sebesar USD 32,8 juta atau sekitar Rp 600 miliar.

Amsakar menjelaskan, pembangunan SWRO Kabil ini akan berlangsung dalam dua tahapan. Tahap pertama ini memiliki kapasitas produksi sebesar 300 lps. Pembangunan akan berlanjut untuk tahap kedua dengan kapasitas produksi 400 lps.

Kehadiran fasilitas pendukung investasi ini, lanjut Amsakar, merupakan langkah strategis dalam memperkuat pasokan air untuk proyek Data Centre dan Kawasan Terintegrasi di dalamnya.

Menurutnya, pembangunan ini tidak hanya menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek kemajuan Batam, tetapi juga menjadi kontribusi dunia usaha dalam memperkuat kesiapan infrastruktur investasi.

“Kami mengapresiasi langkah Citramas yang telah mengambil bagian dalam memperhatikan pasokan air di Batam. Ini merupakan komitmen investasi yang patut kita dukung bersama karena kebutuhan air menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan industri, termasuk pengembangan Data Centre di Batam,” ujar Amsakar.

Ia berharap, investasi tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan kawasan industri sekaligus memperkuat daya saing Batam sebagai tujuan investasi.

Pembangunan ini juga menjawab tantangan pasokan air untuk pengembangan investasi Data Centre ke depannya.

“Investasi tidak hanya berbicara tentang pembangunan fasilitas usaha, tetapi juga bagaimana kita memastikan infrastruktur pendukungnya tersedia dengan baik. Ketersediaan air yang memadai akan memberikan kepastian bagi pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan investasinya. Karena itu, sinergi seperti ini perlu terus kita perkuat,” tambahnya.

Sementara itu, kebutuhan air untuk kawasan Kabil Industrial Estate (KIE) dan Nongsa Digital Park (NDP) selama ini telah mendapat dukungan dari pembangunan embung mandiri yang berada di wilayah Kabil. Embung tersebut memiliki kapasitas sekitar 5.200 meter kubik per hari (60,2 lps) untuk mendukung kebutuhan air di kawasan tersebut.

Selain pembangunan SWRO, Citramas Group tengah mempercepat pembangunan embung di wilayah Nongsa Digital Park. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur air untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan seiring dengan berkembangnya aktivitas industri dan investasi di kawasan Nongsa.

BP Batam memandang pengembangan infrastruktur air melalui investasi dan penyediaan fasilitas pendukung secara berkelanjutan sebagai langkah penting dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif.

“Melalui kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha, Batam diharapkan semakin siap memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar, memberikan kepastian bagi investor, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja bagi masyarakat. Dan pembangunan ini harus kita dukung agar tidak ada kendala dan dapat terselesaikan sampai waktu yang telah ditentukan,” tutup Amsakar.

Senada, CEO Citramas Group, Michael Wiluan, menambahkan bahwa pihaknya menyadari keberhasilan pengembangan Data Centre bergantung pada ketersediaan infrastruktur dasar yang andal. Khususnya pasokan air bagi keberlangsungan industri.

Pembangunan SWRO Kabil ini, lanjutnya, menjadi salah satu langkah strategis agar pertumbuhan investasi digital tersebut dapat terealisasi optimal.

Di samping SWRO, Citramas juga telah memastikan pasokan energi lain seperti listrik dan konektivitas internet dengan beberapa mitra strategis serta instansi terkait dapat tercukupi.

“Kami hari ini akan memulai tahapan pembangunan fasilitas SWRO 300 lps tahap pertama dengan target operasi hingga November 2027 dari total rencana kapasitas 700 lps. Pembangunan ini sekaligus menjadi bagian komitmen kami untuk membangun kawasan industri yang tidak hanya kompetitif tapi ikut bertanggung jawab terhadap pengelolaan infrastruktur pendukung investasi,” tegas Michael Wiluan.

Michael menjelaskan bahwa selama ini  Citramas Group juga telah menggarap suplai air bersih untuk kebutuhan Kawasan Kabil dan Nongsa secara mandiri sejak tahun 1992 melalui ketersediaan embung seluas 4 hektare di dalam kawasan Kabil.

Saat ini, lanjut Michael, produksi air bersih tersebut mencapai 5.200 meter kubik per hari (60,2 Lps). Dan pada awal tahun 2027, kapasitas tersebut akan ditingkatkan menjadi 10.000 meter kubik per hari (atau setara dengan 115,74 Lps), melalui penambahan embung baru di Nongsa serta proses daur ulang air limbah industri.

“Kami turut mengapresiasi dukungan BP Batam terhadap pertumbuhan investasi. Kami ingin agar pembangunan ini dapat berjalan lancar hingga waktu yang ditargetkan,” pungkasnya. (Isp) 


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.