Warga Tinggi Nambut Antusias, Sambut Pengobatan Gratis Satgas Yonif 136/Tuah Sakti
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus ditunjukkan Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti. 

Melalui Pos Tinggi Nambut yang dipimpin DPP Serma Joerman (Bakes), personel melaksanakan pelayanan kesehatan keliling (Yankes) bagi warga Kampung Tinggi Nambut, Distrik Tinggi Nambut, Jum'at (26/6/2026). 

Dengan mendatangi rumah-rumah warga, personel kesehatan memberikan pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, pengobatan sesuai keluhan, serta edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan guna mencegah berbagai penyakit. Kehadiran Satgas mendapat sambutan hangat dari masyarakat karena membantu warga yang sulit mengakses fasilitas kesehatan.

Danpos Tinggi Nambut, Kapten Inf Firman Hadly, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian TNI AD kepada masyarakat. "Selain menjaga keamanan wilayah, kami juga berkomitmen membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Semoga kehadiran Satgas dapat memberikan manfaat serta semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat," ujarnya.

Salah satu warga, Bapak Wendi (38), mengaku bersyukur atas pelayanan yang diberikan. Menurutnya, pengobatan keliling sangat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti berharap dapat terus mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera di wilayah penugasan.

Jalin Keakraban Tanpa Sekat, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Komsos dan Makan Bersama Warga Kampung Ukuneri

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti kembali menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dan makan bersama warga Kampung Ukuneri, Kamis (25/6/2026). 

Kegiatan yang dipimpin Serda Egi tersebut berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan. Kehadiran prajurit disambut baik oleh Kepala Suku Kampung Ukuneri, Bapak Martis Talenggeng, yang menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Satgas kepada masyarakat.

Melalui dialog santai dan kebersamaan dalam makan bersama, personel Satgas mendengarkan aspirasi warga sekaligus mempererat hubungan silaturahmi guna menjaga situasi yang aman dan kondusif di wilayah binaan.

Dansatgas Yonif 136/Tuah Sakti, Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa kegiatan Komsos merupakan sarana efektif untuk memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

"Kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun kedekatan, kepercayaan, dan kebersamaan. Dengan hubungan yang harmonis, diharapkan tercipta suasana damai serta mendukung percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Papua," ujarnya.

Sementara itu, Bapak Martis Talenggeng mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran Satgas Yonif 136/Tuah Sakti yang selalu membawa rasa aman dan semangat kebersamaan bagi warga Kampung Ukuneri.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban, mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kedamaian serta stabilitas wilayah Kabupaten Puncak Jaya. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam berupaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur biaya logistik sebagai upaya menjaga efisiensi rantai pasok dan memperkuat daya saing Batam.

Sebagai bagian dari proses tersebut, implementasi penyesuaian tarif layanan peti kemas di Terminal Peti Kemas Batu Ampar ditunda hingga 31 Agustus 2026. Sementara untuk pengguna jasa yang telah membayar sesuai dengan tarif yang baru, BP Batam akan mengembalikan selisih dari tarif yang sudah dibayarkan.

Keputusan tersebut merupakan hasil dialog bersama asosiasi pelaku usaha, operator terminal, pelaku logistik, pengguna jasa, dan berbagai pemangku kepentingan di Conference Hall IT Center BP Batam, Kamis (25/6/2026).

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano mengatakan, bahwa evaluasi ini dilakukan untuk memastikan setiap kebijakan kepelabuhanan mampu meningkatkan kualitas layanan tanpa mengurangi daya saing dunia usaha.

“Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap kebijakan benar-benar memberikan manfaat bagi pengguna jasa, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memperkuat daya saing Batam,” tegasnya.

Menurutnya, transformasi Terminal Peti Kemas Batu Ampar telah dilakukan melalui modernisasi fasilitas, peningkatan produktivitas operasional, dan perluasan konektivitas pelayaran internasional. 

Upaya tersebut tercermin dari peningkatan volume bongkar muat peti kemas TPK Batu Ampar yang mencapai 222.131 TEUs pada periode Januari-Mei 2026 atau tumbuh 16 persen, dengan produktivitas bongkar muat mencapai 40 box per jam.

Denny menambahkan, hasil pembahasan bersama pelaku usaha menunjukkan bahwa tarif pelayanan Terminal Peti Kemas Batu Ampar yang dikelola BP Batam hanya berkontribusi sekitar 18 persen terhadap total biaya logistik Batam-Singapura. Sementara itu, biaya logistik sisanya berasal dari komponen feeder dan transshipment.

Oleh karena itu, BP Batam akan terus memperkuat ruang dialog dengan para pelaku logistik guna mengkaji secara terbuka keterkaitan antara standar pelayanan, produktivitas operasional, investasi infrastruktur, dan struktur biaya logistik sebagai dasar penyempurnaan kebijakan ke depannya.

“Target kami kedepannya bisa menghadirkan pelayanan pelabuhan yang lebih modern dan meningkatkan kepercayaan investor. Karena itu, setiap kebijakan akan kami susun secara terbuka, berbasis data, dan melalui dialog bersama dunia usaha,” tuGguan tup Denny. (Isp) 





INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait menerima langsung kunjungan akademik dari Universitas Batam (UNIBA), Kamis (25/6/2026) di Conference Room IT Center.

Kunjungan ini merupakan kuliah lapangan yang diadakan oleh Universitas Batam dan bagian dari upaya memperdalam ilmu pengetahuan tentang pertumbuhan pembangunan dan ekonomi daerah khususnya di Kota Batam.

Kunjungan ini dipimpin oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Batam, Prof. Dr. Ramli, SE., M. S bersama Dosen Pengampu Universitas Batam, Dr. Agus Siswanto Siagian, S.H., M. H., C. Med serta melibatkan 120 mahasiswa/i dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis jurusan Manajemen dan Akutansi serta Fakultas Hukum.

Dalam sambutannya, Ariastuty menjelaskan bahwa Batam bukan hanya dikenal sebagai kawasan industri dan investasi, tetapi juga merupakan kota yang tumbuh dari keberagaman budaya, masyarakat, serta semangat kolaborasi

“Selain kawasan industri dan investasi Batam juga merupakan Kota yang memiliki ragam budaya, masyarakat, pemerintahan dan pembangunan ekonomi yang saling berkaitan menjadikan Batam sebagai kawasan industri dan Free Trade Zone,” ucap Ariastuty

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi para mahasiswa untuk berdiskusi, bertanya dan menggali pengalaman sebanyak mungkin sebagai bentuk pengembangan ilmu generasi penerus demi pembangunan daerah dan bangsa.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk saling bertanya, diskusi dan menggali pengalaman untuk mendapatkan informasi sebagai bekal berharga ketika memasuki dunia kerja serta berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa," tambah Ariastuty. 

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa tampak antusias mengikuti kegiatan dan mendengarkan penjelasan tentang pertumbuhan pembangunan dan ekonomi Kota Batam.

Pada kesempatan ini pula, Ariastuty didampingi oleh Kepala Biro Keuangan, Siswanto, Kepala Biro Organisasi, Kepatuhan dan Manajemen Resiko, Yuli Widyastuti, Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga, Sthefani Barlian dan Kasubbag Advokasi Tata Usaha Negara, Harry Kurniawan. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan New Honda Vario Evo 160 sebagai generasi terbaru skutik 160cc yang hadir dengan evolusi desain, warna dan diperkaya fitur baru. Pilihan terbaru ini dipadukan dengan performa tinggi untuk memberikan pengalaman sensasi berkendara yang kencang dan memberikan kebanggaan bagi penggunanya.

AHM menyematkan evolusi pada desain New Honda Vario Evo 160 yang merepresentasikan karakter agresif dan performa tinggi. Pada bagian bodi depan dan samping, New Honda Vario Evo 160 tampil dengan memadukan desain sporti yang tajam dan elemen lengkungan jalur aliran udara yang memperkuat kesan aerodinamis. 

Selain itu, model ini berevolusi pada warna yang semakin menarik sesuai karakter anak muda. Tipe CBS dan CBS Nitro hadir dengan warna dan striping yang atraktif, sedangkan ABS hadir dengan single tone yang dipadukan dengan emblem 3D.

Pada model ini, AHM memberikan perubahan dengan perfoma mesin dan fitur baru. Sisi mesin, New Honda Vario Evo 160 hadir dengan racikan perfoma lebih bertenaga dan responsive untuk menunjang kebutuhan masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi.

Fitur baru hadir untuk mendukung mobilitas sehari-hari dan memberikan kenyamanan bagi para penggunanya. New Honda Vario Evo 160 sudah mengaplikasikan USB Type C Charger yang terletak pada bagasi kiri depan pengendara dan Pop Up Center Hook yang dapat dilipat untuk memudahkan pengguna membawa barang bawaan dengan lebih praktis.

President Director AHM Yuichi Shimizu menyampaikan desain New Honda Vario Evo 160 memadukan kesan agresif dengan tetap memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para generasi muda. Performa tinggi dan fitur canggih yang disematkan pada model ini hadir untuk memberikan pengalaman tersendiri juga kenyamanan bagi para penggunanya dalam menemani beraktivitas sehari-hari.

“Penyegaran pada New Honda Vario Evo 160 menjadi langkah kami dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan para pecinta skutik Honda yang terus berkembang dinamis saat ini. Perubahan ini tetap mempertahankan gaya desain sporti dan dipadukan dengan desain aerodinamis yang diminati konsumen skutik di kalangan anak muda,” ujar Shimizu, Jum'at (26/6/2026). 

Executive Vice President Director AHM Thomas Wijaya menegaskan komitmennya menghadirkan produk baru dengan layanan penjualan dan purna jual yang mudah dijangkau masyarakat melalui jaringan dealer dan bengkel yang luas di seluruh Indonesia. 

“Kami percaya bahwa pengalaman berkendara terbaik tidak berasal dari performa produk, tetapi juga dari dukungan layanan yang dapat diandalkan oleh konsumen di seluruh Indonesia. Kami berharap kehadiran New Honda Vario Evo 160 dapat semakin menguatkan kecintaan masyarakat terhadap produk skutik Honda,” ujar Thomas.

Performa Kencang

New Honda Vario `Evo 160 memiliki performa tingginya yang didapat dari mesin dengan racikan terbaru berkapasitas 160cc 4 katup eSP+, berpendingin cairan, yang mampu mengurangi gesekan dan menghasilkan tenaga maksimal hingga 11,3 kW @8500 rpm dengan peningkatan torsi puncak 14,0 Nm @6500 rpm. Melalui racikan mesin generasi terbaru ini, pengendara dapat merasakan mesin yang lebih bertenaga di putaran tengah yang memberikan kebanggaan dan kesenangan berkendara.

Melalui dapur pacu New Honda Vario Evo 160, model ini mampu mencatatkan akselerasi 0-200 meter dalam waktu 11,9 detik dengan kecepatan maksimal mencapai 109 km/jam berdasarkan alat ukur performan. Model ini juga mampu mencapai konsumsi bahan bakar 46,7 km/liter melalui pengaktifan fitur ramah lingkungan Idling Stop System dengan metode pengetesan WMTC (World-wide Motorcycle Test Cycle) EURO 3.

Tampilan itu performa yang tinggi juga didukung ukuran ban tubeless yang lebar, depan 100/80-14 dan belakang 120/70-14 dan dimensi yang lebih lebar dan sedikit lebih rendah memberikan kestabilan dan mendukung performa serta memberikan kenyamanan yang tinggi.

Evolusi Warna

New Honda Vario Evo 160 tipe CBS hadir dengan karakter warna yang lebih atraktif untuk mengekspresikan gaya anak muda. Dilengkapi striping kekinian, tipe ini tersedia dalam pilihan warna Glossy Blue Lime yang memadukan biru dengan aksen kuning dan putih, serta warna Glossy White Red yang mengkombinasikan putih dan merah dengan sentuhan striping merah, biru, dan hitam. 

Sementara itu, New Honda Vario Evo 160 di tipe CBS Nitro menawarkan tampilan sporty dengan kombinasi warna yang lebih kalem namun tetap modern. Mengusung perpaduan dua warna pada bodi motor, tipe ini hadir dalam pilihan warna Nitro Matte Black Red dengan velg merah serta varian warna Nitro Glossy Grey Lime. 

Bagi penggemar warna single tone, New Honda Vario Evo 160 tipe ABS menyediakan empat pilihan warna, yaitu Ultimate Matte Black, Ultimate Matte White, Ultimate Matte Red dan warna baru yakni Ultimate Matte Purple. 

Ragam Fitur Canggih

Skutik premium sporti New Honda Vario Evo 160, dilengkapi dengan fitur canggih yang meningkatkan keselamatan dan kenyamanan. Honda Smart Key System yang dilengkapi alarm dan answer back system dapat memberikan rasa aman bagi pengendara. Semua sistem pencahayaan menggunakan lampu LED, semakin menambah kesan premium dan canggih.

Fitur pengereman pada New Honda Vario Evo 160 hadir dengan tipe ABS yang dilengkapi fitur keselamatan Antilock-Braking System (ABS) dipadu dengan peranti rem cakram hidrolik 220 mm di depan dan belakang. Sementara tipe CBS menggunakan rem cakram hidrolik 190 mm di depan dan rem tromol di belakang.

Tak ketinggalan, New Honda Vario Evo 160 dilengkapi full digital panel meter dengan informasi yang lengkap antara lain indikator kecepatan, jarak tempuh, sisa bahan bakar, indikator Smart Key, jam digital, fuel consumption, indikator tegangan baterai, indikator penggantian oli, trip meter, indikator ISS, dan indikator ABS pada tipe ABS. Desain bodi yang proposional mampu memberikan kapasitas bagasi 18 liter yang dapat memuat helm half face dan semakin memberikan ruang yang mendukung kepraktisan dengan desain flat deck dalam menemani aktivitas harian pengendara.

AHM memasarkan New Honda Vario Evo 160 dengan harga on the road (OTR) DKI Jakarta Rp. 28.525.000,- untuk tipe CBS, Rp. 28.775.000,- pada tipe CBS Nitro, dan Rp 31.406.000,- untuk tipe ABS. (Isp) 



Diduga Ada Kongkalikong, Puluhan Kios PKL di Kabil Semakin Menjamur Meski SP3 Telah Dilayangkan. 

INSPIRASIKEPRI.COM | Batam - Puluhan kios Pedagang Kaki Lima (PKL) hingga saat ini masih berdiri tegak di sepanjang row ruas jalan baru Kawasan Industri Kabil tepatnya berada di seberang Komplek Pertokoan Top One Punggur, Kecamatan Nongsa.

Meski telah menerima Surat Peringatan (SP3) pembongkaran dari Satpol PP Kota Batam, para pemilik atau pihak yang disebut-sebut pengelola nampaknya sama sekali tidak gentar dengan SP yang telah dilayangkan itu.

Diketahui, Surat Peringatan (SP3) yang dilayangkan oleh Satpol PP Kota Batam terhadap puluhan kios liar tersebut sebagai bukti, bahwa keberadaan kios liar itu diduga kuat melanggar tata tertib atau Peraturan Daerah sesuai tertuang dalam Undang-Undang yang berlaku.

"Kios-kios liar ini hanya dijadikan ladang bisinis untuk menguntungkan sejumlah pihak. Uang sewa lapak yang dikutip setiap bulannya lari kemana ya," ungkap R seorang tokoh masyarakat Kabil yang identitasnya enggan dipublikasikan, Kamis (25/6/2026).

Selain itu, R juga menyoroti lambannya proses penegakan hukum terhadap kios-kios PKL tersebut. Ia menduga, ada indikasi kongkalikong untuk mengeruk sejumlah keuntungan dari keberadaan kios tersebut. 

"Sudah di SP 3 oleh Satpol PP Kota Batam, lantas kenapa kok ga di bongkar-bongkar. Padahal, lahan yang di sewakan oleh para pengelola kios itu adalah lahan milik negara," jelasnya. 

Menurut R, pihak pengelola yang disebut-sebut diduga kuat mengutip jasa sewa di lahan row jalan itu sudah jelas melanggar hukum. Praktik pungutan liar itu harusnya dapat segera di hentikan.

"Harusnya, Polsek Nongsa, Polda Kepri dan Polresta Barelang peka terhadap praktik terselubung seperti ini. Lantas, kenapa ini dibiarkan begitu saja," terangnya. 

Sebelumnya, Lurah Kabil, Kecamatan Nongsa, Subhan Joni menjelaskan bahwa terkait keberadaan kios-kios PKL ini, telah dilaporkan ke instansi berwenang jauh sebelum marak seperti saat ini.

"Terkait kios yang ada di Row jalan menuju ke daerah kawasan industri Kabil, sudah kami laporkan jauh hari sebelum marak seperti sekarang. Satpol PP Kota Batam juga telah melayangkan SP3," ungkap Subhan Jonil saat di konfirmasi wartawan, Sabtu (6/6/2026).

Namun, surat SP3 yang dilayangkan Satpol PP Kota Batam nampaknya sama sekali tidak berefek. Pihak pengelola kios-kios PKL itu, justru malah menambah banyak lagi bangunan kios yang siap untuk disewakan.

"Perihal persoalan ini, kita sudah tindak lanjuti ke Satpol PP Kota Batam," tegasnya. 

Diberitakan sebelumnya, diduga langgar izin pemanfaatan lahan, puluhan kios Pedagang Kaki Lima (PKL) menjamur di sepanjang row ruas jalan baru Kawasan Industri Kabil tepatnya berada seberang Komplek Pertokoan Top One Punggur, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Pantauan wartawan, row jalan yang dulunya bersih kini telah di penuhi oleh puluhan deretan kios pedagang kaki lima dengan menjajakan berbagai macam dagangan.

Salah satu pedagang S menyebut, kios-kios pedagang kaki lima ini telah berdiri sejak beberapa bulan terakhir. Mereka mendapatkan izin untuk mendirikan kios dari seseorang yang mengaku sebagai pengelola lahan yakni berinisial AH, K dan T.

"Kami sewa lapak bulanan disini mulai dari Rp 300 sampai Rp 500 ribu. Kalau soal izin, kami hanya punya izin jualan UMKM, " ungkap.

Diketahui, ‎keberadaan kios pedagang kaki lima tersebut dinilai tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga berpotensi melanggar ketentuan tata ruang serta pemanfaatan lahan sebagaimana diatur dalam peraturan yang telah berlaku.

"Kalau izin pemanfaatan lahan kita tidak tau. Kami hanya sewa dan dipungut setiap bulannya," terangnya. 

Dugaan Pungutan Liar

Dugaan praktik tak lazim seperti Pungutan Liar (Pungli) terhadap kios pedagang kaki lima dilokasi ini menuai sorotan publik. Tiga nama orang yang mengaku sebagai pengelola lahan perlahan mencuat.

"Kami sewa lapak jualan disini sama Pak AH, K dan T. Setiap bulan kita setor dengan beliau," tutur sumber.

Tak hanya itu, sumber juga menyebut bahwa ketiga orang yang mengaku sebagai pengelola lahan itu juga memiliki kuota kios dalam jumlah banyak yang siap untuk disewakan.

"Pak AH dan K memiliki kuota sebanyak 30 kios sementara T sebanyak 12 kios dan siap untuk disewakan kepada siapa pun yang ingin berjualan," jelasnya. 

Pelanggaran Peraturan Daerah

Sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Batam Nomor 1 Tahun 2019 bahwa kegiatan berdagang harus dilakukan di zona atau lokasi yang telah ditetapkan dan disetujui oleh pemerintah daerah guna menjaga ketertiban, keindahan kota dan kelancaran lalu lintas.

Selain itu, Pemerintah Kota Batam juga telah melakukan pembinaan dan penyediaan fasilitas khusus agar pedagang dapat berjualan dengan legal dan terarah. Dalam hal ini, keberadaan puluhan kios liar pedagang kaki lima tersebut diduga kuat telah melanggar aturan yang berlaku. 

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mengkonfirmasi pihak Kelurahan, Kecamatan serta instansi terkait lainnya untuk menelusuri lebih dalam soal izin pemanfaatan lahan puluhan kios pedagang kaki lima tersebut. (ISP) 






INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Keberhasilan Ramadhan Sananta menembus panggung sepak bola nasional menjadi bukti nyata bahwa talenta dari Kepulauan Riau (Kepri) mampu bersaing di level tertinggi.

Terinspirasi dari jejak striker Tim Nasional Indonesia tersebut, Badan Pengusahaan (BP) Batam menginisiasi BP Batam International Football Festival 2026, sebuah gerakan pembinaan sepak bola usia dini untuk kategori umur U-8, U-10, dan U-12.

Semangat pembinaan ini mengemuka dalam pertemuan santai antara Pembina BP Batam International Football Festival yang juga Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, bersama Ramadhan Sananta di Restoran Pagi Sore, Batam.

Dalam suasana hangat, keduanya berdiskusi mengenai masa depan sepak bola Kepri, pentingnya pembinaan sejak dini, serta strategi membuka jalan bagi talenta lokal menuju pentas dunia.

Menurut Fary Francis, Kepri memiliki modal besar berupa bakat-bakat muda. Namun, mereka membutuhkan ruang berkembang melalui kompetisi yang berkelanjutan.

“Jejak Sananta membuktikan anak daerah bisa mencapai level tertinggi. Tugas kita sekarang adalah membuka jalan agar lahir lebih banyak ‘Sananta baru’ dari Batam dan Kepri. Kita ingin anak-anak memiliki mimpi besar dan kesempatan yang sama untuk mewujudkannya,” ujar Fary, Rabu (24/6/2026). 

Dalam kesempatan tersebut, Ramadhan Sananta turut menitipkan pesan motivasi bagi anak-anak di tanah kelahirannya agar tidak gentar mengejar mimpi.

“Saya berasal dari daerah yang sama dengan kalian. Jangan pernah takut bermimpi besar. Terus berlatih, disiplin, dan jangan menyerah saat gagal. Tidak ada kesuksesan instan. Jika saya bisa menembus Timnas, saya percaya anak-anak Kepri juga bisa melangkah lebih jauh,” kata Sananta.

Ia menegaskan bahwa asal daerah bukanlah hambatan untuk berprestasi, melainkan kemauan keras untuk berproses setiap hari.

“Siapa tahu, beberapa tahun lagi kalian yang mengenakan lambang Garuda di dada,” ujarnya optimis.

BP Batam International Football Festival 2026 dirancang bukan sekadar sebagai turnamen, melainkan gerakan membangun ekosistem sepak bola yang sehat dan kompetitif.

Selain aspek olahraga, ajang ini diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata olahraga (sport tourism), menggerakkan ekonomi masyarakat, serta memperkuat citra Batam sebagai kota investasi yang modern dan berdaya saing.

Mengingat posisi strategis Batam yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, kota ini berpotensi menjadi pusat pengembangan sepak bola usia dini di kawasan regional.

Adapun pembinaan usia dini dinilai selaras dengan upaya pemerintah dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, sportif, dan percaya diri. Sepak bola ditempatkan bukan lagi soal menang atau kalah, melainkan sebagai ruang menyemai harapan.

Festival ini nantinya akan mempertemukan akademi serta pemain muda dari tiga negara: Indonesia, Singapura, dan Malaysia.

Untuk itu, BP Batam International Football Festival 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan sepak bola usia dini di Kepri.


Melalui kolaborasi antar-akademi, dukungan regulasi pemerintah, serta keterlibatan orang tua, Batam tengah meletakkan fondasi pembinaan jangka panjang.

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyambut positif kegiatan ini.

Ia menilai ajang olahraga internasional dapat menjadi instrumen efektif dalam memperkuat penataan kota di mata dunia.

“Batam tidak hanya dikenal sebagai kota industri, tetapi juga kota yang dinamis, aman, dan nyaman untuk agenda internasional. Festival seperti ini mengirimkan pesan positif bahwa Batam memiliki ekosistem yang mendukung pariwisata olahraga sekaligus daya tarik investasi,” kata Amsakar.

Ia menambahkan, pembangunan Batam tidak boleh bertumpu pada infrastruktur fisik semata, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kreativitas lokal.

“Investor tidak hanya melihat kawasan industri, tetapi juga kualitas hidup kota, talenta muda, dan kemampuan daerah menggelar acara yang tertata. Kegiatan ini menampilkan wajah Batam yang terus bergerak maju,” imbuhnya.

Pandangan senada disampaikan oleh Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.

Ia menilai festival ini memberikan dampak berlapis (multiplier effect) bagi daerah, mulai dari geliat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga perluasan jejaring internasional.

“Kita ingin Batam dikenal sebagai kota yang nyaman untuk tinggal, bekerja, dan tumbuh. Kehadiran para peserta, pelatih, dan keluarga dari negara tetangga akan membawa energi positif,” tutup Li Claudia. (Isp) 


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.