Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Ditsamapta Polda Kepri Gelar Bakti Sosial dan Bagikan 100 Bendera Merah Putih
INSPIRASIKEPRI.COM | Batam – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Direktorat Samapta Polda Kepulauan Riau menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian bendera merah putih, patroli dialogis serta aksi gotong royong bersama masyarakat di Kampung Tua Batu Merah, Tanjung Sengkuang, Kota Batam, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Dirsamapta Polda Kepri Kombes Pol Budi Setiyono, S.I.K., M.H. serta diikuti para Perwira dan personel Ditsamapta Polda Kepri. 

Selain itu, turut hadir Ketua RW 05 Kampung Tua Batu Merah, Yadi Suryadi, bersama masyarakat dari empat RT di lingkungan RW 05 Kampung Tua Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar.

Dalam kegiatan tersebut, Ditsamapta Polda Kepri menyalurkan Ratusan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan serta membagikan Ratusan Bendera Merah Putih sebagai simbol semangat nasionalisme menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain itu, personel juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat serta mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Kegiatan dilanjutkan dengan aksi pembersihan lingkungan sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan masyarakat.


Dirsamapta Polda Kepri Kombes Pol Budi Setiyono, S.I.K., M.H. mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis melalui kehadiran langsung di tengah masyarakat.

"Momentum peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya dimaknai dengan mengibarkan Bendera Merah Putih, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian sosial, menumbuhkan semangat gotong royong, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata sekaligus meningkatkan rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan," ujar Kombes Pol Budi Setiyono.

Sementara itu, Kapolda Kepulauan Riau Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. menyampaikan, bahwa peringatan Hari Kemerdekaan harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial serta menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

"Semangat Kemerdekaan Republik Indonesia harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran Polri tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang hadir dengan kepedulian dan solusi," ungkap Kapolda Kepri.

Menurutnya, melalui kegiatan bakti sosial, pembagian bendera merah putih dan kerja bakti bersama warga, Polri ingin menumbuhkan semangat gotong royong, mempererat kebersamaan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan,

"Kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong, mempererat kebersamaan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, keamanan, dan ketertiban masyarakat demi terwujudnya Kepulauan Riau yang aman, damai, dan sejahtera," tutur Kapolda Kepri.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, Polda Kepri berharap dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, meningkatkan kesadaran nasionalisme dalam menyambut semarak Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di lingkungan Kampung Tua Batu Merah, Tanjung Sengkuang Kecamatan Batu Ampar.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari masyarakat yang menyambut baik kehadiran personel Ditsamapta Polda Kepri sebagai wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.(ISP)

Dengarkan Aspirasi Warga dan Berikan Pelayanan Kesehatan, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Patroli Simpatik di Kampung Wineri
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos Puncak Senyum kembali melaksanakan Patroli Simpatik di Kampung Wineri, Distrik Puncak Senyum, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. 

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Satgas dalam menjaga keamanan, mempererat silaturahmi, serta memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah penugasan.

Patroli diawali dengan menyambangi rumah-rumah warga untuk melaksanakan komunikasi sosial. Dalam suasana penuh kehangatan, personel Satgas duduk bersama masyarakat, mendengarkan aspirasi, keluh kesah, serta berbagai cerita dari warga. 

Melalui kebersamaan tersebut, terjalin hubungan yang semakin erat antara prajurit TNI dan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Usai melaksanakan komunikasi sosial, personel Satgas memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang meliputi pemeriksaan kesehatan, pemberian vitamin, pengobatan ringan, serta edukasi kesehatan bagi warga yang membutuhkan.

Dalam keterangan tertulis, Danpos Puncak Senyum Kapten Inf Dwi Luhur menyampaikan, bahwa Patroli Simpatik akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pembinaan teritorial dan komunikasi sosial di wilayah penugasan.

"Patroli Simpatik merupakan cara yang efektif untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Melalui kegiatan ini kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan setiap aspirasi dan keluh kesah mereka, sekaligus memberikan pelayanan kesehatan sebagai bentuk kepedulian Satgas kepada masyarakat," ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa selama melaksanakan tugas di wilayah penugasan, personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti akan selalu berusaha hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, setiap kesulitan yang dihadapi warga merupakan panggilan bagi prajurit TNI untuk datang, membantu, dan mencari solusi bersama. 

"Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu ragu untuk menyampaikan berbagai kebutuhan maupun permasalahan yang dihadapi, karena kehadiran Satgas bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi sahabat dan mitra masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah penugasan," tutur Kapten Inf Dwi Luhur.

Salah seorang warga, Bapak Gembala Telengen (53), mengapresiasi kepedulian personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti yang telah hadir di kampung mereka.

"Kami berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang selalu datang mengunjungi kami, mendengarkan cerita dan keluhan warga, serta memberikan pemeriksaan kesehatan. Kehadiran TNI membuat kami merasa aman, diperhatikan, dan semakin dekat dengan masyarakat. Semoga bapak-bapak TNI selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas," ungkapnya. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - Menutup semester pertama tahun 2026, Perseroan berhasil membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp75,9 triliun, tumbuh 3,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY). 

Sejalan dengan kinerja tersebut, EBITDA Perseroan meningkat 3,8% YoY menjadi Rp37,5 triliun dengan EBITDA margin sebesar 49,4%. Laba bersih juga tumbuh 1,4% YoY menjadi Rp10,6 triliun, dengan margin laba bersih sebesar 14,0%. 

Sementara itu, laba bersih yang dinormalisasi mencapai Rp11,3 triliun atau tumbuh 6,2% YoY, dengan margin sebesar 14,9%, mencerminkan ketahanan kinerja operasional Perseroan yang didukung oleh pemulihan bisnis mobile. Perseroan juga membukukan arus kas operasional yang kuat sebesar Rp34,9 triliun atau tumbuh 7,0% YoY, didukung oleh implementasi program efisiensi berkelanjutan serta disiplin dalam pengelolaan biaya.

"Komitmen dan dedikasi kami dalam mengakselerasi transformasi digital melalui strategi TLKM 30 tercermin dari pertumbuhan yang berhasil kami capai pada semester pertama tahun ini. Pencapaian tersebut semakin memperkuat optimisme kami untuk terus mempercepat transformasi sekaligus memperkuat peran Telkom sebagai pemimpin ekosistem digital Indonesia," ujar Dian Siswarini, Direktur Utama Telkom, Sabtu (1/8/2026). 

Profitabilitas Segmen B2C Kian Kuat, Laba Bersih Meningkat 8.3% YoY

Pada Segmen B2C (Mobile dan Fixed Broadband), Telkomsel membukukan pendapatan sebesar Rp55,6 triliun atau tumbuh 3,3% YoY, didorong oleh pertumbuhan pendapatan Digital Business Data sebesar 11,0% pada semester pertama 2026. 

Kinerja tersebut mencerminkan berlanjutnya pemulihan industri mobile yang didukung oleh implementasi strategi komersial secara disiplin melalui penetapan harga, optimalisasi portofolio produk, dan pengelolaan nilai pelanggan. Sejalan dengan hal tersebut, Average Revenue Per User (ARPU) mobile meningkat menjadi Rp45.600 atau tumbuh 9,0% YoY. 

Selain itu, payload data juga terus bertumbuh seiring meningkatnya konsumsi digital masyarakat selama momen liburan sekolah dan penyelenggaraan Piala Dunia, yang semakin mendorong tingginya kebutuhan pelanggan terhadap layanan data berkualitas.

Pada layanan fixed broadband, Telkomsel terus memperkuat kualitas layanan melalui kalibrasi strategis basis pelanggan. Sebagai hasil dari upaya tersebut, jumlah pelanggan tercatat menjadi 9,5 juta dibandingkan 10,1 juta pada semester pertama 2025, dengan dampak yang terbatas terhadap pendapatan pada kuartal berjalan. 

Secara kuartalan, ARPU IndiHome meningkat 3,4% menjadi Rp211.000. Adapun secara semesteran ARPU IndiHome tercatat sebesar Rp207.000, di tengah persaingan harga yang masih berlangsung di pasar. Meski demikian, rasio konvergensi terus meningkat menjadi 65%. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Telkom untuk membangun basis pelanggan yang lebih berkualitas, meningkatkan efektivitas monetisasi layanan, serta memperkuat pertumbuhan yang berkelanjutan.

Berbekal fondasi bisnis B2C yang semakin kuat, Telkomsel akan terus mengakselerasi strategi quality growth dengan menempatkan pengalaman pelanggan sebagai prioritas utama, sekaligus memperluas kapabilitas digital melalui pengembangan ekosistem. 

Upaya tersebut akan diperkuat melalui pemanfaatan teknologi AI dan 5G, serta pengembangan solusi digital yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan individu maupun pelaku usaha yang terus berkembang. Berbagai inisiatif ini diharapkan semakin memperkuat posisi Telkomsel sebagai pemimpin pasar sekaligus menciptakan nilai jangka panjang.

Penguatan Infrastruktur Digital Dorong Akselerasi Pertumbuhan Segmen B2B

Total pendapatan Segmen B2B Infrastructure tumbuh 19,0% YoY menjadi Rp33,1 triliun pada semester pertama 2026, dengan pendapatan eksternal meningkat 4,9% YoY menjadi Rp4,7 triliun. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh peningkatan pendapatan Data, Internet, dan IT Service. 

Pada bisnis menara telekomunikasi dan Fiber-to-the-Tower (FTTT), Mitratel membukukan pendapatan sebesar Rp4,7 triliun atau tumbuh 2,1% YoY, dengan Tower-Related Business tetap menjadi penopang utama pendapatan. Selain itu, total tenant meningkat menjadi 63.866 atau tumbuh 4,9% YoY sehingga mendorong rasio penyewaan (tenancy ratio) menara menjadi 1,57x.

Pada bisnis data center, Telkom terus memperkuat posisinya sebagai penyedia infrastruktur digital regional melalui NeutraDC. Didukung meningkatnya permintaan terhadap infrastruktur digital, Perseroan terus memperkuat bisnis ini melalui inisiatif konsolidasi yang akan menjadikan NeutraDC sebagai pengelola terpusat seluruh aset data center TelkomGroup. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas layanan, mengoptimalkan monetisasi aset, serta mendorong pertumbuhan melalui kolaborasi dengan mitra strategis.

Sementara pada Segmen B2B ICT, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp7,3 triliun, tumbuh 35,7% QoQ meskipun masih terdampak oleh proses restrukturisasi portofolio dan streamlining yang tengah berlangsung.

Pada Segmen International Business, pendapatan tercatat sebesar Rp5,7 triliun pada periode ini. Seiring pergeseran portofolio bisnis menuju layanan konektivitas dan solusi digital dengan margin yang lebih tinggi serta berkurangnya ketergantungan pada bisnis traditional voice hubbing, Perseroan optimistis langkah tersebut akan mendorong peningkatan margin EBITDA dalam beberapa tahun ke depan. 

Saat ini, permintaan terhadap kapasitas baru kabel bawah laut internasional terus meningkat, didorong oleh dinamika geopolitik global serta kebutuhan berbagai perusahaan teknologi besar dunia dalam mendukung adopsi teknologi AI.

Konsisten Transformasi Perusahaan untuk Penciptaan Nilai di Masa Depan

Eksekusi strategi TLKM 30 pada semester pertama 2026 menunjukkan kemajuan yang signifikan pada keempat pilar transformasi.

Dari sisi Operational & Service Excellence, Perseroan melaporkan pertumbuhan arus kas operasional sebesar 9,5% YoY serta terus meningkatkan efisiensi biaya operasional (OPEX) dan menerapkan pengelolaan belanja modal (CAPEX) secara prudent. Selain itu, implementasi Early Retirement Program (ERP) yang disertai mobilitas karyawan sebagai bagian dari upaya perampingan bisnis turut meningkatkan efektivitas pengelolaan biaya pegawai.

Di sisi lain, Perseroan juga menuntaskan Streamlining terhadap 10 entitas sebagai upaya menyederhanakan struktur grup dan penataan portofolio bisnis. Melalui skema divestasi, merger, dan likuidasi, langkah ini semakin memperkuat fokus Telkom pada bisnis inti serta membangun organisasi yang lebih tangkas. 

Sejalan dengan upaya tersebut, Perseroan merealisasikan belanja modal sebesar Rp10,8 triliun, di mana lebih dari 96% difokuskan pada pengembangan area bisnis prioritas di segmen B2C, B2B Infrastructure, dan International Business.

Implementasi pilar Unlock Value juga terus mencatatkan kemajuan. Sepanjang semester pertama 2026, Telkom telah menyelesaikan sejumlah tahapan persiapan strategis dalam pelaksanaan pengalihan aset InfraNexia Tahap 2, yang hingga kini tetap berjalan sesuai rencana dan ditargetkan rampung pada semester kedua 2026.

Pada pilar Modus-operandi Shift, Telkom terus memperkuat implementasi model Strategic Hold-Co melalui pengelolaan portofolio dan operasional bisnis yang terintegrasi pada empat segmen bisnis utama.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan akan sangat ditentukan oleh kekuatan infrastruktur digital yang kita bangun hari ini. Oleh karena itu, Telkom sebagai bagian dari Danantara Indonesia akan terus mengakselerasi transformasi dan memperkuat investasi pada kapabilitas digital guna menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus menjadi katalis pertumbuhan lintas sektor dan memperkuat ketahanan ekonomi digital nasional," tutup Dian. (Isp) 

 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Batam kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah unggulan untuk investasi di Indonesia.

Rilis Majalah FOTUNE Indonesia edisi Juli 2026, Batam dinobatkan sebagai Best Place to Invest in Indonesia. Posisi geografis Batam, menjadi magnet bagi investor yang ingin mengakses pasar global dengan biaya operasional yang relatif lebih kompetitif.

Selain dikenal sebagai basis industri manufaktur nasional, Batam kini berkembang menjadi pusat ekonomi digital. Arus investasi baru terus mengarah pada sektor-sektor bernilai tambah tinggi, seperti data center, artificial intelligence (AI), semikonduktor, dan layanan digital.

Kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park semakin memperkuat posisi Batam sebagai pusat pengembangan industri digital sekaligus execution hub yang melayani kebutuhan pasar regional dan global.

Dengan berbagai sektor industri yang terus berkembang, kinerja investasi Batam pun menunjukkan tren yang sangat positif. Berdasarkan perhitungan investasi riil BP Batam, realisasi investasi sepanjang tahun 2025 mencapai Rp69,30 triliun, meningkat lebih dari 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan investasi tersebut turut mendorong penguatan ekonomi daerah.

Sepanjang 2025, ekonomi Batam tumbuh 6,76 persen, melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional dan menjadi yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau. Di sisi lain, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam juga mencapai 83,80, mencerminkan kualitas sumber daya manusia yang semakin baik sebagai modal penting bagi investasi yang berkelanjutan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun iklim investasi yang sehat, kondusif, dan berdaya saing.

“Masuknya Batam sebagai salah satu daerah terbaik untuk investasi menunjukkan bahwa berbagai upaya pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan yang kita lakukan mulai memberikan hasil positif. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat iklim investasi dan menjadikan Batam sebagai kota yang semakin kompetitif di tingkat nasional maupun global,” ujar Amsakar, Jum'at (31/7/2026). 

Amsakar menegaskan bahwa BP Batam akan terus menghadirkan berbagai terobosan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, mempercepat transformasi digital, memperkuat pembangunan infrastruktur, serta memberikan kepastian hukum dan kemudahan berusaha bagi para investor.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menilai bahwa pengakuan dari Majalah FORTUNE Indonesia semakin memperkuat optimisme terhadap masa depan Batam sebagai destinasi investasi unggulan di Indonesia.

“Kepercayaan investor merupakan amanah yang harus dijaga. Karena itu, BP Batam akan terus menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, dan responsif agar investasi yang masuk tidak hanya meningkat dari sisi nilai, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat industri, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Batam,” ujar Li Claudia Chandra.

Ia menambahkan, transformasi Batam menuju pusat industri manufaktur berteknologi tinggi dan ekonomi digital akan terus menjadi prioritas melalui pengembangan kawasan industri modern, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Dengan pengakuan sebagai Best Place to Invest in Indonesia, didukung pertumbuhan ekonomi yang kuat, realisasi investasi yang terus meningkat, serta arah pembangunan yang berorientasi pada inovasi dan teknologi, Batam optimis investasi sebagai cerminan tata kelola dan visi Pembangunan yang berdampak, bukan sekadar angka statistik. (Isp) 


Pastikan Pelayanan dan Pemenuhan Hak Berjalan Optimal, Karutan Batam Cek Langsung Kamar Hunian Warga Binaan
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam, Fajar Teguh Wibowo, melaksanakan pengecekan sekaligus menyapa langsung warga binaan di setiap blok hunian dan seluruh fasilitas Rutan Kelas IIA Batam. 

Diketahui, kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dalam memastikan pelayanan serta pemenuhan hak-hak warga binaan berjalan dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut, Karutan didampingi jajaran meninjau secara langsung kondisi blok hunian, fasilitas yang tersedia, kebersihan lingkungan, hingga pelaksanaan berbagai layanan yang diberikan kepada warga binaan. 

Selain melakukan pengecekan, Karutan juga berdialog secara langsung untuk mendengarkan aspirasi, masukan, maupun kendala yang dirasakan warga binaan selama menjalani masa pembinaan.


Fajar Teguh Wibowo menegaskan, bahwa kegiatan kontrol rutin ini merupakan bagian dari upaya membangun pelayanan pemasyarakatan yang humanis, transparan, dan berorientasi pada pemenuhan hak-hak warga binaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Ia menekankan, bahwa setiap warga binaan berhak memperoleh pelayanan yang layak, mulai dari layanan kesehatan, makanan, pembinaan, hingga fasilitas pendukung lainnya.

"Kontrol ini bukan sekadar memastikan keamanan dan ketertiban, tetapi juga memastikan seluruh hak warga binaan terpenuhi dengan baik. Kami ingin mengetahui secara langsung kondisi di lapangan sehingga setiap kendala dapat segera ditindaklanjuti demi meningkatkan kualitas pelayanan," ujar Fajar. 


Melalui komunikasi yang terjalin secara langsung, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara petugas dan warga binaan serta semakin memperkuat kepercayaan terhadap pelayanan yang diberikan. 

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen Rutan Batam dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berlandaskan prinsip kemanusiaan.

"Rutan Kelas IIA Batam akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala guna memastikan seluruh layanan serta pemenuhan hak-hak warga binaan terlaksana secara optimal sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib dan kondusif," pungkasnya. (ISP)





INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Aktivitas pematangan lahan yang dilakukan oleh PT Sri Indah Barelang di kawasan Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam kini kembali menjadi buah bibir di kalangan masyarakat.

Bukan tanpa sebab, selain memberikan dampak buruk bagi lingkungan, proyek ini juga disebut-sebut ilegal dan menabrak regulasi aturan yang telah di tetapkan pemerintah. 

Pantauan wartawan di lapangan, sebuah ekskavator terlihat tengah sibuk menggempur area bukit tanah merah dan memuatnya ke sejumlah dump truck dalam skala besar untuk penimbunan. 

"Lahan yang saat ini tengah di garap oleh PT Sri Indah Barelang itu dulunya hutan bakau. Namun, kini sudah beralih fungsi karena telah di timbun habis tak ada lagi tersisa," ujar warga setempat, Rabu (29/7/2026).

Masih menurut warga, aktivitas pematangan lahan ini sudah berlangsung sejak setengah tahun terakhir. Harusnya, pemerintah mengetahui izin apa yang mereka gunakan sehingga aktivitas pematangan lahan ini dapat berjalan.

"Proyek ini diduga kuat belum mengantongi izin Amdal, UKL dan UPL dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta izin Cut and Fill BP Batam. Karena kita tahu, status lahan ini masih masuk dalam kawasan hutan lindung," ungkapnya. 

Dampak Lingkungan Akibat Proyek Pematangan Lahan PT Sri Indah Barelang

Proyek pematangan lahan PT Sri Indah Barelang di kawasan Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau ancaman serius terhadap lingkungan pesisir Nongsa.



Hal itu terbukti, pada Juni 2026 kemarin. Curah hujan tinggi yang mengguyur kala itu, mengakibatkan banjir lumpur di kawasan Pantai Nemo. 

"Kalau hujan air lumpur dari proyek itu mengalir langsung ke laut. Akhirnya, nelayan yang menjadi korban tak dapat melaut karena lingkungan telah tercemari," tuturnya.

Atas kondisi tersebut, masyarakat mendesak pemerintah daerah, dinas terkait, serta APH untuk segera turun ke lokasi guna melakukan pemeriksaan terhadap legalitas kegiatan, perizinan, serta dampak lingkungan.

“Kalau memang tidak berizin, kami minta aktivitas itu segera dihentikan dan pelakunya ditindak tegas sesuai hukum,” tegasnya.

Seperti diketahui, proyek pematangan lahan PT Sri Indah Barelang masuk dalam kategori Proyek Strategis Nasional (PSN) Data Centre di Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Selain itu, PT Sri Indah Barelang juga di pimpin oleh Dju Seng selaku Direktur yang saat ini ditetapkan sebagai terdakwa atas dugaan perusakan hutan lindung mangrove di kawasan Tanjung Gundap, Kota Batam. 

Perihal aktivitas pematangan lahan yang dilakukan oleh PT Sri Indah Barelang, awak media masih berupaya mengkonfirmasi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri serta BP Batam dan instansi terkait lainnya untuk mengetahui secara pasti aktivitas tersebut legal atau ilegal. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan bahwa perbaikan Jalan Gajah Mada pada ruas Pura Agung Amertha Buana hingga Taman Kota merupakan komitmen menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih aman, nyaman dan andal bagi masyarakat.

Perbaikan tersebut dilaksanakan sebagai solusi atas kerusakan jalan yang tengah dikeluhkan para pengguna jalan. Pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan dalam kondisi cuaca normal.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, mengatakan perbaikan dilakukan secara menyeluruh agar memberikan manfaat jangka panjang.

“Tujuan utama pekerjaan ini adalah meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Kami memahami proses pelaksanaannya menimbulkan ketidaknyamanan sementara, namun perbaikan ini diperlukan agar masyarakat memperoleh infrastruktur jalan yang lebih baik, lebih aman, dan lebih berkualitas,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).

Ia menjelaskan, sebelum pekerjaan dimulai, BP Batam telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan skema rekayasa lalu lintas serta melaksanakan pemberitahuan melalui media sosial dan mitra media BP Batam kepada masyarakat guna meminimalkan dampak terhadap aktivitas pengguna jalan.

“Kami berterima kasih atas pengertian dari masyarakat. Dukungan dari seluruh pihak sangat kami harapkan agar proses rekonstruksi dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengurangi standar mutu maupun aspek keselamatan,” katanya.

Lebih lanjut ditekankan, bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan proyek terus ditingkatkan agar seluruh pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan memenuhi standar keselamatan.

Terkait laporan insiden kecelakaan yang terjadi di sekitar lokasi proyek pada Senin (27/7/2026), BP Batam menyampaikan rasa prihatin dan simpati kepada korban beserta keluarga.

“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi dan mendoakan agar korban segera pulih. Peristiwa ini menjadi catatan bagi kami untuk terus memperkuat aspek keselamatan dalam setiap pelaksanaan pekerjaan infrastruktur,” ucapnya.

BP Batam juga telah memberikan bantuan biaya pengobatan kepada korban dan melakukan kunjungan kepada korban beserta keluarga untuk menyampaikan dukungan secara langsung.

BP Batam mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses rekonstruksi berlangsung demi keselamatan bersama. (Isp) 


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.