Nasional

Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Pasang Tiang Lampu, Satgas Yonif 136/TS Pos Puncak Senyum Bawa Rasa Aman untuk Kampung Irimuli

INSPIRASIKEPRI.COM | PUNCAK JAYA – Malam yang gelap kini berganti terang. Satgas Yonif Raider 136/Tuah Sakti melalui Pos Puncak Senyum memasang tiang lampu di rumah warga Kampung Irimuli, Distrik Irimuli, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Kamis (6/11/2026).

Kegiatan tersebut menyasar tiga rumah warga, yakni Bapak Nagaumur (48), Mama Marni (42), dan Bapak Kopi Talengeng (54). Pemasangan tiang lampu ini menjadi bentuk kepedulian Satgas dalam membantu memenuhi kebutuhan penerangan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan aman.

Danpos Puncak Senyum, Kapten Inf Dwi Luhur, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Satgas untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah penugasan.

Masyarakat menyambut kegiatan tersebut dengan penuh sukacita dan menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Mereka berharap kehadiran TNI senantiasa memberikan rasa aman dan ketenangan bagi warga.

Sebagai ungkapan rasa syukur, masyarakat juga mendoakan agar seluruh personel TNI selalu diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas hingga kembali ke tanah air dengan aman.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif Raider 136/TS berharap hubungan kekeluargaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kuat, serta kehadiran TNI dapat terus membawa manfaat bagi masyarakat Papua.


Pangdam Mayjen TNI Rionardo Cek Progres Transmigrasi Rempang, Pastikan Sarpras Siap Untuk Warga

INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Pangdam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah, Mayjen TNI Rionardo, meninjau perkembangan pembangunan Kawasan Transmigrasi Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau, untuk melihat secara langsung kemajuan pembangunan serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Pangdam XXV/SMR didampingi Danrem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Bambang Herqutanto, M.Han., para Asisten Kasdam XXV/SMR, serta para Kasi Korem 033/WP.

Diketahui, dalam kesempatan itu, Pangdam meninjau sejumlah bagian kawasan yang tengah dikembangkan, termasuk infrastruktur yang dipersiapkan untuk menunjang aktivitas dan kebutuhan masyarakat setempat.

Peninjauan ini juga menjadi kesempatan untuk melihat berbagai aspek pembangunan, mulai dari progres pekerjaan, kualitas infrastruktur, hingga kebutuhan koordinasi antarpihak agar pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai perencanaan.

"Pembangunan Kawasan Transmigrasi Rempang diharapkan tidak hanya berkontribusi pada pengembangan infrastruktur wilayah, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang melalui peningkatan akses terhadap fasilitas pendukung dan terbukanya peluang kegiatan ekonomi bagi masyarakat," ungkap Pangdam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah, Mayjen TNI Rionardo.

Menurut Pangdam, dalam konteks tersebut, keterlibatan berbagai pemangku kepentingan termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan berlangsung secara berkelanjutan dan memperhatikan kebutuhan setempat.

"Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan pemantauan wilayah Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah sekaligus dukungan TNI AD terhadap program pembangunan pemerintah sesuai tugas dan kewenangannya, melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait," pungkasnya. (ISP)

TNI Mengajar, Satgas Yonif 136 Bantu Cerdaskan Anak Perbatasan Papua
INSPIRASIKEPRI.COM | PUNCAK JAYA – Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan di wilayah penugasan, personel Pos Kalome Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan mengajar dan memberikan materi pembelajaran kepada siswa-siswi SD Negeri Kalome, Selasa (4/11/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung Wadanpos Kalome, Letda Inf Riki Nasir, bersama personel Pos Kalome ini merupakan bagian dari program Pembinaan Teritorial (Binter) guna meningkatkan wawasan kebangsaan, menambah pengetahuan, serta menumbuhkan semangat belajar generasi muda di wilayah perbatasan.

Meskipun ruang kelas dan fasilitas masih sederhana, hal tersebut tidak menyurutkan semangat dan antusiasme anak-anak dalam mengikuti setiap materi yang diberikan. Dengan penuh keceriaan, para siswa tetap bersemangat belajar dan berinteraksi bersama personel Satgas.

Wadanpos Kalome, Letda Inf Riki Nasir, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral TNI dalam mendukung pendidikan anak-anak di wilayah penugasan.

“Kegiatan mengajar ini kami laksanakan sebagai upaya membantu mencerdaskan anak bangsa, khususnya di daerah perbatasan. Kami berharap kehadiran Satgas dapat memberikan manfaat nyata serta menumbuhkan semangat belajar bagi anak-anak,” ujarnya.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan masyarakat. Kehadiran personel Satgas di tengah-tengah siswa diharapkan dapat memberikan motivasi serta menambah semangat mereka dalam menuntut ilmu.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti tidak hanya mendukung kemajuan pendidikan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara.

Melalui Anjangsana, Satgas Yonif Raider 136/TS Salurkan Bantuan Lampu Tenaga Surya Bagi Masyarakat Kampung Wandenggobak

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, Satgas Yonif Raider 136/Tuah Sakti melalui Pos Kalisemen melaksanakan patroli simpatik dan anjangsana sekaligus memberikan bantuan berupa lampu tenaga surya (solar cell) kepada masyarakat Kampung Wandenggobak, Distrik Kalisemen, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.

Danpos Kalisemen Kapten Inf Aul Adithya Prabowo menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pembinaan Teritorial (Binter) dan Komunikasi Sosial (Komsos) guna mempererat hubungan TNI dengan masyarakat serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas tidak hanya memberikan bantuan lampu solar cell, tetapi juga membantu pemasangannya di sekitar gereja dan sepanjang jalan di lingkungan Pos Kalisemen. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan penerangan pada malam hari sehingga masyarakat merasa lebih aman dan nyaman.

Danpos Kalisemen menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian Satgas untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah penugasan.

Sementara itu, salah satu warga, Bapak Bone Era (43), bersama Ibu Heni Talenggeng (38), menyampaikan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan oleh personel Satgas.

“Kami berterima kasih atas kepedulian Bapak TNI yang telah memberikan bantuan lampu untuk penerangan di kampung kami. Kami berharap TNI selalu hadir menjaga keamanan dan kebersamaan bersama masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif Raider 136/TS berharap bantuan lampu solar cell dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

 


INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berhasil mempertahankan pertumbuhan sepanjang sembilan bulan pertama 2026 di tengah dinamika industri telekomunikasi seraya berlanjutnya eksekusi transformasi TLKM 30. 

Menutup kuartal III 2026, Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun, tumbuh 3,5% secara tahunan (YoY), didorong oleh kontribusi bisnis Data, Internet & IT Services yang naik sebesar 8,3% YoY menjadi Rp71,5 triliun. Dari sisi profitabilitas, EBITDA tumbuh sebesar Rp55,5 triliun, tumbuh 2,0% YoY, dengan margin EBITDA sebesar 48,9%. 

Laba bersih pada periode ini tercatat sebesar Rp14,4 triliun dengan margin laba bersih 12,7%. Sementara itu, laba bersih normalisasi perseroan meningkat 3,9% YoY menjadi Rp16,5 triliun dengan margin 14,6%.

Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menyampaikan bahwa, perseroan terus menjalankan arah strategis TLKM 30, dengan fokus pada penguatan bisnis inti dan pelaksanaan transformasi yang memberikan manfaat nyata.

“Transformasi yang kami jalankan berfokus pada pertumbuhan sekaligus penguatan fundamental bisnis untuk jangka panjang. Kami melihat konsumsi masyarakat terhadap layanan data terus meningkat, seiring kebutuhan akan layanan digital yang semakin andal," ujar Nanang, Senin (2/11/2026). 

Dikatakan Nanang, tren ini merupakan peluang bagi TelkomGroup untuk terus mengembangkan bisnis sekaligus meningkatkan nilai dari kapabilitas konektivitas dan infrastruktur yang dimiliki. Karena itu, kami terus menyiapkan bisnis yang lebih adaptif dan terintegrasi agar mampu menangkap peluang industri digital ke depan. 

Empat Segmen Bisnis Utama Catatkan Pertumbuhan Positif

Pada segmen B2C (Mobile dan Fixed Broadband), Telkom membukukan pendapatan sebesar Rp81,6 triliun, tumbuh 3,5% YoY. Sementara di Telkomsel, pertumbuhan pendapatan tercatat sebesar 1,8% YoY menjadi Rp82,9 triliun, terutama ditopang oleh bisnis digital yang tumbuh 7,7% YoY menjadi Rp60,7 triliun. 

Pertumbuhan ini didukung pengelolaan nilai pelanggan, penyederhanaan produk, serta penerapan strategi komersial yang disiplin untuk memperkuat monetisasi layanan seluler seiring pergeseran pola konsumsi pelanggan menuju layanan digital. Hasilnya, ARPU seluler Telkomsel tumbuh 7,1% YoY menjadi Rp45.400, disertai peningkatan data yield sebesar 6,5% YoY.

Sementara itu, pendapatan bisnis IndiHome tercatat Rp19,1 triliun, salah satunya seiring dengan penataan basis pelanggan. Meski demikian, sejumlah indikator mulai menunjukkan perbaikan secara kuartalan. Pada kuartal III 2026, jumlah pelanggan IndiHome meningkat 1,2% QoQ menjadi 9,63 juta, sementara ARPU naik 3,2% QoQ menjadi Rp217.700. 

Di segmen B2B Infrastructure, pendapatan tumbuh 5,5% YoY menjadi Rp7,1 triliun, didukung oleh layanan data center, konektivitas, dan penyewaan infrastruktur TelkomGroup. Mitratel mencatatkan pendapatan bisnis menara telekomunikasi dan FTTT sebesar Rp7,01 triliun atau tumbuh 1,8% YoY. Berkat efektivitas pengelolaan biaya yang semakin baik, Mitratel membukukan EBITDA sebesar Rp5,81 triliun, naik tipis dari tahun sebelumnya, dan laba bersih sebesar Rp1,55 triliun, dengan margin EBITDA dan margin laba bersih yang stabil masing-masing di angka 82,9% dan 22,2%. 

Sejalan dengan pengembangan infrastruktur digital, NeutraDC mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 17% YoY menjadi Rp1,39 triliun hingga September 2026, dengan EBITDA meningkat 35% YoY dan margin EBITDA mencapai 40,9%. Pertumbuhan ini didukung kontribusi data center di Singapura dan Cikarang, seiring peningkatan kebutuhan pelanggan dan komputasi berbasis AI melalui layanan Neutra Compute. 

Ke depan, NeutraDC menargetkan pengembangan kapasitas data center hingga 400 megawatt (MW), dengan aspirasi mencapai 1 gigawatt (GW) untuk mengantisipasi tingginya permintaan pasar terhadap layanan data center. Untuk mendukung rencana tersebut, TelkomGroup tengah menjajaki kemitraan strategis untuk memperkuat kapabilitas teknis, akses pasar, dan pendanaan.

Segmen B2B ICT membukukan pendapatan sebesar Rp11,2 triliun, meningkat 3,1% YoY. Segmen usaha kecil dan menengah (Small Medium Enterprises/SME) menjadi penggerak utama pertumbuhan, dengan pendapatan meningkat 10,2% YoY menjadi Rp3,3 triliun. Pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan pelanggan Indibiz sebesar 10,9% YoY menjadi 771,1 ribu pelanggan. Bisnis konektivitas High-Speed Internet (HSI) Telkom Solution juga mengalami pertumbuhan 6,2% YoY pada periode ini.

Kinerja segmen International turut mencatatkan pertumbuhan positif, dengan pendapatan meningkat 5,8% YoY menjadi Rp8,9 triliun. Pertumbuhan ini terutama didukung pendapatan jaringan yang naik 50,2% YoY menjadi Rp1,37 triliun, seiring penguatan layanan konektivitas internasional bagi global hyperscalers dan global carriers. 

Di sisi infrastruktur, Telin terus memperluas konektivitas internasional melalui pengembangan kabel laut, termasuk ICE 1 yang telah mendarat di Batam pada Juli 2026 dan proyek INSICA yang ditargetkan siap beroperasi pada kuartal IV 2026. Pengembangan ini turut mendukung posisi Batam sebagai hub kabel laut yang terintegrasi dengan fasilitas data center NeutraDC. 

“Pertumbuhan bisnis konektivitas internasional, termasuk pengembangan jaringan kabel laut dan hub Batam, menjadi bagian dari upaya TelkomGroup memperkuat infrastruktur digital Indonesia. Kami ingin memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga memiliki peran strategis dalam ekosistem konektivitas regional dan global,” tambah Nanang.

Streamlining Jadi Prioritas, TelkomGroup Percepat Eksekusi Transformasi TLKM 30

Telkom terus menjalankan transformasi melalui inisiatif strategis TLKM 30 dengan empat pilar, yakni Operational & Service Excellence, Streamlining, Unlock Value, dan Modus-operandi Shift. Transformasi ini diarahkan untuk meningkatkan efisiensi proses dan kualitas layanan, memfokuskan portofolio pada bisnis inti, mengoptimalkan nilai aset melalui monetisasi dan kolaborasi strategis, serta memperkuat peran Telkom sebagai strategic holding guna mendorong sinergi dan penciptaan nilai jangka panjang.

Dalam pilar Operational & Service Excellence, TelkomGroup terus menjaga disiplin pengelolaan biaya dan arus kas guna mendukung efisiensi operasional, keberlanjutan investasi, serta kualitas layanan. Kinerja arus kas tetap terjaga melalui pengelolaan kas yang disiplin, di tengah penyesuaian pembayaran operasional dan karyawan, termasuk pembayaran terkait program pensiun dini (Early Retirement Program/ERP) guna mendorong struktur organisasi lebih efektif, dan produktif.

Pada pilar Streamlining, hingga kuartal III 2026 Telkom telah merampungkan penataan 14 entitas, yang mencakup divestasi 3 entitas, penutupan 9 entitas, serta penggabungan 2 entitas. Dari sisi investasi, TelkomGroup merealisasikan capex sebesar Rp15,7 triliun dengan capex-to-revenue ratio sebesar 13,8%. Sebanyak 94,3% capex dialokasikan pada segmen B2C dan B2B Infrastructure guna memperluas kapabilitas konektivitas digital.

Lebih lanjut, Nanang menyampaikan, melalui TLKM 30, kami terus menjalankan transformasi di seluruh lini bisnis TelkomGroup, dengan streamlining sebagai prioritas utama tahun ini. Penataan portofolio dan penyelarasan peran antarentitas menjadi langkah penting untuk membawa TelkomGroup menjadi organisasi yang lebih lean, simple, dan agile, serta semakin fokus pada bisnis yang mampu menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan bagi perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan.

Salah satu tonggak penting dalam agenda Unlock Value adalah rampungnya pemisahan aset dan bisnis wholesale fiber connectivity ke InfraNexia pada 30 September 2026. Melalui langkah ini, lebih dari 90% aset jaringan TelkomGroup dikonsolidasikan ke InfraNexia untuk dikembangkan melalui model bisnis carrier-neutral dan open-access, yang memungkinkan pemanfaatan infrastruktur secara lebih optimal serta membuka peluang komersialisasi dan kemitraan strategis. 

“Kami optimistis dapat menutup tahun 2026 dengan kinerja yang semakin solid dan prima. Sejalan dengan itu, TelkomGroup akan terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan customer experience terbaik, sehingga setiap inovasi dan kapabilitas yang kami kembangkan dapat memberikan manfaat secara maksimal bagi pelanggan dan masyarakat,” tutup Nanang. (Isp) 

Pererat Silaturahmi, Satgas Yonif 136/TS Sambangi Warga Kampung Dolinggame
INSPIRASIKEPRI.COM | Puncak Jaya – Dalam upaya mempererat hubungan kekeluargaan dan membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti (TS) melalui Pos Ilu melaksanakan kegiatan anjangsana ke kediaman warga di Kampung Dolinggame, Distrik Ilu, Papua Tengah.(29/10/2026)

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dantim Sertu Hendra Syahputra, dengan tim pengamanan yang dipimpin Serda Saputra Sinaga. Anjangsana ini merupakan bagian dari upaya Satgas untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat sekaligus mengetahui secara langsung kondisi dan kendala yang dihadapi warga di wilayah penugasan.

Dalam kunjungan tersebut, personel Satgas menyambangi kediaman Bapak Meri Enumbi, 32 tahun, seorang petani, bersama istrinya, Ibu Yuli Gire, 28 tahun, yang turut membantu mengelola kebun untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Kehadiran personel Satgas disambut hangat dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

Saat berbincang bersama, Bapak Meri Enumbi menceritakan aktivitas sehari-harinya sebagai petani, termasuk hasil kebun yang baru saja dipanen. Ia juga menyampaikan kendala sulitnya memperoleh bahan bakar minyak (BBM), sehingga harus berjalan kaki untuk membawa dan menjual hasil kebunnya ke pasar demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Melalui interaksi tersebut, personel Satgas Yonif 136/TS mendengarkan secara langsung cerita dan keluhan warga. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian TNI terhadap kondisi masyarakat sekaligus sarana untuk memperkuat komunikasi dan membangun kepercayaan dengan warga di wilayah binaan.

Satgas Yonif 136/TS melalui Pos Ilu berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan teritorial yang mengedepankan pendekatan humanis, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Diharapkan, hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga tercipta suasana aman, damai, dan penuh kekeluargaan di Distrik Ilu, Papua Pegunungan.

Satgas Yonif 136/Tuah Sakti — Hadir untuk Masyarakat, Bersama Membangun Kedamaian.

Didampingi Danrem, Pangdam XXV/SMR Kunjungan Kerja ke Tanjungpinang

INSPIRASIKEPRI.COM | TANJUNGPINANG — Pangdam XXV/SMR, Mayjen TNI Rionardo, beserta rombongan terbatas melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, pada Kamis (29/10/2026). 

Kedatangan Pangdam di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) disambut langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 033/WP, Brigjen TNI Bambang Herqutanto, M.Han., bersama Kasrem dan jajaran perwira setempat dengan penuh kehangatan.

Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Pangdam XXV/SMR yang didampingi oleh Danrem 033/WP memfokuskan agendanya untuk mempererat tali silaturahmi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). 

Kunjungan diawali dengan mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau, dilanjutkan bersilaturahmi ke Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, serta melaksanakan ibadah dan ramah tamah bersama.

Seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja Pangdam XXV/SMR di Kota Tanjungpinang berjalan dengan tertib, lancar, dan aman hingga rombongan bertolak kembali melalui Pelabuhan Punggur pada sore hari. 

"Momentum ini sangat penting dalam memperkuat koordinasi, kesepahaman, serta kerja sama antarinstansi guna menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan mendukung percepatan pembangunan di wilayah strategis perbatasan negara," ujar Pangdam XXV/SMR, Mayjen TNI Rionardo.

 


INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - Chief Technology Officer Danantara Sigit Puji Santosa didampingi Managing Director Strategic Technology Initiatives Danantara Irwan Rey, Direktur IT Digital Telkom Kharim I. G. Siregar, serta Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji meluncurkan pengembangan Sovereign Digital Technology TelkomGroup pada rangkaian Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Senin (26/10/2026).

TelkomGroup mengembangkan empat kapabilitas Sovereign Digital Technology, yakni AI Ready Data Center, AI ModelHub, National IoT Platform, dan PaDiSera, sebagai bagian dari peran perusahaan dalam mendorong kemandirian ekosistem teknologi digital nasional melalui penguatan infrastruktur, pengembangan AI di berbagai sektor, serta perluasan akses pasar bagi pelaku UMKM.

“Selamat atas peluncuran Sovereign Digital Technology TelkomGroup. Kami berharap inisiatif ini dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara Danantara, TelkomGroup, BUMN, dan para pemangku kepentingan, sehingga mampu melahirkan inovasi yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia,” ujar Sigit Puji Santosa, Chief Technology Officer Danantara.

Peluncuran ini menjadi bagian dari rangkaian DTIIF 2026 yang diselenggarakan pada 26–28 Oktober 2026 dengan tema “Investing in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growth”. Forum yang mempertemukan pemerintah, BUMN, investor, pelaku industri, dan inovator ini menjadi ruang kolaborasi untuk mendorong pengembangan teknologi, inovasi, serta investasi strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Pada sesi kunjungan ke booth TelkomGroup, Direktur IT Digital Telkom Kharim I. G. Siregar dan Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji memperkenalkan empat kapabilitas Sovereign Digital Technology yang membentuk ekosistem teknologi digital nasional terintegrasi.

AI Ready Data Center yang dikembangkan oleh operating company (OpCo) NeutraDC menjadi fondasi komputasi untuk mendukung pengembangan dan pengoperasian beragam model AI di Indonesia dan Asia Tenggara, dengan aspirasi ekspansi kapasitas hingga 1 gigawatt. Sementara itu, AI Model Hub menyediakan akses terpadu ke berbagai model AI untuk mendukung pemanfaatan teknologi secara aman, dengan tetap memperhatikan kendali atas data strategis nasional.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menyampaikan bahwa penguatan kapabilitas tersebut merupakan bagian dari peran TelkomGroup dalam membangun ekosistem digital nasional yang berdaya saing dan mandiri secara teknologi.

“Kemandirian digital perlu dibangun melalui penguasaan fondasi teknologi secara menyeluruh, mulai dari infrastruktur dan komputasi, pengembangan AI, hingga penerapan solusi digital yang menjawab kebutuhan sektor strategis. Penguasaan teknologi juga perlu diiringi kemampuan membangun ekosistem yang terintegrasi agar teknologi tidak hanya menjadi enabler transformasi, tetapi juga menciptakan nilai tambah dan meningkatkan daya saing nasional,” ujar Nanang.

Pada kapabilitas berikutnya, National IoT Platform dari Telkomsel mengintegrasikan konektivitas perangkat Internet of Things (IoT) dan analitik berbasis AI untuk mendukung efisiensi operasional di berbagai sektor. Dengan sekitar tiga juta perangkat IoT yang telah diterapkan di Indonesia, platform ini dapat dimanfaatkan untuk beragam kebutuhan, termasuk pemantauan, keamanan, dan peningkatan produktivitas.

Semntara itu, PaDiSera merupakan marketplace nasional besutan Danantara yang didukung melalui pemanfaatan fondasi teknologi PaDi UMKM. Sejak diluncurkan pada 2020, PaDi UMKM telah memfasilitasi lebih dari 190.000 UMKM untuk memasok kebutuhan BUMN. Pengalaman Telkom dalam membangun platform perdagangan digital menjadi modal untuk mendukung operasional PaDiSera sekaligus memperluas akses pasar bagi UMKM untuk menjangkau pasar ritel.

“TelkomGroup dan Danantara ingin memastikan manfaat transformasi digital dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk melalui perluasan akses teknologi dan peluang pasar bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang di era ekonomi digital,” tutup Nanang.


Partisipasi TelkomGroup dalam DTIIF 2026 menegaskan peran perusahaan dalam mendukung agenda transformasi digital nasional melalui penguatan infrastruktur, inovasi, dan kolaborasi strategis. Dengan menghubungkan kapabilitas teknologi dan kebutuhan berbagai sektor, TelkomGroup terus mendorong pemanfaatan teknologi digital yang berdaulat, berdaya saing, dan memberikan nilai tambah bagi Indonesia. (Isp) 

Melalui Program TSUBASA, Satgas Yonif 136/TS Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Belajar Bagi Siswa SD Pagaleme

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan dan generasi penerus bangsa, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan TSUBASA (Tuah Sakti Berbagi Bersama) di SD Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Senin (26/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Satgas Yonif 136/TS dalam mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya anak-anak di wilayah penugasan. Melalui kegiatan berbagi, personel Satgas berupaya menghadirkan kebahagiaan sekaligus menumbuhkan semangat belajar bagi para siswa.

Kehadiran prajurit Satgas disambut dengan penuh kegembiraan dan antusiasme oleh anak-anak SD Pagaleme. Raut wajah ceria, senyum lebar, serta semangat mereka dalam mengikuti rangkaian kegiatan menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban. Anak-anak tampak sangat senang dengan kehadiran personel Satgas, sehingga interaksi antara prajurit, siswa, dan tenaga pendidik berlangsung penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Guru SD Pagaleme, Ibu Hermin, turut menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian Satgas Yonif 136/TS kepada para siswa. Ia mengapresiasi kegiatan TSUBASA yang menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan di wilayah Pagaleme. Kehadiran personel Satgas di lingkungan sekolah diharapkan dapat semakin memotivasi para siswa untuk belajar dengan tekun dan meraih cita-cita.

Dalam kesempatan tersebut, personel Satgas juga memberikan motivasi kepada para siswa agar terus rajin belajar, menghormati guru, dan bersemangat dalam menggapai cita-cita. Kebahagiaan yang terpancar dari wajah anak-anak menjadi bukti bahwa perhatian dan kepedulian dapat memberikan kesan positif serta menambah semangat mereka dalam menempuh pendidikan.

Melalui program TSUBASA, Satgas Yonif 136/TS menunjukkan bahwa pengabdian TNI tidak hanya berfokus pada tugas pengamanan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial dan dukungan terhadap pendidikan generasi muda Papua.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus menanamkan nilai kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian sejak dini. Senyum, tawa, serta antusiasme anak-anak SD Pagaleme menjadi motivasi bagi personel Satgas untuk terus hadir membawa manfaat dan menebarkan kebaikan di wilayah penugasan.

TSUBASA — Tuah Sakti Berbagi Bersama, menebarkan kepedulian, menghadirkan kebahagiaan, dan menumbuhkan harapan bagi generasi penerus bangsa di Papua.


INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Dalam upaya mempererat hubungan silaturahmi dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama masyarakat di Kampung Baktis, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, pada Kamis (19/10/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danton Kom, Lettu Inf CKE Agus Salim Sirait. Melalui kegiatan ini, personel Satgas berinteraksi secara langsung dengan masyarakat untuk membangun komunikasi yang harmonis, menumbuhkan rasa saling percaya, serta mempererat hubungan kekeluargaan antara prajurit TNI dan warga di wilayah penugasan.

Dalam suasana penuh keakraban, personel Satgas Yonif 136/TS juga berbagi kebahagiaan dengan membagikan makanan ringan dan pakaian kepada masyarakat Kampung Baktis. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Satgas terhadap warga sekaligus wujud nyata semangat berbagi dan kebersamaan.

Pada kesempatan tersebut, Lettu Inf CKE Agus Salim Sirait turut bersilaturahmi dengan salah satu tokoh masyarakat Kampung Baktis, Bapak Etius Talenggeng.

"Pertemuan ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan baik, menjalin komunikasi yang terbuka, serta mendengarkan pandangan dan harapan masyarakat demi terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis," ujar Lettu Inf CKE Agus Salim Sirait .

Melalui kegiatan Komsos ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti menunjukkan bahwa pengabdian TNI tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas pengamanan, tetapi juga melalui kepedulian sosial, kebersamaan, dan perhatian terhadap masyarakat. 

Kehadiran prajurit di tengah warga diharapkan mampu menumbuhkan rasa persaudaraan serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap TNI.

Kegiatan ini menjadi cerminan bahwa kedekatan TNI dengan rakyat tumbuh melalui tindakan sederhana yang dilakukan dengan ketulusan. 

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terus berkomitmen untuk hadir sebagai sahabat masyarakat, merawat persaudaraan, dan memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah penugasan. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyiapkan langkah untuk mempercepat pelaksanaan program pembelian kembali saham (buyback) senilai maksimal Rp4 triliun yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 8 Juni 2026. Program tersebut masih berjalan dalam periode 12 bulan yang telah disetujui, yakni sejak 9 Juni 2026 hingga 8 Juni 2027. Per 19 Oktober 2026, sisa alokasi buyback yang telah disetujui masih lebih dari Rp3 triliun.

Percepatan pelaksanaan yang direncanakan ini merupakan bagian dari strategi alokasi modal Telkom untuk mendukung penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham. Penentuan waktu dan besaran pembelian mempertimbangkan kondisi pasar, posisi kas Perseroan, serta kebutuhan operasional dan investasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menyampaikan bahwa evaluasi pelaksanaan buyback dilakukan dengan tetap mengedepankan disiplin alokasi modal, sejalan dengan keyakinan manajemen terhadap fundamental bisnis yang solid dan prospek jangka panjang Perseroan.

“Kami meyakini Telkom memiliki fundamental bisnis yang kuat dan potensi pertumbuhan jangka panjang. Pelaksanaan buyback merupakan salah satu wujud keyakinan kami terhadap nilai Perseroan, seiring transformasi TelkomGroup melalui strategi TLKM 30 yang diarahkan untuk mengoptimalkan potensi bisnis dan meningkatkan nilai perusahaan,” ujar Nanang.

Sejalan, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom Angelo menjelaskan bahwa, pelaksanaan buyback tetap mempertimbangkan prioritas alokasi modal dan kemampuan arus kas Perseroan yang solid. Program buyback didanai dari kas internal Perseroan. Pelaksanaannya memperhatikan kebutuhan likuiditas serta prioritas alokasi modal guna menjaga fleksibilitas keuangan.

“Pelaksanaan buyback merupakan bagian dari keputusan alokasi modal yang kami pertimbangkan secara disiplin, dengan melihat fundamental Perseroan dan prospek bisnis ke depan. Kami memastikan setiap keputusan penggunaan modal tetap sejalan dengan prioritas strategis TelkomGroup, sekaligus menjaga kesehatan keuangan Perseroan agar mampu mendukung pertumbuhan secara berkelanjutan,” pungkas Angelo.

Sejalan dengan transisi Telkom menuju Strategic Holding dengan model Holding Company–Operating Company (HoldCo–OpCo), Telkom terus mengakselerasi penataan portofolio dan efisiensi untuk memperkuat kinerja operasional. Inisiatif ini juga diarahkan untuk memperkuat margin EBITDA dan mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sebagai fondasi penciptaan nilai bagi pemegang saham. (Isp) 

Keterangan Foto : Wasekjen MUI Dr. Kh. ARIF Fahrudin, M.Ag.


INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - Seruan doa untuk memohon turunnya hujan menggema dari Masjid Istiqlal, Jakarta, hingga berbagai daerah di Kalimantan dan Sumatera. Di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menimbulkan kabut asap, para ulama mengajak masyarakat memperkuat ikhtiar spiritual melalui Salat Istisqa, pembacaan Qunut Nazilah, istighfar, dan doa bersama.

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dr. K.H. Arif Fahrudin, M.Ag., menyerukan agar upaya penanganan karhutla dilakukan melalui ikhtiar lahir dan batin. Seruan tersebut disampaikan dari Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (16/10/2026), dengan menekankan bahwa kebakaran lahan telah menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, pendidikan, hingga aktivitas perekonomian.

Menurut Arif, pemerintah dan petugas terus berjuang memadamkan api, sementara masyarakat harus menanggung dampak polusi asap. Ia mengajak umat Islam memperbanyak doa, istighfar, tobat, serta menggelar Salat Istisqa untuk memohon turunnya hujan. Di saat yang sama, ia menegaskan pentingnya mengejar dan menindak pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pembakaran hutan dan lahan.

Gerakan spiritual tersebut juga dilakukan di daerah. MUI Provinsi Jambi melalui Ketua Umum Dr. K.H. Muhammad Umar Yusuf, MHI, bersama Sekretaris Umum Prof. Dr. H. Lukman Hakim, M.Pd., menerbitkan surat edaran yang mengajak jajaran MUI, pengurus masjid, ulama, dan pondok pesantren melaksanakan Salat Istisqa serta membaca Qunut Nazilah setiap Jumat.

Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Kalimantan Selatan, Dr. H. Nasrullah AR, mengajak masyarakat memperbanyak istighfar untuk memohon perlindungan dari kebakaran lahan, kekeringan, dan kemarau panjang.

Sejumlah pemerintah daerah turut menggelar doa bersama. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melaksanakan Salat Istisqa di halaman Kantor Bupati yang dirangkai dengan doa lintas agama. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru juga mengajak masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di Griya Agung, Palembang. Kegiatan serupa digelar Polsek Binawidya, Padang, serta Pemerintah Kabupaten Barito Utara sebagai bentuk ikhtiar bersama menghadapi bencana karhutla.

Di tengah seruan doa, aparat penegak hukum juga meningkatkan langkah penindakan terhadap pihak yang diduga bertanggung jawab atas kebakaran. Bareskrim Polri menetapkan sembilan perusahaan perkebunan kelapa sawit sebagai tersangka kasus karhutla, dengan tujuh perusahaan di antaranya berada di Kalimantan Barat. 

Kasubdit III Dittipidter Bareskrim Polri, Kombes Pol Pipit Subiyanto, menyebutkan terdapat 98 laporan polisi dengan total luas lahan terbakar mencapai 25.600,26 hektare. Selain korporasi, sebanyak 223 orang juga telah ditetapkan sebagai tersangka dari 273 laporan polisi yang tersebar di 12 kepolisian daerah.

Sementara itu, penanganan karhutla di lapangan melibatkan sekitar 10.700 personel gabungan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan relawan di Kalimantan Tengah. Operasi tersebut diperkuat lima helikopter untuk pengeboman air atau water bombing, serta operasi modifikasi cuaca yang dilakukan siang dan malam. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut kondisi di Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Riau, dan Jambi mulai membaik, sedangkan Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan masih menjadi wilayah prioritas penanganan.

Dampak kabut asap juga menjadi perhatian serius pemerintah, terutama terhadap kesehatan masyarakat. Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 283.270 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tujuh provinsi terdampak selama periode 18 Agustus hingga 13 Oktober 2026. Pemerintah juga berkoordinasi dengan Malaysia menyusul adanya tawaran bantuan untuk penanganan karhutla. Angka kasus ISPA tersebut menjadi pengingat bahwa kebakaran hutan dan lahan bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga ancaman bagi keselamatan dan kualitas hidup masyarakat.

Para ulama berharap rangkaian doa dan Salat Istisqa yang digelar di berbagai daerah menjadi penguat bagi masyarakat di tengah musibah. Namun, ikhtiar spiritual itu harus berjalan beriringan dengan pemadaman api, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran, serta langkah pencegahan agar kebakaran tidak terus berulang. Pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan bersatu menghadapi bencana ini. 

Sebagaimana disampaikan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, situasi tersebut bukan waktunya untuk saling menyalahkan dan mencaci maki, melainkan memperkuat kerja sama agar hujan segera turun, kabut asap mereda, dan masyarakat kembali beraktivitas dengan aman. (*)

Mengulik Sosok Lai Cung, Bos Bayangan di Balik Gudang Miras Golden Park Diburu Polisi
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Nama Lai Cung mendadak menjadi buah bibir setelah Satreskrim Polresta Barelang menggerebek gudang miras ilegal di Pergudangan Golden Park Blok GE No. 17 Bengkong. 

Polisi menyebut telah memburu sosok berinisial LC yang diduga sebagai otak di balik 8.496 botol miras mewah senilai Rp 6,7 miliar tersebut.

Siapa sebenarnya Lai Cung?

Bukan Pemain Baru

Dari informasi yang berhasil dihimpun Inspirasikepri.com di lapangan, nama Lai Cung bukanlah pemain baru di bisnis minuman beralkohol (miras) di Batam.

Sumber di kalangan distributor miras Batam menyebutkan, Lai Cung dikenal sebagai pemain lama yang memiliki jaringan distribusi luas ke tempat hiburan malam (THM), pub, karaoke, hingga hotel di kawasan Nagoya, Jodoh, Batam Center dan Nongsa.

"Lai Cung itu mainnya rapi. Dia tidak pernah muncul di depan. Semua pakai orang kepercayaan. Makanya susah ditangkap. SS yang ketangkap itu salah satu orang kepercayaannya," ujar sumber distributor yang enggan disebutkan namanya, Jum'at (16/10/2026).

Sumber lain menyebut, Lai Cung diduga memiliki beberapa gudang penyimpanan di kawasan Bengkong, Batu Ampar, dan Nagoya. Gudang Golden Park yang digerebek hanyalah salah satu dari gudang milik jaringannya.

Modus Operandi: Pakai Kaki Tangan dan Perusahaan Fiktif

Cara kerja Lai Cung, menurut sumber, cukup canggih.

1. Gudang disewa atas nama orang lain:

Agar tidak terdeteksi, gudang disewa atas nama kaki tangan atau perusahaan cangkang. Polisi yang menyita invoice berkode CR/CME/10/2026 kini tengah menelusuri perusahaan tersebut.

2. Barang masuk via jalur tidak resmi:

Dugaan kuat miras masuk melalui pelabuhan tikus dari Singapura. Dokumennya dimanipulasi sebagai barang umum.

3. Distribusi pakai mobil rental atau Grand Max:

Seperti yang tertangkap, miras diangkut pakai Daihatsu Grand Max BP 8923 YD. Mobil ini diduga hanya salah satu armada.

"Dia punya 3-4 mobil box yang mutar tiap malam antar ke pub. Grand Max putih itu yang ketahuan," tambah sumber.

Pernah Terseret Kasus Serupa, Tapi Lolos?

Yang menarik, nama Lai Cung disebut pernah terseret dalam kasus serupa beberapa tahun lalu, namun tidak pernah sampai ke meja hijau. Kasus selalu berhenti di level penjaga gudang.

Inilah yang membuat kasus Golden Park menjadi ujian bagi Polresta Barelang. Apakah kali ini polisi berani menyeret bos besarnya?

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Agung Tri Poerbowo belum mau mengungkap identitas lengkap LC. Ia hanya menegaskan penyidik masih mendalami.

"Polisi masih perlu memastikan asal-usul barang, jalur distribusi, serta pihak-pihak lain yang mungkin terkait dalam perkara tersebut," tegasnya.

Jejak Digital Minim, Diduga Punya Banyak Identitas

Jejak Lai Cung di media sosial dan data publik sangat minim. Diduga ia menggunakan beberapa nama alias dan identitas berbeda untuk mengelabui petugas.

Upaya redaksi untuk menelusuri keberadaan Lai Cung melalui alamat yang beredar di kawasan Nagoya juga belum membuahkan hasil. Rumah yang diduga miliknya dalam keadaan kosong saat didatangi.

Apakah Lai Cung sudah kabur keluar Batam?

Polisi Janji Kejar Sampai Dapat

Sumber internal Polresta Barelang memastikan, pengejaran terhadap Lai Cung bukan sekadar gimmick.

"Tim sudah kantongi foto dan alamat. Doakan saja cepat dapat. Kalau dapat bosnya, jaringannya bisa kebongkar semua," ujar sumber tersebut.

Jika tertangkap, Lai Cung tidak hanya terancam UU Pangan dengan hukuman 2 tahun, tapi bisa dijerat berlapis dengan UU Kepabeanan, UU Cukai, dan TPPU dengan ancaman di atas 5 tahun penjara. (ISP)


Pererat Silaturahmi Dengan Masyarakat, Satgas Yonif 136/TS Gelar Anjangsana di Distrik Kalome 
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat di wilayah penugasan, Pos Kalome Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan anjangsana dengan mengunjungi kediaman Bapak Login Kagoya dan Ibu Yolyn Wonda di Kampung Kalome, Distrik Kalome, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan yang dipimpin oleh Sertu Arif Hidayatullah bersama personel Pos Kalome tersebut juga diisi dengan penyerahan sarana kontak berupa buku tulis sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada masyarakat.

Sertu Arif Hidayatullah menyampaikan bahwa kegiatan anjangsana merupakan bagian dari pembinaan teritorial sekaligus wujud kepedulian TNI dalam menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

“Kegiatan anjangsana ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian dan upaya mempererat hubungan kekeluargaan dengan masyarakat. Kami berharap kehadiran Satgas dapat memberikan manfaat serta membawa kehangatan bagi warga di wilayah penugasan,” ujarnya.

Kehadiran personel Satgas disambut baik oleh keluarga yang dikunjungi. Melalui interaksi secara langsung, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang baik, serta menumbuhkan rasa saling percaya antara TNI dan masyarakat.

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan positif dan bermanfaat. Dengan semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, Satgas berharap dapat memperkuat persaudaraan serta turut menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


INSPIRASIKEPRI.COM | Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. Langkah ini sejalan dengan arah penataan portofolio BUMN yang didorong oleh Danantara Asset Management (DAM) dan Badan Pengaturan (BP) BUMN, sekaligus menjadi bagian dari transisi Telkom sebagai Operating Holding menuju Strategic Holding sesuai inisiatif strategis TLKM 30.

Sejalan dengan aspirasi pemegang saham dalam rangka penataan dan optimalisasi portofolio, Telkom terus melaksanakan program streamlining terhadap 50 entitas di lingkungan TelkomGroup. Hingga semester pertama 2026, Telkom telah menuntaskan streamlining terhadap 24 entitas. Saat ini, proses penataan terhadap 26 entitas lainnya terus berjalan dengan mengupayakan penyelesaian semaksimal mungkin pada 2026, sesuai dengan tahapan kajian dan tata kelola yang berlaku bagi tiap entitas.

Sebagai salah satu BUMN dengan jumlah anak usaha terbanyak, Telkom menjalankan penataan portofolio untuk menjawab berbagai tantangan, mulai dari kompleksitas pengelolaan lintas lini bisnis, tumpang tindih usaha, kebutuhan peningkatan efisiensi operasional, hingga keterbatasan sejumlah entitas dalam bergerak lebih tangkas untuk menangkap peluang dan mendorong inovasi.

Melalui percepatan penataan ini, Telkom mengarahkan pembentukan ekosistem bisnis yang lebih terintegrasi berbasis Holding Company–Operating Company (HoldCo–OpCo), dengan struktur yang lebih ramping, fokus setiap OpCo pada bisnis inti (core business) yang semakin tajam, serta kinerja dan penciptaan nilai yang lebih kuat secara berkelanjutan.

Penataan portofolio juga membuka peluang untuk mengoptimalkan nilai bisnis yang selama ini belum tergali secara maksimal. Saat ini, Telkom melakukan delayering bisnis ke dalam empat segmen utama, yaitu B2C, B2B Infrastructure, B2B ICT, International. Penataan ini diarahkan untuk mengoptimalkan potensi masing-masing segmen bisnis, membuka peluang kemitraan strategis, serta mendorong penciptaan nilai yang lebih tinggi. Transformasi menuju Strategic Holding ini turut mendukung upaya Telkom dalam mencapai target valuasi lebih dari Rp550 triliun di tahun 2030.

Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno mengatakan, komitmen Telkom dalam mengakselerasi streamlining diwujudkan melalui eksekusi yang disiplin.

“Arahan pemegang saham kami maknai sebagai mandat untuk bergerak lebih cepat tanpa mengorbankan kehati-hatian. Karena itu, setiap entitas kami evaluasi secara menyeluruh, apakah relevan dengan bisnis inti, berkontribusi pada nilai grup, dan memiliki prospek yang jelas. Percepatan yang kami lakukan bukan hanya untuk mengejar jumlah, melainkan memastikan portofolio TelkomGroup semakin sehat, sumber daya terfokus pada empat segmen bisnis TelkomGroup, sehingga setiap OpCo dapat bergerak dengan lebih lincah,” ujar Nanang.

Lebih lanjut, Nanang menambahkan, program streamlining sejak awal dirancang untuk memperkuat fundamental TelkomGroup sebagai digital telco. Telkom memiliki berbagai portfolio bisnis mulai dari core business di sektor telekomunikasi digital sampai dengan yang bersifat support atau adjacent. Sejalan dengan harapan stakeholder terhadap Telkom, program streamlining dapat mendukung penguatan profitabilitas dan penciptaan nilai yang berkelanjutan melalui pelepasan bisnis-bisnis yang memiliki margin kecil, sehingga EBITDA margin konsolidasi menjadi meningkat. Di tengah pelaksanaan streamlining dan penataan organisasi serta sumber daya manusia yang berjalan selaras, Telkom berhasil mencatatkan kinerja positif pada periode 1H26. Capaian ini mencerminkan pertumbuhan pendapatan yang positif, disertai peningkatan profitabilitas pada kuartal II 2026, salah satunya tercermin dari EBITDA margin yang kembali berada di atas 50%.

Sementara itu, Ketua Umum Serikat Karyawan (SEKAR) Telkom Nashri menyatakan dukungan terhadap langkah streamlining yang dilakukan manajemen untuk menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan.

“SEKAR Telkom mendukung streamlining sebagai langkah strategis untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan bisnis Telkom. Kami juga mengapresiasi komunikasi yang telah terjalin dengan baik antara manajemen dan karyawan. SEKAR Telkom juga sepakat bahwa pelaksanaan transformasi harus terencana, transparan, dan berkeadilan, dengan tetap memperhatikan kesejahteraan, kepastian kerja dan kenyamanan karyawan. Kami meyakini, keberhasilan transformasi perusahaan harus berjalan beriringan dengan terciptanya lingkungan kerja yang kondusif dan masa depan karyawan yang lebih baik,” pungkas Nashri.

Dalam pelaksanaannya, Telkom memastikan setiap keputusan terkait streamlining diambil melalui mekanisme tata kelola dan ketentuan hukum yang berlaku. Setiap tahapan dijalankan berdasarkan kajian yang komprehensif, termasuk melalui proses due diligence yang melibatkan pihak ketiga independen, dengan mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan Business Judgment Rule (BJR).

Khususnya terhadap beberapa inisiatif streamlining yang memiliki kompleksitas tinggi, termasuk potensi cut loss, write-off atau permasalahan hukum, Telkom mengedepankan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, dan kepastian hukum dalam setiap proses pengambilan keputusan. Sejalan dengan hal tersebut, Telkom berharap adanya percepatan penerbitan peraturan pelaksanaan sebagai tindak lanjut Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Badan Usaha Milik Negara, guna memperkuat landasan hukum dan mendukung kelancaran pelaksanaan program penataan portofolio TelkomGroup.

Telkom juga memastikan koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait serta menempatkan aspek sumber daya manusia sebagai perhatian utama, dengan memastikan setiap penyesuaian dilakukan secara bertanggung jawab, sukarela, dan menghormati hak-hak karyawan yang terdampak. (Isp) 

Secara Humanis, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Sweeping di Sejumlah Titik Wilayah Penugasan Papua
INSPIRASIKEPRI.COM | Puncak Jaya – Jajaran Satgas Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan sweeping di sejumlah titik wilayah penugasan guna menjaga keamanan dan ketertiban serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan sweeping dilaksanakan secara humanis dan persuasif dengan terlebih dahulu meminta izin kepada pihak yang bersangkutan. Pemeriksaan dilakukan untuk mengantisipasi keberadaan senjata api, senjata tajam, maupun barang-barang terlarang lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban wilayah.

Dansatgas Yonif 136/Tuah Sakti, Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa kegiatan sweeping merupakan upaya preventif untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sehingga situasi wilayah tetap aman dan kondusif.

“Melalui kegiatan sweeping ini, kami berupaya menjaga keamanan dan ketertiban agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman. Saya tekankan kepada seluruh personel agar tetap mengedepankan sikap humanis, santun, dan profesional dalam setiap pelaksanaan pemeriksaan,” tegas Dansatgas.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah penugasan sekaligus mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat, demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. (ISP) 

Perkuat Keamanan dan Ketertiban di Wilayah Mulia, Personel TNI-Polri Gelar Sweeping 
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, personel gabungan Satgas Yonif 136/Tuah Sakti, Satgas Yonif 527/Baladibya Yudha, Kodim 1714, dan Polres Puncak Jaya melaksanakan sweeping di sejumlah titik yang telah ditentukan di wilayah Mulia, Jum'at (09/10/2026).

Kegiatan pemeriksaan dilaksanakan di tiga lokasi, yakni Pasar Sentral Mulia, Pertigaan Bandara Mulia, dan Perempatan Pos Satgas Kompas. Pemeriksaan dilakukan terhadap masyarakat dan kendaraan yang melintas sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan adanya barang-barang berbahaya yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

Dalam pelaksanaannya, petugas berhasil menemukan dan mengamankan 3 (tiga) bilah parang. Selain itu, masih ditemukan beberapa masyarakat yang kurang kooperatif dalam mengikuti proses pemeriksaan.

Petugas kemudian memberikan imbauan dan arahan secara humanis kepada masyarakat agar tetap kooperatif, tertib, dan mengikuti setiap tahapan pemeriksaan demi kelancaran serta keamanan bersama.

Kegiatan operasi sweeping secara umum berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan, sehingga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Mulia tetap terjaga.

Melalui sinergi TNI dan Polri bersama masyarakat, upaya menjaga keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga menjadi bagian dari kepedulian bersama untuk menciptakan wilayah yang aman, tertib, dan kondusif. (ISP)

 


INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution terus memperkuat perannya dalam mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) Nasional melalui partisipasi pada rangkaian acara Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) Auditorium Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Kamis (8/10/2026). 

Pada kesempatan tersebut, Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine, memberikan paparan terkait perkembangan dan peluang pemanfaatan AI bagi berbagai sektor, serta pentingnya membangun kolaborasi untuk menciptakan ekosistem AI yang mampu memberikan dampak lebih luas bagi Indonesia.

“Perkembangan Artificial Intelligence (AI) secara global telah memasuki fase implementasi nyata, bukan lagi sekadar teknologi masa depan. Berbagai perusahaan teknologi dan startup global bahkan telah menjalankan pemanfaatan agentic AI untuk mentransformasi bisnis, menciptakan nilai baru, serta melakukan redefinisi terhadap alur kerja dan proses bisnis,” ujar Veranita pada sesi panel bertajuk “The Future of AI in Indonesia”.

Dikatakan Veranita, perkembangan AI membuka ruang yang semakin luas bagi pelaku industri untuk meningkatkan produktivitas, mengoptimalkan proses bisnis, menghasilkan keputusan yang semakin akurat berbasis data, hingga menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih baik. 

Namun demikian, pemanfaatan teknologi tersebut membutuhkan fondasi yang memadai, tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga kesiapan infrastruktur digital, data, talenta, serta sinergi antarpemangku kepentingan.

Dalam pengembangan ekosistem AI, Telkom melihat teknologi sebagai sebuah AI stack yang saling terintegrasi. Fondasinya dimulai dari konektivitas dan infrastruktur digital, kemudian cloud dan compute power, AI model dan agent lab, hingga aplikasi yang dapat digunakan pada berbagai sektor dan fungsi bisnis. Pendekatan ini memungkinkan berbagai komponen teknologi saling terhubung untuk mendukung kebutuhan bisnis dari hulu hingga hilir.

Lebih lanjut Veranita menambahkan, karena itu, yang perlu kita bangun bukan hanya kemampuan teknologinya, tetapi juga ekosistem yang mendukung. Mulai dari infrastruktur digital, data, talenta, hingga kolaborasi lintas sektor. Dengan fondasi tersebut, AI dapat memberikan dampak yang lebih luas dan menciptakan value creation bagi Indonesia.

Telkom Solution menghadirkan kapabilitas yang mencakup Artificial Intelligence, data, cloud, dan digital infrastructure untuk mendukung kebutuhan tersebut. Integrasi berbagai kapabilitas ini memungkinkan Telkom Solution menghadirkan solusi yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pelanggan sekaligus membantu pelaku industri merespons perkembangan teknologi yang berlangsung semakin cepat.

Sebagai perusahaan telekomunikasi digital dengan cakupan infrastruktur yang ekstensif, mulai dari fiber optic, satelit, data center, hingga berbagai infrastruktur pendukung lainnya, TelkomGroup memiliki ekosistem yang mumpuni untuk mengembangkan pemanfaatan AI secara lebih luas. Kekuatan tersebut menjadi basis bagi Telkom Solution dalam mengintegrasikan berbagai kapabilitas digital untuk menjawab kebutuhan bisnis yang semakin beragam.

Selain Telkom Solution, TelkomGroup turut menghadirkan beragam kapabilitas dan inovasi digital dalam rangkaian Road to DTIIF 2026, mulai dari konektivitas, infrastruktur, data center, cloud, dan AI hingga solusi yang mendukung kebutuhan bisnis dan industri. Sejumlah layanan digital turut dihadirkan, termasuk PaDi UMKM yang merupakan ekosistem marketplace bagi BUMN dan pelaku UMKM, serta solusi pembayaran digital LinkAja. 

Kehadiran ini memperlihatkan spektrum kapabilitas TelkomGroup yang saling melengkapi dalam menjawab kebutuhan digital dari berbagai sisi, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan pelaku industri di berbagai segmen dan mitra strategis.

“Kami melihat Indonesia memiliki peluang besar untuk tidak hanya menjadi pengguna AI, tetapi juga turut membangun dan mengembangkan ekosistem AI yang sesuai dengan kebutuhan Indonesia. Kolaborasi menjadi fondasi penting agar inovasi yang lahir dapat berkembang secara inklusif dan memberikan dampak yang berkelanjutan,” jelas Veranita.

DTIIF juga menjadi ruang untuk memperluas pertukaran gagasan bersama berbagai pemangku kepentingan mengenai perkembangan teknologi dan peluang investasi di sektor digital. Forum ini mempertemukan perspektif teknologi, kebutuhan industri, dan potensi investasi untuk mendorong lahirnya solusi yang relevan dengan tantangan dan peluang digital di Indonesia.

Ke depan, Telkom melalui Telkom Solution akan terus mengembangkan kapabilitas digital dan memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung akselerasi ekosistem AI di Indonesia. Upaya ini menjadi bagian dari langkah Telkom dalam menghadirkan teknologi yang tidak hanya mendorong transformasi digital, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan dan memperkuat daya saing Indonesia di era digital.

“Pengembangan AI juga perlu diiringi kesiapan seluruh elemen pendukung agar teknologi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal. Infrastruktur, data, talenta, serta kapabilitas digital yang dimiliki Indonesia perlu terus dikembangkan untuk memastikan AI dapat memberikan nilai nyata bagi masyarakat dan dunia usaha,” tutup Veranita. (Isp) 

Pererat Silaturahmi, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Anjangsana ke Masyarakat Kampung Ukuneri 
INSPIRASIKEPRI.COM | Puncak Jaya - Suasana pagi yang sejuk menyelimuti Kampung Ukuneri, saat personel Batalyon Infanteri 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan anjangsana sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dan membangun komunikasi dengan masyarakat di wilayah penugasan, Kamis (08/10/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Satgas Yonif 136/Tuah Sakti, Letda Inf Jacson Tampubolon. Kehadiran personel Satgas disambut hangat oleh masyarakat Kampung Ukuneri.

Dalam kunjungan tersebut, Letda Inf Jacson Tampubolon berkesempatan bersilaturahmi dengan Kepala Suku Winiringga Talenggeng, salah satu tokoh masyarakat yang memiliki peran penting di Kampung Ukuneri. Pertemuan berlangsung sederhana, akrab, dan penuh suasana kekeluargaan.

Dalam komunikasi tersebut, Letda Inf Jacson Tampubolon menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga keamanan, kedamaian, serta kebersamaan di tengah masyarakat. Ia juga mendengarkan secara langsung kondisi, harapan, serta berbagai kendala yang dihadapi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Suku Winiringga Talenggeng menyambut baik kehadiran personel Satgas dan berharap komunikasi serta hubungan baik antara TNI dan masyarakat dapat terus terjalin. 

"Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menjadi ruang untuk bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga," ungkapnya.

Kegiatan anjangsana ditutup dengan jabat tangan dan suasana penuh keakraban. Bagi Satgas Yonif 136/Tuah Sakti, kedekatan dengan masyarakat bukan sekadar bagian dari tugas, tetapi merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dari Kampung Ukuneri, kebersamaan terus dirawat, persaudaraan terus dikuatkan, dan kehadiran TNI menjadi bagian dari masyarakat.

Cegah Peredaran Senjata dan Barang Terlarang, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Sweeping Serentak di Sejumlah Titik Wilayah Penugasan Papua

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah penugasan, jajaran Pos Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan sweeping secara serentak di sejumlah wilayah penugasan, Selasa (05/10/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah kepemilikan senjata tajam, barang-barang terlarang yang bertentangan dengan hukum, serta senjata api ilegal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel Satgas mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional. Setiap pemeriksaan dilaksanakan sesuai prosedur dengan tetap menghormati hak dan privasi masyarakat serta atas izin pihak yang bersangkutan.


Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti, Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.I.P., menekankan agar seluruh personel melaksanakan pemeriksaan secara profesional dan humanis.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap humanis dan menghormati masyarakat. Sweeping bukan semata-mata untuk mencari pelanggaran, tetapi sebagai langkah pencegahan agar keamanan dan ketertiban di wilayah penugasan tetap terjaga,” tegas Dansatgas.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Satgas Yonif 136/Tuah Sakti dalam menciptakan wilayah penugasan yang aman dan kondusif, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat melalui pendekatan yang santun dan humanis.


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.