Nasional

Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan


INSPIRASIKEPRI.COM | Jayapura - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama operating company PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) meresmikan Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, pada Jumat (8/5/2026). 

Inisiatif ini merupakan langkah strategis TelkomGroup dalam memperkuat dan memperluas pemerataan infrastruktur digital di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang di Indonesia bagian timur, sekaligus memperkuat konektivitas nasional melalui pemanfaatan teknologi satelit.

Infrastruktur tersebut diresmikan secara langsung oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Angga Raka Prabowo didampingi Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Plt. CEO Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi, yang disaksikan oleh Direktur Wholesale and International Service Budi Satria Dharma Purba, serta secara virtual dari Wamena oleh Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Dr. Velix Wanggai, S.I.P., M.P.A., Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Dr. Ones Pahabol, S.E., MM, Direktur Network Telkom Nanang Hendarno, dan Direktur Pengembangan Telkomsat Anggoro Kurnianto Widiawan.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Angga Raka Prabowo menyampaikan bahwa, pembangunan Community Gateway di Wamena merupakan bagian dari program kerja prioritas nasional dalam upaya membangun infrastruktur digital yang inklusif hingga wilayah paling timur Indonesia.

Konektivitas adalah prasyarat utama kemajuan. Di sinilah Community Gateway Wamena berperan penting, mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis, mengubah wilayah untuk siap tumbuh dan siap mengambil bagian dalam ekonomi digital nasional. 

"Kita tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menguatkan fondasi masa depan Indonesia yang benar-benar terhubung, dari Sabang sampai Merauke. Tugas berikutnya adalah memastikan infrastruktur ini benar-benar hidup dan dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, terutama di wilayah Papua Pegunungan,” pungkas Angga. 

Community Gateway Wamena merupakan infrastruktur gateway satelit yang berfungsi sebagai titik distribusi utama konektivitas di wilayah Papua Pegunungan. Kehadiran infrastruktur ini menjadi solusi atas keterbatasan jaringan terestrial, dengan meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan, sekaligus menjadi fondasi bagi pengembangan ekonomi digital dan layanan publik di wilayah tersebut.

Community Gateway Wamena ini adalah fasilitas kedua yang dibangun oleh TelkomGroup melalui Telkomsat sebagai operating company yang bergerak dalam penyedia teknologi dan layanan satelit berstandar internasional, setelah sebelumnya dibangun di Merauke dengan fungsi yang berbeda. 

Community Gateway Merauke dibangun sebagai backup link untuk memastikan layanan tetap berjalan saat terjadi gangguan jaringan terestrial, sedangkan Community Gateway Wamena dibangun sebagai main link atau tulang punggung utama konektivitas di wilayah Papua Pegunungan. Dengan demikian, pendekatan yang dilakukan tidak lagi sekadar mitigasi risiko, tetapi telah memasuki tahap penguatan kapasitas inti dan peningkatan kualitas layanan.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan bahwa, wilayah Wamena dan sekitarnya memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial di Papua Pegunungan. 

"Bahwa konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali. Dari pusat hingga ke wilayah pegunungan Papua, kami ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus transformasi digital," ucapnya. 

Namun di sisi lain, wilayah ini juga menghadapi tantangan besar dalam hal konektivitas, baik karena keterbatasan jaringan terestrial maupun kondisi geografis yang tidak mudah. Menjawab tantangan tersebut, TelkomGroup menghadirkan Community Gateway Wamena sebagai solusi strategis. 

Dengan teknologi satelit, inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kapasitas dan kualitas konektivitas, tetapi juga memperkuat ketahanan jaringan nasional melalui jalur komunikasi yang lebih andal dan adaptif. 

Sejalan dengan mandat TelkomGroup sebagai agent of development, penguatan konektivitas ini diharapkan membuka akses digital yang lebih inklusif, mendorong aktivitas ekonomi, serta mempercepat pertumbuhan di wilayah timur Indonesia secara berkelanjutan.

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Dr. Velix Wanggai, S.I.P., M.P.A, menyampaikan bahwa kehadiran Community Gateway Wamena menjadi sebuah tonggak pembangunan yang besar di wilayah pegunungan Papua. Kehadiran Telkom dan Telkomsat melalui solusi konektivitas satelit dinilai menjadi langkah nyata untuk menyentuh masyarakat di wilayah pegunungan Papua dalam menciptakan kemajuan dan masa depan yang cemerlang. 

Saat ini, kapasitas transport jaringan di Wamena berada di kisaran 7 Gbps dengan tingkat utilisasi yang sudah tinggi. Melalui Community Gateway Wamena ini, kapasitas dapat ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai potensi maksimal 40 Gbps. 

Hal ini bukan hanya peningkatan kapasitas, tetapi juga lompatan dalam kualitas konektivitas dengan performa yang lebih stabil, latensi yang lebih terkendali, serta kemampuan mendukung kebutuhan trafik yang terus tumbuh.

Lebih jauh lagi, Community Gateway Wamena didesain sebagai open access platform, artinya infrastruktur ini tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh TelkomGroup, tetapi juga dapat digunakan oleh berbagai pihak operator, ISP lokal, maupun institusi lainnya, sehingga tercipta ekosistem konektivitas yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui inisiatif ini, TelkomGroup menegaskan perannya sebagai penyedia konektivitas nasional berbasis sovereign infrastructure yang tidak hanya berfokus pada kapasitas, tetapi juga pada kontrol, keandalan, dan ketahanan jaringan nasional. 

“Kami percaya bahwa kehadiran Community Gateway Wamena sebagai main link akan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas layanan komunikasi di wilayah Papua Pegunungan sehingga dapat membuka akses ekonomi digital bagi masyarakat, mendukung layanan publik, pendidikan, dan kesehatan, serta memperkuat fondasi transformasi digital Indonesia secara menyeluruh,” tutup Dian. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | Jayapura - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, melalui operating company PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), meresmikan Sistem Kabel Laut Pukpuk (Puk-Puk 1) hasil kolaborasi dengan PNG DataCo di Telkom Witel Jayapura, Papua, pada Jumat (8/5/2026). 

Momentum ini menandai tonggak penting TelkomGroup dalam pengembangan infrastruktur konektivitas digital di Indonesia Timur sekaligus memperkuat kolaborasi bilateral Indonesia–Papua Nugini dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi lintas negara.

Infrastruktur ini juga membuka koridor konektivitas baru menuju kawasan Asia-Pasifik dan diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi digital, perluasan akses digital, serta penguatan konektivitas di wilayah perbatasan dan Kawasan Timur Indonesia.

Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Angga Raka Prabowo dan Direktur Utama Telkom Indonesia didampingi oleh Direktur Wholesale and International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba, Wakil Konsulat Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, dan Gubernur Kepala Daerah Papua yang diwakili oleh L. Christian Sohilait, serta disaksikan langsung oleh Pt. CEO Telin Kharisma dan CEO PNG DataCo Paul Komboi.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Angga Raka Prabowo pada sambutannya menyampaikan, program kerja prioritas nasional menekankan pentingnya percepatan transformasi digital dalam pemerataan pembangunan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing. 

Sehingga konektivitas harus dibangun secara merata, tidak terkonsentrasi, dan berkelanjutan agar seluruh wilayah, termasuk Kawasan Timur Indonesia, agar dapat memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dalam ekosistem ekonomi digital.

Lebih lanjut, Angga memberikan dukungan dan apresiasi kepada TelkomGroup atas komitmennya dalam memperkuat konektivitas digital nasional. “Pukpuk Cable yang dibangun oleh TelkomGroup menjadi bagian penting dalam menciptakan pemerataan konektivitas yang lebih andal, resilien, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di Indonesia Timur, Papua Nugini, maupun seluruh penjuru negeri,” pungkasnya.

Sistem kabel laut Pukpuk merupakan kabel lintas batas (cross-border) pertama di kawasan Asia-Pasifik yang secara langsung menghubungkan jaringan Indonesia dengan Papua Nugini. Landing station di Jayapura yang dioperasikan oleh Telin menjadi gerbang konektivitas menuju Kumul Telkom Holdings milik Papua Nugini, mengalirkan kapasitas dari kabel internasional SEA-US ke provinsi-provinsi terpencil di Papua Nugini melalui Vanimo.

Lebih dari sekadar infrastruktur telekomunikasi, kabel ini mencerminkan kolaborasi strategis antara Indonesia dan Papua Nugini dalam membangun konektivitas kawasan. Sinergi antara Telin dan PNG DataCo menjadi langkah nyata dalam memperkuat integrasi jaringan dan memperluas konektivitas digital di Asia-Pasifik.

Dengan hadirnya kabel laut ini, Jayapura kini memiliki dua jalur (dua kaki) konektivitas internasional yang mandiri. Jalur pertama menghubungkan wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua, sedangkan jalur kedua—yang baru diresmikan ini—menghubungkan Vanimo, Papua Nugini, ke Jayapura, kemudian tersambung ke Manado hingga Los Angeles (LA), Amerika Serikat melalui kabel SEA-US.

Keberadaan jalur alternatif konektivitas ini menjadikan infrastruktur digital Papua jauh lebih tangguh karena memiliki diversity route yang menjamin kelangsungan layanan secara optimal. Jayapura, sebagai pusat konektivitas Papua, kini siap mendukung pertumbuhan ekonomi digital kawasan serta meningkatkan peluang ekonomi daerah melalui infrastruktur bertaraf internasional.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, “Dengan Pukpuk, TelkomGroup tidak hanya memperkuat infrastruktur digital di Papua, tetapi juga membuktikan bahwa Indonesia Timur adalah bagian integral dari ekosistem konektivitas global. Ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk memastikan tidak ada satu pun wilayah Indonesia yang tertinggal dalam era digital. Kami berharap inisiatif ini dapat memperkuat konektivitas Indonesia Timur serta membuka peluang kolaborasi digital di tingkat regional maupun global,” ujar Dian.

Sebagai operating company TelkomGroup yang berfokus pada pengembangan bisnis internasional, Telin memainkan peran sentral dalam mewujudkan proyek Pukpuk dari tahap perencanaan hingga peresmian dan komersialisasi. Fasilitas landing station di Jayapura menjadi simpul kritis yang menghubungkan kapasitas kabel internasional SEA-US dengan jaringan nasional Papua.

CEO PNG DataCo Paul Komboi menyampaikan bahwa kedekatan geografis antara Indonesia dan Papua Nugini sudah seharusnya diiringi dengan konektivitas digital yang kuat dan resilien. Menurutnya, kolaborasi antara PNG DataCo dan Telin yang telah terbangun ini menjadi wujud nyata kerja sama yang didasarkan pada semangat saling terhubung, saling mendukung, dan menciptakan manfaat bersama bagi masyarakat kedua negara. Ia juga menilai kabel laut Pukpuk bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan awal dari penguatan hubungan dan integrasi digital yang lebih erat antara Papua Nugini dan Indonesia.

Telin juga berperan sebagai mitra strategis PNG DataCo dalam memastikan kualitas layanan dan keandalan sistem kabel lintas negara ini, sekaligus membuka peluang bagi pengembangan konektivitas lebih lanjut di kawasan.

”Kabel Pukpuk adalah bukti nyata bahwa TelkomGroup melalui Telin mampu menjembatani kesenjangan digital antar negara. Kami bangga menjadi bagian dari sejarah konektivitas kawasan Asia-Pasifik dan berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur digital berkelas dunia demi masa depan yang lebih terhubung,” tutup Dian. (Isp) 

Warga Puncak Senyum Sambut Hangat Pelayanan Kesehatan Keliling Gratis Satgas Yonif 136/Tuah Sakti. 

INSPIRASIKEPRI.COM | Papua Tengah - Hangatnya kepedulian terasa di Distrik Puncak Senyum, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Pegunungan. Di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan, warga berbondong-bondong datang dengan penuh harap, menyambut pelayanan kesehatan keliling gratis yang digelar oleh Tim Kesehatan Satgas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti, Selasa (5/5/2026) 

Sejak pagi, Pos Puncak Senyum dipenuhi masyarakat dari berbagai penjuru kampung. Antusiasme mereka bukan tanpa alasan, kehadiran personel TNI membawa lebih dari sekadar pengobatan, tetapi juga rasa aman, perhatian, dan harapan akan hidup yang lebih sehat.

Komandan Pos Puncak Senyum, Kapten Inf Dwi Luhur Setiawan Putra, S.Tr.Han., M.Han, menegaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat di wilayah penugasan.

“Pelayanan kesehatan keliling ini adalah cara kami untuk lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin membantu mereka menjaga kesehatan, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat dan kebersihan lingkungan,” ujar Kapten Inf Dwi Luhur Setiawan Putra.

Pelayanan yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan umum, pemberian obat-obatan, hingga edukasi kesehatan. Setiap warga dilayani dengan penuh kesabaran dan kehangatan, menciptakan suasana kekeluargaan yang begitu terasa.

Rasa haru pun terpancar dari Mama Megire, salah satu warga yang turut merasakan manfaat layanan ini. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan rasa syukurnya.

“Terima kasih kepada Bapak-Bapak TNI yang sudah peduli dengan kami. Semoga Tuhan memberkati semua yang bertugas di sini,” ucapnya tulus.

Kegiatan ini menjadi cerminan nyata dari semangat “Bersama Rakyat, TNI Kuat.” Di balik seragam loreng, hadir sosok-sosok yang tak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga merawat harapan dan kehidupan masyarakat.

Melalui langkah sederhana namun bermakna ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terus membuktikan bahwa kehadiran mereka di tanah Papua bukan hanya sebagai penjaga, tetapi juga sebagai sahabat dan pelayan masyarakat menghadirkan senyum sehat di Puncak Senyum. (ISP)




INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - Pebalap belia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), mampu mengamankan podium kedua pada race pertama dan podium tertinggi pada race kedua, dalam ajang pembuka Idemitsu Honda Thailand Talent Cup (IHTTC) 2026.

Kedua capaian itu diraih oleh dua pebalap belia andalan yakni Abimanyu Bintang Fermadi dan Resky Yusuf Hermawan. Berlangsung di Sepang International Circuit, Malaysia pada 2-3 Mei 2026, gelaran balap ini dilaksanakan bersamaan dengan ajang Malaysia Superbike Championship.

Dalam persaingan di balapan pertama yang berlangsung Sabtu, 2 Mei 2026, Abimanyu start dari posisi kedua dan Resky start dari posisi ketiga hasil kualifikasi di hari yang sama. Ketika lampu start menyala, Abimanyu langsung memimpin diikuti Resky dalam balapan 11 lap ini. Memasuki lap kedua, Abimanyu kehilangan posisi pucuk, terlempar dari posisi tiga besar, sementara Resky masih bertahan.

Kedua pebalap lulusan Astra Honda Racing School tahun 2025 ini terus berburu posisi podium, sesekali keduanya bergantian memimpin balapan. Hingga memasuki lap akhir, Resky yang sedang berada di posisi pertama, harus kehilangan posisinya setelah pebalap Thailand berhasil menyalipnya. Dalam hasil balapan ini, Resky berada di posisi podium kedua dan Abimanyu keempat.

Balapan kedua terselenggara pada Minggu, 3 Mei 2026. Perubahan posisi start pun terjadi atas capaian waktu terbaik yang didapat pebalap pada race pertama. Resky start dari posisi pertama, sementara Abimanyu memulai balapan dari posisi empat. Kedua pebalap terus menekan sejak awal, Abimanyu melakukan start yang mulus dan Resky terus membayangi.

Saat memasuki lap keenam, keduanya sempat bergantian memimpin balapan. Melaju dengan NSF250R, balapan yang sengit mulai memasuki lap akhir. Abimanyu yang masih berada di depan terus mempertahankan posisi, sayang di tikungan akhir manuver Resky melakukan late braking belum sempurna hingga ia pun melebar. Indonesia Raya berkumandang untuk capaian Abimanyu dan Resky harus puas finish di posisi kelima. Kemenangan Abimanyu pun mendapat catatan long lap penalty di putaran dua, atas aksinya yang lebih dulu melakukan selebrasi sebelum finish. 

“Saya sangat senang karena bisa kembali ke puncak podium di race kedua ini, setelah kesulitan di race pertama kemarin. Banyak masukan dari seluruh tim dan alhamdulillah saya bisa improve di race dua. Sayang, harus mendapatkan longlap penalty di race mendatang, saya akan berjuang di seri berikutnya,” ungkap Abimanyu.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya mengatakan hasil positif yang ditorehkan oleh pebalap binaan di ajang pembuka IHTTC 2026, merupakan wujud kegigihan pebalap muda dalam bersaing di level yang lebih tinggi.

“Kegigihan serta mentalitas yang kuat menjadi modal positif pebalap belia bersaing di level balap yang lebih tinggi. Dalam hal ini kami pun terus mendampingi mereka sehinga memiliki bekal yang kuat untuk bersaing membawa nama bangsa,” ujar Andy, Senin (4/5/2026). 

Kedua pebalap belia asal Semarang (Resky) dan Sleman (Abimanyu) ini akan kembali bersaing di ajang IHTTC 2026 pada bulan Juli mendatang, kembali bersamaan dengan Malaysia Superbike Championship. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - Dalam rangkaian momentum peringatan Hari Kartini, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyelenggarakan Kartini BISA Fest pada 20–24 April 2026 di Telkom Hub, Jakarta Selatan. 

Agenda ini merupakan penguatan dari berbagai insiatif strategis yang telah dilakukan TelkomnGroup untuk mendukung pemberdayaan pelaku UKM di Indonesia. 

Kehadiran Kartini BISA Fest menjadi wujud nyata dalam mendorong pemberdayaan perempuan melalui penguatan kapasitas usaha serta pemanfaatan dan literasi teknologi digital. Rangkaian program dan inisiatif yang dihadirkan meliputi pelatihan, fasilitasi sertifikasi, hingga penguatan branding produk guna meningkatkan daya saing UMKM perempuan di pasar domestik maupun global.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, turut hadir dan memberikan dukungan terhadap agenda pemberdayaan perempuan dan UKM yang dijalankan. Perayaan Kartini BISA Fest selama empat hari ini sangat luar biasa karena tidak hanya melibatkan perempuan, tetapi juga laki-laki yang turut berperan aktif. 

"Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bagi kita semua untuk mengambil nilai-nilai perjuangan Kartini dan mengadaptasikannya dalam kehidupan saat ini yang serba digital. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus belajar, mengenal, dan memanfaatkan teknologi guna memberikan dampak yang lebih luas," ujar Dian. 

Acara Kartini BISA Fest menjadi representasi implementasi budaya perusahaan “BISA” (Bravery, Integrity, Service Excellence, Agility) yang menempatkan kolaborasi dan inovasi sebagai fondasi utama. Dalam rangkaian kegiatan ini, Telkom menghadirkan berbagai program yang saling terintegrasi, mulai dari bazar kuliner yang melibatkan 40 UMKM perempuan, seminar cybersecurity yang diikuti lebih dari 350 peserta untuk meningkatkan kesadaran perlindungan data, hingga pelatihan pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) guna mendukung efisiensi dalam penciptaan konten kreatif dan pemasaran digital.

Sebagai perusahaan digital telco terdepan untuk memajukan masyarakat, Telkom berkomitmen untuk memperkuat peran perempuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berkelanjutan. 

Dari total lebih dari 112.000 UMKM binaan, sebanyak 73.152 di antaranya merupakan pelaku usaha perempuan yang aktif mengikuti program pembinaan berbasis digital. Upaya ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga pada penciptaan ekosistem digital yang inklusif, kolaboratif, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Langkah konkret dalam meningkatkan daya saing produk, Telkom juga menghadirkan dukungan strategis melalui program Packfest dengan menyalurkan bantuan sebanyak 500.000 cetak kemasan. Selain itu, perusahaan juga memfasilitasi sertifikasi halal bagi 2.250 UMKM perempuan secara gratis. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat aspek branding dan legalitas produk, sehingga UMKM tidak hanya unggul dari sisi kreativitas, tetapi juga memenuhi standar yang dibutuhkan untuk bersaing di pasar modern dan internasional.

Dukungan tersebut turut menjangkau pelaku UMKM disabilitas sebagai bagian dari komitmen Telkom dalam menghadirkan kesetaraan akses dan memastikan bahwa transformasi digital dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan pendekatan yang inklusif, Telkom mendorong terciptanya ekosistem usaha yang tidak hanya produktif, tetapi juga berkeadilan dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Dian juga menyerahkan secara simbolis bantuan sertifikasi halal dan hibah kemasan kepada perwakilan UMKM binaan. Penyerahan ini menjadi wujud nyata dukungan perusahaan dalam mendorong perempuan Indonesia untuk terus mengembangkan kapasitas diri, berani mengambil peluang, serta memaksimalkan potensi yang dimiliki dalam menghadapi dinamika era digital.

Perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi nasional sekaligus pendorong terciptanya ekosistem usaha yang tangguh dan inklusif. Data Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) tahun 2025 mencatat bahwa sebanyak 64,5 persen atau sekitar 37 juta pelaku UMKM di Indonesia dijalankan oleh perempuan. 

Namun demikian, di balik potensi besar tersebut, masih terdapat tantangan dalam aspek legalitas dan standardisasi produk. Data Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) tahun 2025 menunjukkan bahwa baru sekitar 35 persen UMKM yang memiliki sertifikasi halal, yang menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas akses pasar.

Lebih lanjut, Dian menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital. “Sebagai perusahaan teknologi, Telkom memiliki tanggung jawab untuk memperluas akses dan meningkatkan literasi digital di seluruh lapisan masyarakat," ungkap Dian. 

"Fokus kami pada pembinaan UMKM merupakan bagian dari upaya tersebut. Melalui digitalisasi dan standarisasi, kami berharap pelaku UMKM binaan tidak hanya tumbuh secara mandiri, tetapi juga mampu menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi lingkungan sekitarnya,” sambungnya. 

Lebih dari sekadar perayaan, Kartini BISA Fest merupakan implementasi nyata strategi Telkom dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berdaya saing. Program ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 5 (Kesetaraan Gender) dan poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). 

Melalui berbagai inisiatif yang terintegrasi, Telkom berkomitmen untuk terus mendampingi perempuan Indonesia agar semakin berdaya, inovatif, dan mampu berkontribusi dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional serta mendorong pertumbuhan digital yang inklusif dan berkelanjutan. (Isp)

Wujud Nyata Kepedulian TNI, Satgas Yonif 136/TS Anjangsana di Distrik Tinggi Nambut Papua Tengah


INSPIRASIKEPRI.COM | Papua - Di tengah kesederhanaan dan keterbatasan, kehadiran Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Pos Tinggi Nambut kembali memberikan kehangatan yang tak ternilai bagi warga Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Mulia, Provinsi Papua Tengah, Rabu (29/4/2026) 

Dipimpin oleh DPP Sertu Mandongan Simangunsong selaku Dantim 3, personel Satgas melaksanakan kegiatan anjangsana sebagai wujud nyata kepedulian terhadap warga binaan. Langkah mereka kali ini tertuju ke kediaman Bapak Surya Kogoya (47), seorang warga yang hidup sederhana bersama keluarganya.

Kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi biasa. Dengan penuh ketulusan, personel Satgas membawa bantuan berupa pakaian yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga tersebut. 

Di balik bantuan sederhana itu, tersimpan pesan kuat tentang kehadiran negara yang benar-benar dirasakan hingga ke pelosok.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa. Senyum haru terpancar dari wajah Bapak Surya Kogoya dan keluarga saat menyambut kedatangan para prajurit. Ucapan terima kasih yang tulus menjadi bukti bahwa perhatian kecil mampu memberikan arti yang besar.

Bapak Surya Kogoya menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan oleh Satgas.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran bapak-bapak TNI. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan keluarga. Semoga Tuhan membalas kebaikan bapak-bapak semua dan selalu diberi keselamatan dalam bertugas,” ungkapnya dengan penuh haru.

Danpos Tinggi Nambut, Kapten Inf Firsan Hadly, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

“Kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga ingin menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban warga serta mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan, bahwa kepedulian adalah kekuatan utama dalam membangun kepercayaan.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Kehadiran kami di sini adalah untuk melindungi, mengayomi, dan membantu, sehingga tercipta rasa aman dan kesejahteraan bersama,” tambah Kapten Firsan.

Melalui kegiatan anjangsana ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Pos Tinggi Nambut kembali menunjukkan bahwa pengabdian tidak selalu tentang tugas besar, tetapi juga tentang sentuhan kecil yang mampu menghidupkan harapan. Di tempat yang jauh dari hiruk pikuk, kepedulian itu tumbuh diam-diam, namun berdampak dalam. (ISP) 


INSPIRASIKEPRI.COM | Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid menghadiri Sidang Terbuka Senat Wisuda Telkom University Periode II Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Telkom University Convention Hall, Bandung, Sabtu (25/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Menkomdigi menekankan pentingnya literasi digital, etika teknologi, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan ruang digital yang aman bagi generasi muda, sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Kehadiran Menkomdigi turut didampingi Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Dian Siswarini dan Direktur Wholesale & International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba yang disambut oleh Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto beserta jajaran. 

Momentum wisuda ini menjadi titik strategis untuk memperkuat nilai-nilai kepemimpinan, etika digital, serta kesiapan menghadapi tantangan industri. Melalui sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan memiliki literasi digital unggul, Indonesia diharapkan semakin siap menggapai visi Indonesia Emas 2045.

Dalam sambutannya, Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan bahwa lulusan Telkom University sebagai bagian dari institusi yang menjadi jantung digital dan inovasi nasional, tidak hanya dibekali gelar akademik, tetapi juga tanggung jawab moral untuk ikut menavigasi masa depan digital Indonesia. 

Ia menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting bagi keberlanjutan bangsa, termasuk dalam mendukung terciptanya ruang digital yang aman, sehat, dan berkeadilan sebagaimana diamanatkan dalam PP TUNAS.

“Bekal ilmu ini menempatkan adik-adik agar tidak sekadar mengikuti arus digitalisasi, tapi juga berani mengambil langkah mengambil peran sebagai penggerak dan juga untuk menciptakan nilai memperluas manfaat teknologi dan memperkuat daya saing bangsa khususnya di bidang digital,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa tantangan ruang digital saat ini tidak hanya terkait percepatan teknologi, namun juga meningkatnya misinformasi dan berbagai risiko di ruang siber. Karena itu, peran generasi muda menjadi sangat penting sebagai agen literasi digital di tengah masyarakat.

“Perlu saya sampaikan, misinformasi bukan hanya persoalan lokal, melainkan tantangan global menurut World Economic Forum 2025. Di mana pun kalian berada nanti, jadilah pandu-pandu literasi digital di daerah masing-masing. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri, kami butuh kalian untuk menjadi penjaga kebenaran di tengah banjir informasi ini,” tegas Menkomdigi Meutya Hafid.

Sebagai digital telco company terdepan di Indonesia, TelkomGroup turut mendukung penuh implementasi kebijakan pemerintah tersebut, baik melalui kebijakan layanan maupun inovasi yang dihadirkan bagi pelanggan dan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan keamanan digital, penguatan implementasi perlindungan data pribadi, serta pengembangan solusi digital yang aman dan bertanggung jawab.

Selain memperluas konektivitas nasional dan memastikan kemanan siber pada layanan yang dimiliki, Telkom juga aktif menghadirkan berbagai program edukasi bagi generasi muda dan komunitas pendidikan di berbagai daerah mengenai etika bermedia digital, keamanan siber, serta pemanfaatan teknologi secara positif. 

paya ini menjadi bagian dari kontribusi nyata TelkomGroup dalam mendukung implementasi PP TUNAS sekaligus mendorong terciptanya ekosistem digital nasional yang sehat dan inklusif.

Sebagai bagian dari kontribusi berkelanjutan dalam pengembangan sumber daya manusia, Yayasan Pendidikan Telkom memiliki peran strategis melalui ekosistem pendidikan yang terintegrasi, mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi. 

Pada tingkat pendidikan dasar hingga menengah, Yayasan Pendidikan Telkom menanamkan fondasi karakter, literasi, serta pemahaman awal teknologi digital. Sementara itu, pada jenjang pendidikan tinggi, termasuk Telkom University, fokus diarahkan pada pencetakan talenta digital unggul yang siap menjawab kebutuhan industri, mendorong inovasi, serta berkontribusi dalam transformasi digital nasional.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini turut menyampaikan apresiasi terhadap para wisudawan serta menegaskan komitmen korporasi untuk ambil bagian dalam mencetak generasi muda yang memiliki kualitas dan daya saing global di era digital. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi saat ini dituntut tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, daya juang, serta kepedulian terhadap kemajuan bangsa.

“Kami melihat para lulusan hari ini bukan hanya sebagai pencari kerja, tetapi sebagai agent of change, individu yang mampu menciptakan solusi, membuka peluang, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan tentunya bagi bangsa,” pungkas Dian.

Sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi dan kewirausahaan, Telkom University berkomitmen mencetak generasi penerus bangsa yang mampu berperan aktif dalam ekosistem transformasi digital nasional. Telkom University terus mendorong lahirnya talenta unggul yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.

Pada kesempatan yang sama, TelkomGroup melalui Telkom University juga menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem digital yang aman dan berkelanjutan melalui deklarasi pengembangan Safe-AI yang human-centric. Inisiatif ini menjadi wujud peran aktif institusi pendidikan tinggi dalam memastikan inovasi teknologi, termasuk kecerdasan artifisial, tetap berorientasi pada nilai kemanusiaan dan pelindungan generasi penerus bangsa.

Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto menyampaikan deklarasi bahwa Telkom University berdedikasi menciptakan ekosistem digital yang aman melalui inovasi Safe-AI yang human-centric, untuk melindungi dan memberdayakan tunas bangsa.

Pada wisuda periode ini, Telkom University melantik sebanyak 1.502 wisudawan yang terdiri dari lulusan program doktoral, magister, sarjana, sarjana terapan, dan ahli madya. Pelaksanaan wisuda yang digelar dalam dua sesi tersebut menjadi momentum penting dalam mencetak talenta masa depan yang unggul secara akademik serta siap menghadapi dinamika global dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, industri, dan institusi pendidikan, TelkomGroup optimistis penguatan talenta digital yang dibarengi literasi, etika, dan keamanan teknologi akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ekosistem digital Indonesia yang berdaya saing, aman, serta berkelanjutan. (Isp) 

Cerita Satgas 136/TS di Kampung Baktis : Bukan Sekadar Datang, Tetapi Menghidupkan Harapan

INSPIRASIKEPRI.COM | Papua - Di sebuah sudut sunyi bernama Kampung Baktis, hari itu terasa berbeda. Bukan karena keramaian, bukan pula karena perayaan besar melainkan karena kehadiran yang sederhana, namun penuh arti. 

Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Pos Kotis datang, membawa sesuatu yang tak selalu bisa diukur dengan materi melainkan penuh ketulusan hati serta kepedulian.

Dipimpin oleh Danpos Kotis, Letda Inf Abdul Heru, langkah kaki para prajurit menyusuri kampung bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi menyapa, mendengar dan merangkul. 

Dalam kegiatan anjangsana tersebut, mereka membagikan perlengkapan olahraga berupa bola voli, net, dan bola, seolah menitipkan semangat baru bagi generasi muda untuk tetap bergerak, bermain, dan bermimpi.

Tak berhenti di situ, pakaian yang dibawa juga menjadi simbol kehangatan bahwa di balik seragam loreng, ada hati yang peduli dan ingin berbagi. 

Namun, yang paling terasa bukanlah apa yang dibagikan, melainkan cara mereka hadir. Tanpa jarak, tanpa sekat.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa kami ada bukan hanya untuk menjaga wilayah, tetapi juga untuk menjadi bagian dari mereka. Apa yang kami lakukan mungkin sederhana, tapi kami berharap bisa meninggalkan kesan yang berarti,” ungkap Letda Inf Abdul Heru dengan nada yang tenang namun dalam.


Kehadiran itu pun tidak berlalu begitu saja. Ia menetap dalam rasa haru warga. Egius, salah satu warga Kampung Baktis, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya.

“Ini bukan soal bantuan saja. Ini soal perhatian. Kami merasa dilihat, dihargai, dan ditemani. Itu yang paling penting,” ucapnya.

Di tengah segala keterbatasan, momen itu seperti percikan kecil yang menyalakan sesuatu lebih besar dengan penuh harapan.

Satgas 136/TS mungkin datang dengan perlengkapan sederhana, tapi mereka pulang meninggalkan jejak yang tidak sederhana. 

Jejak tentang kemanusiaan, tentang kedekatan, dan tentang bagaimana sebuah kehadiran bisa mengubah suasana hati satu kampung. Karena terkadang, yang dibutuhkan bukan sesuatu besar tetapi cukup seseorang yang datang dan benar-benar peduli. (ISP)

Bukan Sekadar Memberikan Rasa Aman, Pelayanan Kesehatan Warga Jadi Prioritas Satgas Yonif 136/TS di Distrik Nume

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Di tengah keterbatasan akses kesehatan dan medan yang tidak mudah dijangkau, harapan hadir melalui langkah nyata para prajurit. 

Dalam hal ini, Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos Nume kembali melaksanakan kegiatan pengobatan keliling bagi masyarakat Distrik Nume sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi kesehatan warga di Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Senin (27/4/2026). 

Kegiatan ini menyasar masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan. Dengan penuh ketulusan, para prajurit memberikan pengobatan terhadap berbagai keluhan penyakit yang dialami warga. 

Kehadiran mereka tidak hanya membawa obat, tetapi juga menghadirkan rasa aman, perhatian, dan harapan baru bagi masyarakat.

Sejumlah warga seperti Obet (56), Nepbire (47), Maikil (49), Olangga (32), hingga Erosi Wanda (49) turut merasakan langsung manfaat dari kegiatan tersebut. Bagi mereka yang sehari-hari bekerja sebagai petani kebun, gembala, maupun tukang kayu, layanan kesehatan seperti ini menjadi sesuatu yang sangat berarti di tengah keterbatasan fasilitas yang ada.

Masyarakat Distrik Nume pun menyampaikan harapan agar kegiatan pengobatan keliling ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. 

Selain membantu meringankan keluhan kesehatan, kegiatan ini juga dinilai mampu mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat setempat.

“Kehadiran prajurit di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penjaga wilayah, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat,” ungkap salah satu warga dengan penuh haru.

Sementara itu, Danpos Nume, Kapten Inf Akmad Sultoni Yahya, S.Tr.Han, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Satgas dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah penugasan. 

Ia menyampaikan bahwa kehadiran TNI tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga turut berperan dalam membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi warga.

“Kami hadir untuk masyarakat. Melalui kegiatan pengobatan keliling ini, kami ingin membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan yang sudah terjalin dengan baik antara TNI dan warga,” ujarnya.

Di balik keterbatasan yang ada, kepedulian menjadi jembatan yang menghubungkan TNI dan masyarakat. Di Distrik Nume, kepedulian itu hadir nyata, menyentuh langsung kehidupan warga, dan menjadi bukti bahwa TNI selalu ada bersama rakyat. (ISP)

Sentuhan Tulus Satgas Yonif 136/TS di Puncak Senyum Menyatukan Hati Warga


INSPIRASIKEPRI.COM | Papua Pegunungan - Di balik hamparan alam yang sunyi dan udara dingin pegunungan, kehangatan justru terasa begitu dekat di Distrik Puncak Senyum, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah. 

Dalam kesempatan ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti hadir bukan sekadar sebagai penjaga keamanan, melainkan sebagai sahabat bagi masyarakat di Distrik Puncak Senyum.

Melalui kegiatan simpatik yang penuh kepedulian, para prajurit menyusuri rumah-rumah warga, menyapa dengan senyum dan membuka ruang dialog hangat. 

Tanpa sekat, mereka duduk bersama, mendengar cerita, memahami kesulitan, serta merasakan langsung denyut kehidupan masyarakat di pelosok Papua.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata pembinaan teritorial (Binter) yang humanis. Bukan hanya tentang tugas, tetapi tentang hati. Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan sekadar simbol negara, melainkan bagian dari keluarga yang hadir untuk saling menguatkan.

Danpos Puncak Senyum, Kapten Inf Dwi Luhur, menyampaikan pesan yang penuh makna dan harapan.

"Kami ingin masyarakat tidak merasa sendiri. Kehadiran kami di sini adalah untuk menjadi saudara, tempat berbagi, dan memberikan rasa aman. Jangan ragu untuk datang dan berkomunikasi dengan kami, karena kami ada untuk masyarakat. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan kita dalam menjaga kedamaian di Puncak Senyum," ujarnya, Minggu (26/4/2026).

Kapten Inf Dwi Luhur menambahkan, bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Satgas dalam membangun hubungan yang kuat dan harmonis dengan masyarakat.

Tak hanya berbincang, Satgas Yonif 136/TS juga menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada warga yang membutuhkan. Bantuan itu mungkin sederhana, namun maknanya begitu besar menjadi simbol kepedulian dan harapan di tengah keterbatasan.

Suasana haru pun tak terelakkan. Senyum warga, tatapan penuh syukur, hingga sambutan hangat yang tulus menjadi bukti bahwa kehadiran Satgas membawa arti. Bagi masyarakat Distrik Puncak Senyum, kegiatan ini bukan hanya bantuan, tetapi juga menghadirkan rasa aman, nyaman, dan diperhatikan.

Ucapan terima kasih mengalir dari warga yang berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut. Mereka merasakan bahwa di tengah segala keterbatasan, masih ada tangan-tangan yang peduli dan hati yang mau mendengar.

Melalui langkah sederhana namun bermakna ini, Satgas Yonif 136/TS kembali menegaskan bahwa pengabdian sejati bukan hanya soal menjaga kedaulatan, tetapi juga merawat kemanusiaan. Di Puncak Senyum, kehadiran TNI bukan hanya terlihat tetapi benar-benar dirasakan. (ISP)

Sentuhan Hangat di Tengah Keterbatasan, Satgas Yonif 136/TS Hadirkan Harapan Lewat Pengobatan Keliling di Kalome


INSPIRASIKEPRI.COM | Papua - Di tengah sunyinya pegunungan dan keterbatasan akses layanan kesehatan, kehadiran Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti kembali menjadi cahaya harapan bagi masyarakat. 


Lewat aksi nyata penuh kepedulian, Pos Kalome menggelar pengobatan keliling yang langsung menyentuh kehidupan warga Distrik Kalome, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (25/4/2026).

Dipimpin oleh Bintara Kesehatan Pos Kalome, Sertu Riki Wijaya, bersama tenaga kesehatan Pratu Ismail dan personel lainnya, kegiatan ini bukan sekadar pelayanan medismelainkan wujud nyata pengabdian dari hati. 

Dengan membawa perlengkapan sederhana, obat-obatan, dan vitamin, para prajurit menyusuri rumah-rumah warga, menjangkau mereka yang selama ini sulit mendapatkan layanan kesehatan.

Satu per satu warga diperiksa dengan penuh perhatian. Mulai dari pengecekan tekanan darah, konsultasi kesehatan, hingga pemberian obat sesuai keluhan, semua dilakukan dengan sentuhan humanis. 

Tak hanya itu, edukasi tentang pola hidup sehat dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan juga diberikan, sebagai langkah preventif agar masyarakat tetap sehat.

Bakes Pos Kalome, Sertu Riki Wijaya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral TNI terhadap masyarakat di wilayah penugasan.

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penjaga wilayah, tetapi juga sebagai saudara bagi masyarakat. Pengobatan keliling ini adalah bentuk kepedulian kami, agar warga tetap sehat meski berada di tengah keterbatasan,” ujarnya.

Sementara itu, Danpos Kalome, Lettu Inf Jeril Wiputra Marai, S.Tr.Han., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Satgas dalam membantu masyarakat.

“Kami akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat, khususnya di bidang kesehatan. Harapan kami, kehadiran Satgas tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membawa dampak positif dan harapan baru bagi masyarakat di wilayah penugasan,” ungkapnya.

Respon masyarakat pun begitu hangat. Senyum dan rasa syukur terpancar dari wajah warga yang merasa diperhatikan dan dibantu secara langsung. Bagi mereka, kehadiran Satgas bukan hanya memberi layanan kesehatan, tetapi juga membawa harapan dan rasa aman.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti tidak hanya mengobati, tetapi juga membangun jembatan hati—mempererat silaturahmi, menumbuhkan kepercayaan, serta menghadirkan keharmonisan antara TNI dan rakyat.

Di balik tugas menjaga kedaulatan negara, tersimpan nilai kemanusiaan yang begitu kuat. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat hadir, peduli, dan mengabdi tanpa batas.


Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti akan terus berkomitmen menghadirkan aksi-aksi nyata yang membawa manfaat, sebagai bentuk pengabdian tulus demi negeri, dari pelosok hingga penjuru Indonesia. 

Hangatnya Kepedulian di Ujung Negeri, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Sentuh Hati Warga Melalui Anjangsana di Kampung 55


INSPIRASIKEPRI.COM | Papua – Di tengah sunyinya pegunungan dan keterbatasan yang dihadapi masyarakat, kehadiran Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti kembali menjadi cahaya harapan. 

Lewat langkah sederhana namun penuh makna, Pos KP 55 menghadirkan kehangatan yang tak sekadar terlihat, tetapi benar-benar dirasakan bagi warga Kampung 55, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Barat, Jum'at (24/4/2026). 

Personel Pos KP 55 melaksanakan kegiatan anjangsana dengan menyambangi rumah-rumah warga di Distrik Pangaleme. Dipimpin langsung oleh Dantim 1, Sertu Sambarita Siahaan, para prajurit hadir bukan hanya sebagai aparat negara, tetapi sebagai saudara yang datang membawa kepedulian.

Dari pintu ke pintu, sapaan hangat dan senyum tulus mengiringi setiap langkah mereka. Obrolan sederhana pun berubah menjadi jembatan hati—menghapus jarak, mempererat ikatan, dan menghadirkan rasa kebersamaan yang begitu kuat.

Tak hanya hadir dengan kata-kata, Satgas juga membawa kepedulian nyata. Selain membagikan pakaian layak pakai untuk anak-anak, orang dewasa hingga lansia, personel Satgas Yonif 136/TS juga melaksanakan pemeriksaan dan pengobatan sederhana bagi warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut menjadi sangat berarti, terlihat dari raut bahagia dan mata berbinar masyarakat yang menerima perhatian dan pelayanan langsung dari para prajurit.

“Kami ingin hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di sini. Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat dan semakin mempererat hubungan kita semua,” ungkap Sertu Sambarita Siahaan dengan penuh ketulusan.

Kehadiran Satgas pun disambut hangat oleh masyarakat Distrik Pangaleme. Bagi mereka, para prajurit bukan hanya pelindung, tetapi juga sahabat yang selalu ada di tengah kesulitan, termasuk saat warga membutuhkan bantuan kesehatan.

Sementara itu, Danpos KP 55, Letda Inf Jantonius Parulian Sitompul, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen Satgas dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan anjangsana ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu hadir untuk rakyat, tidak hanya dalam menjaga kedaulatan, tetapi juga dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, termasuk pelayanan kesehatan dan bantuan sosial. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama kita dalam menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini tidak hanya meninggalkan jejak bantuan, tetapi juga menanamkan rasa percaya dan kedekatan yang mendalam. Di balik setiap langkah prajurit, tersimpan pesan kuat bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar semboyan—melainkan nyata, hidup, dan tumbuh dari hati ke hati.

Satgas Yonif 136/Tuah Sakti pun berkomitmen untuk terus menghadirkan aksi-aksi nyata yang membawa manfaat, menjadi jembatan harapan, dan menjaga senyum masyarakat di pelosok negeri. (ISP)

Sentuhan Hangat di Wilayah Penugasan, Satgas Yonif 136/TS Anjangsana ke Rumah Warga Distrik Tinggi Nambut
INSPIRASIKEPRI.COM | Puncak Jaya – Di balik medan yang menantang dan keterbatasan yang ada, kepedulian tulus kembali ditunjukkan oleh Satgas Yonif 136/Tuah Sakti. 

Personel Pos Tinggi Nambut yang dipimpin oleh Wadanpos Letda Inf Syamsu Hidayat kembali melaksanakan anjangsana sebagai wujud nyata pendekatan humanis kepada masyarakat di Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini menyasar kediaman Bapak Palang (45), warga Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya. Dalam suasana sederhana namun penuh kehangatan, kehadiran para prajurit disambut dengan senyum dan rasa haru. 

Bukan sekadar kunjungan biasa, momen tersebut menjadi ruang berbagi cerita, tawa, dan harapan antara TNI dan masyarakat.

Dengan penuh empati, personel Satgas duduk bersama keluarga Bapak Palang, mendengarkan kisah kehidupan sehari-hari yang sarat perjuangan. Dari percakapan hangat itulah, para prajurit dapat memahami langsung kondisi dan kebutuhan warga di wilayah penugasan.

Sebagai bentuk kepedulian, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti juga memberikan bantuan berupa pakaian kepada keluarga Bapak Palang. Bantuan sederhana tersebut menjadi simbol perhatian dan kasih sayang, sekaligus bukti bahwa kehadiran TNI bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sahabat bagi masyarakat.

Wadanpos Tinggi Nambut, Letda Inf Syamsu Hidayat, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat. 

“Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk menjadi bagian dari keluarga masyarakat di sini. Melalui kegiatan anjangsana ini, kami ingin mendengar langsung keluhan dan kebutuhan warga, serta memberikan bantuan semampu kami. Harapan kami, kebersamaan ini terus terjalin sehingga tercipta rasa aman, nyaman, dan saling percaya antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Rasa haru dan bahagia juga disampaikan oleh Bapak Palang. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh para prajurit. 

“Kami sangat senang dan berterima kasih atas kedatangan bapak-bapak TNI. Kehadiran mereka membuat kami merasa diperhatikan dan tidak sendiri. Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi keluarga kami. Semoga bapak-bapak TNI selalu diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas,” ungkapnya.

Kegiatan anjangsana ini semakin menegaskan komitmen Satgas Pos Tinggi Nambut untuk terus membangun kedekatan emosional serta hubungan yang harmonis dengan masyarakat. 

Melalui langkah kecil yang penuh makna ini, diharapkan tumbuh rasa saling percaya dan kebersamaan, demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya.

Karena sejatinya, pengabdian bukan hanya tentang menjaga batas negeri, tetapi juga menyentuh hati mereka yang ada di dalamnya. (ISP)


Peduli Tanpa Batas, Satgas Yonif 136/TS Pos Ilu Gelar Patroli Simpatik dan Hadirkan Layanan Kesehatan Keliling Untuk Warga

INSPIRASIKEPRI.COM | Papua– Wujud kepedulian tanpa batas kembali ditunjukkan oleh Satgas Yonif 136/Tuah Sakti. Tak hanya menjalankan tugas pengamanan wilayah, personel Pos Ilu juga menghadirkan harapan bagi masyarakat melalui patroli simpatik yang dikombinasikan dengan pelayanan kesehatan keliling di Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Rabu (22/4/2026).

Sejak pagi hari personel Satgas Yonif 136/TS melaksankan penyisiran di sekitar wilayah Distrik Ilu dengan penuh semangat dan tulus. Dalam kegiatan tersebut, para prajurit tidak hanya memastikan situasi keamanan tetap kondusif, tetapi juga secara langsung menyambangi warga yang membutuhkan bantuan kesehatan di sepanjang rute patroli.

Dipimpin oleh Dantim 2, Sertu Hendra, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI di wilayah penugasan bukan sekadar menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga membawa solusi atas berbagai kesulitan masyarakat. Bersama Bintara Kesehatan, Serda Felix Silalahi, tim bergerak dari satu titik ke titik lainnya untuk memberikan layanan medis secara langsung kepada warga.

“Kegiatan ini merupakan patroli simpatik yang kami laksanakan sambil memberikan pelayanan kesehatan keliling. Selain menjaga keamanan wilayah, kami juga membantu masyarakat yang kami temui dan membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan,” ungkap Sertu Hendra.

Di tengah keterbatasan akses fasilitas kesehatan dan medan yang cukup berat, kehadiran Satgas menjadi angin segar bagi masyarakat. Serda Felix memberikan berbagai pelayanan mulai dari pemeriksaan tekanan darah, pemberian obat-obatan ringan, hingga edukasi tentang pentingnya pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Menanggapi kegiatan tersebut, Wakil Komandan Satgas Yonif 136/Tuah Sakti, Kapten Inf Erwin Nugraha, S.T.Han menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Satgas dalam menjalankan tugas secara humanis.

“Kami ingin kehadiran Satgas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui patroli simpatik yang dipadukan dengan pelayanan kesehatan keliling ini, kami berupaya hadir tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai solusi atas kesulitan yang dihadapi masyarakat di wilayah penugasan,” ujar Wadan Satgas.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian TNI kepada rakyat.

Respon masyarakat pun begitu hangat. Warga yang ditemui di sepanjang jalur patroli tampak antusias dan bersyukur atas perhatian yang diberikan. Bagi mereka, kehadiran prajurit TNI bukan hanya membawa rasa aman, tetapi juga menjadi penolong di saat dibutuhkan.

“Kami sangat terbantu. Tidak mudah bagi kami untuk ke puskesmas karena jarak dan medan. Terima kasih bapak-bapak TNI sudah peduli dengan kesehatan kami,” ujar salah satu warga dengan penuh haru.

Kegiatan patroli simpatik yang dipadukan dengan pengobatan keliling ini berlangsung hingga siang hari dalam suasana aman, tertib, dan penuh keakraban. Aksi ini sekaligus mempertegas komitmen Satgas Yonif 136/TS untuk selalu hadir di tengah masyarakat, menjadi pelindung sekaligus pengayom yang memberikan dampak nyata.

Melalui langkah sederhana namun penuh makna ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti kembali membuktikan bahwa pengabdian sejati bukan hanya tentang menjaga perbatasan, tetapi juga tentang merawat harapan dan kemanusiaan di setiap wilayah penugasan. (ISP)

Tempuh Medan Sulit, Satgas 136/TS Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Desa Ukuneri, Papua Tengah

INSPIRASIKEPRI.COM | Papua Tengah – Aksi nyata kembali ditunjukkan oleh Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti dalam menjalankan tugas kemanusiaan di wilayah penugasan. 

Tidak sekadar hadir, para prajurit turun langsung memberikan pelayanan kesehatan (Yankes) kepada masyarakat di Desa Ukuneri, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, dengan penuh kepedulian dan semangat pengabdian, Selasa (21/4/2026). 

Dipimpin oleh DPP Kapten Ckm dr. Ridho Viandalas, kegiatan ini menjadi bukti nyata tindakan langsung Satgas Yonif 136/TS dalam menjawab kebutuhan masyarakat di daerah terpencil yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan. 

Dengan menempuh medan yang cukup berat, para personel tetap antusias memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan, hingga edukasi sederhana tentang pola hidup sehat kepada warga.

Kehadiran Satgas Yonif 136/TS disambut hangat oleh masyarakat Desa Ukuneri. Warga tampak antusias memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka. Senyum, harapan, dan rasa syukur terpancar dari wajah masyarakat yang merasa terbantu dengan kehadiran prajurit TNI di tengah keterbatasan.

Dalam keterangannya, Kapten Ckm dr. Ridho Viandalas menyampaikan bahwa kesehatan masyarakat menjadi perhatian utama dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.

“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan apa yang kami miliki. Harapannya, kehadiran kami dapat membantu meringankan keluhan masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, terutama di lingkungan yang serba terbatas,” ungkapnya.

Sementara itu, Komandan Satgas Yonif 136/TS, Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.IP., menegaskan bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Aksi nyata yang dilakukan prajurit di lapangan adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami. Kami ingin kehadiran Satgas Yonif 136/TS benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 136/TS kembali membuktikan bahwa pengabdian tidak mengenal batas. Dengan tindakan nyata dan kepedulian yang tulus, para prajurit terus hadir membawa harapan, kesehatan, dan semangat baru bagi masyarakat di wilayah penugasan. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya dalam mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan GoZero% - Sustainability Action by Telkom Indonesia, melalui pilar Empower Our People. 

TelkomGroup mengimplementasikan prinsip Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi (DEI) secara terukur dan berkelanjutan guna memperkuat organisasi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di tengah percepatan transformasi digital.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini menyampaikan bahwa kesetaraan gender merupakan fondasi dalam membangun organisasi yang inklusif dan mampu menghadirkan keberagaman perspektif. 

“Kami percaya perempuan Indonesia memiliki potensi dan kemampuan yang sangat besar. Yang dibutuhkan adalah kesempatan yang setara untuk berkembang, mengaktualisasikan diri, serta mengambil peran strategis dalam kepemimpinan. Ketika akses itu dibuka, perempuan dapat memberi kontribusi nyata bagi mendorong inovasi, serta memberi manfaat bagi masyarakat dan bangsa,” ujar Dian, Selasa (21/4/2026). 

Komitmen tersebut tercermin dalam capaian yang terukur. Pada tahun 2025, proporsi perempuan di TelkomGroup mencapai 31,7% dari total karyawan, dengan 21% di antaranya menempati posisi manajerial. Ke depan, TelkomGroup menargetkan peningkatan keterwakilan perempuan hingga 32% dari total karyawan dan 27% di level manajerial pada tahun 2030 sebagai bagian dari strategi DEI yang terarah.

Penguatan kepemimpinan perempuan juga terlihat di berbagai lapisan organisasi. Pada tahun 2025, keterwakilan perempuan di tingkat manajemen senior mencapai 14,0%, manajemen madya 23,2%, dan level pengawas 33,4%. 

Di sisi lain, TelkomGroup terus mendorong peningkatan partisipasi perempuan pada fungsi strategis, termasuk revenue-generating function sebesar 8,3% serta bidang Sains, Teknologi, Rekayasa/Engineering, dan Matematika (STEM) sebesar 8,1%, sebagai upaya memperluas akses perempuan di sektor berbasis teknologi.

Lebih dari itu, TelkomGroup menghadirkan wujud nyata pemberdayaan perempuan melalui representasi kepemimpinan di tingkat tertinggi. Kehadiran Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mencerminkan bagaimana perempuan berperan aktif dalam mendorong transformasi digital sekaligus membangun budaya kerja yang inklusif. 

Kiprahnya juga mendapat pengakuan melalui penghargaan Excellent Mom in Digital Transformation and Regional Connectivity Leadership pada Wonder Mom Awards 2025 serta Perempuan Inspiratif Awards 2025, yang semakin menegaskan peran perempuan di garis depan industri telekomunikasi digital.

Sejalan dengan semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini yang terus hadir dalam konteks masa kini, Dian menekankan bahwa pemberdayaan perempuan harus dimaknai sebagai upaya membuka akses setara terhadap peluang dan kemajuan. 

“Di era digital, konektivitas menjadi jembatan penting agar perempuan semakin berdaya. Dengan akses yang seluas-luasnya terhadap informasi, pengetahuan, dan peluang, perempuan dapat lebih maju dan berkembang,” pungkas Dian.

Selain aspek representasi, TelkomGroup juga memastikan ekosistem kerja yang mendukung produktivitas perempuan. Penyediaan fasilitas seperti Telkom Daycare dan ruang laktasi menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, sehingga perempuan dapat menjalankan peran profesional secara optimal sebagai bagian dari talenta unggul perusahaan.

Melalui pendekatan yang terintegrasi, TelkomGroup terus memperkuat budaya kerja yang setara, termasuk melalui berbagai inisiatif pengembangan talenta perempuan dan dukungan komunitas internal. Upaya ini diyakini mampu menghadirkan perspektif yang lebih beragam dalam pengambilan keputusan sekaligus mempercepat transformasi organisasi secara konsisten.

Dengan komitmen yang kuat terhadap prinsip gender equality dan empowering women, TelkomGroup tidak hanya membangun organisasi yang lebih tangguh, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (Isp)



Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Hadirkan Semangat Belajar dan Harapan Baru di SD Negeri Kalome

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Aksi nyata kembali ditunjukkan oleh Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah penugasan. 

Melalui Pos Kalome, para prajurit TNI turun langsung ke tengah masyarakat dengan melaksanakan kegiatan pembelajaran bagi siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) Negeri Kalome, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (18/4/2026).

Di tengah keterbatasan fasilitas pendidikan di daerah perbatasan, kehadiran personel Satgas menjadi angin segar bagi anak-anak. Dengan penuh semangat, mereka mengikuti proses belajar mengajar yang dibawakan langsung oleh para prajurit. Suasana kelas pun kala itu berubah menjadi lebih hidup dipenuhi canda, tawa, dan antusiasme tinggi dari para siswa.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danpos Kalome Lettu Inf Jeril Wiputra bersama personel ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial (Binter) Satgas Yonif 136/Tuah Sakti. Tidak hanya memberikan materi pelajaran, para prajurit juga menanamkan nilai-nilai wawasan kebangsaan guna membentuk karakter generasi muda yang cinta tanah air.

Sebagai bentuk kepedulian, Satgas turut membagikan sarana belajar berupa buku tulis, pensil, penghapus, serta tambahan asupan gizi seperti susu, permen, dan snack kepada sekitar 70 siswa-siswi SD Negeri Kalome. Bantuan tersebut disambut hangat oleh pihak sekolah dan para siswa yang tampak bahagia menerima perhatian dari para prajurit.


Dalam keterangannya, Danpos Kalome Lettu Inf Jeril Wiputra menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab moral TNI dalam mendukung pendidikan anak-anak di wilayah perbatasan.

“Kegiatan mengajar ini bukan sekadar berbagi ilmu, tetapi juga bentuk kepedulian kami dalam membantu mencerdaskan generasi penerus bangsa. Kami berharap kehadiran Satgas dapat memberikan manfaat nyata dan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ungkapnya.

Masyarakat Distrik Kalome pun menyambut positif kegiatan tersebut. Kehadiran Satgas yang aktif dan humanis dinilai mampu memberikan dampak langsung, tidak hanya dalam bidang keamanan, tetapi juga sosial dan pendidikan.


Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terus memperkuat jalinan silaturahmi, membangun komunikasi yang harmonis, serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI. Semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat pun semakin nyata, menjadi kekuatan utama dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dengan penuh dedikasi, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk terus menghadirkan aksi-aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat di wilayah penugasan. Karena bagi mereka, mengabdi bukan hanya tentang menjaga batas negara tetapi juga menjaga harapan dan masa depan generasi bangsa. (ISP)

Tembus Medan Sulit, Satgas Yonif 136/TS Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis Untuk Masyarakat Hingga Pelosok Papua

INSPIRASIKEPRI.COM | Papua Tengah – Aksi nyata kembali ditunjukkan oleh Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti dalam menjalankan tugas kemanusiaan di wilayah penugasan. 

Kali ini, melalui Pos Nume, para prajurit melaksanakan kegiatan anjangsana kepada warga setempat dengan menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Distrik Nume, Kampung di Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Jum'at (17/4/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan wujud kepedulian tulus prajurit TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Dengan penuh kehangatan, personel Satgas menyapa warga dari rumah ke rumah, memberikan pengobatan sederhana, sekaligus menjalin komunikasi yang erat dengan masyarakat.

Danpos Nume Satgas Yonif 136/TS, Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan emosional dengan warga. Menurutnya, kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat yang siap membantu.

“Kegiatan ini menjadi sarana untuk berkomunikasi dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Kami ingin hadir langsung, mendengar, dan membantu, khususnya melalui pelayanan kesehatan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesulitan yang dihadapi warga,” ujarnya.

Respon masyarakat pun begitu hangat. Warga menyambut dengan penuh antusias dan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. Di tengah keterbatasan fasilitas kesehatan, kehadiran Satgas menjadi harapan dan solusi nyata bagi mereka.

“Warga sangat mengapresiasi kepedulian dari Satgas Yonif 136/TS. Meski dengan keterbatasan, pelayanan ini sangat berarti bagi kami. Semoga kebaikan ini membawa manfaat bagi masyarakat,” ungkap salah satu warga.

Melalui kegiatan ini, tidak hanya kesehatan yang disentuh, tetapi juga hati masyarakat yang semakin dekat dengan TNI. Diharapkan, hubungan harmonis antara Satgas Yonif 136/TS dan warga Distrik Nume terus terjalin kuat, serta membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. (ISP)

Peduli Terhadap Kesejahteraan Pendidikan, Satgas Yonif 136/TS Hadir di SD Inpres Pagaleme

INSPIRASIKEPRI.COM | Papua – Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti kembali menunjukkan aksi nyata dalam mendukung dunia pendidikan di wilayah penugasan. 

Dipimpin oleh Sertu Egy, personel Satgas melaksanakan kegiatan tenaga pendidik (Gadik) dengan menghadirkan suasana belajar yang penuh semangat, keceriaan, dan kehangatan di SD Inpres Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (18/4/2026). 

Kehadiran para prajurit TNI disambut dengan antusias luar biasa oleh anak-anak. Dengan wajah ceria dan penuh rasa ingin tahu, mereka mengikuti setiap materi pembelajaran yang diberikan. 

Suasana kelas pun berubah menjadi lebih hidup canda, tawa dan semangat riang gembira mengiringi proses belajar mengajar bersama “om-om tentara” yang dengan sabar dan penuh kepedulian membimbing mereka.

Tak hanya memberikan ilmu, para personel Satgas juga menanamkan nilai-nilai disiplin, semangat kebangsaan serta motivasi untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Momen kebersamaan ini menjadi bukti bahwa kehadiran TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa.

Dansatgas Yonif 136/TS, Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.IP menyampaikan bahwa kegiatan Gadik merupakan salah satu prioritas dalam pembinaan teritorial di daerah penugasan.

“Kegiatan ini adalah wujud komitmen kami untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah perbatasan. Kami berharap kehadiran Satgas dapat memberikan energi positif, membangun kepercayaan diri anak-anak, serta menumbuhkan semangat mereka untuk terus belajar dan menggapai masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Dengan penuh dedikasi, Satgas Yonif 136/TS terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, membuktikan bahwa di balik seragam loreng, terdapat kepedulian tulus demi kemajuan bangsa. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menghadirkan ajang balap yang dinantikan para pecinta motorsport Tanah Air melalui Astra Honda Dream Cup 2026 (AHDC). Ajang ini menegaskan perannya sebagai bagian dari sistem pembinaan pebalap berjenjang di Indonesia, sekaligus mengajak para penggemar balap merasakan sensasi melesat kencang di lintasan di berbagai daerah.

Astra Honda Dream Cup diselenggarakan untuk menyelaraskan program pembinaan balap yang dijalankan AHM, sehingga dapat menjadi wadah bagi para pebalap regional melalui kegiatan one make race (OMR) motor Honda. AHDC juga diharapkan menjadi bagian dari jalur pembinaan menuju level yang lebih tinggi bersama Astra Honda Racing School dan Astra Honda Racing Team.

Mengusung semangat melesat lebih kencang, AHDC 2026 menghadirkan sensasi balap yang kompetitif di berbagai daerah dengan menghadirkan 12 kelas kejuaraan, yakni kelas Honda Sonic 150 R/Supra GTR 150cc Tune Up Open (AHDC-1), Honda Sonic 150 R/Supra GTR 150cc Rookie (AHDC-2), Honda Sonic 150R/Supra GTR 150cc Standar Beginner (AHDC-3), Honda Vario 160 Standar Pemula (AHDC-4), Honda Vario 160 Standar Non Pro (AHDC-5).

Honda Matic Tune-Up s/d 130cc Terbuka (AHDC-6), Honda Matic Standar s/d 130cc Terbuka (AHDC-7), Honda Matic Standar s/d 130cc Pemula (AHDC-8), Honda Matic Standar s/d 130cc Pemula Lokal Provinsi (AHDC-9), Honda Matic Standar s/d 130cc Wanita (AHDC-10), Honda CRF 150L Supermoto Tune-Up Terbuka (AHDC-11), dan Honda CBR150R - AHM (AHDC-12). 

Setiap kelas diharapkan mampu menjadi wadah bagi pebalap muda untuk menunjukkan potensi terbaiknya sebagai talenta balap masa depan Indonesia. Termasuk diantaranya kelas Vario 160 yang sudah diuji coba di 2025 dan mendapatkan animo postif masyarakat. Dengan mesin standar dan bebas modifikasi pada beberapa hal termasuk bagian CVT akan menjanjikan balapan seru yang kencang Bersama Honda Vario 160.

Rangkaian balap AHDC 2026 akan digelar di beberapa daerah. Event pertama akan berlangsung di Tasikmalaya, Jawa Barat, tepatnya di Sirkuit Bukit Paseur pada 24 Mei 2026. Selanjutnya event kedua akan digelar di Purwokerto, Jawa Tengah di GOR Satria pada 16 Agustus 2026, dan event ketiga akan diselenggarakan di Palopo, Sulawesi Selatan pada bulan 15 November 2026.

General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya mengatakan bahwa AHDC menjadi salah satu bentuk komitmen AHM bersama jaringan main dealer sepeda motor Honda dalam menghadirkan aktivitas positif sekaligus membangun ekosistem balap yang berkelanjutan di Indonesia.

“Kami ingin menghadirkan wadah yang dapat mengakomodasi antusiasme pecinta balap di berbagai daerah, sekaligus menjadi bagian dari pembinaan pebalap Tanah Air. Kami berharap pebalap muda di seluruh Indonesia semakin termotivasi untuk meraih mimpi,” ujar Andy, Jum'at (17/4/2026). 

Selain digelar di tingkat nasional, AHDC juga akan diperluas melalui berbagai kegiatan balap tingkat regional di sejumlah wilayah Indonesia termasuk Sumatera Utara, Riau dan Sulawesi Utara. Inisiatif ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi pebalap daerah untuk berpartisipasi serta memperkuat ekosistem balap dari level regional hingga nasional.

Tidak hanya sekedar menyuguhkan persaingan di lintasan balap, AHDC juga memiliki rangkaian kegiatan yang semakin menarik. Dimulai dari AHDC Tour di mana para siswa SMA/SMK sederajat akan mendapatkan sharing berbagai pengetahuan mengenai dunia balap. 

AHDC juga mengajak serta komunitas sepeda motor Honda untuk melakukan turing atau city rolling menuju lokasi balap dan berbagai booth pameran edukasi yang menarik untuk mendukung kemeriahan kompetisi balap AHDC.

Melalui kehadiran Astra Honda Dream Cup 2026, AHM tidak hanya menghadirkan ajang balap yang kompetitif, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk merasakan langsung sensasi kecepatan serta semangat kebersamaan di lintasan balap. 

Berbagai informasi mengenai kegiatan AHDC juga bisa dipantau melalui kanal sosial media Astra Honda Racing Team seperti Instagram @astrahondaracingteam, dan juga Facebook page Astra Honda Racing Team. (Isp) 



Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.