Nasional

Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Pererat Silaturahmi, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Anjangsana ke Masyarakat Kampung Ukuneri 
INSPIRASIKEPRI.COM | Puncak Jaya - Suasana pagi yang sejuk menyelimuti Kampung Ukuneri, saat personel Batalyon Infanteri 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan anjangsana sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dan membangun komunikasi dengan masyarakat di wilayah penugasan, Jum'at (08/10/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Satgas Yonif 136/Tuah Sakti, Letda Inf Jacson Tampubolon. Kehadiran personel Satgas disambut hangat oleh masyarakat Kampung Ukuneri.

Dalam kunjungan tersebut, Letda Inf Jacson Tampubolon berkesempatan bersilaturahmi dengan Kepala Suku Winiringga Talenggeng, salah satu tokoh masyarakat yang memiliki peran penting di Kampung Ukuneri. Pertemuan berlangsung sederhana, akrab, dan penuh suasana kekeluargaan.

Dalam komunikasi tersebut, Letda Inf Jacson Tampubolon menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga keamanan, kedamaian, serta kebersamaan di tengah masyarakat. Ia juga mendengarkan secara langsung kondisi, harapan, serta berbagai kendala yang dihadapi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Suku Winiringga Talenggeng menyambut baik kehadiran personel Satgas dan berharap komunikasi serta hubungan baik antara TNI dan masyarakat dapat terus terjalin. 

"Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menjadi ruang untuk bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga," ungkapnya.

Kegiatan anjangsana ditutup dengan jabat tangan dan suasana penuh keakraban. Bagi Satgas Yonif 136/Tuah Sakti, kedekatan dengan masyarakat bukan sekadar bagian dari tugas, tetapi merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dari Kampung Ukuneri, kebersamaan terus dirawat, persaudaraan terus dikuatkan, dan kehadiran TNI menjadi bagian dari masyarakat.

Cegah Peredaran Senjata dan Barang Terlarang, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Sweeping Serentak di Sejumlah Titik Wilayah Penugasan Papua

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah penugasan, jajaran Pos Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan sweeping secara serentak di sejumlah wilayah penugasan, Selasa (05/10/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah kepemilikan senjata tajam, barang-barang terlarang yang bertentangan dengan hukum, serta senjata api ilegal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel Satgas mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional. Setiap pemeriksaan dilaksanakan sesuai prosedur dengan tetap menghormati hak dan privasi masyarakat serta atas izin pihak yang bersangkutan.


Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti, Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.I.P., menekankan agar seluruh personel melaksanakan pemeriksaan secara profesional dan humanis.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap humanis dan menghormati masyarakat. Sweeping bukan semata-mata untuk mencari pelanggaran, tetapi sebagai langkah pencegahan agar keamanan dan ketertiban di wilayah penugasan tetap terjaga,” tegas Dansatgas.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Satgas Yonif 136/Tuah Sakti dalam menciptakan wilayah penugasan yang aman dan kondusif, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat melalui pendekatan yang santun dan humanis.


Hangatkan Kebersamaan, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Makan Bersama Masyarakat Distrik Kalome
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Dalam upaya mempererat hubungan silaturahmi dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Pos Kalome Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti menggelar kegiatan makan bersama masyarakat Distrik Kalome, Minggu (04/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di depan Pos Kalome tersebut dipimpin langsung oleh Danpos Kalome, Lettu Inf Jeril Wiputra, bersama seluruh personel Pos Kalome. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tampak mewarnai kegiatan, ketika prajurit TNI dan masyarakat duduk bersama menikmati hidangan yang telah disiapkan.

Makan bersama ini merupakan salah satu program unggulan Pos Kalome sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat di wilayah penugasan. Lebih dari sekadar berbagi hidangan, kegiatan ini menjadi sarana mempererat persaudaraan, menjalin komunikasi, serta menumbuhkan rasa kebersamaan tanpa sekat antara prajurit dan masyarakat.

Danpos Kalome, Lettu Inf Jeril Wiputra, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian sekaligus tanggung jawab moral TNI terhadap masyarakat.

“Kegiatan makan bersama ini kami laksanakan sebagai upaya mempererat tali silaturahmi dan membangun hubungan kekeluargaan dengan masyarakat. Kami berharap kehadiran Satgas dapat memberikan manfaat positif serta membuat masyarakat merasa bahwa TNI selalu hadir sebagai bagian dari keluarga mereka,” ungkapnya.

Masyarakat Distrik Kalome pun menyambut baik kegiatan tersebut. Kebersamaan yang terjalin mencerminkan kedekatan dan keharmonisan antara personel Satgas dengan masyarakat setempat.

Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti ingin menunjukkan bahwa pengabdian seorang prajurit tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga melalui kepedulian, kebersamaan, dan ketulusan dalam membangun hubungan dengan masyarakat.

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti akan terus berkomitmen menghadirkan kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat selama masa penugasan, sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Sah, Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah Jadi Kodam Pertama di Kepri

INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Komando Daerah Militer (Kodam) XXV/Mahmud Riayat Syah untuk wilayah Kepulauan Riau.

Peresmian dilakukan dalam rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).

Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah merupakan bagian dari pengembangan organisasi TNI Angkatan Darat. Pembentukan Kodam tersebut merupakan salah satu dari enam Kodam baru yang diresmikan pada kesempatan tersebut.

"Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan 204 satuan baru TNI, terdiri dari enam Komando Daerah Militer,” ujar Prabowo saat prosesi peresmian.

Sebelum pembentukan Kodam XXV, wilayah Kepulauan Riau berada di bawah komando Kodam I/Bukit Barisan dan beralih ke Kodam XIX/Tuanku Tambusai yang berkedudukan di Riau.

Dengan peresmian ini, Kepulauan Riau memiliki komando daerah militer tersendiri yang membawahi wilayah teritorial provinsi tersebut.

Dalam rangkaian peresmian, Mayjen TNI Rionardo ditetapkan sebagai Panglima Kodam (Pangdam) XXV/Mahmud Riayat Syah. Ia menjadi Pangdam pertama Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah.

Penetapan ditandai dengan penyerahan tongkat komando dan bendera kesatuan.

Mayjen TNI Rionardo merupakan lulusan Akademi Militer 1994. Ia lahir di Manado, Sulawesi Utara, pada 4 Agustus 1971. Ia memiliki latar belakang kecabangan Infanteri dan pernah bertugas di lingkungan Kopassus.

Sebelum menjabat Pangdam XXV/Mahmud Riayat Syah, Rionardo menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Pertahanan Bidang Sosial.

Pembentukan Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah bertujuan memperkuat struktur pertahanan di wilayah Kepulauan Riau. Kepulauan Riau merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara dan berada di jalur pelayaran internasional.

Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah diharapkan dapat meningkatkan koordinasi pertahanan dan pelaksanaan tugas kewilayahan TNI AD di Kepulauan Riau. (ISP)

Untuk Mandi Saja Susah, Kisah Warga Sambau Yang Sebulan Tanpa Air Bersih
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Ada ironi di balik gemerlap Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. 

Saat kawasan itu dipromosikan sebagai surga investasi digital dan pariwisata dengan nilai triliunan rupiah, warga yang tinggal hanya beberapa ratus meter dari gerbangnya justru menjerit kekurangan air bersih.

Senin (5/10/2026) pagi, sekitar pukul 06.30 WIB, puluhan warga Kavling Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, kembali mengepung pintu gerbang masuk KEK Nongsa. Ini merupakan aksi kedua setelah aksi serupa pada 19 September 2026 lalu.

Tuntutannya masih sama: pasokan air mati total selama sekitar satu bulan.

“Kami demo karena air satu bulan tidak mengalir, mati total,” ujar seorang warga di tengah aksi.

Fakta di lapangan, krisis air di Teluk Mata Ikan bukan persoalan baru. Warga mengaku untuk kebutuhan mandi, mencuci, hingga memasak harus mengandalkan bantuan mobil tangki dari PT Air Batam Hilir (ABH). Itupun tidak merata.

“Ada dari pihak ABH memberikan tangki air, tapi tidak mencukupi. Ada yang kebagian, ada yang tidak,” keluh warga lainnya.

Dalam aksi tersebut, perwakilan ABH hadir menemui massa. Namun warga mengaku masih menunggu kepastian dari pimpinan terkait yang dijanjikan hadir pukul 10.00 WIB.

Aksi protes ini bahkan disiarkan langsung warga melalui TikTok dan memicu simpati warganet Batam.

ABH Akui Waduk Nongsa Surut, Booster Belum Merata

Menanggapi krisis tersebut, Humas PT Air Batam Hilir (ABH), Ginda Alamsyah, mengakui gangguan tidak terlepas dari penurunan ketersediaan air baku di Waduk Nongsa akibat rendahnya curah hujan.

Kondisi itu berdampak langsung pada kapasitas produksi Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Nongsa dan mengganggu pola distribusi ke wilayah Nongsa dan sekitarnya.

“Kami juga memahami bahwa bagi masyarakat, air merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat ditunda. Karena itu, setiap keluhan yang disampaikan warga menjadi perhatian kami,” ujar Ginda, Minggu (20/9/2026).

ABH bersama BU SPAM-BP Batam mengklaim telah melakukan sejumlah mitigasi. Di antaranya pengaturan jaringan distribusi, suplai bantuan mobil tangki, hingga penguatan pasokan dari jalur Duriangkang menuju Nongsa melalui pemasangan pompa booster.

Pompa booster tersebut, kata Ginda, mulai dapat dioperasikan pada 19 September 2026 setelah sempat mengalami kendala teknis. Setelah beroperasi, aliran air mulai kembali dirasakan di sebagian Teluk Mata Ikan, yakni RT 01 dan RT 02.

Namun ABH mengakui, aliran belum sepenuhnya merata. Wilayah yang berada di ujung jaringan seperti RT 03, RT 04 dan sejumlah bagian lainnya masih kering.

“Karena itu, tim teknis masih melakukan pengaturan dan pemantauan terhadap distribusi agar tambahan suplai dari jalur Duriangkang dapat bekerja lebih optimal dan secara bertahap dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” kata Ginda.

ABH juga menegaskan bantuan mobil tangki merupakan langkah mitigasi sementara, bukan pengganti pelayanan melalui jaringan perpipaan. Selama aliran belum pulih, ABH akan tetap menyiapkan tangki untuk kondisi mendesak.

Pertanyaannya, sampai kapan warga harus bertahan dengan mitigasi sementara? Sementara di dalam pagar KEK Nongsa, air mengalir deras untuk menopang hotel, resort, dan pusat data.

Bagi warga Teluk Mata Ikan, janji pengaturan jaringan yang sudah berlangsung sebulan terasa seperti penderitaan permanen. Mereka hanya ingin satu kepastian yakni kapan keran di rumah mereka kembali mengalir normal. (ISP)


Satgas 136/TS Pos Nume Gelar Pelayanan Kesehatan, Wujud Kepedulian Nyata bagi Masyarakat Kampung Nume
INSPIRASIKEPRI.COM | Puncak Jaya – Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah penugasan, personel Pos NUME Satgas 136/TS melaksanakan kegiatan Pelayanan Kesehatan (YANKES) bagi masyarakat di Kampung Nume, Distrik Nume, Sabtu (03/10/2026).

Dengan penuh semangat dan ketulusan, personel Satgas hadir memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga pemberian bantuan medis sesuai kebutuhan warga. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

Kehadiran personel Pos NUME disambut hangat dan penuh sukacita oleh masyarakat setempat. Senyum dan keramahan warga, mulai dari orang tua hingga anak-anak, menciptakan suasana kekeluargaan yang mencerminkan eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat.

Salah satu tokoh masyarakat Kampung Nume, Bapak Delima Wonda, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta kepedulian personel Pos NUME Satgas 136/TS yang telah hadir memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Kami mewakili seluruh masyarakat Kampung Nume mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kepedulian personel Pos NUME. Pelayanan kesehatan ini sangat membantu kami dan keluarga. Semoga kebaikan ini selalu membawa berkah dan keselamatan bagi kita semua," ungkapnya.

Sementara itu, melalui kegiatan tersebut, Pos NUME Satgas 136/TS menegaskan bahwa pengabdian seorang prajurit tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga melalui kepedulian, perhatian, dan tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Melalui pelayanan kesehatan ini, diharapkan hubungan silaturahmi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kuat. Sebab, di balik seragam yang dikenakan, terdapat ketulusan untuk hadir, membantu, dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di wilayah penugasan. (ISP)


Satgas Yonif 136/TS Pos NUME Gelar Pelayanan Kesehatan di Kampung Anepalui
InspirasiKepri.com | Puncak Jaya – Sebagai wujud nyata kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat di wilayah penugasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos NUME melaksanakan kegiatan anjangsana kesehatan (YANKES) di Kampung Anepalui, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Kamis (01/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial sekaligus bentuk perhatian TNI terhadap kondisi kesehatan masyarakat di wilayah pedalaman. Dengan penuh keakraban dan ketulusan, personel Pos NUME hadir menyapa warga sekaligus memberikan pelayanan kesehatan guna membantu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.

Kehadiran personel Satgas disambut hangat oleh masyarakat Kampung Anepalui. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Winson Gire menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian serta pelayanan kesehatan yang diberikan oleh personel Pos NUME.

"Saya sangat berterima kasih atas kehadiran personel Pos NUME di tengah-tengah kami. Pelayanan kesehatan yang diberikan sangat membantu keluarga dan masyarakat di Kampung Anepalui. Semoga kebersamaan dan kepedulian seperti ini terus terjalin," ungkap Bapak Winson Gire.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 136/TS berharap dapat membantu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya kesehatan sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat.

Lebih dari sekadar memberikan pelayanan kesehatan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga untuk berbagi kepedulian, menumbuhkan harapan, dan membangun kebersamaan.

Karena sejatinya, pengabdian seorang prajurit tidak hanya diukur dari tugas yang dilaksanakan, tetapi juga dari ketulusan hati dalam memberikan manfaat bagi sesama.


INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - PT Telkom Indonesia Persero (Tbk) (Telkom) memperoleh persetujuan pemegang saham independen atas aksi korporasi pemisahan aset dan bisnis (spin-off) wholesale fiber connectivity ke PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilaksanakan secara daring pada Rabu (30/9/2026). 

Sebagai transaksi afiliasi yang diatur dalam Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan, pelaksanaan aksi korporasi ini telah memenuhi ketentuan kuorum dari mayoritas pemegang saham independen.

Terbentuknya InfraNexia sebagai operating company yang menggawangi bisnis infrastruktur jaringan TelkomGroup merupakan bagian dari implementasi strategi TLKM 30 dalam mendorong monetisasi aset bernilai tinggi dan kemitraan strategis untuk menangkap peluang pertumbuhan. 

Sejalan dengan hal tersebut, langkah ini juga memperkuat transformasi Telkom dari Operating Holding menuju Strategic Holding dengan model Holding Company-Operating Company (HoldCo-OpCo) yang berorientasi pada penciptaan nilai dan fokus pada sinergi antar entitas secara berkelanjutan.

Direktur Utama Telkom, Nanang Hendarno menyampaikan, atas nama direksi Perseroan, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan yang senantiasa menyertai perjalanan transformasi Telkom. 

"Kepercayaan yang diberikan kepada Telkom atas Spin-Off InfraCo ini menjadi langkah penting untuk membangun struktur bisnis yang lebih fokus, sekaligus memberi ruang dan fleksibilitas bagi InfraNexia untuk berkembang lebih optimal. Telkom memastikan transformasi yang tengah dijalankan dapat memberikan dampak nyata terhadap kinerja dan value creation, sekaligus menghadirkan kontribusi yang semakin besar bagi kemajuan ekosistem digital Indonesia," ujar Nanang. 

RUPSLB juga menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan yang diharapkan dapat memperkuat tata kelola sekaligus berkontribusi pada meningkatnya kinerja Perseroan dan mendukung suksesnya agenda transformasi TLKM 30. Adapun susunan Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi Telkom setelah RUPSLB 2026 adalah sebagai berikut:


Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Angga Raka Prabowo

Komisaris : Ossy Darmawan

Komisaris : Rizal Mallarangeng

Komisaris : Edwin Hidayat Abdullah

Komisaris Independen : Rofikoh Rokhim

Komisaris Independen : Anthony Leong

Komisaris Independen : Deswandhy Agusman

Komisaris Independen : Ira Noviarti


Jajaran Direksi

Direktur Utama : Nanang Hendarno                                                     

Direktur Enterprise & Business Service                     

                              : Veranita Yosephine

Direktur Human Capital Management               

                              : Willy Saelan

Direktur Keuangan & Manajemen Risiko                  

                              : Arthur Angelo Syailendra

Direktur Network : Budi Satria Dharma Purba

Direktur Strategic Business Development & Portfolio : Seno Soemadji

Direktur Wholesale & International Service               

                              : Radita Ali Putra

Direktur IT Digital : Kharim I. G. Siregar

Direktur Legal & Compliance                                    

                               : Andy Kelana

InfraNexia Buka Jalur Pertumbuhan Baru bagi Indonesia

Pada hari yang sama, Telkom dan InfraNexia juga melaksanakan penandatanganan akta pemisahan (deed of spin-off) sebagai milestone utama dalam penyelesaian Spin-Off InfraCo Tahap 2, setelah memperoleh persetujuan pemegang saham independen Telkom melalui RUPSLB. Akta pemisahan ditandatangani oleh Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno dan Direktur Utama InfraNexia Lukman Hakim Abd. Rauf, di Telkom Landmark Tower, Jakarta.

Melalui tahapan ini, lebih dari 90% aset infrastruktur jaringan yang sebelumnya berada di bawah Telkom resmi dikonsolidasikan ke InfraNexia, memperkuat skala perusahaan sebagai penyedia infrastruktur digital berbasis wholesale dengan jaringan yang membentang di berbagai wilayah Indonesia. Secara keseluruhan, skala tersebut mencakup sekitar 112.000 kilometer jaringan fiber optic, termasuk 26.000 km Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) domestik, dengan total nilai transaksi mencapai sekitar Rp85,7 triliun.

Direktur Utama Telkom, Nanang Hendarno mengatakan, InfraNexia diarahkan untuk semakin mempertajam fokus bisnis serta meningkatkan produktivitas aset infrastruktur guna mendorong peningkatan kontribusi pasar eksternal terhadap pendapatan segmen B2B Infrastructure TelkomGroup.

“Dengan skala dan fokus yang semakin solid, InfraNexia diharapkan mampu mengelola infrastruktur secara lebih optimal sekaligus membuka pemanfaatannya bagi lebih banyak pelaku industri. Langkah ini menjadi bagian dari upaya TelkomGroup membangun bisnis agar semakin fokus, kompetitif, dan mampu menciptakan nilai yang jauh lebih besar dari tiap aset strategis yang dimiliki,” ujar Nanang.

Sejalan dengan arahan tersebut, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji menyampaikan, konsolidasi memberikan ruang yang lebih luas bagi InfraNexia untuk meningkatkan utilisasi jaringan dan juga memperluas kolaborasi di dalam ekosistem digital nasional.

“Skala infrastruktur yang semakin besar memberi kami fleksibilitas untuk menghadirkan solusi yang lebih relevan bagi berbagai kebutuhan pelanggan. Fokus kami bukan hanya memperluas pemanfaatan aset, tetapi memastikan infrastruktur yang kami miliki dapat menjadi fondasi bagi pertumbuhan lebih banyak mitra dan layanan digital, serta mendukung penguatan ekosistem dan kedaulatan digital Indonesia,” tambah Seno.

Pasca konsolidasi, InfraNexia mengelola jaringan serat optik yang terhubung melalui infrastruktur darat dan laut, didukung 4 area, 12 regional, dan 61 distrik di seluruh Indonesia. Infrastruktur dan cakupan yang ekstensif ini menjadi fondasi bagi operator telekomunikasi, penyedia layanan internet, perusahaan cloud, data center, serta berbagai pelaku industri dalam memperluas kapasitas dan jangkauan layanan.

Direktur Utama InfraNexia Lukman Hakim Abd. Rauf menambahkan, fase baru ini memperkuat peran InfraNexia dalam mengembangkan jaringan nasional sebagai AI Ready Infrastructure yang terbuka, terintegrasi, dan dapat dimanfaatkan bersama oleh berbagai pelaku industri. 

“Indonesia membutuhkan AI Ready Infrastructure yang mampu berkembang seiring kebutuhan industri dan teknologi. Dengan jaringan yang semakin terintegrasi dan scalable, kami ingin menghadirkan fondasi yang dapat mendukung pertumbuhan AI, cloud, data center, serta berbagai inovasi digital lainnya di masa depan, sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi mitra untuk memperluas layanan dan menciptkan peluang pertumbuhan baru tanpa harus mengembangkan seluruh infrastrukturnya secara mandiri,” pungkas Lukman.

InfraNexia menjalankan model bisnis berbasis prinsip carrier-neutral dan open-access melalui dua lini utama, yaitu Wholesale Connectivity dan Wholesale FTTx. Portofolio tersebut mencakup layanan konektivitas berkapasitas tinggi, akses jaringan, hingga pemanfaatan infrastruktur pasif bersama yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kapasitas, cakupan, dan model bisnis masing-masing pelanggan.

Sejalan dengan penguatan skala bisnis, InfraNexia juga terus mempercepat modernisasi operasi jaringan melalui otomasi, integrasi sistem, dan pengembangan kapabilitas autonomous network. Transformasi ini diarahkan untuk meningkatkan keandalan layanan, efisiensi operasional, serta kemampuan jaringan dalam merespons permintaan pelanggan yang terus meningkat.

Penguatan skala dan kapabilitas tersebut menjadi bagian dari upaya InfraNexia untuk memastikan infrastruktur yang dikelolanya terus relevan dan mengalir dengan kebutuhan Indonesia yang semakin terkoneksi. Dengan skala jaringan nasional, model bisnis terbuka, dan pengelolaan yang semakin terintegrasi, InfraNexia memperkuat perannya sebagai fondasi infrastruktur bagi pertumbuhan ekosistem digital Indonesia.

“InfraNexia dengan semangat Flowing Through Nusantara merefleksikan bagaimana infrastruktur kami akan terus menghubungkan wilayah, industri, dan berbagai peluang pertumbuhan di seluruh Indonesia. Semangat ini menjadi pengingat bahwa setiap pengembangan yang kami lakukan harus memberikan ruang bagi konektivitas dan ekosistem digital untuk terus bertumbuh,” tutup Lukman. (Isp) 

 39 Personel Korem 033/WP Resmi Naik Pangkat, Danrem : Pangkat Yang Lebih Tinggi Membawa Tanggung Jawab Moral dan Tugas Semakin Besar
INSPIRASIKEPRI.COM | Batam - Suasana penuh khidmat dan kebanggaan mewarnai Lapangan Upacara Makodim 0316/Batam pada Kamis pagi (1/10/2026).

Komandan Korem (Danrem) 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Bambang Herqutanto, M.Han., secara langsung memimpin upacara Laporan Korps dan Kenaikan Pangkat Perwira, Bintara, dan Tamtama jajaran Korem 033/WP Periode 1 Oktober 2026. 

Acara yang dimulai tepat pukul 07.00 WIB ini turut dihadiri para pejabat utama Korem 033/WP,Kasiren Kol Inf.Anggoro Hery Pratiko,Kasilog Kol Inf.Elri Priyanto,Kasipera Kol Inf.Zainal Abidin Rambr dan Komandan Kodim 0316/Batam Kolonel Arh Yan Eka Putra, pengurus Persit Kartika Chandra Kirana, serta jajaran perwira staf.

Tercatat sebanyak 39 personel Korem 033/WP resmi menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, yang terdiri dari 20 orang Perwira serta 19 orang Bintara dan Tamtama. Momen krusial dalam upacara ditandai dengan penanggalan dan penyematan tanda pangkat baru secara simbolis oleh Danrem 033/WP kepada perwakilan prajurit. 


Prosesi ini menegaskan kepercayaan negara atas dedikasi serta profesionalisme yang telah ditunjukkan para prajurit dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah Kepulauan Riau.

Dalam amanatnya, Brigjen TNI Bambang Herqutanto menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah sebatas hadiah atau rutinitas semata, melainkan wujud penghargaan tertinggi dari negara atas prestasi kerja, dedikasi, dan loyalitas prajurit. Beliau mengingatkan bahwa pangkat yang lebih tinggi membawa tanggung jawab moral dan tugas yang makin besar. 

"Oleh karena itu, momen ini hendaknya dijadikan lecutan semangat dan motivasi baru untuk terus meningkatkan kinerja demi pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara," ungkap Danrem.

Danrem 033/WP juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para istri dan keluarga prajurit yang senantiasa hadir memberikan dukungan moril. 

Menurutnya, keberhasilan karier seorang prajurit di lapangan tidak lepas dari doa, kesetiaan, dan keteguhan keluarga yang terus mendampingi di setiap tingkah langkah pengabdian. 

"Kehadiran para pendamping setia ini menjadi pilar utama di balik ketangguhan para prajurit dalam menjalankan tugas kewilayahan," ujarnya.

Seluruh rangkaian acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat secara langsung oleh Danrem 033/WP beserta Ketua Persit KCK Koorcab Rem 033 PD XIX/Tuanku Tambusai dan seluruh jajaran kepada para prajurit yang naik pangkat beserta istri. 

Tepat pukul 07.30 WIB, kegiatan berakhir dalam suasana hangat, penuh kebersamaan, serta berjalan dengan aman dan tertib. (ISP)

Atasi Krisis Air Akibat Kemarau, Korem 033/WP Distribusikan 45 Ton Air Bersih di 4 Kabupaten/Kota
INSPIRASIKEPRI.COM | TANJUNGPINANG - Sebagai wujud kepedulian TNI dalam mengatasi kesulitan rakyat akibat kekeringan dan keterbatasan air bersih, Korem 033/Wira Pratama bersama jajaran Kodim melaksanakan kegiatan pembagian air bersih secara serentak di wilayah Kepulauan Riau, Selasa (29/09/2026).

Di wilayah Kodim 0315/Tanjungpinang, kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota. Sebanyak 100 KK menerima manfaat dengan masing-masing 200 liter, dengan total distribusi 10 ton air bersih layak konsumsi yang diangkut menggunakan mobil Damkar dan Pick Up.

Sementara itu Kodim 0316/Batam melaksanakan pembagian air bersih di RT 09/RW 06 Kelurahan Sungai Lekop, Kecamatan Sagulung. Sebanyak 87 KK menerima masing-masing 200 liter air bersih dengan total 10 ton yang didistribusikan menggunakan mobil Damkar dan mobil tangki air.

Selanjutnya di wilayah Kodim 0317/TBK, kegiatan dilaksanakan di Jalan Telaga Mas RT 01,02/RW 02 Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun. Sebanyak 100 KK menerima manfaat masing-masing 100 liter dengan total distribusi 5 ton air bersih layak konsumsi menggunakan mobil Damkar dan Pick Up.

Sedangkan di wilayah Kodim 0318/Natuna, pembagian air bersih dilaksanakan di Desa Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna. Sebanyak 100 KK menerima masing-masing 200 liter dengan total distribusi terbanyak yakni 20 ton air bersih layak konsumsi yang diangkut menggunakan Tosar dan Pick Up.

"Dengan total distribusi mencapai 45 ton air bersih untuk 387 Kepala Keluarga di empat wilayah, kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan," ujar Danrem 033/WP Brigjen TNI Bambang Herqutanto.

Korem 033/Wira Pratama menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


INSPIRASIKEPRI.COM | SINGAPURA - Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, hadir dalam kegiatan Tech Week Singapore 2026 di Marina Bay Sands, Singapura, Rabu (30/9/2026).

Kehadiran Li Claudia membawa pesan penting kepada negara-negara Asia bahwa Batam sedang membangun ekosistem data centre yang terintegrasi.

Komitmen ini terlihat dari upaya BP Batam dalam memperkuat infrastruktur pendukung ekosistem digital. Baik sarana maupun kesiapan lain yang akan digunakan untuk pengembangan industri tersebut.

Di panggung Asia ini, Li Claudia juga menegaskan potensi Batam sebagai destinasi investasi unggulan Indonesia.

“Pengembangan Batam hari ini tidak hanya berbicara tentang pembangunan data centre, tetapi bagaimana membangun ekosistem yang dapat mendukung industri tersebut dalam jangka panjang. Saat ini, komitmen kami adalah bagaimana proses investasi harus memberikan kepastian. Semua ini tentu harus disiapkan secara bertahap dan terintegrasi,” tegas Li Claudia.

Di samping itu, Li Claudia turut mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang ikut menampilkan beragam perkembangan teknologi dan pusat data tersebut.

Menurutnya, ajang ini menjadi bagian penting untuk BP Batam dalam mempelajari konsep Data Centre for AI serta kesiapan infrastruktur pendukung kebutuhan AI lainnya. Sehingga, pengelolaan dan layanan transformasi digital di Batam bisa lebih optimal dan mendatangkan multiplier effect terhadap ekonomi daerah.

“Pertumbuhan industri harus berjalan beriringan dengan kepentingan masyarakat. Dan kami ingin memastikan bahwa pelaksanaannya pun harus saling memberi manfaat terhadap ekonomi daerah,” tutupnya. (Isp) 


Pangkoops TNI Habema Hadiri Upacara Ikrar Kesetiaan kepada NKRI dan Tinjau Pos Satgas di Puncak Jaya


INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M., M.T., beserta rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Sabtu (26/9/2026).

Kunjungan tersebut dalam rangka menghadiri Upacara Ikrar Kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan penyerahan senjata oleh tiga anggota kelompok OPM dari wilayah Kodap XXVIII/Yambi dan Kodam X/Tolikara.

Upacara dilaksanakan di Lapangan Makodim 1714/Puncak Jaya, dengan rangkaian kegiatan meliputi penyerahan senjata, penandatanganan naskah ikrar, penciuman Bendera Merah Putih, pembacaan ikrar, serta sambutan Inspektur Upacara.

Selanjutnya, Pangkoops TNI Habema beserta rombongan meninjau Pos Tingginambut Satgas Yonif 136/Tuah Sakti. Dalam kunjungan tersebut, Pangkoops menerima laporan dari Danpos, menyaksikan tarian penyambutan masyarakat, serta meninjau Rumah Pintar Tinggi Nambut dan proses belajar mengajar.

Pangkoops juga berinteraksi langsung dengan masyarakat Distrik Tinggi Nambut serta menyerahkan bantuan sosial berupa sembako. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kedekatan antara TNI dengan masyarakat di wilayah penugasan.

Kegiatan turut dihadiri unsur Koops TNI Habema, Satgas Yonif 527/Baladhika Yudha, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti, Satgas Yonif 721/Makassau, Kodim 1714/Puncak Jaya, Polresta Puncak Jaya, serta unsur Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Setelah seluruh agenda selesai, Pangkoops TNI Habema beserta rombongan meninggalkan Puncak Jaya dan melanjutkan perjalanan menuju Timika.


INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang perkuat fungsi hunian tidak hanya sebagai ruang yang aman dan sesuai standar, tetapi juga sebagai lingkungan yang mendukung proses perubahan Warga Binaan. Upaya tersebut dilakukan melalui penataan hunian pendukung pembinaan keagamaan yang progresnya ditinjau langsung Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, Jumat (25/9/2026).

“Hunian harus tertib dan fasilitasnya sesuai ketentuan, tetapi lingkungan yang kita bangun juga harus mendukung pembinaan. Karena itu, penataan ruang pembinaan keagamaan kita percepat agar dapat segera dimanfaatkan untuk memperkuat karakter dan kehidupan spiritual Warga Binaan,” tegas Dr. Syarpani.

Saat meninjau Aula Blok A, Dr. Syarpani berdialog dengan Warga Binaan, melihat kamar khusus santri, serta mengecek progres penataan hunian yang dipersiapkan untuk mendukung pembinaan keagamaan Santri, Gereja, dan Vihara. Penyelesaiannya diminta dipercepat dengan tetap memperhatikan standar hunian dan ketentuan keamanan.

Bagi FJR, salah seorang Warga Binaan, lingkungan yang mendukung pembinaan keagamaan memiliki makna lebih dari sekadar tempat menjalankan ibadah.

“Bagi kami bukan hanya soal tempat ibadah. Lingkungan seperti ini membantu kami lebih terarah belajar agama, memperbaiki kebiasaan, dan saling mengingatkan. Harapannya kami bisa lebih konsisten memperbaiki diri,” ungkapnya.

Penataan tersebut berjalan beriringan dengan penguatan kontrol kamar dan blok hunian. Kepala KPLP Lapas Kelas I Cipinang, Fajar Teguh Wibowo, mengingatkan jajaran agar pengawasan dilaksanakan secara rutin untuk memastikan fasilitas digunakan sesuai ketentuan serta tidak terdapat barang maupun fasilitas berlebihan di dalam kamar.

“Penataan harus diikuti pengawasan yang konsisten. Kondisi kamar dan fasilitas harus tetap sesuai ketentuan agar keamanan dan ketertiban terjaga, sehingga proses pembinaan dapat berjalan dengan baik,” jelas Fajar.

Melalui langkah tersebut, Lapas Cipinang mendorong hunian menjadi bagian dari ekosistem pembinaan: standar fasilitas dijaga, keamanan dikendalikan, dan lingkungan keagamaan diperkuat. 

"Penataan kamar pun tidak berhenti pada kondisi fisik, tetapi diarahkan untuk menciptakan ruang yang mendukung Warga Binaan menjalani proses perubahan secara lebih terarah," pungkasnya. (Isp) 



Keterangan Foto : Ilustrasi Dampak Penutupan Gelper
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Penutupan sejumlah Gelanggang Permainan Elektronik (Gelper) di Batam kembali menuai sorotan publik.

Di atas kertas, ini adalah penegakan hukum terhadap dugaan perjudian. Di lapangan, ini adalah drama tentang ratusan perut yang mendadak lapar.

Fakta yang tak bisa dibantah. Yang kehilangan kerja bukan pemilik modal. Yang kelaparan adalah satpam, teknisi, cleaning service, tukang parkir, dan penjual kopi di sekitar lokasi. Mereka adalah masyarakat kelas bawah yang tidak tahu apa-apa soal izin dan setoran.

Lalu, siapa yang bertanggung jawab terhadap mereka?

Sampai hari ini, belum ada satu pun pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Batam soal solusi bagi pekerja terdampak. Tidak ada pendataan, tidak ada pelatihan kerja, tidak ada jaring pengaman sosial. Mereka hanya ditinggalkan.

“Jangan sampai negara hanya hadir saat menyegel, tapi hilang saat rakyat butuh solusi,” ujar Mila warga Batam kepada InspirasiKepri.com, 

Pertanyaan yang lebih tajam, Apakah penindakan ini benar-benar tuntas ?

Jika Gelper ditutup karena terbukti jadi sarang judi, maka pertanyaannya:

1. Kemana aliran setoran selama ini ?. Gelper yang beroperasi bertahun-tahun mustahil tanpa pembiaran.

2. Apakah ini hanya operasi sesaat untuk meredam opini publik ?. Publik sudah hafal pola lama, tutup hari ini, buka diam-diam bulan depan dengan nama baru.

Tegas berantas judi, tapi jangan pengecut hadapi dampak sosialnya.

Pemerintah dan aparat penegak hukum tidak boleh cuci tangan. Jika berani menutup, harus berani juga membuka lapangan kerja baru bagi mereka yang menjadi korban.

Jika tidak, penutupan Gelper ini hanya akan melahirkan masalah baru. Ledakan pengangguran, penurunan daya beli, dan potensi kriminalitas baru di Batam.

Kini bola ada di tangan Pemko Batam dan Aparat Penegak Hukum. Mau jadi pahlawan penegak hukum yang tuntas, atau sekedar aktor seremoni segel-menyegel?

(ISP)


Bahas Penguatan Kerjasama Penanganan Karhutla dan Air Bersih, Danrem 033/WP Kunker ke Singapura
INSPIRASIKEPRI.COM | Batam - Komandan Korem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Bambang Herqutanto, M.Han melaksanakan kunjungan kerja ke Singapura pada tanggal 21 - 23 September 2026.

Selama di Singapura, Danrem mengunjungi beberapa tempat, yaitu Markas 2nd People Defence Force (2PDF) Clementi Camp, MMRC (Multi-Mission Range Complex), dan Markas CSSCOM (Combat Service Support Command).

Diketahui, kunjungan tersebut dalam rangka memperkuat kerjasama pertahanan yang telah terjalin selama kurang lebih 60 tahun antara TNI AD dan Singapore Army, khususnya di bidang penanganan bencana dan isu lingkungan.


Sebagai tindak lanjut dari kunjungan tersebut, akan dilaksanakan pembahasan teknis lanjutan antara pihak Singapura dan Kodam XIX/TT pada tanggal 7 - 9 Oktober 2026 di Pekanbaru, Riau.

Fokus pembahasan meliputi penanganan dan pencegahan Karhutla, penghijauan dan pemulihan pasca Karhutla, teknologi dan pengelolaan air bersih, pengolahan sampah plastik, serta pemanfaatan teknologi untuk penanganan bencana dan pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Danrem 033/WP menyampaikan bahwa kunjungan ini menghasilkan peluang penguatan kerja sama yang sangat positif dengan Singapore Army, khususnya untuk mendukung program-program di wilayah Kodam XIX/TT.

"Kunjungan ini menghasilkan peluang kerjasama sama yang positif dengan Singapore Army, khususnya untuk mendukung program-program di wilayah Kodam XIX/TT," tutup Danrem033/Wira Pratama Brigjen TNI Bambang Herqutanto (ISP)


Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Hadirkan Layanan Kesehatan bagi Warga Wandenggobak
INSPIRASIKEPRI.COM | Papua Tengah – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus diwujudkan Satgas Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos Kalisemen. Personel Pos Kalisemen DPP Sertu Fakrurazi melaksanakan kegiatan Pelayanan Kesehatan (Yankes) bagi masyarakat Kampung Wandenggobak, Distrik Kalisemen, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Rabu (23/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas memberikan pemeriksaan serta pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan. Salah satu warga yang mendapatkan pelayanan kesehatan yakni Mama Veronika (28), warga Kampung Wandenggobak.

Kegiatan Yankes ini merupakan bagian dari kepedulian Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terhadap kondisi kesehatan masyarakat di wilayah penugasan. Selain membantu memenuhi kebutuhan kesehatan warga, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dan mempererat hubungan antara personel Satgas dengan masyarakat.

Danpos Kalisemen, Lettu Inf Aul Aditya Prabowo, menyampaikan bahwa kegiatan pelayanan kesehatan diharapkan dapat membantu menjaga dan meningkatkan kondisi kesehatan masyarakat Kampung Wandenggobak.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus mempererat hubungan serta komunikasi antara personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti dengan masyarakat setempat,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib serta mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kehadiran Satgas melalui pelayanan kesehatan menjadi salah satu bentuk kepedulian dan kedekatan TNI dengan masyarakat di wilayah penugasan.

Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Pererat Silaturahmi dan Berbagi Sargal di Tinggi Nambut
INSPIRASIKEPRI.COM | Papua Tengah – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos Tinggi Nambut DPP Sertu Aldirazak (Dantim 2) melaksanakan kegiatan anjangsana bersama masyarakat Kampung Tinggi Nambut, Distrik Tinggi Nambut, Selasa (22/09/2026).

Kegiatan tersebut menjadi sarana personel Satgas untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi serta mengetahui kondisi warga. Dalam suasana penuh keakraban, personel Satgas juga berbagi sargal berupa pakaian layak pakai kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di wilayah penugasan.

Danpos Tinggi Nambut Kapten Inf Firsan Hadly menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan silaturahmi antara personel Pos Tinggi Nambut dengan masyarakat di medan penugasan.

“Melalui anjangsana ini, kami ingin terus membangun komunikasi dan hubungan yang baik dengan masyarakat, sehingga kebersamaan dan rasa saling percaya dapat terus terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, Mama Meli (32), salah satu warga, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat meningkatkan keakraban masyarakat dengan personel TNI yang berada di Distrik Tinggi Nambut.

Melalui anjangsana dan berbagi sargal, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terus merajut kebersamaan dan membangun hubungan harmonis bersama masyarakat di wilayah penugasan.

Satgas Yonif Raider 136/Tuah Sakti Gelar Patroli Simpatik, Beri Rasa Aman Untuk Masyarakat di Irimuli
INSPIRASIKEPRI.COM | Papua Tengah – Satgas Yonif Raider 136/Tuah Sakti melalui Pos Puncak Senyum kembali melaksanakan patroli keliling simpatik di Kampung Irimuli, Distrik Puncak Senyum. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas dalam menjaga keamanan sekaligus mempererat kedekatan dengan masyarakat di wilayah penugasan, Jum'at (18/09/2026).

Dalam keterangan tertulis Satgas, Danpos Puncak Senyum Satgas Yonif Raider 136/Tuah Sakti, Kapten Inf Dwi Luhur, menyampaikan bahwa patroli simpatik akan terus dilaksanakan secara rutin di wilayah Distrik Puncak Senyum.

“Cara ini cukup efektif untuk memberikan rasa aman sekaligus menjaga situasi agar tetap kondusif. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari pembinaan teritorial (Binter) dan komunikasi sosial (Komsos),” ujarnya.

Lebih lanjut, Danpos mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk cinta kasih dan kepedulian Satgas terhadap masyarakat Distrik Puncak Senyum.

“Kami yakin, ketika TNI dapat menjaga dan memberikan rasa aman kepada rakyat, masyarakat juga akan memberikan yang terbaik kepada kita,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas menyambangi rumah Ibu Irabel Wonda (50) di Kampung Irimuli. Dalam kesempatan itu, prajurit berinteraksi dan bersilaturahmi dengan Ibu Irabel Wonda bersama ketiga anaknya, Peninton (9), Peniti (5), dan Penite (3).

Ibu Irabel Wonda menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan kehadiran prajurit Satgas yang terus membangun komunikasi serta kedekatan dengan masyarakat.

“Kami berterima kasih atas kunjungan dan perhatian bapak-bapak tentara kepada kami. Terima kasih, Bapak Komandan. Tetap jaga kesehatan selalu,” ungkapnya.

Ia juga berharap kehadiran TNI di wilayah tersebut dapat terus dirasakan oleh masyarakat.

“Kami berharap TNI tetap selalu ada dan terus memberikan rasa aman kepada kami,” pungkasnya.

Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Pengobatan Keliling di Untuk Masyarakat Kalome
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Pos Kalome jajaran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan pengobatan keliling di Kampung Kalome, Distrik Kalome, Papua Tengah, Kamis (17/09/2026).

Kegiatan dipimpin Sertu Riki Wijaya didampingi tenaga kesehatan Pratu Ismail dan personel Pos Kalome. Dalam pelayanan tersebut, personel Satgas mendatangi langsung kediaman warga, di antaranya Gento Kogoya (20 tahun) dan Feli Wonda (28 tahun), untuk memberikan pemeriksaan kesehatan, obat-obatan, serta vitamin secara gratis.

Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kondisi kesehatan secara umum, konsultasi, serta pemberian obat sesuai keluhan warga. Personel Satgas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, lingkungan, dan pola hidup sehat.

Sertu Riki Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu masyarakat, khususnya yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan.

“Kegiatan pengobatan keliling ini kami laksanakan sebagai upaya membantu masyarakat. Harapannya, kehadiran kami dapat memberikan manfaat nyata serta semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan mendapat sambutan positif dari warga Kampung Kalome. Selain memberikan pelayanan kesehatan, kegiatan ini menjadi sarana mempererat komunikasi dan silaturahmi serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti akan terus menghadirkan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat selama masa penugasan sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara.


Jalin Silaturahmi, Satgas Yonif 136/TS Hadir Sapa Warga Kampung Lambo
INSPIRASIKEPRI.COM | Papua Tengah - Upaya mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus menjaga kondusivitas wilayah terus dilakukan oleh Satgas Yonif 136/Tuah Sakti. Personel Pos Ilu melaksanakan kegiatan anjangsana dan silaturahmi ke kediaman warga di Kampung Lambo, Distrik Ilu, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dan-Tim Sertu Hardi, dengan tim pengaman yang dipimpin Serda Bindu S. Kehadiran personel Satgas tidak hanya sebagai bentuk kepedulian, tetapi juga menjadi sarana untuk mendengarkan aspirasi serta mengetahui secara langsung kondisi kehidupan masyarakat di wilayah binaan.

Dalam anjangsana tersebut, personel Pos Ilu menyambangi kediaman Edison Wonda (55), seorang petani di Kampung Lambo. Edison menyambut hangat kedatangan para personel TNI dan berbagi cerita mengenai kehidupan sehari-hari bersama keluarganya.

Dalam kesempatan itu, Edison juga menyampaikan rasa syukur atas bantuan penerangan rumah yang sebelumnya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu menerangi rumah dan menunjang berbagai aktivitas keluarganya sehari-hari.

Tidak hanya mengunjungi kediaman warga, di tengah perjalanan menuju lokasi personel Pos Ilu juga menyempatkan diri singgah dan berbincang bersama Tibao Wonda (58), warga Distrik Ilu yang berprofesi sebagai petani. Suasana berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi kesempatan bagi personel Satgas untuk menyerap informasi mengenai kondisi masyarakat di sekitar wilayah binaan.

Dan-Tim Sertu Hardi menyampaikan bahwa kegiatan anjangsana dan komunikasi sosial akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin terus hadir dan dekat dengan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, serta keharmonisan di wilayah binaan,” ujarnya.

Kehadiran Satgas Yonif 136/TS di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menumbuhkan hubungan yang semakin erat, sehingga tercipta suasana yang harmonis dan kondusif antara TNI dan masyarakat di wilayah Distrik Ilu.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.