Nasional

Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau, PFI Perkuat Kordinasi Bersama Tim SAR

INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat bersama dengan PFI Jakarta dan PFI Tangerang menyatakan sikap siaga penuh dan terus memperkuat koordinasi terpadu pasca kejadian hilang kontak rombongan jurnalis di perairan Gunung Anak Krakatau. 

Sinergi tiga lini kepengurusan ini dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi bersama otoritas terkait.

Berdasarkan laporan kronologi resmi dari Basarnas, rombongan yang terdiri dari lima orang jurnalis bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, menggunakan speedboat pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. 

Komunikasi terakhir tercatat pada pukul 14.42 WIB saat salah satu jurnalis mengirimkan titik lokasi terakhir (share location) kepada rekan anggota PFI yaitu Putra M. Akbar di Lampung dengan Lokasi di antara Carita dan Gunung Anak Krakatau, sebelum akhirnya dinyatakan hilang kontak sepenuhnya pada pukul 18.13 WIB.

Identitas kelima jurnalis yang berada di dalam kapal tersebut adalah:

M. Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Kantor Berita Antara)

Ari Basuki (Pewarta Foto Merdeka.com)

Yudistiro Pranoto (Pewarta Foto iNews.id)

Firman Daus (Jurnalis Anadolu Agency)

Donal (Freelance)

Situasi di Selat Sunda saat ini dinamis dan menantang akibat paparan abu vulkanik. Oleh karena itu, kekuatan kolektif seluruh anggota PFI dikerahkan penuh demi memastikan tidak ada hambatan birokrasi maupun taktis dalam mendukung Tim SAR Gabungan di lapangan.

Ketua Umum PFI Pusat, Dwi Pambudo, menegaskan bahwa prioritas mutlak organisasi saat ini adalah keselamatan nyawa seluruh rekan jurnalis foto dan kru kapal yang berada di dalam manifes tersebut.

"Keselamatan rekan-rekan jurnalis di lapangan adalah prioritas tertinggi yang tidak bisa ditawar. PFI Pusat bersama PFI Jakarta dan PFI Tangerang terus bergerak satu komando dalam memantau operasi penyelamatan ini," ungkap Dwi Pambudo dalam siaran pers yang diterima redaksi Inspirasikepri.com, Selasa (8/9/2026)

"Kami mengapresiasi gerak cepat Basarnas dan jajaran Ditpolairud Polda Banten yang menembus medan sulit di tengah paparan abu vulkanik serta tingginya ombak. Kami berharap seluruh jurnalis dapat segera ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat tanpa kurang satu apa pun," sambung Dwi Pambudo.

PFI Pusat juga mengingatkan kepada seluruh pewarta foto dan kru media yang saat ini masih melakukan tugas peliputan di sekitar wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau untuk mematuhi batas radius aman yang telah direkomendasikan oleh PVMBG demi keselamatan bersama.

PFI Pusat juga menghimbau kepada seluruh anggota PFI untuk tetap tenang, menyaring informasi demi menjaga psikologis keluarga, serta terus memanjatkan doa agar seluruh rekan anggota PFI yang berada di manifes kapal tersebut dapat segera bersandar dengan selamat. (R/ISP)

Jalur Gelap Perairan Pulau Mubut Terbongkar, BC Batam Tangkap Kapal Kayu Muatan Barang ilegal
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM – Bea Cukai Batam melakukan penindakan terhadap kapal kayu KM Cahaya Al Khair yang mengangkut sejumlah paket barang kiriman keluar dari Kawasan Bebas Batam tanpa dilengkapi pemberitahuan pabean.

Kapal yang diawaki tiga orang termasuk nakhoda tersebut ditegah Tim Satgas Patroli Laut BC-20009 di perairan sekitar Pulau Mubut, Rabu (26/8/2026) dini hari.

Penindakan berawal dari informasi masyarakat mengenai rencana pengiriman barang dari Batam menuju Tempat Lain Dalam Daerah Pabean (TLDDP) menggunakan sarana pengangkut laut tanpa pemberitahuan pabean.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim patroli bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi jalur pergerakan kapal di perairan sekitar Barelang. Petugas kemudian mendapat informasi lanjutan bahwa target operasi berada di sekitar perairan Pulau Mubut.

Sekitar pukul 01.30 WIB, petugas memperoleh kontak visual terhadap sebuah kapal kayu bermuatan yang bergerak dari perairan Pulau Mubut dengan haluan ke arah timur. Petugas kemudian menghentikan kapal tersebut dan melakukan pemeriksaan.


Ribuan Paket Barang Disegel

Berdasarkan pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah koli berisi paket barang kiriman yang diangkut tanpa pemberitahuan pabean. 

Atas temuan tersebut, petugas melakukan penindakan berupa pemeriksaan, penegahan, dan penyegelan terhadap kapal beserta seluruh muatannya.

Selanjutnya, KM Cahaya Al Khair beserta muatan dan tiga orang ABK diamankan ke Dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pencacahan diketahui muatan terdiri atas barang elektronik, peralatan dapur, pakaian, alas kaki, parfum, case handphone, makanan dan minuman olahan, kosmetik, suplemen dan barang lainnya.

Dikenakan Sanksi Sesuai UU Kepabeanan

Terhadap muatan yang termasuk barang larangan dan pembatasan (lartas) yang tidak dapat diselesaikan akan ditetapkan sebagai Barang yang Dikuasai Negara (BDN) sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan.

Sementara itu, terhadap sarana pengangkut KM Cahaya Al Khair dikenakan sanksi administrasi sesuai UU Kepabeanan dan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Agung Widodo menegaskan pengeluaran barang dari Kawasan Bebas Batam menuju TLDDP wajib memenuhi ketentuan kepabeanan yang berlaku.

“Bea Cukai Batam akan terus memperkuat pengawasan, termasuk melalui patroli laut, guna memastikan pergerakan barang sesuai ketentuan serta mencegah peredaran barang lartas secara tidak sah,” ujar Agung, Senin (8/9/2026).

Penindakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Bea Cukai Batam dalam menjalankan fungsi pengawasan dan community protector. Bea Cukai juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha memastikan setiap lalu lintas barang dari dan ke KPBPB Batam dilaksanakan sesuai ketentuan.




Pererat Silaturahmi, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Anjangsana ke Perkampungan Distrik Tinggi Nambut
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Pos Tinggi Nambut DPP Sertu Aldirazak (Dantim 2) melaksanakan kegiatan anjangsana bersama masyarakat Kampung Tinggi Nambut, Distrik Tinggi Nambut, Minggu (06/09/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Satgas Yonif 136/Tuah Sakti untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat. 

Dalam kesempatan itu, Sertu Aldirazak bersama personel pos berinteraksi langsung dengan warga, membagikan pakaian, mendengarkan berbagai cerita dan aspirasi masyarakat, serta menyampaikan pesan positif untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Danpos Tinggi Nambut, Kapten Inf Firsan Hadly, menyampaikan bahwa kegiatan anjangsana merupakan bentuk kepedulian Satgas terhadap masyarakat sekaligus sarana untuk membangun kedekatan dan kepercayaan.

"Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan dan membantu sesuai kemampuan kami. Semoga komunikasi dan silaturahmi yang terjalin semakin erat, sehingga bersama-sama kita dapat menjaga keamanan serta menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan harmonis di Kampung Tinggi Nambut," ungkapnya.

Melalui kegiatan anjangsana ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti berharap hubungan dengan masyarakat semakin erat, sehingga tumbuh rasa kebersamaan, kekeluargaan, dan kepercayaan dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Distrik Tinggi Nambut. (ISP)

Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Berikan Materi PBB di SD Negeri Kalome, Tanamkan Disiplin dan Wawasan Kebangsaan
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Personel Pos Kalome jajaran Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan pembelajaran bersama siswa-siswi SD Negeri Kalome. Kegiatan dipimpin Serda Zulfakal bersama personel Pos Kalome sebagai bagian dari program pembinaan teritorial Satgas, Kamis (2/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas memberikan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) untuk melatih kedisiplinan, kekompakan, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini.

Serda Zulfakal menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap pendidikan dan generasi muda di wilayah penugasan.

“Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan manfaat nyata, memotivasi anak-anak untuk terus belajar, serta semakin mempererat hubungan TNI dengan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Danpos Kalome Lettu Inf Jeril Wiputra Marsi mengatakan bahwa pendidikan menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk generasi penerus yang disiplin dan berkarakter.

“Kami ingin memberikan motivasi kepada anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita. TNI tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga peduli terhadap pendidikan dan masa depan generasi muda,” ungkapnya.

Kegiatan mendapat sambutan positif dari masyarakat Distrik Kalome. Melalui kegiatan tersebut, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terus memperkuat silaturahmi dan komunikasi dengan masyarakat sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Menjaga Negeri, Membangun Generasi di Pagaleme
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA — Personel Gadik Yonif 136/Tuah Sakti yang dipimpin Letda Inf Jondri melaksanakan kegiatan pendidikan di SD Pagaleme sebagai bentuk kepedulian Satgas terhadap kemajuan pendidikan dan generasi muda di wilayah penugasan.(30/08/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para Gadik memberikan pendampingan dan pembelajaran dengan suasana santai, komunikatif, dan penuh semangat. Kehadiran para prajurit disambut antusias oleh para siswa yang mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian dan keceriaan.

Selain memberikan pembelajaran dan motivasi, para Gadik juga membagikan baju seragam dan buku tulis kepada para siswa. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan belajar sekaligus menambah semangat anak-anak dalam mengikuti kegiatan pendidikan di sekolah.

Tidak hanya menyampaikan materi, para Gadik juga memberikan motivasi kepada siswa agar semakin percaya diri, rajin belajar, dan berani meraih cita-cita. Interaksi yang hangat antara prajurit dan anak-anak menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan penuh keakraban.

Letda Inf Jondri menyampaikan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa SD Pagaleme semakin termotivasi untuk belajar dan menjadi generasi penerus yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerahnya.

Kegiatan Gadik Yonif 136/Tuah Sakti di SD Pagaleme menjadi wujud nyata pengabdian prajurit di tengah masyarakat. Satgas tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga turut membangun generasi melalui pendidikan, kepedulian, dan perhatian kepada anak-anak Papua.


Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Anjangsana ke Kampung Kota Baru, Wujud Kepedulian dan Kedekatan Bersama Warga

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi dan meningkatkan kedekatan dengan masyarakat, personel Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan anjangsana di Kampung Kota Baru, Sabtu (29/08/2026).

Kegiatan yang dipimpin oleh Bintara Teritorial Serka Lase tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Satgas terhadap masyarakat di wilayah penugasan. Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas menyempatkan diri berkunjung ke rumah keluarga Bapak Tinus, sekaligus bersilaturahmi dan berinteraksi secara langsung dengan keluarga.

Kehadiran personel Satgas disambut dengan hangat dan penuh keakraban. Dalam suasana kekeluargaan, Serka Lase bersama personel Satgas berbincang santai, mendengarkan cerita serta berbagai harapan keluarga Bapak Tinus. Momen tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi dan membangun hubungan yang semakin dekat antara TNI dan masyarakat.

Selain bersilaturahmi, personel Satgas juga membawa bantuan berupa pakaian yang diberikan kepada keluarga Bapak Tinus sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi kepada masyarakat di wilayah penugasan.

Melalui kegiatan anjangsana ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga melalui kepedulian dan pendekatan yang humanis.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat semakin mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa saling percaya, serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah penugasan. (ISP)

Pererat Silaturahmi, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Sambangi Warga Kampung Anepalui
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Personel Pos NUME Satgas Pengamanan Perbatasan RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti kembali menunjukkan kepedulian dan kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan sosial di Kampung Anepalui, Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Rabu (26/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para prajurit hadir menyapa warga sekaligus membagikan pakaian sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Kehadiran Satgas juga dimanfaatkan untuk membangun komunikasi dan mempererat tali silaturahmi dengan warga Kampung Anepalui.

Bagi Satgas Yonif 136/Tuah Sakti, kegiatan sosial ini bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun kebersamaan serta memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat. Kehadiran prajurit di tengah warga diharapkan dapat menumbuhkan rasa saling percaya, kepedulian, dan persaudaraan.

Danpos NUME Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya mengatakan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan wujud nyata kepedulian prajurit kepada masyarakat di wilayah penugasan.

“Kami ingin kehadiran Satgas Yonif 136/Tuah Sakti dapat memberikan manfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami tidak hanya berbagi, tetapi juga membangun komunikasi dan mempererat hubungan kekeluargaan dengan warga. Kami akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, mendengar, membantu, dan bersama-sama menjaga kebersamaan,” ujar Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya.

Mewakili masyarakat Kampung Anepalui, Bapak Mile Wonda menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kehadiran personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti.

“Kami sangat berterima kasih kepada Satgas Yonif 136/Tuah Sakti. Kehadiran Bapak-bapak prajurit di tengah kami sangat berarti, bukan hanya karena pembagian pakaian, tetapi karena kehadiran yang tulus, ramah, dan ingin bersilaturahmi bersama kami. Semoga tali persaudaraan ini terus terjalin erat antara TNI dan masyarakat Kampung Anepalui,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut menjadi gambaran sederhana namun bermakna bahwa kehadiran TNI tidak hanya dalam menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga hadir untuk berbagi, mendengar, dan tumbuh bersama masyarakat.

“Kami hadir untuk berbagi, mendengar, dan selalu bersama masyarakat Kampung Anepalui," pungkasnya. (ISP)

 


INSPIRASIKEPRI.COM | BALI - Melanjutkan kesuksesan penyelenggaraan Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) tahun sebelumnya, Telin, operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang berfokus pada bisnis internasional, kembali menggelar BATIC 2026 pada 24–28 Agustus 2026 di Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort Nusa Dua, Bali. 

Memasuki tahun ke-11, BATIC 2026 mengusung tema “Uniting Ecosystem to Drive Connected Progress” dan mempertemukan lebih dari 2.700 delegasi dari 760 perusahaan di lebih dari 67 negara untuk membahas perkembangan AI, konektivitas global, cloud, serta infrastruktur digital yang sekaligus membuka peluang sinergi lintas industri dalam skala global.

Di tengah pesatnya adopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di berbagai sektor, kebutuhan akan infrastruktur digital yang andal, konektivitas global, dan kolaborasi lintas negara terus meningkat. Perkembangan tersebut mendorong pelaku industri untuk membangun infrastruktur dan layanan digital yang semakin terintegrasi guna menjawab kebutuhan transformasi digital sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik.

Seiring berkembangnya lanskap industri digital, BATIC tidak lagi sekadar menjadi forum bagi industri telekomunikasi. Konferensi ini telah berevolusi menjadi platform strategis yang mempertemukan regulator, operator telekomunikasi, penyedia teknologi, hyperscaler, investor, hingga pelaku industri digital dari berbagai negara untuk bertukar wawasan, memperkuat kemitraan, serta mendorong terbentuknya fondasi transformasi digital di kawasan Asia Pasifik. BATIC menjadi wadah untuk mempertemukan berbagai perspektif dan kapabilitas guna menciptakan peluang pertumbuhan digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dalam agenda konferensi pers BATIC 2026 yang digelar pada Selasa (25/8), Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan bahwa, kolaborasi menjadi fondasi utama dalam menangkap peluang dan membangun masa depan ekonomi digital yang semakin terhubung.

“TelkomGroup memiliki peran strategis dalam memperkokoh posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital di Asia Pasifik. BATIC merupakan event yang membanggakan bagi TelkomGroup dan terus berkembang setiap tahunnya dengan tema yang relevan bagi industri. Di tengah pesatnya investasi AI dan digital di kawasan Asia Pasifik, Indonesia memiliki potensi yang luar biasa sebagai salah satu pasar digital paling prospektif. Potensi ini perlu diterjemahkan melalui penguatan infrastruktur, inovasi, dan ekosistem digital yang mumpuni. BATIC 2026 hadir sebagai panggung kolaborasi untuk bersama-sama membangun ekosistem tersebut dan menciptakan nilai yang lebih besar, tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi kawasan dan dunia,” ujar Dian.

Lebih lanjut, Dian menambahkan, Telin sebagai kekuatan TelkomGroup di kancah internasional terus mengambil peran dalam menghubungkan Indonesia dengan ekosistem digital global melalui sinergi antara pelaku industri, pemerintah, dan mitra strategis sebagai faktor penting untuk mempercepat inovasi dan memperkuat daya saing.

Sementara itu, Direktur Wholesale & International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba, menyoroti peran strategis infrastruktur konektivitas internasional, khususnya kabel laut, dalam mengantisipasi lonjakan kebutuhan bandwidth yang didorong oleh perkembangan adopsi AI dan kebutuhan data center. Menurutnya, momentum BATIC menjadi kesempatan bagi TelkomGroup dan seluruh delegasi untuk memperluas jejaring bisnis, mempertemukan kebutuhan industri dengan kapabilitas yang dimiliki, serta mendorong lahirnya inovasi baru yang mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.

"Melalui penguatan kabel laut dan cakupan konektivitas lintas batas, TelkomGroup berkomitmen membangun fondasi digital masa depan. Telin saat ini semakin kuat sebagai salah satu pemain infrastruktur digital di tingkat regional dan global, khususnya melalui bisnis kabel laut internasional yang terus tumbuh signifikan. Harapannya melalui BATIC, pemain global yang berpartisipasi akan semakin yakin bahwa TelkomGroup adalah partner yang tepat untuk pengembangan digital dan kolaborasi yang seluas-luasnya. Kegiatan ini pun merupakan wujud komitmen Telkom untuk fokus bermain di segmen bisnis B2B, di mana Telin sendiri merupakan perpanjangan Telkom untuk menggarap bisnis B2B dan menjadi penyedia layanan bagi pelanggan internasional,” tambah Budi.

Sebagai salah satu terobosan utama pada tahun ini, BATIC menghadirkan ignitePRO, sebuah executive conference yang secara khusus membahas transformasi enterprise di era Autonomous AI. ignitePRO 2026 membawa tema “The Enabled Enterprise”, yang diperuntukkan bagi para pemimpin bisnis dan teknologi untuk mengeksplorasi implementasi AI, cloud, keamanan siber, tata kelola, hingga infrastruktur digital yang menjadi fondasi organisasi dalam mengakselerasi adopsi AI pada skala enterprise. Bersama rangkaian konferensi utama BATIC yang mengangkat isu konektivitas bawah laut, komunikasi berbasis AI, inovasi cloud, serta pengembangan ekosistem digital, ignitePRO diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi para pemangku kepentingan untuk mempercepat transformasi digital di kawasan.

Pada kesempatan yang sama, Chief Executive Officer Telin Abdul Rahman Ansyori menyampaikan bahwa, penyelenggaraan BATIC yang kini memasuki tahun ke-11 merupakan bagian dari perjalanan panjang Telin dalam membangun platform kolaborasi Internasional yang terus berevolusi mengikuti dinamika industri digital.

"BATIC secara konsisten bertransformasi menjadi platform kolaborasi regional paling berpengaruh, baik dari sisi penyelenggaraan maupun tema dan ekosistem yang terlibat. Tahun ini, lewat hadirnya ignitePRO, kami ingin memfasilitasi kebutuhan enterprise akan adopsi Autonomous AI dan sistem digital terpercaya (trust & security). Kami optimistis BATIC 2026 dapat mendorong kolaborasi, membuka peluang bisnis baru dan memberikan nilai tambah yang nyata bagi seluruh pemain di ekosistem digital," jelas Ansyori.

Ia menambahkan bahwa dengan kehadiran ignitePRO, meningkatnya partisipasi pelaku industri global, serta semakin luasnya kolaborasi lintas ekosistem menunjukkan evolusi BATIC sebagai platform yang tidak hanya menghadirkan diskusi strategis, tetapi juga memfasilitasi terbentuknya kesepakatan dan kemitraan nyata yang mampu menciptakan nilai berkelanjutan bagi bisnis telekomunikasi nasional dan global. Tahun ini, BATIC menghasilkan lebih dari 4.200 agenda business meeting, menunjukkan semakin kuatnya quality engagement yang terbentuk dari perhelatan ini.

Sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi digital tercepat di kawasan, Indonesia berada pada posisi penting sebagai hub yang menghubungkan berbagai negara sekaligus membuka peluang sinergi dan pertumbuhan baru. Melalui BATIC 2026, Telin bersama TelkomGroup kembali menegaskan komitmennya untuk mempertemukan para pemangku kepentingan dari berbagai negara dalam satu platform guna mendorong lahirnya kemitraan baru, mempercepat pertukaran pengetahuan, serta membangun konektivitas dan ekosistem digital yang semakin tangguh dan berkelanjutan di Asia Pasifik. (Isp) 



Hangatnya Kebersamaan Satgas Yonif 136/TS Bersama Warga Kampung Longgoneri
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA — Senyum dan keceriaan mewarnai Kampung Longgoneri, saat personel Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti (TS) melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama masyarakat dan anak-anak, Senin (24/08/2026)

Kegiatan yang dipimpin Sertu Egi Fatrio bersama Danpok Pam Serda Adi tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Satgas Yonif 136/TS dalam membangun kedekatan dan mempererat hubungan kekeluargaan dengan masyarakat di wilayah penugasan.

Di sela-sela pelaksanaan tugas pengamanan, personel Satgas menyempatkan diri berinteraksi dengan warga serta bermain dan bercengkerama bersama anak-anak. Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban, terlebih ketika para prajurit turut membantu mengajarkan anak-anak melalui pendampingan belajar sederhana.

Selain memberikan motivasi untuk terus belajar, personel Satgas juga berbagi kebahagiaan dengan membagikan sargal berupa pakaian layak pakai kepada warga dan anak-anak. Bantuan tersebut disambut antusias dan menghadirkan keceriaan di tengah masyarakat Kampung Longgoneri.

Sertu Egi Fatrio mengatakan bahwa Komsos merupakan sarana penting untuk membangun komunikasi sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Melalui Komsos, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kehadiran TNI tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membawa kebahagiaan dan motivasi, terutama kepada anak-anak agar tetap semangat belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah bersama warga. Interaksi yang terjalin secara sederhana namun penuh kehangatan tersebut menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Melalui kegiatan Komsos dan kepedulian sosial, Satgas Yonif 136/TS berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, baik dalam suka maupun duka. Kehadiran prajurit diharapkan tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi sahabat, pengayom, dan bagian dari masyarakat di wilayah penugasan

Bukti Kepedulian TNI AD, Satgas Yonif 136/TS Salurkan Donasi Untuk Anak Paud Maranatha Puncak Jaya
INSPIRASIKEPRI.COM | Papua Tengah – Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos KP 55 melaksanakan penyaluran donasi kepada anak paud Maranatha di kampung Kota mulia, Distrik Mulia, Jum'at (21/08/2026). 

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI bersama para donatur yang dengan tulus berbagi kasih kepada masyarakat di wilayah penugasan.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Dantim 1 Pos KP 55 Sertu Sarbarit Siahaan bersama personel Pos KP 55. Penyaluran donasi ini merupakan bagian dari program Pembinaan Teritorial Satgas Yonif 136/Tuah Sakti sebagai upaya mempererat hubungan, menumbuhkan kebersamaan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kegiatan penuh makna ini berawal dari kisah sederhana Adik Adik di paud Maranatha. Kedekatannya dengan para personel Satgas membuat dirinya merasa nyaman untuk bercanda, bercerita, dan menghabiskan waktu bersama "Om Tentara". Suatu hari, saat berbincang dengan Pratu Sutejo, dengan polos menyampaikan keinginannya untuk Makan Makan dan bermain bersama.

Cerita sederhana itu begitu membekas di hati Pratu Sutejo. Ia kemudian membagikan kisah Adik Adik paud Maranatha melalui media sosial, bukan untuk mengundang rasa iba, melainkan agar semakin banyak orang mengetahui bahwa masih ada anak-anak di pelosok yang memiliki mimpi sederhana, namun belum mampu mewujudkannya. Tak disangka, cerita tersebut menyentuh hati orang baik. personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti untuk ikut membantu dengan menyisihkan sebagian rezekinya secara ikhlas.

Berkat kepedulian para Orang baik, bantuan berupa makanan nasi putih, ayam goreng, mihun putih, biskuit nabati,kue basah, Susu ultramin, telur rebus dan berbagai kebutuhan lainnya berhasil dikumpulkan. Amanah tersebut kemudian disalurkan langsung oleh personel Pos KP 55 kepada Adik Adik di paud Maranatha.

Yang paling membahagiakan, bantuan tersebut di terima semua Adik Adik paud Maranatha. Atas kesepakatan bersama, seluruh bantuan juga dibagikan kepada adik-adik lainnya di paud Maranatha agar kebahagiaan dapat dirasakan bersama. Dari sebuah harapan sederhana Semua Adik Adik, lahirlah senyum dan kebahagiaan.

Dantim 1 Sertu Sarbarita Siahaan Pos KP 55 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab Satgas untuk menyampaikan amanah dari para orang baik kepada Adik Adik yang membutuhkan.

"Bantuan ini adalah amanah dari orang baik yang dengan tulus dan ikhlas ingin membantu Adik Adik paud Maranatha Semuanya .Kami hanya menjadi perantara agar niat baik tersebut dapat sampai kepada mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan menjadi penyemangat bagi adik-adik untuk terus belajar dan meraih cita-cita," ujarnya.

Sementara itu, Ibu Laodia kampung kota Mulia (40) menyampaikan rasa haru dan terima kasih kepada personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti serta seluruh Orang baik yang telah memberikan perhatian kepada anak-anak di paud Maranatha.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kepedulian dapat berawal dari hal-hal sederhana. Satgas Yonif 136/Tuah Sakti tidak hanya menjadi penjaga perbatasan, tetapi juga menjadi jembatan yang menghubungkan kepedulian para orang baik dengan masyarakat yang membutuhkan.

"Semoga setiap kebaikan yang telah diberikan menjadi berkah, menghadirkan harapan baru, dan menginspirasi semakin banyak orang untuk terus menebarkan kasih kepada sesama," pungkasnya. (ISP)

Semarak Kemeriahan Lomba Peringati HUT RI Bersama Anak-Anak Papua di Puncak Jaya
INSPIRASIKEPRI.COM | PUNCAK JAYA — Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti (TS) menggelar berbagai perlombaan bersama anak-anak Papua di wilayah Puncak Jaya. 

Kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian Satgas terhadap masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah penugasan.

Beragam perlombaan sederhana dan penuh keceriaan digelar, di antaranya balap kelereng dan balap karung. Anak-anak mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat dan antusias. Canda, tawa, serta sorak-sorai mewarnai kegiatan, menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai persatuan, sportivitas, kebersamaan, dan cinta tanah air kepada anak-anak Papua. Melalui permainan sederhana, mereka diajak merasakan kegembiraan sekaligus semangat kemerdekaan bersama.

Dansatgas Yonif 136/TS Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa kegiatan perlombaan bersama anak-anak merupakan bagian dari upaya Satgas untuk terus membangun kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat.

“Kemerdekaan adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Melalui kegiatan sederhana seperti perlombaan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus menumbuhkan semangat persatuan, sportivitas, dan cinta tanah air kepada anak-anak Papua sebagai generasi penerus bangsa," ungkapnya.

Bagi Satgas Yonif 136/TS, kebersamaan dengan anak-anak Papua merupakan bagian penting dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Kehadiran Satgas diharapkan dapat memberikan manfaat serta menghadirkan suasana positif dan penuh kebahagiaan di tengah masyarakat.

Kegiatan berlangsung penuh keakraban. Senyum dan tawa anak-anak menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, termasuk di tanah Papua.

“Berbeda daerah, berbeda budaya, tetapi tetap satu dalam semangat Indonesia. Dari Puncak Jaya untuk Indonesia, bersama membangun kebersamaan dan menumbuhkan semangat generasi penerus bangsa,” pungkasnya. (ISP)











Lomba Layang-Layang Semarakkan HUT ke-81 RI di Distrik Irimuli Puncak Jaya
INSPIRASIKEPRI.COM | PUNCAK JAYA — Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satgas Yonif Raider 136/Tuah Sakti melalui Pos Puncak Senyum mengadakan lomba layang-layang bersama anak-anak Papua di Distrik Irimuli, Kabupaten Puncak Jaya, Rabu (19/08/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung penuh keceriaan dan mendapat antusiasme tinggi dari anak-anak. Lomba layang-layang menjadi salah satu bentuk kegiatan positif untuk memeriahkan suasana peringatan Hari Kemerdekaan sekaligus mempererat kebersamaan antara personel Satgas dengan masyarakat.

Danpos Puncak Senyum, Kapten Inf Dwi Luhur, menyampaikan bahwa kegiatan sederhana tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan nasionalisme pada anak-anak di wilayah penugasan.

“Anak-anak sangat antusias mengikuti lomba. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Kapten Inf Dwi Luhur.

Kegiatan lomba layang-layang menjadi wujud kebersamaan dalam memperingati kemerdekaan, menghadirkan keceriaan bagi anak-anak sekaligus menanamkan semangat cinta Tanah Air sejak dini. (ISP)

Basri Lewaimang Dikabarkan Menyerahkan Diri Usai Kabur ke Malaysia
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM — Buronan Bareskrim Polri yang masuk Daftar Pencarian Orang, Basri Lewaimang, dikabarkan menyerahkan diri. Ia tiba di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia, Rabu (19/8) malam.


Basri selama ini diduga bersembunyi di rumah keluarganya di negeri jiran. Kabar penyerahan diri itu dibenarkan sejumlah narasumber yang mengetahui langsung prosesnya.

"Basri diantar ke KBRI. Bukan ditangkap, tapi menyerahkan diri," ujar seorang sumber kepada redaksi, Kamis (20/8) .

Proses penyerahan terjadi sekitar pukul 20.00 waktu setempat. Kini, Basri diketahui berada di KBRI Kuala Lumpur .

Kabar ini belum sampai ke telinga Kepolisian Daerah Kepulauan Riau. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kepri, Kombes Pol Nona Pricilia Ohei, mengaku belum menerima informasi resmi.

"Belum ada info. Kita tunggu saja," katanya singkat. Ia pun mengingatkan masyarakat untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial .

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri secara resmi menetapkan seorang pria bernama Basri Lewaimang sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus peredaran gelap narkotika di tempat hiburan malam (THM) HH Club/Planet Batam, Kepulauan Riau.

"Penyidik telah menetapkan 1 orang DPO atas nama Basri," kata Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso melalui keterangannya, Selasa (18/8/2026).

Surat DPO itu teregistrasi dengan nomor: DPO/134/VIII/2026/Dittipidnarkoba atas nama Basri Lewaimang, pria Warga Negara Indonesia (WNI), kelahiran Alor, 01 Oktober 1975.

"Ciri-ciri khusus rambut hitam ikal, mata tidak sipit, hidung pesek bentuk bibir tidak terlalu tebal dan berkulit hitam," tulis ciri-ciri dalam surat itu.

Basri diduga kuat berperan sebagai sosok utama di balik peredaran narkoba di THM tersebut. Polisi menyebut, Basri tidak hanya mengelola tempat hiburan, tetapi juga berperan sebagai penyedia barang haram.

"Peran Basri selaku pengelola THM Planet 1,2 dan 3 sekaligus sebagai bandar narkoba yang menyediakan berbaga jenis narkoba yang diedarkan di THM Planet 1,2,3," ungkap Eko.

Berdasarkan fakta penyidikan, perputaran narkoba di THM Planet Batam tergolong sangat besar. Setiap bulannya, minimal sekitar 40.000 butir ekstasi diedarkan di lokasi tersebut, dan jumlahnya bisa meningkat drastis saat pengunjung sedang dalam kapasitas maksimal.

Tak hanya memburu pelaku, Bareskrim juga mulai melacak aliran dana dan harta kekayaan milik Basri. Sejumlah aset mewah bernilai fantastis kini telah dipasangi garis polisi.

Eko mengungkapkan bahwa pihaknya akan menjerat Basri dengan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) selain tindak pidana asal narkotika. (Atok) 

Puncak Jaya Peringati HUT RI : Momentum Bersatu Bangun Daerah
INSPIRASIKEPRI.COM | PUNCAK JAYA – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh khidmat di Lapangan Alun-Alun Kota Baru, Minggu, 17 Agustus 2026.

Suasana semangat kebangsaan terasa sejak pagi. Seluruh peserta upacara mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan penuh nasionalisme.

Bupati Yuni Wonda Jadi Inspektur Upacara

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Bupati Puncak Jaya, Dr. Yuni Wonda, S.Sos.,S.IP., M.M. Upacara dihadiri unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, ASN, TNI-Polri, pelajar, dan masyarakat. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan kuatnya kebersamaan dalam memperingati hari kemerdekaan.

Momen paling dinanti adalah pengibaran Sang Merah Putih. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka menjalankan tugas dengan penuh kedisiplinan. Bendera Merah Putih pun berkibar gagah diiringi lagu Indonesia Raya.

Makna Kemerdekaan untuk Pembangunan

Dalam amanatnya, Bupati Yuni Wonda menegaskan kemerdekaan bukan hanya untuk diperingati secara seremonial.

“Kemerdekaan ini harus kita isi dengan kerja nyata. Jadikan momentum HUT RI untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan kebersamaan, dan mendorong seluruh elemen masyarakat ikut serta membangun Puncak Jaya,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat 81 tahun Indonesia merdeka sebagai dorongan untuk membangun daerah yang aman, damai, dan sejahtera.

TNI Tegaskan Komitmen Jaga Sinergi

Komandan Satgas Yonif 136/Tuah Sakti, Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.I.P., juga menyampaikan pesan pada kesempatan tersebut.

“Semangat kemerdekaan harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui persatuan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama. TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan di Puncak Jaya,” katanya.

Letkol Yudi berharap semangat Merah Putih menjadi kekuatan bersama untuk menjaga kedamaian dan mempererat persaudaraan di Bumi Karibana.

Peringatan HUT ke-81 RI di Puncak Jaya menjadi bukti bahwa semangat nasionalisme terus hidup hingga ke pelosok Papua Tengah. Dengan persatuan dan kerja sama, diharapkan Puncak Jaya dapat terus maju dan berkembang.

Merah Putih Berkibar di Puncak Bukit Timothy, Semangat Kemerdekaan Menggema di Ilu

INSPIRASIKEPRI.COM | PUNCAK JAYA – Semangat kemerdekaan berkobar di tanah Papua. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satgas Yonif 136/TS Pos Ilu menggelar aksi patriotik pengibaran bendera Merah Putih di puncak Bukit Timothy, Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, Senin (17/8/2026).

Dipimpin langsung oleh Wadansatgas Yonif 136/TS, Kapten Inf Erwin Nugraha, S.Tr.Han., M.I.P., bersama Danpos Ilu Lettu Inf Bambang Tri Sutejo dan Wadanpos Ilu Letda Inf Nuklir Sagala, kegiatan tersebut melibatkan seluruh elemen aparat keamanan, tokoh masyarakat, guru, serta ratusan pelajar SD dan SMP se-Distrik Ilu.

Dengan membentangkan Sang Merah Putih sepanjang kurang lebih 50 meter, peserta bergerak bersama dari Lapangan Pendidikan menuju puncak Bukit Timothy. Setiap langkah menjadi simbol perjuangan, persatuan, dan tekad untuk menjaga kobaran semangat kemerdekaan di tanah Papua.

Sesampainya di puncak, para pelajar SMA menunjukkan keberanian dan kebanggaan dengan memanjat tiang bendera serta memasang Merah Putih dengan tangan mereka sendiri. Ketika Sang Saka akhirnya berkibar gagah di atas Bukit Timothy, suasana berubah menjadi penuh haru dan kebanggaan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian snack kepada peserta dan masyarakat. Seluruh elemen yang hadir selanjutnya berdiri bersama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suara yang menggema dari puncak bukit menjadi pesan kuat bahwa semangat Indonesia hidup dalam kebersamaan masyarakat Papua.

Turut hadir Danramil 1714-02/Ilu Letda Inf Adri Fransisco, Kapolsek Distrik Ilu Iptu Rajab Ilyas, S.H., Danpos Maleo Letda Inf Joko, Kepala Suku Distrik Ilu Bapak Joyiron, Kepala Pemuda Distrik Ilu Bapak Yusco, serta para kepala sekolah, guru, dan tokoh masyarakat Distrik Ilu.

Wadansatgas Yonif 136/TS, Kapten Inf Erwin Nugraha, S.Tr.Han., M.I.P., menegaskan bahwa pengibaran Merah Putih di puncak Bukit Timothy bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kokohnya persatuan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Pengibaran Merah Putih di Puncak Bukit Timothy bersama seluruh lapisan masyarakat, aparat, dan anak-anak sekolah ini adalah bukti nyata bahwa persatuan dan rasa cinta Tanah Air di Distrik Ilu sangat kokoh. Kemerdekaan ini milik kita bersama,” tegasnya.

Keceriaan para pelajar, semangat para tokoh masyarakat, dan kekompakan seluruh elemen menjadikan peringatan HUT ke-81 RI di Distrik Ilu berlangsung khidmat dan penuh makna.

Dari puncak Bukit Timothy, Merah Putih berkibar gagah. Dari tanah Papua, semangat Indonesia terus menyala. Satu bendera, satu bangsa, satu Indonesia.

Kebersamaan Satgas Yonif Raider 136/TS Bersama Warga Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Puncak Jaya
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satgas Yonif Raider 136/Tuah Sakti melalui Pos Puncak Senyum melaksanakan pembagian sembako sekaligus bergotong royong bersama masyarakat di Distrik Irimuli, Kabupaten Puncak Jaya, Mimnggu (16/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas dan masyarakat bersama-sama membuat tiang bendera Merah Putih sebagai persiapan menyambut peringatan HUT Kemerdekaan RI. Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan menjadi momentum untuk mempererat hubungan serta semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.


Danpos Puncak Senyum, Kapten Inf Dwi Luhur, menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan TNI dengan masyarakat di wilayah penugasan.

Nenek Marni wonda menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian personel TNI. “Kami senang Bapak TNI datang membantu dan bersama-sama dengan kami. Kami merasa aman dan tenang. Kami berdoa semoga semua Bapak TNI selalu sehat, selamat dalam melaksanakan tugas dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga,” ungkapnya.

Kebersamaan tersebut menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui pengibaran Merah Putih, tetapi juga melalui gotong royong, kepedulian, dan persaudaraan antara TNI dan masyarakat. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Bertahun-tahun nama "Planet Group" berdiri seperti kerajaan di Kota Batam. P1 (F1 Club) P2 Newton P3 (HH Club), dan sederet tempat hiburan malam di bawah payungnya jadi magnet. Lampu neon tak pernah padam, musik menggelegar sampai subuh, dan arus uang ratusan juta berputar tiap malam. 

Bagi sebagian orang, Planet Group adalah wajah lain Batam. Ikon pariwisata malam, penyerap tenaga kerja, dan penyumbang pajak daerah. Tapi bagi banyak keluarga, nama itu juga identik dengan keresahan. Tempat di mana anak muda mudah dijangkau narkoba, tempat di mana hukum seperti tumpul.

Sabtu dini hari, 15 Agustus 2026, panggung itu mulai runtuh. Garis polisi terpasang di pintu P1 (F1 Club), N Club, V Club, dan P2 Newton. Penyegelan ini terjadi beberapa hari setelah Bareskrim Polri menggerebek HH Club Planet 3.0 dan menyita sebuah brankas berisi ratusan pil ekstasi. 

Ini bukan razia biasa. Ini adalah efek domino. Ini adalah tanda bahwa "kerajaan" yang selama ini dianggap tak tersentuh, kini mulai digoyang dari fondasinya.



Dua Wajah Sebuah Dinasti

Sulit menyangkal peran ekonomi Planet Group di Batam. Ribuan orang bekerja di sana. Mulai dari bartender, DJ, SPG, satpam, sampai vendor sound system. Pajak hiburan yang disetorkan juga bukan jumlah kecil. 

Tapi di sisi lain, tempat-tempat ini juga jadi titik rawan. Penggerebekan HH Club Planet 3.0 Batam membuktikan itu. Ratusan pil ekstasi tidak mungkin muncul begitu saja. Ada rantai pasok, ada jaringan, ada orang-orang yang menjaga agar bisnis haram itu tetap berjalan di balik gemerlap.

Pertanyaannya, bagaimana bisa bertahan selama ini? 

Apakah pengawasan dari Pemko Batam, Satpol PP, dan aparat kewilayahan benar-benar tidak melihat? 

Atau memang ada pembiaran? 

Apakah intelijen tidak membaca sinyal? 

Atau ada kompromi di balik meja-meja VIP?

Publik berhak bertanya. Karena kalau sebuah jaringan sebesar ini bisa beroperasi bertahun-tahun, maka masalahnya bukan hanya soal satu THM. Masalahnya sistemik.



Segel Bukan Titik Akhir

Menyegel pintu memang langkah cepat. Tapi segel bisa dibuka lagi. Yang kita butuhkan bukan simbol. Yang kita butuhkan adalah pembongkaran sampai ke akar.

Bareskrim sudah mulai. Kini bola ada di Polda Kepri, Polresta Barelang, dan Kejaksaan. Usut siapa pemasok barang. Usut siapa yang memfasilitasi. Usut siapa yang selama ini jadi "pelindung". Jangan hanya berhenti di manajer lapangan atau karyawan. 

Penegakan hukum harus tanpa pandang bulu. Tidak peduli seberapa besar setoran pajaknya, tidak peduli seberapa dekat dengan penguasa. Hukum harus berdiri sama tinggi.

Pemko Batam juga punya PR besar. Audit ulang semua izin THM. Perketat pengawasan. Pasang CCTV yang terintegrasi dengan command center. Libatkan BNN dalam setiap operasi. Jangan tunggu ada korban baru bergerak.



Pelajaran Untuk Batam

Batam ingin maju sebagai kota pariwisata dan investasi. Tapi investor tidak akan datang ke kota yang citranya rusak karena narkoba. Wisatawan tidak akan nyaman ke kota yang klub malamnya lebih terkenal karena pil ekstasi daripada pertunjukannya.

Tumbangnya Planet Group harus jadi titik balik. Ini momentum untuk Batam memilih, mau jadi kota yang menjual hiburan sehat, atau jadi kota yang terus-menerus jadi berita kriminal.

Anak-anak muda Batam butuh ruang berekspresi yang aman. Bukan tempat di mana mereka ditawari barang haram di toilet. Generasi ini adalah masa depan Batam, Kawasan Industri, dan Pelabuhan. Jangan kita gadaikan demi keuntungan sesaat.

Penutup

Kerajaan boleh runtuh. Tahta boleh jatuh. Tapi hukum harus berdiri. 

Jika penindakan ini hanya berhenti di segel, maka kita akan bertemu lagi di tajuk yang sama 6 bulan dari sekarang, dengan nama THM yang berbeda.

Cukup sudah. Bersihkan Batam. Pulihkan marwah hukum. Buktikan bahwa negara masih hadir, bahkan di tempat yang paling gelap sekalipun.

Karena saat segel terakhir dipasang, itu bukan akhir cerita. Itu justru awal dari tanggung jawab kita bersama untuk membangun Batam yang lebih bersih. (ISP)

Pererat Silaturahmi, Satgas Yonif 136/TS Gelar Anjangsana di Kampung Dolinggame
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Dalam rangka mempererat silaturahmi dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah penugasan, Satgas Yonif 136/TS melalui Pos Ilu melaksanakan anjangsana di Kampung Dolinggame, Distrik Ilu, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan yang dipimpin Wadantim 1 Pos Ilu Sertu Ramli dengan dukungan pengamanan tim Serda Bindu ini berlangsung penuh keakraban. 

Personel Satgas menyapa warga, berdialog, serta mendengarkan aspirasi masyarakat, di antaranya Mama Jamila Wonda (38) dan Mince Enumbi, sebagai wujud kepedulian sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Sertu Ramli mengatakan, kegiatan anjangsana melalui senyum, sapa, dan salam bertujuan menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta memahami secara langsung kebutuhan warga.

Sementara itu, Wadansatgas Yonif 136/TS Kapten Inf Erwin Nugraha, S.Tr.Han., M.I.P., menegaskan bahwa pendekatan humanis akan terus dikedepankan selama penugasan.

"Kehadiran Satgas Yonif 136/TS bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi sahabat masyarakat. Melalui komunikasi yang baik, kami ingin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan sejahtera," tegasnya.

Masyarakat Kampung Dolinggame menyambut baik kehadiran Satgas Yonif 136/TS dan mengapresiasi kepedulian prajurit yang selalu hadir, mendengar, dan membantu warga di wilayah penugasan. (ISP)

Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Satgas Yonif 136/TS Pos Nume Gelar Komsos dan Bagikan Bendera Merah Putih
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, personel Pos Nume Satgas Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan Komsos sekaligus membagikan Bendera Merah Putih dan pakaian kepada masyarakat di kampung jigonikme distrik NUME (12/08/2026).

Kegiatan dipimpin Wadan Pos Nume Letda Inf Indra Sukma Yudha dan disambut antusias oleh masyarakat. Pembagian Bendera Merah Putih menjadi ajakan kepada warga untuk turut menyemarakkan 17 Agustus sekaligus menumbuhkan rasa bangga dan cinta Tanah Air.

Danpos Nume Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya menyampaikan, bahwa semangat kemerdekaan harus terus hidup di wilayah perbatasan.

“Mari bersama-sama menyambut HUT Kemerdekaan dengan mengibarkan Merah Putih. Dari wilayah perbatasan, kita tunjukkan bahwa semangat persatuan dan kecintaan kepada Indonesia tetap berkobar," ungkap Kapten Inf Akhmad Sultoni.

Sementara itu, Bapak Titus Wonda, salah seorang warga, menyampaikan apresiasinya. “Terima kasih kepada Bapak TNI dari Pos Nume. Kami senang menerima Bendera Merah Putih dan akan mengibarkannya untuk menyambut Hari Kemerdekaan. Semoga TNI selalu sehat dan selamat dalam bertugas," tuturnya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sekaligus kemanunggalan TNI dan rakyat, serta memperkuat semangat persatuan dalam menyambut Kemerdekaan Republik Indonesia. (ISP)

HH Club Planet Batam Digerebek, Berikut Daftar dan Peran Para Tersangka Terlibat Peredaran Narkotika 
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri secara resmi telah menetapkan sejumlah orang tersangka dalam penggerebekan tempat hiburan malam HH Club Planet 3.0 Pub & KTV Batam. 

Diketahui, kabar terupdate, jumlah tersangka dari 32 orang yang telah diamankan kini bertambah. Sebelumnya, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri telah menetapkan 6 orang sebagai tersangka. Kabar terbaru, jumlah tersebut bertambah 4 orang sehingga total keseluruhan menjadi 10 orang tersangka.

Berikut nama dan peran para tersangka yang tercantum dalam perkara tersebut:

1. Deky

Peran: Pencatat keuangan peredaran narkoba dan diduga menyuplai narkoba kepada Wahidin alias Akbar.

2. Wahidin alias Akbar

Peran: Diduga sebagai penyuplai barang kepada kapten.

3. Sutin Maimunah

Peran: Diduga sebagai pengedar sekaligus kapten lantai 3 THM.

4. Iswahyudi alias Ujang

Peran: Diduga sebagai pengedar sekaligus kapten lantai 1 THM.

5. Rianto

Peran: Diduga sebagai pengedar sekaligus kapten lantai 2/KTV THM.

6. Yeskiel Morsles Gultom

Peran: Waiter yang diduga terlibat sebagai pengedar.

7. Delva Andika

Peran: Waiter yang diduga terlibat sebagai pengedar.

8. Zainal Aguspin Lubis

Peran: Waiter yang diduga terlibat sebagai pengedar.

9. Sila

Peran: Supervisor yang diduga memegang ekstasi yang kemudian pecah.

10. Dini Anggriani

Peran: LC yang diduga terlibat sebagai pengedar.

Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso mengungkap, perkembangan terbaru terkait penggerebekan tersebut. Salah satu temuan penting adalah narkotika yang disembunyikan di dalam sebuah brankas di ruang manager.

Dijelaskannya, brankas tersebut berisi mencapai ribuan butir ekstasi. Namun setelah dilakukan pembongkaran dan penghitungan secara keseluruhan, jumlah barang bukti yang ditemukan ternyata sebanyak 762 butir ekstasi.

“Setelah dihitung dan dibongkar isi besi brankas, barang ekstasinya 762 butir,” ungkap Brigjen Eko kepada awak media.

Ia mengatakan, dari 32 orang yang diamankan, penyidik sejauh ini telah menetapkan enam orang sebagai tersangka. Mereka terdiri dari manager, supervisor, serta sejumlah waiter yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

“Enam tersangka terdiri dari manager, supervisor dan beberapa waiter yang terlibat sudah ditetapkan tersangka. Saat ini akan ada kemungkinan penambahan tersangka,” ujarnya.

Penyidik masih terus mendalami keterlibatan masing-masing orang yang diamankan, termasuk asal-usul narkotika serta pihak-pihak yang diduga mengetahui keberadaan barang haram tersebut di dalam brankas.

Pengungkapan kasus HH Club Planet 3 tidak hanya berkaitan dengan kepemilikan barang bukti narkotika, tetapi juga mengarah pada dugaan adanya jaringan peredaran di dalam tempat hiburan malam tersebut. (Atok)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.