Nasional

Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Perkokoh Kemanunggalan TNI-Rakyat, Satgas Yonif 136/TS Anjangsana di Kampung Wandenggobak
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Dalam rangka mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat dan menjaga kondusivitas wilayah, Danpos Kotis Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Letda Inf Abdul Heru memimpin langsung kegiatan anjangsana di Kampung Wandenggobak.

Dalam suasana penuh keakraban, personel Satgas berinteraksi dengan warga, mendengarkan aspirasi masyarakat, serta memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan persatuan.

Letda Inf Abdul Heru menegaskan bahwa kehadiran Satgas bukan sekadar kunjungan formal, melainkan wujud kepedulian TNI untuk memberikan rasa aman dan menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat.

Dansatgas Yonif 136/Tuah Sakti Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.I.P. menyampaikan,  bahwa anjangsana merupakan sarana membangun kepercayaan dan memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat.

“Prajurit harus hadir membawa manfaat, memberikan rasa aman, dan menjadi sahabat bagi rakyat demi terciptanya wilayah yang aman dan damai," ungkap Dansatgas Yonif 136/Tuah Sakti Letkol Inf Yudi Satria Prabowo.

Salah satu warga, Ibu Widena Telenggeng (28), mengungkapkan rasa senangnya atas perhatian yang diberikan personel Satgas karena selalu ramah, peduli, dan mau mendengarkan keluhan masyarakat.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol eratnya persaudaraan antara prajurit Satgas Yonif 136/Tuah Sakti dan masyarakat Kampung Wandenggobak. (ISP)

Wujud Nyata Kepedulian TNI kepada Masyarakat, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Anjangsana di Kampung Lungguneri
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Dalam rangka mempererat silaturahmi dan meningkatkan kedekatan dengan masyarakat di wilayah penugasan, Pos KP 55 Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan anjangsana dengan mengunjungi rumah-rumah warga di Kampung Lungguneri, Distrik Pangaleme, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan yang dipimpin oleh Dantim 1 Pos KP 55, Sertu Sarbarit Siahaan, bersama personel pos tersebut merupakan bagian dari program pembinaan teritorial Satgas dalam membangun komunikasi yang baik serta memperkuat kebersamaan dengan masyarakat. 

Dalam pelaksanaannya, personel Satgas turut membawa perlengkapan kesehatan dan obat-obatan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.

Dantim 1 Pos KP 55, Sertu Sarbarit Siahaan, menyampaikan bahwa kegiatan anjangsana merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab moral TNI kepada masyarakat di wilayah penugasan. 

Menurutnya, kehadiran personel Satgas tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui berbagai kegiatan sosial yang langsung dirasakan masyarakat. 

"Dengan kegiatan tersebut diharapkan hubungan yang telah terjalin baik antara TNI dan masyarakat semakin erat," ungkapnya. 

Sementara itu, Bapak Corona Wonda (35), warga Kampung Lungguneri, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh personel Satgas. 

Ia menyampaikan bahwa masyarakat merasa senang dengan kehadiran TNI yang selalu peduli, rutin mengunjungi warga, serta memberikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat.

Kegiatan anjangsana ini disambut dengan antusias oleh masyarakat Kampung Lungguneri. Kehadiran personel Satgas di tengah-tengah warga tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga membangun komunikasi yang harmonis, menumbuhkan rasa saling percaya, serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai salah satu kekuatan utama dalam menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Melalui berbagai kegiatan teritorial yang dilaksanakan secara berkesinambungan, Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk terus hadir, mengabdi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat selama menjalankan tugas di wilayah penugasan. (ISP)

Satgas Yonif 136/TS Pererat Silaturahmi Lewat Anjangsana di Kampung Wurak

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat di wilayah penugasan, Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/TS Pos Ilu melaksanakan kegiatan anjangsana di Kampung Wurak, Distrik Ilu, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WIT tersebut dipimpin Dantim 2 Pos Ilu, Sertu Hendra, didampingi Bintara Kesehatan Serda Felix Silalahi beserta personel Pos Ilu. Dengan menyusuri perkampungan dari rumah ke rumah, personel Satgas menjalin silaturahmi, menyapa warga, berdialog, serta mendengarkan aspirasi, keluh kesah, dan cerita masyarakat sebagai bentuk kepedulian serta upaya mempererat hubungan kekeluargaan.

Melalui kegiatan tersebut, personel Satgas berkesempatan bersilaturahmi dengan sejumlah warga, di antaranya Ny. Nikson Kogoya (25), Bapak Kemit Wonda (46), dan Sdr. Martinus Kogoya (18). Interaksi yang hangat dan penuh kekeluargaan menjadi sarana untuk mempererat hubungan serta mendengarkan secara langsung aspirasi dan kondisi masyarakat.

Sertu Hendra mengatakan bahwa kegiatan anjangsana merupakan bagian dari komitmen Satgas Yonif 136/TS untuk terus hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi yang baik, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Melalui kegiatan anjangsana ini, kami ingin terus menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan kekeluargaan dengan masyarakat. Kehadiran kami diharapkan dapat menjadi wadah untuk mendengarkan aspirasi warga, memahami kebutuhan mereka, serta memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat di wilayah penugasan," ujarnya.

Masyarakat Kampung Wurak menyambut kegiatan tersebut dengan antusias dan penuh kehangatan. Suasana kekeluargaan yang terjalin menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat terus terpelihara, sekaligus memperkuat kepercayaan dan kebersamaan dalam menjaga keamanan serta keharmonisan di wilayah penugasan. (ISP)

Tingkatkan Semangat Belajar Anak, Satgas Yonif 136/TS Hadir Melalui Rumah Pintar Tinggi Nambut



INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah penugasan, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Pos Tinggi Nambut yang dipimpin Danpos Kapten Inf Firsan Hadly melaksanakan kegiatan mengajar (Gadik) kepada anak-anak Kampung Tinggi Nambut di Rumah Pintar Tinggi Nambut, Senin (13/7/2026).

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari anak-anak yang mengikuti pembelajaran. Personel Satgas memberikan materi dasar seperti membaca, menulis, berhitung, serta pengetahuan umum melalui metode belajar yang interaktif dan menyenangkan. 

Selain itu, personel juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dengan mengajarkan cara mencuci tangan yang baik dan benar sesuai tahapan yang dianjurkan. Edukasi tersebut bertujuan menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini guna mencegah penyebaran berbagai penyakit.

Selain meningkatkan kemampuan akademik, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan motivasi belajar, membangun karakter disiplin, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda Kampung Tinggi Nambut.

Danpos Tinggi Nambut Kapten Inf Firsan Hadly menyampaikan bahwa kegiatan mengajar di Rumah Pintar merupakan salah satu bentuk kepedulian Satgas Yonif 136/Tuah Sakti dalam mendukung dunia pendidikan di wilayah penugasan. 

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi muda yang cerdas, sehat, berkarakter, dan memiliki semangat cinta tanah air. 

"Kehadiran Satgas tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga mampu menjadi motivasi bagi anak-anak agar terus giat belajar, menjaga kebersihan dan kesehatan, serta berani bermimpi dan meraih cita-cita demi masa depan yang lebih baik," ungkapnya. 

Masyarakat dan para orang tua menyambut baik kegiatan tersebut. Salah satu warga Kampung Tinggi Nambut, Bapak Nilo (38), mengungkapkan apresiasinya atas kepedulian Satgas Yonif 136/Tuah Sakti. 

Menurutnya, kehadiran para prajurit TNI tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membawa manfaat nyata dalam mendukung kemajuan pendidikan serta membentuk kebiasaan hidup sehat bagi anak-anak di Kampung Tinggi Nambut.

Kegiatan mengajar di Rumah Pintar Tinggi Nambut ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus bentuk pengabdian Satgas Yonif 136/Tuah Sakti dalam membantu meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan sumber daya manusia di wilayah penugasan. (ISP)



Pererat Kemanunggalan TNI, Satgas Yonif 136/TS Anjangsana ke Kampung Onendu 


INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Dalam upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Pos Nume Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan anjangsana di Kampung Onendu, Distrik Nume. 

Kegiatan yang dipimpin Sertu Novan Nolo Gulo bersama personel Pos Nume ini menjadi sarana memperkuat silaturahmi sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat, Sabtu (11/7/2026)

Personel Satgas mengunjungi kediaman Bapak Yomi Wonda dan berinteraksi hangat dengan warga serta anak-anak di sekitar kampung. Suasana penuh keakraban mencerminkan hubungan yang semakin erat antara prajurit TNI dan masyarakat.

Di tempat terpisah, Danpos Nume Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya, S.T.Han. mengatakan bahwa anjangsana merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

"Kehadiran prajurit tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi sahabat masyarakat. Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat silaturahmi, mendengarkan aspirasi warga, dan bersama-sama menjaga situasi yang aman serta kondusif di wilayah penugasan," ujarnya.

Sementara itu, Bapak Yomi Wonda mengapresiasi kepedulian personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti kepada masyarakat.

"Kami senang karena Bapak-bapak TNI selalu hadir, berkunjung, dan mau mendengarkan masyarakat. Kehadiran mereka membuat kami merasa lebih dekat dan semakin merasakan kepedulian TNI kepada warga," ungkapnya.

Melalui kegiatan anjangsana ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terus memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, serta menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi terciptanya keamanan dan kedamaian di wilayah penugasan. (ISP)

Peduli Kesejahteraan Pendidikan, Satgas Yonif 136/TS Berikan Materi Belajar di Sekolah Dasar Negeri Kalome 
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Dalam rangka meningkatkan wawasan kebangsaan, personil pos Kalome jajaran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan pemberlajaran terhadap siswa/siswi Sekolah Dasar negeri di wilayah penugasan, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan Tersebut Di pimpinan Langsung Oleh Danpos Kalome Lettu Inf Jeril wiputra Beserta Personel Pos Kalome.Pelaksanaan Kegiatan Ini Bagian Program Pembinaan Teritorial Satgas Dalam Meningkatkan Kebersamaan dengan Masyarakat Sekitar.

Dalam kesempatan itu, personil pos Kalome memberikan sargal berupa buku tulis, kertas abjad dan hadiah lainnya kepada Siswa/Siswi Sekolah Dasar Negeri Kalome yang berjumlah kurang lebih 30 orang. Mereka mengaku sangat senang dengan kepedulian yang telah diberikan oleh Satgas Yonif 136/TS 

Danpos Kalome Lettu Inf Jeril wiputra menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral TNI terhadap masyarakat di wilayah penugasan.

“Kegiatan Mengajar ini kami laksanakan sebagai upaya membantu mencerdaskan anak Bangsa yang berada di daerah perbatasan.Harapannya, kehadiran kami dapat memberikan manfaat nyata serta semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Masyarakat Distrik Kalome menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka merasa terbantu dengan kehadiran personel Satgas yang secara aktif turun langsung ke lapangan.

Melalui kegiatan Mengajar ini harapannya dapat memperkuat jalinan silaturahmi, membangun komunikasi yang harmonis, serta menumbuhkan rasa saling percaya antara TNI dan masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan utama dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat selama masa penugasan, sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara. (ISP)

Wujud Nyata Kepedulian TNI AD, Pelayanan Kesehatan Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Hadir di Kampung Baktis

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Sebagai wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terus menghadirkan pelayanan kesehatan (Yankes) bagi warga di wilayah penugasan. 

Dibawah kepemimpinan Kapten Ckm dr. Ridho Viandalas, tim kesehatan melaksanakan pelayanan kesehatan di Kampung Baktis dengan memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, serta edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami berbagai keluhan kesehatan, seperti nyeri otot, diare, dan demam.

Untuk membantu proses penyembuhan, tim kesehatan memberikan obat-obatan sesuai kebutuhan, di antaranya Sirup Paracetamol, Vitamin C, dan Maltiron Plus. Pelayanan diberikan secara humanis sehingga masyarakat merasa nyaman saat berkonsultasi mengenai kondisi kesehatannya.

Selain memberikan pelayanan medis, personel Satgas juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjalin komunikasi yang hangat dengan masyarakat. 

Melalui interaksi yang penuh kekeluargaan, berbagai keluhan dan kebutuhan warga dapat didengarkan secara langsung sehingga semakin mempererat hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat di wilayah penugasan.

Komandan Satgas Yonif 136/Tuah Sakti, Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.I.P menyampaikan, bahwa pelayanan kesehatan merupakan salah satu bentuk komitmen Satgas untuk terus hadir membantu masyarakat.

"Kehadiran Satgas bukan hanya menjalankan tugas pengamanan wilayah, tetapi juga memastikan masyarakat merasakan manfaat dari kehadiran TNI. Melalui pelayanan kesehatan ini, kami ingin membantu meningkatkan kualitas kesehatan warga sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semoga apa yang kami lakukan dapat memberikan manfaat dan menjadi wujud nyata kepedulian kepada masyarakat di wilayah penugasan," ujar Dansatgas.

Salah seorang warga Kampung Baktis, Bapak Merinus Wonda (55) mengaku sangat bersyukur atas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh personel Satgas.

"Kami sangat senang dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah datang memeriksa kesehatan kami. Obat-obatan yang diberikan sangat membantu, karena kami tidak selalu mudah mendapatkan pelayanan kesehatan. Semoga Tuhan selalu melindungi Satgas Yonif 136/Tuah Sakti dalam menjalankan tugas," ungkapnya.

Melalui dedikasi dan semangat pengabdian, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti membuktikan bahwa tugas prajurit tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kemanusiaan. 

Kehadiran tim kesehatan yang dipimpin Kapten Ckm dr. Ridho Viandalas menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir untuk rakyat, membawa harapan, kepedulian, dan solusi bagi masyarakat di wilayah penugasan. (ISP)

Melalui Anjangsana, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Perkuat Kebersamaan Dengan Masyarakat Distrik Nume
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Suasana pagi yang sejuk dan berkabut di Distrik Nume menjadi saksi kehadiran Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti Pos Nume yang dipimpin Danpos Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya bersama personel melaksanakan anjangsana dan silaturahmi dengan menyambangi warga Kampung Nume, Selasa (7/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas mengunjungi rumah-rumah warga untuk menjalin komunikasi yang hangat, mendengarkan berbagai aspirasi, serta mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat di wilayah penugasan. 

Berbagai pesan kebangsaan juga disampaikan guna memperkuat rasa persatuan, kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan.

Danpos Nume, Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Satgas kepada masyarakat sekaligus upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Kami datang untuk bersilaturahmi dan memastikan masyarakat merasakan kehadiran TNI. Bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai saudara yang siap membantu serta bersama-sama menjaga kedamaian dan keutuhan NKRI," ungkapnya.


Salah seorang warga Kampung Nume, Bapak Tomson, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kehadiran Satgas di tengah masyarakat.

"Kami sangat senang dengan kehadiran Bapak-bapak TNI yang selalu datang menyapa dan berdialog dengan kami. Kehadiran Satgas membuat kami merasa diperhatikan, aman, dan semakin dekat seperti keluarga. Semoga hubungan baik ini terus terjalin," ujar Bapak Tomson.

Melalui kegiatan anjangsana ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat, serta menumbuhkan rasa aman, kepedulian, dan kebersamaan di wilayah penugasan. (ISP)

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini bersama jajaran Direksi dan Senior Leader TelkomGroup mengunjungi booth Telkom Cycling Community pada rangkaian HUT ke-61 Telkom di The Telkom Hub, Jakarta, Senin (6/7/2026). 

INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memasuki usia ke-61 tahun. Beragam kegiatan dilaksanakan untuk menyemarakkan puncak peri INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) m INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memasuki usia ke-61 tahun. Beragam kegiatan dilaksanakan untuk menyemarakkan puncak peri INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memasuki usia ke-61 tahun. Beragam kegiatan dilaksanakan untuk menyemarakkan puncak peringatan ulang tahun Telkom pada Senin (6/7/2026), dengan tajuk Siner61 Transformasi yang berlangsung di kawasan The Telkom Hub, Jakarta. ngatan ulang tahun Telkom pada Senin (6/7/2026), dengan tajuk Siner61 Transformasi yang berlangsung di kawasan The Telkom Hub, Jakarta. emasuki usia ke-61 tahun. Beragam kegiatan dilaksanakan untuk menyemarakkan puncak peringatan ulang tahun Telkom pada Senin (6/7/2026), dengan tajuk Siner61 Transformasi yang berlangsung di kawasan The Telkom Hub, Jakarta. ngatan ulang tahun Telkom pada Senin (6/7/2026), dengan tajuk Siner61 Transformasi yang berlangsung di kawasan The Telkom Hub, Jakarta.

Rangkaian kegiatan perayaan syukuran 61 tahun Telkom dihadiri oleh Dewan Komisaris, Jajaran Direksi dan Senior Leader, Ketua Serikat Karyawan, serta seluruh karyawan TelkomGroup. Acara yang diselenggarakan secara hybrid (daring dan luring) ini tak hanya diikuti oleh karyawan yang berada di Jakarta, tetapi juga seluruh karyawan TelkomGroup di lima wilayah Telkom Regional.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengajak seluruh insan TelkomGroup untuk memaknai perjalanan Telkom serta berbagai pencapaian yang telah diraih bersama. Dian juga mengajak seluruh karyawan menjadikan momentum ulang tahun ini sebagai ajang refleksi atas kontribusi yang telah diberikan, sekaligus penyemangat untuk terus menghadirkan kinerja terbaik dalam mencapai target dan mengawal sukses transformasi TLKM 30 demi mewujudkan pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan.

“Transformasi TLKM 30 bukan sekadar proyek perusahaan, tetapi pilihan untuk menjadi lebih cepat mengambil keputusan, lebih berani berinovasi, dan lebih fokus untuk menghadirkan nilai. Dengan semangat sinergi transformasi bersama seluruh insan TelkomGroup, saya yakin kita dapat memastikan Telkom tetap relevan, kompetitif, serta menjadi penggerak utama transformasi digital Indonesia,” ujar Dian.

Sementara itu, Komisaris Independen Telkom Rofikoh Rokhim mengatakan bahwa, selama lebih dari enam dekade perjalanannya berkontribusi kepada bangsa dan negara, Telkom turut mempersatukan tanah air melalui konektivitas digital. Ke depan, TelkomGroup harus terus bertransformasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman, semakin berorientasi pada pelanggan, serta senantiasa menjaga integritas dan akuntabilitas dalam menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat di seluruh penjuru negeri.

Dengan semangat untuk bersinergi, perayaan ulang tahun ke-61 Telkom menghadirkan berbagai aktivitas yang melibatkan karyawan TelkomGroup sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kegiatan tersebut di antaranya pameran komunitas internal, bazaar, kompetisi olah raga; e-sport; dan pencarian bakat internal, program donor darah, serta hiburan.

Pada saat yang sama, sebagai wujud komitmen terhadap penyelenggaraan kegiatan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan berkelanjutan, Telkom menghadirkan berbagai inisiatif Environment, Social, Governance (ESG), termasuk pengelolaan dan pemilahan sampah pada perayaan HUT ke-61 ini.

Pada pilar lingkungan, Telkom berfokus pada pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular. Melalui kolaborasi dengan Rekosistem dan Plasticpay, Telkom mengajak seluruh peserta untuk berpartisipasi dalam aksi nyata pengurangan sampah melalui pemilahan, daur ulang, serta edukasi mengenai pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Selain itu, spesial pada momen HUT ke-61 Telkom, diberikan peningkatan poin aktivasi pada Reverse Vending Machines (RVM) menjadi Rp610 di lokasi Telkom Landmark Tower Jakarta dan Surabaya, serta Menara Multimedia Jakarta.

Berkaitan dengan pilar sosial, Telkom meluncurkan UMKM Aggregator Movement sebagai gerakan digital untuk mendukung pemberdayaan UMKM binaan TelkomGroup, mitra UKM Indibiz, serta pelaku UMKM secara umum melalui pemanfaatan media sosial. 

Dengan menggunakan tagar #SpillUMKM, gerakan ini juga mendorong partisipasi masyarakat untuk mempromosikan produk dan jasa UMKM sehingga lebih mudah ditemukan, menjangkau pasar yang lebih luas, sekaligus meningkatkan visibilitas pelaku usaha di ruang digital. Dari sisi pengembangan, pelaku UMKM binaan yang terlibat dalam gerakan ini juga memungkinkan untuk naik kelas pada level Go Modern, Go Digital, Go Online hingga Go Global.

Melalui gerakan kolaboratif ini, Telkom berharap dapat memperkuat ekosistem bisnis digital yang semakin inklusif dengan mempererat keterhubungan antara pelaku UMKM, komunitas, dan masyarakat. Mengingat UMKM merupakan tulang punggung perekonomian yang menyumbang lebih dari 61% Produk Domestik Bruto (PDB) nasional serta menyerap hingga 97% tenaga kerja, kehadiran #SpillUMKM diharapkan berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang membuka lebih banyak peluang pasar bagi pelaku UMKM. Dengan semakin luasnya partisipasi masyarakat ke depan, gerakan ini diharapkan turut mendorong perputaran roda ekonomi yang lebih sehat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Di sisi lain, Telkom juga terus memperkuat pengembangan talenta digital dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) melalui AIcosystem, ekosistem AI terintegrasi yang menyatukan kapabilitas AI TelkomGroup guna mempercepat adopsi AI di berbagai sektor. Kehadiran AIcosystem juga membuka ruang kolaborasi, pembelajaran, dan inovasi sehingga pemanfaatan AI tidak hanya memberikan nilai tambah bagi masyarakat, tetapi juga mendorong lahirnya talenta digital Indonesia yang semakin kompetitif.

Sebagai bagian dari program tersebut dan rangkaian HUT, Telkom menyelenggarakan kompetisi AI Tell You yang mengajak kreator lokal memanfaatkan AI sebagai medium untuk menuangkan ide, cerita, dan kreativitas dalam bentuk karya video. Kompetisi ini mendapat antusiasme tinggi dengan total submission mencapai 700 karya dari para peserta di berbagai daerah di Indonesia.

Dinilai oleh para profesional dari industri kreatif dan teknologi digital, AI Tell You menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengeksplorasi potensi AI secara kreatif dan bertanggung jawab, sekaligus mendorong lahirnya ekosistem kreator digital yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menghasilkan karya yang bernilai.

“Terima kasih kepada seluruh insan TelkomGroup, pelanggan, mitra, dan para pemangku kepentingan yang telah menjadi bagian dari perjalanan Telkom selama 61 tahun. Bersama kita melangkah dengan semangat sinergi dan inovasi agar Telkom dapat menghadirkan manfaat lebih besar bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tutup Dian. (Isp) 








Direktur Utama Telkom Dian Siswarini bersama jajaran Direksi dan Senior Leader TelkomGroup mengunjungi booth Telkom Cycling Community pada rangkaian HUT ke-61 Telkom di The Telkom Hub, Jakarta, Senin (6/7/2026). 

Peduli Kesehatan Warga, Pos KP 55 Satgas Yonif 136/TS Gelar Pengobatan Keliling Gratis di Distrik Pangaleme
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Dalam rangka meningkatkan kepedulian serta mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah penugasan, Pos KP 55 jajaran Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan keliling dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga di Distrik Pangaleme, Kampung Lungguneri, Senin (6/7/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wadantim 2 Pos KP 55, Sertu Isfi Galingging, bersama personel Pos KP 55 atas arahan Danpos KP 55, Letda Inf Jatonius Parulian Sitompul. 

Pelaksanaan pelayanan kesehatan keliling ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial Satgas Yonif 136/Tuah Sakti dalam membantu menjaga kesehatan masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan antara TNI dan warga di sekitar pos.

Dalam kegiatan tersebut, personel memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan ringan, serta edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan. 

Selain melaksanakan pelayanan kesehatan, personel juga memberikan sarana galang (Sargal) berupa pakaian layak pakai kepada warga yang membutuhkan. Tidak hanya itu, personel turut melaksanakan komunikasi sosial dengan berbincang hangat bersama masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta mempererat hubungan kekeluargaan. 

Kehadiran personel Satgas pun disambut dengan antusias dan penuh kehangatan oleh masyarakat Distrik Pangaleme.

Danpos KP 55, Letda Inf Jatonius Parulian Sitompul menyampaikan, bahwa pelayanan kesehatan keliling merupakan wujud kepedulian Satgas Yonif 136/Tuah Sakti kepada masyarakat di wilayah penugasan. 

"Selain menjalankan tugas pengamanan perbatasan, personel Satgas juga berkomitmen untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat melalui pelayanan kesehatan, pemberian bantuan, serta menjalin komunikasi yang baik sehingga terbangun hubungan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat," ungkapnya. 

Sementara itu, Ibu Normi Wonda (40), warga Kampung Lungguneri, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh personel Satgas.

"Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang selalu peduli kepada masyarakat. Dengan adanya kepedulian ini, kami merasa sangat terbantu. Semoga apa yang diberikan membawa manfaat bagi kami semua," ujarnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan harmonis antara Satgas Yonif 136/Tuah Sakti dan masyarakat Papua semakin erat, sehingga tercipta suasana yang aman, damai, dan penuh kebersamaan di wilayah Pos KP 55. (ISP)

Jaring Bibit Atlet Panjat Tebing di Kepri, Batalyon 136/TS Resmi Bentuk Komunitas 'Tuah Sakti Climbing Team'
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Sebagai sarana pembinaan dan pencarian bibit atlet-atlet panjat tebing di Provinsi Kepulauan Riau, Batalyon Yonif 136/Tuah Sakti secara resmi membentuk komunitas Tuah Sakti Climbing Team.

Komunitas panjat tebing yang berada di bawah naungan Summit Sport Climbing dan Yonif 136/Tuah Sakti sebagai bentuk pengembangan generasi muda dalam olahraga ekstrem yang menuntut keberanian, ketangguhan dan fokus tanpa kompromi dengan dukungan penuh dari satuan dan fasilitas pembinaan yang terstruktur.

Komandan Batalyon Yonif Raider 136/Tuah Sakti, Letkol Inf Yudi Satria Prabowo mengatakan, Tuah Sakti Climbing Team hadir sebagai ruang pembentukan atlet yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga matang secara mental dan taktis.

"Pembinaan teknis dalam komunitas ini, diperkuat oleh pelatih-pelatih berpengalaman dari Summit Sport Climbing yang membawa standart latihan modern, teknik pemanjatan tebing yang presisi serta pendekatan Sport Science dalam setiap sesi latihan," ujar Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, Senin (6/7/2026).

Dibawah bimbingan tersebut kata Letkol Inf Yudi, setiap atlet ditempa melalui latihan endurance, teknik wall climbing speed serta simulasi kompetisi yang terukur dan progresif.

Menurut, Danyonif 136/Tuah Sakti Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, Tuah Sakti Climbing Team bukan sekadar komunitas olahraga ini adalah laboratorium karakter. Tempat dimana disiplin ketekunan dan keberanian diuji setiap hari di dinding panjat.

"Kini saatnya generasi muda Indonesia khususnya Kepulauan Riau mengambil bagian dalam perjalanan ini. Bagi kamu yang memiliki semangat keberanian dan tekad untuk berkembang, inilah momentum untuk bergabung dan menguji adrenalin dan batas kemampuan diri," jelasnya. 

"Ayo bergabung bersama kami, dari Batam untuk Indonesia.Tuah Sakti Climbing Team, 'Berani Mendaki, Tangguh Menggapai Prestasi," pungkasnya. (ISP)

Merajut Silaturahmi Serta Peduli Kesehatan, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes dan Anjangsana di Kampung Wiringame 

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah penugasan, Pos Kotis Satgas Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan Pelayanan Kesehatan (Yankes) sekaligus anjangsana di Kampung Wiringame, Minggu (5/7/2026).

Kegiatan yang dipimpin oleh Kapten Ckm Ridho Viandalas tersebut tidak hanya bertujuan untuk menjaga kesehatan masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan antara prajurit TNI dan warga di wilayah penugasan.

Dalam kegiatan tersebut, tim kesehatan Satgas mengunjungi warga setempat salah satunya Bapak Tetius Talenggen (34), seorang gembala di Gereja Yerusalem Mulia. 

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, personel Satgas juga berdialog dengan penuh keakraban, mendengarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat sebagai wujud kepedulian serta kebersamaan.

Kapten Ckm Ridho Viandalas mengatakan bahwa pelayanan kesehatan yang dipadukan dengan anjangsana merupakan salah satu upaya Satgas untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi warga.

"Kami ingin kehadiran Satgas dapat dirasakan sebagai sahabat dan keluarga bagi masyarakat. Melalui pelayanan kesehatan dan anjangsana ini, kami berharap hubungan yang telah terjalin dengan warga semakin erat, sehingga tercipta rasa saling percaya dan kebersamaan," ujarnya.

Sementara itu, Bapak Tetius Talenggen menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Satgas Yonif 136/Tuah Sakti. Menurutnya, kehadiran prajurit TNI yang datang untuk memberikan pelayanan kesehatan sekaligus bersilaturahmi menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terus menunjukkan komitmennya untuk hadir bersama masyarakat, membangun kedekatan, serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui aksi nyata yang membawa manfaat bagi warga di wilayah penugasan. (ISP)

Pererat Kemanunggalan, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Komsos dan Anjangsana di Kampung Anepalui

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dan Anjangsana di Kampung Anepalui, Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya. 

Kegiatan dipimpin oleh Sertu Jodi Nainggolan bersama personel dan tim kesehatan Pos Nume, di bawah arahan Danpos Nume Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat sekaligus mengetahui kondisi serta kebutuhan warga. 

Dalam kesempatan itu, Satgas memberikan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan, pengobatan ringan, pemberian obat dan vitamin, edukasi pola hidup sehat, serta penyaluran bantuan kebutuhan pokok. Personel juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya mengatakan bahwa kehadiran Satgas bukan hanya untuk menjaga perbatasan, tetapi juga menjadi sahabat dan keluarga bagi masyarakat. 

"Kami ingin selalu hadir membantu setiap kesulitan warga serta memperkuat kebersamaan demi terciptanya lingkungan yang aman dan sejahtera," ujarnya.

Salah seorang warga, Mama Sonet menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Satgas. "Bapak-bapak TNI selalu datang membantu, mengobati, dan mendengarkan kami. Kami merasa diperhatikan dan tidak sendiri," tuturnya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Satgas Yonif 136/Tuah Sakti dalam mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus menghadirkan manfaat bagi masyarakat di wilayah perbatasan. (ISP)

Iskandar Sitorus (Foto: net). 


INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - Nama Iskandar Sitorus kembali menjadi sorotan publik pada pertengahan 2026, bukan karena prestasi, melainkan karena pusaran skandal hukum yang membelitnya. Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW) ini tengah diperiksa intensif oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bagi mereka yang menelusuri rekam jejaknya, preseden 'buruk' yang menimpa Iskandar saat ini seolah mengonfirmasi pola manuver kontroversial yang kerap ia mainkan selama lebih dari dua dekade terakhir. Dari isu integritas di masa lalu hingga ambisi politik yang sarat manuver, sosok Iskandar kerap berada di area abu-abu.

2026: Dalih Kooperatif di Tengah Tudingan "Obstruction of Justice"

Pada 12 Juni 2026, Iskandar Sitorus harus berhadapan dengan penyidik lembaga antirasuah. Ia terseret dalam pusaran megaskandal kasus Bea Cukai dengan status sebagai kuasa non-litigasi dari John Field.

KPK mengendus adanya gelagat tak beres dan menduga kuat Iskandar berupaya menghambat proses penyidikan (obstruction of justice). Meski di hadapan media Iskandar berdalih bahwa kehadirannya adalah untuk "menyampaikan informasi", klaim ini dinilai banyak pihak sebagai manuver defensif. Fakta bahwa KPK sampai harus melakukan pemeriksaan khusus terkait dugaan perintangan penyidikan mengindikasikan bahwa intervensi yang dilakukan Iskandar berpotensi merusak konstruksi hukum kasus Bea Cukai yang tengah dibangun penyidik.

Iskandar diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK. Dia mengaku menerima kuasa nonlitigasi dari Pimpinan Blueray Cargo (Grup), John Field--salah satu orang yang diproses hukum KPK saat itu.

Kuasa nonlitigasi adalah wewenang hukum yang diberikan kepada seseorang untuk mewakili dan bertindak atas nama klien dalam menyelesaikan masalah atau sengketa di luar pengadilan.

"Saya dipanggil sebagai saksi karena saya terima kuasa nonlitigasi dari John Field ya terkait tindak pidana korupsi penyuapan yang dilakukan oleh tiga tersangka itu," ujar Iskandar di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, kala itu.

2004: Bayang-bayang Hitam "Fee Perdamaian" Newmont

Tersandung isu integritas dan konflik kepentingan bukanlah hal baru bagi Iskandar. Jauh ke belakang pada tahun 2004, saat ia mengklaim diri sebagai pendamping isu lingkungan yang berhadapan dengan PT Newmont Minahasa Raya, namanya tercoreng oleh isu miring penerimaan "uang damai".

Saat itu, Iskandar santer disorot publik karena diduga menerima fee perdamaian dari raksasa tambang tersebut. Kendati ia melemparkan bantahan keras terhadap tuduhan itu, narasi tersebut telah meninggalkan noda pada kredibilitasnya. Kasus ini menjadi preseden awal yang memunculkan keraguan publik: apakah pergerakannya murni untuk advokasi, atau ada negosiasi terselubung di balik meja. 

Namun, Iskandar membantah dengan tegas jika dirinya disebut mendapatkan sesuatu yang menguntungkan pribadinya terkait perdamaian dalam kasus gugatan warga Buyat kepada PT Newmont Minahasa Raya (NMR). Ia menegaskan, perdamaian itu juga sah secara hukum.

"Damai, bukan karena kita mendapatkan sesuatu, tapi karena pekerjaan ini sudah selesai. Ngapain lagi kita nunggu-nunggu lama, sementara PT Newmont sudah bersedia mengcover kesehatan warga Buyat," ujarnya, dalam jumpa pers di kantor LBHK, Jl. Manggarai Utara IV nomor D8, Jakarta Selatan.

2019: Manuver Sang "Kancil" yang Gagal di Panggung Politik

Sisi pragmatis seorang Iskandar Sitorus semakin terlihat ketika ia mencoba peruntungan di panggung politik praktis pada Pemilu 2019. Mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI dari Dapil Sumatera Utara 1, ia melabeli dirinya dengan julukan "Si Kancil dari Medan".

Alih-alih merepresentasikan kecerdasan, julukan "Kancil" di mata sebagian publik politik justru kerap diidentikkan dengan kelicikan. Demi memuluskan ambisinya menuju Senayan, Iskandar melakukan manuver agresif dengan mempolitisasi ikatan primordial empat marga Batak di Tebing Tinggi, hingga mencari tameng dukungan dari kalangan purnawirawan TNI.

Ia juga menggunakan retorika populis, seperti mengkritik hilangnya 250 ribu hektar aset negara di Sumatera Utara. Iskandar menyebut, Hak Guna Usaha (HGU) PT Perkebunan Nusantara II (PTPN II) di Sumatera Utara diduga kehilangan aset negara terbesar dalam sejarah Indonesia. Dari total 250 ribu hektare tanah yang diwariskan dari masa kolonial Belanda, kini hanya tersisa sekitar 5.873 hektare yang tercatat resmi. Angka ini berarti 97,6 persen tanah negara di kawasan tersebut hilang atau tidak tercatat secara sah.

Iskandar, Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), menegaskan bahwa kasus ini merupakan tragedi agraria yang harus menjadi perhatian nasional.

"Tanah bukan sekadar angka di atas kertas, tapi nyawa dan harga diri rakyat. Hilangnya lahan negara ini menunjukkan kegagalan tata kelola yang sangat serius dan perlu diusut tuntas," ujarnya.

Kritik terhadap hilangnya ratusan ribu hektare tanah yang merupakan aset negara tersebut, di antaranya digunakan untuk menarik simpati generasi milenial. Namun, kampanye dan manuver politik "Si Kancil" saat itu tak mampu meyakinkan mayoritas pemilih.

Pencalonannya banyak mendapat banyak dukungan. Selain milenial, juga dari kelompok masyarakat adat. Dukungan itu terus bergulir secara masif.

Setelah dukungan datang dari perkumpulan marga Manurung, giliran kelompok marga Sitorus di Kabupaten Deliserdang yang turut memberikan dukungan terhadap caleg berjuluk 'Si Kancil dari Medan'.

Konklusi: Manuver yang Berujung Bumerang

Membaca rekam jejak Iskandar Sitorus adalah membaca rentetan kontroversi. Klaimnya sebagai tokoh pengawas dan antikorupsi kini diuji oleh realitas yang ironis: ia justru diperiksa KPK karena diduga melindungi pihak yang bermasalah.

Narasi heroik masa lalunya perlahan luntur seiring dengan pola manuver abu-abu yang terus berulang dari isu "uang damai" di 2004, kampanye ambisius berbalut retorika populis di 2019, hingga puncaknya kini terancam jerat hukum perintangan penyidikan KPK di 2026. Publik kini menunggu, apakah kelincahan sang "Kancil" kali ini akan membawanya lolos, atau justru terperangkap dalam jebakannya sendiri. (***)

Wujud Kepedulian TNI Bagi Masyarakat Kalome, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Pengobatan Keliling
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah penugasan, Pos Kalome Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan pengobatan keliling bagi masyarakat Kampung Kalome, Distrik Kalome, Jum'at (3/7/2026).

Kegiatan dipimpin Bintara Kesehatan Pos Kalome Sertu Riki Wijaya didampingi Praka Sodikin bersama personel Pos Kalome. Dengan membawa perlengkapan medis, obat-obatan, dan vitamin, personel memberikan pemeriksaan kesehatan gratis meliputi pengecekan tekanan darah, konsultasi kesehatan, pemberian obat, serta edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat.

Sertu Riki Wijaya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Satgas dalam membantu masyarakat yang masih memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.

"Kami berharap kehadiran Satgas dapat memberikan manfaat nyata sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Danpos Kalome Lettu Inf Jeril Wiputra Marsi menegaskan bahwa selain menjaga keamanan, Satgas juga berkomitmen membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat.

"Melalui pelayanan kesehatan ini, kami ingin memastikan kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat," katanya.

Salah seorang warga, Ibu Lince Kagoya mengaku bersyukur atas pelayanan yang diberikan.

"Kami sangat terbantu dengan adanya pengobatan gratis ini. Terima kasih kepada Bapak-bapak TNI yang selalu peduli kepada masyarakat Kalome," tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terus memperkuat hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekaligus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pengabdian terbaik selama bertugas di wilayah perbatasan. (ISP)

Bangkitkan Semangat Belajar, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Jadi Tenaga Pendidik di Tinggi Nambut
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Dibalik pegunungan Papua, di Kampung Tinggi Nambut, setiap senyum dan semangat belajar anak-anak menjadi harapan bagi masa depan bangsa.  

Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti Pos Tinggi Nambut yang dipimpin DPP Sertu Aldirazak selaku Dantim 2 kembali menunjukkan kepeduliannya melalui kegiatan Gadik (Tenaga Pendidik) di Rumah Pintar Tinggi Nambut, Kamis (2/7/2026). 

Dengan penuh kesabaran dan kehangatan, personel Satgas mengajarkan membaca, menulis, berhitung, serta menanamkan nilai-nilai disiplin, cinta tanah air, dan karakter yang baik. Gelak tawa dan antusiasme anak-anak mewarnai setiap proses belajar, menciptakan suasana yang penuh harapan.

Danpos Tinggi Nambut, Kapten Inf Firsan Hadly, menegaskan bahwa tugas prajurit tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga ikut membangun masa depan generasi penerus. 

"Anak-anak adalah harapan bangsa. Melalui pendidikan, kami ingin menanamkan keyakinan bahwa mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita. Selama penugasan ini, kami akan terus hadir, mendampingi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ungkapnya.

Bagi Satgas Yonif 136/Tuah Sakti, setiap pelajaran yang diberikan bukan sekadar menambah ilmu, tetapi juga menyalakan harapan. Karena menjaga perbatasan bukan hanya tentang mempertahankan wilayah, melainkan juga membangun manusia, menguatkan persaudaraan, dan menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Papua.

Sapa Warga di Kampung Nume, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Hadir Bagikan Berbagai Macam Bansos


INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Di tengah sejuknya pagi di Distrik Nume, Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti Pos Nume yang dipimpin Danpos Kapten Inf Ahmad Sultoni Yahya melaksanakan anjangsana dan silaturahmi dengan menyambangi rumah-rumah warga Kampung Nume, Rabu (1/7/2026). 

Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas berdialog dengan masyarakat, menyalurkan bantuan berupa sembako, pakaian layak pakai, obat-obatan, dan vitamin, serta memberikan pelayanan kesehatan dan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan, keamanan, dan persatuan.

Danpos Nume Kapten Inf Ahmad Sultoni Yahya mengatakan, bahwa Satgas Yonif 136/Tuah Sakti datang sejak pagi agar dapat bertemu warga sebelum mereka ke kebun. 

"Kami ingin hadir bukan hanya sebagai prajurit, tetapi juga sebagai saudara yang bersama-sama menjaga kedamaian dan kedaulatan NKRI," ujar Kapten Inf Ahmad Sultoni Yahya.

Sementara itu, Dansatgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa setiap kegiatan teritorial merupakan wujud nyata kepedulian TNI kepada masyarakat.

"Kehadiran prajurit harus mampu memberikan rasa aman, manfaat, dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat demi Papua yang damai dan sejahtera," tegasnya.

Salah seorang tokoh masyarakat, Bapak Yame, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Satgas Yonif 136/Tuah Sakti. 
"Kami senang karena bapak-bapak TNI selalu datang menyapa dan membantu kami. Kehadiran mereka membuat kami merasa aman, diperhatikan, dan seperti keluarga sendiri," ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa TNI tidak hanya menjaga perbatasan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari keluarga masyarakat, mempererat kebersamaan dan menghadirkan kepedulian hingga ke pelosok Papua. (ISP)

Kunker ke Kepri, Menko Polkam : Kita Tidak Bisa Menitipkan Bangsa Ini Kepada Generasi Muda Yang Mudah Terhasut 

INSPIRASIKEPRI.COM |BATAM – Penyebaran disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian di ruang digital menjadi tantangan serius yang perlu diwaspadai seluruh elemen bangsa. Arus informasi yang semakin masif tidak hanya berpotensi mengganggu persatuan nasional, tetapi juga memengaruhi cara berpikir generasi muda sehingga diperlukan peran aktif semua pihak untuk menghadirkan informasi yang benar dan membangun.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago dalam kegiatan “Silaturahmi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Tokoh Masyarakat Kepulauan Riau” yang diselenggarakan di Mapolda Kepulauan Riau, Kota Batam, Jum'at (3/7/2026).

"Kalau boleh saya katakan, perang kita sekarang sudah bukan perang di medan biasa lagi, tetapi perang di medan digital. Kita harus banyak memberikan informasi kepada rakyat kita, jangan sampai ruang digital diisi oleh disinformasi, fitnah, dan kebencian," Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago.

Ia menilai, penyebaran informasi yang tidak benar menjadi ancaman serius apabila terus dikonsumsi oleh generasi muda tanpa kemampuan menyaring informasi secara kritis.

"Yang saya khawatirkan adalah kalimat-kalimat yang ada di situ diserap oleh anak-anak kita sebagai penerus bangsa, tentunya ini yang bisa merusak. Kita tidak bisa menitipkan bangsa ini kepada generasi muda yang mudah terhasut konten disinformasi, fitnah, dan kebencian," tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago juga mengajak seluruh unsur pemerintah, Forkopimda, dan tokoh masyarakat untuk aktif memenuhi ruang digital dengan informasi yang benar, akurat, dan membangun. 

"Kita harus banyak dan rajin memberikan informasi kepada rakyat kita," ujar Menko Polkam.

Tak hanya itu, Menko Djamari juga menyampaikan apresiasi atas capaian pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau yang mencapai lebih dari tujuh persen dan menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia. 

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan keberhasilan para pimpinan daerah dan rakyatnya dalam menciptakan stabilitas keamanan dan kepastian yang mampu meningkatkan kepercayaan investor.

"Ini adalah suatu penciptaan kondisi yang memungkinkan dan memberikan kenyamanan sehingga para investor mau datang. Saya memuji dan menghargai itu,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa kondisi yang sangat kondusif bagi investor bukan pekerjaan satu kelompok atau satu pemerintahan, tetapi merupakan akumulasi kerja sama seluruh pihak.

Kendati demikian, Menko Polkam mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat termasuk diantaranya mengurangi tingkat kemiskinan.

"Pertumbuhan ekonomi tersebut harus juga dirasakan oleh rakyat kita, karena (pertumbuhan ekonomi) setinggi apa pun tetap tujuannya adalah untuk menyejahterakan rakyat dan menurunkan angka kemiskinan," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Polkam menekankan kepada forum untuk terus menjaga kekompakan agar iklim investasi yang telah terbangun dengan baik di Kepulauan Riau.

"Tidak ada persoalan yang sulit apabila pekerjaan kita lakukan bersama-sama. Di sinilah peran Forkopimda, kepala daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh warga. Jaga betul kekompakan di antara kita agar kondisi yang baik ini tetap terpelihara," pungkasnya. (ISP)

Jaga Kondusivitas Kota Mulia, TNI–Polri Gelar Patroli Gabungan Skala Besar
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti bersama Kodim 1714/Puncak Jaya dan Polres Puncak Jaya melaksanakan patroli gabungan skala besar di wilayah Kota Mulia.

Diketahui, patroli gabungan TNI-Polri ini berlangsung selama dua hari yakni yang dilaksanakan pada tanggal 29-30 Juni 2026.

Patroli gabungan ini dilaksanakan dengan menyisir sejumlah titik rawan, pusat aktivitas masyarakat, serta ruas-ruas jalan utama di Kota Mulia. Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel gabungan melakukan penertiban terhadap kepemilikan dan penggunaan senjata tajam di tempat umum serta memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan menciptakan lingkungan yang damai.


Letda Inf Wandy Rumahorbo menyampaikan bahwa sinergi TNI dan Polri merupakan kunci dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. Melalui patroli gabungan ini, aparat ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat serta mampu memberikan perlindungan dan rasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, Dansatgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti, Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa patroli gabungan merupakan wujud komitmen TNI bersama Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah penugasan.

"Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi TNI-Polri akan terus kami perkuat untuk menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan tenang serta mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Puncak Jaya," tegas Dansatgas.

Melalui kegiatan patroli gabungan ini, diharapkan situasi keamanan di Kota Mulia tetap terjaga, terhindar dari aksi premanisme, tindak kriminalitas, maupun potensi konflik, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, tertib, dan nyaman. (ISP)




Pererat Hubungan Bersama Masyarakat, Satgas Yonif 136/TS Gelar Anjangsana Distrik Kalome


INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah penugasan, Pos Kalome Jajaran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan Anjangsana dengan mendatangi salah satu rumah masyarakat Distrik Kalome, Senin (29/6/2026).

Dalam kesempatan ini SatgasYonif136/TS menyambangi rumah warga yakni Bapak Logi dan Ibu Jolin. Kegiatan tersebut juga di pimpin langsung oleh Danpos Kalome Lettu Inf Jeril wiputra berserta Personel Pos Kalome.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian program pembinaan teritorial Satgas dalam meningkatkan kebersamaan dengan masyarakat sekitar.

Danpos Kalome Lettu Inf Jeril wiputra menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral TNI terhadap masyarakat di wilayah penugasan.

“Kegiatan Angjangsana ini kami laksanakan sebagai upaya membantu masyarakat dalam menghadapi kesulitan. Harapannya, kehadiran kami dapat memberikan manfaat nyata serta semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Bapak logi dan Keluarga menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka merasa terbantu dengan kehadiran personel Satgas yang secara aktif turun langsung ke lapangan.

Melalui kegiatan Anjangsana ini harapannya dapat memperkuat jalinan silaturahmi, membangun komunikasi yang harmonis, serta menumbuhkan rasa saling percaya antara TNI dan masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan utama dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat selama masa penugasan, sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara. (ISP)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.