Batam

Tampilkan postingan dengan label Batam. Tampilkan semua postingan


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam merespons cepat dalam menyelesaikan persoalan perpanjangan Uang Wajib Tahunan (UWT) terhadap ratusan rumah di Perumahan Puskopkar, Batu Aji.

Tidak perlu berlama-lama, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra langsung mengadakan pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan warga dan pihak pengembang, Senin (11/5/2026).

“Tentunya kami sangat memahami keresahan yang dihadapi oleh masyarakat. Oleh karena itu, BP Batam bergerak cepat untuk memberikan kepastian kepada masyarakat tanpa mengabaikan aturan yang berlaku,” ujar Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, Selasa (12/5/2026).

Ariastuty menjelaskan, dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa pihak pengembang, akan menyelesaikan kewajibannya untuk pembayaran UWT tahap awal selama 30 tahun.

Sehingga, setelah UWT tahap awal itu dibayarkan, masyarakat Perumahan Puskopar dapat melakukan perpanjangan UWT untuk 20 tahun berikutnya.

“BP Batam akan memberikan waktu kepada pihak pengembang untuk menyelesaikan kewajibannya hingga pertengahan Juni 2026. Hal ini sesuai dengan komitmen yang telah disampaikan oleh pihak pengembang,” jelasnya.

Sementara itu, dalam rangka mendukung proses penyelesaian pembayaran UWT tahap awal, BP Batam akan menyiapkan dan menyampaikan dokumen yang diperlukan. Hal ini bertujuan untuk menjadi dasar terkait kewajiban pembayaran UWT.

“Ada sebanyak 221 rumah yang nantinya akan dilakukan perhitungan lebih lanjut terkait luas lahan keseluruhan serta besaran biaya yang harus dikeluarkan untuk pembayaran UWT sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.

Ia menambahkan, masyarakat sebagai pemilik 221 rumah akan diberikan mekanisme perpanjangan alokasi selama 20 tahun. 

“Terkait dengan HGB yang mendekati masa berakhir, masyarakat tidak perlu khawatir, karena hak tersebut tidak akan hangus dan tetap dapat diproses sesuai mekanisme penyelesaian yang sedang disiapkan,” tutupnya. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad mengapresiasi peran driver online sebagai garda terdepan dalam menjaga nama baik Batam kepada wisatawan.

Hal itu disampaikan Amsakar Achmad saat menerima audiensi Perwakilan Driver Online Batam di Marketing Centre, Selasa (12/5/2026) siang.

Amsakar menilai, pekerja informal turut menunjang tren kunjungan wisatawan ke Batam. Terlebih, para driver online yang masuk dalam sektor tersebut langsung berhadapan dan bisa memberikan pengalaman wisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Dari data yang dihimpun, tren positif di awal tahun hingga Februari 2026, kunjungan wisman tercatat mencapai 257.928 orang. Meningkat 25,43 persen dibandingkan Februari 2025.

“Rekan-rekan ini sebenarnya menjadi bagian penting dan corong dalam menyampaikan hal-hal baik tentang Batam kepada para wisatawan,” katanya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Batam itu turut mengapresiasi masukan dan aspirasi yang disampaikan para driver online. Ia pun mendorong ekosistem transportasi digital yang semakin baik sejalan terbitnya Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Tranportasi Online.

“Kabar baiknya dengan kebijakan Bapak Presiden melalui Perpres itu, mudah-mudahan akan ada perubahan secara nasional dan Batam akan mengawal kebijakan itu,” terangnya.

Kepala BP Batam lantas menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas iklim investasi salah satunya melalui komunikasi yang harmonis antara perusahaan aplikator, pengemudi dan pemerintah untuk merumuskan solusi yang berkeadilan bagi seluruh pihak.

“Saya harapkan dukungan dari rekan-rekan untuk bersama menjaga kondusifitas dan keharuman nama kota Batam,” harapnya. 

Turut hadir dalam pertemuan yaitu, Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan, Denny Tondano, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Batam, Yusfa Hendri, Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaludin dan Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono. (Isp) 



 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali melanjutkan pergeseran warga terdampak rencana pengembangan Kawasan Terpadu Rempang Eco-City secara bertahap, Selasa (12/5/2026).

Sebanyak 11 Kepala Keluarga (KK) atau sebanyak 31 jiwa berpindah ke kawasan baru sejak awal Mei 2026 lalu. Dengan rincian, 3 KK bergeser pada 5 Mei 2026, menyusul sebanyak 4 KK pada 11 Mei 2026 dan 3 KK sehari kemudian.

Dengan tambahan tersebut, total warga yang telah menempati hunian baru di kawasan hunian baru Rempang Eco-City mencapai 242 KK atau 842 jiwa.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan bahwa proses ini merupakan bagian dari komitmen BP Batam untuk mendukung program Kementerian Transmigrasi yang mengedepankan konsep transmigrasi lokal dalam upaya mendukung pembangunan Rempang.

Ia juga memastikan seluruh tahapan berjalan tertib, aman dan mengedepankan pendampingan humanis terhadap masyarakat yang bergeser.

“Kami berharap, kawasan Rempang Eco-City dapat menjadi lingkungan baru yang lebih nyaman dan produktif bagi masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi generasi mendatang,” ujar Ariastuty.

Tuty, panggilan akrabnya, menambahkan bahwa BP Batam juga memastikan bahwa setiap warga yang bergeser mendapatkan hak-haknya sesuai ketentuan. Termasuk rumah baru yang layak huni serta pendampingan selama proses adaptasi di lingkungan baru.

Bukan hanya sekadar memindahkan penduduk, BP Batam bersama instansi terkait juga berupaya menciptakan pusat perekonomian baru melalui program ini.

“Dengan investasi di Rempang, kami ingin industri yang hadir mampu menyerap tenaga kerja lokal. Sehingga taraf ekonomi masyarakat juga ikut bertumbuh dengan hadirnya investasi di kampung mereka,” pungkasnya. (Isp) 





INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-80, Polda Kepri menggandeng Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Kepri untuk menggelar sejumlah perlombaan bagi jurnalis, pelajar, dan mahasiswa.

Berbagai perlombaan tersebut digelar untuk memeriahkan Hari Bhayangkara Ke- 80 sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk lebih dekat dengan institusi kepolisian serta mengasah kreativitas dan kemampuan mereka.

Mengusung tema *“Polisi untuk Masyarakat”,* terdapat tiga kategori perlombaan yang akan diselenggarakan, yakni Lomba Karya Jurnalistik, Lomba Vlog, dan Lomba Menulis Surat untuk Polisi.

Lomba Karya Jurnalistik diperuntukkan bagi jurnalis aktif di Kepulauan Riau.

 Sementara itu, Lomba Vlog dapat diikuti oleh mahasiswa dan pelajar.

Dan, Lomba Menulis Surat untuk Polisi diikuti oleh pelajar tingkat SD dan SMP sederajat. Dalam lomba tersebut, peserta diminta menulis surat yang ditujukan kepada polisi.

Ketua pelaksana kegiatan, Agus Faturohman atau yang akrab disapa Bagas, mengatakan total hadiah yang diperebutkan mencapai puluhan juta rupiah.

Jurnalis Metro TV itu menyebut seluruh peserta bebas mengikuti perlombaan sesuai kategori dan ketentuan yang telah ditetapkan panitia.

“Kami dari IJTI dipercaya menjadi panitia perlombaan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 ini. Perlombaan yang diselenggarakan oleh IJTI ini terdiri 3 jenis lomba dengan kategori dan persyaratannya masing-masing” ujar Bagas, Selasa (12/5/2026).

Bagas menjelaskan, ide kegiatan tersebut muncul dari diskusi para anggota IJTI yang melihat banyak potensi di Kepulauan Riau yang perlu diangkat dan dikembangkan khususnya terkait peran tugas Kepolisian untuk Masyarakat.

Menurutnya, Kepri memiliki banyak sisi menarik, mulai dari keindahan alam hingga perjuangan polisi yang bertugas di wilayah perbatasan Indonesia.

“Kepri ini berbatasan langsung dengan sejumlah negara, seperti Singapura, Malaysia, sehingga banyak kisah cerita tentang polisi yang bertugas membantu dan peduli masyarakat di daerah perbatasan, tetapi belum banyak terekspos,” katanya.

Ia juga menilai masih banyak pelajar dan mahasiswa yang ingin mengenal lebih dekat sosok polisi, namun merasa takut atau belum mengetahui cara mendekatkan diri dengan institusi kepolisian.

“Selama ini masih ada anggapan di masyarakat bahwa kalau anak nakal akan dilaporkan ke polisi atau dimarahi polisi. Padahal tidak serta merta demikian, kami ingin menunjukkan sisi humanis polisi yang selalu hadir di tengah dan untuk masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Nona Pricillia Ohei, menyambut baik seluruh gagasan yang disampaikan IJTI dalam penyelenggaraan perlombaan dalam rangka Hari Bhayangkara Ke 80.

Menurutnya, banyak anggota polisi yang bertugas di pulau-pulau terluar Kepulauan Riau dengan pengabdian yang jarang tersorot publik.

Padahal, para personel Polri tersebut bekerja dengan penuh ketulusan, empati dan selalu berusaha menghadapi tantangan yang ada dengan luar biasa.

“Polda Kepri sangat berterima kasih atas perlombaan yang diinisiasi oleh rekan-rekan IJTI. Dengan adanya kegiatan ini, wawasan masyarakat tentang polisi-polisi yang bertugas di Kepulauan Riau terlebih di wilayah perbatasan bisa semakin terbuka,” ujarnya.

Nona menambahkan, pihak kepolisian juga akan terlibat dalam proses penjurian setiap kategori perlombaan.

“Jadi kami juga akan tergabung dalam tim juri untuk memberikan penilaian terhadap setiap karya yang dikirim peserta,” tegasnya.

Persyaratan Perlombaan: 

 1. Lomba Karya Jurnalistik Tema Polisi untuk Masyarakat

Lomba ini dapat diikuti oleh jurnalis aktif di wilayah Kepulauan Riau. Naskah berita yang dikirim harus merupakan karya baru, belum pernah dilombakan, dan wajib telah tayang di media masing-masing peserta.

 2. Lomba Vlog Tema Polisi untuk Masyarakat

Lomba vlog diikuti oleh pelajar dan mahasiswa di wilayah Kepulauan Riau. Peserta dapat membuat video dengan kreatifitas masing-masing, dan durasi vlog maksimal antara 2 -3 menit.

Video Vlog dikirim melalui email panitia dan wajib diunggah ke akun Instagram masing-masing peserta dengan menyertakan hashtag yang telah ditentukan panitia, yaitu :

Hashtag lomba vlog:

#PolisiUntukMasyarakat #HUTBhayangkaraKe80 #IJTIKepri #LombaVlog #PoldaKepri

 3. Lomba Menulis Surat untuk Polisi

Lomba ini hanya boleh diikuti oleh pelajar SD/sederajat dan SMP/sederajat di wilayah Kepulauan Riau. Peserta diwajibkan menulis surat menggunakan tulisan tangan di kertas double folio sesuai dengan kreatifitas dan ide masing-masing.

Untuk memudahkan pengiriman, surat harus dipindai (scan) dan dikirim melalui email panitia, termasuk bagi peserta yang berada di pulau-pulau terluar. Namun, peserta diminta tetap menyimpan surat asli dan membawanya jika terpilih menjadi pemenang.

Bagas mengatakan, peserta yang menjadi juara nantinya akan mendapat kesempatan membacakan suratnya secara langsung di hadapan Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin.

Seluruh karya dapat dikirim melalui email: ijti.hutbhayangkara80@gmail.com.

Batas waktu pengiriman karya masing-masing lomba adalah tanggal....hingga 25 Juni 2026 pukul 10.00 wib.



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Pemulihan lingkungan di area bekas (eks) lahan tambang pasir ilegal, khususnya di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) mendapat perhatian khusus dari Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Melalui perhatian khusus ini, diharapkan kondisi lingkungan yang selama ini mengalami eksploitasi dapat kembali pulih dan meningkatkan keselamatan operasional penerbangan.

Anggota/Deputi Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait mengatakan, saat ini jajaran BP Batam tengah melakukan penutupan sejumlah lubang bekas galian yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Dengan perkiraan total luas kegiatan pertambangan yang ditinggalkan dan perlu dipulihkan seluas 100 ribu meter persegi, dengan volume 347 ribu meter kubik.

“Saat ini proses penutupan bekas galian terus berlangsung. Untuk progresnya sampai dengan saat ini sudah mencapai 30 persen dan akan dilakukan penghijauan untuk kedepannya,” ujar Tuty saat dikonfirmasi, Sabtu (9/5/2026).

Ariastuty menegaskan, KKOP merupakan obyek vital dalam mendukung konektivitas logistik dan orang, serta menjadi salah satu kontribusi penting dalam pertumbuhan ekonomi di Batam.

Oleh karena itu, pengamanan kawasan KKOP menjadi krusial untuk memastikan keselamatan penerbangan sekaligus melindungi aset negara dari potensi gangguan.

“Wilayah KKOP ini harus terus kita jaga bersama kedepannya. Tidak boleh ada aktivitas apapun disana. Bagi siapapun yang dapat mengganggu operasi penerbangan, akan ditindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Ia menambahkan, disamping pemulihan yang saat ini tengah dilakukan, koordinasi dengan lintas sektor hingga pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) di Bandara Hang Nadim juga telah dilakukan.

“Pengawasan di wilayah KKOP ini akan terus ditingkatkan, termasuk melalui patroli rutin tim terpadu yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Ditpam BP Batam dan Satpol PP Kota Batam,” tutupnya. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Tren kendaraan harian yang praktis, nyaman, dan tetap efisien masih menjadi pilihan banyak anak muda maupun masyarakat aktif di Kepulauan Riau. Menjawab kebutuhan tersebut, Honda menghadirkan program menarik untuk Honda Supra X 125 dengan berbagai kemudahan pembelian di wilayah Batam, Bintan, dan Tanjung Balai Karimun.

Honda Supra X 125 hadir sebagai motor yang dikenal tangguh dan irit untuk menunjang mobilitas sehari-hari. Desainnya yang ramping dan nyaman dikendarai membuat motor ini cocok digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, kuliah, hingga kebutuhan mobilitas harian lainnya.

Selain dikenal hemat bahan bakar, Honda Supra X 125 juga dilengkapi berbagai fitur yang mendukung kenyamanan pengendara. Mulai dari bagasi praktis untuk membawa barang bawaan, gantungan barang multifungsi, hingga Sistem Kunci Pengaman Magnetik yang memberikan rasa aman saat digunakan beraktivitas.

Motor ini juga dibekali mesin 125cc SOHC berteknologi PGM-FI yang responsif namun tetap efisien dalam konsumsi bahan bakar. Karakter mesin yang nyaman digunakan untuk perjalanan jarak dekat maupun jauh membuat Honda Supra X 125 masih menjadi pilihan masyarakat yang mengutamakan efisiensi dan kepraktisan.

Duri Yanto selaku Sales Manager wilayah Kepulauan Riau menyampaikan bahwa Honda Supra X 125 tetap relevan digunakan oleh berbagai kalangan karena memiliki karakter yang sederhana namun fungsional.

“Honda Supra X 125 cocok digunakan untuk masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi dan membutuhkan kendaraan yang nyaman, irit, serta mudah digunakan sehari-hari. Karakter motor ini juga sesuai untuk anak muda yang aktif dan membutuhkan kendaraan praktis untuk menunjang aktivitasnya,” ujar Duri Yanto, Jum'at (8/5/2026). 

Untuk memberikan kemudahan kepemilikan, lanjut Duri Yanto, Honda menghadirkan program menarik di beberapa wilayah Kepulauan Riau. Di Batam, konsumen dapat menikmati program hemat hingga Rp1,6 juta. Sementara di wilayah Tanjung Balai Karimun tersedia program hemat hingga Rp3,7 juta. Adapun untuk wilayah Bintan, Honda menawarkan angsuran ringan mulai Rp27 ribu per hari.

"Melalui program ini, Honda berharap dapat memberikan pilihan kendaraan harian yang nyaman, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Kepulauan Riau," pungkasnya. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis melakukan kunjungan kerja ke Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shankar Goel, pada Jum'at (8/5/2026).

Kunjungan ini dilakukan BP Batam untuk memperkuat posisi strategisnya sebagai pusat investasi di kawasan Asia Tenggara dengan mempererat kolaborasi ekonomi bersama India.

Pertemuan tersebut bertujuan memperluas komunikasi strategis sekaligus menjajaki peluang kerja sama baru antara Batam dan institusi ekonomi India.

Fary mengungkapkan, hubungan ekonomi Batam dan India menunjukkan tren positif yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Berdasarkan data BP Batam, nilai investasi India di Batam sepanjang periode 2016–2025 telah menembus angka Rp258,6 miliar, dengan pencapaian tertinggi terjadi pada 2025 dengan realisasi sebesar Rp95,2 miliar,” ungkap Fary.

Tidak hanya di sektor investasi, India kini telah menjelma sebagai tujuan ekspor terbesar ketiga bagi Batam.

Pada kuartal I-2026, nilai ekspor ke India mencapai USD521,6 juta, atau menyumbang 11,14 persen dari total ekspor Batam.

“India adalah mitra strategis dengan potensi besar bagi pengembangan industri dan perdagangan kami. Pertumbuhan investasi dan volume perdagangan ini mencerminkan tingginya kepercayaan dunia usaha India terhadap daya saing Batam,” ujar Fary.

Fary menambahkan, BP Batam tengah fokus memantapkan ekosistem investasi melalui pengembangan kawasan industri, logistik, dan perdagangan internasional.

Sektor-sektor yang potensial untuk dikolaborasikan mencakup manufaktur, energi terbarukan, sektor maritim, hingga penguatan rantai pasok industri.

Menanggapi hal tersebut, Konsul Jenderal India, Ravi Shankar Goel, mengapresiasi kemajuan pembangunan ekonomi di Batam.

Menurutnya, India memandang Indonesia sebagai mitra strategis untuk tumbuh bersama sebagai negara maju.

“Batam adalah salah satu kisah sukses pembangunan ekonomi di Indonesia. Keunggulan geografis yang dekat dengan Singapura, kepemimpinan yang kuat, serta kebijakan Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone) menjadi daya tarik utama bagi investor,” kata Ravi.

Sebagai langkah konkret, kedua pihak sepakat untuk menyelenggarakan forum presentasi bisnis secara hibrida.

Forum ini direncanakan mempertemukan pengelola kawasan industri di Batam dengan jaringan Kamar Dagang India.

Selain sebagai sarana promosi, pertemuan tersebut diharapkan mampu memetakan kebutuhan rantai pasok ekspor-impor secara lebih detail melalui identifikasi produk berbasis kode Harmonized System (HS).

Langkah diplomasi ekonomi ini diharapkan memperkokoh posisi Batam sebagai kawasan pelabuhan bebas yang dinamis di kancah global. (Isp) 





INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi Kepala Stasiun TVRI Kepulauan Riau, Yenni Marlinda di Gedung Annex 2, Batam Centre, Selasa (5/5/2026).

Kunjungan ini dalam rangka kolaborasi menyemarakkan turnamen akbar, Piala Dunia 2026 pada Juni mendatang. TVRI, disebutkan menjadi stasiun televisi pemegang Hak siar resmi dari FIFA, dalam setiap pertandingan sepak bola piala dunia di Indonesia. 

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai upaya membangun euforia dan ruang interaksi positif di tengah masyarakat.

Menurutnya, TVRI memiliki peranan penting sebagai media publik, selain menyampaikan informasi pemerintahan secara optimal namun juga bisa menyuguhkan hiburan yang berkualitas kepada masyarakat.

Untuk itu, Ianjut Ariastuty, pihaknya di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra siap mendukung dan berkolaborasi dengan lintas sektor untuk mensukseskan event tersebut.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini dan berharap seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” katanya.

Sementara, Kepala Stasiun TVRI Kepulauan Riau, Yenni Marlinda mengapresiasi dukungan yang diberikan BP Batam dalam menggelorakan semangat Piala Dunia.

Ia menyebutkan, masyarakat bisa mengakses siaran Piala Dunia melalui siaran TVRI Nasional dan TVRI Sport dengan menggunakan antena UHF pada TV Digital, sementara TV analog menambahkan set top box atau STB.

Namun, sebelum itu, ia menghimbau agar masyarakat dapat melakukan pendaftaran terlebih dahulu di website https://bolagembira.tvrinews.com.

Ia meyakini dengan hadirnya kegiatan seperti nonton bareng Piala Dunia, nantinya akan berdampak langsung bagi perekonomian UMKM.

“Euforia Piala Dunia kami harap bisa memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM di Kepulauan Riau dan Batam khususnya,” ujarnya.

Melalui kolaborasi BP Batam dan TVRI Kepri serta lintas sektor, diharapkan dapat menghadirkan program yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Menindaklanjuti pemberlakuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2025 dan PP Nomor 28 Tahun 2025, Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi memperkuat sistem perizinan terpadu.

Langkah strategis ini mencakup percepatan penerbitan Persetujuan Lingkungan (PL) yang kini ditargetkan rampung hanya dalam 29 hari kerja.

Sesuai dengan regulasi terbaru mengenai Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) serta Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, BP Batam kini memegang kewenangan penuh atas 16 sektor strategis dengan lebih dari 2.400 jenis perizinan.

Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam, Harry Prasetyo Utomo, menjelaskan bahwa kunci dari percepatan ini adalah pembentukan Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup (TUK-LH) KPBPB Batam.

Tim ini tidak hanya mengandalkan internal BP Batam, tetapi juga bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam serta melibatkan tenaga ahli dari kalangan akademisi.

“Tujuan utamanya adalah memverifikasi teknis dokumen lingkungan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Kami ingin memastikan bahwa meski prosesnya cepat, kualitas kajian lingkungan tetap terjaga sesuai standar,” ujar Harry dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).

Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 22 Tahun 2025, kewenangan penerbitan Persetujuan Lingkungan yang sebelumnya berada di tingkat pusat atau provinsi, kini telah didelegasikan kepada KPBPB Batam dan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).

Hal ini memangkas birokrasi yang selama ini dianggap cukup panjang. Harry menekankan bahwa tata kelola perizinan di Batam saat ini dirancang untuk menjadi yang paling efisien di Indonesia.

“Jika di wilayah lain proses persetujuan lingkungan seringkali memakan waktu lama karena jenjang birokrasi yang berlapis, BP Batam berupaya memangkas durasi tersebut secara signifikan agar pelaku usaha mendapatkan kepastian waktu,” tambahnya.

Sebagai informasi, para pelaku usaha di kawasan KPBPB Batam wajib memenuhi tiga persyaratan dasar untuk memperoleh Perizinan Berusaha, yaitu:

1. Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL).

2. Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PKKH).

3. Persetujuan Lingkungan (PL).

Dengan efisiensi waktu yang ditawarkan, BP Batam optimis iklim investasi di Batam akan semakin kompetitif dan menarik bagi investor global maupun domestik. (Isp) 

 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Persoalan perpanjangan Uang Wajib Tahunan (UWT) terhadap sekitar 214 unit rumah di Perumahan Puskopkar, Batu Aji, dipicu belum diselesaikannya kewajiban pembayaran UWT tahap awal oleh pihak pengembang, Puskopkar.

Kondisi tersebut membuat Badan Pengusahaan (BP) Batam belum dapat memproses pembayaran UWT tahap kedua atau perpanjangan atas rumah-rumah yang berada di luar batas Penetapan Lokasi (PL) Induk.

Direktur Pengelolaan Lahan BP Batam, Harlas Buana, mengatakan, berdasarkan data penerimaan negara, rumah-rumah tersebut belum melakukan pembayaran UWT alokasi awal selama 30 tahun sesuai ketentuan yang berlaku.

“Dari data penerimaan negara, dan karena berada di luar PL Induk, rumah-rumah tersebut belum membayar UWT alokasi 30 tahun pertama,” kata Harlas di Batam Centre, Jum'at (1/5/2026).

Lebih lanjut, disebutkan, berdasarkan Perwako tentang Rencana Detail Tata Ruang, kawasan itu memiliki peruntukan sebagai zona komersial, bukan perumahan.

Namun demikian, Harlas menegaskan, BP Batam tetap mengedepankan pendekatan solutif atas persoalan tersebut dan sesuai ketentuan.

“Kami memahami keresahan masyarakat, dan kami upayakan skema terbaik,” ujar Harlas.

Ia menegaskan bahwa proses ini dalam tahap koordinasi lintas pihak, sehingga memerlukan waktu untuk memastikan seluruh aspek hukum, tata ruang, dan kepentingan masyarakat. Selanjutnya, BP Batam akan mengundang para pihak terkait dan warga agar persoalan dapat teratasi secara tepat dan terukur. (Isp) 





INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi terselenggaranya Musyawarah Konsolidasi Persatuan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam di Balairungsari, Gedung Bida Utama BP Batam, Batam Centre, Kamis (30/4/2026).

Forum ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi dan memperkuat sinergi antar pelaku usaha dalam mendukung iklim investasi yang kondusif di Batam.

Amsakar Achmad dalam sambutannya, menekankan, bahwa Kadin memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah, tidak hanya menjembatani kepentingan pelaku usaha, tetapi juga menghadirkan gagasan-gagasan progresif yang mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan investasi.

“Sebagai mitra strategis pemerintah, tentu kita mengharapkan Kadin Batam tampil dengan performa yang membanggakan, dengan ide-ide yang mampu menggesa dan memberikan percepatan bagi pembangunan Kota Batam, Kepri, bahkan Indonesia. Karena itu, kami sangat berbahagia atas momen konsolidasi persatuan yang dilaksanakan hari ini,” ujar Amsakar.

Lebih lanjut, Amsakar meyebutkan capaian kinerja ekonomi Batam menunjukkan tren positif di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

Pertumbuhan ekonomi Batam tercatat meningkat dari 6,69 persen Tahun 2024 menjadi 6,76 persen Tahun 2025, konsisten berada di atas rata-rata nasional.

Di sektor investasi, realisasi juga melampaui target yang ditetapkan. Dari target sebesar Rp 60 triliun Tahun 2025, Batam berhasil mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp 69,3 triliun atau mencapai 115,5 persen. Sementara itu, pada Triwulan I Tahun 2026, nilai investasi menunjukkan lonjakan signifikan hampir 103 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dari sekitar Rp 8 triliun menjadi Rp17,4 triliun.

“Capaian ini menandakan bahwa tata kelola yang kita lakukan sudah berada pada jalur yang tepat. Ini juga menunjukkan adanya dukungan signifikan dari para pelaku usaha terhadap kebijakan yang kita jalankan,” jelasnya.

Menariknya, komposisi investasi tersebut dikatakan, menunjukkan keseimbangan antara Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), yang mencerminkan semakin kuatnya peran pelaku usaha nasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Amsakar optimistis, dengan tren tersebut, pertumbuhan ekonomi Batam pada Triwulan I Tahun 2026 berpotensi mendekati angka 7 persen, meningkat tajam dari 5,17 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. Ia meyakini, peran aktif Kadin dalam mewarnai geliat ekonomi akan semakin memperkuat capaian tersebut ke depan.

“Kami berharap apa yang dilakukan hari ini tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar implementatif. Memperkuat kebersamaan jauh lebih baik,” tegasnya.

Menutup arahannya, Amsakar menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan musyawarah konsolidasi persatuan tersebut serta berharap Kadin Batam dapat memperkuat sinergi dengan BP Batam dan Pemerintah Kota.

“Atas nama BP Batam dan Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan selamat atas musyawarah konsolidasi persatuan ini. Kami berharap Kadin dapat terus bekerja sama dalam mendukung kebijakan yang telah dirancang, sekaligus memberikan masukan yang konstruktif, khususnya dalam pengelolaan investasi dan percepatan pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut yaitu Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Hukum dan Ham Kadin Indonesia, M. Aziz Syamsudin, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin Indonesia, Taufan E.N. Rotorasiko dan Ketua Kadin Kepri, Mustava. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Rumah Sakit BP (RSBP) Batam tancap gas mendorong kualitas pelayanan dan tata kelola institusi melalui kegiatan benchmarking dan studi banding ke Rumah Sakit Tk. II dr. Soepraoen Malang, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis RSBP Batam dalam memperkuat daya saing layanan kesehatan, khususnya dalam aspek pengelolaan Badan Layanan Umum (BLU), pengembangan rumah sakit pendidikan, serta transformasi digital melalui Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS).

Direktur RSBP Batam dr. Tanto Budiharto menyampaikan bahwa kunjungan ini difokuskan pada penggalian praktik-praktik yang dapat diadaptasi secara langsung guna meningkatkan kinerja layanan dan efisiensi operasional rumah sakit.

“Kami menitikberatkan pada hal-hal yang aplikatif dan berdampak langsung, terutama dalam penguatan manajemen layanan, efisiensi biaya, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada pasien,” ujarnya.

Melalui kegiatan benchmarking ini, RSBP Batam memperoleh sejumlah manfaat konkret yang akan menjadi dasar penguatan sistem internal, antara lain :

Penguatan Pengelolaan BLU Berbasis Kinerja

Pendekatan ini menjadi referensi dalam meningkatkan efisiensi operasional tanpa mengurangi mutu layanan.

Optimalisasi Pendapatan Layanan

Membuka peluang penguatan strategi peningkatan pendapatan melalui optimalisasi layanan serta pengembangan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk asuransi kesehatan

Perbaikan Manajemen Layanan Pasien

Pengendalian lama rawat dan perencanaan layanan pasien secara lebih terstruktur, untuk meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus menjaga keseimbangan antara kualitas layanan dan efisiensi biaya.

Percepatan Transformasi Digital (SIMRS)

Memperkuat sistem digital yang mendukung pengambilan keputusan berbasis data serta meningkatkan kecepatan layanan kepada pasien.

Penguatan Peran sebagai Rumah Sakit Pendidikan

Gambaran konkret mengenai tata kelola rumah sakit pendidikan, termasuk koordinasi dengan institusi akademik dan pengelolaan kegiatan klinis. 

Penyusunan Rencana Aksi Implementatif

Identifikasi langkah-langkah cepat (quick wins) yang dapat segera diimplementasikan di lingkungan RSBP Batam.

Kegiatan benchmarking ini juga diisi dengan pemaparan profil rumah sakit, diskusi interaktif, serta pertukaran pengalaman antar kedua institusi .

RSBP Batam menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam melakukan transformasi layanan kesehatan yang lebih modern, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya memperoleh pembelajaran, tetapi juga bahan evaluasi untuk memperkuat sistem yang ada serta mendorong peningkatan kinerja layanan secara menyeluruh,” tutup Direktur RSBP Batam. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Nilai ekspor Batam pada Januari–Februari 2026 tercatat sebesar US$ 3,107 miliar, atau turun 3,67 persen (year-on-year). Namun, koreksi tersebut tidak terjadi secara merata, melainkan terkonsentrasi pada dua sektor utama, yaitu industri kapal dan kokoa/coklat.

Penurunan terbesar berasal dari ekspor kapal yang turun sekitar US$ 433,65 juta, serta ekspor kokoa/coklat yang turun sekitar US$91,23 juta. Konsentrasi penurunan ini menunjukkan bahwa pelemahan ekspor Batam lebih dipicu oleh koreksi pada sektor tertentu, bukan penurunan menyeluruh pada basis industri.

Untuk memastikan akar tekanan, Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, melakukan peninjauan langsung dan dialog dengan pelaku usaha di kedua sektor tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa tekanan saat ini didominasi oleh faktor eksternal.

Dari kunjuangan ini, Ia mendapati pada sektor kapal, penurunan dipengaruhi oleh melemahnya permintaan global serta berakhirnya siklus pesanan besar pada periode sebelumnya, ditambah sensitivitas terhadap harga energi dan dinamika geopolitik.

Sementara pada sektor kokoa/coklat, produksi tetap berjalan, namun realisasi ekspor melambat akibat kenaikan biaya bahan baku, logistik, serta kehati-hatian pasar global.

“Data menunjukkan bahwa koreksi ekspor Batam tidak bersifat menyeluruh, tetapi spesifik pada sektor tertentu. Karena itu, respons yang kami siapkan juga harus presisi, dengan memahami sumber tekanan secara langsung di lapangan,” ujar Fary, Kamis (30/4/2026). 

BP Batam menegaskan akan mengambil langkah intervensi terarah, melalui penguatan komunikasi dengan dunia usaha, percepatan penanganan hambatan logistik dan biaya, serta koordinasi lintas instansi untuk merespons faktor eksternal yang memengaruhi kinerja ekspor.

Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga daya tahan sektor yang sedang tertekan, sekaligus memperkuat sektor lain yang tetap tumbuh sebagai penopang utama ekspor Batam.

Namun demikian, sejumlah komoditas utama lainnya justru menunjukkan kinerja yang positif. Sektor minyak, bahan kimia, serta mesin dan peralatan listrik mengalami peningkatan, dengan kontribusi terbesar berasal dari mesin dan listrik yang naik sekitar 309 juta USD. Hal ini menunjukkan bahwa struktur ekspor Batam masih kuat dan ditopang oleh sektor industri manufaktur berteknologi.

Secara keseluruhan, kinerja ekspor Batam tetap solid, adaptif, dan memiliki daya tahan yang baik di tengah tantangan global. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - PT Capella Dinamik Nusantara selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau menghadirkan rangkaian kegiatan dalam satu akhir pekan yang mengangkat semangat kebersamaan bersama konsumen dan komunitas Honda.

Melalui berbagai aktivitas yang dikemas santai dan interaktif, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Honda dalam mempererat hubungan yang lebih dekat dengan seluruh pengguna Honda.

Kartini Ride, Ruang Ekspresi Perempuan yang Aktif dan Percaya Diri

Kegiatan diawali dengan Kartini Ride yang melibatkan lady bikers dari komunitas Honda serta pelanggan setia. Para peserta memulai rangkaian kegiatan dengan nonton bareng di bioskop, kemudian dilanjutkan dengan city rolling mengelilingi Kota Tanjungpinang dengan tetap mengedepankan keselamatan berkendara.

Kombinasi aktivitas ini menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dan menyenangkan, tidak hanya sebatas berkendara, tetapi juga memperkuat kebersamaan antar peserta. Para peserta tampil percaya diri dan menunjukkan bahwa perempuan mampu berkendara dengan aman, tertib, serta tetap aktif dalam berbagai kegiatan positif.

Interaksi yang terjalin sejak awal kegiatan hingga perjalanan berlangsung menciptakan suasana hangat dan akrab, sekaligus mempererat hubungan antara Honda, komunitas, dan pelanggan dalam satu pengalaman yang berkesan.

Ngasab, Momen Santai Pererat Kedekatan Konsumen dan Komunitas

Memasuki hari berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Ngasab yang diikuti oleh komunitas Honda bersama konsumen setia Honda di wilayah Tanjungpinang. Kegiatan ini menjadi wadah berkumpul dalam suasana santai yang memperkuat kedekatan secara emosional.

Berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan memberikan ruang bagi peserta untuk saling berbagi konsumen, cerita berkendara, hingga membangun koneksi yang lebih erat antar komunitas dan konsumen. Suasana yang cair membuat kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, Honda tidak hanya hadir sebagai penyedia produk, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem yang menghubungkan komunitas dan konsumen dalam pengalaman yang berkelanjutan.

Duri Yanto, Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga hubungan jangka panjang dengan konsumen dan komunitas Honda.

“Kami ingin terus menghadirkan ruang interaksi yang lebih dekat, baik bagi konsumen maupun komunitas. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terjalin hubungan yang lebih kuat dan berkelanjutan,” ujar Duri Yanto, Rabu (29/4/2026). 

Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam setiap rangkaian kegiatan. Baik pada Kartini Ride maupun Ngasab, para peserta menikmati setiap momen yang dihadirkan dengan penuh semangat kebersamaan.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Honda berharap dapat terus menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memperkuat loyalitas serta kedekatan antara komunitas, konsumen, dan Honda di wilayah Kepulauan Riau. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Wakil Kepala BP Batam/Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra menegaskan tidak akan menoleransi bagi siapapun yang melakukan praktik pengerukan pasir secara ilegal. Hal ini, merupakan upaya pemerintah untuk melindungi lingkungan dari kerusakan.

“BP Batam dan Pemko Batam sedang bekerja memperbaiki dan membenahi masalah lingkungan yang selalu dikeluhkan masyarakat. Dari masalah sampah, banjiir dan kegiatan-kegiatan ilegal yang akan membahayakan kondisi lingkungan Kota Batam di masa depan. Oleh karena itu, setiap pelanggaran aturan yang makin memperburuk kondisi lingkungan akan kami tindak,” tegas Li Claudia, Rabu (29/4/2026).

Sebelumnya, saat dalam perjalanan ke Bandara Hang Nadim, LI Claudia mendapati sekelompok warga sedang mengeruk pasir secara ilegal di pinggir jalan. LI Claudia langsung menghentikan kegiatan tersebut dan meminta polisi memproses hukum pelaku.

Li Claudia mengatakan, pengambilan tanah atau pasir secara sembarangan dapat menyebabkan pergeseran tanah, merusak badan jalan, hingga mengancam keselamatan pengguna jalan.

Dalam memperbaiki lingkungan, pemerintah saat ini melakukan upaya secara internal dan eksternal. Dimana, penindakan secara eksternal dilakukan dengan cara menindak langsung pengerukan pasir di lapangan. Baik itu personal maupun badan usaha.

Hingga saat ini, telah banyak perusahaan besar yang diberi peringatan keras, bahkan sampai pada tahap pencabutan izin karena diketahui melanggar aturan dan perizinan tentang lingkungan.

Sementara melalui internal, BP Batam dan Pemko Batam saat ini tengah membenahi sistem dan aturan perizinan serta tata kelola lingkungan hidup. Dalam konteks ini, juga dilakukan penegakan hukum dan pemberian sanksi kepada setiap pegawai yang melakukan pelanggaran, seperti pembiaran atau bahkan terlibat dalam legiatan yang berpotensi merusak lingkungan.

“Tidak ada pengecualian. Setiap pelanggaran akan dikenai sanksi sesuai aturan yang ada. Baik itu dilakukan oleh pegawai pemerintah, pengusaha, maupun warga biasa. Semua sama di mata hukum,” tegas Li Claudia.

Li Claudia menegaskan, semua yang dilakukan pemerintah bertujuan untuk menjamin keselamatan warga dan meningkatkan kualitas hidup warga Batam. “Karena ini merupakan tanggung jawab kami sebagai pemerintah,” katanya.

Li Claudia menambahkan, Batam adalah kota metropolitan yang heterogen dan toleran. Batam terbuka bagi siapa saja. Setiap warga negara Indonesia berhak tinggal dan mencari kehidupan di Batam. Namun, di sisi lain, setiap warga juga memikul kewajiban untuk mentaati hukum dan aturan yang berlaku demi kenyamanan bersama.

“Kami tidak melarang orang datang ke Batam. Tapi mari sama-sama kita jaga Batam dengan mentaati aturan yang ada,” tutupnya. (Isp) 





INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri resmi memperkuat kerja sama strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang Penanganan Masalah Hukum bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad bersama Kepala Kejati Kepri, J. Devy Sudarso di Aula Kejati Kepri, Tanjungpinang, Selasa (28/4/2026).

Turut menyaksikan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra; Anggota/Deputi Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain dan Asdatun Kejati Kepri, Riau Fauzal.

MoU tersebut mencakup pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lainnya termasuk pendampingan, negoisasi dan mediasi.

“Penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan langkah penting memperkuat sinergi kelembagaan khususnya dalam penanganan permasalahan hukum di BP Batam,” kata Amsakar dalam sambutannya.

Menurut Amsakar, dalam melaksanakan pengelolaan dan pembangunan di KPBPB Batam, aspek kepastian hukum menjadi sangat krusial, untuk itu ia berharap MoU ini dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah-langkah konkret dan implementatif, sehingga memberikan manfaat nyata bagi kelembagaan, masyarakat, serta dunia usaha di Batam.

“Kehadiran Kejati Kepri sebagai mitra strategis sangat penting, tidak hanya dalam memberikan bantuan hukum dan pertimbangan hukum, tetapi juga dalam langkah-langkah preventif guna meminimalisir potensi permasalahan hukum di kemudian hari,” ujar Amsakar.

Sementara, Kajati Kepri J. Devy Sudarso mengapresiasi langkah proaktif BP Batam dalam menghadirkan tata kelola pemerintah yang transparan, akuntabel dan berorientasi pada kepentingan publik.

Ia menekankan, pihaknya selaku Jaksa Pengacara Negara, memiliki peran untuk memberikan bantuan hukum, pertimbangan hukum, pelayanan hukum, tindakan hukum lain dan upaya-upaya pencegahan terhadap potensi permasalahan hukum.

Sebab itu, menurutnya, diperlukan pendampingan hukum yang profesional dan berintegritas guna mitigasi risiko hukum atas kebijakan dan tindakan yang diambil oleh BP Batam.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, sehingga kami dapat mendukung sepenuhnya upaya kepentingan hukum negara dalam pengelolaan kawasan oleh BP Batam demi tercapainya pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan,” imbuh Devy.

Melalui sinergi ini, BP Batam dan Kejati Kepri optimis program pembangunan dan pengembangan kawasan Batam dapat berjalan lebih optimal dengan dukungan kepastian hukum yang memadai. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Honda Scoopy terus menjadi pilihan masyarakat yang menginginkan skutik dengan tampilan unik dan fitur modern. Mengusung desain retro yang khas, model ini tetap konsisten menghadirkan kombinasi gaya dan fungsionalitas untuk mendukung mobilitas harian pengendara.

Dari sisi desain, Honda Scoopy mempertahankan karakter ikoniknya dengan sentuhan modern, salah satunya melalui penggunaan lampu depan LED dengan teknologi crystal block yang tidak hanya memperkuat tampilan, tetapi juga meningkatkan visibilitas saat berkendara.

Pada area kemudi, tampilan modern ditunjukkan melalui penggunaan digital panel meter yang informatif, serta desain handle cover tertutup yang memberikan kesan rapi. Kehadiran USB Type-C charger juga semakin menunjang kebutuhan mobilitas pengendara masa kini.

Selain itu, fitur Honda Smart Key System pada tipe tertentu memberikan kemudahan dan keamanan lebih melalui Answer Back System dan Anti-Theft Alarm. Beragam informasi penting seperti kecepatan, konsumsi bahan bakar, indikator baterai, hingga indikator ECO juga tersaji melalui panel meter digital.

Dari sisi performa, Honda Scoopy dibekali mesin 110cc SOHC dengan sistem pembakaran injeksi PGM-FI yang terintegrasi dengan teknologi eSP (enhanced Smart Power). Karakter mesin yang responsif pada putaran awal hingga menengah menjadikannya sesuai untuk penggunaan harian di perkotaan, dengan konsumsi bahan bakar yang tetap efisien hingga 59 km/liter.

Untuk menunjang kenyamanan, model ini juga dilengkapi dengan pijakan kaki pembonceng yang terintegrasi dengan bodi, serta penggunaan ban tubeless 12 inci dengan desain velg retro yang memberikan rasa aman sekaligus memperkuat tampilan fashionable.

Duri Yanto, Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara menyampaikan bahwa berbagai program yang dihadirkan merupakan upaya untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memiliki sepeda motor sesuai kebutuhan mereka.

“Kami berupaya menghadirkan program yang lebih ringan dan fleksibel agar dapat menjangkau lebih banyak konsumen. Harapannya, masyarakat bisa merasakan kemudahan dalam memiliki sepeda motor yang sesuai dengan gaya dan kebutuhan mobilitasnya,” ujar Duri Yanto, Senin (27/4/2026). 

Untuk wilayah Kepri, lanjut Duri Yanto, Honda juga menghadirkan berbagai program menarik yang dapat dimanfaatkan oleh konsumen. Di Batam, Honda Scoopy dapat dimiliki dengan uang muka mulai Rp1,7 juta, potongan hingga Rp500 ribu, serta program hemat angsuran hingga 2 bulan. 

Sementara itu di Karimun, tersedia penawaran uang muka mulai Rp1,6 juta dengan potongan hingga Rp800 ribu dan potongan angsuran hingga 3 bulan. Adapun di Bintan, Honda Scoopy ditawarkan dengan uang muka mulai Rp2,1 juta, hemat hingga Rp400 ribu, serta potongan angsuran hingga 2 bulan.

Melalui berbagai keunggulan dan program yang ditawarkan, Honda Scoopy diharapkan dapat terus menjadi pilihan masyarakat yang mengutamakan gaya, kenyamanan, dan efisiensi dalam berkendara.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut atau melakukan pembelian, dapat mengunjungi dealer Honda terdekat di wilayah Kepulauan Riau. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP Batam) mencatat realisasi investasi pada triwulan I 2026 mencapai Rp17,4 triliun.

Angka tersebut tumbuh 102,85 persen secara tahunan (year-on-year) dan meningkat 68,92 persen dibandingkan triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter).

Capaian ini menunjukkan akselerasi kuat Batam pada awal 2026, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan investasi paling dinamis di Indonesia.

Dari sisi komposisi, struktur investasi kian solid dengan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp8,8 triliun dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp 8,5 triliun.

Kenaikan PMDN yang mencapai 216 persen secara tahunan mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor domestik, sementara PMA tetap berada pada level yang kuat.

Secara sektoral, realisasi investasi ditopang industri mesin dan elektronik sebesar 23,65 persen, diikuti sektor kimia dan farmasi 21,18 persen, jasa lainnya 17,70 persen, serta perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sebesar 13,09 persen.

Komposisi ini menunjukkan pertumbuhan Batam bertumpu pada sektor bernilai tambah dan penguatan ekosistem industri.

Secara regional, Batam menyumbang sekitar 73,5 persen dari total realisasi investasi Provinsi Kepulauan Riau yang mencapai sekitar Rp23,8 triliun pada periode yang sama.

Hal ini menegaskan peran Batam sebagai motor utama perekonomian kawasan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap Batam.

“Lonjakan ini menunjukkan Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga mengeksekusinya secara lebih cepat, pasti, dan produktif,” ujar Amsakar, Kamis (23/4/2026). 

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambahkan dominasi Batam terhadap investasi di Kepulauan Riau memiliki arti strategis.

“Batam memegang peran sentral dalam menggerakkan ekonomi kawasan. Pertumbuhan ini memberikan efek berantai ke sektor industri, logistik, perdagangan, dan jasa,” katanya.

Sementara itu, Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menekankan pentingnya kualitas pertumbuhan investasi.

“Ini bukan sekadar lonjakan angka, melainkan menunjukkan struktur investasi yang sehat. PMA tetap kuat dan PMDN tumbuh agresif, menandakan Batam semakin dipersepsikan sebagai kawasan yang feasible, bankable, dan executable,” ujarnya. 

Berdasarkan negara asal, Singapura menjadi kontributor terbesar dengan nilai investasi Rp4,82 triliun, disusul Hong Kong, Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang. Sebaran tersebut mencerminkan posisi strategis Batam dalam jaringan investasi regional maupun global.

BP Batam menyatakan akan menjaga momentum pertumbuhan ini melalui penguatan layanan investasi, percepatan penyediaan lahan dan utilitas, serta peningkatan kepastian berusaha.

Ke depan, Batam tidak hanya menargetkan peningkatan nilai investasi, tetapi juga pembangunan ekosistem industri yang berdaya saing dan berkelanjutan. (Isp) 





INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan bahwa ruas Jalan Gajah Mada, jalan tanjakan menuju Hotel Vista yang sebelumnya mengalami perbaikan, kini telah selesai diperbaiki dan kembali dapat digunakan oleh masyarakat.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait mengatakan, pelaksanaan rekontruksi atau perbaikan pada bagian jalan yang bergelombang itu dilakukan dengan sejumlah tahapan.

Tahap awal, pihaknya telah merampungkan perbaikan melalui metode pengerasan beton bertulang atau rigid pavement pada bagian jalan guna meningkatkan kekuatan dan daya tahan struktur jalan.

“Setelah beberapa hari kemarin jalan sempat diahlikan, selasa (21/4) sore kemarin telah kembali dibuka. Saat ini pekerjaan dilanjutkan dengan pembangunan saluran drainase di bahu jalan pada area yang terdampak,” ujar Ariastuty, Kamis (23/4/2026). 

Selanjutnya, Ariastuty menyampaikan bahwa tahapan akhir pekerjaan akan berupa pengaspalan pada permukaan jalan yang telah dibeton, pengaspalan akan dilaksanakan setelah seluruh pekerjaan pendukung rampung.

“Sesuai arahan Kepala BP Batam Bapak Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Ibu Li Claudia Chandra, maka kita akan melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan ruas jalan di Kota Batam berfungsi maksimal,’’ ujarnya.

Dengan selesainya perbaikan ini, BP Batam berharap aksesibilitas dan kenyamanan pengguna jalan di kawasan tersebut dapat kembali optimal. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Melalui momentum peringatan Hari Bumi tahun 2026, gerakan berbasis gotong royong terus digalakkan hingga ke tingkat RT/RW.

Melalui Gerakan Masyarakat Batam Aman, Sehat, Resik, dan Indah (Gema Batam ASRI), BP Batam bersama Kementerian Transmigrasi, Forkopimda, PT. MEG dan masyarakat Tanjung Banon, melakukan aksi gotong royong untuk menciptakan lingkungan yang sejuk dan nyaman, Rabu (22/4/2026).

Berlangsung di Kawasan Rempang Eco City, kegiatan Peringatan Hari Bumi tahun 2026 ini mengangkat tema “Dari Rempang untuk Bumi”.

Sebelum pelaksanaan gotong royong, kegiatan ini didahului dengan pengukuhan 6 Satgas, dan penyerahan 300 bibit pohon jati secara simbolis.

Satgas yang dikukuhkan itu diantaranya, Satgas Drainase, Tim Oranye BP Batam dan Pemko Batam, Pasukan Merah BP Batam, Gema Asri, dan Tim Bina Marga dan Sumber Daya Air.

Adapun 6 Satgas yang beranggotakan 600 orang tersebut, akan melakukan pengumpulan sampah di tiga lokasi berbeda. Sampah yang mereka kumpulkan, akan langsung ditimbang oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam. Satgas yang memperoleh sampah terbanyak, akan diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menegaskan bahwa Gema Batam ASRI yang telah dimulai sejak bulan Februari lalu ini, merupakan tindak lanjut kebijakan nasional Gerakan Indonesia ASRI yang diinstruksikan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Seluruh Kecamatan telah mulai kegiatan gotong royong secara berkala dan dengan cara-cara yang variatif. Sampai dengan hari ini, Gema Batam ASRI ini dilaksanakan sampai tingkat RT/RW,” jelasnya.

Lebih lanjut, Amsakar juga berpesan kepada seluruh Satgas yang dikukuhkan untuk dapat melaksanakan tugas secara berkelanjutan. Tidak hanya sebagai bentuk seremonial belaka.

Sehingga, wilayah Tanjung Banon yang merupakan wilayah pengembangan baru oleh Kementerian Transmigrasi ini, bisa menjadi wilayah yang nyaman dan sejuk, serta menjadi tujuan wisata kedepannya.

“Saya bersama ibu Wakil Kepala BP Batam, mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi bentuk atensi kita bersama dalam menjadikan Batam ini sebagai rumah untuk kita semua,” tutupnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait dan Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur, Mouris Limanto. (Isp) 



Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.