Batam

Tampilkan postingan dengan label Batam. Tampilkan semua postingan


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, memaparkan capaian kinerja di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam serta Laporan Keuangan Tahun Anggaran (TA) 2025 dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Amsakar hadir didampingi Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra beserta jajaran Deputi BP Batam.

Dalam paparannya, Amsakar menyampaikan bahwa kinerja ekonomi Batam sepanjang 2025 menunjukkan tren yang positif. Pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen.

Berdasarkan data laporan kegiatan penanaman modal, realisasi investasi Batam tahun 2025 mencapai Rp44,01 triliun, meningkat 72,83 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan melampaui target sebesar 118,97 persen.

Dari kinerja Penerimaan Negara Bukan Pajak juga tetap terjaga. Sepanjang tahun 2025, BP Batam berhasil merealisasikan PNBP sebesar Rp1,93 triliun.

Pihaknya kemudian optimis kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun anggaran 2025. Apabila terealisasi, capaian tersebut akan menjadi opini WTP ke-10 secara berturut-turut sejak tahun 2016.

“Capaian investasi yang terus tumbuh dan proyeksi opini WTP ke-10 menunjukkan bahwa Batam tidak hanya mampu menjaga daya saing sebagai tujuan investasi, tetapi juga terus memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel,” kata Amsakar.

Amsakar menyatakan, BP Batam akan terus memperkuat tata kelola lembaga melalui digitalisasi dan inovasi layanan investasi.

“Ke depan, BP Batam akan mempercepat digitalisasi pengelolaan keuangan, mengoptimalkan penerimaan negara, memperkuat pengendalian intern, agar setiap rupiah anggaran memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pengembangan KPBPB Batam,” tegas Amsakar.

Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade mengapresiasi capaian BP Batam tersebut. Menurutnya, Batam telah menunjukkan kinerja yang baik dan diharapkan terus menjadi contoh dalam pengembangan investasi nasional melalui peningkatan kualitas pelayanan, kepastian berusaha, dan tata kelola lembaga yang semakin baik. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih yang berlokasi di Rempang, Selasa (14/7/2026). Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan setiap rencana dan tahapan pembangunan berjalan kondusif.

Amsakar menjelaskan, pembangunan sekolah terintegrasi dengan luas 18,5 hektare tersebut saat ini memasuki tahap pembersihan lahan yang masuk dalam HPL milik BP Batam. Tahap awal ini menjadi fondasi penting sebelum memasuki pekerjaan berikutnya.

“BP Batam terus melakukan pengawasan terhadap program prioritas nasional tersebut agar setiap proses berlangsung secara terencana, aman, dan sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan,” ujar Amsakar.

Seolah ini nantinya dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang mampu menghadirkan lingkungan belajar yang berkualitas, inklusif, dan mendukung pengembangan karakter, kompetensi, serta daya saing peserta didik tanpa dipungut biaya.

Program ini juga mendapat perhatian besar dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dengan harapan, pembangunan sekolah rakyat akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan generasi emas 2045 mendatang.

“Perhatian Bapak Presiden dan pemerintah pusat ini mencerminkan besarnya komitmen negara dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas sebagai salah satu fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Dan ini harus kita kawal bersama,” sambung Amsakar.

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa percepatan pembangunan akan terus dikawal melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor, baik pemerintah maupun masyarakat, menjadi faktor penting agar pembangunan dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat bagi generasi di masa yang akan datang.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang aman dan kondusif agar proses pembangunannya dapat diselesaikan dengan baik, sehingga sekolah ini nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi pengembangan pendidikan anak-anak kita sebagai generasi unggul Indonesia,” tegas Li Claudia.

Ia meyakini, investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah investasi pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Sehingga, pembangunan sarana pendidikan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas SDM yang akan menjadi motor penggerak pembangunan daerah maupun nasional.

“Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang ini diproyeksikan menjadi role model bagi pembangunan sekolah serupa di berbagai daerah di Indonesia. Melalui sekolah ini, diharapkan semakin banyak anak-anak Indonesia, khususnya di Batam, dapat memperoleh kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan mengembangkan potensi terbaiknya,” pungkasnya. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - BP Batam terus melanjutkan proses peremajaan Underpass Pelita sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas infrastruktur, keselamatan, kenyamanan, serta memperkuat estetika kawasan perkotaan bagi masyarakat.

Program revitalisasi ini merupakan tindak lanjut arahan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, yang menempatkan peningkatan kualitas infrastruktur publik sebagai salah satu prioritas pelayanan kepada masyarakat.

Revitalisasi Underpass Pelita tidak hanya difokuskan pada aspek fisik, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan publik melalui infrastruktur yang lebih aman, nyaman, fungsional, dan memiliki nilai estetika sebagai representasi kemajuan Kota Batam.

Hingga saat ini, sejumlah pekerjaan utama telah diselesaikan. Sementara itu, beberapa tahapan penyempurnaan masih terus berlangsung.

Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, mengatakan bahwa seluruh proses peremajaan dilakukan dengan tetap menjaga struktur utama underpass agar tidak memengaruhi kekuatan konstruksi bangunan.

“Kami berusaha untuk tidak menyentuh struktur utama underpass agar tidak mempengaruhi kekuatannya, sehingga kami menghindari pengeboran pada bagian atap underpass,” ujar Mouris, Rabu (15/7/2026).

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pembuatan tutup drainase serta penambahan struktur penguat lightbox agar lebih kokoh, stabil, dan memiliki daya tahan yang lebih baik.

Sebagai bagian dari peningkatan aspek keamanan, BP Batam juga telah memasang sejumlah titik kamera pengawas (CCTV) di kawasan underpass untuk mendukung pengawasan terhadap fasilitas publik serta mencegah terjadinya aksi vandalisme maupun pencurian komponen infrastruktur.

Mouris menambahkan, proses peremajaan Underpass Pelita ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026, sehingga seluruh fasilitas dapat segera berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

BP Batam juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum yang telah dibangun agar tetap bersih, aman, dan terhindar dari aksi vandalisme, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh pengguna jalan. (Isp)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen BP Batam dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui penyediaan lahan bagi pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMKN 13 Batam.

Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan sekolah di Jalan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Senin (13/7/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, unsur DPRD Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait, Forkopimda, OPD, perangkat RT/RW, serta masyarakat Tanjung Buntung.

Pembangunan SMKN 13 Batam merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas sekaligus memperkuat pendidikan vokasi guna mencetak sumber daya manusia yang siap memenuhi kebutuhan dunia usaha dan industri.

Amsakar mengatakan, BP Batam memberikan dukungan penuh melalui penyediaan lahan sebagai wujud komitmen terhadap pembangunan pendidikan.

“Ini merupakan ikhtiar penting bagi peradaban, kemajuan Kepulauan Riau, dan kemajuan Batam. Pendidikan adalah jalan transformasi menuju kehidupan yang lebih baik,” ujar Amsakar.

Menurutnya, daya saing suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan yang dipersiapkan sejak dini. Karena itu, penguatan sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

“Pendidikan harus kita dukung. Jika berbicara tentang daya saing, semuanya bergantung pada bagaimana kita mendesain pendidikan hari ini untuk menjawab kebutuhan masa depan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program, di antaranya pemberian seragam sekolah gratis, beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, beasiswa bagi pelajar di wilayah hinterland, hingga kerja sama dengan tujuh perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Amsakar optimistis kehadiran SMKN 13 Batam akan menjadi bagian dari desain besar pembangunan sumber daya manusia Batam yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa yang maju dan berdaya saing.

“Negara yang memiliki kemajuan teknologi dan sumber daya manusia unggul akan menjadi negara yang kuat. Karena itu, pemerataan pendidikan harus terus diwujudkan sebagaimana menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” ujarnya.

Menurut Ansar, Batam sebagai kawasan industri membutuhkan semakin banyak tenaga kerja terampil yang dihasilkan melalui pendidikan vokasi. Pembangunan SMKN 13 Batam dinilai akan semakin memperkuat ekosistem penyediaan tenaga kerja siap pakai bagi dunia usaha dan industri.

Ia juga mengapresiasi dukungan BP Batam dalam mempercepat penyediaan lahan pendidikan.

“Terima kasih kepada Pak Kepala BP Batam dan Ibu Wakil atas keseimbangan pembangunan antara kebutuhan investasi dan kebutuhan pendidikan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi dukungan BP Batam yang begitu responsif dalam mempercepat penyediaan lahan bagi pendidikan,” tutupnya.

Melalui pembangunan SMKN 13 Batam, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan vokasi di Batam semakin kuat sehingga mampu mencetak tenaga kerja yang kompeten, berdaya saing, dan selaras dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

SMKN 13 Batam dirancang membuka enam rombongan belajar dengan kapasitas awal sekitar 350 siswa. Ke depan, sekolah ini akan mengembangkan sejumlah program keahlian yang selaras dengan kebutuhan industri, antara lain Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Elektronika Industri, serta Teknik Pengelasan. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Melalui langkah modernisasi infrastruktur, penguatan sistem operasional, serta peningkatan kualitas layanan, Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar kini bertransformasi menjadi gerbang logistik berstandar internasional yang berhasil mendongkrak produktivitas dan memperkuat konektivitas pelayaran global dari Batam.

Pengembangan terminal ini dikelola oleh PT. Batam Terminal Petikemas (BTP) selaku mitra kerja sama BP Batam, bersinergi dengan PT. Batu Ampar Container Terminal (BACT).

Proyek modernisasi ini didukung oleh suntikan investasi sekitar USD 85 juta yang dialokasikan khusus untuk pembaruan peralatan bongkar muat, perluasan lapangan penumpukan (container yard), peningkatan kapasitas terminal, serta digitalisasi layanan kepelabuhanan guna menciptakan operasional yang efisien.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menegaskan bahwa penataan ulang TPK Batu Ampar merupakan bagian dari rencana strategis pimpinan BP Batam untuk membangun ekosistem logistik yang kompetitif di Asia Tenggara.

“Sejalan dengan arahan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, pengembangan TPK Batu Ampar akan terus diakselerasi. sebagai komitmen untuk mewujudkan sistem logistik yang modern dan efisien, sekaligus meningkatkan daya saing Batam sebagai kawasan perdagangan bebas, industri, dan tujuan investasi utama,” ujar Denny dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat (10/7/2026).

Efektivitas transformasi tersebut langsung tercermin pada lonjakan sejumlah indikator operasional utama pelabuhan.

Produktivitas bongkar muat kargo atau Container Handling Productivity di TPK Batu Ampar melesat dari 18 BCH (box crane per hour) menjadi 24 BCH, atau meningkat sebesar 33 persen.

Akselerasi lebih tinggi tercatat pada kinerja penanganan kapal (Ship Handling Productivity) yang melonjak tiga kali lipat, dari 12 BSH (box ship per hour) menjadi 40 BSH.

Dampak langsung dari peningkatan kinerja alat dan sistem ini adalah efisiensi waktu tambat.

Waktu putar kapal (Vessel Turnaround Time) berhasil dipangkas hingga 65 persen, dari semula rata-rata 20 jam menjadi hanya 7 jam.

Pada saat yang sama, waktu tunggu kapal (Waiting Time) turun 57 persen dari 1,4 jam menjadi 0,6 jam.

Peningkatan performa operasional ini memicu pertumbuhan volume arus bongkar muat. Sepanjang periode Januari hingga Mei 2026, TPK Batu Ampar mencatatkan arus peti kemas mencapai 221.183 TEUs.

Dari total volume tersebut, aktivitas ekspor menyumbang 71.930 TEUs atau berkisar 32,5 persen, mengindikasikan geliat aktivitas manufaktur dan perdagangan di kawasan Batam yang terus bertumbuh positif.

Peningkatan kualitas layanan pelabuhan ini juga dibarengi dengan penguatan konektivitas pelayaran internasional melalui skema pelayaran langsung (direct call).

Frekuensi layanan kapal berkapasitas 1.200 hingga 2.000 TEUs meningkat signfikan dari semula 6–7 kali menjadi 10–13 kali per bulan.

Selain itu, terminal ini rutin melayani rute kapal berkapasitas 1.000–1.900 TEUs dua kali sebulan, serta kapal berkapasitas 1.000 TEUs sebanyak satu hingga dua kali per bulan.

Perluasan jaringan pelayaran langsung ini membawa dampak ekonomis nyata bagi para pelaku usaha.

Sebagai contoh, ongkos pengiriman logistik untuk rute Batam–Shanghai kini dapat ditekan menjadi USD 650–800 per kontainer 20 kaki (20 Feet).

Angka ini jauh lebih murah dibandingkan skema lama yang harus melalui kapal pengumpan (feeder) dan transit (transshipment) di Singapura dengan biaya mencapai USD 950–1.100.

Skema baru ini memberikan potensi penghematan ongkos kirim hingga USD 300 per kontainer (efisiensi 30–50 persen) sekaligus memotong waktu tempuh perjalanan menjadi hanya delapan hari.

Dari sisi maskapai pelayaran, efisiensi waktu sandar yang hemat hingga 17 jam per kapal juga mampu menekan biaya operasional armada hingga USD 3.800 per kunjungan kapal. 

Di samping pembenahan fisik, pengelola TPK Batu Ampar tengah bersiap memperkuat digitalisasi sistem melalui implementasi pembayaran langsung atau Direct Billing.

Sistem pembayaran seketika (real-time) ini akan segera diberlakukan secara penuh setelah kesiapan seluruh pengguna jasa terpenuhi.

Melalui sistem ini, pengguna jasa dapat membayar biaya layanan terminal langsung kepada pengelola tanpa perantara pihak ketiga.

Langkah ini dirancang untuk memangkas birokrasi, meningkatkan transparansi, mempercepat proses administrasi, serta berkontribusi pada penurunan waktu inap barang (dwelling time).

Direktur Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menyatakan bahwa indikator-indikator positif tersebut menunjukkan peta jalan pengembangan TPK Batu Ampar telah berada pada jalur yang benar (on the right track).

“Ke depan, BP Batam berkomitmen memperbesar kapasitas tampung terminal agar dapat merespons pertumbuhan arus barang global dan memperkokoh posisi Batam sebagai hub logistik regional,” ujarnya optimis.

Direktur PT Batam Terminal Petikemas, Capt. Basori Alwi, mengonfirmasi komitmennya bersama BACT untuk menjaga keberlanjutan produktivitas pelabuhan melalui adopsi teknologi digital secara konsisten.

Agenda strategis berikutnya mencakup kelanjutan perluasan terminal, pengerukan kolam pelabuhan demi mengakomodasi kapal bermuatan besar dengan draf lambung yang lebih dalam, serta integrasi ekosistem digital kepelabuhanan secara menyeluruh.

“BP Batam bersama BTP dan BACT akan melanjutkan berbagai program strategis untuk mendukung pertumbuhan investasi dan perekonomian nasional,” pungkas Basori. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - BP Batam akan mewajibkan seluruh pemegang alokasi lahan melaporkan perkembangan perizinan dan pembangunan secara mandiri melalui Land Management System (LMS). Hal ini sebagai upaya mencegah lahan tidur dan mempercepat pemanfaatan lahan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengatakan, kebijakan itu akan memudahkan BP Batam memantau progres pembangunan setiap lahan yang telah dialokasikan.

Saat ini perizinan PKKPR, PKKPRL, dan Persetujuan Lingkungan telah terintegrasi dalam LMS, sementara Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) akan segera menyusul.

“Dengan sistem ini, tidak ada lagi alasan proses perizinan tidak dapat dipantau. Evaluasi pemanfaatan lahan dapat dilakukan sesuai perjanjian penggunaan tanah dan standar waktu pelayanan perizinan,” ujar Amsakar, Minggu (12/7/2026). 

Sesuai Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 2 Tahun 2026, alokasi lahan yang tidak dibangun atau tak dimanfaatkan dalam jangka waktu dua tahun dapat ditarik kembali oleh BP Batam.

Berdasarkan data BP Batam, saat ini terdapat sekitar 614 hektare lahan tidur yang tersebar pada 310 Penetapan Lokasi (PL). Lahan tersebut merupakan area yang telah dialokasikan kepada pemegang PL, namun belum dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Amsakar menyampaikan, lahan tidur berbeda dengan lahan yang belum dialokasikan. Lahan tidur merupakan lahan yang telah diberikan kepada pemegang alokasi tetapi belum dibangun atau dimanfaatkan, sedangkan lahan yang belum dialokasikan merupakan lahan yang belum diberikan kepada pihak mana pun.

"BP Batam berharap, penerapan LMS dan evaluasi berkala terhadap pemanfaatan lahan dapat mendorong percepatan investasi serta pembangunan di Kota Batam," pungkasnya. (Isp) 

 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Sebanyak 55 bikers Honda Vario dari tiga komunitas mengikuti Vario Street Nation yang digelar di Batam, 28 Juni 2026. Kegiatan yang diselenggarakan PT Capella Dinamik Nusantara selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau ini memadukan city rolling, edukasi keselamatan berkendara, dan diskusi komunitas untuk memperkuat jejaring antarbikers.

Peserta berasal dari Vario Scooter Batam, Batam Matic Heaven, dan Vario Batam Community. Seluruh rangkaian kegiatan mengusung kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman.

Kegiatan diawali di Dealer Honda Capella Tembesi. Sebelum memulai perjalanan, peserta mengikuti briefing dan edukasi keselamatan berkendara yang dipandu PIC Community Main Dealer Capella Honda Kepri, Pulihanafiah Harahap. Peserta juga mendapat penjelasan mengenai rute city rolling yang akan dilalui.

Rombongan kemudian melintasi Bundaran Tembesi, Simpang Panbil, Lampu Merah K-Square, Simpang Kara, Gelael, Terowongan Nagoya, Lampu Merah Ibnu Sina, hingga finis di Hoka Cafe. Seluruh peserta mengikuti doa bersama sebelum perjalanan dimulai.

Sales Manager Main Dealer Capella Honda Kepri, Duri Yanto, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah mempererat hubungan antarkomunitas sekaligus mengingatkan pentingnya membudayakan keselamatan berkendara.

"Kami ingin mengajak para bikers menikmati suasana malam Kota Batam bersama-sama sekaligus menunjukkan bahwa komunitas Honda tetap aktif, solid, dan selalu mengedepankan keselamatan berkendara," ujar Duri Yanto, Rabu (8/7/2026). 

Setibanya di lokasi, peserta mengikuti sesi Sharing & Discussion yang membahas pengelolaan komunitas, pemanfaatan media sosial, serta perkembangan Honda Community ID (HCID). Dalam sesi tersebut juga disampaikan agenda kegiatan komunitas Honda di Kepulauan Riau sepanjang Juli hingga Agustus 2026.

Agenda yang dijadwalkan meliputi Rolling City Beat & PCX di Karimun pada 12 Juli, Beat City Rolling Tanjungpinang pada 19 Juli, Vario Night Ride Evo pada 25 Juli, serta Latihan dan Kompetisi Safety Riding Nasional Advisor Community yang berlangsung pada 30 Juli hingga 8 Agustus 2026.

Selain berdiskusi, peserta juga berkesempatan menjajal Honda Vario Street 125. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama setelah para peserta mengikuti berbagai aktivitas yang mempererat kebersamaan antarkomunitas.

Salah seorang peserta, Gilang, menilai kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan pengalaman riding malam, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarbikers.

"Selain menjadi ajang silaturahmi, kami bisa menikmati riding malam bersama. Sharing session dan games juga membuat kami semakin kompak," pungkasnya. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Direktorat Pengamanan Aset dan Kawasan BP Batam yang berada di bawah Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, melalui Petugas Pos Jembatan 1 Barelang, melaksanakan patroli gabungan bersama Dinas Perhubungan, Polisi Militer, serta Patroli dan Pengawalan (Patwal) Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang, pada Senin (6/7/2026).

Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan BP Batam, Mujiyono mengatakan, patroli ini bertujuan memastikan kepatuhan masyarakat terhadap ketentuan larangan parkir di kawasan jembatan, menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan, serta keamanan kawasan strategis sebagai salah satu ikon Kota Batam.

Selama pelaksanaan patroli, petugas juga melakukan pemantauan di sepanjang area Jembatan 1 Barelang serta memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak memarkirkan kendaraan di atas jembatan.

Hal ini juga selaras dengan Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Leo Putra, sebagaimana diberitakan oleh Batampos pada 7 Juli 2026, yang menegaskan tujuan patroli ini sebagai langkah preventif atas isu dugaan adanya pungutan liar (pungli) parkir di kawasan Jembatan Barelang.

Ketentuan larangan parkir juga tidak hanya berlaku di kawasan Jembatan Barelang juga, melainkan untuk seluruh jembatan lainnya di Kota Batam.

“BP Batam sangat mengapresiasi sinergi positif lintas instansi. Upaya ini merupakan faktor pendukung untuk meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” ujar Mujiyono. 

Ia menambahkan, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, telah menekankan pentingnya pelayanan publik yang mengedepankan keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Batam yang aman, tertib, dan berdaya saing.

Sejalan dengan arahan tersebut, seluruh jajaran di lingkungan BP Batam didorong untuk memperkuat kolaborasi dengan instansi terkait dalam menjaga fasilitas publik dan objek vital daerah.

“Sesuai arahan pimpinan, setiap pelaksanaan tugas di lapangan dilakukan secara humanis, responsif, dan komunikatif, dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat serta memperkuat sinergi antarinstansi demi terciptanya pelayanan publik yang semakin optimal,” pungkas Mujiyono.

Hingga patroli berakhir, situasi di kawasan Jembatan 1 Barelang terpantau aman dan kondusif, tanpa ditemukan gangguan yang berpotensi menghambat kelancaran lalu lintas maupun mengganggu ketertiban umum.

Melalui kegiatan ini, Direktorat Pengamanan Aset dan Kawasan BP Batam menegaskan komitmennya untuk terus mendukung arahan pimpinan BP Batam dalam menjaga keamanan kawasan strategis, meningkatkan disiplin masyarakat terhadap peraturan yang berlaku, serta memberikan pelayanan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak berhenti dan memarkirkan kendaraan di badan jembatan, melakukan aktivitas berjualan, maupun kegiatan lain yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu fungsi jembatan,” tutup Mujiyono. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Presiden RI Prabowo Subianto menerima jajaran pimpinan BP Batam untuk membahas percepatan transformasi Batam sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional, di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Wakil Kepala Li Claudia Chandra, Anggota/Deputi Investasi Fary Djemy Francis, serta Anggota/Deputi Infrastruktur Mouris Limanto.

Presiden menegaskan bahwa Batam harus menjadi model implementasi agenda nasional melalui hilirisasi, industrialisasi, deregulasi, percepatan investasi, dan efisiensi logistik. Menurut Presiden, keunggulan Batam harus dibangun di atas kepastian hukum, kecepatan pelayanan, dan infrastruktur berdaya saing global.

Salah satu arahan utama Presiden adalah modernisasi pelabuhan dan rencana pembangunan Pelabuhan Internasional Batam sebagai simpul logistik nasional yang terintegrasi dengan kawasan industri, manufaktur berteknologi tinggi, pusat data, dan jaringan pelayaran dunia.

Langkah ini diharapkan mampu menurunkan biaya logistik, meningkatkan daya saing ekspor, dan memperkuat posisi Batam dalam rantai pasok global.

Dalam laporannya, Amsakar Achmad menyampaikan bahwa pasca penguatan regulasi melalui PP Nomor 25 Tahun 2025 dan kebijakan pengembangan kawasan, pelayanan investasi menjadi lebih cepat dan memberikan kepastian yang semakin baik bagi investor.

“Melalui berbagai reformasi tersebut, BP Batam menargetkan Batam menjadi kawasan yang lebih produktif, tertata, dan kompetitif, sekaligus memperkuat perannya sebagai pusat investasi, industri, dan perdagangan yang memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional,” ujar Amsakar.

Sementara itu, Li Claudia Chandra menjelaskan bahwa BP Batam terus memperkuat tata kelola melalui digitalisasi Land Management System (LMS) guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kemudahan layanan lahan.

“BP Batam menilai perkuatan tata kelola tersebut akan meningkatkan kepastian hukum, mempercepat layanan investasi, serta memperkuat kepercayaan investor terhadap Batam sebagai tujuan investasi,” ujarnya.

Terkait dengan capaian realisasi investasi, Fary Djemy Francis melaporkan bahwa realisasi investasi Batam tahun 2025 mencapai Rp69,3 triliun. Pada Triwulan I 2026, investasi kembali tumbuh menjadi Rp17,48 triliun, meningkat 102,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Investasi tersebut semakin terkonsentrasi pada sektor bernilai tambah seperti elektronik, mesin, pusat data, energi, dan kawasan industri.

“Bapak Presiden juga mengarahkan agar Batam menjadi pilot project reformasi investasi nasional melalui digitalisasi pelayanan, pengawasan berbasis risiko, serta penguatan integritas kawasan,” ujar Fary Francis.

Menutup pertemuan, Presiden Prabowo akan mengkordinasikan langkah lintas kementerian dan lembaga untuk mempercepat penyelesaian isu strategis, mulai dari harmonisasi regulasi, hingga pembangunan pelabuhan internasional. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala BP Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menerima kunjungan kerja Badan Anggaran (Banggar) DPR RI di Balairungsari, Batam Centre, Jumat (3/7/2026).

Pertemuan ini menjadi ruang strategis memperkuat sinergi dalam mendorong penguatan ekonomi, investasi dan pengembangan kawasan.

Turut hadir para Deputi BP Batam dan Kementerian Keuangan yaitu Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama beserta jajaran Ditjen Bea Cukai Kepri dan Ditjen Pajak Kepri. 

Wakil Ketua Banggar DPR RI, Syarief Abdullah Alkadrie, mengatakan Batam memiliki keunggulan strategis yaitu berada di jalur perdagangan internasional Selat Malaka dan status kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas.

"Batam memiliki kombinasi keunggulan yang tidak dimiliki banyak daerah di Indonesia, mulai dari letak geografis, basis industri manufaktur yang kuat, konektivitas logistik yang baik hingga akses langsung ke pasar global," katanya.

Wakil Ketua Banggar DPR RI juga mengapresiasi capaian BP Batam. Menurutnya, di tengah geopolitik global, Batam tetap menunjukkan kinerja positif. Sepanjang 2025, Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76 persen dan realisasi investasi mencapai Rp69,3 triliun melebihi target.

Meski demikian, Syarief mengingatkan agar Batam terus meningkatkan daya saing melalui penguatan kapasitas pelabuhan, modernisasi sistem logistik, inovasi bisnis serta integrasi kawasan industri dan pelabuhan di tengah persaingan dengan kawasan ekonomi khusus di Asia Tenggara.

"Kami meyakini Batam tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional namun mampu tumbuh menjadi pusat investasi global dan industri berkelas dunia," ujarnya.

Sementara, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menyambut baik apresiasi dan dukungan Banggar DPR RI. Dalam kesempatan pertama, ia katakan, lembaganya tengah mengoptimalkan tata kelola PNBP sebesar Rp 2,4 triliun untuk pembangunan kawasan. Angka itu seluruhnya berasal dari skema pembiayaan PNBP dan tanpa meminta tambahan APBN. 

"Kami memahami persoalan dan kebijakan nasional hari ini. Oleh sebab itu, tahun ini kita bergerak di angka 2,4 triliun. Sekitar 65 persen dari anggaran tersebut dialokasikan untuk belanja publik dan 35 persen untuk dukungan strategis," katanya.  

Ia menilai, di balik lonjakan investasi Batam, terdapat serangkaian pembenahan yang dilakukan pihaknya, mulai dari reformasi regulasi, penyederhanaan layanan investasi hingga percepatan pembangunan infrastruktur.

"Capaian ini bukan hanya angka. Ini cerminan kepercayaan investor terhadap ekosistem yang sedang kami bangun di Batam," jelasnya.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menambahkan, pihaknya berkomitmen memastikan kesiapan infrastruktur untuk mendukung kawasan industri yang kompetitif dan berkelanjutan. 

"Kami tengah menyiapkan langkah penguatan infrastruktur untuk memastikan keandalan pasokan air dan listrik sebagai upaya meningkatkan daya saing kawasan industri," seru Li Claudia. 

BP Batam berharap kunjungan kerja Banggar DPR RI dapat memperkuat dukungan kebijakan bagi pengembangan Batam sebagai kawasan tujuan investasi yang inklusif. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kinerja investasi Kota Batam kembali menunjukkan capaian yang sangat menggembirakan. 

Pada Triwulan I Tahun 2026, realisasi investasi di Batam mencapai Rp17,48 triliun, meningkat 102,85 persen (year-on-year). Angka tersebut menjadikan Batam sebagai salah satu motor utama pertumbuhan investasi nasional.

Secara nasional, realisasi investasi pada Triwulan I 2026 tercatat sebesar Rp498,8 triliun, atau tumbuh 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Dari tambahan investasi nasional sekitar Rp33,5 triliun, Batam berkontribusi sekitar Rp8,86 triliun, atau 26,5 persen dari total tambahan investasi nasional.

Selain itu, laju pertumbuhan investasi Batam tercatat hampir 14 kali lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan investasi nasional.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan bukti nyata meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap Batam sebagai kawasan investasi strategis Indonesia.

"BP Batam akan terus memperkuat kemudahan berusaha, kepastian regulasi, percepatan perizinan, serta pembangunan infrastruktur agar iklim investasi semakin kompetitif," ujar Amsakar, Sabtu (4/6/2026).

Menurutnya, capaian tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia untuk menjadikan investasi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Senada dengan Amsakar, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut harus dijaga melalui peningkatan kualitas pelayanan kepada investor.

"Pelayanan publik yang semakin cepat, kolaborasi lintas instansi yang semakin kuat, serta penyelesaian berbagai hambatan investasi secara cepat dan terukur menjadi faktor penentu untuk memberikan kepastian dan kenyamanan bagi investor," ujarnya.

Investasi yang masuk juga diharapkan mampu memberikan dampak nyata berupa penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya saing industri, dan pertumbuhan ekonomi Batam yang inklusif.

Secara makro, kontribusi besar Batam terhadap pertumbuhan investasi nasional menempatkan kawasan ini pada posisi strategis dalam peta ekonomi regional. 

Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menjelaskan bahwa kontribusi sebesar 26,5 persen terhadap tambahan investasi nasional membuktikan efektivitas kebijakan pelonggaran dan stimulus yang diterapkan di Batam.

"Batam bukan hanya kawasan industri, tetapi telah berkembang menjadi pusat eksekusi investasi strategis Indonesia," jelas Fary.

Menurutnya, BP Batam akan terus mempercepat implementasi berbagai proyek strategis, termasuk investasi di sektor manufaktur berteknologi tinggi, pusat data (data center), kecerdasan buatan (AI), energi, logistik, dan industri hilir yang memiliki nilai tambah tinggi.

"Kami optimistis Batam akan terus menjadi destinasi investasi paling kompetitif di Indonesia sekaligus memperkuat posisinya sebagai gerbang investasi Asia Tenggara," pungkasnya. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - BP Batam menyambut baik kunjungan pengurus Badan Perlindungan (BP) Lansia Indonesia Wilayah Batam dalam rangka memperkuat sinergi untuk mewujudkan lansia yang aktif, sehat, produktif, bahagia, dan sejahtera.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menerima kunjungan ini didampingi oleh Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga Sthefani Barlian.

Pertemuan pada Rabu (1/7/2026) tersebut juga membahas rencana pelantikan kepengurusan BP Lansia Indonesia Wilayah Batam yang akan digelar pada 10 Juli 2026.

Rombongan yang berjumlah sembilan orang tersebut dipimpin oleh Sekretaris BP Lansia Indonesia Wilayah Batam, Marojahan Manuntun Napitupulu (Johan).

BP Lansia Indonesia merupakan organisasi yang beranggotakan para lanjut usia, mayoritas berusia 60 tahun ke atas. Organisasi ini memiliki misi sosial untuk menyediakan ruang bagi para lansia agar tetap aktif, produktif, dan berkarya, sekaligus memberikan dukungan sosial serta moral melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan dan bakti sosial bagi lansia di Kota Batam.

Terlepas dari tugas dan fungsi utama BP Batam, Ariastuty menilai kepedulian terhadap para lansia merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif dan sejahtera.

Ariastuty menyampaikan apresiasinya atas terbentuknya organisasi tersebut dan berharap BP Lansia Indonesia Wilayah Batam dapat berkembang menjadi wadah yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup para lansia.

“BP Batam mendukung penuh kehadiran organisasi ini. Kami berharap BP Lansia dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat sehingga para lansia tetap sehat, aktif, produktif, dan sejahtera,” ujar Ariastuty.

Menurut Ariastuty, perhatian terhadap kesejahteraan lansia sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam/Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.

Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut dari Pemerintah Kota Batam adalah pemberian bantuan sosial berupa insentif bagi lansia sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan sosial bagi masyarakat lanjut usia di Kota Batam.

Ia menilai kebijakan tersebut merupakan terobosan baru yang menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada para lansia agar dapat menikmati masa tua dengan lebih nyaman, bahagia, dan sejahtera.

Lebih lanjut, Ariastuty berharap BP Lansia Indonesia Wilayah Batam dapat bersinergi dengan BP Batam dalam mendukung berbagai program pemberdayaan lansia.

Selain itu, organisasi tersebut juga diharapkan dapat menjadi mitra dalam memberikan masukan serta melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program insentif lansia agar tepat sasaran, efektif, dan merata.

Ke depan, BP Batam juga membuka peluang kolaborasi dengan melibatkan BP Lansia dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, seperti senam sehat lansia, pembentukan reporter lansia, maupun program duta bagi lansia.

Sementara itu, Sekretaris BP Lansia Indonesia Wilayah Batam, Marojahan Manuntun Napitupulu (Johan), menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan BP Batam.

Ia berharap sinergi yang terjalin dapat terus diperkuat sehingga mampu menghadirkan berbagai program positif dan inspiratif yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan serta kualitas hidup para lansia di Kota Batam.

“Sesuai slogan kami, lansia harus sehat, cerdas, berguna dan bahagia. Terima kasih Ibu Tuty dan BP Batam. Dengan dukungan ini akan menjadi kolaborasi nyata bersama untuk lansia di Kota Batam ke depan," pungkasnya. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Kepulauan Riau resmi mengumumkan para pemenang lomba dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Polda Kepulauan Riau, Rabu (1/7/2026).

Tiga kategori yang diperlombakan yakni Lomba Karya Jurnalistik untuk wartawan aktif, Lomba Vlog, dan Lomba Menulis Surat untuk Polisi bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Kegiatan bertema "Polisi untuk Masyarakat" tersebut merupakan hasil kolaborasi Polda Kepulauan Riau bersama IJTI Kepri yang melibatkan jurnalis, pelajar, hingga mahasiswa dari berbagai daerah di Provinsi Kepulauan Riau.

Ketua Pengda IJTI Kepulauan Riau, Gusti Yenosa atau yang akrab disapa Oca, mengatakan seluruh pemenang ditetapkan setelah melalui proses seleksi dan penilaian oleh dewan juri yang kompeten sesuai bidang masing-masing.

"Hari ini kami mengumumkan para juara lomba yang diselenggarakan dalam momentum HUT Bhayangkara ke-80 Polda Kepri. Ada tiga kategori perlombaan, yaitu Lomba Karya Jurnalistik, Lomba Vlog, dan Lomba Menulis Surat untuk Polisi," ujar Oca.

Lomba yang digelar sejak pertengahan Mei hingga akhir Juni 2026 tersebut mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Pada kategori Lomba Karya Jurnalistik tercatat sebanyak 39 karya yang masuk. Sementara kategori Lomba Vlog menerima sekitar 60 video, sedangkan Lomba Menulis Surat untuk Polisi diikuti dengan lebih dari 200 surat.

"Jumlah peserta menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Kami menerima 39 karya jurnalistik, sekitar 60 video vlog, dan lebih dari 200 surat untuk polisi," katanya.

Oca menegaskan, proses penilaian dilakukan secara profesional dan transparan. Untuk kategori Lomba Karya Jurnalistik, seluruh penilaian dilakukan murni oleh dewan juri independen tanpa campur tangan pihak lain.

"Kategori karya jurnalistik dinilai sepenuhnya oleh dewan juri yang berkompeten tanpa intervensi pihak mana pun. Sedangkan untuk lomba vlog dan surat untuk polisi, penilaian dilakukan oleh dewan juri bersama Kapolda Kepulauan Riau," tegasnya.

Adapun dewan juri Lomba Karya Jurnalistik terdiri dari Jazuli yang merupakan pengurus IJTI Pusat sekaligus anggota Dewan Pers, Agus selaku Manager Tribun Network, serta Mas Dodo dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) yang juga merupakan penguji Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ).

Para juara lomba akan dihubungi langsung oleh pantia dan juga diumumkan melalui media sosial IJTI Kepri. "Hadiah akan diserahkan langsung oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin dalam waktu dekat," kata Oca.

Berikut nama-nama pemenang lomba HUT Bhayangkara Ke-80 Polda Kepri;

Lomba Karya Jurnalistik:

• Juara 1 Defrizal

Media: Batamline.com

Judul: Si Amru, Mobil Polisi yang Menjemput Mimpi Anak-anak Tanjungsengkuang Batam

• Juara 2 Adhe Bakong

Media: Tanjungpinangpos.com

Judul: Kisah “Andi Mayat”, Polisi Sang Penjaga Duka Warga

• Juara 3 Alfiana

Media: Mandalapos.co.id

Judul: Mengalirkan Air, Menguatkan Harapan, Kiprah Polri di Tengah Kemarau Natuna

Lomba Vlog

1. SMP Kartini 2 Batam

2. ⁠Arista Aprilia Rievani dari Uniba

3. ⁠Muhammad Rafli dari Kabupaten Lingga

Juara Favorit - SMP N 29 Batam tentang si Amru

Lomba Surat Untuk Polisi

1. Cecilia Angun Siagian

2. ⁠Qieeran Allisya Putri Endri

3. ⁠Chelsea Nugraha

Juara Favorit - Rhea Magika Asmeral


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam menyambut baik rencana ekspansi perusahaan infrastruktur kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) asal Australia, Firmus Technologies Pty Ltd., yang akan membangun proyek pusat data AI pertamanya di Indonesia melalui kemitraan strategis bersama Nvidia Corp. dan DayOne yang berbasis di Singapura.

Rencana tersebut diumumkan oleh Firmus Technologies pada Senin (29/6/2026), sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur AI di kawasan Asia Pasifik. Proyek berupa kampus Nvidia DSX AI Factory berkapasitas 360 megawatt (MW) akan dibangun di Batam dengan masa kemitraan selama delapan tahun.

Fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal pertama tahun 2027 dan diproyeksikan menyediakan hingga 170.000 chip akselerator AI Nvidia sepanjang 2027–2028. Kapasitas tersebut menjadikannya salah satu klaster GPU terbesar yang direncanakan di kawasan Asia Tenggara.

Proyek ini jugs diproyeksikan mampu menghasilkan kesepakatan pembelian (purchase agreements) senilai US$25 miliar hingga US$30 miliar dalam enam tahun pertama operasional proyek.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan bahwa ekspansi tersebut merupakan bentuk kepercayaan investor global terhadap iklim investasi dan kesiapan infrastruktur yang dimiliki Batam.

“Kehadiran Firmus Technologies bersama Nvidia dan DayOne di Batam menegaskan bahwa kawasan ini siap bertransformasi menjadi pusat infrastruktur kecerdasan buatan berskala global. Ini bukan sekadar investasi pusat data, melainkan langkah strategis yang akan memperkuat posisi Batam dan Indonesia dalam rantai nilai ekonomi digital serta ekosistem AI dunia,” ujar Li Claudia di Batam Centre, Senin, (29/6/2026).

Menurutnya, meningkatnya investasi di sektor pusat data dan teknologi digital menunjukkan bahwa Batam memiliki keunggulan kompetitif, baik dari sisi letak geografis yang strategis, ketersediaan infrastruktur, maupun dukungan regulasi yang kondusif bagi investor.

Lebih lanjut, Li Claudia menegaskan komitmen BP Batam untuk terus mendukung kebutuhan investor melalui penyediaan infrastruktur dan layanan investasi yang optimal.

Ia menilai investasi Firmus Technologies akan memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah, mulai dari meningkatnya peluang kerja bagi tenaga profesional, penguatan ekosistem teknologi digital, hingga mendorong transfer pengetahuan dan teknologi di bidang kecerdasan buatan.

“BP Batam berkomitmen untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung, mulai dari pasokan listrik yang andal, konektivitas digital, hingga kemudahan berinvestasi. Kami ingin memastikan proyek strategis seperti ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan daya saing Batam di tingkat regional maupun global,” tambahnya.

Rencana masuknya investasi AI berskala besar itu semakin memperkokoh posisi Batam sebagai salah satu destinasi utama pengembangan pusat data dan infrastruktur digital di Asia Tenggara, sekaligus menjadi gerbang investasi teknologi masa depan bagi Indonesia. (Isp) 





INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Wyndham Panbil Batam secara resmi membuka dua outlet F&B terbaru mereka, yaitu Garden Bar by Wyndham Panbil Batam dan SA HANG Restaurant pada Jumat (26/6/2026). 

Berlokasi di lantai dasar (Ground Floor) tepatnya di area taman tengah dan lobi Panbil Residence Serviced Apartment. Kedua outlet ini siap memanjakan para tamu yang menginap maupun masyarakat umum yang ingin mengeksplorasi destinasi kuliner baru.

Acara peresmian ini dihadiri oleh jajaran Manajemen Panbil Hospitality Group serta perwakilan dari Panbil Group, diantaranya Sherly Tano selaku Chief Technical Officer Panbil Group, Rizal selaku Corporate General Manager, Bestrin Malau selaku Cluster Hotel Manager, Bapak Zulfikar selaku Residence Manager. Turut hadir pula para undangan yang terdiri dari tamu korporasi dan tamu long stay dari kedua properti.

"Dengan bangga kami persembahkan Garden Bar dan SA HANG Restaurant kepada seluruh tamu dan masyarakat Kota Batam. Kedua outlet ini sudah dapat dikunjungi dan dinikmati mulai hari ini, Sabtu (27/6/2026)," ujar Bestrin Malau dalam sambutannya.

Dikatakan Bestrin, Kehadiran dua outlet baru ini semakin memperkaya variasi cita rasa di Wyndham Panbil Batam dengan keunikannya masing-masing. 

"Kami memiliki La Bella Vita untuk hidangan khas Italia, Blaze Pool & Bar yang terkenal dengan smoked brisket-nya, Garden Bar yang khusus menyuguhkan aneka pastry, kopi, dan teh, serta SA HANG Restaurant bagi para pencinta masakan autentik Tiongkok," jelasnya.

Selain itu, bagi pencinta kuliner Korea, tersedia juga Arirang Restaurant yang dikelola oleh pihak ketiga. Semuanya lengkap di sini. 

Sebagai bentuk apresiasi, pihak hotel memberikan kartu member diskon 30% kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Kartu diskon ini dapat digunakan di Garden Bar kapan saja hingga 31 Desember 2026. Buka setiap hari mulai pukul 07.00 - 22.00 WIB, Garden Bar menyediakan aneka pastry untuk dapat dinikmati.

SA HANG Restaurant sendiri merupakan Chinese Restaurant yang menyediakan aneka masakan Chinese otentik / dengan bumbu dan pengolahan cara masak asli dari China. SA HANG Restaurant buka setia hari Selasa hingga Minggu pukul 11.00 - 23.00 WIB. Hari Senin tutup.

Melalui pembukaan Garden Bar dan SA HANG Chinese Restaurant, Manajemen Wyndham Panbil Batam berharap dapat semakin melengkapi fasilitas dan pilihan kuliner di dalam kawasan hotel demi kenyamanan maksimal para tamu. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam berupaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur biaya logistik sebagai upaya menjaga efisiensi rantai pasok dan memperkuat daya saing Batam.

Sebagai bagian dari proses tersebut, implementasi penyesuaian tarif layanan peti kemas di Terminal Peti Kemas Batu Ampar ditunda hingga 31 Agustus 2026. Sementara untuk pengguna jasa yang telah membayar sesuai dengan tarif yang baru, BP Batam akan mengembalikan selisih dari tarif yang sudah dibayarkan.

Keputusan tersebut merupakan hasil dialog bersama asosiasi pelaku usaha, operator terminal, pelaku logistik, pengguna jasa, dan berbagai pemangku kepentingan di Conference Hall IT Center BP Batam, Kamis (25/6/2026).

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano mengatakan, bahwa evaluasi ini dilakukan untuk memastikan setiap kebijakan kepelabuhanan mampu meningkatkan kualitas layanan tanpa mengurangi daya saing dunia usaha.

“Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap kebijakan benar-benar memberikan manfaat bagi pengguna jasa, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memperkuat daya saing Batam,” tegasnya.

Menurutnya, transformasi Terminal Peti Kemas Batu Ampar telah dilakukan melalui modernisasi fasilitas, peningkatan produktivitas operasional, dan perluasan konektivitas pelayaran internasional. 

Upaya tersebut tercermin dari peningkatan volume bongkar muat peti kemas TPK Batu Ampar yang mencapai 222.131 TEUs pada periode Januari-Mei 2026 atau tumbuh 16 persen, dengan produktivitas bongkar muat mencapai 40 box per jam.

Denny menambahkan, hasil pembahasan bersama pelaku usaha menunjukkan bahwa tarif pelayanan Terminal Peti Kemas Batu Ampar yang dikelola BP Batam hanya berkontribusi sekitar 18 persen terhadap total biaya logistik Batam-Singapura. Sementara itu, biaya logistik sisanya berasal dari komponen feeder dan transshipment.

Oleh karena itu, BP Batam akan terus memperkuat ruang dialog dengan para pelaku logistik guna mengkaji secara terbuka keterkaitan antara standar pelayanan, produktivitas operasional, investasi infrastruktur, dan struktur biaya logistik sebagai dasar penyempurnaan kebijakan ke depannya.

“Target kami kedepannya bisa menghadirkan pelayanan pelabuhan yang lebih modern dan meningkatkan kepercayaan investor. Karena itu, setiap kebijakan akan kami susun secara terbuka, berbasis data, dan melalui dialog bersama dunia usaha,” tuGguan tup Denny. (Isp) 





INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait menerima langsung kunjungan akademik dari Universitas Batam (UNIBA), Kamis (25/6/2026) di Conference Room IT Center.

Kunjungan ini merupakan kuliah lapangan yang diadakan oleh Universitas Batam dan bagian dari upaya memperdalam ilmu pengetahuan tentang pertumbuhan pembangunan dan ekonomi daerah khususnya di Kota Batam.

Kunjungan ini dipimpin oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Batam, Prof. Dr. Ramli, SE., M. S bersama Dosen Pengampu Universitas Batam, Dr. Agus Siswanto Siagian, S.H., M. H., C. Med serta melibatkan 120 mahasiswa/i dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis jurusan Manajemen dan Akutansi serta Fakultas Hukum.

Dalam sambutannya, Ariastuty menjelaskan bahwa Batam bukan hanya dikenal sebagai kawasan industri dan investasi, tetapi juga merupakan kota yang tumbuh dari keberagaman budaya, masyarakat, serta semangat kolaborasi

“Selain kawasan industri dan investasi Batam juga merupakan Kota yang memiliki ragam budaya, masyarakat, pemerintahan dan pembangunan ekonomi yang saling berkaitan menjadikan Batam sebagai kawasan industri dan Free Trade Zone,” ucap Ariastuty

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi para mahasiswa untuk berdiskusi, bertanya dan menggali pengalaman sebanyak mungkin sebagai bentuk pengembangan ilmu generasi penerus demi pembangunan daerah dan bangsa.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk saling bertanya, diskusi dan menggali pengalaman untuk mendapatkan informasi sebagai bekal berharga ketika memasuki dunia kerja serta berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa," tambah Ariastuty. 

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa tampak antusias mengikuti kegiatan dan mendengarkan penjelasan tentang pertumbuhan pembangunan dan ekonomi Kota Batam.

Pada kesempatan ini pula, Ariastuty didampingi oleh Kepala Biro Keuangan, Siswanto, Kepala Biro Organisasi, Kepatuhan dan Manajemen Resiko, Yuli Widyastuti, Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga, Sthefani Barlian dan Kasubbag Advokasi Tata Usaha Negara, Harry Kurniawan. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Keberhasilan Ramadhan Sananta menembus panggung sepak bola nasional menjadi bukti nyata bahwa talenta dari Kepulauan Riau (Kepri) mampu bersaing di level tertinggi.

Terinspirasi dari jejak striker Tim Nasional Indonesia tersebut, Badan Pengusahaan (BP) Batam menginisiasi BP Batam International Football Festival 2026, sebuah gerakan pembinaan sepak bola usia dini untuk kategori umur U-8, U-10, dan U-12.

Semangat pembinaan ini mengemuka dalam pertemuan santai antara Pembina BP Batam International Football Festival yang juga Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, bersama Ramadhan Sananta di Restoran Pagi Sore, Batam.

Dalam suasana hangat, keduanya berdiskusi mengenai masa depan sepak bola Kepri, pentingnya pembinaan sejak dini, serta strategi membuka jalan bagi talenta lokal menuju pentas dunia.

Menurut Fary Francis, Kepri memiliki modal besar berupa bakat-bakat muda. Namun, mereka membutuhkan ruang berkembang melalui kompetisi yang berkelanjutan.

“Jejak Sananta membuktikan anak daerah bisa mencapai level tertinggi. Tugas kita sekarang adalah membuka jalan agar lahir lebih banyak ‘Sananta baru’ dari Batam dan Kepri. Kita ingin anak-anak memiliki mimpi besar dan kesempatan yang sama untuk mewujudkannya,” ujar Fary, Rabu (24/6/2026). 

Dalam kesempatan tersebut, Ramadhan Sananta turut menitipkan pesan motivasi bagi anak-anak di tanah kelahirannya agar tidak gentar mengejar mimpi.

“Saya berasal dari daerah yang sama dengan kalian. Jangan pernah takut bermimpi besar. Terus berlatih, disiplin, dan jangan menyerah saat gagal. Tidak ada kesuksesan instan. Jika saya bisa menembus Timnas, saya percaya anak-anak Kepri juga bisa melangkah lebih jauh,” kata Sananta.

Ia menegaskan bahwa asal daerah bukanlah hambatan untuk berprestasi, melainkan kemauan keras untuk berproses setiap hari.

“Siapa tahu, beberapa tahun lagi kalian yang mengenakan lambang Garuda di dada,” ujarnya optimis.

BP Batam International Football Festival 2026 dirancang bukan sekadar sebagai turnamen, melainkan gerakan membangun ekosistem sepak bola yang sehat dan kompetitif.

Selain aspek olahraga, ajang ini diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata olahraga (sport tourism), menggerakkan ekonomi masyarakat, serta memperkuat citra Batam sebagai kota investasi yang modern dan berdaya saing.

Mengingat posisi strategis Batam yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, kota ini berpotensi menjadi pusat pengembangan sepak bola usia dini di kawasan regional.

Adapun pembinaan usia dini dinilai selaras dengan upaya pemerintah dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, sportif, dan percaya diri. Sepak bola ditempatkan bukan lagi soal menang atau kalah, melainkan sebagai ruang menyemai harapan.

Festival ini nantinya akan mempertemukan akademi serta pemain muda dari tiga negara: Indonesia, Singapura, dan Malaysia.

Untuk itu, BP Batam International Football Festival 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan sepak bola usia dini di Kepri.


Melalui kolaborasi antar-akademi, dukungan regulasi pemerintah, serta keterlibatan orang tua, Batam tengah meletakkan fondasi pembinaan jangka panjang.

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyambut positif kegiatan ini.

Ia menilai ajang olahraga internasional dapat menjadi instrumen efektif dalam memperkuat penataan kota di mata dunia.

“Batam tidak hanya dikenal sebagai kota industri, tetapi juga kota yang dinamis, aman, dan nyaman untuk agenda internasional. Festival seperti ini mengirimkan pesan positif bahwa Batam memiliki ekosistem yang mendukung pariwisata olahraga sekaligus daya tarik investasi,” kata Amsakar.

Ia menambahkan, pembangunan Batam tidak boleh bertumpu pada infrastruktur fisik semata, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kreativitas lokal.

“Investor tidak hanya melihat kawasan industri, tetapi juga kualitas hidup kota, talenta muda, dan kemampuan daerah menggelar acara yang tertata. Kegiatan ini menampilkan wajah Batam yang terus bergerak maju,” imbuhnya.

Pandangan senada disampaikan oleh Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.

Ia menilai festival ini memberikan dampak berlapis (multiplier effect) bagi daerah, mulai dari geliat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga perluasan jejaring internasional.

“Kita ingin Batam dikenal sebagai kota yang nyaman untuk tinggal, bekerja, dan tumbuh. Kehadiran para peserta, pelatih, dan keluarga dari negara tetangga akan membawa energi positif,” tutup Li Claudia. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang berlangsung di Marketing Centre BP Batam, Selasa (23/6/2026).

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti. Penandatanganan turut disaksikan oleh para Anggota/Deputi dan Pejabat Tingkat II di lingkungan BP Batam, serta jajaran pimpinan UMRAH yang terdiri dari Wakil Rektor dan para Dekan.

Kerja sama ini mencakup pelaksanaan asistensi, kajian, konsultasi, dan penelitian, pengembangan kompetensi, pemanfaatan sarana dan prasarana serta berbagai bentuk kolaborasi lain yang dipandang perlu dan bermanfaat bagi kedua belah pihak.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad berharap penandatangan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, melainkan dapat diemplementasikan dalam program yang konkret, untuk mendukung tugas fungsi kedua pihak, khususnya bagi pembangunan wilayah dan kesejahteraan masyarakat.

“Penting bagi kita untuk tidak sekadar berhenti pada tataran seremoni, tetapi memastikan kerja sama ini ditindaklanjuti melalui langkah-langkah nyata yang mendukung pertumbuhan investasi dan pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh,” ujar Amsakar.

Menurut Amsakar, kolaborasi ini menjadi semakin strategis seiring dengan perluasan cakupan wilayah kerja dan pengelolaan BP Batam yang kini mencakup 22 pulau, menyusul penyesuaian regulasi melalui PP Nomor 25 Tahun 2025, PP Nomor 28 Tahun 2025, dan PP Nomor 47 Tahun 2026.

Dalam konteks tersebut, UMRAH sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada pengembangan pendidikan dan riset kemaritiman diharapkan dapat memberikan dukungan akademik melalui berbagai kajian, penelitian, serta inovasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan dan pengembangan wilayah BP Batam ke depan.

Senada dengan hal tersebut, Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, menyatakan pihaknya siap mendukung dan berkolaborasi dalam pilar riset & ilmu pengetahun teknologi, pilar inovasi dan budaya maritim serta pilar pengabdian masyarakat.

“Kami siap mendukung berbagai upaya yang dilakukan BP Batam melalui penguatan riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap sinergi ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi Batam sebagai episentrum ekonomi Kepulauan Riau dan Indonesia Barat,” ujar Prof. Agung Dhamar.

Melalui kerja sama ini, BP Batam dan UMRAH berkomitmen membangun sinergi yang berlandaskan kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam mendukung pembangunan wilayah, pengembangan investasi, pertumbuhan ekonomi, serta pemberdayaan masyarakat, termasuk penguatan ekonomi kerakyatan berbasis riset dan inovasi kemaritiman. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Di tengah berbagai tantangan ekonomi global dan dinamika persaingan investasi antar wilayah, Batam terus menunjukkan kinerja positif sebagai salah satu destinasi investasi unggulan di Indonesia.

Sepanjang tahun 2025, realisasi investasi Batam berhasil melampaui target bahkan menunjukkan tren pertumbuhan yang kian menguat pada awal tahun 2026.

Berdasarkan data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), realisasi investasi Batam tahun 2025 tercatat mencapai Rp 44,01 triliun. Angka tersebut tumbuh 72,83 persen dari tahun 2024 yang hanya sebesar Rp 25,46 triliun dan sukses melampaui target 2025 sebesar Rp 36,9 triliun.

Sementara itu, berdasarkan metodologi perhitungan investasi yang dikembangkan BP Batam melalui pendekatan bottom-up, nilai investasi yang berhasil terealisasi bahkan mencapai Rp 69,30 triliun atau 115,50 persen dari target investasi BP Batam sebesar Rp 60 triliun.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan pencapaian ini menjadi indikator kuat bahwa kepercayaan pelaku usaha atau investor terhadap Batam terus meningkat.

Ia memaparkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai upaya pembenahan yang dilakukan secara konsisten. Mulai dari penyederhanaan layanan investasi, reformasi terhadap sejumlah regulasi, hingga percepatan serta pembangunan infrastruktur pendukung investasi.

“Data ini menunjukkan bahwa Batam tetap menjadi kawasan yang dipercaya investor. Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Batam justru mampu mencatat pertumbuhan investasi yang kian menguat. Ini sekaligus menjadi bukti bahwa iklim investasi Batam terus membaik dan semakin kompetitif,” ujar Amsakar, Senin (22/6/2026).

Lebih lanjut, Amsakar menegaskan bahwa capaian investasi tersebut sekaligus menjawab berbagai keraguan yang berkembang mengenai prospek investasi Batam.

Menurutnya, indikator yang paling objektif untuk menilai daya tarik suatu daerah adalah keputusan investor untuk menanamkan modalnya.

“Ketika investasi terus tumbuh, baik dari dalam maupun luar negeri, itu berarti para pelaku usaha melihat peluang dan masa depan yang baik di Batam,” tambahnya.

Salah satu capaian yang paling menonjol adalah pertumbuhan investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Pada tahun 2025, nilai PMDN mencapai Rp 18,43 triliun atau meningkat 125,86 persen dibandingkan tahu sebelumnya yang sebesar Rp 8,16 triliun.

Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa dunia usaha nasional semakin optimistis terhadap prospek ekonomi Batam.

Selain itu, kondisi tersebut juga menjadi sinyal bahwa pertumbuhan investasi Batam tidak hanya bergantung pada modal asing, tetapi juga mendapat dukungan kuat dari investor domestik.

Di sisi lain, Penanaman Modal Asing (PMA) juga menunjukkan kinerja yang solid. Nilai PMA sepanjang tahun 2025 mencapai Rp25,58 triliun atau tumbuh 47,81 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp17,30 triliun.

Singapura tercatat masih menjadi sumber investasi terbesar, diikuti oleh sejumlah negara mitra strategis lainnya yang terus memperluas aktivitas usahanya di Batam.

Momentum positif berlanjut pada Triwulan I Tahun 2026

Realisasi investasi Batam pada periode Januari hingga Maret 2026 mencapai Rp17,4 triliun atau tumbuh 102,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Nilai tersebut terdiri dari PMA sebesar Rp8,8 triliun yang tumbuh 50,71 persen dan PMDN sebesar Rp8,5 triliun yang melonjak 216,18 persen secara tahunan.

Lima negara investor terbesar pada Triwulan I 2026 berasal dari Singapura, Hong Kong, Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang.

Keberagaman negara asal investasi tersebut menunjukkan bahwa Batam memiliki basis investor yang semakin luas dan tidak bergantung pada satu negara tertentu, sehingga lebih tangguh menghadapi dinamika ekonomi global.

Dari sisi sektor usaha, investasi yang masuk juga semakin berkualitas karena didominasi sektor bernilai tambah tinggi.

Industri mesin dan elektronik menjadi sektor terbesar dengan kontribusi 23,65 persen, disusul sektor kimia dan farmasi sebesar 21,18 persen, jasa lainnya sebesar 17,70 persen, serta kawasan industri dan properti sebesar 13,09 persen.

Komposisi tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan investasi Batam tidak hanya ditopang oleh sektor properti, tetapi juga didorong oleh industri manufaktur, teknologi, dan sektor produktif lainnya yang berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja serta peningkatan daya saing ekonomi.

Amsakar optimistis, tren pertumbuhan investasi akan terus berlanjut seiring berbagai kebijakan strategis yang telah dijalankan.

Salah satu langkah penting adalah perluasan wilayah Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2025.

Melalui regulasi tersebut, lanjut Amsakar, cakupan wilayah KPBPB Batam bertambah dari 8 pulau menjadi 22 pulau dengan luas kawasan meningkat dari sekitar 71.500 hektare menjadi 152.686,44 hektare.

Perluasan ini membuka ruang pengembangan investasi baru yang jauh lebih besar untuk mendukung industri, logistik, pariwisata, energi, hingga sektor ekonomi masa depan.

Selain itu, BP Batam juga terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis yang meliputi jalan dan jembatan, drainase, pelabuhan, bandara, jaringan distribusi air minum, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), pengelolaan limbah B3, serta fasilitas kesehatan dan pelayanan publik lainnya.

Amsakar menegaskan bahwa investasi dan pembangunan infrastruktur merupakan dua hal yang saling mendukung.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap investor yang datang memperoleh kepastian usaha, dukungan infrastruktur yang memadai, serta pelayanan yang cepat dan profesional. Dengan sinergi tersebut, investasi yang masuk tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Amsakar. (Isp) 




Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.