Batam

Tampilkan postingan dengan label Batam. Tampilkan semua postingan



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) menggelar skrining Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada anak lebih awal, yakni pada Sabtu (31/1/2026), dimana secara nasional peringatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7–14 Februari 2026 di berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari peringatan Congenital Heart Disease (CHD) Awareness Week 2026. 

Langkah percepatan ini menjadi wujud komitmen RSBP Batam dalam mendorong deteksi dini PJB pada anak. 

Pasalnya, kondisi tersebut kerap tidak menunjukkan gejala yang jelas pada fase awal kehidupan.

Ketua FErKI Batam dr. Fandi Ahmad, Sp.JP(K), FIHA, FASCC, menyampaikan bahwa PJB masih menjadi persoalan kesehatan yang memerlukan perhatian serius. 

Menurut Fandi, angka kejadian kelainan jantung bawaan di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 8 kasus per 1.000 kelahiran hidup. 

“Banyak kasus baru terdeteksi setelah menimbulkan keluhan. Karena itu, deteksi dini menjadi sangat penting untuk menyelamatkan masa depan anak,” ujarnya.

Melalui skrining ini, anak yang terindikasi memiliki kelainan jantung bawaan akan diarahkan untuk menjalani pemeriksaan dan konsultasi lanjutan dengan dokter spesialis di RSBP Batam sesuai kebutuhan medis. 

Dengan demikian, skrining tidak berhenti pada pemeriksaan awal, melainkan menjadi pintu masuk layanan kesehatan yang terstruktur dan berkelanjutan.

Direktur RSBP Batam dr. Tanto Budiharto, SpJP, mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi arahan pimpinan BP Batam, khususnya Deputi Bidang Pelayanan Umum, agar RSBP Batam tetap mengedepankan pelayanan sosial dan promotif kepada masyarakat. 

Hal ini tetap dijalankan meskipun secara pengelolaan RSBP Batam berstatus badan usaha yang diperkenankan melakukan aktivitas bisnis sesuai ketentuan.

Skrining PJB ini menjadi bagian dari rangkaian layanan jantung RSBP Batam sepanjang awal 2026, meliputi deteksi dini, pelayanan medis terukur, serta edukasi kesehatan bagi masyarakat dan keluarga pasien. 

Program tersebut sejalan dengan nilai PRIMA, yakni Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat. (Isp)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meninjau kondisi empat waduk yang menjadi sumber air bersih masyarakat Batam, Sabtu (31/1/2026).

Keempat waduk tersebut antara lain Waduk Sei Ladi, Waduk Sei Harapan, Waduk Duriangkang dan Waduk Nongsa.

Selain mengecek progres perbaikan pipa distribusi air di Waduk Sei Ladi, Li Claudia juga ingin memastikan ketahanan air baku bagi masyarakat tetap terjaga, baik dari aspek kualitas, kuantitas atau debit air, hingga kontinuitas distribusi.

“Kami terus bekerja untuk menuntaskan persoalan air di beberapa wilayah yang menjadi stres area,” tegas Li Claudia.

Dalam kesempatan tersebut, Li Claudia Chandra juga menginstruksikan kepada pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) agar terus meningkatkan pengawasan serta percepatan penanganan di wilayah-wilayah yang selama ini mengalami gangguan suplai air atau masuk dalam kategori stres area.

Ia meminta pengelola SPAM untuk terus memitigasi pelbagai persoalan dan menindaklanjuti keluhan masyarakat melalui langkah-langkah konkret, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Upaya ini mendapat atensi serius mengingat ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat Batam. Oleh karena itu, pengelolaan infrastruktur yang optimal serta pengawasan langsung di lapangan menjadi prioritas BP Batam dalam merespons persoalan air.

“Dengan meninjau langsung kondisi waduk dan pipa distribusi, seluruh proses dapat terpantau sehingga gangguan suplai air kepada masyarakat bisa segera teratasi,” tambah Li Claudia. (Isp)




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - BP Batam menegaskan komitmennya untuk mengubah wajah Batam dari sekadar kawasan insentif menjadi platform eksekusi industri tercepat di Asia Tenggara. Hal ini disampaikan oleh Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, saat menghadiri SMF Manufacturing Day Summit 2026 di Marina Bay Sands, Singapura.

Kehadiran delegasi BP Batam, yang mewakili Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, merupakan langkah nyata dalam memperkuat posisi Batam sebagai mitra strategis industri global di era Industry 5.0.

Forum ini dihadiri para pemimpin industri, regulator, dan investor dunia untuk memetakan arah manufaktur di era Industry 5.0. Dalam diskusi tersebut, integrasi Kecerdasan Buatan (AI) dan penguatan ketahanan rantai pasok regional menjadi agenda utama guna menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin dinamis.

Dukungan kuat terhadap kolaborasi regional pun mengalir dari petinggi Singapura, mulai dari Presiden SMF Lennon Tan hingga Minister of State for Trade and Industry Singapura, Gan Siow Huang. Mereka sepakat bahwa kerja sama lintas batas merupakan kunci utama dalam memperkuat daya saing kawasan di tengah transformasi teknologi yang masif.

Sejalan dengan semangat tersebut, Fary Djemy Francis menekankan bahwa persaingan investasi saat ini bukan lagi soal siapa yang memberi insentif terbesar, melainkan siapa yang paling cepat mewujudkan operasional pabrik.

“Fokus kami sederhana: mempercepat waktu dan menghilangkan ketidakpastian. Investor butuh kepastian bahwa rencana mereka bisa langsung dieksekusi di lapangan tanpa hambatan birokrasi,” tegas Fary.

Selain mengikuti forum utama, BP Batam juga menggelar pertemuan strategis dengan unit FDI Advisory United Overseas Bank (UOB). Pertemuan ini bertujuan untuk mematangkan pipeline (daftar) investor potensial dan merancang program promosi bersama yang lebih terukur untuk menarik industri manufaktur teknologi tinggi ke Batam.

Tak hanya soal infrastruktur, BP Batam juga fokus pada penguatan talenta melalui program Strategic Mentoring & Investor Insight Lab. Program ini membekali para Duta Investasi BP Batam dengan kemampuan komunikasi berbasis solusi untuk menghadapi kebutuhan investor global yang semakin kompleks.

Direktur Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar, yang juga hadir sebagai panelis dalam sesi khusus Batam–Bintan–Karimun, menambahkan bahwa reformasi perizinan dan layanan terintegrasi di Batam saat ini sudah berada di jalur yang tepat untuk mendukung operasional industri manufaktur ekspor.

Dengan penyederhanaan aturan dan infrastruktur yang terus diperkuat, BP Batam optimistis Batam akan tetap menjadi pilihan utama bagi perusahaan global yang ingin melakukan ekspansi cepat di kawasan Asia Tenggara. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | Tanjung Pinang - PT Capella Dinamik Nusantara kembali menghadirkan kegiatan kebersamaan bagi para pengguna Honda Stylo160 melalui agenda komunitas yang dikemas santai dan interaktif. Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi antar bikers sekaligus memperkuat solidaritas komunitas dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan di Kota Tanjung Pinang.

Kegiatan diawali dengan titik kumpul di area D’Green City Tanjung Pinang. Sebelum rangkaian acara dimulai, peserta mengikuti sesi briefing yang dipandu oleh Pulihanafiah Harahap selaku PIC Community PT Capella Dinamik Nusantara. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai susunan kegiatan serta edukasi keselamatan berkendara melalui kampanye #Cari_Aman.

Selain menjadi ajang berkumpul, kegiatan ini juga diisi dengan aktivitas kebersamaan yang mempererat hubungan antaranggota komunitas. Suasana santai dan penuh keakraban terasa sejak awal, mencerminkan semangat positif komunitas Honda yang menjunjung tinggi solidaritas dan kekompakan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada konsumen setia Honda sekaligus langkah awal membentuk Komunitas Stylo160 di Kota Tanjung Pinang. Selain menjadi wadah menyalurkan hobi, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa komunitas motor di bawah naungan Capella Honda Kepri adalah komunitas yang solid dan menjunjung tinggi keselamatan berkendara,” ujar Duri Yanto, Jum'at (30/1/2026). 

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan di Cafe Ruang Langit, salah satu kafe favorit anak muda Tanjung Pinang. Di lokasi ini, peserta diarahkan menuju area kegiatan yang telah disiapkan panitia untuk mengikuti sesi gathering yang dikemas santai dan interaktif.

Suasana semakin meriah dengan berbagai lomba menarik seperti Relay Race Carrying a Glass Using Balloons dan Guess the Color of the Bottle, lengkap dengan hadiah seru. Kegiatan juga diisi dengan sesi sharing & discussion bersama HCID, makan bersama, serta sesi foto sebagai simbol kebersamaan para bikers Stylo160.

“Acara ini luar biasa, Kami senang bisa ikut berpartisipasi karena kegiatannya variatif. Tidak hanya berkumpul bersama komunitas, tapi juga ada aktivitas seru dan suasana yang akrab. Kami benar-benar menikmati setiap momennya,” ungkap Didie, salah satu peserta kegiatan. (Isp) 


 


INSPIRASIKEPRI.COM | Tanjungpinang, - Musyawarah Daerah (Musda) VI Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Kepulauan Riau resmi menetapkan Gusti Yenosa atau yang akrab disapa Oca sebagai Ketua IJTI Kepri periode 2026–2030. 

Oca terpilih sebagai pemenang setelah bersaing dengan dua kandidat lainnya, yakni Riki Ramadhoni dan Alboin, dalam pemilihan yang berlangsung demokratis dan penuh dinamika di Hotel Pelangi Tanjungpinang, Jum'at (30/1/2026).

Musda VI IJTI Kepri yang digelar dengan semangat kebersamaan ini menjadi momentum penting regenerasi kepemimpinan organisasi jurnalis televisi di Kepulauan Riau. Sejak awal sidang, atmosfer persaingan terasa kuat, namun tetap menjunjung tinggi etika organisasi dan solidaritas sesama insan pers.

Dalam proses pemungutan suara, Gusti Yenosa berhasil meraih kepercayaan mayoritas peserta Musda, mengungguli dua rivalnya dan secara resmi ditetapkan sebagai ketua terpilih. 

Kemenangan ini sekaligus menandai harapan baru bagi arah perjuangan IJTI Kepri lima tahun ke depan.

Dalam pidato perdananya, Oca menegaskan komitmennya untuk membawa IJTI Kepri naik kelas, tidak hanya sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai wadah peningkatan kesejahteraan anggotanya.

“Jurnalis harus kuat secara integritas dan juga mandiri secara finansial. Salah satu program prioritas kami adalah membentuk koperasi jurnalis, agar anggota IJTI Kepri memiliki kekuatan ekonomi bersama,” tegas Oca.

Program koperasi jurnalis tersebut dirancang sebagai instrumen utama untuk mendorong kemandirian finansial anggota IJTI Kepri, mulai dari akses permodalan, simpan pinjam, hingga peluang usaha kolektif yang sehat dan profesional. 

Oca menilai, kesejahteraan yang baik akan berdampak langsung pada kualitas karya jurnalistik yang dihasilkan.

Selain koperasi, kepemimpinan Oca juga menitikberatkan pada peningkatan kapasitas SDM jurnalis, penguatan solidaritas internal, serta menjaga marwah profesi di tengah tantangan industri media yang semakin kompleks.

Sementara itu, dua kandidat lainnya, Riki Ramadhoni dan Alboin, menyampaikan sikap legowo dan siap mendukung kepengurusan baru demi kemajuan IJTI Kepri. 

Musda VI pun ditutup dengan pelantikan dan penyusunan struktur pengurus agar semangat persatuan dan komitmen bersama membangun organisasi yang lebih kuat, profesional, dan sejahtera.

Dengan terpilihnya Gusti Yenosa (Oca) sebagai Ketua IJTI Kepri periode 2026–2030, organisasi jurnalis televisi di Kepulauan Riau diharapkan memasuki babak baru lebih mandiri, lebih solid, dan lebih berdaya secara ekonomi. (*/Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Dewan Pertahanan Nasional (DPN) adalah lembaga strategis yang berada langsung dibawah Presiden, secara struktur orgaanisasi Presiden Republik Indonesia Jenderal (Purn) Prabowo Subianto menjabat sebagai Ketua DPN dan Menteri Pertahanan RI Jenderal (Purn) Syafrie Syamsudin selaku Ketua Harian. 

Beberapa hari lalu DPN melaksanakan kunjungan kerja di Provinsi Kepulauan Riau yang meliputi wilayah di P. Bintan dan P. Batam. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka pengumpulan data dan sebagai upaya untuk memastikan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen akan dapat tercapai, khususnya di wilayah Kepulauan Riau.

Kunjungan kerja tersebut dipimpin oleh Deputi Bidang Geostrategi DPN, Mayjen TNI Ari Yulianto, S.I.P., M.H.I., bersama Deputi Bidang Geoekonomi DPN Dr. Yayat Ruyat, M.Eng., beserta jajaran. 

Agenda kunjungan di P. Batam dilaksanakan dengan melakukan audensi dan peninjauan langsung di sejumlah titik pertumbuhan strategis yang memiliki peran penting dalam penguatan ekonomi nasional, salah satunya adalah kunjungan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh, yang menurut DPN KEK Tg. Sauh ini dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong industri dan peningkatan nilai tambah sumber daya nasional. 

Peninjauan KEK Tg. Sauh guna melihat dan menyaksikan dari dekat bagaimana kesiapan infrastruktur, iklim investasi, serta bagaimana dukungan kebijakan yang dibutuhkan oleh KEK Tg Sauh dalam membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi di Pulau Batam.

Menurut DPN kunjungan kerja ini merupakan bagian dari langkah konkret pemerintah dalam memastikan Batam mampu berperan sebagai salah satu katalisator utama pertumbuhan ekonomi nasional, yang sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 8 persen. 

Batam dan Kepulauan Riau (Kepri) dinilai strategis untuk memompa pertumbuhan ekonomi nasional melalui transformasi ekonomi yang signifikan. Kawasan ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai pusat manufaktur, tetapi berkembang menjadi hub teknologi tinggi dan tujuan investasi global. 

Selain itu, status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang menawarkan kepastian hukum dan insentif fiskal yang agresif terbukti efektif menjadi magnet bagi Foreign Direct Investment (FDI) yang masif. 

DPN berharap dengan mengoptimalkan kekuatan dan peran masing masing dari KEK, KI serta FTZ, Provinsi Kepri dapat menciptakan mesin pertumbuhan yang komprehensif, di mana arus modal asing dan inovasi teknologi bekerja bersamaan untuk mengakselerasi produktivitas nasional di atas rata-rata.

Selanjutnya sebagai lembaga strategis negara, Dewan Pertahanan Nasional (DPN) salah satunya memiliki fungsi untuk memastikan bahwa pembangunan nasional, terutama pada kawasan strategis agar berjalan selaras, aman, dan berkelanjutan. Untuk itu DPN juga berkewajiban untuk memantau perkembangan KEK, KI dan PSN serta industri strategis lainnya diseluruh Indonesia termasuk di wilayah P. Bintan dan P. Batam untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional. 

DPN juga berperan mengidentifikasi berbagai potensi permasalahan dan hambatan, baik dari sisi geostrategi, geopolitik maupun geoekonomi yang mencakup infrastruktur, kebijakan lintas sektor, serta kesiapan kawasan, yang dapat memengaruhi target pertumbuhan ekonomi nasional.

Peninjauan ini menegaskan pentingnya pendekatan menyeluruh antara pertahanan, stabilitas kawasan, dan kebijakan ekonomi untuk mendukung pertumbuhan nasional. Fokus utama diarahkan pada kesiapan regulasi, perizinan, tata kelola kawasan, serta koordinasi antar instansi guna menciptakan iklim investasi yang kondusif, memperkuat ketahanan ekonomi, dan meningkatkan daya saing Indonesia di tengah persaingan global. 

Menurut Deputi DPN selain melakukan kunjungan ke KEK Tanjung Sauh, Dewan Pertahanan Nasional juga berencana akan melaksanakan audensi ke BP Batam untuk pengumpulan data dan berdiskusi terkait perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Industri (KI) di Batam serta bagaimana memperkuat ekonomi nasional melalui perlindungan aset industri strategis di wilayah perbatasan, memastikan pengamanan ekonomi perbatasan melalui pengendalian aktivitas ekonomi dan perlindungan terhadap aset strategis di wilayah perbatasan, mengingat posisi Batam yang vital, disamping itu bagaimana memastikan kontribusi Batam terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional dan pembangunan ekonomi yang berdaya saing global.

Akselerasi Pertumbuhan Melalui KEK 

KEK Tanjung Sauh, yang dikembangkan oleh PT Batamraya Sukses Perkasa (PT BSP) - Panbil Group, menjadi salah satu "kantong pertumbuhan" yang diprioritaskan. Dengan fokus pada pengembangan pelabuhan hub logistik internasional, industri energi, dan manufaktur modern, kawasan ini diproyeksikan mampu menyerap investasi skala besar yang akan berdampak langsung pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kepulauan Riau.

Posisi strategis saja tidak cukup. Dibutuhkan sinergi antara kebijakan pemerintah dan kesiapan pengelola kawasan untuk membangun kepercayaan investor global. 

Kunjungan DPN ini dapat diartikan dan mempertegas bahwa KEK Tanjung Sauh adalah aset vital negara dalam memenangkan persaingan ekonomi di jalur Selat Malaka.

Keunggulan strategis KEK Tanjung Sauh meliputi konektivitas global melalui akses langsung ke Selat Phillips sebagai jalur perdagangan tersibuk di dunia, integrasi kawasan yang optimal karena kedekatannya dengan pusat finansial Singapura serta pusat industri Johor Bahru (SIJORI), serta dukungan insentif fiskal berupa kemudahan pajak dan kepabeanan yang kompetitif bagi investor asing maupun domestik. 

Dengan penguatan kawasan ekonomi khusus dan sinergi kebijakan pusat dan daerah, Batam dan Kepri berpotensi menjadi mesin akselerasi pertumbuhan nasional yang berkelanjutan.

Melalui pengembangan berkelanjutan dan dukungan penuh dari Dewan Pertahanan Nasional, KEK Tanjung Sauh sangat optimis dapat menarik lebih banyak arus investasi berkualitas yang akan menggerakkan roda ekonomi Batam melampaui rata-rata pertumbuhan nasional. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Iman Sutiawan, mengajak masyarakat Batam untuk menyikapi persoalan air bersih secara jernih, proporsional, dan tidak reaktif. 

Menurutnya, masalah air bukan persoalan yang lahir hari ini, melainkan akumulasi panjang dari kebijakan, pembangunan infrastruktur, dan pertumbuhan kota yang tidak seimbang selama bertahun-tahun.

Iman menegaskan, bahwa masa transisi pengelolaan air dari ATB ke Moya telah berlangsung sejak periode kepemimpinan sebelumnya. Infrastruktur dasar air bersih yang digunakan hingga kini dibangun pada masa ketika jumlah penduduk Batam masih relatif kecil.

Menurutnya, pipa-pipa berdiameter terbatas dan kapasitas distribusi yang minim kala itu dinilai memadai, namun tidak dirancang untuk menghadapi lonjakan penduduk, pertumbuhan perumahan, dan ekspansi kawasan industri seperti yang terjadi saat ini.

“Batam berkembang sangat cepat, tetapi sistem airnya tumbuh lambat. Ketimpangan inilah yang hari ini kita rasakan dampaknya,” ujar Iman yang juga sebagai tokoh pemuda di Kepri.

Pasca pengelolaan air dipegang oleh Moya, kondisi pelayanan air diakui belum menunjukkan perbaikan signifikan sesuai harapan masyarakat. 

Namun demikian, Iman mengingatkan bahwa fase ini merupakan tahap koreksi besar, di mana berbagai persoalan lama justru muncul ke permukaan dan terasa lebih tajam akibat ekspektasi publik yang tinggi.

Dalam konteks tersebut, Kepala dan Wakil Kepala BP Batam, yakni Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, dinilai tidak mewarisi kondisi ideal. 

Sebaliknya, keduanya menghadapi kompleksitas persoalan yang menumpuk, mulai dari keterbatasan teknis, kondisi infrastruktur lama, hingga kepercayaan publik yang sedang diuji.

Meski demikian, Iman menilai upaya yang dilakukan Amsakar–Li Claudia sudah maksimal. Langkah-langkah evaluasi menyeluruh, penataan ulang prioritas, serta upaya pembenahan sistem distribusi terus dilakukan di tengah tekanan dan sorotan publik.

“Membenahi air bukan pekerjaan instan. Ini bukan soal memperbaiki keran bocor, tapi membangun ulang fondasi sistem pelayanan publik yang menyangkut hajat hidup orang banyak,” tegasnya.

Ia menambahkan, tanpa dukungan sosial dan stabilitas politik, upaya pembenahan justru berpotensi tersendat. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak saling menyalahkan, apalagi melemahkan legitimasi kepemimpinan yang sedang bekerja menyelesaikan persoalan struktural ini.

Iman menekankan bahwa kritik tetap penting sebagai bagian dari kontrol publik, namun harus diarahkan secara konstruktif. Dukungan masyarakat menjadi faktor kunci agar pembenahan sistem air bersih dapat berjalan berkelanjutan dan menghasilkan dampak jangka panjang.

“Air adalah kebutuhan dasar. Ketika pemimpin sudah bekerja di garis depan, maka tugas masyarakat adalah memberi kepercayaan, mendukung dengan cara yang bijak, dan mengawal agar perubahan benar-benar terwujud,” ujarnya.

Menurut Iman, persoalan air adalah cermin kedewasaan sebuah kota. Cara Batam menyikapi krisis ini akan menentukan apakah kota ini hanya tumbuh besar secara fisik, atau benar-benar matang sebagai kota yang berkeadaban dan berkeadilan bagi warganya. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatatkan capaian kinerja yang solid sepanjang tahun 2025, khususnya pada sektor kepelabuhanan. 

Kinerja positif ini mencerminkan peran pelabuhan sebagai salah satu motor penggerak utama dalam memperkuat iklim investasi dan daya saing ekonomi Batam.

Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam membukukan realisasi penerimaan sebesar Rp468,4 miliar. Angka tersebut melampaui target tahun 2025 sebesar Rp401,8 miliar atau setara dengan capaian 117 persen.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menegaskan bahwa kinerja sektor kepelabuhanan memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kepercayaan investor.

“Pelabuhan merupakan wajah utama konektivitas dan logistik Batam. Kinerja kepelabuhanan yang tumbuh positif menjadi sinyal kuat bahwa Batam semakin siap sebagai tujuan investasi, baik di sektor industri, logistik, maupun perdagangan internasional,” ujar Amsakar Achmad dalam keterangan resminya, Kamis (22/1/2026).

Dari sisi operasional, kinerja pelabuhan juga menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, arus peti kemas tercatat mencapai 797.087 TEUs, tumbuh sekitar 18 persen dibandingkan capaian tahun 2024.

Terminal Peti Kemas Batu Ampar menjadi penopang utama dengan volume peti kemas mencapai 522.941 TEUs atau sekitar 66 persen dari total arus peti kemas Batam. 

Capaian ini meningkat 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menegaskan peran Batu Ampar sebagai hub penting dalam jaringan logistik regional dan internasional.

Sementara itu, volume general kargo tercatat sebesar 11,77 juta ton atau tumbuh 13 persen, sejalan dengan meningkatnya aktivitas industri dan perdagangan.

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menambahkan, pertumbuhan dua digit yang dicatatkan sektor kepelabuhanan merupakan hasil dari konsistensi BP Batam dalam melakukan pembenahan tata kelola serta peningkatan kualitas layanan pelabuhan.

Menurut Li Claudia, fokus BP Batam tidak hanya pada peningkatan volume, tetapi juga pada efisiensi dan kepastian layanan bagi pengguna jasa kepelabuhanan.

“BP Batam terus mendorong efisiensi, kepastian layanan, dan kolaborasi dengan mitra usaha. Pelabuhan yang andal dan efisien adalah kunci untuk menurunkan biaya logistik dan meningkatkan daya tarik investasi,” jelasnya.

Kinerja positif tersebut turut ditopang oleh meningkatnya aktivitas kepelabuhanan sepanjang Januari hingga Desember 2025. 

Selama periode tersebut, tercatat sebanyak 109.174 kunjungan kapal barang dan penumpang, tumbuh 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Seiring dengan peningkatan kunjungan kapal, total Gross Tonnage (GT) juga mengalami pertumbuhan signifikan. 

Sepanjang 2025, total GT mencapai 73,18 juta GT atau meningkat 15 persen secara tahunan, mencerminkan semakin intensifnya aktivitas logistik dan pelayaran di perairan Batam.

Dari sisi mobilitas orang dan pelaku usaha, pelabuhan-pelabuhan di Batam melayani sebanyak 9,37 juta penumpang domestik dan internasional sepanjang 2025. Jumlah tersebut meningkat sekitar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan terbesar tercatat pada layanan Terminal Ferry Internasional, dengan jumlah penumpang datang dan berangkat mencapai 5,3 juta orang atau tumbuh 10 persen. Pertumbuhan ini menunjukkan peran strategis Batam sebagai simpul pergerakan lintas negara.

Dari sisi trayek, pertumbuhan sebesar 32 persen tercatat pada penumpang yang datang dan berangkat dengan rute Malaysia mengungguli rute Singapura yang hanya tumbuh 5 persen meski dari segi jumlah masih mendominasi.

Kenaikan ini memperkuat posisi Batam sebagai gerbang utama pergerakan orang dan barang di kawasan perbatasan Indonesia.

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menekankan bahwa kinerja ini menjadi fondasi penting bagi peningkatan pelayanan kepelabuhanan ke depannya.

“Capaian tahun 2025 menjadi dasar bagi kami untuk terus mendorong transformasi layanan kepelabuhanan yang modern, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan investor serta pelaku usaha,” ujarnya.

Ke depan, BP Batam berkomitmen untuk memperkuat peran pelabuhan sebagai enabler pertumbuhan ekonomi, melalui peningkatan kualitas layanan, integrasi sistem, serta kepastian berusaha yang mendukung Batam sebagai hub logistik yang berdaya saing internasional. (Isp)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) melakukan serangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Riau guna memperkuat layanan kesehatan strategis serta mendorong pertukaran gagasan antarinstansi di wilayah kepulauan.

Kunjungan tersebut dipimpin Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, didampingi Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan dr. Muhammad Yanto, bersama jajaran, pada Jum'at (23/1/2026).

Agenda diawali dengan kunjungan ke RSAL Dr. Midiyato Suratani yang disambut langsung Kepala Rumah Sakit Angkatan Laut, Kolonel Laut (K) dr. Widya Wirawan, beserta jajaran.

Dalam kunjungan tersebut, RSBP Batam melaksanakan kaji banding awal terkait pengelolaan layanan hiperbarik, mencakup kesiapan sumber daya manusia, aspek keselamatan operasional, serta tata kelola layanan dalam mendukung kedokteran kelautan.

Direktur RSBP Batam menyatakan, kaji banding ini menjadi bagian dari tahap awal pembelajaran dalam pengembangan layanan hiperbarik di RSBP Batam.

“Batam sebagai kawasan maritim dan industri membutuhkan layanan kesehatan yang adaptif dan mengutamakan keselamatan. Karena itu, pembelajaran dari rumah sakit yang telah berpengalaman menjadi penting sebagai bahan kajian,” ujar dr. Tanto.

Dalam diskusi tersebut, turut dibahas karakteristik layanan RSAL dr. Midiyato Suratani sebagai rumah sakit TNI AL Tipe B berstatus Badan Layanan Umum (BLU), serta keterkaitannya dengan kondisi RSBP Batam yang saat ini didominasi pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS Kesehatan).

Kegiatan kunjungan ini sejalan dengan arahan pimpinan BP Batam, khususnya Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait, yang secara konsisten menekankan peningkatan mutu layanan serta penguatan orientasi pelayanan kepada masyarakat di Rumah Sakit BP Batam.

Selain ke RSAL, jajaran RSBP Batam juga melakukan silaturahmi dan diskusi singkat dengan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan. 

Kunjungan tersebut diterima Kepala Bidang Pemasaran BP Bintan Rahut T. Hutajulu, dalam suasana diskusi informal di kawasan Dompak, Tanjungpinang.

“Kami berharap rangkaian kunjungan ini dapat memperkaya perspektif pengembangan layanan kesehatan serta memperkuat jejaring dan sinergi antarinstitusi di Kepulauan Riau, dengan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat dan peningkatan mutu pelayanan,” pungkas dr. Tanto. (Isp)




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Barelang melakukan pengamanan ketat dalam pendistribusian air bersih dari pemerintah melalui PT Air Batam Hilir (ABH) kepada warga terdampak gangguan pasokan air di Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batuampar, Kota Batam, Jumat (23/1/2026).

Pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Batuampar, Kompol Amru Abdullah, dengan melibatkan personel Polsek Batuampar sejak pagi hingga malam hari.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono mengatakan, kehadiran polisi bertujuan memastikan pendistribusian air bersih berjalan lancar, tertib, serta tepat sasaran bagi masyarakat yang terdampak gangguan layanan air.

“Polri hadir untuk memberikan rasa aman dan memastikan pendistribusian air bersih dari pemerintah kepada masyarakat berjalan dengan baik, tanpa kendala dan tetap kondusif,” ujar Kombes Pol Anggoro Wicaksono.

Distribusi air bersih mulai dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB dengan pengawalan personel kepolisian, bekerja sama dengan pihak kelurahan, kecamatan, serta para ketua RT dan RW setempat. Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 20.00 WIB, situasi di seluruh lokasi dilaporkan aman dan terkendali.

Berdasarkan data Kelurahan Tanjung Sengkuang, kebutuhan air bersih warga terdampak mencapai 84 trip mobil tangki per hari. Namun, pada hari pelaksanaan, pendistribusian dilakukan sebanyak 48 trip karena sebagian rumah warga mulai kembali mendapatkan aliran air meski dengan debit kecil.

Adapun rincian distribusi air bersih meliputi RW 01 sebanyak enam trip, RW 04 sepuluh trip, RW 08 lima trip, RW 10 satu trip, RW 11 sepuluh trip, RW 12 tujuh trip, RW 13 tujuh trip, dan RW 17 dua trip. Sementara RW 02 dan RW 03 tidak lagi menerima distribusi karena pasokan air telah kembali mengalir.

Kapolresta Barelang menegaskan, kepolisian akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mengawal pelayanan publik, khususnya dalam situasi darurat yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

“Pengamanan akan terus kami lakukan selama kegiatan berlangsung agar masyarakat merasa aman dan pelayanan pemerintah benar-benar dirasakan,” pungkasnya.

Sebelumnya, ratusan warga Tanjung Sengkung, Kecamatan Batu Ampar, Batam, berunjuk rasa di depan Kantor BP Batam, Kamis (22/1/2026), menuntut realisasi pemenuhan air bersih yang hingga kini belum terwujud.

Massa tiba sekitar pukul 12.30 WIB dan disambut pengamanan kepolisian. Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menemui peserta aksi dan menerima tuntutan warga.

Dalam demonstrasi tersebut, warga mendesak agar air bersih segera dialirkan, distribusi air dilakukan secara adil, serta meminta pimpinan BP Batam mundur jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dan jajaran menemui langsung masyarakat Kelurahan Tanjung Sengkuang yang melakukan aksi penyampaian aspirasi, Kamis (22/1/2026).

Kehadiran Amsakar dan jajaran BP Batam bertujuan untuk mendengarkan secara langsung tuntutan masyarakat sekaligus memberikan penjelasan terbuka terkait upaya penyelesaian persoalan distribusi air bersih di Kota Batam.

Dalam aksi tersebut, masyarakat menyampaikan tuntutan utama, yakni percepatan aliran air bersih ke seluruh wilayah Batam, serta distribusi air yang adil. 

Menanggapi hal itu, Amsakar menyampaikan penjelasan secara lugas di hadapan massa. Ia menegaskan bahwa BP Batam tidak pernah membedakan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

“Azaznya berkeadilan. Tidak ada perbedaan pelayanan air bersih,” tegas Amsakar.

Namun demikian, Amsakar mengakui masih terdapat beberapa wilayah yang masuk kategori stress area dalam distribusi air bersih, termasuk Kelurahan Tanjung Sengkuang. 

Menurutnya, kondisi tersebut terus menjadi perhatian utama BP Batam.

“Area-area tersebut setiap hari kami tangani dengan langkah-langkah cepat. Distribusi terus kami upayakan sebagai bentuk komitmen kami kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebagai langkah darurat, BP Batam telah mengerahkan armada tangki air untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak. 

Distribusi air melalui tangki akan terus dilakukan hingga pasokan air bersih kembali normal.

“Kami akan terus dorong distribusi tangki air langsung ke rumah-rumah warga apabila terjadi kekurangan,” kata Amsakar.

Ia menegaskan, BP Batam tidak pernah menunda penyelesaian persoalan air bersih. 

Amsakar memastikan seluruh jajaran pimpinan terus bekerja untuk menuntaskan permasalahan tersebut.

“Yang terpenting bagi saya dan jajaran adalah memperjuangkan amanah masyarakat. Itu yang kami lakukan setiap hari,” pungkas Amsakar.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tetap kooperatif dan mendukung langkah-langkah pemerintah agar persoalan distribusi air bersih di Batam dapat segera diselesaikan secara berkelanjutan.

“Kami butuh dukungan semua pihak agar solusi yang sedang dan akan dijalankan dapat berjalan optimal,” pungkasnya. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Sepak terjang salah satu penyedia layanan telekomunikasi nasional, Indosat Ooredoo Hutchison, kembali menjadi sorotan publik. 

Kali ini, perusahaan tersebut diduga terseret dalam pusaran praktik ilegal yang jauh lebih serius dan sistemik, yakni dugaan keterlibatan aktif dalam jaringan mafia IMEI yang memanfaatkan data paspor turis asing secara masif dan terstruktur.

Praktik ini dinilai bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan berpotensi menjadi bentuk “kanibalisme kepercayaan global”, karena menyentuh isu sensitif berupa perlindungan data pribadi warga negara asing serta kredibilitas sistem telekomunikasi Indonesia di mata internasional.

Paspor Turis Asing Diduga Berubah Menjadi Komoditas

Berdasarkan penelusuran wartawan, pada Jumat (23/1/2026), paspor turis asing yang seharusnya menjadi dokumen sakral dan dilindungi ketat, diduga telah berubah fungsi menjadi “alat hidup” bagi ribuan ponsel selundupan atau black market yang beredar luas di Indonesia.

Modusnya, data paspor wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia khususnya melalui Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang) dan Bandara Internasional Ngurah Rai (Bali) diduga dikumpulkan saat proses pembelian kartu SIM. 

Tanpa disadari para turis, identitas mereka kemudian dimanfaatkan ulang untuk proses registrasi dan aktivasi IMEI ponsel ilegal yang seharusnya diblokir oleh sistem nasional.

Lonjakan Penjualan yang Dinilai Janggal

Di tengah maraknya dugaan praktik ini, grafik pertumbuhan pelanggan dan penjualan Indosat justru menunjukkan tren yang sangat kencang dan impresif. Namun, sejumlah pihak mempertanyakan kualitas pertumbuhan tersebut.

“Laporan pasar memang menunjukkan performa Indosat terlihat melonjak signifikan dalam beberapa periode terakhir. Tapi lonjakan ini meninggalkan jejak yang patut dicurigai. Diduga, angka pelanggan baru dan konsumsi data tersebut ditopang oleh aktivasi massal perangkat ilegal,” ujar seorang narasumber yang mengaku pernah lama berkecimpung dalam bisnis registrasi IMEI ilegal dan kini telah berhenti.

Menurutnya, sistem registrasi IMEI untuk turis asing yang longgar menjadi celah utama yang dieksploitasi secara brutal oleh para pelaku.

Dugaan Pembiaran dan “Celah Kenyamanan” Sistem

Narasumber tersebut menegaskan, Indosat diduga tidak sekadar kecolongan, tetapi berperan aktif dengan memberikan apa yang disebutnya sebagai “celah kenyamanan” demi mengejar target penjualan yang agresif.

“Perusahaan seharusnya sadar betul risiko hukum internasional terkait perlindungan data pribadi. Tapi yang terjadi, kelonggaran sistem ini justru dibiarkan dan dimanfaatkan secara liar,” tegasnya.

Ia menambahkan, dalam banyak kasus, satu data paspor turis asing bisa digunakan berulang kali untuk menghidupkan beberapa perangkat ilegal di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bali, Medan, hingga Batam.

Rekayasa AI untuk Mengakali Sistem Verifikasi

Temuan paling mengkhawatirkan dalam investigasi ini adalah dugaan penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk memanipulasi sistem verifikasi operator.

“Berdasarkan data paspor turis asing yang dicuri, teknologi AI digunakan untuk menciptakan foto wajah palsu atau dokumen visual rekayasa yang tampak meyakinkan di mata sistem otomatis operator,” ungkap sumber tersebut.

Foto-foto hasil rekayasa AI ini diduga digunakan untuk memenuhi syarat registrasi SIM dan IMEI yang mewajibkan kecocokan visual, tanpa kehadiran fisik pemilik paspor yang sebenarnya.

Lebih jauh, sistem verifikasi milik Indosat dan Tri disebut-sebut tidak memiliki human oversight yang memadai maupun sistem pendeteksi AI yang cukup canggih untuk menyaring manipulasi semacam ini.

“Ini bukan lagi sekadar celah teknis. Ini sudah masuk kategori penghinaan terhadap standar keamanan data nasional. Ribuan perangkat ilegal lolos verifikasi menggunakan identitas ‘zombie’ hasil rekayasa digital,” ujarnya.

Dampak Sistemik: Negara Dirugikan, Wisatawan Dikorbankan

Praktik aktivasi IMEI ilegal ini dinilai menciptakan efek domino yang merugikan banyak pihak. Gadget black market dapat dijual dengan harga jauh lebih murah karena menghindari pajak dan bea masuk, sehingga menciptakan persaingan tidak sehat dengan distributor resmi.

“Lingkaran setannya jelas. Gadget ilegal murah menarik minat konsumen, lalu Indosat diduga menyediakan oksigen berupa sinyal. Dampaknya, keuangan negara dirampok dan privasi wisatawan asing dikorbankan,” kata narasumber tersebut.

Jika benar, praktik ini juga berpotensi mencoreng citra Indonesia sebagai destinasi wisata yang aman dan ramah bagi turis mancanegara, khususnya terkait perlindungan data pribadi.

Nama Robert Alias Risky Muncul di Tangerang

Untuk wilayah Tangerang, investigasi ini turut mengidentifikasi sosok berinisial Robert alias Risky. Ia diduga menjadi salah satu motor utama dalam pembuatan dan penjualan akun-akun resmi yang digunakan untuk registrasi SIM card turis secara ilegal.

Akun-akun tersebut, yang memberikan akses ke aplikasi internal atau semi-eksklusif seperti myRetail, diduga diperjualbelikan secara bebas layaknya barang loakan.

“Pertanyaannya sederhana tapi mengerikan: bagaimana mungkin individu seperti Robert alias Risky bisa menguasai atau mengendalikan akses ke sistem yang seharusnya sangat terbatas? Ini mengindikasikan pengawasan internal Indosat sangat rapuh, atau lebih buruk lagi, sengaja dibiarkan bocor,” imbuhnya.

Desakan Audit dan Penyelidikan Menyeluruh

Atas berbagai dugaan serius ini, sejumlah pihak mendesak agar dilakukan audit forensik menyeluruh terhadap sistem registrasi IMEI dan SIM card, khususnya untuk kategori turis asing. Selain itu, aparat penegak hukum, Kementerian Kominfo, serta otoritas perlindungan data pribadi didorong untuk turun tangan secara serius.

Jika terbukti benar, kasus ini tidak hanya berimplikasi pada sanksi administratif, tetapi juga berpotensi menyeret konsekuensi pidana dan tuntutan internasional terkait pelanggaran privasi lintas negara.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Indosat Ooredoo Hutchison belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan-dugaan tersebut. (R/Tim)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Bahaya di jalan raya merupakan musuh utama bagi setiap pengendara. Tidak jarang, potensi bahaya justru datang dari faktor di luar kendali kita. Terlepas dari siapa yang benar atau salah, risiko kecelakaan tetap dapat berdampak pada siapa pun yang terlibat. Oleh karena itu, kemampuan pengendara dalam merespons potensi bahaya menjadi faktor penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Sebagai upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara, Capella Honda Kepulauan Riau terus mengedukasi masyarakat melalui kampanye Cari_Aman, salah satunya dengan membagikan tips berkendara aman 5P+ yang dapat diterapkan dalam aktivitas berkendara sehari-hari.

Christofer Valentino, Instruktur Safety Riding Capella Honda Kepri, menjelaskan bahwa konsep 5P+ merupakan panduan sederhana namun efektif untuk membantu pengendara lebih siap menghadapi berbagai situasi di jalan.

"Pertama, pakai perlengkapan berkendara sesuai standar. Gunakan helm berstandar SNI dengan tali pengikat terpasang dengan benar, jaket berlengan panjang, celana panjang, sarung tangan, serta sepatu. Perlengkapan ini berfungsi meminimalkan dampak cedera saat terjadi kecelakaan," ujar Christofer, Kamis (22/1/2026). 

Kedua, Perhatikan kanan dan kiri saat di persimpangan. Pastikan area yang tidak terlihat benar-benar aman dari kendaraan atau objek lain. Kurangi kecepatan untuk mengantisipasi potensi bahaya yang muncul secara tiba-tiba.

Ketiga, Pertahankan jarak aman dengan kendaraan di depan. Jaga jarak minimal 3 detik. Caranya, gunakan benda diam sebagai patokan. Saat kendaraan di depan sejajar dengan benda tersebut, mulai menghitung hingga 3 detik. Jika setelah hitungan tersebut Anda sejajar dengan benda yang sama, maka jarak sudah aman.

Keempat, Periksa kondisi sebelum mendahului. Pastikan lalu lintas di depan dan belakang aman, nyalakan lampu sein sebagai tanda, dan perhatikan kaca spion sebelum berpindah lajur.

Kelima, Patuhi rambu lalu lintas. Selalu lengkapi diri dengan SIM dan STNK serta patuhi rambu lalu lintas demi kenyamanan dan keselamatan bersama.

Selain pemaparan di atas, terdapat beberapa hal tambahan yang tidak kalah penting untuk diterapkan dalam berkendara sehari-hari. Pengendara disarankan untuk selalu mengecek kondisi sepeda motor sebelum digunakan, mulai dari tekanan dan kondisi ban, fungsi rem, lampu utama, lampu sein, lampu rem, klakson, hingga pengaturan spion agar visibilitas tetap optimal.

Teknik pengereman juga perlu diperhatikan dengan baik, yakni dengan mengombinasikan penggunaan rem depan dan belakang secara bersamaan agar pengereman lebih efektif dan stabil.

Pengendara juga diimbau untuk meningkatkan sensitivitas terhadap potensi bahaya di jalan, dengan mengenali berbagai risiko yang mungkin muncul. Sensitivitas ini dapat dilatih melalui penggunaan Simulator Honda Riding Trainer di jaringan dealer Honda, mengikuti pelatihan safety riding, maupun berbagi pengalaman berkendara. 

Selain itu, kewaspadaan terhadap area blind spot perlu ditingkatkan dengan cara mengurangi kecepatan saat melewati area yang tertutup pandangan akibat objek besar.

Terakhir, pengendara diharapkan dapat mengontrol kecepatan kendaraan, karena semakin tinggi kecepatan, semakin terbatas informasi yang dapat ditangkap, sekaligus meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.

Christofer menegaskan bahwa keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama dalam berkendara. “Lebih baik perjalanan sedikit lebih lama karena kita menerapkan langkah-langkah preventif, daripada tidak pernah sampai tujuan sama sekali. Cari_Aman saat naik motor,” tutupnya.

Komitmen edukasi keselamatan berkendara ini juga ditegaskan oleh Duri Yanto selaku Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara Kepulauan Riau. 

“Keselamatan berkendara merupakan tanggung jawab bersama. Melalui edukasi 5P+, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan sadar bahwa kebiasaan kecil yang benar dapat memberikan dampak besar dalam mencegah kecelakaan di jalan,” tutupnya. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Jagat dunia maya digegerkan dengan kemunculan video promosi milik Klinik Hildove Estetica Batam yang diduga mengandung unsur pornografi serta dinilai kurang pantas untuk konsumsi publik.

Video yang beredar luas di media sosial itu menampilkan narasi bertuliskan “konten 18+” disertai adegan sugestif yang menyerupai hubungan layaknya suami istri. 

Parahnya lagi, konten promosi tersebut juga diduga melibatkan seorang influencer untuk menarik minat publik terhadap layanan yang ditawarkan Klinik Hildove Estetica.

Alur cerita dalam video bernuansa sensual dan menggiring penonton untuk mengunjungi klinik kecantikan tersebut. Tayangan ini menuai kritik tajam karena dianggap melanggar norma kesusilaan serta berpotensi melanggar peraturan perundang-undangan terkait pornografi.

Konten promosi tersebut diunggah melalui akun kolaborasi media sosial, antara lain akun @juniusmaitris (Junius Maitris), @shellyoct_ (Shelly Octora), serta akun resmi klinik @hildoveestetica.

Sejumlah warga menilai promosi tersebut sangat tidak layak, terlebih dikaitkan dengan layanan kesehatan dan kecantikan yang seharusnya menjunjung tinggi etika, profesionalisme, dan tanggung jawab sosial.

Menanggapi kehebohan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam, dr. Didi Kusmarjadi, Sp.OG, menegaskan bahwa promosi dengan unsur pornografi tidak dapat dibenarkan.

“Tidak layak promosi dengan unsur pornografi. Hari ini juga tim kami akan turun langsung untuk mengecek ke lokasi,” ujar dr. Didi saat dikonfirmasi, Kamis (22/1/2026).

Ia menambahkan, konten promosi yang ditampilkan Klinik Hildove Estetica diduga melanggar Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. 

“Iklan dinilai melanggar apabila menampilkan ketelanjangan, setengah telanjang, atau bagian tubuh sensual seperti payudara, bokong, paha, dan sejenisnya tanpa konteks medis,” tegasnya.

Lebih lanjut, dr. Didi menilai pose menggoda, ekspresi seksual, maupun narasi yang membangkitkan hasrat seksual merupakan kesalahan fatal.

“Menggunakan bahasa, slogan, atau visual yang mengeksploitasi tubuh secara seksual jelas tidak boleh dan tidak pantas,” pungkasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Klinik Hildove Estetica yang berlokasi di Ruko Mahkota Raya Blok E No. 10, Batam Centre, Teluk Tering, Batam Kota, belum memberikan klarifikasi resmi terkait video promosi yang menuai kontroversi tersebut.

Polemik ini memicu desakan masyarakat agar instansi terkait, termasuk aparat kepolisian, segera menindaklanjuti dugaan pelanggaran tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala BP Batam Amsakar Achmad menerima kunjungan kerja Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian, pada Rabu (21/1/2026) guna mendiskusikan transformasi infrastruktur air dan strategi penguatan ekosistem investasi, di Ruang Rapat Lantai 8, Gedung Annex BP Batam.

Pertemuan strategis di sela agenda APKASI ini bertujuan untuk mendiskusikan penguatan pelayanan dasar dan memproyeksikan Batam sebagai benchmark utama dalam pengembangan Kawasan Industri Kabupaten Batu Bara ke depan.

Dalam sambutannya, Kepala BP Batam Amsakar Achmad memaparkan sejarah transformasi Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB). Ia menekankan bahwa sinergi antara BP Batam dan Pemerintah Kota Batam kini telah memacu pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

“Capaian investasi melampaui target IKU, dengan realisasi mencapai Rp68,9 triliun atau sekitar 115% dari target Rp60 triliun. Angka Kemiskinan dan Pengangguran di Batam juga menunjukkan tren menurun, selaras dengan perbaikan indikator kesejahteraan,” ujar Amsakar.

Terkait pengelolaan air, Amsakar menjelaskan bahwa BP Batam bertindak sebagai regulator sekaligus eksekutor melalui kemitraan strategis dengan pihak swasta. Integrasi antara regulator dan mitra operator swasta menjadi kunci dalam mengeskalasi PNBP sekaligus menjamin resiliensi infrastruktur air bagi 1,3 juta penduduk.

“Melalui program strategis 2026, kami memiliki target distribusi air ke wilayah stress area dapat teratasi,” tambahnya.

Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan Batam di berbagai bidang. 

Menurutnya, dengan keunggulan komparatif Batam dapat menjadi benchmark bagi skema pengembangan Kawasan Batu Bara ke depan. Diantaranya skema pengelolaan layanan air bersih bagi warga dan industri, optimalisasi konektivitas wilayah dan potensi logistic Pelabuhan.

“Kami melihat perubahan Batam yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Kami berterima kasih Pak Amsakar dapat menerima kami. Kami ingin diskusi sekaligus melihat apa ada peluang-peluang di kawasan industri, pelabuhan, dan pengelolaan," kata Bupati Batu Bara.

Kabupaten Batu Bara merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Utara yang terletak di pesisir timur Pulau Sumatera, dengan dominasi kuat pada industri pengolahan alumunium dan olekimia, pertanian, kehutanan dan perikanan serta perdagangan.

Selain skema pengelolaan air bersih, diskusi juga berkembang pada rencana konektivitas logistik antar kedua daerah. Bupati Batu Bara berharap adanya jalur distribusi bahan pokok dan arus barang yang terkoneksi langsung antara Pelabuhan di Batu Bara dengan Pelabuhan Internasional di Batam.

Hal ini dikarenakan potensi infrastruktur Batam yang memiliki 5 pelabuhan penumpang dan 3 pelabuhan kargo yang berperan penting dalam mendukung iklim investasi dan logistik di kawasan KPBPB Batam. 

Hadir mendampingi Kepala BP Batam dalam pertemuan tersebut, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan Fary Djemy Francis, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait, Anggota Deputi/Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan Sudirman Saad serta jajaran pimpinan SPAM BP Batam. 

Pertemuan ini ditutup dengan komitmen kedua belah pihak untuk menjajaki kerja sama lebih lanjut, terutama masukan bagi skema kemitraan pelayanan air di Batu Bara dan pengelolaan kawasan industri guna meningkatkan daya tarik investasi di masing-masing wilayah. (Isp)





INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Masih dalam rangka peluncuran produk terbarunya, All New Honda Vario 125 dengan tagline “Time to Step Up”, Honda menghadirkan rangkaian kegiatan Night Ride yang melibatkan konsumen, komunitas Honda, serta rekan-rekan media dan konten kreator di Batam. Kegiatan ini dikemas sebagai ajang kebersamaan sekaligus pengalaman berkendara malam yang aman dan menyenangkan.

Night Ride termasuk dalam rangkaian peluncuran All New Honda Vario 125, yang dirancang dengan konsep santai dan penuh kebersamaan. Melalui aktivitas ini, Honda ingin menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih dekat dengan gaya hidup masyarakat urban, sekaligus memperkuat interaksi antar peserta.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan City Rolling, menyusuri sejumlah ruas jalan utama Kota Batam secara tertib dan terkoordinasi. Kegiatan ini diikuti oleh konsumen, komunitas Honda, serta rekan-rekan jurnalis dan vlogger yang turut merasakan langsung suasana Night Ride dalam momentum peluncuran produk terbaru Honda.

Usai City Rolling, kegiatan dilanjutkan dengan Photo Contest untuk mengabadikan momen kebersamaan, serta Mini Gathering yang menjadi ruang interaksi informal. Dalam suasana yang lebih santai, peserta juga mengikuti sesi sharing & discussion seputar pengalaman berkendara dan perkembangan dunia otomotif.

Duri Yanto, Sales Manager menyampaikan bahwa kegiatan Night Ride ini menjadi bagian dari pendekatan Honda dalam memperkenalkan produk terbaru secara lebih emosional.

“Melalui Night Ride ini, kami ingin menghadirkan pengalaman berbeda dalam rangka peluncuran All New Honda Vario 125, sekaligus membuka ruang kebersamaan dengan konsumen, komunitas, serta rekan-rekan media melalui aktivitas yang positif dan berkesan,” ujar Duri Yanto, Selasa (20/1/2026). 

Kehadiran rekan-rekan media dan konten kreator turut menambah semarak kegiatan, sekaligus menjadi bagian dari upaya penyampaian informasi kepada masyarakat melalui sudut pandang pengalaman langsung di lapangan.

Melalui rangkaian Night Ride ini, Honda berharap semangat “Time to Step Up” dapat dirasakan sebagai langkah baru dalam berkendara, sekaligus memperkuat eksistensi All New Honda Vario 125 di tengah masyarakat Batam. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - PDI Perjuangan meneguhkan kembali jati dirinya sebagai partai yang lahir, hidup, dan berjuang bersama rakyat. Dalam rangkaian peringatan Dirgahayu PDI Perjuangan sekaligus Bulan Bung Karno, partai berlambang banteng moncong putih itu menekankan kerja nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Sebelumnya, sebanyak 600 paket sembako telah disalurkan kepada warga yang membutuhkan sebagai bagian dari aksi sosial kader PDI Perjuangan. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan cermin filosofi perjuangan partai yang berpijak pada keberpihakan kepada rakyat kecil.

Acara rangkaian Dirgahayu PDI Perjuangan tersebut digelar di Kantor Sekretariat DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau, Batam Center, Rabu (21/1/2026). Hadir dalam kegiatan itu seluruh fungsionaris DPC PDI Perjuangan Kota Batam dan DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepri, serta sejumlah Anggota DPRD Batam dan DPRD Kepri.

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepri, Prof. Dr. Soerya Respationo, menegaskan bahwa seluruh kader wajib melaksanakan instruksi partai hingga Juni mendatang. Rangkaian kegiatan ulang tahun partai difokuskan pada turun langsung ke tengah masyarakat, berbagi, mendengar, dan menyerap aspirasi rakyat.

“Bulan Bung Karno bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi momentum untuk kembali ke akar perjuangan. Kegiatan harus bersentuhan langsung dengan masyarakat, menyerap aspirasi, dan mencari solusi atas persoalan yang mereka hadapi,” ujar Soerya.



Ia menambahkan, aspirasi yang dihimpun kader di lapangan akan diteruskan oleh anggota fraksi PDI Perjuangan dalam bentuk kebijakan pemerintah. Dengan demikian, suara rakyat tidak berhenti di ruang dialog, tetapi berlanjut menjadi keputusan yang berpihak.

Dari sisi internal, Soerya menyampaikan bahwa hampir seluruh agenda partai telah dilaksanakan mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Tersisa musyawarah Ranting dan Anak Ranting yang harus segera dituntaskan. Dalam waktu dekat, DPD PDI Perjuangan Kepri juga akan menggelar rapat internal dengan agenda utama percepatan musyawarah di tingkat akar rumput tersebut.

Dalam kesempatan itu, Soerya mengutip pesan ideologis Bung Karno yang menjadi napas perjuangan partai. “Kebenaranlah yang akan menang. Di sanalah kita berdiri selama-lamanya,” tegas Soerya. 

Soerya yang juga akrab disapa Romo ini juga mengingatkan kutipan Bung Karno, “Apabila saya diberikan hidup dua kali oleh Tuhan, maka hidup saya itu juga akan saya gunakan untuk negara.” Filosofi pengabdian total itulah, menurut Soerya, yang harus terpatri dalam diri setiap fungsionaris dan kader PDI Perjuangan. 

“Semua instruksi DPP harus dilaksanakan. Kerja nyata untuk masyarakat harus terus digesa. Kita harus tertawa dan menangis bersama rakyat,” tegasnya.

Soerya pun memohon doa agar PDI Perjuangan senantiasa diberi kekuatan untuk terus berjalan bersama rakyat. “Itulah jati diri PDI Perjuangan di seluruh Indonesia,” pungkasnya. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Di tengah selektivitas modal global yang meningkat dan penyesuaian rantai pasok internasional, Batam mencatat realisasi investasi riil sebesar Rp 69,30 triliun sepanjang 2025, melampaui target tahunan Rp 60 triliun atau sekitar 15 persen di atas sasaran. 

Capaian ini menempatkan Batam sebagai salah satu kawasan dengan kualitas eksekusi investasi industri yang menonjol di Indonesia.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyatakan capaian tersebut mencerminkan penguatan fundamental ekonomi kawasan. Menurutnya, pertumbuhan investasi Batam tidak semata didorong oleh penambahan jumlah proyek, tetapi oleh ekspansi dan pendalaman kapasitas pelaku usaha yang telah beroperasi.

“Yang tercermin adalah uang yang bekerja di lapangan, bukan sekadar rencana di atas kertas,” ujar Amsakar, Selasa (20/1/2026). 

Ia menambahkan, percepatan realisasi pada paruh kedua 2025 menandai meningkatnya belanja modal industri, seiring Batam memasuki fase capital deepening yang berperan langsung meningkatkan produktivitas dan daya saing kawasan.

Dari sisi struktur, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Candra, menjelaskan bahwa komposisi investasi Batam semakin matang, baik berdasarkan asal negara penanam modal maupun sektor usaha. 

Sepanjang 2025, Singapura tetap menjadi sumber investasi utama, diikuti Taiwan, RRT, Malaysia, Hongkong (RRT), Belanda, Amerika Serikat, Jepang, Swiss dan Perancis kombinasi yang mencerminkan keterhubungan Batam dengan jaringan manufaktur dan logistik regional.

Menurut Li Claudia, struktur ini menunjukkan orientasi investasi yang semakin terkonsentrasi pada sektor produktif penopang industri inti.

“Komposisi negara dan sektor tersebut memperlihatkan Batam semakin terintegrasi dalam rantai pasok regional dan global,” katanya.

Penguatan struktur investasi itu ditopang oleh lonjakan penanaman modal dalam negeri (PMDN). Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan investasi yang disampaikan secara nasional, realisasi investasi Batam mencapai Rp44,01 triliun, melampaui target Rp36,99 triliun atau 118,97 persen.

Secara year-on-year, PMDN meningkat 125,90 persen, dari Rp8,16 triliun pada 2024 menjadi Rp18,43 triliun pada 2025, sementara penanaman modal asing (PMA) juga naik menjadi Rp25,58 triliun.

 “Lonjakan PMDN menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor domestik serta kuatnya reinvestasi pelaku usaha nasional—penyangga penting di tengah volatilitas global,” ujar Fary.

Dari perspektif makro, capaian ini berlangsung ketika banyak ekonomi menghadapi pengetatan likuiditas dan penataan ulang rantai pasok. 

Dalam konteks tersebut, kemampuan Batam mempertahankan momentum investasi menandakan keunggulan struktural sebagai lokasi produksi yang efisien, dekat pasar regional, dan didukung infrastruktur industri yang relatif matang.

Sebagai penutup, BP Batam menjelaskan bahwa capaian tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi yang benar-benar berlangsung di lapangan, seiring meningkatnya belanja modal dan penguatan kapasitas produksi pelaku usaha. 

Metode pengukuran ini menangkap realisasi investasi yang diwujudkan dalam aset produktif seperti mesin, peralatan industri, dan fasilitas produksi—yang digunakan langsung dalam kegiatan usaha.

Pendekatan tersebut memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai pembentukan kapasitas ekonomi di Batam. 

Dengan dasar itu, realisasi investasi 2025 tercatat Rp69,30 triliun, meningkat dari posisi triwulan III sebesar Rp54,7 triliun, dan berada sekitar 15 persen di atas target tahunan—menegaskan bahwa pertumbuhan investasi Batam tidak hanya bersifat nominal, tetapi juga berkualitas dan berdampak nyata bagi struktur industri kawasan. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Pemberitaan atas dugaan praktik memalukan tubuh birokrasi Pemerintah Kota Batam menyebut staf Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam bernama Kadarisman diduga kuat kerap mangkir dari kewajiban sebagai Aparatur Sipil Negara dibantah 

Dalam pemberitaan terkait Kadarisman disebut jarang hingga tidak pernah masuk kantor, namun tetap menerima gaji dan tunjangan dengan nilai yang dinilai fantastis disebut sebut melakukan fitnah terhadap dirinya atas sekelompok orang maupun pribadi tanpa mendasar 

Disebutkan fitnah tersebut dilakukan melalui ruang publik setelah sebuah video di media sosial TikTok viral dan menuai kemarahan luas masyarakat pada akun tiktok bernama welly23song, Welly sebagai narasumber secara terbuka mengungkapkan dugaan bahwa Kadarisman telah lama tidak menjalankan tugasnya sebagaimana mestinya. 

Ia menyebut ketidakhadiran itu bukan bersifat insidental, melainkan terjadi berulang kali dan berlangsung dalam waktu lama, tanpa adanya sanksi tegas dari pimpinan instansi.

“Ada yang melakukan fitnah keji oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan asal menuduh tanpa bukti akurat,”ujar Kadarisman kepada Republikbersuara.com, Senin (19/1/2026) pagi. 

Kadarisman menjelaskan, ada dugaan niat seseorang yang dengan sengaja menjatuhkan dirinya tanpa pembuktian yang valid. 

“ Ada dugaan niat seseorang yang dengan sengaja menjatuhkan dirinya tanpa pembuktian yang valid,”tegasnya.

Ia pun menambahkan, yang terpenting apa yang difitnah dan dituduhkan tanpa dasar dan fakta pembuktian merupakan hanya mencari pembenaran dan kesalahan yang sama sekali tidak terbukti serta sensasi. 

“Yang terpenting apa yang difitnah dan dituduhkan tanpa dasar dan fakta pembuktian merupakan hanya mencari pembenaran dan kesalahan yang sama sekali tidak terbukti serta sensasi,” katanya lagi 

Kadarisman menuturkan, saat ini dirinya masih belum melakukan tindakan terkait fitnah yang dituduhkan selagi tidak ada bukti yang kuat dan ditanggapi tenang 

“Saat ini dirinya masih belum melakukan tindakan terkait fitnah yang dituduhkan selagi tidak ada bukti yang kuat dan ditanggapi tenang,” pungkasnya. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Rapat Koordinasi (Rakor) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Riau tahun 2026 menjadi momentum penting bagi insan pers di Kepri untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat peran media siber di tengah tantangan zaman, Sabtu (17/1/2026). 

Kegiatan yang digelar di Batam ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi internal organisasi, tetapi juga ruang dialog antara media dan pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah. 

Rakor dihadiri jajaran pengurus dan anggota SMSI dari berbagai kabupaten dan kota se-Kepri, yang bersama-sama membahas arah dan masa depan media siber di daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Anambas Aneng menekankan pentingnya menjaga kekompakan di tubuh organisasi pers. 

Menurutnya, kebersamaan merupakan fondasi utama agar sebuah organisasi dapat tumbuh dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kalau ingin besar, kuncinya adalah kompak. Seperti sapu lidi, kalau bersatu akan kuat dan bermanfaat,” ujar Aneng, disambut antusias peserta rakor.

Ia menilai, di tengah derasnya arus informasi saat ini, peran media menjadi semakin strategis. 

Karena itu, Aneng berharap SMSI Kepri dapat terus menjadi mitra pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi yang edukatif, berimbang, dan mencerahkan masyarakat. 

Lebih jauh, Rakor SMSI Kepri 2026 juga menjadi wadah untuk memperkuat visi bersama dalam membangun ekosistem pers yang sehat dan profesional. 

Diskusi yang berlangsung menyoroti berbagai tantangan media siber, mulai dari perubahan pola konsumsi informasi, dinamika bisnis media, hingga pentingnya menjaga integritas dan independensi pers.

Melalui forum rakor ini, SMSI Kepri menegaskan komitmennya untuk mendorong lahirnya perusahaan media yang dikelola secara profesional, menjunjung tinggi etika jurnalistik, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

Rakor ini juga menghasilkan kesepakatan bersama untuk terus memperkuat konsolidasi antar anggota, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong keberlanjutan bisnis media tanpa mengabaikan fungsi pers sebagai pilar demokrasi.

Dengan suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan, Rakor SMSI Kepri 2026 diharapkan menjadi titik tolak bagi penguatan peran media siber di Provinsi Kepulauan Riau.

Konsolidasi yang solid diyakini mampu menjadikan SMSI Kepri sebagai motor penggerak media yang bermartabat, dipercaya publik, dan memberi kontribusi positif bagi pembangunan daerah. (*)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.