Dibalik Patroli Simpatik, Prajurit Tuah Sakti Hadir Menjaga Rasa Aman dan Harapan Masyarakat Papua
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Tak hanya menjaga keamanan wilayah, prajurit Satgas Yonif Raider 136/Tuah Sakti juga terus menebarkan kepedulian kepada masyarakat di daerah penugasan. 

Melalui Pos Puncak Senyum, para prajurit kembali melaksanakan Patroli Simpatik di Kampung Gurage, Distrik Puncak Senyum, Kabupaten Puncak Jaya, Minggu (21/6/2026) 

Di tengah medan yang menantang, kehadiran prajurit disambut hangat oleh masyarakat. Patroli yang dilaksanakan tidak hanya bertujuan menjaga situasi keamanan tetap aman dan kondusif, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan.

Danpos Puncak Senyum, Kapten Inf Dwi Luhur, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial dan komunikasi sosial yang rutin dilaksanakan Satgas di wilayah penugasan.


"Patroli simpatik ini akan terus kami laksanakan secara rutin. Selain memberikan rasa aman bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan warga. Kehadiran kami di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen untuk selalu dekat dengan rakyat," ujarnya.

Kehadiran prajurit mendapat apresiasi dari warga. Mama Nita (28), salah satu warga Kampung Gurage, mengaku senang dengan kedekatan yang terus dibangun oleh personel Satgas.

"Kami senang bapak-bapak TNI sering datang ke kampung kami. Mereka ramah, dekat dengan masyarakat, dan selalu memberikan rasa aman. Kami merasa tidak sendiri karena ada bapak-bapak TNI bersama kami," ungkapnya.

Melalui langkah-langkah sederhana namun penuh makna, Satgas Yonif Raider 136/Tuah Sakti terus merajut kedekatan dan kepercayaan dengan masyarakat. Di balik tugas menjaga kedaulatan negara, para prajurit juga hadir sebagai sahabat dan harapan bagi warga di pelosok Papua. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat langkah strategis dalam menjaga ketahanan sumber daya air dan mendorong pengembangan industri berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tentang Pemanfaatan Riset dan Inovasi serta Pengkajian Pembangunan Batam Science and Technology Park di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad, mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi upaya penting untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan Batam ke depan, terutama dalam menjaga ketersediaan sumber daya air yang menjadi kebutuhan utama masyarakat dan dunia usaha.

Menurutnya, sebagai kawasan industri dan investasi yang terus berkembang, Batam membutuhkan dukungan riset dan inovasi agar pengelolaan sumber daya dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

“Kami tidak memiliki hutan maupun sungai. Pasokan air sepenuhnya bergantung pada air hujan yang ditampung di delapan waduk. Karena itu, inovasi, digitalisasi, dan pengelolaan daerah tangkapan air menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Dukungan riset dari BRIN akan sangat penting bagi keberlanjutan Batam,” kata Sudirman.

Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, R. Hendrian, mengatakan ruang lingkup kerja sama mencakup sejumlah isu strategis, mulai dari pengembangan Batam Science and Technology Park, pengelolaan energi dan sumber daya air, teknologi sirkular, industri maritim berkelanjutan hingga industri hijau.

“Kami berharap hasil riset dan inovasi BRIN dapat memberikan kontribusi nyata bagi Batam. Berbagai potensi yang ada harus diwujudkan menjadi solusi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun dunia industri,” ujarnya.

Direktur Kemitraan Riset dan Inovasi BRIN, Asep Riswoko, menambahkan kolaborasi ini melibatkan tujuh riset dari lima pusat riset BRIN, serta tiga unit teknis dari BP Batam. Sebanyak, sepuluh aktivitas dari enam topik utama telah dirumuskan untuk dilaknakan dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, berdasarkan peta jalan yang telah disusun secara bertahap.

Seluruh aktivitas tersebut dirancang agar hasil riset dapat diimplementasikan secara langsung untuk mendukung pengembangan kawasan Batam.

“Kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal konkret dalam memperkuat peran riset bagi pembangunan kawasan strategis Batam,” katanya.

Sementara, Kepala BRIN, Arif Satria, menilai kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan antara hasil riset dan kebutuhan industri (valley of death).

“BRIN ingin menjadi think tank bagi pemerintah dengan membantu mengidentifikasi persoalan dan menawarkan solusi berbasis teknologi. Riset harus menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan industri dan masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini mampu menarik investasi yang lebih besar ke Batam,” imbuh Arif.

Melalui kolaborasi ini, BP Batam meyakini hasil riset dan inovasi dapat menjadi solusi konkret dalam memperkuat ketahanan sumber daya air, mendorong transformasi industri yang lebih hijau dan mendukung pertumbuhan investasi yang berkelanjutan. (Isp) 


Melalui Komsos, Prajurit Tuah Sakti Salurkan Bansos Pakaian Layak Pakai di Kampung Wiringgame
INSPIRASIKEPRI.COM |PAPUA – Personel Pos Kotis Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di Kampung Wiringgame dengan memberikan bantuan berupa pakaian layak pakai kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan, Jumat (20/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat sekaligus mendengarkan berbagai aspirasi warga di wilayah penugasan. Bantuan yang diberikan disambut dengan penuh syukur dan kebahagiaan oleh masyarakat.

Dansatgas Yonif 136/Tuah Sakti, Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.I.P., mengatakan bahwa kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membantu dan memperkuat tali persaudaraan.

"Semoga bantuan sederhana ini dapat bermanfaat dan semakin mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat," ujarnya.


Sementara itu, Mama Oska Winda (28) menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh personel Satgas.

"Kami sangat senang dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang selalu peduli kepada masyarakat. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi keluarga kami," ungkapnya.

Melalui kegiatan Komsos ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terus menunjukkan komitmennya untuk hadir, membantu, dan menjadi bagian dari masyarakat di wilayah penugasan. (ISP)



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kinerja keuangan Badan Pengusahaan (BP) Batam hingga 15 Juni 2026 menunjukkan tren yang positif.

Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tercatat mencapai Rp 899,23 miliar atau 36,73 persen dari target tahunan. Angka ini meningkat 19,93 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, realisasi belanja BP Batam mencapai RP 546,75 miliar atau tumbuh 19,64 persen dari periode yang sama tahun 2025 lalu.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menjelaskan bahwa peningkatan PNBP ini mencerminkan aktivitas investasi dan ekonomi yang terus berkembangan di Kota Batam.

Di sisi lain, lanjut Amsakar, peningkatan realisasi belanja menunjukkan percepatan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan. Sehingga, masyarakat maupun pelaku usaha dapat merasakan langsung manfaatnya.

“Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa kepercayaan investor terhadap Batam semakin tinggi dan kinerja keuangan BP Batam semakin baik dan optimal. Kami ingin mengoptimalkan penggunaan PNBP ini sehingga percepatan program pembangunan infrastruktur bisa terselesaikan dengan optimal,” ujar Amsakar, Jumat (19/6/2026).

Dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI dua hari lalu, Amsakar juga memaparkan bahwa BP Batam memperoleh pagu indikatif tahun 2027 sebesar Rp 2,437 triliun yang seluruhnya berasal dari skema pembiayaan PNBP.

Pagu tersebut terbagi ke dalam dua program utama, Program Dukungan Manajemen (Rp 1,094 triliun) dan Program Pengembangan Kawasan Strategis (Rp 1,343 triliun).

Namun, melihat realitas dan beragam persoalan hari ini, Amsakar bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengusulkan rekomposisi anggaran tahun 2027. Melalui usulan tersebut, terdapat pergeseran anggaran Program Dukungan Manajemen sebesar Rp 131,26 miliar atau sekitar 5 persen dari total pagu menuju Program Pengembangan Kawasan Strategis.

Artinya, Amsakar - Li Claudia ingin realisasi anggaran bisa lebih efektif, dengan mengurangi biaya operasional rutin dan dialihkan kepada belanja modal yang produktif. Dengan harapan, pengurangan belanja administratif ini dapat meningkatkan porsi anggaran yang secara langsung berdampak pada pembangunan kawasan, peningkatan pelayanan publik, dan penguatan iklim investasi.

“Penguatan anggaran pembangunan tersebut akan diarahkan untuk mendukung pengembangan sumber daya air dan jaringan distribusi air minum, pengembangan infrastruktur lingkungan hidup termasuk instalasi pengolahan air limbah dan pengelolaan limbah B3, dan penguatan konektivitas darat seperti drainase dan infrastruktur jalan,” tegas Amsakar lagi.

Menurut Amsakar, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi BP Batam dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan investor sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Melalui rekomposisi anggaran tersebut, BP Batam berharap pembangunan infrastruktur strategis dapat berjalan lebih cepat, iklim investasi semakin kompetitif, serta kontribusi Batam terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional dapat terus meningkat.

“Infrastruktur yang andal akan memperkuat daya saing Batam sebagai tujuan investasi. Ketika investasi tumbuh, maka lapangan kerja terbuka, aktivitas ekonomi meningkat, dan manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Inilah yang menjadi fokus utama BP Batam dalam perencanaan anggaran Tahun Mj 2027,” pungkasnya. (Isp) 





INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam bergerak cepat merespons masukan Komisi VI DPR terkait penanganan banjir dan genangan air di Kota Batam.

Hanya sehari setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Jakarta, Rabu (17/6/2026), BP Batam langsung menerjunkan tim untuk mengecek 11 titik rawan banjir di wilayah tersebut.

Peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto dan Direktur Pembangunan Infrastruktur, Wulung Wardhana beserta jajaran.

Guna menyelaraskan langkah, BP Batam juga menggandeng Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Metra Dinata, serta para camat setempat.

Sebelas lokasi yang ditinjau mencakup sejumlah kawasan strategis, antara lain Orchard Park di Batam Kota, Kampung Jabi, SDN 010 Nongsa, Sekupang, Batu Aji, Sagulung, hingga area depan Panbil Industrial Estate yang belakangan kerap tergenang saat hujan deras.

Langkah ini diambil setelah Anggota Komisi VI DPR Sturman Panjaitan menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas drainase dalam RDP sehari sebelumnya.

Sturman mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Batam yang pesat harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur pengendali banjir yang mumpuni. 

Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto menegaskan, verifikasi faktual di lapangan ini sangat krusial untuk memetakan akar masalah secara akurat sebelum merumuskan solusi teknis.

“Kami turun langsung untuk memastikan kondisi di lapangan karena setiap lokasi memiliki karakteristik persoalan yang berbeda. Penanganannya harus terukur, tepat sasaran, dan terkoordinasi,” ujar Mouris.

Ia menambahkan, respons cepat ini merupakan instruksi langsung dari Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra.

Keduanya menekankan agar setiap aspirasi publik maupun legislatif segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan.

“Bapak Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Ibu Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, selalu menegaskan bahwa persoalan masyarakat tidak boleh berhenti pada pembahasan di ruang rapat. Setiap masukan, termasuk yang disampaikan DPR RI, harus segera diterjemahkan menjadi langkah nyata dan solusi di lapangan,” tegas Mouris.

Melalui peninjauan bersama Pemerintah Kota Batam ini, skema penanganan di setiap titik mulai disusun.

Rencana kerja tersebut meliputi normalisasi saluran air, peningkatan kapasitas drainase, evaluasi pola aliran, hingga kolaborasi teknis lintas sektoral demi mewujudkan infrastruktur Batam yang andal dan berkelanjutan. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi menerbitkan Sustainability Report (SR) 2025 yang menegaskan komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi bisnis dan transformasi perusahaan. 

Laporan ini mencerminkan langkah nyata TelkomGroup dalam membangun fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah dinamika industri digital yang terus berkembang.

Seiring percepatan transformasi digital dan meningkatnya ekspektasi pemangku kepentingan terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab, perusahaan tidak hanya dituntut untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan keberlanjutan operasional, pengelolaan lingkungan, penguatan tata kelola, serta pemberian nilai tambah bagi masyarakat.

Melalui Sustainability Report 2025, TelkomGroup menampilkan berbagai pencapaian dan inisiatif strategis yang sejalan dengan agenda transformasi perusahaan TLKM 30. Agenda tersebut mencakup peningkatan operational excellence, penyederhanaan portofolio bisnis (business streamlining), monetisasi aset digital, hingga transformasi menuju strategic holding company yang lebih adaptif dan kompetitif.

Vice President Sustainability Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, menegaskan bahwa keberlanjutan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi pertumbuhan perusahaan. Transformasi bisnis dilakukan untuk memastikan perusahaan mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan sekaligus memperkuat ketahanan bisnis di tengah perubahan lanskap industri yang semakin dinamis.

“Bagi TelkomGroup, sustainability bukan sekadar pemenuhan aspek kepatuhan, melainkan bagian integral dari strategi perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing di era digital,” ujar Gunawan, Kamis (18/6/2026). 

ESG sebagai fondasi transformasi dan pertumbuhan

Dalam Sustainability Report 2025, implementasi ESG TelkomGroup dijalankan melalui tiga pilar utama, yaitu Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business. Ketiga pilar tersebut menjadi landasan perusahaan dalam menciptakan nilai ekonomi sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Save our planet: mendorong transisi rendah karbon dan operasional berkelanjutan

Melalui pilar Save Our Planet, TelkomGroup terus memperkuat berbagai inisiatif untuk mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon. Berbagai upaya dilakukan melalui pengelolaan emisi, peningkatan efisiensi energi, optimalisasi penggunaan sumber daya, serta pengembangan infrastruktur digital yang lebih ramah lingkungan, termasuk green data center.

Sebagai perusahaan digital telekomunikasi, Telkom menyadari bahwa kebutuhan energi akan terus meningkat seiring pertumbuhan layanan digital dan teknologi berbasis data. Oleh karena itu, perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung target keberlanjutan nasional maupun global.

Salah satu pencapaian penting dalam Sustainability Report 2025 adalah peluncuran Climate Transition Plan untuk pertama kalinya. Inisiatif ini menjadi tonggak strategis dalam memperkuat kesiapan perusahaan menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus mengintegrasikan pengelolaan risiko iklim ke dalam perencanaan bisnis jangka panjang.

Empower our people: mengembangkan talenta digital dan budaya inklusif

Melalui pilar Empower Our People, TelkomGroup terus berinvestasi pada pengembangan sumber daya manusia sebagai faktor utama keberhasilan transformasi perusahaan.

Hingga tahun 2025, sekitar 21% posisi manajerial di TelkomGroup ditempati oleh perempuan, mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendorong keberagaman dan kepemimpinan yang inklusif. Selain itu, lebih dari 20,2% talenta perusahaan telah berada dalam kategori digital talent sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri digital masa depan.

Komitmen TelkomGroup juga tercermin melalui upaya memperkuat hubungan dengan pelanggan. Hal tersebut ditunjukkan melalui peningkatan Net Promoter Score (NPS) yang memperoleh predikat “Excellent”, mencerminkan tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan yang semakin baik.

Di sisi pemberdayaan ekonomi masyarakat, TelkomGroup terus mendorong penguatan ekosistem digital melalui berbagai program pengembangan usaha. Sepanjang tahun 2025, sekitar 12,6% UMKM binaan berhasil naik kelas dan meningkatkan kemandirian bisnisnya melalui pemanfaatan teknologi digital dan pendampingan yang berkelanjutan.

Elevate our business: memperkuat tata kelola dan ketahanan bisnis digital

Pada pilar Elevate Our Business, TelkomGroup terus memperkuat tata kelola perusahaan, manajemen risiko, serta kepatuhan terhadap regulasi yang semakin kompleks di era digital. Salah satu langkah strategis yang dilakukan pada tahun 2025 adalah pembentukan Direktorat Legal & Compliance sebagai bagian dari penguatan fungsi kepatuhan dan tata kelola perusahaan. Kehadiran direktorat ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko, kepatuhan regulasi, perlindungan data, serta keamanan informasi yang menjadi aspek krusial dalam industri digital.

Selain itu, Telkom terus memperkuat perannya sebagai enabler ekosistem digital nasional melalui pengembangan berbagai infrastruktur strategis, termasuk data center, jaringan fiber optik, menara telekomunikasi, serta konektivitas internasional. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjawab kebutuhan yang terus meningkat terhadap layanan digital, cloud computing, big data, dan teknologi berbasis kecerdasan artifisial (AI).

Dengan penguatan infrastruktur digital, pengembangan talenta, tata kelola perusahaan yang semakin solid, serta implementasi strategi transisi rendah karbon, Telkom terus melangkah untuk mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi digital Indonesia. (Isp)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kinerja Badan Pengusahaan (BP) Batam sepanjang tahun 2025 dan Triwulan I tahun 2026 mendapat apresiasi dari Komisi VI DPR RI, Rabu (17/6/2026).

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menyampaikan apresiasi ini dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung di Gedung Nusantara I. Menurutnya, tata kelola BP Batam di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad - Li Claudia Chandra telah menunjukkan capaian yang positif, khususnya dalam mendorong pertumbuhan investasi dan pembangunan ekonomi daerah.

Di samping itu, keberhasilan BP Batam dalam mengoptimalkan pengelolaan anggaran yang bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) turut menuai pujian dari Andre beserta Anggota Komisi VI DPR RI lainnya. Pencapaian tersebut menjadi prestasi tersendiri karena BP Batam tahun ini mampu mengandalkan pendapatan PNBP untuk mendukung pembangunan kawasan tanpa meminta tambahan APBN kepada pemerintah pusat.

“Pengelolaan anggaran dan kinerja BP Batam saat ini patut mendapat apresiasi. BP Batam mampu menunjukkan tata kelola yang baik dengan mengoptimalkan PNBP untuk mendukung pembangunan kawasan. Ini menjadi contoh bagi badan atau lembaga lainnya dan kami berharap Batam bisa terus maju menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Andre selaku pimpinan rapat.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi atas dukungan Komisi VI DPR RI selama satu tahun kepemimpinannya bersama Li Claudia Chandra.

Ia mengatakan bahwa sinergi yang terjalin antara BP Batam dan Komisi VI DPR RI menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga iklim investasi yang kondusif dan meningkatkan kepercayaan investor terhadap potensi Batam sebagai kawasan berdaya saing tinggi.

“Kami berterima kasih atas dukungan Komisi VI DPR RI yang selama ini menjadi mitra strategis BP Batam. Capaian investasi yang terus meningkat menjadi bukti nyata bahwa kepercayaan investor terhadap Batam semakin meningkat. Hal ini juga relevan dengan berbagai upaya BP Batam yang terus berupaya melakukan pembenahan khususnya pada sektor simplifikasi perizinan,” ujar Amsakar.

Lebih lanjut, Amsakar menjelaskan bahwa BP Batam saat ini terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur agar berjalan paralel dengan pengembangan kawasan ekonomi yang ada. Menurutnya, kesiapan infrastruktur menjadi faktor penting untuk menjaga daya saing Batam sebagai salah satu tujuan investasi utama di Indonesia.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, BP Batam juga telah mengusulkan penguatan program strategis Tahun Anggaran 2027 melalui rekomposisi pagu anggaran. Dukungan anggaran tersebut akan difokuskan untuk mendukung berbagai program pengembangan kawasan strategis, perluasan wilayah KPBPB Batam, penyelenggaraan Operator Investasi Pemerintah (OIP), peningkatan kualitas pelayanan perizinan, serta pembangunan infrastruktur pelabuhan, bandara, dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

“Kami juga akan terus mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat pelayanan perizinan, serta memastikan seluruh program strategis berjalan seiring dengan kebutuhan dunia usaha dan masyarakat,” pungkas Amsakar. (Isp) 



Perkuat Silaturahmi, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Sambangi Rumah Gembala di Distrik Kalome Papua
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah penugasan, Pos Kalome jajaran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan komsos dengan mendatangi salah satu rumah Gembala Distrik Kalome, Kampung Agape, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut di pimpin langsung oleh Danpos Kalome Lettu Inf Jeril Wiputra beserta personel Pos Kalome. Satgas Yonif 136/Tuah Sakti mendatangi salah satu rumah Gembala yakni Bapak Kemi Wonda dan Ibu Fendi Sera

Pelaksanaan kegiatan ini bagian program pembinaan teritorial Satgas dalam meningkatkan kebersamaan dengan masyarakat sekitar.

Danpos Kalome Lettu Inf Jeril Wiputra menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral TNI terhadap masyarakat di wilayah penugasan.


“Kegiatan Komsos ini kami laksanakan sebagai upaya membantu masyarakat dalam menghadapi kesulitan. Harapannya, kehadiran kami dapat memberikan manfaat nyata serta semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Bapak Gembala Kemi wonda dan Keluarga menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka merasa terbantu dengan kehadiran personel Satgas yang secara aktif turun langsung ke lapangan.

"Melalui kegiatan Komsos ini kami berharap dapat memperkuat jalinan silaturahmi, membangun komunikasi yang harmonis, serta menumbuhkan rasa saling percaya antara TNI dan masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan utama dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI," ungkap Lettu Inf Jeril Wiputra.

Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat selama masa penugasan, sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara. (ISP)

Distrik Tinggi Nambut Papua 'Saksi' Kepedulian Prajurit Tuah Sakti Untuk Masyarakat 

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Ketulusan dan kepedulian menjadi jembatan yang menghubungkan prajurit Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti Pos Tinggi Nambut dengan masyarakat Kampung Tinggi Nambut, Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya. 

Dipimpin langsung Danpos Kapten Inf Firsan Hadly, personel Pos Tinggi Nambut, prajurit Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti kembali melaksanakan kegiatan anjangsana sebagai wujud nyata kedekatan dan perhatian kepada warga di wilayah penugasan, Selasa (16/6/2026).

Dalam suasana penuh kehangatan, personel Pos Tinggi Nambut mendatangi masyarakat dan membagikan sarana galang (sargal) berupa pakaian kepada warga. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi antara TNI dan rakyat.

Kapten Inf Firsan Hadly mengatakan, bahwa kegiatan anjangsana merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

"Kami ingin membantu mengatasi kesulitan warga, serta membangun komunikasi yang baik guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Distrik Tinggi Nambut," ujar Kapten Inf Firsan Hadly.


Kehadiran prajurit Tuah Sakti pun disambut hangat oleh masyarakat. Salah seorang warga, Bapak Moli (32), mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang selama ini diberikan oleh personel Satgas Yonif 136/TS.

"Kami sangat senang dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Mereka selalu hadir membantu dan sudah seperti keluarga bagi kami di Kampung Tinggi Nambut," ungkapnya.

Melalui kegiatan anjangsana dan pembagian pakaian tersebut, diharapkan hubungan kekeluargaan antara Satgas Yonif 136/Tuah Sakti dan masyarakat Kampung Tinggi Nambut semakin erat, sehingga kemanunggalan TNI dengan rakyat terus terjaga dalam mendukung keamanan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Puncak Jaya. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - MAN 2 Kota Batam menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam menyusun arah pengembangan madrasah sekaligus memperkuat sinergi seluruh elemen pendidikan menuju madrasah unggul, religius, dan berdaya saing global.

Rapat kerja yang berlangsung di aula MAN 2 Kota Batam pada Rabu (17/6/2026) tersebut mengusung tema “Menguatkan Sinergi, Mengakselerasi Inovasi, Mewujudkan MAN 2 Kota Batam yang Unggul, Religius, dan Berdaya Saing Global.” Kegiatan diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN 2 Kota Batam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Dr. H Zoztafia, S.Ag., M.Pd, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Kepri, Dr. H. Zulkarnain, S.Ag., M.H, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, H. Budi Dermawan, S.Ag., M.Sy.

Kepala MAN 2 Kota Batam, Eka Nopriyandri, mengatakan rapat kerja merupakan agenda penting dalam menentukan arah pengembangan madrasah selama satu tahun ke depan.



"Rapat kerja ini menjadi momentum untuk menyatukan persepsi, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan berbagai inovasi yang dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan di MAN 2 Kota Batam," kata Eka.

Menurutnya, keterlibatan seluruh unsur madrasah menjadi kunci dalam mewujudkan lembaga pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai religius.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Zoztafia, yang membuka kegiatan secara resmi, menegaskan bahwa rapat kerja bukan sekadar agenda rutin tahunan.

"Rapat kerja bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan, pelayanan, serta tata kelola madrasah yang profesional," ujarnya.

Selain membahas evaluasi dan penyusunan program kerja tahun pelajaran baru, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan prosesi serah terima amanat Wakil Kepala MAN 2 Kota Batam Tahun Pelajaran 2026/2027.

Prosesi tersebut ditandai dengan penyerahan laporan pertanggungjawaban dari wakil kepala sebelumnya kepada pejabat yang baru sebagai simbol keberlanjutan kepemimpinan dan tanggung jawab dalam penyelenggaraan pendidikan. 

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai prosesi tersebut. Momen itu sekaligus menjadi simbol regenerasi kepemimpinan, profesionalisme, serta budaya kerja yang harmonis di lingkungan MAN 2 Kota Batam.

Melalui rapat kerja tahunan ini, MAN 2 Kota Batam berharap dapat melahirkan berbagai program strategis yang mampu membawa madrasah semakin maju, berprestasi, serta menjadi lembaga pendidikan unggulan yang mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan yang menjadi ciri khas madrasah. (*) 

Prajurit Tuah Sakti Hadir Membawa Harapan Ditengah Keterbatasan Masyarakat Distrik Nume Puncak Jaya
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Di tengah keterbatasan akses dan jauhnya fasilitas kesehatan, kehadiran prajurit Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti kembali menjadi harapan bagi masyarakat Kampung Nume, Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya. 

Melalui Pos Nume, prajurit Tuah Sakti melaksanakan pelayanan kesehatan (Yankes) gratis sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat di wilayah penugasan, Senin (15/6/2026). 

Bagi masyarakat di pedalaman Papua, layanan kesehatan bukan sekadar pengobatan, melainkan wujud perhatian dan kasih sayang yang membawa harapan baru. Dengan penuh keikhlasan, personel Pos Nume memberikan pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan ringan, serta edukasi mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat kepada warga.

Kehangatan dan senyum masyarakat mewarnai jalannya kegiatan. Mereka merasa terbantu karena tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Kehadiran prajurit Tuah Sakti pun semakin mempererat ikatan persaudaraan antara TNI dan rakyat.

Danpos Nume, Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya, S.Tr.Han, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian Satgas kepada masyarakat Papua.

"Kami tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan keutuhan NKRI, tetapi juga ingin menjadi bagian dari keluarga masyarakat. Dalam suka maupun kesulitan yang dihadapi warga, prajurit Tuah Sakti akan selalu hadir membantu dengan tulus. Karena bagi kami, bersama rakyat, pengabdian menemukan maknanya," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Bapak Onad, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan personel Pos Nume.

"Kami senang dan bersyukur dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Mereka selalu datang membantu kami, memeriksa kesehatan dan memberikan obat. Kehadiran mereka membuat kami merasa tidak sendiri. Terima kasih kepada Satgas Yonif 136/Tuah Sakti yang selalu peduli kepada masyarakat Nume," tuturnya.

Di balik sunyinya lembah-lembah Papua, prajurit Tuah Sakti terus menorehkan kisah pengabdian. Sebab bagi mereka, menjaga negeri bukan hanya tentang mempertahankan kedaulatan, tetapi juga menghadirkan harapan, menebarkan kepedulian, dan tumbuh bersama rakyat di setiap sudut Tanah Air. (ISP)


Di Tanah Dolinggame, Kepedulian Prajurit Tuah Sakti Menghangatkan Hati


INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Ditengah kesejukan alam Papua, personel Satgas Pamtas Mobile RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti Pos Ilu melaksanakan anjangsana sekaligus membuka kembali pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Kampung Dolinggame, Distrik Ilu, sebagai wujud nyata kepedulian TNI kepada rakyat, Minggu (14/6/2026). 

Kegiatan yang dipimpin Sertu Tama dengan dukungan pengamanan dari tim yang dipimpin Serda A. Panjaitan tersebut menjadi bukti bahwa Prajurit Tuah Sakti tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga hadir membantu kesulitan masyarakat di daerah penugasan.

Dalam suasana penuh kehangatan, tim kesehatan Satgas memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada warga yang membutuhkan. Kehadiran para prajurit pun disambut dengan sukacita oleh masyarakat Dolinggame yang merasakan langsung manfaat dari pelayanan tersebut.

Salah seorang warga, Bapak Tyo Enumbi (39), mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian yang diberikan Satgas Yonif 136/Tuah Sakti. Menurutnya, kehadiran para prajurit tidak hanya membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan, tetapi juga membawa rasa aman dan kebahagiaan bagi warga.

"Kami sangat senang dan bersyukur bapak-bapak TNI datang membantu kami. Mereka tidak hanya menjaga kampung, tetapi juga peduli dengan kesehatan masyarakat. Semoga Tuhan selalu melindungi dan memberkati bapak-bapak TNI dalam setiap tugasnya," ungkapnya.

Sementara itu, Wadansatgas Yonif 136/Tuah Sakti, Kapten Inf Erwin Nugraha, menegaskan bahwa TNI akan selalu hadir bersama rakyat.

"Kami tidak hanya menjaga keutuhan NKRI, tetapi juga ingin menjadi bagian dari keluarga masyarakat. Dalam setiap kesulitan yang dihadapi rakyat, TNI harus hadir membawa harapan dan memberikan manfaat bagi sesama," ujarnya.

Di tanah Dolinggame, kepedulian dan pengabdian kembali mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sebab bagi Prajurit Tuah Sakti, menjaga negeri juga berarti menjaga harapan dan menghadirkan senyum bagi masyarakat di setiap penjuru tanah air. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Apel Penyerahan Direktorat Pengamanan (Ditpam) Aset dan Kawasan dari Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur kepada Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum di Mako Ditpam BP Batam, Senin (15/6/2026).

Apel penyerahan ini sebagai implementasi Peraturan Kepala BP Batam Nomor 3 Tahun 2026 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Unit Organisasi di Bawah Anggota/Deputi Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Melalui regulasi tersebut, Direktorat Pengamanan Aset dan Kawasan secara resmi beralih dari pembinaan Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur kepada Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam sebagai bagian dari penyesuaian struktur organisasi guna mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi BP Batam.

Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel Ditpam dalam menjalankan tugas pengamanan aset dan kawasan di kawasan strategis Batam.

“Saya harap kita tetap bersinergi, kompak, dan semangat dalam membangun Batam sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi pelaku usaha maupun masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan terima kasih kepada Mouris atas kepemimpinan dan pembinaan yang telah diberikan kepada Ditpam selama satu tahun terakhir.

Menurutnya, berbagai perubahan positif yang terjadi di lingkungan Ditpam merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran di bawah kepemimpinan Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur.

“Terima kasih kepada Bapak Mouris yang telah membimbing dan memimpin Ditpam selama satu tahun terakhir sehingga mampu membawa berbagai perubahan positif. Ini merupakan tanggung jawab yang berat bagi saya karena Ditpam memiliki peran penting dalam melindungi aset-aset BP Batam,” ujarnya.

Ariastuty dalam kesempatan itu, mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, khususnya dalam pengamanan aset-aset vital BP Batam seperti bandara, rumah sakit, kawasan pelabuhan, serta berbagai aset lainnya.

“Kita harus memberikan pelayanan yang prima di setiap aset yang menjadi tanggung jawab kita. Oleh karena itu, bekerjalah dengan tulus dan maksimal agar menghasilkan kinerja dan pelayanan terbaik,” tuturnya.

BP Batam berharap Direktorat Pengamanan Aset dan Kawasan semakin solid, profesional, dan responsif dalam menjalankan tugas pengamanan, sekaligus mendukung terciptanya iklim investasi yang aman serta pelayanan publik yang semakin optimal. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam memutuskan untuk menunda rencana pembongkaran lapak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Mega Legenda hingga Desember 2026.

Keputusan ini diambil guna memberikan tenggat waktu bagi para pedagang untuk bersiap secara mandiri sebelum kawasan tersebut disterilkan sepenuhnya pada Januari 2027.

Penundaan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, bersama perwakilan pedagang dan jajaran direktorat terkait di Batam, Senin (15/6/2026) di Marketing Center BP Batam.

Langkah ini menjadi titik tengah setelah para pedagang sempat menyuarakan keresahan terkait minimnya sosialisasi dan waktu relokasi.

Ariastuty Sirait menjelaskan bahwa penataan ini merupakan bagian dari visi bersama BP Batam dan Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk membenahi tata ruang kota.

Area yang saat ini ditempati oleh para pedagang UMKM merupakan jalur hijau atau Right of Way (ROW) Jalan 200, yang merupakan bagian dari Jalan Sudirman yang merupakan jalan protokol di Batam.

“Lokasi tersebut harus clean and clear dari seluruh kegiatan komersial. Kami mengakui ada pembiaran pemanfaatan lahan komersial di masa lalu, namun sekarang saatnya untuk ditertibkan. Melihat situasi di lapangan, BP Batam memutuskan untuk memberikan kelonggaran waktu hingga Desember 2026 agar warga bisa mencari tempat baru,” ujar Ariastuty.

Terkait kepastian tempat baru, Ariastuty menegaskan bahwa BP Batam tidak menyediakan lahan relokasi secara mandiri karena fokus pada pengosongan ROW jalan.

Kendati demikian, BP Batam berkomitmen untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam guna mencari solusi penempatan para pedagang.

Di sisi lain, perwakilan pedagang Mega Legenda, Sanai Setia Sihombing, menyambut baik kelonggaran waktu yang diberikan, meskipun sebelumnya pedagang sempat diresahkan oleh terbitnya Surat Peringatan (SP) 3 dan surat perintah pembongkaran tertanggal 11 Juni 2026 tanpa adanya dialog.

Menurut Sanai, pada prinsipnya pelaku UMKM di kawasan tersebut kooperatif dan bersedia untuk ditata maupun direlokasi. Hanya saja, mereka membutuhkan waktu dan biaya untuk melakukan pemindahan usaha.

“Kami mengapresiasi adanya ruang dialog ini. Kelonggaran waktu hingga akhir tahun sangat berarti bagi kami untuk mempersiapkan modal dan tempat baru, sekaligus mencegah terjadinya simpang siur informasi di kalangan pedagang,” kata Sanai.

Sementara itu, Kasubdit Pengamanan Lingkungan dan Hutan BP Batam, Tony Febri, mengingatkan agar masa tenggang ini dimanfaatkan dengan baik oleh para pedagang untuk melakukan pembongkaran secara mandiri.

Ia menegaskan, jika hingga batas waktu yang ditentukan area belum dikosongkan, tim Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam akan turun ke lapangan untuk melakukan penertiban secara tegas.

Surat pemberitahuan final dijadwalkan terbit pada akhir Desember 2026, dengan target seluruh kawasan ROW Jalan 200 Mega Legenda telah bersih dan tertata rapi pada Januari 2027.

Turut hadir dalam kegiatan, Tenaga Ahli Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, David Panjaitan, Tenaga Ahli Anggota/Deouti Bidang Infrastruktur, Evan Kriswandi, Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga, Sthefani Barlian, Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan, Mujiyono, Kepala Bagian Protokol dan Humas, Afthar Fallahziz, Kasubdit Pembangunan Jalan dan Jembatan, Himawan Putra dan Kepala Seksi Pengukuran Lahan, Michael Hasiholan Hutapea. (Isp) 



 
BC Batam Kecolongan, PT Marinatama Gemanusa Shipyard Diduga Dijadikan Jalur Penyelundupan Barang ilegal

INSPIRASIKEPRI.COM | Batam - Kota Batam yang cukup di kenal sebagai jalur perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ) justru dimanfaatkan oleh segelintir pengusaha nakal untuk menyelundupkan barang secara ilegal.

Dugaan praktik pengiriman barang secara ilegal ke luar daerah melalui jalur laut tidak resmi bertujuan untuk menghindari kewajiban perpajakan. Praktik terselubung itu, berlangsung terang-terangan dan lepas dari pengawasan pihak berwenang. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, praktik pengiriman barang paket dalam jumlah besar diduga dilakukan melalui jalur-jalur laut yang kerap disebut masyarakat sebagai “jalur tikus”. 

Modus tersebut diduga digunakan untuk mengirim barang dari Batam menuju wilayah Riau Daratan tanpa melalui prosedur kepabeanan yang semestinya.

Sejumlah sumber menyebut tingginya beban pajak atas barang yang keluar dari Batam menjadi salah satu faktor pemicu maraknya praktik tersebut.

Sebab, meskipun barang yang masuk ke Batam memperoleh fasilitas bebas bea masuk karena status FTZ, barang yang dikirim ke wilayah pabean Indonesia lainnya tetap dikenakan kewajiban perpajakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kondisi itu diduga dimanfaatkan oleh oknum tertentu dengan menggunakan skema pengiriman tidak resmi. Informasi yang diperoleh menyebutkan, sebagian barang yang seharusnya dikirim melalui jalur logistik legal diduga dialihkan kepada pihak ketiga yang memiliki jaringan transportasi laut nonformal.

Salah seorang sumber yang mengetahui aktivitas tersebut mengungkapkan adanya dua nama yang disebut-sebut berperan dalam mengatur distribusi barang ke luar Batam.

“Mereka disebut mengendalikan arus distribusi barang yang dikirim melalui jalur laut tidak resmi. Di lapangan yang terlihat biasanya operator transportasi, tetapi ada pihak lain yang mengatur pergerakan barangnya,” ujar sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Penelusuran wartawan mengarah ke kawasan industri galangan kapal PT MGS di wilayah Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji.

Pada siang hari, kawasan tersebut beroperasi normal sebagai area industri perkapalan. Namun, berdasarkan informasi yang diterima, lokasi itu diduga dimanfaatkan sebagai titik transit barang sebelum diberangkatkan ke wilayah Riau Daratan pada malam hari.

Aktivitas pengiriman tersebut disebut melibatkan jasa transportasi laut yang dioperasikan oleh sejumlah pihak. Barang-barang diduga terlebih dahulu disimpan di beberapa gudang di kawasan Pelita dan Tanjung Uma sebelum dipindahkan menggunakan truk boks menuju lokasi transit.

Sumber lain menyebut pergerakan kendaraan pengangkut biasanya mulai berlangsung selepas magrib. Dari lokasi transit, barang kemudian diduga diberangkatkan menggunakan transportasi laut menuju sejumlah titik tujuan di luar Batam.

Pola pengiriman yang dilakukan pada malam hari dinilai menjadi cara untuk meminimalkan pengawasan sekaligus menghindari kewajiban kepabeanan dan perpajakan yang melekat pada barang yang keluar dari kawasan FTZ.

Secara regulasi, barang dari Batam yang dikirim ke wilayah lain di Indonesia memang memiliki konsekuensi kepabeanan dan perpajakan. Ketentuan tersebut diatur dalam berbagai regulasi yang mengatur lalu lintas barang dari kawasan perdagangan bebas menuju wilayah pabean Indonesia lainnya.

Jika terbukti terjadi, praktik penyelundupan tidak hanya berpotensi menyebabkan kerugian negara dari sektor penerimaan pajak dan bea masuk, tetapi juga menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat bagi pelaku logistik yang menjalankan kegiatan usahanya sesuai ketentuan hukum.

Selain itu, muncul pertanyaan mengenai sejauh mana pengawasan dilakukan terhadap lokasi-lokasi yang diduga digunakan sebagai titik transit barang. 

Apakah aktivitas tersebut berlangsung tanpa sepengetahuan pengelola kawasan, atau terdapat celah pengawasan yang dimanfaatkan oleh pihak tertentu, masih menjadi hal yang perlu ditelusuri lebih lanjut.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak manajemen PT MGS terkait informasi yang berkembang dan Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepri guna memastikan kebenaran dugaan aktivitas pengiriman barang ilegal tersebut. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, meninjau langsung kondisi infrastruktur di kawasan Terowongan Pelita pada Sabtu (13/6/2026) malam.

Peninjauan ini dilakukan menyusul maraknya aksi pencurian penutup drainase, atau yang dikenal dengan istilah “rayap besi”, di kawasan tersebut. Aksi vandalisme tersebut teridentifikasi terjadi sekitar pukul 05.02 WIB.

Sejumlah penutup drainase yang baru saja dipasang untuk mempercantik estetika kota sekaligus memperkuat fungsi infrastruktur, dilaporkan rusak dan komponen besinya hilang digondol pihak tidak bertanggung jawab.

Li Claudia menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden ini.

Ia menegaskan bahwa perusakan fasilitas publik bukan sekadar kerugian materiil bagi pemerintah, melainkan kerugian langsung bagi masyarakat pengguna fasilitas.

“Kami sangat menyayangkan tindakan perusakan ini. Penutup drainase tersebut dipasang untuk memperindah kawasan sekaligus mengoptimalkan fungsi infrastruktur. Saat fasilitas ini dirusak dan dicuri, masyarakat luaslah yang paling dirugikan karena kenyamanan dan keamanan mereka terganggu,” ujar Li Claudia di sela peninjauan lokasi.

Ia menjelaskan bahwa BP Batam terus berkomitmen melakukan akselerasi pembangunan dan perbaikan sarana publik di Kota Batam.

Namun, ia menekankan bahwa keberlanjutan hasil pembangunan tersebut sangat bergantung pada kepedulian masyarakat untuk ikut menjaga.

“Kami bekerja tanpa kenal waktu untuk membangun dan menghadirkan fasilitas yang lebih baik bagi Batam. Upaya ini membutuhkan sinergi dan dukungan kolektif agar apa yang telah dibangun tidak sia-sia,” tuturnya.

Li Claudia juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam pengawasan lingkungan.

Ia meminta masyarakat tidak ragu melapor jika melihat aktivitas mencurigakan yang mengarah pada perusakan fasilitas negara.

“Partisipasi warga sangat krusial. Jika melihat ada tindakan mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang. Dengan kepedulian bersama, kita bisa memutus rantai pencurian ini agar tidak terus berulang,” kata Li Claudia.

Saat ini, BP Batam berkoordinasi dengan aparat penegak hukum tengah melakukan penelusuran untuk mengidentifikasi pelaku. Langkah hukum tegas akan diambil sesuai ketentuan yang berlaku untuk memberikan efek jera.

Sebagai penutup, ia kembali mengingatkan bahwa menjaga aset publik merupakan tanggung jawab moral seluruh warga.

“Batam adalah milik kita bersama. Merawat fasilitas umum adalah bentuk tanggung jawab demi keselamatan dan kenyamanan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya. (Isp) 





Wujud Kepedulian TNI Kepada Masyarakat, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Anjangsana ke Kampung Lungguneri
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA– Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah penugasan, Pos KP 55 Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan anjangsana ke rumah-rumah warga Kampung Lungguneri, Distrik Pagaleme, Sabtu (13/6/2026).


Anjangsana ini dipimpin langsung oleh Wadan Dantim 2 Sertu Isfi Galingging bersama personel Pos KP 55. Sebagai bentuk kepedulian, personel Satgas menyerahkan sarana galang berupa pakaian layak pakai untuk anak-anak, orang dewasa, hingga lanjut usia.

Diketahui, kegiatan tersebut merupakan upaya membantu masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.

Danpos KP 55 Letda Inf Jantonius Parulian Sitompul menegaskan, bahwa Satgas Yonif 136/Tuah Sakti tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai sahabat dan keluarga bagi masyarakat.

"Kami tidak hanya menjaga keutuhan NKRI, tetapi juga ingin menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Dalam suka maupun duka, TNI akan selalu hadir bersama rakyat," ujarnya.

Salah seorang warga Kampung Lungguneri, Bapak Brengga Wonda menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan personel Satgas.

"Kami merasa senang dengan kehadiran bapak-bapak TNI yang selalu peduli dan membantu masyarakat," ungkapnya.

Melalui kegiatan anjangsana ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat dan harmonis antara TNI dan masyarakat sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. (ISP)














Coreng Nama Baik Baharkam Polri, Oknum Perwira Polisi Enggan Bayar Kompensasi 10 Berita Pencitraan


INSPIRASIKEPRI.COM | Batam - Oknum perwira Polisi berpangkat Iptu berinisial AAP yang saat ini bertugas di Baharkam Polri, kini menuai sorotan setelah dianggap ingkar janji dalam kesepakatan publikasi pemberitaan bersama media Batam.

Kesepakatan itu terjadi pada Rabu (3/6/2026) lalu. Oknum perwira Polisi itu meminta rekannya di Batam untuk mempublikasikan 10 kegiatan ungkap kasus dalam bentuk pemberitaan yang dimuat oleh tim Redaksi Inspirasikepri.com. Pemberitaan positif yang diinginkan oleh oknum tersebut bertujuan untuk mendompleng reputasi.

Dalam kesepakatan itu, terjadi sebuah negosiasi antara kedua belah pihak. Hal itu, dilakukan, mengingat 10 pemberitaan yang diinginkan oleh oknum tersebut terbit di tanggal dan tahun mundur sesuai dengan peristiwa ungkap kasus. 

"Kita menyepakati hal itu dan terjadilah negosiasi harga. Kala itu, kita minta diangka Rp 1,2 juta untuk 10 pemberitaan. Harga yang kita tawarkan bukan bermaksud untuk menekan, melainkan ini sebagai reward yang harusnya kami terima karena mempublikasikan sebuah peristiwa di tanggal dan tahun mundur," ungkap Redaksi Inspirasikepri.com, Jum'at (12/6/2026)

Melalui rekan oknum Polisi itu, akhirnya penawaran disepakati. Dan 10 pemberitaan pencitraan itu dirangkum sedemikian rupa dengan menonjolkan prestasi perwira tersebut. 

"Nah, disinilah permasalahan terjadi, setelah total keseluruhan 10 pemberitaan itu terbit. Kesepakatan itu justru sirna, oknum Polisi itu diduga kuat ingkar janji dan enggan membayar reward yang telah disepakati di awal," tuturnya.

Sebagai bentuk rasa tanggung jawab, rekan daripada oknum perwira Polisi berjanji akan menyelesaikan dalam tempo waktu secepatnya. Namun, sampai detik ini sama sekali tidak terealisasi.

Sampai berita ini diterbitkan, Redaksi Inspirasikepri.com tetap membuka ruang klarifikasi kepada yang bersangkutan sebagai prinsip profesionalisme Jurnalistik. (ISP)





Di Balik Sunyi Ukuneri, Prajurit Tuah Sakti Menenun Kasih dan Menguatkan Persaudaraan
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Di tengah hangatnya kebersamaan masyarakat Kampung Ukuneri, Satgas Pamtas Mobile RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos KOTIS yang dipimpin Letda Inf Jonri melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di Kampung Ukuneri, Puncak Jaya, Papua Tengah, Jum'at (12/6/2026).

Dalam suasana penuh kekeluargaan, personel Satgas berinteraksi dengan warga dan tokoh masyarakat guna mempererat hubungan serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Kami hadir bukan sebagai orang asing, melainkan sebagai saudara. Kebahagiaan masyarakat adalah semangat bagi kami dalam bertugas," ujar Letda Inf Jonri.

Salah seorang warga, Mama Kelire, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan oleh prajurit Tuah Sakti.

"Bapak-bapak TNI sudah seperti keluarga sendiri. Semoga Tuhan selalu menjaga mereka dalam tugasnya," tuturnya.

Sementara itu, Dansatgas Yonif 136/Tuah Sakti Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa prajurit Tuah Sakti tidak hanya menjaga keamanan dan kedaulatan negara, tetapi juga hadir sebagai sahabat dan keluarga bagi masyarakat.

"Dalam setiap suka maupun duka, kami akan selalu hadir membantu dan tumbuh bersama rakyat. Karena kekuatan TNI berasal dari kecintaan dan kepercayaan rakyat," tegas Dansatgas.

Di balik sunyi Kampung Ukuneri, Prajurit Tuah Sakti terus menanam harapan dan merawat persaudaraan, membuktikan bahwa bersama rakyat, pengabdian menemukan makna yang sesungguhnya.

Dalam kesempatan itu, Satgas Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti juga menyalurkan bantuan sosial berupa pakaian layak pakai untuk masyarakat setempat. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Proses perbaikan kebocoran pipa transmisi di kawasan Simpang Plamo menuju Kepri Mall akhirnya selesai dilakukan pada Jumat (12/6/2026) dini hari.

Pasokan air bersih bagi warga yang terdampak gangguan tersebut kini mulai dialirkan kembali secara bertahap.

Badan Usaha SPAM dan Pengelolaan Limbah BP Batam bersama Tim Teknis PT. Air Batam Hilir di lapangan berhasil menyelesaikan seluruh proses pengelasan akhir pipa pada hari Jumat, 12 Juni 2026, pukul 03.30 WIB.

Sebelumnya, proses pemulihan sempat mengalami keterlambatan dari estimasi awal akibat sejumlah kendala teknis yang membutuhkan penanganan ekstra di lokasi.

“Kami memahami betul bahwa keterlambatan ini berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Ariastuty, Jumat (12/6/2026).

Ia mengatakan, di lapangan, tim harus bekerja dengan presisi tinggi karena menghadapi dua kendala utama.

Hambatan pertama, menurut Ariastuty, adalah adanya kendala teknis saat proses penyambungan pipa.

Demi memastikan ketahanan jangka panjang dan mencegah kebocoran berulang, petugas terpaksa melakukan perombakan serta penyesuaian ulang pada komponen penyambung agar terpasang secara sempurna.

Selain itu, tantangan kedua berkaitan dengan kondisi internal pipa yang masih dialiri sisa air aktif. Kondisi pipa yang basah membuat proses pengelasan akhir menjadi sangat sulit.

“Kami tidak bisa memaksakan pengelasan dalam situasi tersebut karena sangat berbahaya bagi keselamatan pekerja dan bisa mengurangi kualitas sambungan pipa itu sendiri,” tambahnya.

Setelah memastikan seluruh sambungan memenuhi standar teknis, proses normalisasi jaringan langsung berjalan.

Saat ini, pendistribusian air minum sudah mulai dilakukan kembali ke rumah pelanggan secara bertahap.

PT. Air Batam Hilir mengingatkan bahwa pemulihan tekanan air di wilayah dataran tinggi atau yang berada di ujung jalur pipa akan memakan waktu sedikit lebih lama.

Baik BP Batam dan PT. Air Batam Hilir menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan serta terganggunya pendistribusian air selama proses perbaikan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama tim berupaya maksimal memulihkan infrastruktur ini,” pungkas Ariastuty. (Isp) 


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.