Pasang Tiang Lampu, Satgas Yonif 136/TS Pos Puncak Senyum Bawa Rasa Aman untuk Kampung Irimuli

INSPIRASIKEPRI.COM | PUNCAK JAYA – Malam yang gelap kini berganti terang. Satgas Yonif Raider 136/Tuah Sakti melalui Pos Puncak Senyum memasang tiang lampu di rumah warga Kampung Irimuli, Distrik Irimuli, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Kamis (6/11/2026).

Kegiatan tersebut menyasar tiga rumah warga, yakni Bapak Nagaumur (48), Mama Marni (42), dan Bapak Kopi Talengeng (54). Pemasangan tiang lampu ini menjadi bentuk kepedulian Satgas dalam membantu memenuhi kebutuhan penerangan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan aman.

Danpos Puncak Senyum, Kapten Inf Dwi Luhur, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Satgas untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah penugasan.

Masyarakat menyambut kegiatan tersebut dengan penuh sukacita dan menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Mereka berharap kehadiran TNI senantiasa memberikan rasa aman dan ketenangan bagi warga.

Sebagai ungkapan rasa syukur, masyarakat juga mendoakan agar seluruh personel TNI selalu diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas hingga kembali ke tanah air dengan aman.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif Raider 136/TS berharap hubungan kekeluargaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kuat, serta kehadiran TNI dapat terus membawa manfaat bagi masyarakat Papua.


Pangdam Mayjen TNI Rionardo Cek Progres Transmigrasi Rempang, Pastikan Sarpras Siap Untuk Warga

INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Pangdam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah, Mayjen TNI Rionardo, meninjau perkembangan pembangunan Kawasan Transmigrasi Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau, untuk melihat secara langsung kemajuan pembangunan serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Pangdam XXV/SMR didampingi Danrem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Bambang Herqutanto, M.Han., para Asisten Kasdam XXV/SMR, serta para Kasi Korem 033/WP.

Diketahui, dalam kesempatan itu, Pangdam meninjau sejumlah bagian kawasan yang tengah dikembangkan, termasuk infrastruktur yang dipersiapkan untuk menunjang aktivitas dan kebutuhan masyarakat setempat.

Peninjauan ini juga menjadi kesempatan untuk melihat berbagai aspek pembangunan, mulai dari progres pekerjaan, kualitas infrastruktur, hingga kebutuhan koordinasi antarpihak agar pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai perencanaan.

"Pembangunan Kawasan Transmigrasi Rempang diharapkan tidak hanya berkontribusi pada pengembangan infrastruktur wilayah, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang melalui peningkatan akses terhadap fasilitas pendukung dan terbukanya peluang kegiatan ekonomi bagi masyarakat," ungkap Pangdam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah, Mayjen TNI Rionardo.

Menurut Pangdam, dalam konteks tersebut, keterlibatan berbagai pemangku kepentingan termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan berlangsung secara berkelanjutan dan memperhatikan kebutuhan setempat.

"Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan pemantauan wilayah Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah sekaligus dukungan TNI AD terhadap program pembangunan pemerintah sesuai tugas dan kewenangannya, melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait," pungkasnya. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Indonesia sekaligus Pelantikan Pengurus DPP PJS Periode 2026–2027 di Asrama Haji Batam, Rabu (4/11/2026). 

Mengusung tema “Pers Kompeten, Indonesia Paten. Pers Berintegritas, Indonesia Berkelas”, kegiatan ini dibuka Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, dan diikuti sekitar 250 peserta dari 26 provinsi.

Dalam sambutannya, Amsakar mengajak insan pers memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung pembangunan Batam. Menurutnya, pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi mengenai perkembangan dan capaian daerah, sekaligus membangun pemahaman serta kepercayaan masyarakat terhadap berbagai program pembangunan.

“Lebih baik kita memberikan informasi-informasi yang produktif ketimbang mengembangkan cerita-cerita yang kontraproduktif. Dalam konteks inilah, peran insan pers menjadi sangat strategis. Kami berharap rekan-rekan PJS dapat turut menyampaikan berbagai perkembangan, potensi, dan kemajuan Batam dan Indonesia kepada masyarakat luas, sekaligus tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional dan berimbang,” ungkap Amsakar.

Ia menambahkan, kemajuan Batam membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk insan pers. Melalui pemberitaan yang faktual, berimbang, dan konstruktif, pers dapat membantu mengomunikasikan peluang investasi, perkembangan ekonomi, serta berbagai program pembangunan kepada masyarakat luas. 

Di sisi lain, pers juga berperan menyampaikan aspirasi masyarakat sehingga pembangunan dapat berjalan semakin responsif dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Amsakar turut memaparkan sejumlah capaian positif Batam, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang mencapai 7,28 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen. Hingga Semester I 2026, realisasi investasi Batam juga tercatat sebesar Rp58,97 triliun. Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama yang perlu terus diperkuat. Karena itu, sinergi pemerintah dan pers menjadi penting agar informasi mengenai kemajuan Batam tersampaikan secara tepat, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Sejalan dengan arahan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, BP Batam terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk insan pers, dalam mendukung pembangunan dan penyebarluasan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Pentingnya peran pers dalam mendukung agenda pembangunan juga disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan. Ia menekankan bahwa peran tersebut harus ditopang kompetensi, profesionalisme, dan tanggung jawab jurnalistik. Sebab, informasi yang tidak akurat bukan hanya dapat merugikan pihak tertentu, tetapi juga berdampak terhadap kepentingan masyarakat dan bangsa.

“Perlu meningkatkan kemampuan para jurnalis kita. Dampak dari berita-berita yang tidak tepat itu bukan hanya satu pihak yang rugi, tetapi kita semua sebagai bangsa,” ujarnya.

Zulkifli juga mengajak insan pers memahami kebijakan pemerintah dan tujuan pembangunan nasional, termasuk upaya mewujudkan kedaulatan pangan sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kemandirian pangan, pengurangan ketergantungan impor, serta peningkatan produktivitas petani, peternak, dan nelayan.

“Indonesia tidak mungkin maju kalau rakyatnya terus bergantung pada bantuan. Kita harus melatih, memberikan kesempatan dan membuka peluang agar masyarakat produktif,” tambahnya.

Amsakar berharap Rakernas III PJS menghasilkan rekomendasi konstruktif bagi terwujudnya ekosistem pers yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab, serta semakin memperkuat kontribusi insan pers dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.

Turut hadir Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam, Sthefani Barlian, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba serta jajaran pengurus dan anggota PJS dari berbagai daerah. (Isp) 

TNI Mengajar, Satgas Yonif 136 Bantu Cerdaskan Anak Perbatasan Papua
INSPIRASIKEPRI.COM | PUNCAK JAYA – Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan di wilayah penugasan, personel Pos Kalome Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan mengajar dan memberikan materi pembelajaran kepada siswa-siswi SD Negeri Kalome, Selasa (4/11/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung Wadanpos Kalome, Letda Inf Riki Nasir, bersama personel Pos Kalome ini merupakan bagian dari program Pembinaan Teritorial (Binter) guna meningkatkan wawasan kebangsaan, menambah pengetahuan, serta menumbuhkan semangat belajar generasi muda di wilayah perbatasan.

Meskipun ruang kelas dan fasilitas masih sederhana, hal tersebut tidak menyurutkan semangat dan antusiasme anak-anak dalam mengikuti setiap materi yang diberikan. Dengan penuh keceriaan, para siswa tetap bersemangat belajar dan berinteraksi bersama personel Satgas.

Wadanpos Kalome, Letda Inf Riki Nasir, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral TNI dalam mendukung pendidikan anak-anak di wilayah penugasan.

“Kegiatan mengajar ini kami laksanakan sebagai upaya membantu mencerdaskan anak bangsa, khususnya di daerah perbatasan. Kami berharap kehadiran Satgas dapat memberikan manfaat nyata serta menumbuhkan semangat belajar bagi anak-anak,” ujarnya.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan masyarakat. Kehadiran personel Satgas di tengah-tengah siswa diharapkan dapat memberikan motivasi serta menambah semangat mereka dalam menuntut ilmu.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti tidak hanya mendukung kemajuan pendidikan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara.


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meninjau kesiapan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di beberapa ruas jalan di Kota Batam, pada Rabu (4/11/2026) siang.

Didampingi Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur, Mouris Limanto, beserta jajaran, Li Claudia meninjau tiga ruas jalan yang menjadi lokasi rencana pemasangan PJU, yaitu:

1. Jalan Hang Jebat, tepatnya di sekitar Simpang Lampu Merah Batu Besar, dengan rencana pemasangan sebanyak 236 titik lampu.

2. Dua lajur Jalan Hang Kasturi, di kawasan industri Kabil, sebanyak 127 titik lampu.

3. Jalan Ahmad Yani, mulai dari kawasan K-Square hingga Simpang Piayu, sebanyak 149 titik lampu.

“Ini penting agar infrastruktur penerangan yang dibangun tidak hanya berfungsi optimal dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga tertata dengan baik dan selaras dengan kondisi lingkungan sekitar,” ujar Li Claudia.

Adapun PJU yang direncanakan untuk dipasang di ketiga lokasi tersebut menggunakan jenis two in one. 

Dalam kesempatan tersebut, Li Claudia berpesan kepada pihak kontraktor agar pelaksanaan pembangunan PJU senantiasa memperhatikan aspek keamanan, kerapian, dan estetika, khususnya dalam penataan serta pemasangan tiang lampu di bahu jalan.

Usai meninjau kesiapan pemasangan PJU, Li Claudia bersama rombongan bertolak ke kawasan Melcem, Batu Ampar, untuk melaksanakan Serah Terima Pekerjaan Pembangunan Jalan ROW 30 Melcem dari PT Global Pratama Indonesia.

Proses penandatangan dilaksanakan oleh Direktur Pembangunan Infrastruktur BP Batam, Wulung Dahana, dan Direktur Utama PT Global Pratama Indonesia, Victor Sanjaya.

“Harapannya jalan ini bisa dipakai bersama-sama dan permasalahan banjir yang warga hadapi selama ini dapat terselesaikan,” kata Li Claudia.

Pekerjaan pembangunan jalan tersebut telah selesai dilaksanakan dengan panjang trase kurang lebih 400 meter, dengan ketebalan penimbunan rata-rata 20 cm, Jalan ini juga dilengkapi dengan Dinding Penahan Tanah serta saluran drainase sesuai persyaratan yang ditetapkan. 

“Dengan dibukanya ROW jalan ini, semoga mobilisasi warga setempat dapat berjalan semakin baik untuk mendukung roda perekonomian masyarakat Batam,” harap Victor.

Seremoni ini disaksikan langsung oleh Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur, Mouris Limanto beserta jajaran dan Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Metra Dinata. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Groundbreaking pembangunan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) Kabil, Kamis (5/11/2026).

Pembangunan SWRO tahap pertama ini merupakan komitmen investasi dari Citramas Group dengan nilai proyek sebesar USD 32,8 juta atau sekitar Rp 600 miliar.

Amsakar menjelaskan, pembangunan SWRO Kabil ini akan berlangsung dalam dua tahapan. Tahap pertama ini memiliki kapasitas produksi sebesar 300 lps. Pembangunan akan berlanjut untuk tahap kedua dengan kapasitas produksi 400 lps.

Kehadiran fasilitas pendukung investasi ini, lanjut Amsakar, merupakan langkah strategis dalam memperkuat pasokan air untuk proyek Data Centre dan Kawasan Terintegrasi di dalamnya.

Menurutnya, pembangunan ini tidak hanya menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek kemajuan Batam, tetapi juga menjadi kontribusi dunia usaha dalam memperkuat kesiapan infrastruktur investasi.

“Kami mengapresiasi langkah Citramas yang telah mengambil bagian dalam memperhatikan pasokan air di Batam. Ini merupakan komitmen investasi yang patut kita dukung bersama karena kebutuhan air menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan industri, termasuk pengembangan Data Centre di Batam,” ujar Amsakar.

Ia berharap, investasi tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan kawasan industri sekaligus memperkuat daya saing Batam sebagai tujuan investasi.

Pembangunan ini juga menjawab tantangan pasokan air untuk pengembangan investasi Data Centre ke depannya.

“Investasi tidak hanya berbicara tentang pembangunan fasilitas usaha, tetapi juga bagaimana kita memastikan infrastruktur pendukungnya tersedia dengan baik. Ketersediaan air yang memadai akan memberikan kepastian bagi pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan investasinya. Karena itu, sinergi seperti ini perlu terus kita perkuat,” tambahnya.

Sementara itu, kebutuhan air untuk kawasan Kabil Industrial Estate (KIE) dan Nongsa Digital Park (NDP) selama ini telah mendapat dukungan dari pembangunan embung mandiri yang berada di wilayah Kabil. Embung tersebut memiliki kapasitas sekitar 5.200 meter kubik per hari (60,2 lps) untuk mendukung kebutuhan air di kawasan tersebut.

Selain pembangunan SWRO, Citramas Group tengah mempercepat pembangunan embung di wilayah Nongsa Digital Park. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur air untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan seiring dengan berkembangnya aktivitas industri dan investasi di kawasan Nongsa.

BP Batam memandang pengembangan infrastruktur air melalui investasi dan penyediaan fasilitas pendukung secara berkelanjutan sebagai langkah penting dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif.

“Melalui kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha, Batam diharapkan semakin siap memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar, memberikan kepastian bagi investor, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja bagi masyarakat. Dan pembangunan ini harus kita dukung agar tidak ada kendala dan dapat terselesaikan sampai waktu yang telah ditentukan,” tutup Amsakar.

Senada, CEO Citramas Group, Michael Wiluan, menambahkan bahwa pihaknya menyadari keberhasilan pengembangan Data Centre bergantung pada ketersediaan infrastruktur dasar yang andal. Khususnya pasokan air bagi keberlangsungan industri.

Pembangunan SWRO Kabil ini, lanjutnya, menjadi salah satu langkah strategis agar pertumbuhan investasi digital tersebut dapat terealisasi optimal.

Di samping SWRO, Citramas juga telah memastikan pasokan energi lain seperti listrik dan konektivitas internet dengan beberapa mitra strategis serta instansi terkait dapat tercukupi.

“Kami hari ini akan memulai tahapan pembangunan fasilitas SWRO 300 lps tahap pertama dengan target operasi hingga November 2027 dari total rencana kapasitas 700 lps. Pembangunan ini sekaligus menjadi bagian komitmen kami untuk membangun kawasan industri yang tidak hanya kompetitif tapi ikut bertanggung jawab terhadap pengelolaan infrastruktur pendukung investasi,” tegas Michael Wiluan.

Michael menjelaskan bahwa selama ini  Citramas Group juga telah menggarap suplai air bersih untuk kebutuhan Kawasan Kabil dan Nongsa secara mandiri sejak tahun 1992 melalui ketersediaan embung seluas 4 hektare di dalam kawasan Kabil.

Saat ini, lanjut Michael, produksi air bersih tersebut mencapai 5.200 meter kubik per hari (60,2 Lps). Dan pada awal tahun 2027, kapasitas tersebut akan ditingkatkan menjadi 10.000 meter kubik per hari (atau setara dengan 115,74 Lps), melalui penambahan embung baru di Nongsa serta proses daur ulang air limbah industri.

“Kami turut mengapresiasi dukungan BP Batam terhadap pertumbuhan investasi. Kami ingin agar pembangunan ini dapat berjalan lancar hingga waktu yang ditargetkan,” pungkasnya. (Isp) 


Melalui Anjangsana, Satgas Yonif Raider 136/TS Salurkan Bantuan Lampu Tenaga Surya Bagi Masyarakat Kampung Wandenggobak

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, Satgas Yonif Raider 136/Tuah Sakti melalui Pos Kalisemen melaksanakan patroli simpatik dan anjangsana sekaligus memberikan bantuan berupa lampu tenaga surya (solar cell) kepada masyarakat Kampung Wandenggobak, Distrik Kalisemen, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.

Danpos Kalisemen Kapten Inf Aul Adithya Prabowo menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pembinaan Teritorial (Binter) dan Komunikasi Sosial (Komsos) guna mempererat hubungan TNI dengan masyarakat serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas tidak hanya memberikan bantuan lampu solar cell, tetapi juga membantu pemasangannya di sekitar gereja dan sepanjang jalan di lingkungan Pos Kalisemen. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan penerangan pada malam hari sehingga masyarakat merasa lebih aman dan nyaman.

Danpos Kalisemen menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian Satgas untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah penugasan.

Sementara itu, salah satu warga, Bapak Bone Era (43), bersama Ibu Heni Talenggeng (38), menyampaikan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan oleh personel Satgas.

“Kami berterima kasih atas kepedulian Bapak TNI yang telah memberikan bantuan lampu untuk penerangan di kampung kami. Kami berharap TNI selalu hadir menjaga keamanan dan kebersamaan bersama masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif Raider 136/TS berharap bantuan lampu solar cell dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

 


INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berhasil mempertahankan pertumbuhan sepanjang sembilan bulan pertama 2026 di tengah dinamika industri telekomunikasi seraya berlanjutnya eksekusi transformasi TLKM 30. 

Menutup kuartal III 2026, Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun, tumbuh 3,5% secara tahunan (YoY), didorong oleh kontribusi bisnis Data, Internet & IT Services yang naik sebesar 8,3% YoY menjadi Rp71,5 triliun. Dari sisi profitabilitas, EBITDA tumbuh sebesar Rp55,5 triliun, tumbuh 2,0% YoY, dengan margin EBITDA sebesar 48,9%. 

Laba bersih pada periode ini tercatat sebesar Rp14,4 triliun dengan margin laba bersih 12,7%. Sementara itu, laba bersih normalisasi perseroan meningkat 3,9% YoY menjadi Rp16,5 triliun dengan margin 14,6%.

Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menyampaikan bahwa, perseroan terus menjalankan arah strategis TLKM 30, dengan fokus pada penguatan bisnis inti dan pelaksanaan transformasi yang memberikan manfaat nyata.

“Transformasi yang kami jalankan berfokus pada pertumbuhan sekaligus penguatan fundamental bisnis untuk jangka panjang. Kami melihat konsumsi masyarakat terhadap layanan data terus meningkat, seiring kebutuhan akan layanan digital yang semakin andal," ujar Nanang, Senin (2/11/2026). 

Dikatakan Nanang, tren ini merupakan peluang bagi TelkomGroup untuk terus mengembangkan bisnis sekaligus meningkatkan nilai dari kapabilitas konektivitas dan infrastruktur yang dimiliki. Karena itu, kami terus menyiapkan bisnis yang lebih adaptif dan terintegrasi agar mampu menangkap peluang industri digital ke depan. 

Empat Segmen Bisnis Utama Catatkan Pertumbuhan Positif

Pada segmen B2C (Mobile dan Fixed Broadband), Telkom membukukan pendapatan sebesar Rp81,6 triliun, tumbuh 3,5% YoY. Sementara di Telkomsel, pertumbuhan pendapatan tercatat sebesar 1,8% YoY menjadi Rp82,9 triliun, terutama ditopang oleh bisnis digital yang tumbuh 7,7% YoY menjadi Rp60,7 triliun. 

Pertumbuhan ini didukung pengelolaan nilai pelanggan, penyederhanaan produk, serta penerapan strategi komersial yang disiplin untuk memperkuat monetisasi layanan seluler seiring pergeseran pola konsumsi pelanggan menuju layanan digital. Hasilnya, ARPU seluler Telkomsel tumbuh 7,1% YoY menjadi Rp45.400, disertai peningkatan data yield sebesar 6,5% YoY.

Sementara itu, pendapatan bisnis IndiHome tercatat Rp19,1 triliun, salah satunya seiring dengan penataan basis pelanggan. Meski demikian, sejumlah indikator mulai menunjukkan perbaikan secara kuartalan. Pada kuartal III 2026, jumlah pelanggan IndiHome meningkat 1,2% QoQ menjadi 9,63 juta, sementara ARPU naik 3,2% QoQ menjadi Rp217.700. 

Di segmen B2B Infrastructure, pendapatan tumbuh 5,5% YoY menjadi Rp7,1 triliun, didukung oleh layanan data center, konektivitas, dan penyewaan infrastruktur TelkomGroup. Mitratel mencatatkan pendapatan bisnis menara telekomunikasi dan FTTT sebesar Rp7,01 triliun atau tumbuh 1,8% YoY. Berkat efektivitas pengelolaan biaya yang semakin baik, Mitratel membukukan EBITDA sebesar Rp5,81 triliun, naik tipis dari tahun sebelumnya, dan laba bersih sebesar Rp1,55 triliun, dengan margin EBITDA dan margin laba bersih yang stabil masing-masing di angka 82,9% dan 22,2%. 

Sejalan dengan pengembangan infrastruktur digital, NeutraDC mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 17% YoY menjadi Rp1,39 triliun hingga September 2026, dengan EBITDA meningkat 35% YoY dan margin EBITDA mencapai 40,9%. Pertumbuhan ini didukung kontribusi data center di Singapura dan Cikarang, seiring peningkatan kebutuhan pelanggan dan komputasi berbasis AI melalui layanan Neutra Compute. 

Ke depan, NeutraDC menargetkan pengembangan kapasitas data center hingga 400 megawatt (MW), dengan aspirasi mencapai 1 gigawatt (GW) untuk mengantisipasi tingginya permintaan pasar terhadap layanan data center. Untuk mendukung rencana tersebut, TelkomGroup tengah menjajaki kemitraan strategis untuk memperkuat kapabilitas teknis, akses pasar, dan pendanaan.

Segmen B2B ICT membukukan pendapatan sebesar Rp11,2 triliun, meningkat 3,1% YoY. Segmen usaha kecil dan menengah (Small Medium Enterprises/SME) menjadi penggerak utama pertumbuhan, dengan pendapatan meningkat 10,2% YoY menjadi Rp3,3 triliun. Pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan pelanggan Indibiz sebesar 10,9% YoY menjadi 771,1 ribu pelanggan. Bisnis konektivitas High-Speed Internet (HSI) Telkom Solution juga mengalami pertumbuhan 6,2% YoY pada periode ini.

Kinerja segmen International turut mencatatkan pertumbuhan positif, dengan pendapatan meningkat 5,8% YoY menjadi Rp8,9 triliun. Pertumbuhan ini terutama didukung pendapatan jaringan yang naik 50,2% YoY menjadi Rp1,37 triliun, seiring penguatan layanan konektivitas internasional bagi global hyperscalers dan global carriers. 

Di sisi infrastruktur, Telin terus memperluas konektivitas internasional melalui pengembangan kabel laut, termasuk ICE 1 yang telah mendarat di Batam pada Juli 2026 dan proyek INSICA yang ditargetkan siap beroperasi pada kuartal IV 2026. Pengembangan ini turut mendukung posisi Batam sebagai hub kabel laut yang terintegrasi dengan fasilitas data center NeutraDC. 

“Pertumbuhan bisnis konektivitas internasional, termasuk pengembangan jaringan kabel laut dan hub Batam, menjadi bagian dari upaya TelkomGroup memperkuat infrastruktur digital Indonesia. Kami ingin memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga memiliki peran strategis dalam ekosistem konektivitas regional dan global,” tambah Nanang.

Streamlining Jadi Prioritas, TelkomGroup Percepat Eksekusi Transformasi TLKM 30

Telkom terus menjalankan transformasi melalui inisiatif strategis TLKM 30 dengan empat pilar, yakni Operational & Service Excellence, Streamlining, Unlock Value, dan Modus-operandi Shift. Transformasi ini diarahkan untuk meningkatkan efisiensi proses dan kualitas layanan, memfokuskan portofolio pada bisnis inti, mengoptimalkan nilai aset melalui monetisasi dan kolaborasi strategis, serta memperkuat peran Telkom sebagai strategic holding guna mendorong sinergi dan penciptaan nilai jangka panjang.

Dalam pilar Operational & Service Excellence, TelkomGroup terus menjaga disiplin pengelolaan biaya dan arus kas guna mendukung efisiensi operasional, keberlanjutan investasi, serta kualitas layanan. Kinerja arus kas tetap terjaga melalui pengelolaan kas yang disiplin, di tengah penyesuaian pembayaran operasional dan karyawan, termasuk pembayaran terkait program pensiun dini (Early Retirement Program/ERP) guna mendorong struktur organisasi lebih efektif, dan produktif.

Pada pilar Streamlining, hingga kuartal III 2026 Telkom telah merampungkan penataan 14 entitas, yang mencakup divestasi 3 entitas, penutupan 9 entitas, serta penggabungan 2 entitas. Dari sisi investasi, TelkomGroup merealisasikan capex sebesar Rp15,7 triliun dengan capex-to-revenue ratio sebesar 13,8%. Sebanyak 94,3% capex dialokasikan pada segmen B2C dan B2B Infrastructure guna memperluas kapabilitas konektivitas digital.

Lebih lanjut, Nanang menyampaikan, melalui TLKM 30, kami terus menjalankan transformasi di seluruh lini bisnis TelkomGroup, dengan streamlining sebagai prioritas utama tahun ini. Penataan portofolio dan penyelarasan peran antarentitas menjadi langkah penting untuk membawa TelkomGroup menjadi organisasi yang lebih lean, simple, dan agile, serta semakin fokus pada bisnis yang mampu menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan bagi perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan.

Salah satu tonggak penting dalam agenda Unlock Value adalah rampungnya pemisahan aset dan bisnis wholesale fiber connectivity ke InfraNexia pada 30 September 2026. Melalui langkah ini, lebih dari 90% aset jaringan TelkomGroup dikonsolidasikan ke InfraNexia untuk dikembangkan melalui model bisnis carrier-neutral dan open-access, yang memungkinkan pemanfaatan infrastruktur secara lebih optimal serta membuka peluang komersialisasi dan kemitraan strategis. 

“Kami optimistis dapat menutup tahun 2026 dengan kinerja yang semakin solid dan prima. Sejalan dengan itu, TelkomGroup akan terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan customer experience terbaik, sehingga setiap inovasi dan kapabilitas yang kami kembangkan dapat memberikan manfaat secara maksimal bagi pelanggan dan masyarakat,” tutup Nanang. (Isp) 

Pameran Teknologi Elektronik Terbesar Digelar di Batam, Libatkan Ratusan Perusahaan dari 4 Negara
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Ratusan perusahaan dan pelaku industri elektronik mengikuti pameran Indonesia's Largest Electronic Manufacturing & Smart Factory Expo yang resmi dibuka di Ballroom Hotel Radisson Batam, Rabu (28/10) pagi.

Pameran ini menghadirkan berbagai teknologi terbaru di bidang manufaktur elektronik dan solusi smart factory, untuk mendorong daya saing industri di tengah perkembangan teknologi global.

CEO Fireworks Trade Media Group, Kenny Yong mengatakan, pameran menjadi wadah penting bagi pelaku industri di Batam untuk melihat langsung perkembangan teknologi manufaktur dunia.

"Sejumlah negara yang berpartisipasi di antaranya Singapura, Malaysia, Jepang, dan China, dengan menghadirkan inovasi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pabrik elektronik," ujar Kenny usai membuka acara.

Menurutnya, kehadiran teknologi tersebut diharapkan membantu perusahaan manufaktur di Batam meningkatkan kemampuan produksi sekaligus memperkuat kualitas SDM. Pameran di Batam ini merupakan penyelenggaraan perdana, setelah sebelumnya sukses digelar di Malaysia, Thailand, dan Filipina.

"Ini pertama kali kita adakan, semoga setiap tahun acara ini terus dilakukan. Lokasi Batam kita tentukan karena melihat perkembangan sektor manufaktur yang terus tumbuh dan memiliki potensi besar dalam industri elektronik," katanya.

Kenny menilai Batam memiliki ekosistem industri yang sangat mendukung penyelenggaraan pameran teknologi berskala internasional, sehingga diharapkan menjadi agenda rutin dengan peserta yang lebih besar.

Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Suhar menyambut positif pameran tersebut.

"Kita dukung acara ini kalau bisa diadakan setiap tahun, karena acara ini merupakan wadah pertukaran informasi teknologi," ujar Suhar.

Ia menyebut sektor manufaktur menyumbang 57,8 persen perekonomian Batam, dengan 34 kawasan industri yang menaungi ribuan perusahaan. Pameran dinilai strategis untuk mempertemukan manufaktur dengan penyedia teknologi.

"Tantangan industri ke depan tidak hanya kapasitas produksi, tetapi kemampuan mengikuti perkembangan teknologi dan standar persaingan global. Kolaborasi pemerintah, pelaku industri, dan penyedia teknologi sangat diperlukan," tegasnya.

Pemko Batam berharap expo ini kembali digelar tahun depan dengan skala lebih besar, memperkuat posisi Batam sebagai pusat manufaktur elektronik di Indonesia dan tujuan investasi teknologi di regional.

Pererat Silaturahmi, Satgas Yonif 136/TS Sambangi Warga Kampung Dolinggame
INSPIRASIKEPRI.COM | Puncak Jaya – Dalam upaya mempererat hubungan kekeluargaan dan membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti (TS) melalui Pos Ilu melaksanakan kegiatan anjangsana ke kediaman warga di Kampung Dolinggame, Distrik Ilu, Papua Tengah.(29/10/2026)

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dantim Sertu Hendra Syahputra, dengan tim pengamanan yang dipimpin Serda Saputra Sinaga. Anjangsana ini merupakan bagian dari upaya Satgas untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat sekaligus mengetahui secara langsung kondisi dan kendala yang dihadapi warga di wilayah penugasan.

Dalam kunjungan tersebut, personel Satgas menyambangi kediaman Bapak Meri Enumbi, 32 tahun, seorang petani, bersama istrinya, Ibu Yuli Gire, 28 tahun, yang turut membantu mengelola kebun untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Kehadiran personel Satgas disambut hangat dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

Saat berbincang bersama, Bapak Meri Enumbi menceritakan aktivitas sehari-harinya sebagai petani, termasuk hasil kebun yang baru saja dipanen. Ia juga menyampaikan kendala sulitnya memperoleh bahan bakar minyak (BBM), sehingga harus berjalan kaki untuk membawa dan menjual hasil kebunnya ke pasar demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Melalui interaksi tersebut, personel Satgas Yonif 136/TS mendengarkan secara langsung cerita dan keluhan warga. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian TNI terhadap kondisi masyarakat sekaligus sarana untuk memperkuat komunikasi dan membangun kepercayaan dengan warga di wilayah binaan.

Satgas Yonif 136/TS melalui Pos Ilu berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan teritorial yang mengedepankan pendekatan humanis, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Diharapkan, hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga tercipta suasana aman, damai, dan penuh kekeluargaan di Distrik Ilu, Papua Pegunungan.

Satgas Yonif 136/Tuah Sakti — Hadir untuk Masyarakat, Bersama Membangun Kedamaian.


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan BP Batam mencatat kinerja positif sepanjang Januari hingga September (Triwulan III) 2026. Baik sektor operasional dan finansial menunjukkan pertumbuhan positif secara tahunan (year-on-year/YoY) dan kian mengukuhkan posisi Batam sebagai simpul logistik dan konektivitas maritim strategis di kancah internasional.

Direktur Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, memaparkan bahwa hingga akhir September 2026, realisasi penerimaan jasa kepelabuhanan berhasil menyentuh angka Rp 365,56 miliar atau telah memenuhi 75 persen dari target tahunan 2026 sebesar Rp 490,15 miliar. Posisi penerimaan ini berada dalam koridor target (on track) dengan kenaikan 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Aktivitas logistik maritim di Batam terus melaju pesat. Volume bongkar muat general cargo tembus 9.518.956 Ton atau meningkat 11 persen (YoY), didorong oleh lonjakan kargo domestik sebesar 20 persen. Di sisi lain, arus peti kemas mencapai 627.493 TEUs, tumbuh 8 persen (YoY) dan telah merealisasikan 83 persen dari target tahunan 750.000 TEUs," urai Benny, Jum'at (30/10/2026). 

Secara khusus, komoditas general cargo di Terminal Umum Batu Ampar kembali menorehkan prestasi gemilang dengan mencatatkan volume 1.580.343 Ton atau menembus 117 persen (kategori Sangat Baik), melampaui target setahun penuh sebesar 1,35 juta ton. Sementara itu, Terminal Umum Curah Cair Kabil mencatatkan capaian signifikan sebesar 3.255.252 Ton atau terealisasi 93 persen dari target tahunan.

Selain sektor logistik barang, mobilitas penumpang laut dan kunjungan kapal juga mencatatkan torehan impresif. Tercatat, total arus penumpang domestik dan internasional mencapai 7.506.730 orang atau naik 8 persen (YoY) serta merealisasikan 86 persen dari target tahunan (8,75 juta orang).

Rinciannya terdiri dari 3,38 juta penumpang domestik (tumbuh 10 persen) dan 4,12 juta penumpang internasional (tumbuh 6 persen).

Sementara itu, kinerja BP Batam dalam memperkuat citra Batam dan ekosistem pelabuhan ikut memberikan dampat signifikan terhadap tren kunjungan kapal. Total panggilan kapal (ship call), kapal barang dan penumpang mencapai 82.677 call (naik 1 persen), dengan total bobot kapal melonjak drastis sebesar 17,68 persen menjadi 62.382.360 GT (Gross Tonnage), di mana bobot kapal barang melonjak signifikan sebesar 21 persen mencapai 47,14 juta GT.

Optimisme Unit Bisnis & Tata Kelola Pengusahaan

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, mengapresiasi akselerasi kinerja operasional dan komersial kepelabuhanan yang kian matang memasuki triwulan keempat.

"Realisasi penerimaan yang stabil di 75 persen, melesatnya general cargo di Batu Ampar hingga 117 persen, serta lonjakan bobot tonase kapal barang hingga 21 persen mencerminkan bahwa ekosistem bisnis pelabuhan kita beroperasi makin efisien. Melalui tata kelola Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan, kami terus mengoptimalkan utilisasi aset-aset pelabuhan komersial BP Batam secara profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan nilai tambah bagi perekonomian serta penerimaan negara," ujar Denny Tondano.

Peningkatan Kualitas Layanan & Sinergi CIQP

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menekankan pentingnya standarisasi layanan publik dan keselamatan pelayaran di tengah tingginya mobilitas orang dan barang.

"Tembusnya arus penumpang laut di angka 7,5 juta orang hingga September ini menegaskan posisi Batam sebagai salah satu pintu gerbang perlintasan orang tersibuk di Indonesia. Oleh karena itu, modernisasi fasilitas terminal, digitalisasi sistem tiket pelabuhan, dan kebersihan dermaga harus selalu menjadi prioritas utama. BP Batam berkomitmen memperkuat kolaborasi bersama instansi CIQP (Customs, Immigration, Quarantine, Port Health) dan mitra maritim agar pelayanan berjalan cepat, aman, dan berstandar internasional," tegas Li Claudia.

Komitmen Pimpinan: Mengukuhkan Batam Hub Logistik Global

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa keberlanjutan tren positif di sektor pelabuhan ini merupakan bukti nyata stabilitas ekonomi dan daya tarik investasi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.

Kinerja kepelabuhanan yang terus bertumbuh solid hingga September 2026 ini membuktikan bahwa roda perdagangan dan investasi industri Batam bergerak sangat dinamis. Pelabuhan adalah urat nadi utama Batam. BP Batam akan terus memacu penyempurnaan infrastruktur dermaga, penambahan alat bongkar muat modern, hingga percepatan integrasi logistik digital. 

"Langkah terintegrasi ini menjadi fondasi kunci untuk mewujudkan Batam sebagai transshipment hub dan simpul logistik internasional terkemuka di jalur Selat Malaka," tutupnya. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | TANJUNGPINANG - BP Batam terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan keterbukaan informasi publik. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui silaturahmi dan diskusi bersama Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Riau (KI Kepri) di Tanjungpinang, Kamis (29/10/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum selaku Atasan PPID BP Batam, Ariastuty Sirait, didampingi Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga selaku Ketua PPID BP Batam, Sthefani Barlian.

Dalam pertemuan tersebut, Ariastuty menyampaikan berbagai upaya BP Batam dalam meningkatkan pelayanan informasi publik. Salah satunya melalui pengembangan Land Management System (LMS) yang diharapkan dapat memudahkan masyarakat mengakses informasi terkait lahan.

Ia juga berharap KI Kepri dapat memberikan masukan dan arahan bagi BP Batam untuk menyempurnakan regulasi dan prosedur pelayanan, khususnya dalam menangani permohonan informasi serta memperkuat peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Rombongan BP Batam diterima langsung oleh Ketua KI Kepri, Arison, bersama Wakil Ketua Drs. M. Djuhari, Komisioner/Koordinator Penyelesaian Sengketa Informasi Saut Maruli Samosir, S.T., serta sekretaris dan staf KI Kepri.

Sejalan dengan hal tersebut, diskusi turut membahas penyempurnaan standar operasional prosedur (SOP), pemutakhiran Daftar Informasi Publik (DIP) dan Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK), serta penguatan komunikasi dengan pemohon informasi. KI Kepri juga menekankan pentingnya komitmen pimpinan dalam mendukung keterbukaan informasi publik, termasuk melalui pelaksanaan monitoring dan evaluasi.

Ketua KI Kepri, Arison, mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan PPID BP Batam dalam memberikan pelayanan informasi publik. Ia berharap koordinasi dan kerja sama kedua pihak dapat terus diperkuat untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan informasi publik.

“Kami mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh PPID BP Batam dalam memberikan pelayanan informasi publik selama ini. Harapannya, ke depan KI Kepri dan BP Batam dapat terus bersinergi untuk membawa kemajuan dalam pelayanan informasi publik,” ujarnya.

Sementara itu, Ariastuty menyampaikan apresiasi atas masukan dan arahan yang diberikan KI Kepri. Menurutnya, hal tersebut menjadi bahan evaluasi bagi BP Batam untuk terus menyempurnakan regulasi dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik.

“Kami berterima kasih atas masukan dan arahan dari KI Kepri. Hal ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk menyempurnakan regulasi dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik di BP Batam yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Melalui pertemuan ini, BP Batam berharap koordinasi dan sinergi dengan KI Kepri dapat terus diperkuat guna mewujudkan pelayanan informasi publik yang transparan, responsif, dan akuntabel.

Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, dalam mendorong tata kelola kelembagaan yang transparan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Turut hadir Kasubdit Komunikasi Publik, Andi R. Rangkuti; Kasi Pengelolaan dan Diseminasi Informasi Publik, Meydi Gilang Pratama; serta Tenaga Ahli Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, David Panjaitan. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Rumah Sakit BP (RSBP) Batam kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Indonesia Excellent Hospital dari Lembaga Penghargaan Indonesia dalam ajang penganugerahan yang berlangsung di Hotel Mercure, Jakarta, Sabtu (24/10/2026) lalu. 

Dalam ajang tersebut, Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, Sp.JP, FIHA, MARS, turut menerima penghargaan kategori Outstanding Healthcare Leadership and Management Hospital sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan manajemen dalam pengelolaan pelayanan kesehatan.

Sebagai rumah sakit di bawah naungan BP Batam, RSBP Batam berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pasien. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan layanan kesehatan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan sarana dan prasarana serta optimalisasi tata kelola rumah sakit.

Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, Sp.JP, FIHA, MARS, menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh jajaran RSBP Batam.

“Penghargaan ini merupakan kebanggaan sekaligus amanah bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Capaian ini tidak terlepas dari kerja keras, dedikasi dan kolaborasi seluruh insan RSBP Batam,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa RSBP Batam terus memperkuat budaya kerja PRIMA, yaitu Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan dalam memberikan pelayanan yang mengutamakan profesionalisme, ketepatan serta kebutuhan pasien dan keluarga.

“Ke depan, RSBP Batam akan terus mendorong peningkatan mutu pelayanan, pengembangan layanan unggulan, penguatan kepercayaan masyarakat dan adaptasi terhadap kemajuan teknologi dan perkembangan kebutuhan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Sementara, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraih RSBP Batam. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen bersama dalam memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dan tata kelola rumah sakit.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang dilakukan RSBP Batam terus menunjukkan hasil positif. Di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, kami berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas layanan publik, termasuk melalui pengembangan fasilitas, kompetensi sumber daya manusia Dan tata kelola pelayanan kesehatan yang semakin baik,” ujarnya.

Ia berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran RSBP Batam untuk terus berinovasi dan menjaga kepercayaan masyarakat.

“Yang terpenting adalah bagaimana penghargaan ini dapat menjadi penyemangat untuk terus memberikan pelayanan yang profesional, terbaik dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (Isp)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Amsakar Achmad, resmi membuka kembali Ruas Jalan Gajah Mada, tepatnya di depan Hotel Vista atau Tanjakan Vista, pada Kamis (29/10/2026).

Pembukaan kembali ruas jalan tersebut dilakukan setelah pekerjaan perbaikan selesai lebih cepat dari target yang ditetapkan. 

Pekerjaan yang dimulai pada 18 Oktober 2026 itu semula dijadwalkan rampung dan dibuka untuk umum pada 1 November 2026.

“Alhamdulillah, hari ini pekerjaan teknis telah selesai dan ruas jalan ini dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,” ujar Amsakar saat meninjau lokasi.

Amsakar berharap, kembali berfungsinya ruas jalan tersebut dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas di Kota Batam, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas dan melintasi kawasan Tanjakan Vista.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam menyelesaikan perbaikan jalan tersebut, sehingga dapat kembali digunakan lebih awal dari jadwal yang direncanakan.

“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang telah mendukung percepatan pekerjaan ini. Kami berharap, dibukanya kembali jalan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan membantu kelancaran mobilitas di Kota Batam,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, menjelaskan bahwa percepatan pekerjaan dilakukan melalui koordinasi dengan kontraktor pelaksana, PT Waskita Karya, serta penerapan metode peningkatan mutu beton.

Menurutnya, peningkatan mutu beton dari F’c 300 menjadi F’c 550 dilakukan untuk mendukung kualitas konstruksi sekaligus mempercepat penyelesaian pekerjaan. Penerapan metode tersebut menjadi salah satu upaya agar ruas jalan dapat segera difungsikan kembali tanpa mengabaikan aspek teknis pekerjaan.

Mouris menambahkan, ruas jalan dengan lebar sekitar tujuh meter tersebut dirancang untuk melayani kendaraan dengan beban tertentu. Oleh karena itu, pengendalian tonase kendaraan menjadi hal penting untuk menjaga kondisi dan daya tahan konstruksi jalan.

“Ke depan, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk memasang rambu pembatasan kendaraan. Ruas jalan ini nantinya diperuntukkan bagi kendaraan dengan berat maksimal delapan ton, sehingga kualitas konstruksi dapat terjaga dan jalan tidak kembali mengalami kerusakan akibat beban berlebih,” jelasnya.

Pembatasan tersebut diharapkan dapat mencegah kendaraan berat melintasi ruas jalan yang tidak dirancang untuk menanggung beban berlebih. 

Pengaturan lalu lintas juga menjadi bagian dari upaya BP Batam dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur jalan, terutama pada jalur yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat.

Sementara itu, pekerjaan pada ruas jalan di sebelah lokasi perbaikan saat ini masih berlanjut dan ditargetkan selesai pada Februari 2027. (Isp) 



Didampingi Danrem, Pangdam XXV/SMR Kunjungan Kerja ke Tanjungpinang

INSPIRASIKEPRI.COM | TANJUNGPINANG — Pangdam XXV/SMR, Mayjen TNI Rionardo, beserta rombongan terbatas melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, pada Kamis (29/10/2026). 

Kedatangan Pangdam di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) disambut langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 033/WP, Brigjen TNI Bambang Herqutanto, M.Han., bersama Kasrem dan jajaran perwira setempat dengan penuh kehangatan.

Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Pangdam XXV/SMR yang didampingi oleh Danrem 033/WP memfokuskan agendanya untuk mempererat tali silaturahmi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). 

Kunjungan diawali dengan mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau, dilanjutkan bersilaturahmi ke Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, serta melaksanakan ibadah dan ramah tamah bersama.

Seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja Pangdam XXV/SMR di Kota Tanjungpinang berjalan dengan tertib, lancar, dan aman hingga rombongan bertolak kembali melalui Pelabuhan Punggur pada sore hari. 

"Momentum ini sangat penting dalam memperkuat koordinasi, kesepahaman, serta kerja sama antarinstansi guna menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan mendukung percepatan pembangunan di wilayah strategis perbatasan negara," ujar Pangdam XXV/SMR, Mayjen TNI Rionardo.

 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Universitas Internasional Batam (UIB) menandatangani perjanjian kerja sama tentang penyelenggaraan rumah sakit pendidikan utama dan kepaniteraan klinik, Selasa (27/10/2026).

Penandatanganan yang berlangsung di Marketing Center BP Batam tersebut dilakukan oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, bersama Dekan Fakultas Kedokteran UIB, dr. Wira Mondana.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang ditandatangani BP Batam dan UIB pada 26 Oktober 2025. Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak akan mempersiapkan RSBP Batam sebagai rumah sakit pendidikan utama untuk mendukung pembelajaran klinik bagi calon dokter.

Dalam sambutannya, Ariastuty Sirait menyampaikan bahwa perjanjian kerja sama ini menjadi langkah bersama BP Batam dan UIB dalam mempersiapkan penyelenggaraan rumah sakit pendidikan.

“Perjanjian kerja sama ini menjadi langkah bersama antara BP Batam dan UIB dalam mempersiapkan RSBP Batam sebagai rumah sakit pendidikan utama. Kami berharap kerja sama ini dapat segera ditindaklanjuti dan berjalan dengan baik bagi kedua belah pihak,” ujar Ariastuty.

Ia menjelaskan, RSBP Batam memiliki 27 poliklinik spesialis yang didukung layanan rawat inap, instalasi gawat darurat, kamar bedah, laboratorium, dan radiologi.

Menurutnya, ragam fasilitas dan layanan tersebut menjadi modal bagi RSBP Batam untuk mendukung pengalaman belajar klinik bagi calon dokter.

Ariastuty juga berharap komunikasi yang baik antara RSBP Batam dan UIB terus terjalin agar setiap tahapan persiapan dapat dilaksanakan bersama.

Kerja sama ini diharapkan turut mendukung upaya BP Batam di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, dalam mengembangkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Sementara itu, Rektor UIB, Dr. Iskandar Itan, menyampaikan apresiasi kepada BP Batam dan RSBP Batam atas terjalinnya kerja sama tersebut.

Ia berharap kerja sama ini dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan dokter yang dibutuhkan masyarakat. Ke depannya, kolaborasi antara kedua pihak juga diharapkan dapat berkembang di bidang kesehatan masyarakat.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap pendidikan dokter dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dukungan BP Batam dan RSBP Batam menjadi penyemangat bagi kami untuk menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas,” kata Iskandar.

Penandatanganan perjanjian kerja sama ini disaksikan oleh Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, Rektor UIB, Dr. Iskandar Itan serta Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat BP Batam, manajemen RSBP Batam, serta delegasi UIB. (Isp)

 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam menandatangani Nota Kesepakatan dengan PT Galang Bumi Industri terkait pembangunan, pengembangan, dan pengelolaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Industri Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park, Rabu (28/10/2026).

Penandatanganan yang berlangsung di Marketing Center BP Batam tersebut dilakukan langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Presiden Direktur PT Galang Bumi Industri, Akhmad Ma’ruf Maulana.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pengembangan kawasan industri berbasis energi hijau dan teknologi ramah lingkungan di Batam. Selain memperkuat daya tarik investasi, pengembangan kawasan tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru serta mendorong pertumbuhan industri yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia berharap penandatanganan Nota Kesepakatan ini menjadi titik awal bagi percepatan realisasi investasi, khususnya di sektor energi baru dan terbarukan.

“Batam sudah mendapat atensi langsung dari Presiden RI untuk meningkatkan pelayanan perizinan berusaha. Dengan Nota Kesepakatan ini, mari kita sama-sama membangun komitmen untuk mempercepat prosesnya,” ujar Amsakar.

Menurutnya, Batam saat ini semakin menarik untuk berinvestasi. Sehingga ia berharap kehadiran investor asing yang digandeng oleh Wiraraja Group dapat menjadi mitra strategis BP Batam untuk menginformasikan iklim investasi yang ada di Batam.

Adapun penandatanganan Nota Kesepakatan ini berlangsung di tengah berlanjutnya aktivitas investasi di Batam sepanjang 2026. Amsakar mengatakan, realisasi investasi selama hingga Triwulan III 2026 telah mencapai Rp59,89 triliun dari target investasi tahun 2026 sebesar Rp70 triliun.

Kemudian untuk pertumbuhan ekonomi, Kota Batam telah menyentuh angka 7,28 persen. Sehingga Nota kesepahaman ini menjadi strategis dan urgen dilaksanakan, terutama dalam sektor energi baru dan terbarukan sangat relevan dengan kondisi pasar saat ini. 

“Kami juga yakin PSN Wiraraja ini akan komplementer dengan PSN lainnya, yaitu Rempang Eco City yang dikembangkan di Batam,” ujar Amsakar optimis.

Capaian ini tentunya menjadi salah satu landasan bagi BP Batam untuk terus memperkuat kemudahan berusaha, meningkatkan kualitas pelayanan perizinan, serta mendorong percepatan realisasi berbagai proyek strategis.

Melalui kolaborasi pemerintah dan dunia usaha, BP Batam berharap pengembangan PSN Kawasan Industri Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park dapat berjalan sesuai tahapan yang direncanakan, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai kawasan investasi yang kompetitif dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. 

Sementara itu, Presiden Direktur PT Galang Bumi Industri, Akhmad Ma’ruf Maulana, turut menyampaikan optimismenya terhadap pengembangan PSN Kawasan Industri Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park.

Ia mengatakan PSN ini akan dilakukan pembangunan tahap pertama di atas lahan seluas 150 hektare di Pulau Galang, yang akan menyerap hingga ribuan tenaga kerja.

Nantinya PSN ini akan terintegrasi menjadi ekosistem industri bernilai tambah, termasuk hilirisasi pasir silika dan pengembangan industri semikonduktor sebagai upaya dalam mendorong hilirisasi sumber daya alam dan memperkuat industri teknologi tinggi di Indonesia.

“Proyek PSN di Galang ini sudah bisa terealisasi dan dibangun di awal tahun 2027. Harapan kami, BP Batam dapat terus mendukung kerja sama ini agar proses pembangunan berjalan sesuai dengan rencana,” ujarnya.

Selain itu, sebagai bentuk komitmennya, Ma’ruf mengatakan akan membangun infrastruktur pendukung, salah satunya berupa jalan, yang nantinya akan dihibahkan ke BP Batam.

“Semoga BP Batam dapat terus mendukung pembangunan tersebut untuk menjadikan Batam sebagai kawasan investasi yang berdaya saing,” tutupnya. (Isp) 







INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Pembukaan Jalan Gajah Mada, tepatnya di ruas depan Hotel Vista, ditargetkan pada 1 November 2026. Saat ini, sejumlah pekerjaan teknis masih terus diselesaikan untuk memastikan kondisi jalan memenuhi standar mutu dan keselamatan sebelum kembali dibuka bagi masyarakat.

Pekerjaan di ruas jalan tersebut telah dimulai sejak 18 Oktober 2026. Meski sempat diupayakan agar dapat dibuka lebih awal pada 26 Oktober, BP Batam memutuskan untuk tetap menyelesaikan tahapan teknis sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, mengaku pihaknya sempat merencanakan percepatan pembukaan jalan dapat dilakukan pada Senin sore (26/10/2026).

“Kami sebelumnya berencana mempercepat pembukaan jalan di depan Hotel Vista agar dapat kembali dilalui oleh pengguna jalan. Namun, setelah meninjau langsung kondisi di lapangan, masih diperlukan penyempurnaan pekerjaan agar struktur jalan benar-benar kokoh dan memenuhi persyaratan teknis," kata Mouris.

"Dengan mempertimbangkan berbagai aspek teknis secara menyeluruh, kami memutuskan untuk menyesuaikan rencana percepatan pembukaan jalan yang semula ditargetkan pada 26 Oktober,” sambungnya, Selasa (27/10/2026).

Ia menyebut, dengan pertimbangan teknis tersebut maka pembukaan jalan tetap mengacu pada jadwal awal, yakni 1 November 2026 mendatang.

BP Batam juga melakukan sejumlah upaya teknis untuk mengoptimalkan penyelesaian pekerjaan tanpa mengabaikan aspek mutu dan keselamatan.

Salah satunya dengan menggunakan mutu beton yang lebih tinggi dari standar yang sebelumnya direncanakan. Selain itu, BP Batam menggunakan bahan perekat (adhesive) untuk mempercepat proses pengeringan beton.

Diketahui, pekerjaan pembongkaran dan penggalian mencapai panjang sekitar 25 hingga 30 meter, dengan kedalaman mencapai 2 meter sesuai rencana teknis.

Tahapan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur tanah sekaligus mendukung sistem drainase dan permeabilitas tanah di area penanganan.

“Kami terus berupaya melakukan inovasi agar pelaksanaan pekerjaan ke depan semakin baik, dengan tetap mengutamakan standar teknis yang wajib dipenuhi. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat penutupan jalan ini. Kami juga memohon pengertian dan kesabaran masyarakat karena pekerjaan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas serta keselamatan pengguna jalan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota / Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa proses perbaikan membutuhkan tahapan teknis yang harus dikerjakan secara cermat agar penanganan tidak hanya berfokus pada kerusakan yang terlihat di permukaan.

“Pekerjaan dilakukan secara detail dan menyeluruh oleh tim teknis. Kami berharap jalan tersebut nantinya dapat kembali digunakan oleh masyarakat dengan nyaman dan aman dalam jangka panjang. Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat selama jalan ditutup. Oleh karena itu, kami memohon kesabaran dan dukungan masyarakat hingga jalan dinyatakan siap untuk dibuka kembali,” kata Ariastuty.

BP Batam akan terus mengawal proses pekerjaan dengan memastikan aspek mutu, kesesuaian dengan rencana teknis, serta waktu penyelesaian tetap mengacu pada target yang telah ditetapkan. 

Ariastuty juga mengingatkan masyarakat agar senantiasa berhati-hati saat berkendara dan mengutamakan keselamatan bersama selama pekerjaan berlangsung.

“Kami mengapresiasi dukungan dan kehati-hatian masyarakat dalam berkendara selama pekerjaan berlangsung. BP Batam akan terus mengawal proses ini dan menyampaikan informasi mengenai perkembangan penting yang perlu diketahui masyarakat,” pungkas Ariastuty. (Isp)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad menerima penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026 dari tvOne, Senin (26/10/2026) malam. 

Penghargaan kategori Innovation for Program Sustainability: Optimalisasi Investasi, Ekonomi dan Infrastruktur tersebut, diberikan bertepatan dengan peringatan Hari Bakti BP Batam ke-55.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya BP Batam dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat investasi, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Malam Anugerah tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Purwadi Arianto, Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto, serta Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra.

Amsakar menyampaikan, apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi BP Batam untuk terus memperkuat pembangunan Batam secara berkelanjutan dengan menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan masyarakat.

“Atas nama Badan Pengusahaan Batam, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada tvOne atas penghargaan yang diberikan kepada BP Batam,” ujar Amsakar.

Menurutnya, pembangunan berkelanjutan tidak hanya diukur dari capaian ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan infrastruktur yang memadai, menciptakan iklim investasi yang kondusif, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Salah satu indikator yang disorot adalah kinerja ekonomi Batam pada semester I 2026. Pertumbuhan ekonomi Batam tercatat sebesar 7,28 persen. Sementara itu, realisasi investasi berdasarkan metode bottom-up mencapai Rp38,97 triliun, meningkat 62,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sektor infrastruktur, BP Batam mengakselerasi 74 pengembangan infrastruktur dan melakukan pemeliharaan di 182 titik yang tersebar di sembilan kecamatan. Pekerjaan tersebut mencakup perbaikan jalan, normalisasi saluran, serta penanganan genangan.

Upaya ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur perkotaan untuk mendukung aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat.

Selain pembangunan fisik, BP Batam juga mengembangkan inovasi digital untuk memperkuat pelayanan kepada pelaku usaha melalui Digital Dashboard Investasi.

Platform yang dapat diakses melalui investinbatam.bpbatam.go.id tersebut memungkinkan pelaku usaha menyampaikan kendala secara langsung, memantau tindak lanjut, serta memperoleh respons yang dapat dipantau secara real time.

Inovasi ini diarahkan untuk meningkatkan responsivitas pelayanan sekaligus mendukung terciptanya iklim investasi yang lebih kompetitif.

Pada sektor logistik, Batam juga mendapat perhatian melalui catatan UN Trade and Development (UNCTAD) yang menempatkan Batam pada peringkat keenam dalam daftar 10 pelabuhan dengan pertumbuhan konektivitas tertinggi di dunia.

Penguatan infrastruktur pelabuhan turut dilakukan melalui pengembangan Terminal Batu Ampar. Dengan dukungan lima ship-to-shore (STS) crane, pelabuhan tersebut dipersiapkan untuk memperkuat posisi Batam dalam jaringan logistik regional dan internasional.

Konektivitas pelabuhan menjadi salah satu aspek penting bagi Batam dalam meningkatkan efisiensi arus barang, memperkuat daya saing industri, dan menarik investasi.

Di luar aspek ekonomi dan infrastruktur, BP Batam juga menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai bagian dari agenda keberlanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang serta dukungan alokasi lahan strategis untuk sekolah vokasi. Kedua upaya ini diarahkan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Amsakar menilai, penghargaan yang diterima bertepatan dengan Hari Bakti BP Batam ke-55 memiliki makna tersendiri bagi perjalanan pembangunan Batam.

Momentum tersebut, menurut dia, menjadi pengingat bahwa pembangunan membutuhkan sinergi dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, investor, hingga masyarakat.

“Lima puluh lima tahun membangun Batam menjadi pijakan untuk terus memperkuat sinergi, inovasi, dan kolaborasi bersama pemerintah, dunia usaha, investor, serta masyarakat,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tvOne atas penghargaan yang diberikan serta kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Batam.

Bagi BP Batam, tantangan ke depan bukan hanya menjaga pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan realisasi investasi, tetapi juga memastikan bahwa pembangunan infrastruktur dan kemajuan kawasan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan demikian, momentum Hari Bakti ke-55 diharapkan menjadi dorongan untuk memperkuat inovasi, meningkatkan daya saing investasi, dan menjaga keberlanjutan pembangunan Batam. (Isp) 


 


INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - Chief Technology Officer Danantara Sigit Puji Santosa didampingi Managing Director Strategic Technology Initiatives Danantara Irwan Rey, Direktur IT Digital Telkom Kharim I. G. Siregar, serta Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji meluncurkan pengembangan Sovereign Digital Technology TelkomGroup pada rangkaian Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Senin (26/10/2026).

TelkomGroup mengembangkan empat kapabilitas Sovereign Digital Technology, yakni AI Ready Data Center, AI ModelHub, National IoT Platform, dan PaDiSera, sebagai bagian dari peran perusahaan dalam mendorong kemandirian ekosistem teknologi digital nasional melalui penguatan infrastruktur, pengembangan AI di berbagai sektor, serta perluasan akses pasar bagi pelaku UMKM.

“Selamat atas peluncuran Sovereign Digital Technology TelkomGroup. Kami berharap inisiatif ini dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara Danantara, TelkomGroup, BUMN, dan para pemangku kepentingan, sehingga mampu melahirkan inovasi yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia,” ujar Sigit Puji Santosa, Chief Technology Officer Danantara.

Peluncuran ini menjadi bagian dari rangkaian DTIIF 2026 yang diselenggarakan pada 26–28 Oktober 2026 dengan tema “Investing in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growth”. Forum yang mempertemukan pemerintah, BUMN, investor, pelaku industri, dan inovator ini menjadi ruang kolaborasi untuk mendorong pengembangan teknologi, inovasi, serta investasi strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Pada sesi kunjungan ke booth TelkomGroup, Direktur IT Digital Telkom Kharim I. G. Siregar dan Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji memperkenalkan empat kapabilitas Sovereign Digital Technology yang membentuk ekosistem teknologi digital nasional terintegrasi.

AI Ready Data Center yang dikembangkan oleh operating company (OpCo) NeutraDC menjadi fondasi komputasi untuk mendukung pengembangan dan pengoperasian beragam model AI di Indonesia dan Asia Tenggara, dengan aspirasi ekspansi kapasitas hingga 1 gigawatt. Sementara itu, AI Model Hub menyediakan akses terpadu ke berbagai model AI untuk mendukung pemanfaatan teknologi secara aman, dengan tetap memperhatikan kendali atas data strategis nasional.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menyampaikan bahwa penguatan kapabilitas tersebut merupakan bagian dari peran TelkomGroup dalam membangun ekosistem digital nasional yang berdaya saing dan mandiri secara teknologi.

“Kemandirian digital perlu dibangun melalui penguasaan fondasi teknologi secara menyeluruh, mulai dari infrastruktur dan komputasi, pengembangan AI, hingga penerapan solusi digital yang menjawab kebutuhan sektor strategis. Penguasaan teknologi juga perlu diiringi kemampuan membangun ekosistem yang terintegrasi agar teknologi tidak hanya menjadi enabler transformasi, tetapi juga menciptakan nilai tambah dan meningkatkan daya saing nasional,” ujar Nanang.

Pada kapabilitas berikutnya, National IoT Platform dari Telkomsel mengintegrasikan konektivitas perangkat Internet of Things (IoT) dan analitik berbasis AI untuk mendukung efisiensi operasional di berbagai sektor. Dengan sekitar tiga juta perangkat IoT yang telah diterapkan di Indonesia, platform ini dapat dimanfaatkan untuk beragam kebutuhan, termasuk pemantauan, keamanan, dan peningkatan produktivitas.

Semntara itu, PaDiSera merupakan marketplace nasional besutan Danantara yang didukung melalui pemanfaatan fondasi teknologi PaDi UMKM. Sejak diluncurkan pada 2020, PaDi UMKM telah memfasilitasi lebih dari 190.000 UMKM untuk memasok kebutuhan BUMN. Pengalaman Telkom dalam membangun platform perdagangan digital menjadi modal untuk mendukung operasional PaDiSera sekaligus memperluas akses pasar bagi UMKM untuk menjangkau pasar ritel.

“TelkomGroup dan Danantara ingin memastikan manfaat transformasi digital dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk melalui perluasan akses teknologi dan peluang pasar bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang di era ekonomi digital,” tutup Nanang.


Partisipasi TelkomGroup dalam DTIIF 2026 menegaskan peran perusahaan dalam mendukung agenda transformasi digital nasional melalui penguatan infrastruktur, inovasi, dan kolaborasi strategis. Dengan menghubungkan kapabilitas teknologi dan kebutuhan berbagai sektor, TelkomGroup terus mendorong pemanfaatan teknologi digital yang berdaulat, berdaya saing, dan memberikan nilai tambah bagi Indonesia. (Isp) 

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.