INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Penyidikan laporan dugaan pengawasan anak tanpa izin yang dilaporkan Putri Iryani resmi dihentikan. Polsek Lubuk Baja memastikan keputusan itu diambil setelah melalui gelar perkara dan sesuai prosedur hukum.

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie menegaskan, penghentian bukan bentuk pengabaian, melainkan hasil kajian hukum yang objektif.

"Penyidik bekerja berdasarkan fakta. Setelah dikaji ahli pidana dan alat bukti yang ada, perkara ini tidak memenuhi unsur pidana. Ini ranah sengketa hak asuh anak, masuk keperdataan," ujar Deni, Kamis (6/8/2026).

Dijelaskan Deni, kasus ini bermula saat laporan polisi diterima pada 6 Mei 2026. Ps Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja langsung menerjunkan tim Subnit III Unit Reskrim untuk melakukan pendalaman.

"Sejumlah saksi kunci diperiksa marathon demi membuat terang perkara ini, diantaranya Pelapor (Putri Iryani) dan terlapor (Ebby Pratama Hermawan), Saksi lingkungan (tetangga pelapor dan terlapor), Bidan yang menolong proses kelahiran, Istri sah terlapor serta pegawai Disdukcapil, Ahli Pidana," jelas Deni. 

Sebagai bentuk transparansi, lanjut Deni, penyidik bahkan melayangkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) sebanyak lima kali kepada pihak pelapor. Tak hanya itu, mengindahkan pengaduan masyarakat (Dumas) melalui Ombudsman RI Perwakilan Kepri, anak yang menjadi objek perkara juga telah dikembalikan kepada pelapor pada 13 Mei 2026 lalu setelah melalui pemeriksaan kesehatan di RS Santa Elisabeth.

Puncak dari proses panjang ini terjadi saat gelar perkara digelar di Satreskrim Polresta Barelang pada 24 Juni 2026. Dipimpin oleh jajaran fungsi reserse, mulai dari Wakasat Reskrim hingga para Kanit peserta gelar perkara sepakat menghentikan penyelidikan.

"Dari hasil kajian ahli pidana dan pengumpulan alat bukti, perkara ini tidak memenuhi unsur pidana dan alat bukti belum cukup. Ini merupakan sengketa keperdataan terkait hak asuh anak," tegas Deni.

"Atas dasar itu, penyidik resmi menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP2Lid). Penghentian ini bukan berarti polisi mengabaikan laporan warga, melainkan bukti tegaknya profesionalisme kepolisian yang berpijak pada fakta hukum semata," pungkasnya. (Isp) 








Foto: Ilustrasi


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Tiga anggota Bintara Polres Kepulauan Anambas terjaring mengonsumsi narkotika jenis sabu. Mereka kini dipatsus dan terancam di Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Kapolres Kepulauan Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka mengatakan, ketiga anggota tersebut berinisial Bripka RS, Briptu RF, dan Brigadir RO. Mereka terjaring saat razia tes urine mendadak di Polres Kepulauan Anambas pada Selasa (4/8/2026).

"Mereka terjaring razia saat tes urine dadakan dua hari lalu," ujar I Gusti, Kamis (6/8/2026).

Dikatakan I Gusti, ketiga Bintara itu diduga mengonsumsi sabu di rumah dinas Brigadir RO. Saat ini ketiganya telah menjalani penempatan khusus (patsus) dan dalam pengawasan Provost Polres Kepulauan Anambas.

"Mereka konsumsi di rumah dinas RO. Tapi kami masih dalami," tegas I Gusti.

Bripka RS merupakan KBO Satbimas Polres Kepulauan Anambas, Bpirtu RF bertugas di Polsek Jemaja, dan Brigadir RO di Bintara SPKT Polres Kepulauan Anambas.

I Gusti menegaskan pihaknya tidak akan menoleransi anggotanya yang terlibat narkoba. Proses hukum disiplin dan kode etik sedang berjalan, serta diusulkan sanksi PTDH.

Hingga saat ini, Polres Kepulauan Anambas masih melakukan pengembangan terkait asal usul sabu. Polisi juga menelusuri siapa pemasok narkoba kepada para Bintara tersebut. (Isp) 


Wujud Nyata Kepedulian TNI kepada Masyarakat, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Pengobatan Keliling di Kampung Kalome
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan serta mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah penugasan, Pos Kalome jajaran Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan pelayanan pengobatan keliling di Kampung Kalome, Rabu (05/08/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bintara Kesehatan Sertu Riki Wijaya bersama Tenaga Kesehatan (Takes) Pratu Ismail dan personel Pos Kalome. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial Satgas dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di daerah penugasan, khususnya di bidang kesehatan.

Dengan membawa perlengkapan medis sederhana, obat-obatan, serta vitamin, personel menyambangi rumah-rumah warga dan melayani masyarakat yang datang untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kondisi umum, konsultasi kesehatan, serta pemberian obat dan vitamin sesuai dengan keluhan yang dialami warga. Edukasi mengenai pola hidup sehat dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan juga turut disampaikan sebagai langkah preventif guna mencegah timbulnya penyakit.

Di sela-sela kegiatan pelayanan kesehatan, personel Satgas juga duduk bersama warga, berbincang hangat, serta mendengarkan berbagai cerita, harapan, dan kesulitan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Momen penuh keakraban tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antara TNI dan masyarakat, sehingga kehadiran Satgas benar-benar dirasakan sebagai sahabat yang selalu hadir untuk membantu.

Sertu Riki Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral TNI terhadap masyarakat di wilayah penugasan.

"Kegiatan pengobatan keliling ini kami laksanakan sebagai upaya membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan. Di setiap kunjungan kami juga ingin mendengar langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat. Harapannya, kehadiran kami dapat memberikan manfaat nyata serta semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat," ujarnya.

Masyarakat Distrik Kalome menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka merasa terbantu dengan kehadiran personel Satgas yang secara aktif turun langsung ke lapangan serta menunjukkan kepedulian melalui pelayanan kesehatan dan komunikasi yang hangat.

Melalui kegiatan pengobatan keliling ini, Satgas tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga memperkuat jalinan silaturahmi, membangun komunikasi yang harmonis, serta menumbuhkan rasa saling percaya antara TNI dan masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan utama dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk terus melaksanakan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat selama masa penugasan sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara. (ISP)



INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) mencatatkan kinerja keuangan semester pertama tahun 2026 dengan pertumbuhan positif pada sejumlah indikator utama. 

Mengawal Sebagai bagian dari TelkomGroup, InfraNexia turut mendukung komitmen Danantara Indonesia dalam memperkuat fondasi ekonomi digital nasional. Transformasi yang dijalankan InfraNexia sejalan dengan upaya mendorong pengelolaan aset negara yang lebih produktif, berdaya saing, serta mampu menciptakan nilai dan dampak ekonomi secara berkelanjutan. i enam bulan pertama tahun 2026, InfraNexia membukukan pendapatan sebesar Rp7,7 triliun. Komposisi pendapatan InfraNexia masih didominasi oleh ekosistem TelkomGroup, sejalan dengan perannya dalam mendukung kebutuhan konektivitas grup secara menyeluruh. 

Di saat yang sama, pendapatan dari pelanggan di luar TelkomGroup pada portofolio bisnis yang kini dikelola InfraNexia tumbuh 31% secara tahunan menjadi Rp939 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut turut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku industri, termasuk operator telekomunikasi, ISP, penyedia layanan digital, dan pelanggan perusahaan terhadap infrastruktur yang dikelola InfraNexia. Hal ini memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi yang terbuka untuk mendukung kebutuhan konektivitas industri secara lebih luas.

Sebagai bagian dari TelkomGroup, InfraNexia turut mendukung komitmen Danantara Indonesia dalam memperkuat fondasi ekonomi digital nasional. Transformasi yang dijalankan InfraNexia sejalan dengan upaya mendorong pengelolaan aset negara yang lebih produktif, berdaya saing, serta mampu menciptakan nilai dan dampak ekonomi secara berkelanjutan.

Sejak pengalihan sebagian bisnis dan aset wholesale fiber connectivity dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang efektif pada 1 Januari 2026, InfraNexia memasuki fase baru dengan skala operasi dan kapabilitas infrastruktur yang semakin besar. Transformasi ini menjadi langkah strategis sebagai mesin pertumbuhan baru dalam mendorong pengelolaan aset jaringan yang lebih fokus dan efisien, sekaligus membuka peluang monetisasi dan kolaborasi yang lebih luas di pasar eksternal.

Dari sisi portofolio, segmen Wholesale Network yang mencakup Metronexia, Wavenexia, dan IP Nexia mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 12,7% secara tahunan setelah pengelolaan dialihkan ke InfraNexia. 

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh permintaan yang konsisten terhadap layanan core network serta kebutuhan kapasitas yang terus berkembang di tengah meningkatnya aktivitas digital. Segmen FTTx & Infrastructure Sharing juga terus memperkuat portofolio bisnis InfraNexia, khususnya dalam mendukung kebutuhan konektivitas dan optimalisasi pemanfaatan infrastructure sharing. 

Melalui portofolio ini, InfraNexia mendorong terbentuknya model penyediaan infrastruktur yang lebih efisien sekaligus membuka ruang kolaborasi yang semakin luas bagi seluruh pelaku industri.

Dari sisi profitabilitas, InfraNexia membukukan margin EBITDA sebesar 54,5% pada semester I 2026. Pencapaian tersebut didukung oleh penerapan disiplin operasional, optimalisasi biaya, digitalisasi proses bisnis, serta pengelolaan aset yang semakin terintegrasi.

“Pertumbuhan pendapatan eksternal dan kinerja positif InfraNexia menunjukkan bahwa proses bisnis yang kami jalankan mulai memperkuat daya saing InfraNexia. Selain memperbesar skala bisnis, fokus kami juga terus memastikan aset dan kapabilitas yang dimiliki dapat dikelola secara lebih produktif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Direktur Utama InfraNexia Lukman Hakim Abd. Rauf, Rabu (5/8/2026). 

Sejalan dengan perluasan skala bisnis, InfraNexia turut memperkuat kapasitas organisasinya. Jumlah karyawan perusahaan meningkat dari 1.128 menjadi 1.338 orang sepanjang semester I 2026. Penguatan tersebut dilakukan untuk mendukung peningkatan kompleksitas operasional, pengembangan layanan, serta percepatan eksekusi agenda transformasi perusahaan.

Melanjutkan momentum positif tersebut, Lukman mengatakan semester pertama tahun 2026 menjadi periode penting bagi InfraNexia dalam membangun fondasi sebagai perusahaan infrastruktur digital yang semakin kuat dan kompetitif. Capaian ini membuktikan transformasi yang dijalankan mulai memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan dan efisiensi. 

Ia juga menegaskan InfraNexia akan terus meningkatkan kualitas layanan melalui inovasi dan inisiasi modernisasi network, serta memperluas kolaborasi dengan seluruh pelaku industri. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mengoptimalkan aset infrastruktur dan menghadirkan nilai yang lebih besar bagi pelanggan, pemegang saham, industri, dan negara.

“Melalui sinergi bersama Danantara Indonesia, InfraNexia sebagai bagian dari TelkomGroup optimistis dapat terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekosistem digital nasional. Dengan disiplin operasional dan eksekusi transformasi yang konsisten, kami berkomitmen menghadirkan infrastruktur digital yang andal, efisien, dan berkelanjutan sekaligus menciptakan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Lukman. (Isp) 



Sambut HUT ke-81 RI, Polsek Batam Kota Bagikan 150 Bendera Merah Putih di Ruli Kampung Belian Perpat
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM – Polsek Batam Kota menggelar kegiatan pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat Ruli Kampung Belian Perpat, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Batam Kota AKP Benny Syahrizal, S.H., M.H. dan diikuti para Kanit, Bhabinkamtibmas se-Kecamatan Batam Kota, personel Polsek Batam Kota, tokoh masyarakat, serta warga Ruli Belian Perpat.

Pembagian bendera dimulai pukul 09.00 WIB. Sebanyak 150 bendera Merah Putih diserahkan secara langsung kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga mengimbau warga untuk memasang Bendera Merah Putih di rumah, pertokoan, dan tempat usaha mulai tanggal 1 Agustus sampai dengan 31 Agustus 2026.


"Pembagian bendera ini sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan dan untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI," ujar AKP Benny Syahrizal.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 09.30 WIB ini berjalan aman dan lancar. Dari kegiatan ini diharapkan dapat terjalin hubungan yang semakin baik antara Polri dengan masyarakat, meningkatnya kesadaran warga untuk mengibarkan Bendera Merah Putih selama bulan kemerdekaan, serta terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang peringatan HUT RI. (ISP)









Proyek Dredging PT Mc Dermott Disorot, Ancaman Serius Pencemaran Laut di Batam
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Aktivitas pendalaman alur laut atau biasa disebut dredging yang berlangsung di kawasan perairan PT Mc Dermott Indonesia Kecamatan Batu Ampar berpotensi menimbulkan dampak kerusakan lingkungan. 

Pantauan wartawan, Selasa (4/8/2026) siang, aktivitas pendalaman alur laut di kawasan perairan PT Mc Dermott Indonesia berlangsung cukup terang-terangan. Nampak, sebuah kapal keruk jenis cutter suction dredger bernama Ambiorix berbendera Luxembourg tengah melakukan pengerukan material dari dasar laut.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, aktivitas pendalaman alur laut itu belum lama beroperasi. Sejumlah pihak juga mempertanyakan legalitas apa yang mereka miliki terutama dalam hal pembuangan material hasil pengerukan (dumping) dari kegiatan tersebut.

"Laut keruh setiap kali mereka beroperasi. Dampak kerusakan lingkungan ini sangat di khawatirkan bagi kami nelayan pesisir," ujar salah seorang nelayan.

Mengacu pada regulasi dan peraturan yang ada, aktivitas pendalaman alur laut atau biasa disebut dredging dan dumping di wilayah perairan Indonesia, serta merta tidak dapat dilakukan sebelum memenuhi persyaratan perizinan yang telah ditetapkan pemerintah.

Adapun perizinan yang wajib dipenuhi diantaranya:

• Izin Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL). Kesesuaian tata ruang laut yang diterbitkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

• Izin usaha pengerukan, perizinan dari Kementerian Perhubungan untuk badan usaha di bidang keruk.

• Dokumen Lingkungan yakni AMDAL atau UKL-UPL tergantung pada skala lokasi kegiatan.

Perlu diketahui, Izin Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan, UU Nomor 27 Tahun 2007 jo. UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, serta perubahan melalui UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.

Kemudian, izin usaha pengerukan telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 125 Tahun 2018 tentang Pengerukan dan Reklamasi (sebagaimana telah diubah dengan Permenhub Nomor 53 Tahun 2021). Mengatur secara rinci mengenai ketentuan Izin Usaha Badan Usaha Pengerukan dan Reklamasi yang diterbitkan oleh Menteri Perhubungan.

Terakhir, izin AMDAL atau UKL-UPL telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPPLH), yang kemudian diperbarui pengaturannya melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.

Tentu, keberadaan aktivitas pendalaman alur laut di kawasan PT Mc Dermott menuai tanda tanya publik, apakah pihak penyelenggara aktivitas tersebut telah memenuhi persyaratan ketentuan hukum yang berlaku..?

Tak hanya cukup sampai disitu saja, selain kewajiban perizinan, pelaksanaan dumping material hasil pengerukan juga harus memperhatikan lokasi yang telah ditetapkan agar tidak menimbulkan pencemaran, sedimentasi berlebihan, maupun gangguan terhadap ekosistem laut.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mengkonfirmasi pihak terkait yakni, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk menelusuri lebih dalam aktivitas dredging yang berlangsung di kawasan perairan PT Mc Dermott Indonesia, Kecamatan Batu Ampar. 


Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Bersama Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Korban Penembakan di Tolikara
INSPIRASIKEPRI.COM | Papua Pegunungan – Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti bersama tim gabungan berhasil mengevakuasi korban penembakan para pekerja proyek pembangunan jalan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wamena di kawasan Kali Kabur, Distrik Woniki, Kabupaten Tolikara.

Diketahui, pasca aksi penyerangan, personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti bersama aparat gabungan yang terdiri dari Satgas Yonif 511/DY, Koramil Ilu, dan Polsek Ilu bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk mengamankan situasi sekaligus melaksanakan proses evakuasi.

Meskipun dihadapkan pada medan yang berat dan potensi ancaman keamanan, seluruh personel tetap menjalankan tugas dengan penuh profesionalisme demi menjamin keselamatan para korban dan pekerja yang berhasil menyelamatkan diri.

Komandan Satgas Yonif 136/Tuah Sakti, Letkol Inf Yudi Satria Prabowo menjelaskan, dalam peristiwa tersebut terdapat empat orang meninggal dunia, yakni Arman Sibarani, Erlin Aritonang, Barengga (masyarakat Orang Asli Papua) dan Alfonds.

"Selain itu, sejumlah pekerja lainnya berhasil menyelamatkan diri dengan melarikan diri menuju Distrik Kanggime sebelum akhirnya dievakuasi oleh aparat gabungan," ungkap Letkol Inf Yudi Satria Prabowo. 

Selanjutnya, tiga jenazah dievakuasi ke RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, sedangkan satu jenazah dievakuasi ke RSUD Tolikara untuk penanganan lebih lanjut. 

Selama proses evakuasi menuju RSUD Mulia, personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan pengawalan dan pengamanan secara langsung terhadap ketiga jenazah guna memastikan proses pemindahan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga tiba di rumah sakit. 

"Seluruh pekerja yang selamat juga berhasil diamankan dari lokasi menuju tempat yang lebih aman," jelasnya. 

Kehadiran Satgas Yonif 136/Tuah Sakti dalam operasi ini merupakan wujud nyata komitmen TNI untuk selalu hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat, mendukung penanganan situasi darurat, serta membantu proses kemanusiaan secara cepat, terukur, dan profesional.

Seluruh rangkaian pengamanan dan evakuasi berlangsung dengan aman dan lancar. Dalam pelaksanaan operasi tersebut, tidak terdapat korban dari unsur aparat keamanan, yang mencerminkan soliditas serta sinergi TNI-Polri dalam menghadapi situasi darurat di wilayah Papua. (ISP)

Dinilai Berpotensi Langgar Norma Kesusilaan, Polisi Lidik Kasus Video Promosi Luxor Spa Batam
INSPIRASIKEPRI.COM |BATAM - Viral video promosi milik salah satu pusat kebugaran dan pijat refleksi Luxor Spa Batam yang beroperasi di kawasan K Square, Provinsi Kepulauan Riau mendapat perhatian serius aparat Kepolisian dan Pemerintah Kota Batam.

Diketahui, video promosi dengan menampilkan sejumlah pekerja berbusana bikini yang diunggah oleh akun Instagram @luxorspabatam sempat viral beberapa waktu lalu di media Batam.

Konten yang diunggah akun Instagram resmi @luxorspabatam itu memicu keresahan masyarakat karena dinilai berpotensi melanggar norma kesusilaan.

Wakasat Reskrim Polresta Barelang AKP Ade Putra yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kasat Reskrim mengatakan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti informasi yang beredar. Polisi melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan Polsek Batam Kota untuk memastikan fakta di lapangan.

"Kami melakukan cross check dan juga koordinasi dengan Polsek Batam Kota," ujar Ade Putra, Senin (3/8/2026). 

Menurutnya, penyelidikan dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat unsur pelanggaran hukum dalam konten promosi yang viral tersebut.

Sebelumnya, akun Instagram resmi @luxorspabatam mengunggah video promosi yang memperlihatkan sejumlah perempuan berpakaian minim. Video itu dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial sebelum akhirnya dihapus oleh pengelola akun setelah menuai kritik dari masyarakat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, SPA tersebut memiliki sekitar 18 kamar dengan jumlah pekerja perempuan diperkirakan lebih dari 20 orang. Tak hanya itu, tempat usaha itu juga menawarkan paket layanan dengan tarif bervariasi, mulai Rp1,3 juta hingga Rp1,7 juta.

Selain Kepolisian, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Batam juga langsung mengambil langkah.

Kepala Disparbud Kota Batam, Ardi Winata, mengatakan pihaknya telah memanggil manajemen Luxor Spa untuk dimintai penjelasan terkait video promosi yang viral tersebut.

Menurut Ardi, manajemen mengakui bahwa video tersebut diunggah melalui akun resmi milik mereka dan telah menghapus unggahan itu. Sebagai langkah awal, Disparbud memberikan peringatan sekaligus pembinaan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. 

"Mereka mengakui itu di akun resmi mereka, mengakui kekeliruan dan telah menghapus postingan tersebut. Langkah awal kami adalah memberikan peringatan dan pembinaan," kata Ardi.

Sementara itu, pihak Luxor Spa dan Massage Batam melalui Manajer Alvi juga mengakui kesalahan tersebut. Saat dikonfirmasi, Alvi menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat atas kelalaian dalam mengunggah materi promosi yang menimbulkan polemik. 

Hingga kini, Polresta Barelang masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut, sedangkan Disparbud menegaskan akan terus mengawasi kepatuhan pelaku usaha pariwisata agar kegiatan promosi tetap sesuai dengan norma dan ketentuan yang berlaku. (ISP)

Melalui Komsos, Satgas Yonif 136/TS Pererat Silaturahmi Bersama Warga Kampung Wiringgame
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Dalam rangka mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat di wilayah penugasan, Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos Wiringgame melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga Kampung Wiringgame, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan yang dipimpin oleh Danpos (DPP) Sertu Arnel tersebut diisi dengan interaksi bersama masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, serta membagikan baju sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Satgas kepada masyarakat.

Sertu Arnel menyampaikan bahwa kehadiran Satgas Yonif 136/TS tidak hanya melaksanakan tugas pengamanan wilayah, tetapi juga hadir untuk membantu kesulitan masyarakat serta membangun hubungan yang erat penuh kekeluargaan.

Warga Kampung Wiringgame menyambut kegiatan tersebut dengan antusias dan menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian personel Satgas Yonif 136/TS.

Melalui kegiatan Komsos ini, Satgas Yonif 136/TS terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menciptakan hubungan yang semakin dekat, aman, dan harmonis bersama masyarakat di wilayah penugasan.


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Ada pemandangan yang berbeda di lokasi Sekolah Terintegrasi Merah Putih, pada Minggu pagi (2/8/2026). Tampak keceriaan dan tawa yang riuh dari langkah-langkah kecil penuh harapan dari putra-putri Rempang yang mengikuti gelaran Rempang Ceria Bersama Sekolah Terintegrasi Merah Putih.

Melalui kegiatan Rempang Ceria Bersama Sekolah Integrasi Merah Putih, anak-anak Rempang-Galang percaya bahwa mimpi-mimpi mereka layak diperjuangkan, dan pendidikan menjadi jembatan utama untuk menggapainya.

Di tengah riuh tawa dan sorak gembira anak-anak, kehadiran Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambah kehangatan yang terasa semakin kental.

Keduanya tak sekadar datang untuk menyaksikan kegiatan, tetapi membaur dan berbincang dengan ratusan anak-anak Rempang-Galang. Sapaan hangat, senyum yang tulus, hingga genggaman tangan sederhana menjadi momen yang membekas bagi mereka. Tumbuh harapan besar tentang masa depan anak-anak Rempang yang lebih cerah.

Kegiatan Rempang Ceria ini, semakin semarak karena dirangkaikan dengan berbagai perlombaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta sempena dengan rangkaian Hari Anak Nasional 2026.

Beragam lomba yang melibatkan anak-anak, seperti lomba permainan tradisional hingga perlombaan hiburan lainnya, berlangsung penuh keceriaan dan kebersamaan. Sorak sorai peserta dan warga menciptakan suasana yang hangat, sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Dalam kesempatan itu, Amsakar mengatakan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih bukan sekadar menghadirkan fasilitas pendidikan, tetapi menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia unggul sebagai generasi penerus di wilayah Rempang-Galang. Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan daerah.

Kehadiran Sekolah Terintegrasi Merah Putih di atas lahan seluas 18,5 Ha, nantinya diharapkan menjadi ruang bagi lahirnya generasi yang unggul dan berprestasi, siap menjaga dan mengawal pembangunan daerah di masa mendatang.

“Sekolah Terintegrasi Merah Putih akan menjadi wadah untuk mencetak generasi berprestasi khususnya bagi anak-anak kita di Rempang Galang," kata Amsakar.

Di akhir sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh masyarakat dan pihak-pihak yang telah mendukung pembangunan Sekolah Merah Putih sehingga dapat berjalan dengan baik. Ia menegaskan bahwa kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

“Anak-anak kita harus terus dimotivasi dan didorong agar tumbuh menjadi generasi hebat yang mampu menjaga dan mengawal pembangunan Batam. Atas nama BP Batam dan Pemerintah Kota Batam, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat atas dukungan sehingga pembangunan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya. 

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan keceriaan yang terpancar dari wajah anak-anak dalam kegiatan Rempang Ceria Bersama Sekolah Integrasi Merah Putih menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus menghadirkan program-program yang berpihak pada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Menurut Li Claudia, pembangunan Sekolah Integrasi Merah Putih merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak Rempang-Galang. Melalui fasilitas pendidikan yang memadai, diharapkan mereka dapat tumbuh dalam lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan mampu mengembangkan potensi diri secara optimal.

“Keceriaan anak-anak hari ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan program-program yang berpihak pada masyarakat. Kami berharap Sekolah Integrasi Merah Putih menjadi tempat lahirnya generasi Rempang yang cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan,” ujarnya.

Bagi anak-anak yang hadir, Sekolah Terintegrasi Merah Putih bukan lagi sekadar hamparan tanah dan material bangunan. Mereka membayangkan ruang kelas, perpustakaan, lapangan bermain, hingga tempat untuk mengejar cita-cita.

Melalui pembangunan Sekolah Merah Putih yang diiringi semarak peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah berharap tidak hanya menghadirkan fasilitas pendidikan yang memadai, tetapi juga menanamkan nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mengawal persiapan pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih yang berlokasi di Rempang.

Pembangunan sekolah yang menjadi program strategis nasional ini mendapat atensi penuh dari Presiden Prabowo Subianto. Berdiri di atas HPL BP Batam seluas 18,5 hektare, sekolah terintegrasi ini bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi dengan memberikan akses pendidikan gratis kepada anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menjelaskan bahwa program ini juga bertujuan untuk membangun karakter bangsa dan membekali siswa dengan keterampilan agar siap menghadapi masa depan.

“Kehadiran Sekolah Rakyat Merah Putih menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tengah pesatnya kemajuan industri,” ujar Amsakar (2/8/2026).

Ia mengungkapkan, proses pembangunan saat ini memasuki tahap pemenuhan persyaratan administrasi dan teknis sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan pembangunan.

BP Batam, lanjutnya, memastikan seluruh tahapan tersebut berjalan sesuai ketentuan agar pembangunan dapat terlaksana tanpa mengalami hambatan.

Adapun proses yang tengah berlangsung meliputi penyelesaian perizinan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Sementara itu, pekerjaan di lapangan terfokus pada pemagaran kawasan serta penanganan awal melalui pengendalian dan pencegahan potensi banjir.

Sekolah Rakyat Merah Putih hadir sebagai kawasan pendidikan yang mengusung konsep terintegrasi, sehingga seluruh aktivitas pembelajaran dan pengembangan peserta didik dapat berlangsung secara optimal dalam satu kawasan yang saling terhubung.

Selain menyediakan ruang belajar yang representatif, Amsakar mengungkapkan bahwa sekolah ini juga akan didukung dengan berbagai sarana dan prasarana modern yang menunjang pembelajaran, pembentukan karakter, pengembangan bakat, hingga peningkatan kompetensi siswa.

“Sekolah Rakyat Merah Putih merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak besar bagi pembangunan Batam, khususnya dalam menyiapkan generasi penerus yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Program ini diharapkan membuka peluang bagi anak-anak yang selama ini memiliki keterbatasan ekonomi agar memperoleh pendidikan berkualitas,” tambahnya.

Menurutnya, penyelesaian seluruh aspek perizinan saat ini menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik dan tepat sasaran.

Dalam setiap tahapan persiapannya pun, BP Batam mengedepankan pendekatan komunikasi yang humanis dengan masyarakat sekitar serta memastikan seluruh proses dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Setelah seluruh proses perizinan selesai, kata Amsakar, pembangunan fisik akan dilaksanakan secara bertahap dengan target penyelesaian pada tahun 2028.

“Kami tidak ingin pembangunan dimulai tanpa seluruh aspek hukum dan teknis dipastikan selesai. Dengan begitu pembangunan dapat berjalan tepat waktu dan mematuhi regulasi yang ada. Karena sekolah ini bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun masa depan generasi Batam dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional di masa mendatang,” pungkasnya.

Senada, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menjelaskan bahwa Sekolah Terintegrasi Merah Putih ini nantinya memberikan kontribusi besar terhadap akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Selain mutu pendidikan yang layak dan fasilitas yang memadai, lanjut Li Claudia, sekolah ini juga merupakan wujud komitmen pemerintah terhadap kemajuan generasi emas 2045 mendatang.

Tidak hanya pembentukan karakter, pendidikan vokasi (berorientasi penguasaan keahlian dan keterampilan praktis) juga menjadi bekal utama pada proses belajar-mengajar sebagai bekal peningkatan daya saing di era kemajuan ilmu dan teknologi saat ini.

“Pemerintah ingin agar anak-anak dari keluarga prasejahtera juga mendapat pendidikan yang layak. Sehingga, mereka mendapat bekal yang mumpuni dalam menghadapi tantangan kompetensi di dunia kerja,” tutup Li Claudia. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI) menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Aplikasi Super Apps BP Batam di Conference Hall Gedung Pusat Teknologi Informasi BP Batam, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan yang dibuka oleh Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad ini menjadi bagian dari upaya BP Batam dalam mempercepat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus memperkuat transformasi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha.

Plt. Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi BP Batam, Sardin Sitorus, dalam laporannya menyampaikan bahwa pengembangan Super Apps merupakan inisiatif strategis untuk menghadirkan layanan digital yang semakin mudah diakses, terintegrasi, efisien, serta berorientasi pada kebutuhan pengguna.

“Super Apps ini adalah salah satu upaya kita untuk mempermudah akses digital bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk mengakses layanan digital BP Batam, melalui kegiatan ini juga kita akan menghimpun masukan dari seluruh unit kerja sebagai dasar penyusunan kebutuhan bisnis dan pengembangan aplikasi yang terintegrasi,” terang Sardin.

Super Apps BP Batam dikembangkan sebagai single gateway yang mengintegrasikan berbagai layanan melalui konsep One Stop Service, Single Identity (Single Sign-On/SSO), dan Integrated Process.

Sebagai referensi pengembangan, BP Batam mengadopsi berbagai praktik baik implementasi Super Apps di tingkat nasional maupun internasional, di antaranya INA Digital di Indonesia, LifeSG di Singapura, dan UMANG di India.

Lewat pengembangan tersebut, BP Batam menargetkan terwujudnya layanan digital yang terpadu, mudah, aman, efisien, transparan, dan berdaya guna, sehingga mampu memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Anggota Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengembangan Super Apps merupakan langkah strategis BP Batam dalam mendukung transformasi digital melalui integrasi berbagai layanan ke dalam satu platform.

“Penguatan layanan digital tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi proses bisnis, tetapi juga menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses,” ujarnya.

Melalui implementasi Super Apps, BP Batam diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik, sesuai dengan arahan dari Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra.

“Inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen BP Batam, sesuai arahan Bapak Kepala dan Ibu Wakil dalam mewujudkan layanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, mendukung kemudahan berusaha, serta memperkuat daya saing Batam sebagai kawasan investasi dan ekonomi digital,” tutup Sudirman. (Isp) 

Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Ditsamapta Polda Kepri Gelar Bakti Sosial dan Bagikan 100 Bendera Merah Putih
INSPIRASIKEPRI.COM | Batam – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Direktorat Samapta Polda Kepulauan Riau menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian bendera merah putih, patroli dialogis serta aksi gotong royong bersama masyarakat di Kampung Tua Batu Merah, Tanjung Sengkuang, Kota Batam, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Dirsamapta Polda Kepri Kombes Pol Budi Setiyono, S.I.K., M.H. serta diikuti para Perwira dan personel Ditsamapta Polda Kepri. 

Selain itu, turut hadir Ketua RW 05 Kampung Tua Batu Merah, Yadi Suryadi, bersama masyarakat dari empat RT di lingkungan RW 05 Kampung Tua Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar.

Dalam kegiatan tersebut, Ditsamapta Polda Kepri menyalurkan Ratusan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan serta membagikan Ratusan Bendera Merah Putih sebagai simbol semangat nasionalisme menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain itu, personel juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat serta mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Kegiatan dilanjutkan dengan aksi pembersihan lingkungan sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan masyarakat.


Dirsamapta Polda Kepri Kombes Pol Budi Setiyono, S.I.K., M.H. mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis melalui kehadiran langsung di tengah masyarakat.

"Momentum peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya dimaknai dengan mengibarkan Bendera Merah Putih, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian sosial, menumbuhkan semangat gotong royong, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata sekaligus meningkatkan rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan," ujar Kombes Pol Budi Setiyono.

Sementara itu, Kapolda Kepulauan Riau Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. menyampaikan, bahwa peringatan Hari Kemerdekaan harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial serta menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

"Semangat Kemerdekaan Republik Indonesia harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran Polri tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang hadir dengan kepedulian dan solusi," ungkap Kapolda Kepri.

Menurutnya, melalui kegiatan bakti sosial, pembagian bendera merah putih dan kerja bakti bersama warga, Polri ingin menumbuhkan semangat gotong royong, mempererat kebersamaan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan,

"Kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong, mempererat kebersamaan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, keamanan, dan ketertiban masyarakat demi terwujudnya Kepulauan Riau yang aman, damai, dan sejahtera," tutur Kapolda Kepri.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, Polda Kepri berharap dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, meningkatkan kesadaran nasionalisme dalam menyambut semarak Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di lingkungan Kampung Tua Batu Merah, Tanjung Sengkuang Kecamatan Batu Ampar.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari masyarakat yang menyambut baik kehadiran personel Ditsamapta Polda Kepri sebagai wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.(ISP)

Dengarkan Aspirasi Warga dan Berikan Pelayanan Kesehatan, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Patroli Simpatik di Kampung Wineri
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos Puncak Senyum kembali melaksanakan Patroli Simpatik di Kampung Wineri, Distrik Puncak Senyum, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. 

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Satgas dalam menjaga keamanan, mempererat silaturahmi, serta memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah penugasan.

Patroli diawali dengan menyambangi rumah-rumah warga untuk melaksanakan komunikasi sosial. Dalam suasana penuh kehangatan, personel Satgas duduk bersama masyarakat, mendengarkan aspirasi, keluh kesah, serta berbagai cerita dari warga. 

Melalui kebersamaan tersebut, terjalin hubungan yang semakin erat antara prajurit TNI dan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Usai melaksanakan komunikasi sosial, personel Satgas memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang meliputi pemeriksaan kesehatan, pemberian vitamin, pengobatan ringan, serta edukasi kesehatan bagi warga yang membutuhkan.

Dalam keterangan tertulis, Danpos Puncak Senyum Kapten Inf Dwi Luhur menyampaikan, bahwa Patroli Simpatik akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pembinaan teritorial dan komunikasi sosial di wilayah penugasan.

"Patroli Simpatik merupakan cara yang efektif untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Melalui kegiatan ini kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan setiap aspirasi dan keluh kesah mereka, sekaligus memberikan pelayanan kesehatan sebagai bentuk kepedulian Satgas kepada masyarakat," ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa selama melaksanakan tugas di wilayah penugasan, personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti akan selalu berusaha hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, setiap kesulitan yang dihadapi warga merupakan panggilan bagi prajurit TNI untuk datang, membantu, dan mencari solusi bersama. 

"Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu ragu untuk menyampaikan berbagai kebutuhan maupun permasalahan yang dihadapi, karena kehadiran Satgas bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi sahabat dan mitra masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah penugasan," tutur Kapten Inf Dwi Luhur.

Salah seorang warga, Bapak Gembala Telengen (53), mengapresiasi kepedulian personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti yang telah hadir di kampung mereka.

"Kami berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang selalu datang mengunjungi kami, mendengarkan cerita dan keluhan warga, serta memberikan pemeriksaan kesehatan. Kehadiran TNI membuat kami merasa aman, diperhatikan, dan semakin dekat dengan masyarakat. Semoga bapak-bapak TNI selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas," ungkapnya. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - Menutup semester pertama tahun 2026, Perseroan berhasil membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp75,9 triliun, tumbuh 3,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY). 

Sejalan dengan kinerja tersebut, EBITDA Perseroan meningkat 3,8% YoY menjadi Rp37,5 triliun dengan EBITDA margin sebesar 49,4%. Laba bersih juga tumbuh 1,4% YoY menjadi Rp10,6 triliun, dengan margin laba bersih sebesar 14,0%. 

Sementara itu, laba bersih yang dinormalisasi mencapai Rp11,3 triliun atau tumbuh 6,2% YoY, dengan margin sebesar 14,9%, mencerminkan ketahanan kinerja operasional Perseroan yang didukung oleh pemulihan bisnis mobile. Perseroan juga membukukan arus kas operasional yang kuat sebesar Rp34,9 triliun atau tumbuh 7,0% YoY, didukung oleh implementasi program efisiensi berkelanjutan serta disiplin dalam pengelolaan biaya.

"Komitmen dan dedikasi kami dalam mengakselerasi transformasi digital melalui strategi TLKM 30 tercermin dari pertumbuhan yang berhasil kami capai pada semester pertama tahun ini. Pencapaian tersebut semakin memperkuat optimisme kami untuk terus mempercepat transformasi sekaligus memperkuat peran Telkom sebagai pemimpin ekosistem digital Indonesia," ujar Dian Siswarini, Direktur Utama Telkom, Sabtu (1/8/2026). 

Profitabilitas Segmen B2C Kian Kuat, Laba Bersih Meningkat 8.3% YoY

Pada Segmen B2C (Mobile dan Fixed Broadband), Telkomsel membukukan pendapatan sebesar Rp55,6 triliun atau tumbuh 3,3% YoY, didorong oleh pertumbuhan pendapatan Digital Business Data sebesar 11,0% pada semester pertama 2026. 

Kinerja tersebut mencerminkan berlanjutnya pemulihan industri mobile yang didukung oleh implementasi strategi komersial secara disiplin melalui penetapan harga, optimalisasi portofolio produk, dan pengelolaan nilai pelanggan. Sejalan dengan hal tersebut, Average Revenue Per User (ARPU) mobile meningkat menjadi Rp45.600 atau tumbuh 9,0% YoY. 

Selain itu, payload data juga terus bertumbuh seiring meningkatnya konsumsi digital masyarakat selama momen liburan sekolah dan penyelenggaraan Piala Dunia, yang semakin mendorong tingginya kebutuhan pelanggan terhadap layanan data berkualitas.

Pada layanan fixed broadband, Telkomsel terus memperkuat kualitas layanan melalui kalibrasi strategis basis pelanggan. Sebagai hasil dari upaya tersebut, jumlah pelanggan tercatat menjadi 9,5 juta dibandingkan 10,1 juta pada semester pertama 2025, dengan dampak yang terbatas terhadap pendapatan pada kuartal berjalan. 

Secara kuartalan, ARPU IndiHome meningkat 3,4% menjadi Rp211.000. Adapun secara semesteran ARPU IndiHome tercatat sebesar Rp207.000, di tengah persaingan harga yang masih berlangsung di pasar. Meski demikian, rasio konvergensi terus meningkat menjadi 65%. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Telkom untuk membangun basis pelanggan yang lebih berkualitas, meningkatkan efektivitas monetisasi layanan, serta memperkuat pertumbuhan yang berkelanjutan.

Berbekal fondasi bisnis B2C yang semakin kuat, Telkomsel akan terus mengakselerasi strategi quality growth dengan menempatkan pengalaman pelanggan sebagai prioritas utama, sekaligus memperluas kapabilitas digital melalui pengembangan ekosistem. 

Upaya tersebut akan diperkuat melalui pemanfaatan teknologi AI dan 5G, serta pengembangan solusi digital yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan individu maupun pelaku usaha yang terus berkembang. Berbagai inisiatif ini diharapkan semakin memperkuat posisi Telkomsel sebagai pemimpin pasar sekaligus menciptakan nilai jangka panjang.

Penguatan Infrastruktur Digital Dorong Akselerasi Pertumbuhan Segmen B2B

Total pendapatan Segmen B2B Infrastructure tumbuh 19,0% YoY menjadi Rp33,1 triliun pada semester pertama 2026, dengan pendapatan eksternal meningkat 4,9% YoY menjadi Rp4,7 triliun. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh peningkatan pendapatan Data, Internet, dan IT Service. 

Pada bisnis menara telekomunikasi dan Fiber-to-the-Tower (FTTT), Mitratel membukukan pendapatan sebesar Rp4,7 triliun atau tumbuh 2,1% YoY, dengan Tower-Related Business tetap menjadi penopang utama pendapatan. Selain itu, total tenant meningkat menjadi 63.866 atau tumbuh 4,9% YoY sehingga mendorong rasio penyewaan (tenancy ratio) menara menjadi 1,57x.

Pada bisnis data center, Telkom terus memperkuat posisinya sebagai penyedia infrastruktur digital regional melalui NeutraDC. Didukung meningkatnya permintaan terhadap infrastruktur digital, Perseroan terus memperkuat bisnis ini melalui inisiatif konsolidasi yang akan menjadikan NeutraDC sebagai pengelola terpusat seluruh aset data center TelkomGroup. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas layanan, mengoptimalkan monetisasi aset, serta mendorong pertumbuhan melalui kolaborasi dengan mitra strategis.

Sementara pada Segmen B2B ICT, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp7,3 triliun, tumbuh 35,7% QoQ meskipun masih terdampak oleh proses restrukturisasi portofolio dan streamlining yang tengah berlangsung.

Pada Segmen International Business, pendapatan tercatat sebesar Rp5,7 triliun pada periode ini. Seiring pergeseran portofolio bisnis menuju layanan konektivitas dan solusi digital dengan margin yang lebih tinggi serta berkurangnya ketergantungan pada bisnis traditional voice hubbing, Perseroan optimistis langkah tersebut akan mendorong peningkatan margin EBITDA dalam beberapa tahun ke depan. 

Saat ini, permintaan terhadap kapasitas baru kabel bawah laut internasional terus meningkat, didorong oleh dinamika geopolitik global serta kebutuhan berbagai perusahaan teknologi besar dunia dalam mendukung adopsi teknologi AI.

Konsisten Transformasi Perusahaan untuk Penciptaan Nilai di Masa Depan

Eksekusi strategi TLKM 30 pada semester pertama 2026 menunjukkan kemajuan yang signifikan pada keempat pilar transformasi.

Dari sisi Operational & Service Excellence, Perseroan melaporkan pertumbuhan arus kas operasional sebesar 9,5% YoY serta terus meningkatkan efisiensi biaya operasional (OPEX) dan menerapkan pengelolaan belanja modal (CAPEX) secara prudent. Selain itu, implementasi Early Retirement Program (ERP) yang disertai mobilitas karyawan sebagai bagian dari upaya perampingan bisnis turut meningkatkan efektivitas pengelolaan biaya pegawai.

Di sisi lain, Perseroan juga menuntaskan Streamlining terhadap 10 entitas sebagai upaya menyederhanakan struktur grup dan penataan portofolio bisnis. Melalui skema divestasi, merger, dan likuidasi, langkah ini semakin memperkuat fokus Telkom pada bisnis inti serta membangun organisasi yang lebih tangkas. 

Sejalan dengan upaya tersebut, Perseroan merealisasikan belanja modal sebesar Rp10,8 triliun, di mana lebih dari 96% difokuskan pada pengembangan area bisnis prioritas di segmen B2C, B2B Infrastructure, dan International Business.

Implementasi pilar Unlock Value juga terus mencatatkan kemajuan. Sepanjang semester pertama 2026, Telkom telah menyelesaikan sejumlah tahapan persiapan strategis dalam pelaksanaan pengalihan aset InfraNexia Tahap 2, yang hingga kini tetap berjalan sesuai rencana dan ditargetkan rampung pada semester kedua 2026.

Pada pilar Modus-operandi Shift, Telkom terus memperkuat implementasi model Strategic Hold-Co melalui pengelolaan portofolio dan operasional bisnis yang terintegrasi pada empat segmen bisnis utama.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan akan sangat ditentukan oleh kekuatan infrastruktur digital yang kita bangun hari ini. Oleh karena itu, Telkom sebagai bagian dari Danantara Indonesia akan terus mengakselerasi transformasi dan memperkuat investasi pada kapabilitas digital guna menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus menjadi katalis pertumbuhan lintas sektor dan memperkuat ketahanan ekonomi digital nasional," tutup Dian. (Isp) 

 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Batam kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah unggulan untuk investasi di Indonesia.

Rilis Majalah FOTUNE Indonesia edisi Juli 2026, Batam dinobatkan sebagai Best Place to Invest in Indonesia. Posisi geografis Batam, menjadi magnet bagi investor yang ingin mengakses pasar global dengan biaya operasional yang relatif lebih kompetitif.

Selain dikenal sebagai basis industri manufaktur nasional, Batam kini berkembang menjadi pusat ekonomi digital. Arus investasi baru terus mengarah pada sektor-sektor bernilai tambah tinggi, seperti data center, artificial intelligence (AI), semikonduktor, dan layanan digital.

Kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park semakin memperkuat posisi Batam sebagai pusat pengembangan industri digital sekaligus execution hub yang melayani kebutuhan pasar regional dan global.

Dengan berbagai sektor industri yang terus berkembang, kinerja investasi Batam pun menunjukkan tren yang sangat positif. Berdasarkan perhitungan investasi riil BP Batam, realisasi investasi sepanjang tahun 2025 mencapai Rp69,30 triliun, meningkat lebih dari 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan investasi tersebut turut mendorong penguatan ekonomi daerah.

Sepanjang 2025, ekonomi Batam tumbuh 6,76 persen, melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional dan menjadi yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau. Di sisi lain, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam juga mencapai 83,80, mencerminkan kualitas sumber daya manusia yang semakin baik sebagai modal penting bagi investasi yang berkelanjutan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun iklim investasi yang sehat, kondusif, dan berdaya saing.

“Masuknya Batam sebagai salah satu daerah terbaik untuk investasi menunjukkan bahwa berbagai upaya pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan yang kita lakukan mulai memberikan hasil positif. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat iklim investasi dan menjadikan Batam sebagai kota yang semakin kompetitif di tingkat nasional maupun global,” ujar Amsakar, Jum'at (31/7/2026). 

Amsakar menegaskan bahwa BP Batam akan terus menghadirkan berbagai terobosan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, mempercepat transformasi digital, memperkuat pembangunan infrastruktur, serta memberikan kepastian hukum dan kemudahan berusaha bagi para investor.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menilai bahwa pengakuan dari Majalah FORTUNE Indonesia semakin memperkuat optimisme terhadap masa depan Batam sebagai destinasi investasi unggulan di Indonesia.

“Kepercayaan investor merupakan amanah yang harus dijaga. Karena itu, BP Batam akan terus menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, dan responsif agar investasi yang masuk tidak hanya meningkat dari sisi nilai, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat industri, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Batam,” ujar Li Claudia Chandra.

Ia menambahkan, transformasi Batam menuju pusat industri manufaktur berteknologi tinggi dan ekonomi digital akan terus menjadi prioritas melalui pengembangan kawasan industri modern, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Dengan pengakuan sebagai Best Place to Invest in Indonesia, didukung pertumbuhan ekonomi yang kuat, realisasi investasi yang terus meningkat, serta arah pembangunan yang berorientasi pada inovasi dan teknologi, Batam optimis investasi sebagai cerminan tata kelola dan visi Pembangunan yang berdampak, bukan sekadar angka statistik. (Isp) 


Pastikan Pelayanan dan Pemenuhan Hak Berjalan Optimal, Karutan Batam Cek Langsung Kamar Hunian Warga Binaan
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam, Fajar Teguh Wibowo, melaksanakan pengecekan sekaligus menyapa langsung warga binaan di setiap blok hunian dan seluruh fasilitas Rutan Kelas IIA Batam. 

Diketahui, kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dalam memastikan pelayanan serta pemenuhan hak-hak warga binaan berjalan dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut, Karutan didampingi jajaran meninjau secara langsung kondisi blok hunian, fasilitas yang tersedia, kebersihan lingkungan, hingga pelaksanaan berbagai layanan yang diberikan kepada warga binaan. 

Selain melakukan pengecekan, Karutan juga berdialog secara langsung untuk mendengarkan aspirasi, masukan, maupun kendala yang dirasakan warga binaan selama menjalani masa pembinaan.


Fajar Teguh Wibowo menegaskan, bahwa kegiatan kontrol rutin ini merupakan bagian dari upaya membangun pelayanan pemasyarakatan yang humanis, transparan, dan berorientasi pada pemenuhan hak-hak warga binaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Ia menekankan, bahwa setiap warga binaan berhak memperoleh pelayanan yang layak, mulai dari layanan kesehatan, makanan, pembinaan, hingga fasilitas pendukung lainnya.

"Kontrol ini bukan sekadar memastikan keamanan dan ketertiban, tetapi juga memastikan seluruh hak warga binaan terpenuhi dengan baik. Kami ingin mengetahui secara langsung kondisi di lapangan sehingga setiap kendala dapat segera ditindaklanjuti demi meningkatkan kualitas pelayanan," ujar Fajar. 


Melalui komunikasi yang terjalin secara langsung, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara petugas dan warga binaan serta semakin memperkuat kepercayaan terhadap pelayanan yang diberikan. 

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen Rutan Batam dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berlandaskan prinsip kemanusiaan.

"Rutan Kelas IIA Batam akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala guna memastikan seluruh layanan serta pemenuhan hak-hak warga binaan terlaksana secara optimal sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib dan kondusif," pungkasnya. (ISP)





INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Aktivitas pematangan lahan yang dilakukan oleh PT Sri Indah Barelang di kawasan Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam kini kembali menjadi buah bibir di kalangan masyarakat.

Bukan tanpa sebab, selain memberikan dampak buruk bagi lingkungan, proyek ini juga disebut-sebut ilegal dan menabrak regulasi aturan yang telah di tetapkan pemerintah. 

Pantauan wartawan di lapangan, sebuah ekskavator terlihat tengah sibuk menggempur area bukit tanah merah dan memuatnya ke sejumlah dump truck dalam skala besar untuk penimbunan. 

"Lahan yang saat ini tengah di garap oleh PT Sri Indah Barelang itu dulunya hutan bakau. Namun, kini sudah beralih fungsi karena telah di timbun habis tak ada lagi tersisa," ujar warga setempat, Rabu (29/7/2026).

Masih menurut warga, aktivitas pematangan lahan ini sudah berlangsung sejak setengah tahun terakhir. Harusnya, pemerintah mengetahui izin apa yang mereka gunakan sehingga aktivitas pematangan lahan ini dapat berjalan.

"Proyek ini diduga kuat belum mengantongi izin Amdal, UKL dan UPL dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta izin Cut and Fill BP Batam. Karena kita tahu, status lahan ini masih masuk dalam kawasan hutan lindung," ungkapnya. 

Dampak Lingkungan Akibat Proyek Pematangan Lahan PT Sri Indah Barelang

Proyek pematangan lahan PT Sri Indah Barelang di kawasan Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau ancaman serius terhadap lingkungan pesisir Nongsa.



Hal itu terbukti, pada Juni 2026 kemarin. Curah hujan tinggi yang mengguyur kala itu, mengakibatkan banjir lumpur di kawasan Pantai Nemo. 

"Kalau hujan air lumpur dari proyek itu mengalir langsung ke laut. Akhirnya, nelayan yang menjadi korban tak dapat melaut karena lingkungan telah tercemari," tuturnya.

Atas kondisi tersebut, masyarakat mendesak pemerintah daerah, dinas terkait, serta APH untuk segera turun ke lokasi guna melakukan pemeriksaan terhadap legalitas kegiatan, perizinan, serta dampak lingkungan.

“Kalau memang tidak berizin, kami minta aktivitas itu segera dihentikan dan pelakunya ditindak tegas sesuai hukum,” tegasnya.

Seperti diketahui, proyek pematangan lahan PT Sri Indah Barelang masuk dalam kategori Proyek Strategis Nasional (PSN) Data Centre di Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Selain itu, PT Sri Indah Barelang juga di pimpin oleh Dju Seng selaku Direktur yang saat ini ditetapkan sebagai terdakwa atas dugaan perusakan hutan lindung mangrove di kawasan Tanjung Gundap, Kota Batam. 

Perihal aktivitas pematangan lahan yang dilakukan oleh PT Sri Indah Barelang, awak media masih berupaya mengkonfirmasi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri serta BP Batam dan instansi terkait lainnya untuk mengetahui secara pasti aktivitas tersebut legal atau ilegal. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan bahwa perbaikan Jalan Gajah Mada pada ruas Pura Agung Amertha Buana hingga Taman Kota merupakan komitmen menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih aman, nyaman dan andal bagi masyarakat.

Perbaikan tersebut dilaksanakan sebagai solusi atas kerusakan jalan yang tengah dikeluhkan para pengguna jalan. Pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan dalam kondisi cuaca normal.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, mengatakan perbaikan dilakukan secara menyeluruh agar memberikan manfaat jangka panjang.

“Tujuan utama pekerjaan ini adalah meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Kami memahami proses pelaksanaannya menimbulkan ketidaknyamanan sementara, namun perbaikan ini diperlukan agar masyarakat memperoleh infrastruktur jalan yang lebih baik, lebih aman, dan lebih berkualitas,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).

Ia menjelaskan, sebelum pekerjaan dimulai, BP Batam telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan skema rekayasa lalu lintas serta melaksanakan pemberitahuan melalui media sosial dan mitra media BP Batam kepada masyarakat guna meminimalkan dampak terhadap aktivitas pengguna jalan.

“Kami berterima kasih atas pengertian dari masyarakat. Dukungan dari seluruh pihak sangat kami harapkan agar proses rekonstruksi dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengurangi standar mutu maupun aspek keselamatan,” katanya.

Lebih lanjut ditekankan, bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan proyek terus ditingkatkan agar seluruh pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan memenuhi standar keselamatan.

Terkait laporan insiden kecelakaan yang terjadi di sekitar lokasi proyek pada Senin (27/7/2026), BP Batam menyampaikan rasa prihatin dan simpati kepada korban beserta keluarga.

“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi dan mendoakan agar korban segera pulih. Peristiwa ini menjadi catatan bagi kami untuk terus memperkuat aspek keselamatan dalam setiap pelaksanaan pekerjaan infrastruktur,” ucapnya.

BP Batam juga telah memberikan bantuan biaya pengobatan kepada korban dan melakukan kunjungan kepada korban beserta keluarga untuk menyampaikan dukungan secara langsung.

BP Batam mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses rekonstruksi berlangsung demi keselamatan bersama. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meraih Lestari Award 2026 pada kategori Talent Management melalui inisiatif People Development Plan yang mengusung tema Building Future-Ready Digital Leaders Across TelkomGroup. 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono sebagai apresiasi atas komitmen Telkom dalam membangun ekosistem pengembangan talenta yang terintegrasi untuk menyiapkan pemimpin digital masa depan sekaligus mendukung transformasi bisnis yang berkelanjutan.

Lestari Award merupakan ajang apresiasi terhadap implementasi praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) yang inovatif dan berdampak, sekaligus mendorong kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). 

Pada penyelenggaraan tahun ini, penghargaan mencakup 14 kategori yang dinilai oleh 12 juri independen dari unsur pemerintah, akademisi, praktisi, organisasi non-pemerintah, dan profesional di bidang keberlanjutan dengan sistem penilaian berlapis.

People Development Plan merupakan strategi pengembangan talenta TelkomGroup yang dirancang untuk memperkuat kapabilitas sumber daya manusia dalam menghadapi dinamika industri digital. Melalui ekosistem pembelajaran yang disusun berdasarkan kebutuhan bisnis, program ini mencakup pengembangan kompetensi, coaching dan mentoring, experiential learning, riset dan inovasi, pemanfaatan platform pembelajaran digital, serta assessment untuk memastikan kesiapan talenta dalam menghadapi tantangan masa depan.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan menyampaikan, membangun organisasi yang siap menghadapi masa depan dimulai dari memastikan setiap insan TelkomGroup memiliki ruang untuk terus belajar, bertumbuh, dan mengambil peran dalam menciptakan dampak bagi bisnis. Itulah arah yang kami wujudkan melalui People Development Plan.

"Pengembangan People Development Plan (PDP) dirancang oleh unit Talent Management Policy dan dioperasionalisasikan melalui kolaborasi dengan Telkom Corporate University Center (TCUC) dan Assessment Corporate University (ACI) yang difokuskan pada berbagai domain bisnis strategis TelkomGroup, mulai dari layanan Business to Consumer (B2C), Business to Business (B2B), infrastruktur digital, hingga penguatan kapabilitas kepemimpinan," ucap Willy, Selasa (28/7/2026). 

Pendekatan ini, lanjutnya, memastikan setiap talenta memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan bisnis saat ini sekaligus siap mendukung transformasi perusahaan di masa depan.

Sejalan, SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom Ahmad Reza mengatakan bahwa, penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi TelkomGroup dalam menjadikan pengembangan talenta sebagai salah satu fondasi keberlanjutan perusahaan.

“Keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui inovasi teknologi maupun pengelolaan lingkungan, tetapi juga melalui investasi pada manusia. Ekosistem pengembangan talenta menjadi fondasi bagi Telkom dalam menyiapkan karyawan yang adaptif, memiliki kompetensi masa depan, serta mampu menciptakan nilai berkelanjutan bagi perusahaan. Penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk terus memperkuat budaya belajar dan kepemimpinan yang relevan dengan perkembangan industri digital,” pungkas Reza.

Keberhasilan ini turut memperkuat implementasi pilar Empower Our People dalam inisiatif GoZero% Sustainable Action by Telkom Indonesia, yang diwujudkan melalui pengembangan kapabilitas insan perusahaan agar siap menghadapi dinamika industri dan kebutuhan bisnis di masa depan. Bagi Telkom, pengembangan talenta merupakan investasi strategis untuk memperkuat daya saing sekaligus mendukung transformasi perusahaan secara berkelanjutan.

Atas pencapaian tersebut, Telkom juga berhak melaju ke kompetisi tingkat regional bersama para pemenang dari kategori lainnya. Melalui pengembangan talenta yang berkelanjutan, Telkom akan terus memperkuat kapabilitas sumber daya manusia sebagai penggerak utama inovasi dan transformasi, sekaligus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi perusahaan, pelanggan, dan masyarakat. (Isp) 


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.