INSPIRASIKEPRI.COM | Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menegaskan perannya sebagai penggerak pengembangan talenta digital nasional dengan membuka Digistar Class Intern 2026 Batch 1. Program ini merupakan kelanjutan dari tingginya antusiasme mahasiswa pada periode sebelumnya, sekaligus wujud konsistensi Telkom dalam menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri digital yang terus berkembang.

Digistar Class Intern adalah program magang intensif selama lima bulan yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar berbasis kerja nyata (real work experience). Mahasiswa yang lolos seleksi akan terlibat langsung dalam proyek-proyek strategis di unit kerja TelkomGroup dan mendapatkan pendampingan dari para mentor profesional. Pendekatan ini memungkinkan peserta untuk tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mengaplikasikannya dalam konteks bisnis dan operasional perusahaan secara langsung.

Pengalaman kerja tersebut diperkuat dengan modul pembelajaran terstruktur yang mengombinasikan penguatan hard skills, soft skills, serta pemahaman budaya kerja, sehingga proses pembelajaran tidak berhenti pada teori, tetapi berorientasi pada kesiapan profesional dan kebutuhan industri.

“Digistar Class Intern merupakan wujud nyata komitmen Telkom dalam membangun masa depan talenta digital Indonesia. Program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang relevan, aplikatif, dan selaras dengan kebutuhan industri, sehingga peserta memiliki kesiapan yang lebih matang saat memasuki dunia kerja,” ujar Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, Rabu (4/2/2026). 

Tahun ini, Digistar Class Intern kembali dibuka bagi mahasiswa aktif minimal semester enam. Fokus pengembangan kompetensi mencakup berbagai bidang strategis, seperti Artificial Intelligence (AI) dan Business to Business (B2B) Solutions, sebagai bekal menghadapi dinamika industri digital yang semakin kompetitif. Pendaftaran Digistar Class Intern 2026 Batch 1 dibuka mulai 31 Januari hingga 8 Februari 2026, dan seluruh proses pendaftaran serta informasi program dapat diakses melalui platform resmi Kementerian BUMN di https://magenta.bumn.go.id.

Willy menambahkan bahwa Digistar Class Intern tidak hanya berfokus pada penguatan kompetensi teknis, tetapi juga pada pembentukan pola pikir profesional, karakter, dan kesiapan berkarier. “Peserta tidak hanya belajar skill, tetapi juga merasakan langsung budaya kerja profesional di lingkungan TelkomGroup,” jelasnya.

Pada Digistar Class Intern 2025, para peserta berkesempatan untuk menyelesaikan real use case TelkomGroup dan mengikuti kelas khusus (special class) dari para praktisi industri. Salah satu kolaborasi strategis tahun lalu dilakukan bersama Palo Alto Networks, perusahaan global terkemuka di bidang keamanan siber.

Diharapkan pada tahun ini, Digistar Class Intern 2026 dapat memberikan pengalaman yang lebih kaya dan relevan, dengan memperluas kolaborasi bersama mitra industri lainnya, memperdalam tantangan proyek yang diberikan, serta menghadirkan lebih banyak sesi mentoring untuk membekali peserta sebagai talenta digital siap kerja yang adaptif dan berdampak.

Sebagai bagian dari pengelolaan talenta jangka panjang, Digistar Class Intern 2026 terintegrasi dengan Candidate Relationship Management System (CRMS) Telkom. Integrasi ini memungkinkan Telkom membangun hubungan berkelanjutan dengan talenta potensial sekaligus menjadi dasar pemetaan dan pengembangan talenta digital di masa depan.

Digistar merupakan ekosistem pengembangan talenta digital yang diinisiasi oleh Telkom, mencakup beragam program peningkatan kompetensi, kepemimpinan, hingga pengalaman kerja profesional. Sepanjang tahun 2025, berbagai inisiatif Digistar seperti Digistar Connect, Digistar Community, dan Digistar Club telah menjangkau lebih dari 35.000 peserta dari seluruh Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai Digistar dapat diakses melalui Instagram @LivinginTelkom dan website https://www.digistartelkom.id.

Telkom senantiasa berkomitmen untuk menjalankan seluruh program secara terbuka, akuntabel, dan berintegritas. Seluruh pihak diimbau untuk selalu mengakses informasi resmi melalui kanal yang terpercaya serta berhati-hati terhadap potensi penipuan. Seluruh proses dalam program Digistar Class Intern tidak dipungut biaya apa pun, sejalan dengan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berbasis ISO 37001:2016 sebagai bagian dari upaya menjaga transparansi dan tata kelola yang baik. (Isp) 

 


Iman Sutiawan Ajak Seluruh Pengurus dan Kader Gerindra Terus Bergerak Untuk Kesejahteraan Masyarakat 

INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Ketua DPD Partai Gerindra Kepulauan Riau, H. Iman Sutiawan, menegaskan bahwa Partai Gerindra memiliki tanggung jawab besar dalam mengawal dan menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sesuai dengan peran masing-masing kader, baik yang berada di eksekutif maupun legislatif. 

Menurutnya, peran strategis tersebut harus dimaksimalkan agar kebijakan pemerintah berjalan efektif serta benar-benar berdampak bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Keberadaan kader Gerindra di berbagai posisi pemerintahan dan lembaga legislatif merupakan kekuatan yang harus digunakan secara optimal untuk memastikan arahan Presiden dapat diterjemahkan menjadi program dan kebijakan yang konkret serta berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Iman Sutiawan di Kantor DPD Gerindra Kepri, Kota Batam, Selasa (3/2/2026).

Iman Sutiawan langsung menggelar pertemuan dengan jajaran pengurus dan kader Partai Gerindra Kepulauan Riau setibanya dari Jakarta, usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026. 

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari Rakornas yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra.

Dalam Rakornas tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah arahan strategis terkait penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Arahan inilah yang kemudian disampaikan secara langsung dan utuh oleh Iman Sutiawan kepada seluruh kader Gerindra Kepri.

Ketua DPRD Provinsi Kepri ini juga menegaskan bahwa arahan Presiden harus menjadi pedoman bersama dalam menjalankan peran politik dan pemerintahan, sekaligus menjadi landasan dalam memperkuat kontribusi Partai Gerindra bagi pembangunan daerah.

Dalam kesempatan itu, Iman juga mengajak seluruh kader untuk terus menjaga soliditas, memperkuat kerja sama, dan bergerak seirama demi kepentingan rakyat, khususnya masyarakat Kepulauan Riau.

Selain menyampaikan arahan Presiden, pertemuan tersebut juga menjadi ajang konsolidasi internal serta persiapan pelaksanaan Hari Lahir (Harlah) Partai Gerindra ke-17 yang akan diselenggarakan oleh DPD Partai Gerindra Kepulauan Riau.

Harlah Partai Gerindra ke-18 di Kepri nantinya akan mengusung tema “Kompak, Bergerak, Berdampak”, yang mencerminkan semangat kebersamaan, kerja nyata, serta komitmen untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Iman Sutiawan menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan prinsip kerja yang harus diwujudkan dalam setiap langkah dan kegiatan Partai Gerindra di Kepulauan Riau.

Dengan semangat tersebut, Partai Gerindra Kepulauan Riau menegaskan komitmennya untuk terus bergerak, mengawal kebijakan nasional, serta memberikan dampak positif bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Riau.



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) menggelar skrining Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada anak lebih awal, yakni pada Sabtu (31/1/2026), dimana secara nasional peringatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7–14 Februari 2026 di berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari peringatan Congenital Heart Disease (CHD) Awareness Week 2026. 

Langkah percepatan ini menjadi wujud komitmen RSBP Batam dalam mendorong deteksi dini PJB pada anak. 

Pasalnya, kondisi tersebut kerap tidak menunjukkan gejala yang jelas pada fase awal kehidupan.

Ketua FErKI Batam dr. Fandi Ahmad, Sp.JP(K), FIHA, FASCC, menyampaikan bahwa PJB masih menjadi persoalan kesehatan yang memerlukan perhatian serius. 

Menurut Fandi, angka kejadian kelainan jantung bawaan di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 8 kasus per 1.000 kelahiran hidup. 

“Banyak kasus baru terdeteksi setelah menimbulkan keluhan. Karena itu, deteksi dini menjadi sangat penting untuk menyelamatkan masa depan anak,” ujarnya.

Melalui skrining ini, anak yang terindikasi memiliki kelainan jantung bawaan akan diarahkan untuk menjalani pemeriksaan dan konsultasi lanjutan dengan dokter spesialis di RSBP Batam sesuai kebutuhan medis. 

Dengan demikian, skrining tidak berhenti pada pemeriksaan awal, melainkan menjadi pintu masuk layanan kesehatan yang terstruktur dan berkelanjutan.

Direktur RSBP Batam dr. Tanto Budiharto, SpJP, mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi arahan pimpinan BP Batam, khususnya Deputi Bidang Pelayanan Umum, agar RSBP Batam tetap mengedepankan pelayanan sosial dan promotif kepada masyarakat. 

Hal ini tetap dijalankan meskipun secara pengelolaan RSBP Batam berstatus badan usaha yang diperkenankan melakukan aktivitas bisnis sesuai ketentuan.

Skrining PJB ini menjadi bagian dari rangkaian layanan jantung RSBP Batam sepanjang awal 2026, meliputi deteksi dini, pelayanan medis terukur, serta edukasi kesehatan bagi masyarakat dan keluarga pasien. 

Program tersebut sejalan dengan nilai PRIMA, yakni Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat. (Isp)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meninjau kondisi empat waduk yang menjadi sumber air bersih masyarakat Batam, Sabtu (31/1/2026).

Keempat waduk tersebut antara lain Waduk Sei Ladi, Waduk Sei Harapan, Waduk Duriangkang dan Waduk Nongsa.

Selain mengecek progres perbaikan pipa distribusi air di Waduk Sei Ladi, Li Claudia juga ingin memastikan ketahanan air baku bagi masyarakat tetap terjaga, baik dari aspek kualitas, kuantitas atau debit air, hingga kontinuitas distribusi.

“Kami terus bekerja untuk menuntaskan persoalan air di beberapa wilayah yang menjadi stres area,” tegas Li Claudia.

Dalam kesempatan tersebut, Li Claudia Chandra juga menginstruksikan kepada pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) agar terus meningkatkan pengawasan serta percepatan penanganan di wilayah-wilayah yang selama ini mengalami gangguan suplai air atau masuk dalam kategori stres area.

Ia meminta pengelola SPAM untuk terus memitigasi pelbagai persoalan dan menindaklanjuti keluhan masyarakat melalui langkah-langkah konkret, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Upaya ini mendapat atensi serius mengingat ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat Batam. Oleh karena itu, pengelolaan infrastruktur yang optimal serta pengawasan langsung di lapangan menjadi prioritas BP Batam dalam merespons persoalan air.

“Dengan meninjau langsung kondisi waduk dan pipa distribusi, seluruh proses dapat terpantau sehingga gangguan suplai air kepada masyarakat bisa segera teratasi,” tambah Li Claudia. (Isp)



Terduga Pelaku Saat Proses Penimbunan BBM Solar

INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Jajaran Unit Reskrim Polsek Batu Ampar secara resmi menghentikan proses penyelidikan penanganan perkara dugaan penyelewengan BBM solar di Jalan Duyung, Kawasan Industri sebelah Ciomas Adisatwa RPA Batu Ampar.


Pemberhentian proses penyelidikan dugaan penyelewengan BBM solar itu, menyusul setelah penyidik Reskrim Polsek Batu Ampar tidak menemukan adanya unsur tindak pidana dalam perkara tersebut.

Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah melalui Kanit Reskrim Iptu M. Brata Ul Usna menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan bahwa tidak ditemukan adanya unsur peristiwa pidana.

"Sudah kami periksa dan hasilnya tidak ada peristiwa pidana yang mengarah ke ranah kami. Solar diduga non subsidi yang diambil dari salah satu supir yang telah diperiksa juga. Untuk unsur penggelapan minyaknya, supir mengaku belum sempat menjual minyak tersebut. Sementara, pihak PT tidak berkenan juga buat laporan terhadap salah satu supir tersebut," ungkap Kanit Reskrim Polsek Batu Ampar Iptu M. Brata Ul Usna, Senin (2/2/2026).

Sebelumnya, jajaran Unit Reskrim Polsek Batu Ampar saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait temuan dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di Jalan Duyung, Kawasan Industri sebelah Ciomas Adisatwa RPA Batu Ampar.

Dalam proses penyelidikan itu, Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 4 orang yang diduga kuat terlibat dalam praktik penyelewengan BBM tersebut.

Seperti diketahui, dugaan penyelewengan atau penimbunan BBM solar mencuat, setelah ditemukan adanya praktik tidak wajar di sebuah gudang beralamat di Jalan Duyung, Kawasan Industri sebelah Ciomas Adisatwa RPA Batu Ampar.

Informasi yang berhasil dihimpun, aktivitas penimbunan BBM jenis solar ilegal diduga berlangsung cukup terang-terangan di Jalan Duyung, Kawasan Industri sebelah Ciomas Adisatwa RPA Batu Ampat. Tak hanya itu, praktik terselubung ini, juga disebut-sebut dikendalikan oleh seorang pria bernama Dodi.

Meski berada di wilayah Hukum Polsek Batu Ampar, praktik ilegal ini diduga telah berlangsung cukup lama dan tak tersentuh oleh penindakan hukum. Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya besar di tengah publik terkait lemahnya pengawasan dan penegakan hukum di lokasi itu.

Hasil penelusuran awak media di lokasi, ditemukan sebuah mobil box tertutup yang diduga difungsikan sebagai tempat penampungan sementara solar ilegal. 

Kendaraan tersebut terparkir mencurigakan di area industri dan tampak menjadi titik kumpul sejumlah sopir truk. Para sopir ini diduga menjual solar hasil penyedotan ilegal biasa dikenal dengan istilah “kencingan” dari tangki kendaraan operasional perusahaan.

Lebih mengejutkan lagi, di lokasi ini terlihat puluhan jeriken berkapasitas besar tersusun rapi di dalam mobil box. Jeriken-jeriken itu dilengkapi selang panjang yang diduga digunakan untuk menyedot solar langsung dari tangki truk. 

Selanjutnya, solar yang terkumpul kemudian diduga dikomersilakan kembali untuk kepentingan industri.

“Satu jeriken berisi sekitar 35 liter solar dibeli dari sopir truk seharga Rp240 ribu. Selanjutnya dijual kembali dengan harga solar industri, atau ditampung sementara sebelum dipindahkan ke gudang yang lebih besar di lokasi lain,” ungkap sumber.

Dua pekerja di lokasi berinisial YS dan LBS alias Putra mengakui bahwa aktivitas tersebut telah berjalan dengan rasa aman karena diduga ada pihak tertentu yang membekingi.

“Sudah diambil, Bang,” ujar salah satu dari mereka singkat, saat ditanya soal pengamanan aktivitas tersebut.

Namun ketika didesak untuk menjelaskan siapa pihak yang dimaksud, keduanya memilih bungkam dan enggan mengungkap identitas maupun peran pihak yang disebut-sebut mengkordinir praktik ilegal itu. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - BP Batam menegaskan komitmennya untuk mengubah wajah Batam dari sekadar kawasan insentif menjadi platform eksekusi industri tercepat di Asia Tenggara. Hal ini disampaikan oleh Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, saat menghadiri SMF Manufacturing Day Summit 2026 di Marina Bay Sands, Singapura.

Kehadiran delegasi BP Batam, yang mewakili Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, merupakan langkah nyata dalam memperkuat posisi Batam sebagai mitra strategis industri global di era Industry 5.0.

Forum ini dihadiri para pemimpin industri, regulator, dan investor dunia untuk memetakan arah manufaktur di era Industry 5.0. Dalam diskusi tersebut, integrasi Kecerdasan Buatan (AI) dan penguatan ketahanan rantai pasok regional menjadi agenda utama guna menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin dinamis.

Dukungan kuat terhadap kolaborasi regional pun mengalir dari petinggi Singapura, mulai dari Presiden SMF Lennon Tan hingga Minister of State for Trade and Industry Singapura, Gan Siow Huang. Mereka sepakat bahwa kerja sama lintas batas merupakan kunci utama dalam memperkuat daya saing kawasan di tengah transformasi teknologi yang masif.

Sejalan dengan semangat tersebut, Fary Djemy Francis menekankan bahwa persaingan investasi saat ini bukan lagi soal siapa yang memberi insentif terbesar, melainkan siapa yang paling cepat mewujudkan operasional pabrik.

“Fokus kami sederhana: mempercepat waktu dan menghilangkan ketidakpastian. Investor butuh kepastian bahwa rencana mereka bisa langsung dieksekusi di lapangan tanpa hambatan birokrasi,” tegas Fary.

Selain mengikuti forum utama, BP Batam juga menggelar pertemuan strategis dengan unit FDI Advisory United Overseas Bank (UOB). Pertemuan ini bertujuan untuk mematangkan pipeline (daftar) investor potensial dan merancang program promosi bersama yang lebih terukur untuk menarik industri manufaktur teknologi tinggi ke Batam.

Tak hanya soal infrastruktur, BP Batam juga fokus pada penguatan talenta melalui program Strategic Mentoring & Investor Insight Lab. Program ini membekali para Duta Investasi BP Batam dengan kemampuan komunikasi berbasis solusi untuk menghadapi kebutuhan investor global yang semakin kompleks.

Direktur Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar, yang juga hadir sebagai panelis dalam sesi khusus Batam–Bintan–Karimun, menambahkan bahwa reformasi perizinan dan layanan terintegrasi di Batam saat ini sudah berada di jalur yang tepat untuk mendukung operasional industri manufaktur ekspor.

Dengan penyederhanaan aturan dan infrastruktur yang terus diperkuat, BP Batam optimistis Batam akan tetap menjadi pilihan utama bagi perusahaan global yang ingin melakukan ekspansi cepat di kawasan Asia Tenggara. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | Tanjung Pinang - PT Capella Dinamik Nusantara kembali menghadirkan kegiatan kebersamaan bagi para pengguna Honda Stylo160 melalui agenda komunitas yang dikemas santai dan interaktif. Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi antar bikers sekaligus memperkuat solidaritas komunitas dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan di Kota Tanjung Pinang.

Kegiatan diawali dengan titik kumpul di area D’Green City Tanjung Pinang. Sebelum rangkaian acara dimulai, peserta mengikuti sesi briefing yang dipandu oleh Pulihanafiah Harahap selaku PIC Community PT Capella Dinamik Nusantara. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai susunan kegiatan serta edukasi keselamatan berkendara melalui kampanye #Cari_Aman.

Selain menjadi ajang berkumpul, kegiatan ini juga diisi dengan aktivitas kebersamaan yang mempererat hubungan antaranggota komunitas. Suasana santai dan penuh keakraban terasa sejak awal, mencerminkan semangat positif komunitas Honda yang menjunjung tinggi solidaritas dan kekompakan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada konsumen setia Honda sekaligus langkah awal membentuk Komunitas Stylo160 di Kota Tanjung Pinang. Selain menjadi wadah menyalurkan hobi, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa komunitas motor di bawah naungan Capella Honda Kepri adalah komunitas yang solid dan menjunjung tinggi keselamatan berkendara,” ujar Duri Yanto, Jum'at (30/1/2026). 

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan di Cafe Ruang Langit, salah satu kafe favorit anak muda Tanjung Pinang. Di lokasi ini, peserta diarahkan menuju area kegiatan yang telah disiapkan panitia untuk mengikuti sesi gathering yang dikemas santai dan interaktif.

Suasana semakin meriah dengan berbagai lomba menarik seperti Relay Race Carrying a Glass Using Balloons dan Guess the Color of the Bottle, lengkap dengan hadiah seru. Kegiatan juga diisi dengan sesi sharing & discussion bersama HCID, makan bersama, serta sesi foto sebagai simbol kebersamaan para bikers Stylo160.

“Acara ini luar biasa, Kami senang bisa ikut berpartisipasi karena kegiatannya variatif. Tidak hanya berkumpul bersama komunitas, tapi juga ada aktivitas seru dan suasana yang akrab. Kami benar-benar menikmati setiap momennya,” ungkap Didie, salah satu peserta kegiatan. (Isp) 


 


INSPIRASIKEPRI.COM | Tanjungpinang, - Musyawarah Daerah (Musda) VI Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Kepulauan Riau resmi menetapkan Gusti Yenosa atau yang akrab disapa Oca sebagai Ketua IJTI Kepri periode 2026–2030. 

Oca terpilih sebagai pemenang setelah bersaing dengan dua kandidat lainnya, yakni Riki Ramadhoni dan Alboin, dalam pemilihan yang berlangsung demokratis dan penuh dinamika di Hotel Pelangi Tanjungpinang, Jum'at (30/1/2026).

Musda VI IJTI Kepri yang digelar dengan semangat kebersamaan ini menjadi momentum penting regenerasi kepemimpinan organisasi jurnalis televisi di Kepulauan Riau. Sejak awal sidang, atmosfer persaingan terasa kuat, namun tetap menjunjung tinggi etika organisasi dan solidaritas sesama insan pers.

Dalam proses pemungutan suara, Gusti Yenosa berhasil meraih kepercayaan mayoritas peserta Musda, mengungguli dua rivalnya dan secara resmi ditetapkan sebagai ketua terpilih. 

Kemenangan ini sekaligus menandai harapan baru bagi arah perjuangan IJTI Kepri lima tahun ke depan.

Dalam pidato perdananya, Oca menegaskan komitmennya untuk membawa IJTI Kepri naik kelas, tidak hanya sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai wadah peningkatan kesejahteraan anggotanya.

“Jurnalis harus kuat secara integritas dan juga mandiri secara finansial. Salah satu program prioritas kami adalah membentuk koperasi jurnalis, agar anggota IJTI Kepri memiliki kekuatan ekonomi bersama,” tegas Oca.

Program koperasi jurnalis tersebut dirancang sebagai instrumen utama untuk mendorong kemandirian finansial anggota IJTI Kepri, mulai dari akses permodalan, simpan pinjam, hingga peluang usaha kolektif yang sehat dan profesional. 

Oca menilai, kesejahteraan yang baik akan berdampak langsung pada kualitas karya jurnalistik yang dihasilkan.

Selain koperasi, kepemimpinan Oca juga menitikberatkan pada peningkatan kapasitas SDM jurnalis, penguatan solidaritas internal, serta menjaga marwah profesi di tengah tantangan industri media yang semakin kompleks.

Sementara itu, dua kandidat lainnya, Riki Ramadhoni dan Alboin, menyampaikan sikap legowo dan siap mendukung kepengurusan baru demi kemajuan IJTI Kepri. 

Musda VI pun ditutup dengan pelantikan dan penyusunan struktur pengurus agar semangat persatuan dan komitmen bersama membangun organisasi yang lebih kuat, profesional, dan sejahtera.

Dengan terpilihnya Gusti Yenosa (Oca) sebagai Ketua IJTI Kepri periode 2026–2030, organisasi jurnalis televisi di Kepulauan Riau diharapkan memasuki babak baru lebih mandiri, lebih solid, dan lebih berdaya secara ekonomi. (*/Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Jajaran Unit Reskrim Polsek Batu Ampar saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait temuan dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di Jalan Duyung, Kawasan Industri sebelah Ciomas Adisatwa RPA Batu Ampar.

Dalam proses penyelidikan itu, Polisi mengaku telah melakukan pemeriksaan terhadap 4 orang yang diduga kuat terlibat dalam praktik penyelewengan BBM tersebut.

"Saat ini masih dalam penyelidikan. Sudah 4 orang kita periksa," ujar Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah melalui Kanit Reskrim Polsek Batu Ampar Iptu M. Brata Ul Usna saat dikonfirmasi Jum'at (30/1/2026).

Kendati demikian, belum diketahui secara pasti peran empat orang yang di maksud dalam pemeriksaan tersebut. Guna kepentingan penyelidikan, Polisi belum dapat memberikan keterangan secara rinci perihal dugaan penyelewengan BBM ini.

Sebelumnya, praktik dugaan penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar marak terjadi di Kota Batam. Parahnya lagi, pengusaha nakal ini disinyalir nekat menimbun BBM solar itu dalam jumlah banyak untuk meraup keuntungan sepihak.

Informasi yang berhasil dihimpun, aktivitas penimbunan BBM jenis solar ilegal diduga berlangsung cukup terang-terangan di Jalan Duyung, Kawasan Industri sebelah Ciomas Adisatwa RPA Batu Ampat. Tak hanya itu, praktik terselubung ini, juga disebut-sebut dikendalikan oleh seorang pria bernama Dodi.

Meski berada di wilayah Hukum Polsek Batu Ampar, praktik ilegal ini diduga telah berlangsung cukup lama dan tak tersentuh oleh penindakan hukum. Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya besar di tengah publik terkait lemahnya pengawasan dan penegakan hukum di lokasi itu.

Hasil penelusuran awak media di lokasi, ditemukan sebuah mobil box tertutup yang diduga difungsikan sebagai tempat penampungan sementara solar ilegal. 

Kendaraan tersebut terparkir mencurigakan di area industri dan tampak menjadi titik kumpul sejumlah sopir truk. Para sopir ini diduga menjual solar hasil penyedotan ilegal biasa dikenal dengan istilah “kencingan” dari tangki kendaraan operasional perusahaan.

Lebih mengejutkan lagi, di lokasi ini terlihat puluhan jeriken berkapasitas besar tersusun rapi di dalam mobil box. Jeriken-jeriken itu dilengkapi selang panjang yang diduga digunakan untuk menyedot solar langsung dari tangki truk. 

Selanjutnya, solar yang terkumpul kemudian diduga dikomersilakan kembali untuk kepentingan industri.

“Satu jeriken berisi sekitar 35 liter solar dibeli dari sopir truk seharga Rp240 ribu. Selanjutnya dijual kembali dengan harga solar industri, atau ditampung sementara sebelum dipindahkan ke gudang yang lebih besar di lokasi lain,” ungkap sumber.

Dua pekerja di lokasi berinisial YS dan LBS alias Putra mengakui bahwa aktivitas tersebut telah berjalan dengan rasa aman karena diduga ada pihak tertentu yang membekingi.

“Sudah diambil, Bang,” ujar salah satu dari mereka singkat, saat ditanya soal pengamanan aktivitas tersebut.

Namun ketika didesak untuk menjelaskan siapa pihak yang dimaksud, keduanya memilih bungkam dan enggan mengungkap identitas maupun peran pihak yang disebut-sebut mengkordinir praktik ilegal itu. 

Saat di konfirmasi wartawan, Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah mengaku telah memproses dugaan kasus penyelewengan BBM ini. 

"Sedang kita proses," ujar singkat Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah. 

Hingga berita ini diterbitkan, awak media Inspirasikepri.com terus berupaya menggali lebih dalam perihal dugaan praktik penimbunan BBM Solar tersebut. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Praktik dugaan penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar marak terjadi di Kota Batam. Parahnya lagi, pengusaha nakal ini disinyalir nekat menimbun BBM solar itu dalam jumlah banyak untuk meraup keuntungan sepihak.

Informasi yang berhasil dihimpun, aktivitas penimbunan BBM jenis solar ilegal diduga berlangsung cukup terang-terangan di Jalan Duyung, Kawasan Industri sebelah Ciomas Adisatwa RPA Batu Ampat. Tak hanya itu, praktik terselubung ini, juga disebut-sebut dikendalikan oleh seorang pria bernama Dodi.

Meski berada di wilayah Hukum Polsek Batu Ampar, praktik ilegal ini diduga telah berlangsung cukup lama dan tak tersentuh oleh penindakan hukum. Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya besar di tengah publik terkait lemahnya pengawasan dan penegakan hukum di lokasi itu.

Hasil penelusuran awak media di lokasi, ditemukan sebuah mobil box tertutup yang diduga difungsikan sebagai tempat penampungan sementara solar ilegal. 

Kendaraan tersebut terparkir mencurigakan di area industri dan tampak menjadi titik kumpul sejumlah sopir truk. Para sopir ini diduga menjual solar hasil penyedotan ilegal biasa dikenal dengan istilah “kencingan” dari tangki kendaraan operasional perusahaan.

Lebih mengejutkan lagi, di lokasi ini terlihat puluhan jeriken berkapasitas besar tersusun rapi di dalam mobil box. Jeriken-jeriken itu dilengkapi selang panjang yang diduga digunakan untuk menyedot solar langsung dari tangki truk. 

Selanjutnya, solar yang terkumpul kemudian diduga dikomersilakan kembali untuk kepentingan industri.

“Satu jeriken berisi sekitar 35 liter solar dibeli dari sopir truk seharga Rp240 ribu. Selanjutnya dijual kembali dengan harga solar industri, atau ditampung sementara sebelum dipindahkan ke gudang yang lebih besar di lokasi lain,” ungkap sumber.

Dua pekerja di lokasi berinisial YS dan LBS alias Putra mengakui bahwa aktivitas tersebut telah berjalan dengan rasa aman karena diduga ada pihak tertentu yang membekingi.

“Sudah diambil, Bang,” ujar salah satu dari mereka singkat, saat ditanya soal pengamanan aktivitas tersebut.

Namun ketika didesak untuk menjelaskan siapa pihak yang dimaksud, keduanya memilih bungkam dan enggan mengungkap identitas maupun peran pihak yang disebut-sebut mengkordinir praktik ilegal itu. 

Saat di konfirmasi wartawan, Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah mengaku telah memproses dugaan kasus ini. 

"Sedang kita proses," ujar singkat Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah. 

Hingga berita ini diterbitkan, awak media Inspirasikepri.com terus berupaya menggali lebih dalam perihal dugaan praktik penimbunan BBM Solar tersebut. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Dewan Pertahanan Nasional (DPN) adalah lembaga strategis yang berada langsung dibawah Presiden, secara struktur orgaanisasi Presiden Republik Indonesia Jenderal (Purn) Prabowo Subianto menjabat sebagai Ketua DPN dan Menteri Pertahanan RI Jenderal (Purn) Syafrie Syamsudin selaku Ketua Harian. 

Beberapa hari lalu DPN melaksanakan kunjungan kerja di Provinsi Kepulauan Riau yang meliputi wilayah di P. Bintan dan P. Batam. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka pengumpulan data dan sebagai upaya untuk memastikan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen akan dapat tercapai, khususnya di wilayah Kepulauan Riau.

Kunjungan kerja tersebut dipimpin oleh Deputi Bidang Geostrategi DPN, Mayjen TNI Ari Yulianto, S.I.P., M.H.I., bersama Deputi Bidang Geoekonomi DPN Dr. Yayat Ruyat, M.Eng., beserta jajaran. 

Agenda kunjungan di P. Batam dilaksanakan dengan melakukan audensi dan peninjauan langsung di sejumlah titik pertumbuhan strategis yang memiliki peran penting dalam penguatan ekonomi nasional, salah satunya adalah kunjungan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh, yang menurut DPN KEK Tg. Sauh ini dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong industri dan peningkatan nilai tambah sumber daya nasional. 

Peninjauan KEK Tg. Sauh guna melihat dan menyaksikan dari dekat bagaimana kesiapan infrastruktur, iklim investasi, serta bagaimana dukungan kebijakan yang dibutuhkan oleh KEK Tg Sauh dalam membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi di Pulau Batam.

Menurut DPN kunjungan kerja ini merupakan bagian dari langkah konkret pemerintah dalam memastikan Batam mampu berperan sebagai salah satu katalisator utama pertumbuhan ekonomi nasional, yang sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 8 persen. 

Batam dan Kepulauan Riau (Kepri) dinilai strategis untuk memompa pertumbuhan ekonomi nasional melalui transformasi ekonomi yang signifikan. Kawasan ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai pusat manufaktur, tetapi berkembang menjadi hub teknologi tinggi dan tujuan investasi global. 

Selain itu, status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang menawarkan kepastian hukum dan insentif fiskal yang agresif terbukti efektif menjadi magnet bagi Foreign Direct Investment (FDI) yang masif. 

DPN berharap dengan mengoptimalkan kekuatan dan peran masing masing dari KEK, KI serta FTZ, Provinsi Kepri dapat menciptakan mesin pertumbuhan yang komprehensif, di mana arus modal asing dan inovasi teknologi bekerja bersamaan untuk mengakselerasi produktivitas nasional di atas rata-rata.

Selanjutnya sebagai lembaga strategis negara, Dewan Pertahanan Nasional (DPN) salah satunya memiliki fungsi untuk memastikan bahwa pembangunan nasional, terutama pada kawasan strategis agar berjalan selaras, aman, dan berkelanjutan. Untuk itu DPN juga berkewajiban untuk memantau perkembangan KEK, KI dan PSN serta industri strategis lainnya diseluruh Indonesia termasuk di wilayah P. Bintan dan P. Batam untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional. 

DPN juga berperan mengidentifikasi berbagai potensi permasalahan dan hambatan, baik dari sisi geostrategi, geopolitik maupun geoekonomi yang mencakup infrastruktur, kebijakan lintas sektor, serta kesiapan kawasan, yang dapat memengaruhi target pertumbuhan ekonomi nasional.

Peninjauan ini menegaskan pentingnya pendekatan menyeluruh antara pertahanan, stabilitas kawasan, dan kebijakan ekonomi untuk mendukung pertumbuhan nasional. Fokus utama diarahkan pada kesiapan regulasi, perizinan, tata kelola kawasan, serta koordinasi antar instansi guna menciptakan iklim investasi yang kondusif, memperkuat ketahanan ekonomi, dan meningkatkan daya saing Indonesia di tengah persaingan global. 

Menurut Deputi DPN selain melakukan kunjungan ke KEK Tanjung Sauh, Dewan Pertahanan Nasional juga berencana akan melaksanakan audensi ke BP Batam untuk pengumpulan data dan berdiskusi terkait perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Industri (KI) di Batam serta bagaimana memperkuat ekonomi nasional melalui perlindungan aset industri strategis di wilayah perbatasan, memastikan pengamanan ekonomi perbatasan melalui pengendalian aktivitas ekonomi dan perlindungan terhadap aset strategis di wilayah perbatasan, mengingat posisi Batam yang vital, disamping itu bagaimana memastikan kontribusi Batam terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional dan pembangunan ekonomi yang berdaya saing global.

Akselerasi Pertumbuhan Melalui KEK 

KEK Tanjung Sauh, yang dikembangkan oleh PT Batamraya Sukses Perkasa (PT BSP) - Panbil Group, menjadi salah satu "kantong pertumbuhan" yang diprioritaskan. Dengan fokus pada pengembangan pelabuhan hub logistik internasional, industri energi, dan manufaktur modern, kawasan ini diproyeksikan mampu menyerap investasi skala besar yang akan berdampak langsung pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kepulauan Riau.

Posisi strategis saja tidak cukup. Dibutuhkan sinergi antara kebijakan pemerintah dan kesiapan pengelola kawasan untuk membangun kepercayaan investor global. 

Kunjungan DPN ini dapat diartikan dan mempertegas bahwa KEK Tanjung Sauh adalah aset vital negara dalam memenangkan persaingan ekonomi di jalur Selat Malaka.

Keunggulan strategis KEK Tanjung Sauh meliputi konektivitas global melalui akses langsung ke Selat Phillips sebagai jalur perdagangan tersibuk di dunia, integrasi kawasan yang optimal karena kedekatannya dengan pusat finansial Singapura serta pusat industri Johor Bahru (SIJORI), serta dukungan insentif fiskal berupa kemudahan pajak dan kepabeanan yang kompetitif bagi investor asing maupun domestik. 

Dengan penguatan kawasan ekonomi khusus dan sinergi kebijakan pusat dan daerah, Batam dan Kepri berpotensi menjadi mesin akselerasi pertumbuhan nasional yang berkelanjutan.

Melalui pengembangan berkelanjutan dan dukungan penuh dari Dewan Pertahanan Nasional, KEK Tanjung Sauh sangat optimis dapat menarik lebih banyak arus investasi berkualitas yang akan menggerakkan roda ekonomi Batam melampaui rata-rata pertumbuhan nasional. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Iman Sutiawan, mengajak masyarakat Batam untuk menyikapi persoalan air bersih secara jernih, proporsional, dan tidak reaktif. 

Menurutnya, masalah air bukan persoalan yang lahir hari ini, melainkan akumulasi panjang dari kebijakan, pembangunan infrastruktur, dan pertumbuhan kota yang tidak seimbang selama bertahun-tahun.

Iman menegaskan, bahwa masa transisi pengelolaan air dari ATB ke Moya telah berlangsung sejak periode kepemimpinan sebelumnya. Infrastruktur dasar air bersih yang digunakan hingga kini dibangun pada masa ketika jumlah penduduk Batam masih relatif kecil.

Menurutnya, pipa-pipa berdiameter terbatas dan kapasitas distribusi yang minim kala itu dinilai memadai, namun tidak dirancang untuk menghadapi lonjakan penduduk, pertumbuhan perumahan, dan ekspansi kawasan industri seperti yang terjadi saat ini.

“Batam berkembang sangat cepat, tetapi sistem airnya tumbuh lambat. Ketimpangan inilah yang hari ini kita rasakan dampaknya,” ujar Iman yang juga sebagai tokoh pemuda di Kepri.

Pasca pengelolaan air dipegang oleh Moya, kondisi pelayanan air diakui belum menunjukkan perbaikan signifikan sesuai harapan masyarakat. 

Namun demikian, Iman mengingatkan bahwa fase ini merupakan tahap koreksi besar, di mana berbagai persoalan lama justru muncul ke permukaan dan terasa lebih tajam akibat ekspektasi publik yang tinggi.

Dalam konteks tersebut, Kepala dan Wakil Kepala BP Batam, yakni Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, dinilai tidak mewarisi kondisi ideal. 

Sebaliknya, keduanya menghadapi kompleksitas persoalan yang menumpuk, mulai dari keterbatasan teknis, kondisi infrastruktur lama, hingga kepercayaan publik yang sedang diuji.

Meski demikian, Iman menilai upaya yang dilakukan Amsakar–Li Claudia sudah maksimal. Langkah-langkah evaluasi menyeluruh, penataan ulang prioritas, serta upaya pembenahan sistem distribusi terus dilakukan di tengah tekanan dan sorotan publik.

“Membenahi air bukan pekerjaan instan. Ini bukan soal memperbaiki keran bocor, tapi membangun ulang fondasi sistem pelayanan publik yang menyangkut hajat hidup orang banyak,” tegasnya.

Ia menambahkan, tanpa dukungan sosial dan stabilitas politik, upaya pembenahan justru berpotensi tersendat. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak saling menyalahkan, apalagi melemahkan legitimasi kepemimpinan yang sedang bekerja menyelesaikan persoalan struktural ini.

Iman menekankan bahwa kritik tetap penting sebagai bagian dari kontrol publik, namun harus diarahkan secara konstruktif. Dukungan masyarakat menjadi faktor kunci agar pembenahan sistem air bersih dapat berjalan berkelanjutan dan menghasilkan dampak jangka panjang.

“Air adalah kebutuhan dasar. Ketika pemimpin sudah bekerja di garis depan, maka tugas masyarakat adalah memberi kepercayaan, mendukung dengan cara yang bijak, dan mengawal agar perubahan benar-benar terwujud,” ujarnya.

Menurut Iman, persoalan air adalah cermin kedewasaan sebuah kota. Cara Batam menyikapi krisis ini akan menentukan apakah kota ini hanya tumbuh besar secara fisik, atau benar-benar matang sebagai kota yang berkeadaban dan berkeadilan bagi warganya. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatatkan capaian kinerja yang solid sepanjang tahun 2025, khususnya pada sektor kepelabuhanan. 

Kinerja positif ini mencerminkan peran pelabuhan sebagai salah satu motor penggerak utama dalam memperkuat iklim investasi dan daya saing ekonomi Batam.

Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam membukukan realisasi penerimaan sebesar Rp468,4 miliar. Angka tersebut melampaui target tahun 2025 sebesar Rp401,8 miliar atau setara dengan capaian 117 persen.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menegaskan bahwa kinerja sektor kepelabuhanan memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kepercayaan investor.

“Pelabuhan merupakan wajah utama konektivitas dan logistik Batam. Kinerja kepelabuhanan yang tumbuh positif menjadi sinyal kuat bahwa Batam semakin siap sebagai tujuan investasi, baik di sektor industri, logistik, maupun perdagangan internasional,” ujar Amsakar Achmad dalam keterangan resminya, Kamis (22/1/2026).

Dari sisi operasional, kinerja pelabuhan juga menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, arus peti kemas tercatat mencapai 797.087 TEUs, tumbuh sekitar 18 persen dibandingkan capaian tahun 2024.

Terminal Peti Kemas Batu Ampar menjadi penopang utama dengan volume peti kemas mencapai 522.941 TEUs atau sekitar 66 persen dari total arus peti kemas Batam. 

Capaian ini meningkat 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menegaskan peran Batu Ampar sebagai hub penting dalam jaringan logistik regional dan internasional.

Sementara itu, volume general kargo tercatat sebesar 11,77 juta ton atau tumbuh 13 persen, sejalan dengan meningkatnya aktivitas industri dan perdagangan.

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menambahkan, pertumbuhan dua digit yang dicatatkan sektor kepelabuhanan merupakan hasil dari konsistensi BP Batam dalam melakukan pembenahan tata kelola serta peningkatan kualitas layanan pelabuhan.

Menurut Li Claudia, fokus BP Batam tidak hanya pada peningkatan volume, tetapi juga pada efisiensi dan kepastian layanan bagi pengguna jasa kepelabuhanan.

“BP Batam terus mendorong efisiensi, kepastian layanan, dan kolaborasi dengan mitra usaha. Pelabuhan yang andal dan efisien adalah kunci untuk menurunkan biaya logistik dan meningkatkan daya tarik investasi,” jelasnya.

Kinerja positif tersebut turut ditopang oleh meningkatnya aktivitas kepelabuhanan sepanjang Januari hingga Desember 2025. 

Selama periode tersebut, tercatat sebanyak 109.174 kunjungan kapal barang dan penumpang, tumbuh 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Seiring dengan peningkatan kunjungan kapal, total Gross Tonnage (GT) juga mengalami pertumbuhan signifikan. 

Sepanjang 2025, total GT mencapai 73,18 juta GT atau meningkat 15 persen secara tahunan, mencerminkan semakin intensifnya aktivitas logistik dan pelayaran di perairan Batam.

Dari sisi mobilitas orang dan pelaku usaha, pelabuhan-pelabuhan di Batam melayani sebanyak 9,37 juta penumpang domestik dan internasional sepanjang 2025. Jumlah tersebut meningkat sekitar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan terbesar tercatat pada layanan Terminal Ferry Internasional, dengan jumlah penumpang datang dan berangkat mencapai 5,3 juta orang atau tumbuh 10 persen. Pertumbuhan ini menunjukkan peran strategis Batam sebagai simpul pergerakan lintas negara.

Dari sisi trayek, pertumbuhan sebesar 32 persen tercatat pada penumpang yang datang dan berangkat dengan rute Malaysia mengungguli rute Singapura yang hanya tumbuh 5 persen meski dari segi jumlah masih mendominasi.

Kenaikan ini memperkuat posisi Batam sebagai gerbang utama pergerakan orang dan barang di kawasan perbatasan Indonesia.

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menekankan bahwa kinerja ini menjadi fondasi penting bagi peningkatan pelayanan kepelabuhanan ke depannya.

“Capaian tahun 2025 menjadi dasar bagi kami untuk terus mendorong transformasi layanan kepelabuhanan yang modern, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan investor serta pelaku usaha,” ujarnya.

Ke depan, BP Batam berkomitmen untuk memperkuat peran pelabuhan sebagai enabler pertumbuhan ekonomi, melalui peningkatan kualitas layanan, integrasi sistem, serta kepastian berusaha yang mendukung Batam sebagai hub logistik yang berdaya saing internasional. (Isp)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) melakukan serangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Riau guna memperkuat layanan kesehatan strategis serta mendorong pertukaran gagasan antarinstansi di wilayah kepulauan.

Kunjungan tersebut dipimpin Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, didampingi Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan dr. Muhammad Yanto, bersama jajaran, pada Jum'at (23/1/2026).

Agenda diawali dengan kunjungan ke RSAL Dr. Midiyato Suratani yang disambut langsung Kepala Rumah Sakit Angkatan Laut, Kolonel Laut (K) dr. Widya Wirawan, beserta jajaran.

Dalam kunjungan tersebut, RSBP Batam melaksanakan kaji banding awal terkait pengelolaan layanan hiperbarik, mencakup kesiapan sumber daya manusia, aspek keselamatan operasional, serta tata kelola layanan dalam mendukung kedokteran kelautan.

Direktur RSBP Batam menyatakan, kaji banding ini menjadi bagian dari tahap awal pembelajaran dalam pengembangan layanan hiperbarik di RSBP Batam.

“Batam sebagai kawasan maritim dan industri membutuhkan layanan kesehatan yang adaptif dan mengutamakan keselamatan. Karena itu, pembelajaran dari rumah sakit yang telah berpengalaman menjadi penting sebagai bahan kajian,” ujar dr. Tanto.

Dalam diskusi tersebut, turut dibahas karakteristik layanan RSAL dr. Midiyato Suratani sebagai rumah sakit TNI AL Tipe B berstatus Badan Layanan Umum (BLU), serta keterkaitannya dengan kondisi RSBP Batam yang saat ini didominasi pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS Kesehatan).

Kegiatan kunjungan ini sejalan dengan arahan pimpinan BP Batam, khususnya Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait, yang secara konsisten menekankan peningkatan mutu layanan serta penguatan orientasi pelayanan kepada masyarakat di Rumah Sakit BP Batam.

Selain ke RSAL, jajaran RSBP Batam juga melakukan silaturahmi dan diskusi singkat dengan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan. 

Kunjungan tersebut diterima Kepala Bidang Pemasaran BP Bintan Rahut T. Hutajulu, dalam suasana diskusi informal di kawasan Dompak, Tanjungpinang.

“Kami berharap rangkaian kunjungan ini dapat memperkaya perspektif pengembangan layanan kesehatan serta memperkuat jejaring dan sinergi antarinstitusi di Kepulauan Riau, dengan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat dan peningkatan mutu pelayanan,” pungkas dr. Tanto. (Isp)




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Capella Group melalui PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) dengan menggelar kegiatan donor darah yang melibatkan karyawan, mitra usaha, serta masyarakat umum. 

Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (24/1/2026) di CDN Sales Office Batam Centre, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam.

Regional Head PT Capella Dinamik Nusantara Kepri, Syaiful, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari agenda rutin perusahaan yang dirancang untuk memberikan kontribusi berkelanjutan bagi masyarakat. Tahun ini, Capella Group menargetkan pelaksanaan donor darah sebanyak tiga kali dalam setahun sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ketersediaan stok darah di Batam.

“Kami telah merancang program ini sebagai agenda rutin yang akan dilaksanakan tiga kali dalam setahun. Langkah ini diambil untuk memastikan kontribusi yang konsisten bagi stok darah di Batam. Kami juga sudah menjadwalkan pertemuan berikutnya bersama PMI pada Mei 2026. Ini adalah bagian dari ‘napas’ perusahaan untuk selalu hadir di tengah masyarakat,” ujar Syaiful di sela-sela kegiatan.

Pada pelaksanaan kali ini, panitia menargetkan 130 peserta donor dengan estimasi pengumpulan sekitar 100 kantong darah. Hingga kegiatan berlangsung, antusiasme peserta terlihat tinggi sejak pagi hari. Dengan dukungan enam bed donor dari PMI, area pelayanan dipenuhi oleh karyawan dealer, staf lembaga pembiayaan, hingga warga umum yang datang bersama keluarga. Selain donor darah, panitia juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis bagi peserta.

Syaiful menambahkan bahwa setiap peserta donor tetap melalui proses skrining kesehatan yang ketat oleh tenaga medis PMI guna memastikan kualitas darah yang disumbangkan. “Meski target pendaftar 130 orang, kami optimis bisa menyumbangkan sekitar 100 kantong darah yang berkualitas untuk PMI,” ungkapnya.

Kegiatan donor darah ini melibatkan berbagai unit usaha Capella Group di Batam, antara lain Capella Honda, PT Capella Patria Utama, Capella ISUZU, CMD Finance, serta didukung penuh oleh PMI Kota Batam. Pada kegiatan sebelumnya, Capella Group berhasil mengumpulkan 52 kantong darah, dan capaian tersebut diharapkan terus meningkat seiring konsistensi program.

Lebih lanjut, Syaiful memaparkan bahwa donor darah hanyalah salah satu pilar dari visi besar CSR Capella Group. Perusahaan mengusung semangat untuk memberikan dampak positif yang lebih luas di berbagai sektor, di antaranya tanggap bencana melalui kesiapan bantuan langsung saat terjadi bencana alam, pelestarian lingkungan dengan rencana aksi bersih-bersih pantai untuk menjaga ekosistem pesisir, serta program kesehatan masyarakat yang dirancang untuk mendukung upaya pencegahan kurang gizi dan stunting.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa ekosistem bisnis tidak hanya berorientasi pada angka penjualan, tetapi juga dapat menjadi penggerak kebaikan dan manfaat sosial bagi masyarakat. Ini sejalan dengan semangat Sinergi Bagi Negeri dari Astra Honda Motor, di mana Honda dan jaringan usahanya tidak hanya bergerak di industri sepeda motor, tetapi juga aktif berkontribusi bagi lingkungan dan masyarakat,” tutup Syaiful.

Melalui kegiatan donor darah dan berbagai program CSR berkelanjutan lainnya, Capella Group berharap dapat terus memberikan manfaat nyata serta memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat Kota Batam dan sekitarnya. (Isp) 

Resmi Jabat Ketua DPW PKB Kepri, Rocky Marciano Bawole Pastikan PKB Beri Manfaat Nyata Bagi Masyarakat 
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Estafet kepemimpinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Kepulauan Riau kini resmi berganti dengan penetapan struktur baru untuk masa bakti 2026-2031. 

Berdasarkan hasil penetapan tersebut, Rocky Marciano Bawole, S.Sos., dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua DPW PKB Kepulauan Riau. 

Dalam menjalankan struktural roda organisasi, Rocky akan didampingi oleh Aman, S.Pd., M.M. selaku Sekretaris dan Suigwan, S.M sebagai Bendahara. 

Langkah ini dipandang sebagai momentum penguatan mesin partai dalam merespons dinamika sosial dan politik di wilayah Kepulauan Riau yang semakin kompleks, terutama dalam menyongsong agenda-agenda besar politik di masa mendatang.

Dalam kesempatan ini, Rocky Marciano Bawole mengatakan bahwa penugasan ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk membawa PKB semakin dekat dengan hati masyarakat Kepri. 

Selain itu, Rocky juga menegaskan, komitmennya untuk segera melakukan konsolidasi internal guna memastikan program-program partai berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput. 

"Amanah ini adalah panggilan untuk berkhidmat secara totalitas. Fokus utama kami dalam lima tahun ke depan adalah memperkuat struktur partai hingga ke tingkat desa dan memastikan kehadiran PKB memberikan manfaat nyata, terutama dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat kepulauan dan memperkuat ekonomi lokal di Bumi Bunda Tanah Melayu," tegas Rocky.

Dukungan penuh juga mengalir dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB melalui Hj. Ratna Juwita Sari yang memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru yang dinilai solid dan representatif.

Dalam hal ini, Hj. Ratna Juwita Sari menekankan pentingnya menjaga marwah partai sebagai pelayan rakyat serta memperkuat basis massa untuk meraih target-target politik ke depan. 

Secara khusus, Hj. Ratna menyampaikan harapannya agar kerja keras seluruh pengurus DPW PKB Kepri saat ini mampu membuka jalan bagi PKB untuk meraih kursi DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kepulauan Riau pada Pemilu 2029 mendatang. 

Menurutnya, representasi kader terbaik PKB di tingkat nasional sangat krusial untuk mengawal aspirasi warga Kepri secara lebih optimal di pusat.

"Kami di pusat menaruh harapan besar pada DPW PKB Kepri di bawah kepemimpinan Mas Rocky. Saya berpesan agar seluruh jajaran pengurus tetap setia pada garis perjuangan partai dan mulai merajut simpul kekuatan sejak dini. Target kita jelas, PKB harus memiliki wakil di DPR RI dari Kepulauan Riau pada Pemilu 2029," tutur Hj. Ratna.

Lanjut, Hj. Ratna menyampaikan, dengan struktur yang kuat dan kerja nyata di lapangan, PKB mampu meraih kursi Senayan untuk Kepri.

"Saya optimis kursi Senayan untuk Kepri bisa kita raih bersama guna memastikan kebijakan nasional lebih berpihak pada kemajuan daerah kepulauan kita ini. Selamat mengabdi untuk seluruh pengurus yang telah ditetapkan," tutup Hj. Ratna Juwita Sari. (ISP) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Barelang melakukan pengamanan ketat dalam pendistribusian air bersih dari pemerintah melalui PT Air Batam Hilir (ABH) kepada warga terdampak gangguan pasokan air di Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batuampar, Kota Batam, Jumat (23/1/2026).

Pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Batuampar, Kompol Amru Abdullah, dengan melibatkan personel Polsek Batuampar sejak pagi hingga malam hari.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono mengatakan, kehadiran polisi bertujuan memastikan pendistribusian air bersih berjalan lancar, tertib, serta tepat sasaran bagi masyarakat yang terdampak gangguan layanan air.

“Polri hadir untuk memberikan rasa aman dan memastikan pendistribusian air bersih dari pemerintah kepada masyarakat berjalan dengan baik, tanpa kendala dan tetap kondusif,” ujar Kombes Pol Anggoro Wicaksono.

Distribusi air bersih mulai dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB dengan pengawalan personel kepolisian, bekerja sama dengan pihak kelurahan, kecamatan, serta para ketua RT dan RW setempat. Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 20.00 WIB, situasi di seluruh lokasi dilaporkan aman dan terkendali.

Berdasarkan data Kelurahan Tanjung Sengkuang, kebutuhan air bersih warga terdampak mencapai 84 trip mobil tangki per hari. Namun, pada hari pelaksanaan, pendistribusian dilakukan sebanyak 48 trip karena sebagian rumah warga mulai kembali mendapatkan aliran air meski dengan debit kecil.

Adapun rincian distribusi air bersih meliputi RW 01 sebanyak enam trip, RW 04 sepuluh trip, RW 08 lima trip, RW 10 satu trip, RW 11 sepuluh trip, RW 12 tujuh trip, RW 13 tujuh trip, dan RW 17 dua trip. Sementara RW 02 dan RW 03 tidak lagi menerima distribusi karena pasokan air telah kembali mengalir.

Kapolresta Barelang menegaskan, kepolisian akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mengawal pelayanan publik, khususnya dalam situasi darurat yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

“Pengamanan akan terus kami lakukan selama kegiatan berlangsung agar masyarakat merasa aman dan pelayanan pemerintah benar-benar dirasakan,” pungkasnya.

Sebelumnya, ratusan warga Tanjung Sengkung, Kecamatan Batu Ampar, Batam, berunjuk rasa di depan Kantor BP Batam, Kamis (22/1/2026), menuntut realisasi pemenuhan air bersih yang hingga kini belum terwujud.

Massa tiba sekitar pukul 12.30 WIB dan disambut pengamanan kepolisian. Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menemui peserta aksi dan menerima tuntutan warga.

Dalam demonstrasi tersebut, warga mendesak agar air bersih segera dialirkan, distribusi air dilakukan secara adil, serta meminta pimpinan BP Batam mundur jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dan jajaran menemui langsung masyarakat Kelurahan Tanjung Sengkuang yang melakukan aksi penyampaian aspirasi, Kamis (22/1/2026).

Kehadiran Amsakar dan jajaran BP Batam bertujuan untuk mendengarkan secara langsung tuntutan masyarakat sekaligus memberikan penjelasan terbuka terkait upaya penyelesaian persoalan distribusi air bersih di Kota Batam.

Dalam aksi tersebut, masyarakat menyampaikan tuntutan utama, yakni percepatan aliran air bersih ke seluruh wilayah Batam, serta distribusi air yang adil. 

Menanggapi hal itu, Amsakar menyampaikan penjelasan secara lugas di hadapan massa. Ia menegaskan bahwa BP Batam tidak pernah membedakan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

“Azaznya berkeadilan. Tidak ada perbedaan pelayanan air bersih,” tegas Amsakar.

Namun demikian, Amsakar mengakui masih terdapat beberapa wilayah yang masuk kategori stress area dalam distribusi air bersih, termasuk Kelurahan Tanjung Sengkuang. 

Menurutnya, kondisi tersebut terus menjadi perhatian utama BP Batam.

“Area-area tersebut setiap hari kami tangani dengan langkah-langkah cepat. Distribusi terus kami upayakan sebagai bentuk komitmen kami kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebagai langkah darurat, BP Batam telah mengerahkan armada tangki air untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak. 

Distribusi air melalui tangki akan terus dilakukan hingga pasokan air bersih kembali normal.

“Kami akan terus dorong distribusi tangki air langsung ke rumah-rumah warga apabila terjadi kekurangan,” kata Amsakar.

Ia menegaskan, BP Batam tidak pernah menunda penyelesaian persoalan air bersih. 

Amsakar memastikan seluruh jajaran pimpinan terus bekerja untuk menuntaskan permasalahan tersebut.

“Yang terpenting bagi saya dan jajaran adalah memperjuangkan amanah masyarakat. Itu yang kami lakukan setiap hari,” pungkas Amsakar.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tetap kooperatif dan mendukung langkah-langkah pemerintah agar persoalan distribusi air bersih di Batam dapat segera diselesaikan secara berkelanjutan.

“Kami butuh dukungan semua pihak agar solusi yang sedang dan akan dijalankan dapat berjalan optimal,” pungkasnya. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Sepak terjang salah satu penyedia layanan telekomunikasi nasional, Indosat Ooredoo Hutchison, kembali menjadi sorotan publik. 

Kali ini, perusahaan tersebut diduga terseret dalam pusaran praktik ilegal yang jauh lebih serius dan sistemik, yakni dugaan keterlibatan aktif dalam jaringan mafia IMEI yang memanfaatkan data paspor turis asing secara masif dan terstruktur.

Praktik ini dinilai bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan berpotensi menjadi bentuk “kanibalisme kepercayaan global”, karena menyentuh isu sensitif berupa perlindungan data pribadi warga negara asing serta kredibilitas sistem telekomunikasi Indonesia di mata internasional.

Paspor Turis Asing Diduga Berubah Menjadi Komoditas

Berdasarkan penelusuran wartawan, pada Jumat (23/1/2026), paspor turis asing yang seharusnya menjadi dokumen sakral dan dilindungi ketat, diduga telah berubah fungsi menjadi “alat hidup” bagi ribuan ponsel selundupan atau black market yang beredar luas di Indonesia.

Modusnya, data paspor wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia khususnya melalui Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang) dan Bandara Internasional Ngurah Rai (Bali) diduga dikumpulkan saat proses pembelian kartu SIM. 

Tanpa disadari para turis, identitas mereka kemudian dimanfaatkan ulang untuk proses registrasi dan aktivasi IMEI ponsel ilegal yang seharusnya diblokir oleh sistem nasional.

Lonjakan Penjualan yang Dinilai Janggal

Di tengah maraknya dugaan praktik ini, grafik pertumbuhan pelanggan dan penjualan Indosat justru menunjukkan tren yang sangat kencang dan impresif. Namun, sejumlah pihak mempertanyakan kualitas pertumbuhan tersebut.

“Laporan pasar memang menunjukkan performa Indosat terlihat melonjak signifikan dalam beberapa periode terakhir. Tapi lonjakan ini meninggalkan jejak yang patut dicurigai. Diduga, angka pelanggan baru dan konsumsi data tersebut ditopang oleh aktivasi massal perangkat ilegal,” ujar seorang narasumber yang mengaku pernah lama berkecimpung dalam bisnis registrasi IMEI ilegal dan kini telah berhenti.

Menurutnya, sistem registrasi IMEI untuk turis asing yang longgar menjadi celah utama yang dieksploitasi secara brutal oleh para pelaku.

Dugaan Pembiaran dan “Celah Kenyamanan” Sistem

Narasumber tersebut menegaskan, Indosat diduga tidak sekadar kecolongan, tetapi berperan aktif dengan memberikan apa yang disebutnya sebagai “celah kenyamanan” demi mengejar target penjualan yang agresif.

“Perusahaan seharusnya sadar betul risiko hukum internasional terkait perlindungan data pribadi. Tapi yang terjadi, kelonggaran sistem ini justru dibiarkan dan dimanfaatkan secara liar,” tegasnya.

Ia menambahkan, dalam banyak kasus, satu data paspor turis asing bisa digunakan berulang kali untuk menghidupkan beberapa perangkat ilegal di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bali, Medan, hingga Batam.

Rekayasa AI untuk Mengakali Sistem Verifikasi

Temuan paling mengkhawatirkan dalam investigasi ini adalah dugaan penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk memanipulasi sistem verifikasi operator.

“Berdasarkan data paspor turis asing yang dicuri, teknologi AI digunakan untuk menciptakan foto wajah palsu atau dokumen visual rekayasa yang tampak meyakinkan di mata sistem otomatis operator,” ungkap sumber tersebut.

Foto-foto hasil rekayasa AI ini diduga digunakan untuk memenuhi syarat registrasi SIM dan IMEI yang mewajibkan kecocokan visual, tanpa kehadiran fisik pemilik paspor yang sebenarnya.

Lebih jauh, sistem verifikasi milik Indosat dan Tri disebut-sebut tidak memiliki human oversight yang memadai maupun sistem pendeteksi AI yang cukup canggih untuk menyaring manipulasi semacam ini.

“Ini bukan lagi sekadar celah teknis. Ini sudah masuk kategori penghinaan terhadap standar keamanan data nasional. Ribuan perangkat ilegal lolos verifikasi menggunakan identitas ‘zombie’ hasil rekayasa digital,” ujarnya.

Dampak Sistemik: Negara Dirugikan, Wisatawan Dikorbankan

Praktik aktivasi IMEI ilegal ini dinilai menciptakan efek domino yang merugikan banyak pihak. Gadget black market dapat dijual dengan harga jauh lebih murah karena menghindari pajak dan bea masuk, sehingga menciptakan persaingan tidak sehat dengan distributor resmi.

“Lingkaran setannya jelas. Gadget ilegal murah menarik minat konsumen, lalu Indosat diduga menyediakan oksigen berupa sinyal. Dampaknya, keuangan negara dirampok dan privasi wisatawan asing dikorbankan,” kata narasumber tersebut.

Jika benar, praktik ini juga berpotensi mencoreng citra Indonesia sebagai destinasi wisata yang aman dan ramah bagi turis mancanegara, khususnya terkait perlindungan data pribadi.

Nama Robert Alias Risky Muncul di Tangerang

Untuk wilayah Tangerang, investigasi ini turut mengidentifikasi sosok berinisial Robert alias Risky. Ia diduga menjadi salah satu motor utama dalam pembuatan dan penjualan akun-akun resmi yang digunakan untuk registrasi SIM card turis secara ilegal.

Akun-akun tersebut, yang memberikan akses ke aplikasi internal atau semi-eksklusif seperti myRetail, diduga diperjualbelikan secara bebas layaknya barang loakan.

“Pertanyaannya sederhana tapi mengerikan: bagaimana mungkin individu seperti Robert alias Risky bisa menguasai atau mengendalikan akses ke sistem yang seharusnya sangat terbatas? Ini mengindikasikan pengawasan internal Indosat sangat rapuh, atau lebih buruk lagi, sengaja dibiarkan bocor,” imbuhnya.

Desakan Audit dan Penyelidikan Menyeluruh

Atas berbagai dugaan serius ini, sejumlah pihak mendesak agar dilakukan audit forensik menyeluruh terhadap sistem registrasi IMEI dan SIM card, khususnya untuk kategori turis asing. Selain itu, aparat penegak hukum, Kementerian Kominfo, serta otoritas perlindungan data pribadi didorong untuk turun tangan secara serius.

Jika terbukti benar, kasus ini tidak hanya berimplikasi pada sanksi administratif, tetapi juga berpotensi menyeret konsekuensi pidana dan tuntutan internasional terkait pelanggaran privasi lintas negara.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Indosat Ooredoo Hutchison belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan-dugaan tersebut. (R/Tim)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Bahaya di jalan raya merupakan musuh utama bagi setiap pengendara. Tidak jarang, potensi bahaya justru datang dari faktor di luar kendali kita. Terlepas dari siapa yang benar atau salah, risiko kecelakaan tetap dapat berdampak pada siapa pun yang terlibat. Oleh karena itu, kemampuan pengendara dalam merespons potensi bahaya menjadi faktor penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Sebagai upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara, Capella Honda Kepulauan Riau terus mengedukasi masyarakat melalui kampanye Cari_Aman, salah satunya dengan membagikan tips berkendara aman 5P+ yang dapat diterapkan dalam aktivitas berkendara sehari-hari.

Christofer Valentino, Instruktur Safety Riding Capella Honda Kepri, menjelaskan bahwa konsep 5P+ merupakan panduan sederhana namun efektif untuk membantu pengendara lebih siap menghadapi berbagai situasi di jalan.

"Pertama, pakai perlengkapan berkendara sesuai standar. Gunakan helm berstandar SNI dengan tali pengikat terpasang dengan benar, jaket berlengan panjang, celana panjang, sarung tangan, serta sepatu. Perlengkapan ini berfungsi meminimalkan dampak cedera saat terjadi kecelakaan," ujar Christofer, Kamis (22/1/2026). 

Kedua, Perhatikan kanan dan kiri saat di persimpangan. Pastikan area yang tidak terlihat benar-benar aman dari kendaraan atau objek lain. Kurangi kecepatan untuk mengantisipasi potensi bahaya yang muncul secara tiba-tiba.

Ketiga, Pertahankan jarak aman dengan kendaraan di depan. Jaga jarak minimal 3 detik. Caranya, gunakan benda diam sebagai patokan. Saat kendaraan di depan sejajar dengan benda tersebut, mulai menghitung hingga 3 detik. Jika setelah hitungan tersebut Anda sejajar dengan benda yang sama, maka jarak sudah aman.

Keempat, Periksa kondisi sebelum mendahului. Pastikan lalu lintas di depan dan belakang aman, nyalakan lampu sein sebagai tanda, dan perhatikan kaca spion sebelum berpindah lajur.

Kelima, Patuhi rambu lalu lintas. Selalu lengkapi diri dengan SIM dan STNK serta patuhi rambu lalu lintas demi kenyamanan dan keselamatan bersama.

Selain pemaparan di atas, terdapat beberapa hal tambahan yang tidak kalah penting untuk diterapkan dalam berkendara sehari-hari. Pengendara disarankan untuk selalu mengecek kondisi sepeda motor sebelum digunakan, mulai dari tekanan dan kondisi ban, fungsi rem, lampu utama, lampu sein, lampu rem, klakson, hingga pengaturan spion agar visibilitas tetap optimal.

Teknik pengereman juga perlu diperhatikan dengan baik, yakni dengan mengombinasikan penggunaan rem depan dan belakang secara bersamaan agar pengereman lebih efektif dan stabil.

Pengendara juga diimbau untuk meningkatkan sensitivitas terhadap potensi bahaya di jalan, dengan mengenali berbagai risiko yang mungkin muncul. Sensitivitas ini dapat dilatih melalui penggunaan Simulator Honda Riding Trainer di jaringan dealer Honda, mengikuti pelatihan safety riding, maupun berbagi pengalaman berkendara. 

Selain itu, kewaspadaan terhadap area blind spot perlu ditingkatkan dengan cara mengurangi kecepatan saat melewati area yang tertutup pandangan akibat objek besar.

Terakhir, pengendara diharapkan dapat mengontrol kecepatan kendaraan, karena semakin tinggi kecepatan, semakin terbatas informasi yang dapat ditangkap, sekaligus meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.

Christofer menegaskan bahwa keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama dalam berkendara. “Lebih baik perjalanan sedikit lebih lama karena kita menerapkan langkah-langkah preventif, daripada tidak pernah sampai tujuan sama sekali. Cari_Aman saat naik motor,” tutupnya.

Komitmen edukasi keselamatan berkendara ini juga ditegaskan oleh Duri Yanto selaku Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara Kepulauan Riau. 

“Keselamatan berkendara merupakan tanggung jawab bersama. Melalui edukasi 5P+, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan sadar bahwa kebiasaan kecil yang benar dapat memberikan dampak besar dalam mencegah kecelakaan di jalan,” tutupnya. (Isp) 

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.