INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan BP Batam mencatat kinerja positif sepanjang Januari hingga September (Triwulan III) 2026. Baik sektor operasional dan finansial menunjukkan pertumbuhan positif secara tahunan (year-on-year/YoY) dan kian mengukuhkan posisi Batam sebagai simpul logistik dan konektivitas maritim strategis di kancah internasional.

Direktur Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, memaparkan bahwa hingga akhir September 2026, realisasi penerimaan jasa kepelabuhanan berhasil menyentuh angka Rp 365,56 miliar atau telah memenuhi 75 persen dari target tahunan 2026 sebesar Rp 490,15 miliar. Posisi penerimaan ini berada dalam koridor target (on track) dengan kenaikan 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Aktivitas logistik maritim di Batam terus melaju pesat. Volume bongkar muat general cargo tembus 9.518.956 Ton atau meningkat 11 persen (YoY), didorong oleh lonjakan kargo domestik sebesar 20 persen. Di sisi lain, arus peti kemas mencapai 627.493 TEUs, tumbuh 8 persen (YoY) dan telah merealisasikan 83 persen dari target tahunan 750.000 TEUs," urai Benny, Jum'at (30/10/2026). 

Secara khusus, komoditas general cargo di Terminal Umum Batu Ampar kembali menorehkan prestasi gemilang dengan mencatatkan volume 1.580.343 Ton atau menembus 117 persen (kategori Sangat Baik), melampaui target setahun penuh sebesar 1,35 juta ton. Sementara itu, Terminal Umum Curah Cair Kabil mencatatkan capaian signifikan sebesar 3.255.252 Ton atau terealisasi 93 persen dari target tahunan.

Selain sektor logistik barang, mobilitas penumpang laut dan kunjungan kapal juga mencatatkan torehan impresif. Tercatat, total arus penumpang domestik dan internasional mencapai 7.506.730 orang atau naik 8 persen (YoY) serta merealisasikan 86 persen dari target tahunan (8,75 juta orang).

Rinciannya terdiri dari 3,38 juta penumpang domestik (tumbuh 10 persen) dan 4,12 juta penumpang internasional (tumbuh 6 persen).

Sementara itu, kinerja BP Batam dalam memperkuat citra Batam dan ekosistem pelabuhan ikut memberikan dampat signifikan terhadap tren kunjungan kapal. Total panggilan kapal (ship call), kapal barang dan penumpang mencapai 82.677 call (naik 1 persen), dengan total bobot kapal melonjak drastis sebesar 17,68 persen menjadi 62.382.360 GT (Gross Tonnage), di mana bobot kapal barang melonjak signifikan sebesar 21 persen mencapai 47,14 juta GT.

Optimisme Unit Bisnis & Tata Kelola Pengusahaan

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, mengapresiasi akselerasi kinerja operasional dan komersial kepelabuhanan yang kian matang memasuki triwulan keempat.

"Realisasi penerimaan yang stabil di 75 persen, melesatnya general cargo di Batu Ampar hingga 117 persen, serta lonjakan bobot tonase kapal barang hingga 21 persen mencerminkan bahwa ekosistem bisnis pelabuhan kita beroperasi makin efisien. Melalui tata kelola Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan, kami terus mengoptimalkan utilisasi aset-aset pelabuhan komersial BP Batam secara profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan nilai tambah bagi perekonomian serta penerimaan negara," ujar Denny Tondano.

Peningkatan Kualitas Layanan & Sinergi CIQP

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menekankan pentingnya standarisasi layanan publik dan keselamatan pelayaran di tengah tingginya mobilitas orang dan barang.

"Tembusnya arus penumpang laut di angka 7,5 juta orang hingga September ini menegaskan posisi Batam sebagai salah satu pintu gerbang perlintasan orang tersibuk di Indonesia. Oleh karena itu, modernisasi fasilitas terminal, digitalisasi sistem tiket pelabuhan, dan kebersihan dermaga harus selalu menjadi prioritas utama. BP Batam berkomitmen memperkuat kolaborasi bersama instansi CIQP (Customs, Immigration, Quarantine, Port Health) dan mitra maritim agar pelayanan berjalan cepat, aman, dan berstandar internasional," tegas Li Claudia.

Komitmen Pimpinan: Mengukuhkan Batam Hub Logistik Global

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa keberlanjutan tren positif di sektor pelabuhan ini merupakan bukti nyata stabilitas ekonomi dan daya tarik investasi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.

Kinerja kepelabuhanan yang terus bertumbuh solid hingga September 2026 ini membuktikan bahwa roda perdagangan dan investasi industri Batam bergerak sangat dinamis. Pelabuhan adalah urat nadi utama Batam. BP Batam akan terus memacu penyempurnaan infrastruktur dermaga, penambahan alat bongkar muat modern, hingga percepatan integrasi logistik digital. 

"Langkah terintegrasi ini menjadi fondasi kunci untuk mewujudkan Batam sebagai transshipment hub dan simpul logistik internasional terkemuka di jalur Selat Malaka," tutupnya. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | TANJUNGPINANG - BP Batam terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan keterbukaan informasi publik. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui silaturahmi dan diskusi bersama Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Riau (KI Kepri) di Tanjungpinang, Kamis (29/10/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum selaku Atasan PPID BP Batam, Ariastuty Sirait, didampingi Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga selaku Ketua PPID BP Batam, Sthefani Barlian.

Dalam pertemuan tersebut, Ariastuty menyampaikan berbagai upaya BP Batam dalam meningkatkan pelayanan informasi publik. Salah satunya melalui pengembangan Land Management System (LMS) yang diharapkan dapat memudahkan masyarakat mengakses informasi terkait lahan.

Ia juga berharap KI Kepri dapat memberikan masukan dan arahan bagi BP Batam untuk menyempurnakan regulasi dan prosedur pelayanan, khususnya dalam menangani permohonan informasi serta memperkuat peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Rombongan BP Batam diterima langsung oleh Ketua KI Kepri, Arison, bersama Wakil Ketua Drs. M. Djuhari, Komisioner/Koordinator Penyelesaian Sengketa Informasi Saut Maruli Samosir, S.T., serta sekretaris dan staf KI Kepri.

Sejalan dengan hal tersebut, diskusi turut membahas penyempurnaan standar operasional prosedur (SOP), pemutakhiran Daftar Informasi Publik (DIP) dan Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK), serta penguatan komunikasi dengan pemohon informasi. KI Kepri juga menekankan pentingnya komitmen pimpinan dalam mendukung keterbukaan informasi publik, termasuk melalui pelaksanaan monitoring dan evaluasi.

Ketua KI Kepri, Arison, mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan PPID BP Batam dalam memberikan pelayanan informasi publik. Ia berharap koordinasi dan kerja sama kedua pihak dapat terus diperkuat untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan informasi publik.

“Kami mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh PPID BP Batam dalam memberikan pelayanan informasi publik selama ini. Harapannya, ke depan KI Kepri dan BP Batam dapat terus bersinergi untuk membawa kemajuan dalam pelayanan informasi publik,” ujarnya.

Sementara itu, Ariastuty menyampaikan apresiasi atas masukan dan arahan yang diberikan KI Kepri. Menurutnya, hal tersebut menjadi bahan evaluasi bagi BP Batam untuk terus menyempurnakan regulasi dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik.

“Kami berterima kasih atas masukan dan arahan dari KI Kepri. Hal ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk menyempurnakan regulasi dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik di BP Batam yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Melalui pertemuan ini, BP Batam berharap koordinasi dan sinergi dengan KI Kepri dapat terus diperkuat guna mewujudkan pelayanan informasi publik yang transparan, responsif, dan akuntabel.

Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, dalam mendorong tata kelola kelembagaan yang transparan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Turut hadir Kasubdit Komunikasi Publik, Andi R. Rangkuti; Kasi Pengelolaan dan Diseminasi Informasi Publik, Meydi Gilang Pratama; serta Tenaga Ahli Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, David Panjaitan. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Rumah Sakit BP (RSBP) Batam kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Indonesia Excellent Hospital dari Lembaga Penghargaan Indonesia dalam ajang penganugerahan yang berlangsung di Hotel Mercure, Jakarta, Sabtu (24/10/2026) lalu. 

Dalam ajang tersebut, Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, Sp.JP, FIHA, MARS, turut menerima penghargaan kategori Outstanding Healthcare Leadership and Management Hospital sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan manajemen dalam pengelolaan pelayanan kesehatan.

Sebagai rumah sakit di bawah naungan BP Batam, RSBP Batam berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pasien. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan layanan kesehatan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan sarana dan prasarana serta optimalisasi tata kelola rumah sakit.

Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, Sp.JP, FIHA, MARS, menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh jajaran RSBP Batam.

“Penghargaan ini merupakan kebanggaan sekaligus amanah bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Capaian ini tidak terlepas dari kerja keras, dedikasi dan kolaborasi seluruh insan RSBP Batam,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa RSBP Batam terus memperkuat budaya kerja PRIMA, yaitu Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan dalam memberikan pelayanan yang mengutamakan profesionalisme, ketepatan serta kebutuhan pasien dan keluarga.

“Ke depan, RSBP Batam akan terus mendorong peningkatan mutu pelayanan, pengembangan layanan unggulan, penguatan kepercayaan masyarakat dan adaptasi terhadap kemajuan teknologi dan perkembangan kebutuhan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Sementara, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraih RSBP Batam. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen bersama dalam memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dan tata kelola rumah sakit.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang dilakukan RSBP Batam terus menunjukkan hasil positif. Di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, kami berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas layanan publik, termasuk melalui pengembangan fasilitas, kompetensi sumber daya manusia Dan tata kelola pelayanan kesehatan yang semakin baik,” ujarnya.

Ia berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran RSBP Batam untuk terus berinovasi dan menjaga kepercayaan masyarakat.

“Yang terpenting adalah bagaimana penghargaan ini dapat menjadi penyemangat untuk terus memberikan pelayanan yang profesional, terbaik dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (Isp)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Amsakar Achmad, resmi membuka kembali Ruas Jalan Gajah Mada, tepatnya di depan Hotel Vista atau Tanjakan Vista, pada Kamis (29/10/2026).

Pembukaan kembali ruas jalan tersebut dilakukan setelah pekerjaan perbaikan selesai lebih cepat dari target yang ditetapkan. 

Pekerjaan yang dimulai pada 18 Oktober 2026 itu semula dijadwalkan rampung dan dibuka untuk umum pada 1 November 2026.

“Alhamdulillah, hari ini pekerjaan teknis telah selesai dan ruas jalan ini dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,” ujar Amsakar saat meninjau lokasi.

Amsakar berharap, kembali berfungsinya ruas jalan tersebut dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas di Kota Batam, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas dan melintasi kawasan Tanjakan Vista.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam menyelesaikan perbaikan jalan tersebut, sehingga dapat kembali digunakan lebih awal dari jadwal yang direncanakan.

“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang telah mendukung percepatan pekerjaan ini. Kami berharap, dibukanya kembali jalan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan membantu kelancaran mobilitas di Kota Batam,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, menjelaskan bahwa percepatan pekerjaan dilakukan melalui koordinasi dengan kontraktor pelaksana, PT Waskita Karya, serta penerapan metode peningkatan mutu beton.

Menurutnya, peningkatan mutu beton dari F’c 300 menjadi F’c 550 dilakukan untuk mendukung kualitas konstruksi sekaligus mempercepat penyelesaian pekerjaan. Penerapan metode tersebut menjadi salah satu upaya agar ruas jalan dapat segera difungsikan kembali tanpa mengabaikan aspek teknis pekerjaan.

Mouris menambahkan, ruas jalan dengan lebar sekitar tujuh meter tersebut dirancang untuk melayani kendaraan dengan beban tertentu. Oleh karena itu, pengendalian tonase kendaraan menjadi hal penting untuk menjaga kondisi dan daya tahan konstruksi jalan.

“Ke depan, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk memasang rambu pembatasan kendaraan. Ruas jalan ini nantinya diperuntukkan bagi kendaraan dengan berat maksimal delapan ton, sehingga kualitas konstruksi dapat terjaga dan jalan tidak kembali mengalami kerusakan akibat beban berlebih,” jelasnya.

Pembatasan tersebut diharapkan dapat mencegah kendaraan berat melintasi ruas jalan yang tidak dirancang untuk menanggung beban berlebih. 

Pengaturan lalu lintas juga menjadi bagian dari upaya BP Batam dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur jalan, terutama pada jalur yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat.

Sementara itu, pekerjaan pada ruas jalan di sebelah lokasi perbaikan saat ini masih berlanjut dan ditargetkan selesai pada Februari 2027. (Isp) 



Didampingi Danrem, Pangdam XXV/SMR Kunjungan Kerja ke Tanjungpinang

INSPIRASIKEPRI.COM | TANJUNGPINANG — Pangdam XXV/SMR, Mayjen TNI Rionardo, beserta rombongan terbatas melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, pada Kamis (29/10/2026). 

Kedatangan Pangdam di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) disambut langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 033/WP, Brigjen TNI Bambang Herqutanto, M.Han., bersama Kasrem dan jajaran perwira setempat dengan penuh kehangatan.

Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Pangdam XXV/SMR yang didampingi oleh Danrem 033/WP memfokuskan agendanya untuk mempererat tali silaturahmi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). 

Kunjungan diawali dengan mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau, dilanjutkan bersilaturahmi ke Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, serta melaksanakan ibadah dan ramah tamah bersama.

Seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja Pangdam XXV/SMR di Kota Tanjungpinang berjalan dengan tertib, lancar, dan aman hingga rombongan bertolak kembali melalui Pelabuhan Punggur pada sore hari. 

"Momentum ini sangat penting dalam memperkuat koordinasi, kesepahaman, serta kerja sama antarinstansi guna menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan mendukung percepatan pembangunan di wilayah strategis perbatasan negara," ujar Pangdam XXV/SMR, Mayjen TNI Rionardo.

 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Universitas Internasional Batam (UIB) menandatangani perjanjian kerja sama tentang penyelenggaraan rumah sakit pendidikan utama dan kepaniteraan klinik, Selasa (27/10/2026).

Penandatanganan yang berlangsung di Marketing Center BP Batam tersebut dilakukan oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, bersama Dekan Fakultas Kedokteran UIB, dr. Wira Mondana.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang ditandatangani BP Batam dan UIB pada 26 Oktober 2025. Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak akan mempersiapkan RSBP Batam sebagai rumah sakit pendidikan utama untuk mendukung pembelajaran klinik bagi calon dokter.

Dalam sambutannya, Ariastuty Sirait menyampaikan bahwa perjanjian kerja sama ini menjadi langkah bersama BP Batam dan UIB dalam mempersiapkan penyelenggaraan rumah sakit pendidikan.

“Perjanjian kerja sama ini menjadi langkah bersama antara BP Batam dan UIB dalam mempersiapkan RSBP Batam sebagai rumah sakit pendidikan utama. Kami berharap kerja sama ini dapat segera ditindaklanjuti dan berjalan dengan baik bagi kedua belah pihak,” ujar Ariastuty.

Ia menjelaskan, RSBP Batam memiliki 27 poliklinik spesialis yang didukung layanan rawat inap, instalasi gawat darurat, kamar bedah, laboratorium, dan radiologi.

Menurutnya, ragam fasilitas dan layanan tersebut menjadi modal bagi RSBP Batam untuk mendukung pengalaman belajar klinik bagi calon dokter.

Ariastuty juga berharap komunikasi yang baik antara RSBP Batam dan UIB terus terjalin agar setiap tahapan persiapan dapat dilaksanakan bersama.

Kerja sama ini diharapkan turut mendukung upaya BP Batam di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, dalam mengembangkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Sementara itu, Rektor UIB, Dr. Iskandar Itan, menyampaikan apresiasi kepada BP Batam dan RSBP Batam atas terjalinnya kerja sama tersebut.

Ia berharap kerja sama ini dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan dokter yang dibutuhkan masyarakat. Ke depannya, kolaborasi antara kedua pihak juga diharapkan dapat berkembang di bidang kesehatan masyarakat.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap pendidikan dokter dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dukungan BP Batam dan RSBP Batam menjadi penyemangat bagi kami untuk menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas,” kata Iskandar.

Penandatanganan perjanjian kerja sama ini disaksikan oleh Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, Rektor UIB, Dr. Iskandar Itan serta Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat BP Batam, manajemen RSBP Batam, serta delegasi UIB. (Isp)

 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam menandatangani Nota Kesepakatan dengan PT Galang Bumi Industri terkait pembangunan, pengembangan, dan pengelolaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Industri Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park, Rabu (28/10/2026).

Penandatanganan yang berlangsung di Marketing Center BP Batam tersebut dilakukan langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Presiden Direktur PT Galang Bumi Industri, Akhmad Ma’ruf Maulana.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pengembangan kawasan industri berbasis energi hijau dan teknologi ramah lingkungan di Batam. Selain memperkuat daya tarik investasi, pengembangan kawasan tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru serta mendorong pertumbuhan industri yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia berharap penandatanganan Nota Kesepakatan ini menjadi titik awal bagi percepatan realisasi investasi, khususnya di sektor energi baru dan terbarukan.

“Batam sudah mendapat atensi langsung dari Presiden RI untuk meningkatkan pelayanan perizinan berusaha. Dengan Nota Kesepakatan ini, mari kita sama-sama membangun komitmen untuk mempercepat prosesnya,” ujar Amsakar.

Menurutnya, Batam saat ini semakin menarik untuk berinvestasi. Sehingga ia berharap kehadiran investor asing yang digandeng oleh Wiraraja Group dapat menjadi mitra strategis BP Batam untuk menginformasikan iklim investasi yang ada di Batam.

Adapun penandatanganan Nota Kesepakatan ini berlangsung di tengah berlanjutnya aktivitas investasi di Batam sepanjang 2026. Amsakar mengatakan, realisasi investasi selama hingga Triwulan III 2026 telah mencapai Rp59,89 triliun dari target investasi tahun 2026 sebesar Rp70 triliun.

Kemudian untuk pertumbuhan ekonomi, Kota Batam telah menyentuh angka 7,28 persen. Sehingga Nota kesepahaman ini menjadi strategis dan urgen dilaksanakan, terutama dalam sektor energi baru dan terbarukan sangat relevan dengan kondisi pasar saat ini. 

“Kami juga yakin PSN Wiraraja ini akan komplementer dengan PSN lainnya, yaitu Rempang Eco City yang dikembangkan di Batam,” ujar Amsakar optimis.

Capaian ini tentunya menjadi salah satu landasan bagi BP Batam untuk terus memperkuat kemudahan berusaha, meningkatkan kualitas pelayanan perizinan, serta mendorong percepatan realisasi berbagai proyek strategis.

Melalui kolaborasi pemerintah dan dunia usaha, BP Batam berharap pengembangan PSN Kawasan Industri Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park dapat berjalan sesuai tahapan yang direncanakan, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai kawasan investasi yang kompetitif dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. 

Sementara itu, Presiden Direktur PT Galang Bumi Industri, Akhmad Ma’ruf Maulana, turut menyampaikan optimismenya terhadap pengembangan PSN Kawasan Industri Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park.

Ia mengatakan PSN ini akan dilakukan pembangunan tahap pertama di atas lahan seluas 150 hektare di Pulau Galang, yang akan menyerap hingga ribuan tenaga kerja.

Nantinya PSN ini akan terintegrasi menjadi ekosistem industri bernilai tambah, termasuk hilirisasi pasir silika dan pengembangan industri semikonduktor sebagai upaya dalam mendorong hilirisasi sumber daya alam dan memperkuat industri teknologi tinggi di Indonesia.

“Proyek PSN di Galang ini sudah bisa terealisasi dan dibangun di awal tahun 2027. Harapan kami, BP Batam dapat terus mendukung kerja sama ini agar proses pembangunan berjalan sesuai dengan rencana,” ujarnya.

Selain itu, sebagai bentuk komitmennya, Ma’ruf mengatakan akan membangun infrastruktur pendukung, salah satunya berupa jalan, yang nantinya akan dihibahkan ke BP Batam.

“Semoga BP Batam dapat terus mendukung pembangunan tersebut untuk menjadikan Batam sebagai kawasan investasi yang berdaya saing,” tutupnya. (Isp) 






Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.