INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Sisa sewa kapal dan kontainer tak kunjung dibayar, eks Direktur PT Alkan Abadi (Rickey) melalui Joshep Djaja Arif alias Iwan menduga pihak PT Laut Mas melakukan manuver jahat.

Manuver jahat dugaan penipuan dan penggelapan ini mencuat, setelah eks Direktur PT Alkan Abadi (Rickey) melalui Joshep Djaja Arif alias Iwan, menagih janji soal penyelesaian sisa sewa kapal dan ratusan kontainer peti kemas. Namun, pihak PT Laut Mas justru memilih bungkam serta enggan menanggapi perihal tersebut.

Joshep Djaja Arif alias Iwan melalui Kantor Hukum Gari Ono Niha, Advokat Natalis N Zega mengatakan, terkait soal penyelesaian sisa sewa kapal dan ratusan kontainer peti kemas milik eks Direktur PT Alkan Abadi hingga saat ini belum mendapatkan respon yang baik dari pihak PT Laut Mas.

"Kami menduga bahwa pihak PT Laut Mas sengaja melakukan penggelapan serta penipuan," tegas Natalis saat dihubungi wartawan, Senin (3/2/2025).

Dugaan penipuan dan penggelapan ini terbukti, kata Natalis, setelah pihak eks Direktur PT Alkan Abadi melakukan penagihan sisa sewa kapal dan ratusan unit kontainer secara persuasif berupa melayangkan surat somasi namun tidak ditanggapi.

"Kita sudah berupaya bagaimana pihak PT Laut Mas beretika baik untuk segera menyelesaikan masalah ini dengan baik. Tetapi, sampai detik ini justru tidak ada respon," ungkap Natalis. 

Menurut Natalis, surat somasi yang dilayangkan oleh eks Direktur PT Alkan Abadi melalui Kantor Hukum Gari Ono Niha telah di balas oleh Kuasa Hukum PT Laut Mas pada tanggal 13 Januari 2025 kemarin. Dalam surat balasan itu, pihak PT Laut Mas menganggap tidak memiliki hubungan hukum dengan eks Direktur PT Alkan Abadi. 

"Jika tidak memiliki hubungan hukum dengan klien saya seperti apa yang telah mereka sampaikan dalam surat balasan itu, jadi siapa yang bertanggungjawab. Sementara sudah jelas PT Laut Mas yang menyewa barang klien kami di Surabaya waktu itu berdasarkan bukti-bukti yang ada kita miliki," bebernya. 

Dalam permasalahan ini, kata Natalis N Zega, proses hukum harus tetap berlanjut. Bahkan, pihaknya juga telah berkordinasi dengan Mabes Polri untuk memberikan atensi terhadap kasus ini.

"Kita juga sudah berkordinasi dengan Mabes Polri agar kasus ini diatensi. PT Laut Mas harus tau dan paham bahwa kita pihak eks Direktur PT Alkan Abadi akan menempuh beberapa jalur hukum demi mendapatkan keadilan, supaya hak-hak klien saya dapat segera mungkin diselesaikan dengan baik," tegasnya lagi.

Selain melaporkan soal dugaan penipuan dan penggelapan ke penegak hukum, pihak eks PT Alkan Abadi juga akan turun ke depo PT Laut Mas untuk meminta pertanggungjawaban agar sejumlah kapal dan ratusan kontainer segera dikembalikan. 

"Kami hanya menuntut sebagaimana yang telah dinyatakan oleh PT Laut Mas dalam surat pernyataan. Jadi, kami minta kepada PT Laut Mas agar dapat beretikad baik karena kami sudah berulang kali berupaya melakukan hal persuasif agar masalah ini diselesaikan, namun tidak ditanggapi," terangnya.

Selain melayangkan gugatan secara pidana, eks Direktur PT Alkan Abadi melalui Kuasa Hukumnya juga bakal melayangkan gugatan secara perdata.

"Gugatan ini kita layangkan supaya hak-hak klien kami bisa didapatkan. Jadi, tidak boleh ada kekuasaan yang melebihi dari undang-undang di negara ini," jelasnya. 

Lanjut, Natalis mengungkapkan, dalam masalah ini, eks Direktur PT Alkan Abadi hanya meminta sisa sewa kapal dan ratusan kontainer peti kemas agar dapat diselesaikan dengan cara damai. Kalau pun tidak mampu untuk menyelesaikan, silahkan di kembalikan.

"Kalau PT Laut Mas tetap bersikeras mengatakan bahwa kapal yang mereka ambil itu adalah miliknya, tentu kami meminta pihak PT Laut Mas untuk menunjukkan bukti-bukti kepemilikan. Tetapi, sampai saat ini mereka belum mampu menunjukkan bukti-bukti kepemilikan tersebut," bebernya.

Menurut Natalis Zega, hingga saat ini pihak eks Direktur PT Alkan Abadi masih membuka ruang agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan secara dan kekeluargaan.

"Dari pihak kita eks Direktur PT Alkan Abadi masih tetap punya niat baik untuk menyelesaikan masalah ini dengan musyawarah dan kekeluarga sesuai dari awal kesepakatan antara kedua belah pihak," tuturnya.

Dikatakan Natalis, dalam surat penyataan yang di buat oleh Kuasa Hukum PT. Laut Mas saudara James Sumihar Sibarani dan resmi telah di tanda tangan oleh kedua belah pihak yaitu direktur PT. Laut Mas saudari Herlina dan kuasa hukum dari Rickey eks Direktur PT. Alkan Abadi serta para saksi.

"Surat pernyataan itu terbit, pada saat penyelesaian sisa pembayaran 2 alat berat yaitu Konecranes Reach Staker Type SMV 4531 TB5 Tahun 2008 dan Mobil Crane Merk Sumitomo Kapasitas 150 Ton sebesar Rp 1.1 miliar di depo PT. Laut Mas oleh Direktur saudara Herlina di Batam," pungkasnya. 

Diberitakan sebelumnya, perseteruan antara Eks Direktur PT Alkan Abadi (Rickey), melalui Joshep Djaja Arif alias Iwan sebagai penerima kuasa penuh dari Rickey melawan PT Laut Mas yang saat ini berkedudukan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau semakin memanas.

Diketahui, dalam permasalahan ini, Eks Direktur PT Alkan Abadi (Rickey) melalui Joshep Djaja Arif alias Iwan terus bersikeras menuntut soal penyelesaian sisa sewa kapal KM New Laight, sisa sewa kontainer (peti kemas), pengembalian kapal TB Pollux dan BG Patriot, pengembalian kontainer ukuran 20 fit sebanyak 399 unit dan kontainer ukuran 40 fit sebanyak 41 unit kepada PT Laut Mas. 

Tak tanggung-tanggung, jumlah kerugian yang ditanggung oleh pihak eks Direktur PT Alkan Abadi ditaksir mencapai Rp 141 miliar. Namun, hal tersebut justru tidak direspon oleh PT Laut Mas dan mereka memilih bungkam berdiam diri. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (IWO) secara resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) tentang pembentukan kepengurusan IWO Daerah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau periode 2025-2030.

Peresmian kepengurusan ini ditandai dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) No.043/SK/PP-IWO-KAB/I/2025 tentang Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Batam yang ditandatangani oleh Ketua Umum Dwi Christianto dan Sekretaris Jenderal, Telly Nathalia pada 31 Januari 2025 di Jakarta. 

Ketua Umum IWO Pusat, Dwi Christianto memberikan apresiasi atas terbentuknya IWO di Kota Batam.

"Kami bangga teman-teman wartawan media online di Kepri, khususnya di Kota Batam, akhirnya kembali ke rumah bersama IWO. Mari kita berorganisasi riang gembira dengan moto di periode kepemimpinan saya yakni 'IWO semakin berjaya, berdedikasi, maju untuk selamanya," kata Ketum IWO Dwi Christianto di Jakarta, Senin (3/2/2025).

Hal senada diungkapkan oleh Sekjen IWO Telly Nathalia. Ia juga menyambut baik kehadiran IWO di Kota Batam untuk memberikan kontribusi dan mengembangkan organisasi IWO secara luas.

"Selamat bergabung kawan-kawan wartawan media online di Kota Batam bersama IWO. Saya sangat mengapresiasi semangat untuk berkarya yang sangat positif. Harapan saya, semangat positif ini bisa terus dipertahankan dalam mengembangkan organisasi IWO di Kota Batam secara khusus dan Kepri secara luas dengan menjalin kemitraan bersama berbagai pihak, selalu menjaga marwah dan nama baik organisasi dalam setiap gerak dengan menjunjung tinggi profesionalisme sebagai insan pers," kata Telly Nathalia.

Ketua IWO Batam, Roni Rumahorbo mengatakan, dengan terbitnya SK, Pengurus IWO Batam segera bergerak cepat untuk merumuskan berbagai program dan pematangan sistem kepengurusan.

"Pengurus IWO Batam akan segera merancang berbagai program, baik itu jangka pendek maupun jangka panjang. Selain itu, kita juga akan membahas bagaimana supaya setiap insan yang bergabung di dalam IWO bisa memberikan contoh yang positif sesuai dengan prinsip dan kode etik jurnalistik," kata Roni di Batam, Senin (3/2/2025)

Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Batam diketuai oleh Roni Rumahorbo, Wakil Ketua Cipta Gemindo Saragih, Sekretaris Zelly Nonidy Scor, Bendahara Marina, Dewan Kehormatan Rudiarjo Pangaribuan, Dewan Etik Saugi. (***)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Selain sebagai salah satu destinasi unggulan investasi, kemajuan Batam juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata.

Dengan tata kota yang semakin indah dan modern, banyak wisatawan mancanegara (wisman) memilih untuk menghabiskan waktu liburan ke Batam.

"Melalui pembangunan yang berkelanjutan, Batam tumbuh sebagai magnet terhadap sektor pariwisata dan investasi," ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, Senin (3/2/2025).

Tuty, panggilan akrabnya, meyakini jika perkembangan infrastruktur kota yang kian pesat mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisman.

Infrastruktur yang kian memadai berhasil membuka aksesibilitas ke tempat-tempat wisata di Batam.

Di samping itu, infrastruktur Batam yang kian maju juga memberikan efek domino dengan terus bermunculannya tempat-tempat wisata baru yang menjadi magnet bagi wisman.

Ini terbukti dengan peningkatan jumlah kunjungan pada bulan November 2024 lalu yang mencapai 112.641 kunjungan.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 1,77 persen dibanding kunjungan wisman selama Oktober 2024 sebanyak 110.677 kunjungan.

Wisman berkebangsaan Singapura pun tercatat masih mendominasi jumlah kunjungan dengan persentase mencapai 52,31 persen atau 58.917 kunjungan dari total seluruh kunjungan selama bulan November 2024.

Jumlah kunjungan terbanyak berikutnya adalah wisman asal Malaysia dengan 24.375 kunjungan atau 21,64 persen dari total kunjungan seluruh wisman ke Batam selama November 2024.

Tak hanya negara tetangga, negara lain seperti Tiongkok, India, Filipina, Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat juga berkontribusi dalam menyumbang peningkatan kunjungan wisman menuju Batam yang kini dikenal sebagai kota modern dan madani.

"Kita patut bersyukur bahwa Batam masih dilirik oleh wisatawan mancanegara. Multiplier Effect dari kunjungan itu tentu dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan memberi manfaat terhadap perekonomian daerah," tutup Tuty. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - PT Sukses Niaga Lestari (SNL Food) mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap rekrutmen lowongan pekerjaan yang mengatasnamakan perusahaan. 

Informasi rekrutmen penerimaan karyawan yang mengatasnamakan PT SNL Food beredar di media sosial. 

Dalam percakapan tersebut ditulis bahwa "Selamat malam min maaf mengganggu. Saya mau tanya min apakah di snl food, ada yang namanya Ipenk, sebab dia telah merugikan saya dengan mengatasnamakan tempat kerjanya. 

Saya di sini di iming iming akan diterima di pekerjaan tersebut dengan melakukan transfer uang kepada HRD di tempat tersebut. 

Ini dia kirim ke saya meyakinkan saya kalau ditempat tersebut ada penerimaan karyawan, tetapi harus transfer uang dulu kak katanya ke HRD, saya udah transfer 100 terus dia minta lagi uang 250 ribu. 

Setiba saya di Batam yang bernama Ipenk ini mau jemput saya katanya di Punggur, tetapi saya tunggu gak ada yang jemput dan nomor saya langsung diblok nya. 

Dari informasi tersebut, pihak management PT SNL Food langsung mengklarifikasi. Kami ingin menginformasikan bahwa saat ini ada penipuan yang mengatasnamakan SNL Food. 

Pihak yang bersangkutan bukan pegawai resmi kami dan meminta biaya untuk proses rekrutmen. 

Kami menegaskan bahwa SNL Food tidak pernah memungut biaya apapun dalam perekrutan. Jika menerima tawaran pekerjaan yang mencurigakan, segera laporkan melalui kontak resmi kami. 

PT SNL Food merupakan pusat belanja kebutuhan pokok terlengkap di Kota Batam. SNL Food ini mampu menyajikan kebutuhan dapur dengan mengutamakan kesegaran, higienis dan berkualitas.  

Berbagai produk makanan ringan hingga kebutuhan pokok seperti sayur-sayuran, buah-buahan, daging, ikan dan seafood segar dikemas secara rapi oleh para karyawan yang telah memiliki keahlian khusus.

Selain berada di Cabang Batam Centre, Gudang Century Park Blok C no 5-6 Batam Center belakang Hotel Lovina Inn, PT SNL Food juga hadir di Cabang Tanjung Uma, Jl Tj Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam tepatnya sebelum DC Mall. (Isp) 






INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Brigadir Jenderal Polisi Asep Safrudin, S.I.K.,M.H., resmi menjabat sebagai Kapolda Kepri menggantikan Inspektur Jenderal Polisi Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H., yang memasuki masa purna tugas.

Upacara serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bertempat di Rupatama Mabes Polri Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (1/2/2025). 

Berdasarkan Keputusan Kapolri nomor : KEP/183/I/2025 tgl 31 Januari 2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri serta Surat Telegram Kapolri Nomor ST/200/I/KEP./2025, tertanggal 31 Januari 2025, tentang alih tugas jabatan dan mutasi. 

Mutasi di tubuh Polri merupakan hal lumrah sebagai bagian dari penyegaran organisasi, promosi, serta pembinaan karier anggota,” Ujar Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.

Brigjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., bukan sosok asing di Kepulauan Riau. Ia pernah menjabat sebagai Kapolresta Barelang pada tahun 2014, kemudian Wakapolda Kepri sejak tahun 2023, sebelum akhirnya dipercaya menjadi Kapolda Kepri pada tahun 2025. 

"Brigjen Pol. Asep Safrudin,S.I.K.,M.H., dikenal berpengalaman di bidang reserse. Kepemimpinannya diharapkan dapat memperkuat keamanan, menjaga ketertiban, serta meningkatkan Sinergi antara Polisi dengan Para Pemangku Kepentingan (Stakeholder) terkait dan bersama Masyarakat di wilayah perbatasan ini," ucap Kombes. Pol. Zahwani Pandra. 

Polda Kepri memberikan apresiasi kepada Irjen. Pol. Yan Fitri Halimansyah, M.H., atas kepemimpinan dan dedikasinya selama bertugas. Di bawah kepemimpinannya, Polda Kepri dinilai berhasil memperkuat synergic dengan berbagai elemen masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Jargon “Kepri Adalah Kita” yang digaungkan Irjen. Pol. Yan Fitri Halimansyah, M.H., selama menjabat Kapolda Kepri disebut mencerminkan kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan di wilayah Kepulauan Riau. 

Jargon itu juga menegaskan solidaritas dan harmoni di tengah keberagaman suku, agama, serta budaya di provinsi Kepulauan Riau.

Kini, memasuki masa purna tugas, Irjen. Pol. Yan Fitri Halimansyah, M.H., mendapat penghormatan dari seluruh jajaran Polda Kepri. 

“Kami mengucapkan terima kasih atas segala arahan dan bimbingan yang telah diberikan. Semoga kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan selalu menyertai beliau dan keluarga,” tutupnya. (Isp) 


INSPIRASIKERPI.COM | BATAM - Sepanjang tahun 2024, BP Batam sukses membangun beragam infrastruktur dasar pendukung iklim investasi.

Tidak hanya pembangunan jalan, BP Batam melalui proyek dan kegiatan strategis lainnya berhasil mengubah kota dengan penduduk sekitar 1,3 juta ini menjadi daerah ramah investasi dengan berbagai fasilitas memadai.

Lihat saja, proyek seperti pembangunan Fly Over Sungai Ladi, Gedung VVIP Bandara Internasional Batam, dan Bundaran Punggur pada tahun 2024 selain mampu menambah estetika kota juga menjadi identitas dan kebanggaan bagi masyarakat Batam.

“Proyek strategis sepanjang tahun 2024 memang bertujuan untuk memperkuat posisi Batam sebagai daerah beriklim investasi yang baik dan nyaman,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, Jum’at (31/1/2025).

Tidak hanya itu, Ariastuty mengatakan jika beberapa proyek strategis yang telah selesai pengerjaannya bisa langsung memberikan manfaat terhadap masyarakat Batam.

Seperti Fly Over Sungai Ladi yang mampu mengurai kemacetan dari arah Sekupang menuju Batam Center.

“Patut kita syukuri apabila manfaatnya bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat dan industri yang ada di Batam,” tambah Ariastuty.

Ia juga menegaskan bahwa BP Batam siap untuk melanjutkan proyek serta kegiatan strategis lainnya pada tahun 2025.

Fokus atau sasaran proyek masih meliputi pembangunan infrastruktur pendukung investasi.

“Prioritas utama tentu masih pembangunan ruas jalan dan infrastruktur pendukung lainnya. Semoga proyek-proyek nanti mampu memberikan stimulus terhadap pertumbuhan ekonomi dan investasi Kota Batam,” pungkasnya.

Adapun 9 ruas jalan yang menjadi sasaran pembangunan tahun 2025 di antaranya;

1. Jalan Prambanan - 0,85 kilometer

2. Jalan Kuda Laut - 0,6 kilometer

3. Jalan Ahmad Yani (Ruas Simpang Kabil - Batamindo) - 3,8 kilometer

4. Jalan R. Suprapto (Ruas Simpang Batamindo - DAM Muka Kuning) - 1,6 kilometer

5. Jalan Letjend Suprapto (Ruas DAM Muka Muning) - 1,5 kilometer

6. Jalan Gadjah Mada (Ruas Landing Point Fly Over Sungai Ladi - Simpang Laluan Madani) - 1,4 kilometer

7. Jalan Kartini (Ruas Temiang - Simpang Marina City) - 3,8 kilometer

8. Jalan Engku H. Tua (Ruas Simpang PIH - Simpang DPRD) - 0,6 kilometer

9. Jalan Lumba-Lumba (Akses Pelabuhan Pelni Batu Ampar) - 0,6 kilometer. (Isp)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam yang diwakili oleh Direktur Pengelolaan Pertanahan, Ilham Eka Hartawan menerima kunjungan tim dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Kabupaten Malang pada Jum'at (31/1/2025) di Marketing Centre.

Tim yang dipimpin oleh Kepala Bidang Penataan Ruang dan Penataan Bangunan, Zulfikar M. Yamin Latuconsina hadir ke BP Batam dalam rangka melangsungkan kunjungan kerja terkait pengelolaan kawasan dan pembangunan infrastruktur.

Dalam kesempatan ini, Ilham menjelaskan berbagai perkembangan Batam mulai dari pengelolaan pertanahan hingga proyek kawasan yang sedang dan akan dijalankan oleh BP Batam pada tahun 2025 ini.

"Terima kasih kepada Bapak Zulfikar dan tim sudah berkunjung ke BP Batam, mudah-mudahan berkenan dengan penjelasan singkat kami tentang perkembangan Batam hari ini," kata Ilham.

"Kami sangat senang dapat berdiskusi dengan tim dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Kabupaten Malang, semoga hasil pertemuan ini dapat menambah informasi bagi kedua belah pihak untuk mengembangkan kawasannya masing-masing," tutup Ilham.

Merespon pernyataan Ilham, Kepala Bidang Penataan Ruang dan Penataan Bangunan, Zulfikar M. Yamin Latuconsina mengakui Batam dipilih sebagai destinasi kunjungan kerjanya bersama tim mengingat kawasan ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam beberapa tahun belakangan, ia turut menuturkan terima kasih kepada BP Batam yang telah bersedia menerima kunjungan ini.

"Kehadiran kami disini adalah untuk mempelajari langsung bagaimana BP Batam mengelola kawasan Batam hingga hari ini berkembang sangat pesat dari sisi infrastruktur dan juga perekonomiannya," terang Zulfikar.

“Terima kasih atas penerimaan yang baik dari BP Batam, semoga informasi yang kami terima dapat menjadi referensi bagi kami untuk membawa kemajuan bagi Kabupaten Malang,” pungkas Zulfikar.

Turut hadir dalam pertemuan ini Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal, Surya Kurniawan Suhairi, Kepala Bagian Promosi, Sofyan serta beberapa Pejabat Tingkat IV di lingkungan BP Batam. (Isp) 


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.