Wujud Kepedulian TNI AD, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti Kembali Anjangsana di Distrik Tinggi Nambut

INSPIRASIKEPRI.COM | Puncak Jaya - Wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti. Dalam kesempatan ini, personel Satgas kembali melaksanakan kegiatan anjangsana dengan membagikan sargal kepada warga di Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Rabu (8/4/2026).

Dalam hangatnya kebersamaan di tanah pegunungan Papua, kepedulian hadir menyapa dari hati ke hati, mempererat tali persaudaraan antara prajurit dan rakyat.

Kegiatan tersebut menyasar kediaman Bapak Elek (40), yang disambut dengan penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan. Suasana akrab begitu terasa saat personel Satgas berinteraksi langsung dengan warga setempat, mencerminkan kedekatan emosional yang terjalin antara TNI dan warga.

Tidak hanya menyerahkan bantuan, kehadiran Satgas juga dimanfaatkan untuk berdialog secara langsung guna mengetahui kondisi serta kebutuhan yang dihadapi warga. Pendekatan humanis ini menjadi bagian penting dalam membangun rasa saling percaya, sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wadanpos Tinggi Nambut Letda Inf Syamsu Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat di wilayah penugasan. 

“Kami hadir tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai saudara bagi masyarakat. Harapan kami, bantuan ini dapat bermanfaat dan semakin mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan warga,” ujarnya.

Sementara itu, Bapak Elek selaku warga yang menerima bantuan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. 

“Kami sangat senang dan berterima kasih atas kepedulian bapak-bapak TNI. Kehadiran Satgas di sini membuat kami merasa aman dan diperhatikan,” tuturnya dengan penuh haru.

Melalui kegiatan anjangsana ini, Satgas Yonif 136/TS terus meneguhkan komitmennya dalam menjalin kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memberikan motivasi serta memperkuat semangat kebersamaan antara aparat keamanan dan masyarakat.

Diharapkan, kehadiran Satgas di Distrik Tingginambut tidak hanya membantu meringankan beban warga, tetapi juga mampu menjaga stabilitas keamanan wilayah agar tetap kondusif, serta mempererat hubungan harmonis yang telah terjalin dengan baik. (ISP)



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra melaksanakan pertemuan dengan Dirjen Pemeriksaan Keuangan Negara V BPK RI, Widhi Widayat di Gedung Bida Utama BP Batam, Selasa (7/4/2026).

Pertemuan itu dalam rangka membahas tindak lanjut dan rekomendasi atas hasil pemantauan BPK RI terhadap laporan keuangan BP Batam TA 2025.

Amsakar Achmad bersama Li Claudia Chandra menegaskan komitmen lembaganya untuk menindaklanjuti setiap rekomendasi yang disampaikan BPK RI. BP Batam mendukung penuh seluruh tahapan audit melalui kesiapan data dan informasi.

"Terima kasih atas input yang diberikan BPK RI, BP Batam akan segera menindaklanjuti dan terus berkoordinasi dengan tim pemeriksa sehingga bisa menjaga dan lebih meningkatkan kualitas laporan keuangan," kata Amsakar. 

Amsakar yang juga Wali Kota Batam, menambahkan, asistensi BPK berperan strategis bagi tata kelola pemerintahan, terlebih saat Batam terus memperkuat posisi sebagai kota industri unggulan. Hasilnya, diharapkan berdampak langsung bagi masyarakat dan dunia usaha.

Pertemuan ini menjadi upaya strategis kedua lembaga untuk saling memperkuat sinergi dalam mendorong tata kelola keuangan negara yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

Hadir mendampingi pertemuan yaitu Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan, Alexander Zulkarnain, Kepala Biro umum, Mohamad Taofan, Kepala Biro Keuangan, Siswanto, Kepala Satuan Pemeriksa Intern, Imbuh Agustanto, Direktur Pemeriksaan AKN 5B, Arman Syifa dan Ketua Tim Pemeriksaan LK BP Batam TA 2025, Zainudin Rudy P. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kinerja ekspor Batam membuka tahun 2026 dengan sinyal kuat di pasar global. Amerika Serikat kembali menjadi motor utama dengan lonjakan ekspor sebesar 30,71 persen atau mencapai USD 860,32 juta pada periode Januari hingga Februari 2026.

Singapura menempati posisi kedua dengan nilai ekspor sebesar USD 704,47 juta atau tumbuh 4,52 persen. 

Sementara itu, India mencatat lonjakan tertinggi dengan pertumbuhan mencapai 410,23 persen atau sebesar USD 344,67 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kuatnya kinerja di pasar utama ini menegaskan bahwa permintaan global terhadap produk Batam masih solid di tengah dinamika ekonomi dunia.

Momentum positif juga terlihat di sejumlah negara lain. 

Ekspor ke Tiongkok naik 49,63 persen menjadi USD 265,55 juta, Jerman tumbuh 65,36 persen menjadi USD 44,90 juta, serta Filipina melonjak signifikan hingga USD 89,68 juta.

Dari sisi sektor, industri manufaktur tetap menjadi tulang punggung. 

Mesin dan peralatan listrik mencatat nilai terbesar dengan pertumbuhan 24,75 persen atau USD 1.561,44 juta. 

Disusul minyak dan lemak hewan/nabati yang tumbuh 44,77 persen (USD 194,46 juta), produk kimia naik 16,34 persen (USD 167,74 juta), serta perangkat optik yang melonjak 40,27 persen (USD 54,30 juta).

Di tengah capaian tersebut, total ekspor Batam pada Januari hingga Februari 2026 mengalami koreksi 3,67 persen atau tercatat sebesar USD 3.107,47 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh sektor kapal, kakao/cokelat, serta produk besi dan baja olahan.

“Data awal 2026 menunjukkan pasar utama Batam masih tumbuh dan beberapa sektor industri tetap mencatat kinerja yang positif. Fokus kami adalah menjaga momentum pada sektor-sektor yang sedang menguat, sambil memberi perhatian pada sektor-sektor yang terkoreksi,” ujar Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis, saat menghadiri First Cut Steel Ceremony proyek Tangguh Ubadari Carbon Capture Utilization - MD4 (TUCC-MD4) di PT Wasco Engineering Indonesia, Rabu (8/4/2026).

Ia menegaskan, struktur ekspor Batam masih ditopang oleh pasar utama yang kuat serta sektor manufaktur yang tetap ekspansif, sehingga menjadi modal penting untuk menjaga pertumbuhan ke depan.

Oleh karena itu, BP Batam menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas kinerja ekspor melalui penguatan iklim investasi dan fasilitasi industri. 

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya saing produk Batam di pasar global sekaligus mengakselerasi pemulihan pada sektor-sektor yang mengalami koreksi.



Antusias Warga Puncak Senyum Sambut Hangat Satgas Yonif 136/TS Beri Layanan Kesehatan Gratis

INSPIRASIKEPRI.COM | Papua Pegunungan - Di balik sejuknya udara pegunungan, terpancar kehangatan dari raut wajah warga Distrik Puncak Senyum, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Selasa (7/4/2026).

Senyum tulus itu hadir saat tim Kesehatan Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti menggelar pelayanan kesehatan keliling gratis yang disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Sejak pagi, warga tampak berbondong- bondong mendatangi lokasi pelayanan yang dilaksanakan oleh personel Pos Puncak Senyum. Kehadiran prajurit TNI bukan hanya membawa layanan medis, tetapi juga harapan dan kepedulian yang begitu dirasakan oleh masyarakat.

Komandan Pos Puncak Senyum, Kapten Inf Dwi Luhur Setiawan Putra, S.Tr.Han., M.Han., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Satgas terhadap kesehatan masyarakat di wilayah penugasan.

“Pelayanan kesehatan keliling ini kami lakukan sebagai upaya mendekatkan diri kepada masyarakat, sekaligus membantu menjaga kesehatan fisik dan rohani mereka. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat dan kebersihan lingkungan,” ujarnya.


Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemberian obat-obatan, hingga edukasi kesehatan secara langsung kepada warga. Pendekatan humanis membuat masyarakat merasa nyaman dan terbuka dalam menyampaikan keluhan kesehatannya.

Rasa haru dan syukur pun disampaikan oleh Mama Megire, salah satu warga yang menerima pelayanan. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan.

“Terima kasih kepada Bapak-Bapak TNI yang sudah peduli kepada kami di sini. Semoga Tuhan selalu memberkati setiap tugas yang dijalankan,” ucapnya penuh ketulusan.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata implementasi semboyan 'Bersama Rakyat, TNI Kuat'. Kehadiran Satgas Yonif 136/Tuah Sakti di tengah masyarakat tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan rakyat.

Melalui pelayanan kesehatan keliling ini, Satgas 136/TS berkomitmen untuk terus hadir, mendampingi, dan membantu masyarakat Distrik Puncak Senyum agar dapat hidup lebih sehat, sejahtera, dan penuh harapan. (ISP)

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/TS Kembali Gelar Komsos dan Pelayanan Kesehatan Gratis di Kampung Wiringgame


INSPIRASIKEPRI.COM | Papua - Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat serta meningkatkan kepedulian sosial di wilayah penugasan, personel Pos Kotis Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) sekaligus pembagian sarana penggalangan (sargal) kepada warga Kampung Wiringgame, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Senin (5/4/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Pos Kotis dengan Dpp Sertu Lase sebagai pelaksana di lapangan. Kehadiran prajurit TNI disambut hangat oleh masyarakat setempat yang merasa terbantu dan diperhatikan.

Selain melaksanakan komsos dan pembagian sargal, personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti juga memberikan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan dan pengobatan kepada warga setempat. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian prajurit terhadap kondisi kesehatan masyarakat di wilayah penugasan.


Dalam kesempatan tersebut, personel Satgas juga menjalin silaturahmi dengan tokoh adat Kampung Wiringgame, Bapak Ebel Telenggen, yang menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kehadiran TNI di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan komsos ini, prajurit tidak hanya membagikan sargal, tetapi juga mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi, keluhan, serta kebutuhan masyarakat, sehingga hubungan yang harmonis antara TNI dan rakyat semakin terjalin erat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat di wilayah penugasan. Kami berharap melalui komsos, pembagian sargal, serta pelayanan kesehatan ini dapat membantu meringankan beban warga serta mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat. Kebersamaan ini sangat penting dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif,” ujar Danpos Kotis, Letda Inf Abdul Heru.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban, serta diharapkan mampu memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di Kampung Wiringgame. (ISP)





Gudang Supplier Kabel Listrik Diduga Tak Berlabel SNI Bebas Beroperasi di Kawasan Industri Citra Buana Center Park Seraya

INSPIRASIKEPRI.COM | Batam - Sebuah gudang supplier kebutuhan material kabel listrik beroperasi di kawasan industri Citra Buana Center Park, Seraya, Kota Batam disinyalir menyediakan barang tanpa berlabel Standar Nasional Indonesia (SNI).

Informasi yang berhasil dihimpun, praktik tak lazim ini beroperasi sejak lama. Mereka, diduga kuat nekat mendistribusikan material kabel elektronik tanpa berlabel SNI untuk memenuhi kebutuhan toko hingga perusahaan dengan tarif harga yang relatif cukup murah.

Pantauan wartawan pada Selasa (7/4/2026) di lokasi, terlihat gudang supplier itu nampak cukup mencurigakan. Tidak aktivitas pekerja layaknya pada umumnya. Bahkan, lebih mengejutkan lagi, gudang itu juga tidak dilengkapi dengan plang nama perusahaan. 

"Gudang kabel ini hanya buka ketika ada pembeli saja. Material kabel diduga tanpa berlabel SNI yang mereka jual ini, berasal dari luar Kota Batam," ungkap Sumber saat ditemui di seputaran lokasi.


Menurut sumber, gudang supplier kabel diduga tanpa berlabel SNI dikendalikan oleh seorang pria bernama Dinen. Ia mengatur keluar masuknya material kabel dari dalam gudang tersebut. 

"Setau saya gudang supplier ini punya Pak Dinen. Beliau yang mengatur keluar masuknya material kabel ini," jelasnya.

Sudah jelas, jika benar-benar terbukti pengusaha tersebut menjual barang tanpa SNI (Standar Nasional Indonesia), maka dapat dipastikan mereka melanggar UU No. 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian dan mengancam pelaku usaha yang memperdagangkan barang tidak sesuai SNI (yang diwajibkan) dengan pidana penjara maksimal 5 tahun atau denda hingga Rp35 miliar. 

Bahkan, jika sampai nekat berani memalsukan tanda SNI, ancamannya bisa mencapai 7 tahun penjara atau denda Rp50 miliar.


Tak hanya itu, sanksi Administratif juga menantinya, berdasarkan Pasal 64, pelaku bisa dikenakan tindakan administratif seperti peringatan tertulis, penarikan barang dari peredaran, penutupan usaha, hingga pembekuan/pencabutan izin usaha.

Kemudian mengenai Perlindungan Konsumen, Pelanggaran SNI juga melanggar UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, di mana pelaku usaha wajib menjamin keamanan dan kualitas produk. 

Seperti diketahui, SNI wajib diberlakukan pada produk yang berkaitan dengan keamanan, keselamatan, kesehatan, dan lingkungan hidup, seperti barang elektronik, helm, mainan anak, tekstil dan produk makanan tertentu.

Dalam temuan ini, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian berhak melakukan sidak, menyita dan memusnahkan produk yang tidak memenuhi standar SNI untuk melindungi konsumen. 

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mengkonfirmasi pihak terkait untuk mendalami lebih lanjut temuan ini. (Tim)

Penuh Kepedulian, Satgas Yonif 136/TS Kembali Gelar Pengobatan Gratis Secara 'Door to Door' Untuk Warga Distrik Ilu

INSPIRASIKEPRI.COM | Puncak Jaya - Dengan penuh kepedulian, Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti hadir menyapa warga Distrik Ilu melalui pelayanan kesehatan gratis secara door to door melakukan pemeriksaan, pengobatan dan edukasi dengan sentuhan humanis.

Di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah pegunungan, kehadiran prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti kembali menjadi harapan bagi masyarakat. 

Melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan warga, Pos Ilu kembali menggelar pelayanan kesehatan gratis secara door to door di Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (4/4/2026).

Dipimpin oleh Serda A. Panjaitan, kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk kepedulian tulus TNI terhadap kondisi kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan. 

"Dengan menyusuri pemukiman warga, tim kesehatan Satgas hadir memberikan pemeriksaan dan pengobatan tanpa dipungut biaya," ungkap Serda A. Panjaitan.

Tak hanya memeriksa tekanan darah dan suhu tubuh, prajurit juga melayani konsultasi berbagai keluhan penyakit ringan seperti flu, batuk, hingga gangguan kulit. Anak-anak dan lansia pun mendapat perhatian khusus melalui pemberian vitamin guna menjaga daya tahan tubuh mereka. Di sela kegiatan, edukasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS) turut diberikan sebagai langkah preventif bagi masyarakat.

Serda A. Panjaitan menegaskan bahwa kehadiran Satgas bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam membantu kesulitan rakyat.

"Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI selalu hadir di tengah mereka. Kesehatan adalah hal utama, dan kami berupaya memastikan warga tetap sehat agar dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan baik," tegasnya.

Respon hangat pun datang dari masyarakat Distrik Ilu. Warga menyambut dengan penuh antusias dan rasa syukur, terlebih karena pelayanan kesehatan ini langsung menjangkau rumah-rumah mereka—sesuatu yang jarang mereka rasakan mengingat keterbatasan fasilitas kesehatan di daerah tersebut.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Momen kebersamaan antara prajurit dan warga pun terasa begitu hangat, mempertegas kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 136/TS kembali membuktikan bahwa pengabdian prajurit tidak hanya diwujudkan melalui pengamanan wilayah, tetapi juga lewat aksi kemanusiaan yang nyata seperti mengobati, menguatkan dan menebar harapan hingga ke pelosok negeri. (ISP)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.