Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Kembali Gelar Pengobatan Keliling Untuk Masyarakat Pos KP 55 Puncak Jaya
![]() |
| Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Kembali Gelar Pengobatan Keliling Untuk Masyarakat Pos KP 55 Puncak Jaya |
![]() |
| Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Kembali Gelar Pengobatan Keliling Untuk Masyarakat Pos KP 55 Puncak Jaya |
![]() |
| Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kepri, Kombes Pol. Silvester Mangombo Marusaha Simamora, S.I.K., M.H. |
![]() |
Tanah Bauksit di Kawasan Hutan Lindung Tower TPA Kabil Dijarah, Diduga Kuat Dikomersilakan Untuk Ladang Bisnis |
Pantauan wartawan, sejumlah dump truk yang didominasi roda 6 dan alat berat jenis ekskavator nampak hilir mudik dan beroperasi dari lokasi itu. Mereka leluasa menggempur material tanah bauksit yang dihasilkan dari kawasan hutan lindung tersebut.
Diketahui, lahan TPA Punggur hingga saat ini masih berstatus kawasan hutan lindung. Namun, sangat disayangkan, kini justru beralih fungsi menjadi hamparan tanah gersang tanpa ditumbuhi pepohonan yang disebabkan aktifitas penambangan tanah urug di lokasi itu.
Lebih mengejutkan lagi, material tanah bauksit itu justru disinyalir di komersilkan secara ilegal ke sejumlah proyek penimbunan di Kota Batam. Tanpa memiliki regulasi atau perizinan, para pelaku pengerusakan hutan lindung itu secara terang-terangan melancarkan bisnis terselubung ini.
"Ya benar pak, tanah bauksit di kawasan hutan lindung ini di jual dengan harga bervariasi. Untuk dump truk roda 6 di bandrol dengan harga Rp 130 per dump," ungkap warga setempat, Senin (16/3/2026).
Menurut keterangan warga, aktivitas tambang tanah bauksit ini baru beroperasi. Lancarnya, proyek itu diduga kuat adanya keterlibatan seseorang yang mengaku menguasai lahan tersebut.
"Baru aja mereka beroperasi. Kalau pemilik lahan disini pak Bo Tuang, penanggung jawab di lokasi pak Udin dan pihak keamanan pak Ponce. Lancarnya aktivitas itu, karena mereka diduga kuat telah mengatur kordinasi dengan aparat maupun dinas terkait agar semua aman," ujarnya.
Seperti diketahui, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2012 dan Nomor 4 Tahun 2021, bahwa setiap kegiatan yang berpengaruh pada lingkungan hidup wajib memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (Amdal).
Selain itu, tambang tanah bauksit ini patut diduga kuat melanggar Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Sudah jelas, jika mereka benar-benar terbukti melakukan pelanggaran maka dapat dipastikan dijerat Pasal 158 dan atau Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara, Juncto Pasal 55 dan atau Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak 100 miliar.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mengkonfirmasi BP Batam, Dinas Kehutanan Kota Batam, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menindak lanjuti temuan ini. (*)
![]() |
| Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Salurkan Bantuan Pakaian Untuk Warga Distrik Tinggi Nambut |
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Menjelang momen mudik Lebaran, banyak masyarakat yang meninggalkan rumah dalam beberapa hari bahkan hingga lebih dari satu minggu. Kondisi ini membuat kendaraan yang ditinggalkan, termasuk sepeda motor, berpotensi mengalami penurunan kondisi maupun risiko keamanan apabila tidak dipersiapkan dengan baik.
Oleh karena itu, pemilik sepeda motor disarankan melakukan beberapa langkah perawatan sederhana sebelum berangkat mudik agar kendaraan tetap aman serta dalam kondisi baik saat kembali digunakan. Agar sepeda motor tetap aman dan dalam kondisi prima saat ditinggalkan, pemilik kendaraan disarankan melakukan beberapa langkah perawatan sederhana sebelum berangkat mudik.
Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah membersihkan atau mencuci sepeda motor sebelum ditinggalkan. Setelah digunakan dalam aktivitas sehari-hari, kotoran sering menempel pada body maupun bagian yang sulit dijangkau seperti area mesin dan kolong motor. Kondisi ini biasanya semakin terlihat setelah sepeda motor digunakan saat hujan atau melewati jalan yang berlumpur. Apabila dibiarkan terlalu lama, kotoran tersebut dapat menimbulkan kerak yang berpotensi merusak komponen kendaraan.
Dalam proses pencucian, pemilik kendaraan juga disarankan tidak menggunakan sabun jenis deterjen, karena memiliki sifat yang berbeda dan berpotensi merusak lapisan cat maupun komponen tertentu pada sepeda motor. Gunakan sabun khusus sepeda motor agar kebersihan kendaraan tetap terjaga tanpa merusak permukaan body.
Pemilik kendaraan dapat membilas seluruh bagian motor terlebih dahulu untuk merontokkan kotoran yang menempel. Selanjutnya, bersihkan body menggunakan sabun khusus sepeda motor dan spons lembut, serta gunakan sikat untuk menjangkau bagian yang sulit dibersihkan. Setelah itu, bilas kembali dengan air bersih dan keringkan menggunakan lap.
Selain membersihkan motor, terdapat beberapa langkah penting lainnya yang dapat dilakukan agar kendaraan tetap aman selama ditinggalkan, di antaranya:
• Menempatkan kendaraan pada standar tengah agar posisi motor lebih stabil.
• Menonaktifkan remote smart key untuk mencegah sistem tetap aktif saat motor tidak digunakan.
• Menyimpan sepeda motor di area tertutup serta menggunakan kunci ganda sebagai pengaman tambahan.
• Mengisi bahan bakar secukupnya untuk menghindari karat pada tangki bahan bakar, serta memastikan tidak terdapat kebocoran pada sistem bahan bakar maupun oli.
• Melepas terminal aki (battery) apabila motor ditinggalkan dalam waktu yang cukup lama.
• Melumasi rantai roda, khususnya untuk tipe motor bertransmisi manual, agar tidak mudah berkarat.
Menurut Johandi, Technical Service Manager PT Capella Dinamik Nusantara, langkah-langkah sederhana tersebut dapat membantu menjaga kondisi sepeda motor tetap prima selama ditinggalkan.
“Kami mengimbau para pengguna sepeda motor untuk melakukan pengecekan dan perawatan sederhana sebelum meninggalkan kendaraan saat mudik. Hal ini penting agar sepeda motor tetap aman serta siap digunakan kembali setelah pemilik kembali dari perjalanan,” ujar Johandi, Sabtu (14/3/2026).
Ia juga menambahkan bahwa persiapan sebelum meninggalkan kendaraan menjadi hal penting untuk mencegah potensi kerusakan maupun gangguan pada sepeda motor selama ditinggalkan dalam waktu yang cukup lama.
“Dengan melakukan perawatan sederhana sebelum mudik, kondisi sepeda motor dapat tetap terjaga sehingga saat pemilik kembali ke rumah kendaraan tetap siap digunakan,” tambahnya.
Honda juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan keamanan kendaraan di rumah selama periode mudik Lebaran.“Honda kesayangan aman, mudik pun tenang.”
Masyarakat juga dapat mengunjungi AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) terdekat untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan sepeda motor sebelum maupun setelah perjalanan mudik agar kendaraan tetap dalam kondisi optimal. (Isp)
![]() |
| Perkuat Komunikasi dan Silaturahmi, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Ajak Warga Distrik Kalome Makan Bersama |
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Para pemudik tampak lelah di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, Kota Batam. Mereka antre menunggu giliran naik kapal sore tadi.
Bahkan sebagian pemudik rela istirahat di dalam kendaraan. Memang cuaca yang sangat terik di bulan Ramadan menjadi salah satu ujian.
Di tengah hiruk pikuk keberangkatan menuju kampung halaman, terlihat kehadiran polisi dan jurnalis di pelabuhan. Seketika senyum menghiasi wajah para penumpang.
Aroma makanan yang dibawa dalam beberapa plastik langsung menarik perhatian para pemudik di pelabuhan. Sejumlah penumpang pun berdiri dari tempat duduknya, mendekat dengan harapan bisa mendapatkan bagian.
Suasana pelabuhan yang sebelumnya terasa penat berubah menjadi lebih hangat. Mereka mendekat dan terlihat mengangkat tangan.
Tidak sedikit pemudik yang terlihat berebut, namun tertib demi mendapatkan makanan tersebut. Wajah lelah mereka langsung dipenuhi senyum dan tawa kecil.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam, AKP Zharfan Edmond mengatakan, ada 500 paket nasi kotak yang dibagikan ke para penumpang. Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polda Kepri, Polresta Barelang, jajaran Polsek, dan Ikatan Jurnalis Televisi (IJTI) Kepri.
"Kami membagi 500 paket nasi kotak kepada penumpang. Semuanya dibagi di pelabuhan ASDP Telaga Punggur bersama teman-teman IJTI Kepri," ujar AKP Zharfan Edmond, Sabtu (14/3/2026).
Menurut Zharfan, seluruh nasi dibagikan sebelum kapal berangkat. Bahkan pihaknya bersama IJTI Kepri mendatangi penumpang yang sudah ada di atas kapal.
"Kami juga ke atas kapal membagikan nasi kotak untuk makanan berbuka puasa para penumpang," katanya.
Koordinator kegiatan, Febri Andrean menyebut, aksi berbagi tersebut merupakan agenda rutin polisi dan IJTI Kepri. Namun pembagian nasi kotak di atas kapal Ro-ro dipilih lantaran para penumpang akan berada di kapal selama berjam-jam.
"Kegiatan ini merupakan agenda rutin polisi dan IJTI Kepri. Kali ini di Pelabuhan dan Kapal Ro-ro karena mereka menempuh waktu berjam-jam," pungkasnya. (Isp)