Wujud Kepedulian TNI Untuk Masyarakat Papua, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Kembali Gelar Anjangsana di Kp 55
![]() |
| Wujud Kepedulian TNI Untuk Masyarakat Papua, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Kembali Gelar Anjangsana di Kp 55 |
![]() |
| Wujud Kepedulian TNI Untuk Masyarakat Papua, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Kembali Gelar Anjangsana di Kp 55 |
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Tren kendaraan harian yang praktis, nyaman, dan tetap efisien masih menjadi pilihan banyak anak muda maupun masyarakat aktif di Kepulauan Riau. Menjawab kebutuhan tersebut, Honda menghadirkan program menarik untuk Honda Supra X 125 dengan berbagai kemudahan pembelian di wilayah Batam, Bintan, dan Tanjung Balai Karimun.
Honda Supra X 125 hadir sebagai motor yang dikenal tangguh dan irit untuk menunjang mobilitas sehari-hari. Desainnya yang ramping dan nyaman dikendarai membuat motor ini cocok digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, kuliah, hingga kebutuhan mobilitas harian lainnya.
Selain dikenal hemat bahan bakar, Honda Supra X 125 juga dilengkapi berbagai fitur yang mendukung kenyamanan pengendara. Mulai dari bagasi praktis untuk membawa barang bawaan, gantungan barang multifungsi, hingga Sistem Kunci Pengaman Magnetik yang memberikan rasa aman saat digunakan beraktivitas.
Motor ini juga dibekali mesin 125cc SOHC berteknologi PGM-FI yang responsif namun tetap efisien dalam konsumsi bahan bakar. Karakter mesin yang nyaman digunakan untuk perjalanan jarak dekat maupun jauh membuat Honda Supra X 125 masih menjadi pilihan masyarakat yang mengutamakan efisiensi dan kepraktisan.
Duri Yanto selaku Sales Manager wilayah Kepulauan Riau menyampaikan bahwa Honda Supra X 125 tetap relevan digunakan oleh berbagai kalangan karena memiliki karakter yang sederhana namun fungsional.
“Honda Supra X 125 cocok digunakan untuk masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi dan membutuhkan kendaraan yang nyaman, irit, serta mudah digunakan sehari-hari. Karakter motor ini juga sesuai untuk anak muda yang aktif dan membutuhkan kendaraan praktis untuk menunjang aktivitasnya,” ujar Duri Yanto, Jum'at (8/5/2026).
Untuk memberikan kemudahan kepemilikan, lanjut Duri Yanto, Honda menghadirkan program menarik di beberapa wilayah Kepulauan Riau. Di Batam, konsumen dapat menikmati program hemat hingga Rp1,6 juta. Sementara di wilayah Tanjung Balai Karimun tersedia program hemat hingga Rp3,7 juta. Adapun untuk wilayah Bintan, Honda menawarkan angsuran ringan mulai Rp27 ribu per hari.
"Melalui program ini, Honda berharap dapat memberikan pilihan kendaraan harian yang nyaman, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Kepulauan Riau," pungkasnya. (Isp)
INSPIRASIKEPRI.COM | Jayapura - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, melalui operating company PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), meresmikan Sistem Kabel Laut Pukpuk (Puk-Puk 1) hasil kolaborasi dengan PNG DataCo di Telkom Witel Jayapura, Papua, pada Jumat (8/5/2026).
Momentum ini menandai tonggak penting TelkomGroup dalam pengembangan infrastruktur konektivitas digital di Indonesia Timur sekaligus memperkuat kolaborasi bilateral Indonesia–Papua Nugini dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi lintas negara.
Infrastruktur ini juga membuka koridor konektivitas baru menuju kawasan Asia-Pasifik dan diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi digital, perluasan akses digital, serta penguatan konektivitas di wilayah perbatasan dan Kawasan Timur Indonesia.
Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Angga Raka Prabowo dan Direktur Utama Telkom Indonesia didampingi oleh Direktur Wholesale and International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba, Wakil Konsulat Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, dan Gubernur Kepala Daerah Papua yang diwakili oleh L. Christian Sohilait, serta disaksikan langsung oleh Pt. CEO Telin Kharisma dan CEO PNG DataCo Paul Komboi.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Angga Raka Prabowo pada sambutannya menyampaikan, program kerja prioritas nasional menekankan pentingnya percepatan transformasi digital dalam pemerataan pembangunan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.
Sehingga konektivitas harus dibangun secara merata, tidak terkonsentrasi, dan berkelanjutan agar seluruh wilayah, termasuk Kawasan Timur Indonesia, agar dapat memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dalam ekosistem ekonomi digital.
Lebih lanjut, Angga memberikan dukungan dan apresiasi kepada TelkomGroup atas komitmennya dalam memperkuat konektivitas digital nasional. “Pukpuk Cable yang dibangun oleh TelkomGroup menjadi bagian penting dalam menciptakan pemerataan konektivitas yang lebih andal, resilien, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di Indonesia Timur, Papua Nugini, maupun seluruh penjuru negeri,” pungkasnya.
Sistem kabel laut Pukpuk merupakan kabel lintas batas (cross-border) pertama di kawasan Asia-Pasifik yang secara langsung menghubungkan jaringan Indonesia dengan Papua Nugini. Landing station di Jayapura yang dioperasikan oleh Telin menjadi gerbang konektivitas menuju Kumul Telkom Holdings milik Papua Nugini, mengalirkan kapasitas dari kabel internasional SEA-US ke provinsi-provinsi terpencil di Papua Nugini melalui Vanimo.
Lebih dari sekadar infrastruktur telekomunikasi, kabel ini mencerminkan kolaborasi strategis antara Indonesia dan Papua Nugini dalam membangun konektivitas kawasan. Sinergi antara Telin dan PNG DataCo menjadi langkah nyata dalam memperkuat integrasi jaringan dan memperluas konektivitas digital di Asia-Pasifik.
Dengan hadirnya kabel laut ini, Jayapura kini memiliki dua jalur (dua kaki) konektivitas internasional yang mandiri. Jalur pertama menghubungkan wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua, sedangkan jalur kedua—yang baru diresmikan ini—menghubungkan Vanimo, Papua Nugini, ke Jayapura, kemudian tersambung ke Manado hingga Los Angeles (LA), Amerika Serikat melalui kabel SEA-US.
Keberadaan jalur alternatif konektivitas ini menjadikan infrastruktur digital Papua jauh lebih tangguh karena memiliki diversity route yang menjamin kelangsungan layanan secara optimal. Jayapura, sebagai pusat konektivitas Papua, kini siap mendukung pertumbuhan ekonomi digital kawasan serta meningkatkan peluang ekonomi daerah melalui infrastruktur bertaraf internasional.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, “Dengan Pukpuk, TelkomGroup tidak hanya memperkuat infrastruktur digital di Papua, tetapi juga membuktikan bahwa Indonesia Timur adalah bagian integral dari ekosistem konektivitas global. Ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk memastikan tidak ada satu pun wilayah Indonesia yang tertinggal dalam era digital. Kami berharap inisiatif ini dapat memperkuat konektivitas Indonesia Timur serta membuka peluang kolaborasi digital di tingkat regional maupun global,” ujar Dian.
Sebagai operating company TelkomGroup yang berfokus pada pengembangan bisnis internasional, Telin memainkan peran sentral dalam mewujudkan proyek Pukpuk dari tahap perencanaan hingga peresmian dan komersialisasi. Fasilitas landing station di Jayapura menjadi simpul kritis yang menghubungkan kapasitas kabel internasional SEA-US dengan jaringan nasional Papua.
CEO PNG DataCo Paul Komboi menyampaikan bahwa kedekatan geografis antara Indonesia dan Papua Nugini sudah seharusnya diiringi dengan konektivitas digital yang kuat dan resilien. Menurutnya, kolaborasi antara PNG DataCo dan Telin yang telah terbangun ini menjadi wujud nyata kerja sama yang didasarkan pada semangat saling terhubung, saling mendukung, dan menciptakan manfaat bersama bagi masyarakat kedua negara. Ia juga menilai kabel laut Pukpuk bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan awal dari penguatan hubungan dan integrasi digital yang lebih erat antara Papua Nugini dan Indonesia.
Telin juga berperan sebagai mitra strategis PNG DataCo dalam memastikan kualitas layanan dan keandalan sistem kabel lintas negara ini, sekaligus membuka peluang bagi pengembangan konektivitas lebih lanjut di kawasan.
”Kabel Pukpuk adalah bukti nyata bahwa TelkomGroup melalui Telin mampu menjembatani kesenjangan digital antar negara. Kami bangga menjadi bagian dari sejarah konektivitas kawasan Asia-Pasifik dan berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur digital berkelas dunia demi masa depan yang lebih terhubung,” tutup Dian. (Isp)
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis melakukan kunjungan kerja ke Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shankar Goel, pada Jum'at (8/5/2026).
Kunjungan ini dilakukan BP Batam untuk memperkuat posisi strategisnya sebagai pusat investasi di kawasan Asia Tenggara dengan mempererat kolaborasi ekonomi bersama India.
Pertemuan tersebut bertujuan memperluas komunikasi strategis sekaligus menjajaki peluang kerja sama baru antara Batam dan institusi ekonomi India.
Fary mengungkapkan, hubungan ekonomi Batam dan India menunjukkan tren positif yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
“Berdasarkan data BP Batam, nilai investasi India di Batam sepanjang periode 2016–2025 telah menembus angka Rp258,6 miliar, dengan pencapaian tertinggi terjadi pada 2025 dengan realisasi sebesar Rp95,2 miliar,” ungkap Fary.
Tidak hanya di sektor investasi, India kini telah menjelma sebagai tujuan ekspor terbesar ketiga bagi Batam.
Pada kuartal I-2026, nilai ekspor ke India mencapai USD521,6 juta, atau menyumbang 11,14 persen dari total ekspor Batam.
“India adalah mitra strategis dengan potensi besar bagi pengembangan industri dan perdagangan kami. Pertumbuhan investasi dan volume perdagangan ini mencerminkan tingginya kepercayaan dunia usaha India terhadap daya saing Batam,” ujar Fary.
Fary menambahkan, BP Batam tengah fokus memantapkan ekosistem investasi melalui pengembangan kawasan industri, logistik, dan perdagangan internasional.
Sektor-sektor yang potensial untuk dikolaborasikan mencakup manufaktur, energi terbarukan, sektor maritim, hingga penguatan rantai pasok industri.
Menanggapi hal tersebut, Konsul Jenderal India, Ravi Shankar Goel, mengapresiasi kemajuan pembangunan ekonomi di Batam.
Menurutnya, India memandang Indonesia sebagai mitra strategis untuk tumbuh bersama sebagai negara maju.
“Batam adalah salah satu kisah sukses pembangunan ekonomi di Indonesia. Keunggulan geografis yang dekat dengan Singapura, kepemimpinan yang kuat, serta kebijakan Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone) menjadi daya tarik utama bagi investor,” kata Ravi.
Sebagai langkah konkret, kedua pihak sepakat untuk menyelenggarakan forum presentasi bisnis secara hibrida.
Forum ini direncanakan mempertemukan pengelola kawasan industri di Batam dengan jaringan Kamar Dagang India.
Selain sebagai sarana promosi, pertemuan tersebut diharapkan mampu memetakan kebutuhan rantai pasok ekspor-impor secara lebih detail melalui identifikasi produk berbasis kode Harmonized System (HS).
Langkah diplomasi ekonomi ini diharapkan memperkokoh posisi Batam sebagai kawasan pelabuhan bebas yang dinamis di kancah global. (Isp)
![]() |
| ABC Mart berlokasi di Kawasan Komplek Ruko ABC, Kecamatan Sagulung, Kota Batam |
![]() |
| Satgas 136/Tuah Sakti Hadir Membawa Harapan Ditengah Kesunyian Kampung Jigonikme Papua |
![]() |
| Danrem 033/WP Tinjau Pembangunan KDKMP di Karimun, Tekankan Penyelesaian Tepat Waktu Sesuai Rencana. |