Didampingi Danrem, Pangdam XXV/SMR Kunjungan Kerja ke Tanjungpinang

INSPIRASIKEPRI.COM | TANJUNGPINANG — Pangdam XXV/SMR, Mayjen TNI Rionardo, beserta rombongan terbatas melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, pada Kamis (29/10/2026). 

Kedatangan Pangdam di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) disambut langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 033/WP, Brigjen TNI Bambang Herqutanto, M.Han., bersama Kasrem dan jajaran perwira setempat dengan penuh kehangatan.

Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Pangdam XXV/SMR yang didampingi oleh Danrem 033/WP memfokuskan agendanya untuk mempererat tali silaturahmi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). 

Kunjungan diawali dengan mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau, dilanjutkan bersilaturahmi ke Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, serta melaksanakan ibadah dan ramah tamah bersama.

Seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja Pangdam XXV/SMR di Kota Tanjungpinang berjalan dengan tertib, lancar, dan aman hingga rombongan bertolak kembali melalui Pelabuhan Punggur pada sore hari. 

"Momentum ini sangat penting dalam memperkuat koordinasi, kesepahaman, serta kerja sama antarinstansi guna menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan mendukung percepatan pembangunan di wilayah strategis perbatasan negara," ujar Pangdam XXV/SMR, Mayjen TNI Rionardo.

 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Universitas Internasional Batam (UIB) menandatangani perjanjian kerja sama tentang penyelenggaraan rumah sakit pendidikan utama dan kepaniteraan klinik, Selasa (27/10/2026).

Penandatanganan yang berlangsung di Marketing Center BP Batam tersebut dilakukan oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, bersama Dekan Fakultas Kedokteran UIB, dr. Wira Mondana.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang ditandatangani BP Batam dan UIB pada 26 Oktober 2025. Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak akan mempersiapkan RSBP Batam sebagai rumah sakit pendidikan utama untuk mendukung pembelajaran klinik bagi calon dokter.

Dalam sambutannya, Ariastuty Sirait menyampaikan bahwa perjanjian kerja sama ini menjadi langkah bersama BP Batam dan UIB dalam mempersiapkan penyelenggaraan rumah sakit pendidikan.

“Perjanjian kerja sama ini menjadi langkah bersama antara BP Batam dan UIB dalam mempersiapkan RSBP Batam sebagai rumah sakit pendidikan utama. Kami berharap kerja sama ini dapat segera ditindaklanjuti dan berjalan dengan baik bagi kedua belah pihak,” ujar Ariastuty.

Ia menjelaskan, RSBP Batam memiliki 27 poliklinik spesialis yang didukung layanan rawat inap, instalasi gawat darurat, kamar bedah, laboratorium, dan radiologi.

Menurutnya, ragam fasilitas dan layanan tersebut menjadi modal bagi RSBP Batam untuk mendukung pengalaman belajar klinik bagi calon dokter.

Ariastuty juga berharap komunikasi yang baik antara RSBP Batam dan UIB terus terjalin agar setiap tahapan persiapan dapat dilaksanakan bersama.

Kerja sama ini diharapkan turut mendukung upaya BP Batam di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, dalam mengembangkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Sementara itu, Rektor UIB, Dr. Iskandar Itan, menyampaikan apresiasi kepada BP Batam dan RSBP Batam atas terjalinnya kerja sama tersebut.

Ia berharap kerja sama ini dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan dokter yang dibutuhkan masyarakat. Ke depannya, kolaborasi antara kedua pihak juga diharapkan dapat berkembang di bidang kesehatan masyarakat.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap pendidikan dokter dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dukungan BP Batam dan RSBP Batam menjadi penyemangat bagi kami untuk menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas,” kata Iskandar.

Penandatanganan perjanjian kerja sama ini disaksikan oleh Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, Rektor UIB, Dr. Iskandar Itan serta Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat BP Batam, manajemen RSBP Batam, serta delegasi UIB. (Isp)

 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam menandatangani Nota Kesepakatan dengan PT Galang Bumi Industri terkait pembangunan, pengembangan, dan pengelolaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Industri Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park, Rabu (28/10/2026).

Penandatanganan yang berlangsung di Marketing Center BP Batam tersebut dilakukan langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Presiden Direktur PT Galang Bumi Industri, Akhmad Ma’ruf Maulana.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pengembangan kawasan industri berbasis energi hijau dan teknologi ramah lingkungan di Batam. Selain memperkuat daya tarik investasi, pengembangan kawasan tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru serta mendorong pertumbuhan industri yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia berharap penandatanganan Nota Kesepakatan ini menjadi titik awal bagi percepatan realisasi investasi, khususnya di sektor energi baru dan terbarukan.

“Batam sudah mendapat atensi langsung dari Presiden RI untuk meningkatkan pelayanan perizinan berusaha. Dengan Nota Kesepakatan ini, mari kita sama-sama membangun komitmen untuk mempercepat prosesnya,” ujar Amsakar.

Menurutnya, Batam saat ini semakin menarik untuk berinvestasi. Sehingga ia berharap kehadiran investor asing yang digandeng oleh Wiraraja Group dapat menjadi mitra strategis BP Batam untuk menginformasikan iklim investasi yang ada di Batam.

Adapun penandatanganan Nota Kesepakatan ini berlangsung di tengah berlanjutnya aktivitas investasi di Batam sepanjang 2026. Amsakar mengatakan, realisasi investasi selama hingga Triwulan III 2026 telah mencapai Rp59,89 triliun dari target investasi tahun 2026 sebesar Rp70 triliun.

Kemudian untuk pertumbuhan ekonomi, Kota Batam telah menyentuh angka 7,28 persen. Sehingga Nota kesepahaman ini menjadi strategis dan urgen dilaksanakan, terutama dalam sektor energi baru dan terbarukan sangat relevan dengan kondisi pasar saat ini. 

“Kami juga yakin PSN Wiraraja ini akan komplementer dengan PSN lainnya, yaitu Rempang Eco City yang dikembangkan di Batam,” ujar Amsakar optimis.

Capaian ini tentunya menjadi salah satu landasan bagi BP Batam untuk terus memperkuat kemudahan berusaha, meningkatkan kualitas pelayanan perizinan, serta mendorong percepatan realisasi berbagai proyek strategis.

Melalui kolaborasi pemerintah dan dunia usaha, BP Batam berharap pengembangan PSN Kawasan Industri Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park dapat berjalan sesuai tahapan yang direncanakan, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai kawasan investasi yang kompetitif dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. 

Sementara itu, Presiden Direktur PT Galang Bumi Industri, Akhmad Ma’ruf Maulana, turut menyampaikan optimismenya terhadap pengembangan PSN Kawasan Industri Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park.

Ia mengatakan PSN ini akan dilakukan pembangunan tahap pertama di atas lahan seluas 150 hektare di Pulau Galang, yang akan menyerap hingga ribuan tenaga kerja.

Nantinya PSN ini akan terintegrasi menjadi ekosistem industri bernilai tambah, termasuk hilirisasi pasir silika dan pengembangan industri semikonduktor sebagai upaya dalam mendorong hilirisasi sumber daya alam dan memperkuat industri teknologi tinggi di Indonesia.

“Proyek PSN di Galang ini sudah bisa terealisasi dan dibangun di awal tahun 2027. Harapan kami, BP Batam dapat terus mendukung kerja sama ini agar proses pembangunan berjalan sesuai dengan rencana,” ujarnya.

Selain itu, sebagai bentuk komitmennya, Ma’ruf mengatakan akan membangun infrastruktur pendukung, salah satunya berupa jalan, yang nantinya akan dihibahkan ke BP Batam.

“Semoga BP Batam dapat terus mendukung pembangunan tersebut untuk menjadikan Batam sebagai kawasan investasi yang berdaya saing,” tutupnya. (Isp) 







INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Pembukaan Jalan Gajah Mada, tepatnya di ruas depan Hotel Vista, ditargetkan pada 1 November 2026. Saat ini, sejumlah pekerjaan teknis masih terus diselesaikan untuk memastikan kondisi jalan memenuhi standar mutu dan keselamatan sebelum kembali dibuka bagi masyarakat.

Pekerjaan di ruas jalan tersebut telah dimulai sejak 18 Oktober 2026. Meski sempat diupayakan agar dapat dibuka lebih awal pada 26 Oktober, BP Batam memutuskan untuk tetap menyelesaikan tahapan teknis sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, mengaku pihaknya sempat merencanakan percepatan pembukaan jalan dapat dilakukan pada Senin sore (26/10/2026).

“Kami sebelumnya berencana mempercepat pembukaan jalan di depan Hotel Vista agar dapat kembali dilalui oleh pengguna jalan. Namun, setelah meninjau langsung kondisi di lapangan, masih diperlukan penyempurnaan pekerjaan agar struktur jalan benar-benar kokoh dan memenuhi persyaratan teknis," kata Mouris.

"Dengan mempertimbangkan berbagai aspek teknis secara menyeluruh, kami memutuskan untuk menyesuaikan rencana percepatan pembukaan jalan yang semula ditargetkan pada 26 Oktober,” sambungnya, Selasa (27/10/2026).

Ia menyebut, dengan pertimbangan teknis tersebut maka pembukaan jalan tetap mengacu pada jadwal awal, yakni 1 November 2026 mendatang.

BP Batam juga melakukan sejumlah upaya teknis untuk mengoptimalkan penyelesaian pekerjaan tanpa mengabaikan aspek mutu dan keselamatan.

Salah satunya dengan menggunakan mutu beton yang lebih tinggi dari standar yang sebelumnya direncanakan. Selain itu, BP Batam menggunakan bahan perekat (adhesive) untuk mempercepat proses pengeringan beton.

Diketahui, pekerjaan pembongkaran dan penggalian mencapai panjang sekitar 25 hingga 30 meter, dengan kedalaman mencapai 2 meter sesuai rencana teknis.

Tahapan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur tanah sekaligus mendukung sistem drainase dan permeabilitas tanah di area penanganan.

“Kami terus berupaya melakukan inovasi agar pelaksanaan pekerjaan ke depan semakin baik, dengan tetap mengutamakan standar teknis yang wajib dipenuhi. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat penutupan jalan ini. Kami juga memohon pengertian dan kesabaran masyarakat karena pekerjaan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas serta keselamatan pengguna jalan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota / Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa proses perbaikan membutuhkan tahapan teknis yang harus dikerjakan secara cermat agar penanganan tidak hanya berfokus pada kerusakan yang terlihat di permukaan.

“Pekerjaan dilakukan secara detail dan menyeluruh oleh tim teknis. Kami berharap jalan tersebut nantinya dapat kembali digunakan oleh masyarakat dengan nyaman dan aman dalam jangka panjang. Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat selama jalan ditutup. Oleh karena itu, kami memohon kesabaran dan dukungan masyarakat hingga jalan dinyatakan siap untuk dibuka kembali,” kata Ariastuty.

BP Batam akan terus mengawal proses pekerjaan dengan memastikan aspek mutu, kesesuaian dengan rencana teknis, serta waktu penyelesaian tetap mengacu pada target yang telah ditetapkan. 

Ariastuty juga mengingatkan masyarakat agar senantiasa berhati-hati saat berkendara dan mengutamakan keselamatan bersama selama pekerjaan berlangsung.

“Kami mengapresiasi dukungan dan kehati-hatian masyarakat dalam berkendara selama pekerjaan berlangsung. BP Batam akan terus mengawal proses ini dan menyampaikan informasi mengenai perkembangan penting yang perlu diketahui masyarakat,” pungkas Ariastuty. (Isp)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad menerima penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026 dari tvOne, Senin (26/10/2026) malam. 

Penghargaan kategori Innovation for Program Sustainability: Optimalisasi Investasi, Ekonomi dan Infrastruktur tersebut, diberikan bertepatan dengan peringatan Hari Bakti BP Batam ke-55.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya BP Batam dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat investasi, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Malam Anugerah tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Purwadi Arianto, Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto, serta Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra.

Amsakar menyampaikan, apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi BP Batam untuk terus memperkuat pembangunan Batam secara berkelanjutan dengan menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan masyarakat.

“Atas nama Badan Pengusahaan Batam, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada tvOne atas penghargaan yang diberikan kepada BP Batam,” ujar Amsakar.

Menurutnya, pembangunan berkelanjutan tidak hanya diukur dari capaian ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan infrastruktur yang memadai, menciptakan iklim investasi yang kondusif, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Salah satu indikator yang disorot adalah kinerja ekonomi Batam pada semester I 2026. Pertumbuhan ekonomi Batam tercatat sebesar 7,28 persen. Sementara itu, realisasi investasi berdasarkan metode bottom-up mencapai Rp38,97 triliun, meningkat 62,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sektor infrastruktur, BP Batam mengakselerasi 74 pengembangan infrastruktur dan melakukan pemeliharaan di 182 titik yang tersebar di sembilan kecamatan. Pekerjaan tersebut mencakup perbaikan jalan, normalisasi saluran, serta penanganan genangan.

Upaya ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur perkotaan untuk mendukung aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat.

Selain pembangunan fisik, BP Batam juga mengembangkan inovasi digital untuk memperkuat pelayanan kepada pelaku usaha melalui Digital Dashboard Investasi.

Platform yang dapat diakses melalui investinbatam.bpbatam.go.id tersebut memungkinkan pelaku usaha menyampaikan kendala secara langsung, memantau tindak lanjut, serta memperoleh respons yang dapat dipantau secara real time.

Inovasi ini diarahkan untuk meningkatkan responsivitas pelayanan sekaligus mendukung terciptanya iklim investasi yang lebih kompetitif.

Pada sektor logistik, Batam juga mendapat perhatian melalui catatan UN Trade and Development (UNCTAD) yang menempatkan Batam pada peringkat keenam dalam daftar 10 pelabuhan dengan pertumbuhan konektivitas tertinggi di dunia.

Penguatan infrastruktur pelabuhan turut dilakukan melalui pengembangan Terminal Batu Ampar. Dengan dukungan lima ship-to-shore (STS) crane, pelabuhan tersebut dipersiapkan untuk memperkuat posisi Batam dalam jaringan logistik regional dan internasional.

Konektivitas pelabuhan menjadi salah satu aspek penting bagi Batam dalam meningkatkan efisiensi arus barang, memperkuat daya saing industri, dan menarik investasi.

Di luar aspek ekonomi dan infrastruktur, BP Batam juga menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai bagian dari agenda keberlanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang serta dukungan alokasi lahan strategis untuk sekolah vokasi. Kedua upaya ini diarahkan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Amsakar menilai, penghargaan yang diterima bertepatan dengan Hari Bakti BP Batam ke-55 memiliki makna tersendiri bagi perjalanan pembangunan Batam.

Momentum tersebut, menurut dia, menjadi pengingat bahwa pembangunan membutuhkan sinergi dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, investor, hingga masyarakat.

“Lima puluh lima tahun membangun Batam menjadi pijakan untuk terus memperkuat sinergi, inovasi, dan kolaborasi bersama pemerintah, dunia usaha, investor, serta masyarakat,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tvOne atas penghargaan yang diberikan serta kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Batam.

Bagi BP Batam, tantangan ke depan bukan hanya menjaga pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan realisasi investasi, tetapi juga memastikan bahwa pembangunan infrastruktur dan kemajuan kawasan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan demikian, momentum Hari Bakti ke-55 diharapkan menjadi dorongan untuk memperkuat inovasi, meningkatkan daya saing investasi, dan menjaga keberlanjutan pembangunan Batam. (Isp) 


 


INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - Chief Technology Officer Danantara Sigit Puji Santosa didampingi Managing Director Strategic Technology Initiatives Danantara Irwan Rey, Direktur IT Digital Telkom Kharim I. G. Siregar, serta Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji meluncurkan pengembangan Sovereign Digital Technology TelkomGroup pada rangkaian Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Senin (26/10/2026).

TelkomGroup mengembangkan empat kapabilitas Sovereign Digital Technology, yakni AI Ready Data Center, AI ModelHub, National IoT Platform, dan PaDiSera, sebagai bagian dari peran perusahaan dalam mendorong kemandirian ekosistem teknologi digital nasional melalui penguatan infrastruktur, pengembangan AI di berbagai sektor, serta perluasan akses pasar bagi pelaku UMKM.

“Selamat atas peluncuran Sovereign Digital Technology TelkomGroup. Kami berharap inisiatif ini dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara Danantara, TelkomGroup, BUMN, dan para pemangku kepentingan, sehingga mampu melahirkan inovasi yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia,” ujar Sigit Puji Santosa, Chief Technology Officer Danantara.

Peluncuran ini menjadi bagian dari rangkaian DTIIF 2026 yang diselenggarakan pada 26–28 Oktober 2026 dengan tema “Investing in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growth”. Forum yang mempertemukan pemerintah, BUMN, investor, pelaku industri, dan inovator ini menjadi ruang kolaborasi untuk mendorong pengembangan teknologi, inovasi, serta investasi strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Pada sesi kunjungan ke booth TelkomGroup, Direktur IT Digital Telkom Kharim I. G. Siregar dan Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji memperkenalkan empat kapabilitas Sovereign Digital Technology yang membentuk ekosistem teknologi digital nasional terintegrasi.

AI Ready Data Center yang dikembangkan oleh operating company (OpCo) NeutraDC menjadi fondasi komputasi untuk mendukung pengembangan dan pengoperasian beragam model AI di Indonesia dan Asia Tenggara, dengan aspirasi ekspansi kapasitas hingga 1 gigawatt. Sementara itu, AI Model Hub menyediakan akses terpadu ke berbagai model AI untuk mendukung pemanfaatan teknologi secara aman, dengan tetap memperhatikan kendali atas data strategis nasional.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menyampaikan bahwa penguatan kapabilitas tersebut merupakan bagian dari peran TelkomGroup dalam membangun ekosistem digital nasional yang berdaya saing dan mandiri secara teknologi.

“Kemandirian digital perlu dibangun melalui penguasaan fondasi teknologi secara menyeluruh, mulai dari infrastruktur dan komputasi, pengembangan AI, hingga penerapan solusi digital yang menjawab kebutuhan sektor strategis. Penguasaan teknologi juga perlu diiringi kemampuan membangun ekosistem yang terintegrasi agar teknologi tidak hanya menjadi enabler transformasi, tetapi juga menciptakan nilai tambah dan meningkatkan daya saing nasional,” ujar Nanang.

Pada kapabilitas berikutnya, National IoT Platform dari Telkomsel mengintegrasikan konektivitas perangkat Internet of Things (IoT) dan analitik berbasis AI untuk mendukung efisiensi operasional di berbagai sektor. Dengan sekitar tiga juta perangkat IoT yang telah diterapkan di Indonesia, platform ini dapat dimanfaatkan untuk beragam kebutuhan, termasuk pemantauan, keamanan, dan peningkatan produktivitas.

Semntara itu, PaDiSera merupakan marketplace nasional besutan Danantara yang didukung melalui pemanfaatan fondasi teknologi PaDi UMKM. Sejak diluncurkan pada 2020, PaDi UMKM telah memfasilitasi lebih dari 190.000 UMKM untuk memasok kebutuhan BUMN. Pengalaman Telkom dalam membangun platform perdagangan digital menjadi modal untuk mendukung operasional PaDiSera sekaligus memperluas akses pasar bagi UMKM untuk menjangkau pasar ritel.

“TelkomGroup dan Danantara ingin memastikan manfaat transformasi digital dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk melalui perluasan akses teknologi dan peluang pasar bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang di era ekonomi digital,” tutup Nanang.


Partisipasi TelkomGroup dalam DTIIF 2026 menegaskan peran perusahaan dalam mendukung agenda transformasi digital nasional melalui penguatan infrastruktur, inovasi, dan kolaborasi strategis. Dengan menghubungkan kapabilitas teknologi dan kebutuhan berbagai sektor, TelkomGroup terus mendorong pemanfaatan teknologi digital yang berdaulat, berdaya saing, dan memberikan nilai tambah bagi Indonesia. (Isp) 

 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kuasa Hukum Natalis N Zega, SH, dorong pihak kepolisian untuk segera menangkap buronan kasus dugaan penipuan dan penggelapan atas nama Muhtarom.

Desakan itu disampaikan Natalis menyusul perkembangan kasus hingga Senin (27/10/2026). Di mana, terlapor Muhtarom yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) lebih dari satu bulan masih belum berhasil ditangkap.

"Informasi dari penyidik Polsek Lubuk Baja, Muhtarom ini masih dalam pengejaran. Buronan itu kerap pindah-pindah tempat," ujar Natalis.

Tak hanya itu, Natalis juga menerima informasi, bahwa mobil Muhtarom masih berkeliaran di wilayah Batu Aji. Info terakhir, buron diduga sembunyi di Batu Aji dan sesekali menginap di apartemen Batam Center.

"Korban bukan hanya Bang Alpian saja. Kami minta Kapolsek Lubuk Baja tidak beri toleransi terhadap pelaku ini," tegas Natalis.

Sebelumnya, Polsek Lubuk Baja telah menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Muhtarom, Direktur PT Mitra Batam Kreatif, setelah mangkir dari dua kali pemanggilan penyidik.

Kapolsek Lubuk Baja, AKP Cindo membenarkan penerbitan DPO terhadap Muhtarom, Direktur PT Mitra Batam Kreatif.

“Tersangka tidak memenuhi pemanggilan sebanyak 2 kali,” ujar Cindo saat dikonfirmasi, Kamis (8/10/2026).


Kronologi Penipuan Penggelapan

Kisah ini bermula di kawasan Nongsa, Batam. Melalui kuasa hukumnya Natalis N Zega, Alfian bercerita, saat itu Muhtarom datang dengan cerita manis. Ia mengaku baru saja memenangkan tender proyek pembangunan jalan milik PT Aspal Baladewa Perkasa.

"Dia bilang butuh modal talangan cepat. Janjinya 2 minggu kembali plus bunga bank," kata Natalis menirukan keterangan kliennya.

Karena sudah kenal 1-2 tahun, Alfian luluh. Ia bahkan nekat menggadaikan sertifikat rumahnya ke bank demi membantu modal proyek tersebut.

"Uang itu bukan uang dingin, itu uang hasil gadai rumah. Klien saya percaya karena kenal," tegas Natalis.



Cek Kosong dan Mediasi Gagal

Setelah 2 minggu yang dijanjikan lewat, berbulan-bulan ditagih, uang tak kunjung kembali. Agar Alfian tenang, Muhtarom menyerahkan cek sebagai jaminan.

Apes, saat dicairkan ke bank, cek itu ZONK.

"Sudah 2 kali kami cairkan, 2 kali ditolak bank. Ada surat resmi penolakan, dananya tidak cukup. Ini jelas cek kosong," ujar Natalis.

Korban masih berbaik hati. Ia menempuh jalur kekeluargaan hingga Polsek Lubuk Baja turun tangan memfasilitasi mediasi yang dipimpin langsung Kapolsek.

Namun yang datang bukan Muhtarom, melainkan istrinya yang mengaku tidak tahu apa-apa soal utang suaminya.

"Tidak ada itikad baik. Makanya kami lapor resmi pada 8 Juli 2026," pungkasnya. (ISP)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.