INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Bakamla RI bersama Kementerian Kehutanan berhasil menggagalkan pengangkutan kayu olahan yang diduga ilegal di Dermaga Sagulung, Batam, Sabtu (6/9/2025).

Pengamanan ini berawal dari laporan warga yang menginformasikan adanya aktivitas pembongkaran kayu olahan dari kapal KM AAL Delima yang hendak dipindahkan ke truk di dermaga. 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Bakamla RI melalui unsur KN.Tanjung Datu-301 bersama Polisi Kehutanan (Polhut) dari Kementerian Kehutanan yang sedang melaksanakan Operasi Bersama Yudhistira-II/25, segera menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Operasi dipimpin langsung oleh Komandan KN.Tanjung Datu-301, Kolonel Bakamla Rudi Endratmoko, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., yang memerintahkan pelaksanaan pengecekan muatan kapal. 

"Hasil pemeriksaan menemukan bahwa berdasarkan manifest tertulis 99 batang kayu Meranti dan 344 batang kayu rimba campuran, kayu olahan tersebut tidak ditempeli ID Barcode, serta tidak disertai dokumen angkut yang sah. Kondisi ini tidak sesuai dengan izin yang dimiliki kapal," ujar Kolonel Rudi. 

Berdasarkan analisis awal penyidik Polhut Kepri, dugaan pelanggaran meliputi muatan yang tidak sesuai dengan surat angkut, penggunaan Surat Keterangan Sah Hasil Hutan (SKSHH) Kayu Olahan yang seharusnya menggunakan blanko Kayu Bulat, serta indikasi pelanggaran terhadap UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, tim gabungan saat ini sedang melakukan penghitungan ulang jumlah kayu di Dermaga Sagulung dan akan mendalami kasus ini dengan menelusuri lokasi tujuan pembongkaran kayu ke pihak pelaku usaha yang memiliki izin Perizinan Berusaha Pengolahan Hasil Hutan (PBPHH). (*/Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, PT Batamraya Sukses Bersama (PT BSP) bersinergi dengan warga Kelurahan Ngenang menggelar serangkaian perlombaan 17 Agustus pada Rabu, 20 Agustus 2025 serta puncak acara pada hari Minggu, 31 Agustus 2025 yang lalu. 

Acara yang memadukan perlombaan tradisional dan kearifan lokal ini sukses menyatukan warga dan perusahaan dalam ikatan yang erat.

Acara ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang dan sesi undian berhadiah dari pihak kelurahan. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang tercipta diharapkan menjadi modal kuat untuk kemakmuran warga serta harmonisasi hubungan antara PT Batamraya Sukses Perkasa dan masyarakat Kelurahan Pulau Ngenang. 

Acara ini didukung oleh Pemko Batam, PT Batamraya Sukses Perkasa, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh, @wyndhampanbil @panbilresidenceapt , BRK Syariah, Koperasi Penambang Boat Bahtera Sejahtera. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Biro Sumber Daya Manusia menyelenggarakan sosialisasi kinerja pegawai di Balairung Sari, Kamis (4/9/2025).

Kegiatan ini melibatkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Republik Indonesia dengan tujuan mendorong peningkatan kompetensi ASN di lingkungan BP Batam.

Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, berharap sosialisasi ini dapat menciptakan birokrasi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan tuntutan globalisasi dan era digital dewasa ini.

“Kegiatan ini merupakan upaya strategis untuk mendorong sekaligus meningkatkan kompetensi serta transformasi pegawai di lingkungan BP Batam,” ujar Alexander yang membuka kegiatan secara daring.

Ia turut mengapresiasi kolaborasi antara Biro SDM BP Batam dan Kementerian PAN-RB dalam mengintegrasikan nilai-nilai dasar ASN kepada pegawai. Menurutnya, hal ini merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung percepatan pembangunan Batam sebagai kota ramah investasi.

Hadir dalam kegiatan Asisten Deputi Pengelolaan Kinerja, Sistem Penghargaan dan Pengakuan Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian PAN-RB, Hidayah Azmi Nasution. Hadir pula Kepala Biro SDM BP Batam, Vitria Kusuma Ningrum. Serta perwakilan pegawai dari seluruh unit kerja di lingkungan BP Batam sebagai peserta.

“Hal yang paling penting adalah bagaimana kita dapat memperkuat kualitas pelayanan publik, efektivitas birokrasi, dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital,” pungkasnya. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Ketua DPD Partai Gerindra Kepulauan Riau, Iman Sutiawan menegaskan sejumlah arahan penting kepada seluruh jajaran pengurus DPC, pimpinan DPRD, serta Ketua Fraksi Gerindra se-Kepri dalam Rapat Koordinasi Daerah. 

Instruksi ini disampaikan sebagai respon terhadap dinamika politik nasional dan daerah, serta untuk memperkuat peran Gerindra sebagai partai yang dekat dengan masyarakat. 

Dalam arahannya, Ketua DPD menekankan pentingnya kepekaan jajaran struktural dalam membaca situasi politik di wilayah masing-masing. Ia meminta agar setiap kader mampu melakukan langkah antisipasi terhadap potensi aksi massa, termasuk memahami aktor maupun pendana di balik gerakan tersebut. 

“Kegiatan seperti kemarin sering berulang. Polanya sama, sebagian memang aspirasi murni rakyat, tetapi sebagian lain ada skenario. Kita harus peka dan mampu mereduksi potensi itu,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh kader bahwa pemerintahan hari ini dipimpin oleh Prabowo Subianto yang menjabat Presiden Republik Indonesia. Karena itu, soliditas struktural dinilai mutlak agar partai dapat mengawal jalannya pemerintahan dengan baik, aman, dan tertib. 

“Kawal semua program prioritas Presiden. Tunjukkan bahwa kita hadir membela rakyat,” ujarnya.

Ketua DPD juga menyoroti gaya hidup para kader. Ia menegaskan agar setiap politisi Gerindra menghindari sikap arogan, pamer kemewahan, atau abai terhadap aspirasi masyarakat. 

“Tampilkan kesederhanaan sebagai wujud empati. Hadir di tengah rakyat, bantu rumah miskin, janda tua, yatim piatu, fakir miskin. Jangan sekadar seremonial, tapi benar-benar program yang menyentuh langsung,” instruksinya.

Instruksi unik juga diberikan kepada seluruh anggota Fraksi Gerindra di DPRD se-Kepri. Mereka diminta untuk menjadwalkan kegiatan “turun langsung” dengan menginap minimal satu malam setiap minggu di rumah warga tidak mampu. 

“Lepaskan atribut pejabat, biar rakyat melihat kita sama dengan mereka. Kabarkan aktivitas itu di media sosial,” katanya.

Selain itu, Ketua DPD juga mengingatkan pentingnya menjaga etika, ucapan, dan perilaku, terutama di ruang digital. Ia menginstruksikan agar jajaran fraksi kembali mengaktifkan peran media sosial untuk menghadapi perang opini di dunia maya. 

“Lawan serangan opini terhadap Presiden dan Gerindra sebagaimana kita lakukan saat Pileg dan Pilpres 2019 serta 2024,” jelasnya.

Sebagai penutup, ia menekankan agar seluruh kader menjadikan peristiwa politik terkini sebagai pembelajaran, sekaligus mempererat silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat, aparat, hingga kelompok aktivis. 

“Kompak, solid, dan hadir di tengah rakyat adalah kunci. Mari jaga kepercayaan ini demi kejayaan Partai Gerindra dan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya. (R/ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Kantor Perwakilan Jakarta menyelenggarakan Business Gathering di Manhattan Hotel, Jakarta, Kamis (4/9/2025). Acara ini mengusung tema “percepatan perizinan dan troubleshooting demi melesatnya pertumbuhan ekonomi” dengan tagline “BP Batam kembali menyapa” sebagai upaya memperkuat iklim investasi dan menjawab tantangan pelaku usaha di Batam.

Kegiatan ini sekaligus menjadi forum penyebaran informasi atas terbitnya dua regulasi penting, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 tahun 2025 tentang perubahan atas PP Nomor 41 tahun 2021 mengenai penyelenggaraan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas, serta PP Nomor 28 tahun 2025 tentang penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko.

Sebanyak lebih dari 60 peserta yang terdiri dari para pelaku usaha dan pejabat beserta staf Kementerian/Lembaga hadir dalam kegiatan ini.

Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, menegaskan bahwa perhatian Presiden RI terhadap Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam semakin besar, sejalan dengan peran strategis Batam dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Dalam lima tahun terakhir, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Kota Batam melampaui rata-rata Provinsi Kepulauan Riau bahkan angka nasional. Oleh karena itu, tidak berlebihan jika Batam diharapkan menjadi salah satu motor penggerak utama perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Alexander menyebutkan bahwa lahirnya PP Nomor 25 dan PP Nomor 28 Tahun 2025 merupakan bentuk nyata komitmen BP Batam bersama pemerintah pusat dalam mengatasi berbagai kendala investasi. Tiga terobosan utama yang dihadirkan meliputi:

1. Kampanye investasi melalui Duta Investasi BP Batam

2. Percepatan layanan Perizinan Berusaha (PB) dan Perizinan Berusaha untuk Mendukung Kegiatan Usaha (PB-UMKU)

3. Penyediaan Dashboard Investasi Batam sebagai kanal pelaporan kendala investasi.

“Kami berharap forum ini dapat menjadi corong penyebaran informasi inovasi yang sedang dijalankan, baik kepada pelaku usaha maupun masyarakat luas melalui sinergi dengan humas kementerian, media nasional, serta asosiasi asing,” tambah Alexander.

Langkah BP Batam ini mendapat apresiasi dari Direktur Pemberdayaan Usaha Kementerian Investasi/BKPM RI, Delfinur Rizky Novihamzah. Menurutnya, PP Nomor 28 Tahun 2025 hadir untuk menyempurnakan sekaligus mempertajam regulasi sebelumnya, PP Nomor 5 Tahun 2021, terutama dalam memperjelas prosedur dasar perizinan yang selama ini kerap multitafsir.

“Regulasi ini bukan menggantikan, melainkan mencabut aturan yang lama, sehingga dibutuhkan mekanisme transisi. Namun yang terpenting, kami mengajak seluruh pelaku usaha agar tetap bersemangat berinvestasi di Batam,” tegas Delfinur.

Dengan terobosan regulasi dan komitmen yang kuat dari pemerintah pusat maupun BP Batam, diharapkan Batam dapat terus menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional dan menarik lebih banyak investasi strategis di masa depan.

Turut hadir dalam acara, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, Direktur Lalu Lintas Barang BP Batam, Rully Syah Rizal, Direktur Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar, Direktur Pengembangan KPBPBB dan KEK BP Batam, Irfan Syakir Widyasa, Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Hadjad Widagdo, dan Kepala Kantor Penghubung Jakarta, Irwan. (Isp)



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Suasana haru dan khidmat menyelimuti Dataran Engku Putri, Batam Center, Rabu (3/9/2025) malam. Ribuan lilin menyala di tengah lapangan, menerangi wajah-wajah mahasiswa dan para pengemudi ojek online (ojol) yang hadir untuk menggelar aksi seribu lilin dan doa bersama.

Kegiatan tersebut diinisiasi sebagai bentuk kepedulian dan doa untuk kedamaian bangsa, sekaligus mengenang para korban yang jatuh dalam aksi unjuk rasa beberapa hari lalu.

Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, turut hadir dan larut dalam suasana khidmat tersebut. Mengenakan sarung dan pakaian sederhana, Kamaluddin terlihat duduk bersila bersama para peserta, menundukkan kepala, dan memanjatkan doa bersama.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya langkah mahasiswa dan para pengemudi ojol yang menginisiasi kegiatan ini. Ini adalah wujud nyata kepedulian dan cinta terhadap bangsa,” ujar Kamaluddin usai doa bersama.

Kamaluddin menegaskan, menjaga kedamaian dan keutuhan bangsa adalah tanggung jawab seluruh anak bangsa. “Negara ini dibentuk dengan perjuangan penuh darah dan pengorbanan para pahlawan. Tugas kita saat ini adalah menjaga dan merawatnya dengan kebersamaan serta sikap saling menghormati,” tegas Kamaluddin.

Untuk itulah, lanjut Kamaluddin, ia mengucapkan terimakasih kepada seluruh mahasiswa, pengemudi ojol, dan seluruh elemen masyarakat Kota Batam yang memiliki kesadaran tinggi menjaga Batam tetap kondusif.

“Batam ini rumah kita bersama dan kitalah yang harus menjaganya, ” tegas Kamal.

Selain Ketua DPRD, kegiatan ini juga dihadiri Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, serta seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam. Kehadiran para pejabat daerah tersebut memberikan dukungan moral sekaligus pesan perdamaian kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan penyalaan lilin secara serentak oleh para peserta, diikuti doa untuk para korban unjuk rasa. Suasana syahdu menyelimuti lapangan. Para peserta, baik mahasiswa maupun pengemudi ojol, tampak memegang lilin dengan penuh haru.

Salah seorang mahasiswa menyampaikan bahwa kegiatan ini murni digelar atas dasar solidaritas dan kepedulian. “Kami ingin Batam menjadi contoh kota yang damai. Kami juga ingin menunjukkan bahwa mahasiswa dan masyarakat bisa bersatu untuk tujuan mulia,” katanya.

“Aksi seribu lilin ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara masyarakat, mahasiswa, aparat keamanan, dan pemerintah daerah. Pesan perdamaian dan solidaritas yang digaungkan malam itu diharapkan terus bergema, bukan hanya di Batam, tetapi juga di seluruh penjuru negeri,” pungkasnya. (*) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Satuan Binmas Polresta Barelang bersama Polsek jajaran turun langsung ke sekolah-sekolah di Kota Batam untuk memberikan pembinaan dan penyuluhan, Senin (1/9/2025). Dipimpin Kasat Binmas Polresta Barelang Kompol Yulianti Asril, S.H., M.M., kegiatan ini menyasar 27 sekolah tingkat SMP, SMA, dan SMK dengan total peserta 17.470 siswa.

Kehadiran polisi disambut baik kepala sekolah, guru, dan siswa. Dalam penyuluhan tersebut, aparat kepolisian mengingatkan pentingnya mencegah pelajar terlibat dalam aksi unjuk rasa yang berpotensi anarkis, serta memberikan edukasi terkait bahaya bullying dan kenakalan remaja.

“Kami mengajak para siswa untuk tidak mudah terpengaruh isu yang berkembang di media sosial, serta mengarahkan energi mereka pada hal-hal produktif dan positif. Selain itu, bullying dan kenakalan remaja juga menjadi perhatian serius karena dapat mengganggu perkembangan psikologis maupun akademis siswa,” ujar Kompol Yulianti.

Kegiatan dimulai dengan apel bersama lalu dilanjutkan dengan penyuluhan oleh personel Satbinmas dan Polsek.

Materi yang disampaikan menekankan agar siswa lebih fokus mengembangkan potensi diri di sekolah ketimbang terjerumus dalam aktivitas yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

Kompol Yulianti juga menegaskan pentingnya peran guru dan orang tua dalam mendukung program ini.

“Kami berharap sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, dan orang tua dapat terus terjalin dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan. Dengan kebersamaan, kita dapat menciptakan suasana belajar yang kondusif bagi generasi penerus bangsa,” tambahnya.

Pihak sekolah mengapresiasi langkah kepolisian tersebut. Kepala sekolah dan guru menyatakan siap ikut mengawasi serta melaporkan apabila ada indikasi pelanggaran yang dapat mengganggu ketertiban di sekolah.

Melalui kegiatan ini, Polresta Barelang berharap tercipta sinergi lebih kuat antara kepolisian, sekolah, dan orang tua untuk membina siswa-siswi Batam agar tumbuh di lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan terbebas dari pengaruh negatif.

(*) 


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.