BC Batam Bongkar Beragam Modus Penyelundupan Sepanjang April 

INSPIRASIKEPRI.COM | Batam - Sebagai kawasan perdagangan bebas dengan lalu lintas barang dan penumpang yang sangat tinggi, Batam terus menjadi sasaran upaya penyelundupan dengan berbagai modus yang kian beragam dan terorganisir. 

Sepanjang April 2026, Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam berhasil menggagalkan sejumlah upaya pelanggaran kepabeanan yang mencerminkan tren ancaman terkini, mulai dari pengangkutan rokok ilegal melalui jalur laut gelap, penyelundupan senjata api di pelabuhan penumpang, hingga dua kasus penyelundupan cartridge vape.

Jalur Laut Gelap: HSC Kabur, Barang Ditinggal (7 April 2026)

Penyelundupan melalui jalur laut dengan modus meninggalkan muatan kembali menjadi perhatian serius. Pada dini hari 7 April 2026, Satgas Patroli BC 11001 yang tengah beroperasi di perairan Tanjung Sauh mendapati sebuah High Speed Craft (HSC) yang diduga memuat barang tanpa dokumen kepabeanan. 

Saat tim patroli berusaha mendekat, kapal tersebut langsung melarikan diri dengan kecepatan tinggi, meninggalkan kotak mengapung di perairan dan tumpukan kotak di daratan. Dari pemeriksaan barang yang ditinggalkan, petugas mengamankan 495.650 batang Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) tanpa dilekati pita cukai. 

Seluruh barang bukti diamankan ke Dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang. Modus ini diduga melanggar Pasal 27 UU No. 39 Tahun 2007 tentang Cukai.

Jalur Penumpang Reguler: Senjata Api Tersembunyi (9 April 2026)

Pelabuhan penumpang juga menjadi celah yang kerap dimanfaatkan. Pada 9 April 2026, Tim Penindakan dan Penyidikan (P2) KPU Bea Cukai Batam melakukan pemeriksaan reguler di Pelabuhan Bintang 99 Persada terhadap penumpang tujuan Jakarta. Melalui mesin X-Ray, petugas mendeteksi benda mencurigakan di dalam tas bawaan penumpang.

Dari pemeriksaan fisik, ditemukan 1 unit senjata api merek R. Beretta buatan Italia dengan nomor seri BER0803. Dalam rangkaian pemeriksaan yang sama, hasil tes urine penumpang menunjukkan positif Amphetamine dan Methamphetamine. 

Barang bukti beserta penumpang telah diserahterimakan kepada Kepolisian Kawasan Pelabuhan Batam, dengan dugaan pelanggaran Pasal 1 UU No. 12 Tahun 1951 serta ketentuan kepabeanan yang berlaku.

Body Strapping: Narkotika Jenis Etomidate Dilekatkan ke Tubuh (12 April 2026)

Modus penyembunyian barang di tubuh untuk menghindari pemindaian mesin X-Ray atau dikenal sebagai body strapping kembali terdeteksi di Pelabuhan Internasional Harbour Bay. 

Pada 12 April 2026, penumpang yang tiba dari Stulang Laut, Malaysia menggunakan kapal MV Ocean Dragon 6 kedapatan membawa 300 pcs cartridge vape yang dilekatkan pada bagian perut dan betis.

Seluruh cartridge vape tersebut setelah dilakukan pengujian lebih lanjut di Laboratorium Bea Cukai Batam, terbukti mengandung Etomidate, yakni zat narkotika yang dilarang peredarannya berdasarkan UU No. 35 Tahun 2009 dan Permenkes No. 15 Tahun 2025. Penumpang beserta seluruh barang bukti telah diserahkan kepada pihak Polresta Barelang untuk proses hukum lebih lanjut.

Kamuflase Barang Bawaan: Etomidate dalam Panci dan Kardus (15 April 2026)

Hanya tiga hari berselang, modus berbeda kembali berhasil digagalkan di Pelabuhan Internasional Harbour Bay. Pada 15 April 2026 pukul 19.15 WIB, penumpang berinisial S yang tiba menggunakan kapal MV Sindo Empress dari Pasir Gudang, Malaysia kedapatan membawa 1.000 pcs cartridge vape dengan berat bruto sekitar 8.600 gram, disembunyikan di dalam panci dan kardus.

Setelah dilakukan pengujian lebih lanjut di Laboratorium Bea Cukai Batam, cartridge vape tersebut terbukti mengandung Etomidate. Berbeda dengan modus body strapping, teknik ini memanfaatkan barang sehari-hari sebagai kamuflase untuk mengelabui pemeriksaan. 

Seluruh barang bukti beserta penumpang telah diserahkan kepada pihak Polresta Barelang, dengan dugaan pelanggaran UU No. 35 Tahun 2009, UU No. 17 Tahun 2006, PP 41 Tahun 2021, dan Permenkes No. 15 Tahun 2025.

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Agung Widodo, menegaskan bahwa Bea Cukai terus beradaptasi & berupaya meningkatkan pengawasan terhadap berbagai modus penyelundupan. 

“Bea Cukai Batam tidak bekerja sendiri. Sinergi erat dengan Kepolisian, BNN, dan seluruh aparat penegak hukum hingga masyarakat adalah kunci dari keberhasilan pengawasan ini,” jelas Agung.

Seluruh proses penanganan perkara terus berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan ditangani oleh instansi yang berwenang. KPU Bea Cukai Tipe B Batam berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengawasan secara komprehensif untuk menjaga Batam dari ancaman peredaran barang ilegal dan berbahaya. (Atok)




Peduli Terhadap Kesejahteraan Pendidikan, Prajurit Tuah Sakti Hadir di SD Negeri Kalome Papua
INSPIRASIKEPRI.COM | Papua Tengah - Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan belajar mengajar di SD Negeri Kalome, Distrik Kalome, Puncak Mulia, Papua Tengah, Minggu (17/5/2026). 

Kegiatan yang dipimpin Danpos Kalome Lettu Inf Jeril Wiputra, S.Tr.Han. bersama personel Pos Kalome tersebut bertujuan menanamkan wawasan kebangsaan sekaligus memberikan semangat belajar kepada anak-anak di wilayah penugasan.

Dengan penuh kehangatan, para prajurit mengajar, bercengkerama, serta membagikan sarana belajar berupa buku tulis, pensil, dan penghapus kepada para siswa.

Walaupun jumlah murid yang hadir hanya beberapa orang, hal itu tidak mengurangi antusias dan semangat mereka dalam belajar. Tawa dan senyum bahagia anak-anak terlihat jelas saat menerima pelajaran dan perlengkapan sekolah dari para prajurit.

Danpos Kalome Lettu Inf Jeril Wiputra, S.Tr.Han. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu mencerdaskan generasi muda Papua.

“Kami ingin kehadiran Satgas tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kehadiran Satgas Yonif 136/Tuah Sakti di Papua bukan hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga hadir membawa harapan, kepedulian, dan semangat bagi masa depan anak-anak negeri di pelosok Papua.

BP Batam Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca Hadapi Potensi Kemarau Panjang
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga ketahanan dan ketersediaan air baku di tengah ancaman fenomena “El Nino”.

Dengan melibatkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta AirNav Indonesia, BP Batam akan melakukan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan guna menghadapi fenomena kemarau panjang yang berlangsung sekitar bulan Juni hingga Agustus 2026 mendatang.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menjelaskan bahwa langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga volume air di sejumlah waduk agar tetap aman dan berada pada elevasi maksimum. Sehingga, suplai atau distribusi air bersih kepada masyarakat maupun sektor industri dapat berjalan optimal tanpa gangguan.

Denny berharap, operasi Teknologi Modifikasi Cuaca ini dapat memberikan dampak besar terhadap ketersediaan di Waduk Nongsa, Sei Ladi, Sei Harapan, Mukakuning, Tembesi dan Duriangkang yang saat ini masih menjadi perhatian utama akibat penurunan permukaan air baku yang cukup signifikan.

“Kami merencanakan modifikasi cuaca ini sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan El Nino. Meskipun hujan masih turun, sering kali tidak jatuh di area tangkapan waduk. Oleh karena itu, kami berupaya agar hujan dapat diarahkan ke wilayah waduk sehingga mampu menambah cadangan air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Denny saat memimpin rapat koordinasi pada Jumat (15/5/2026).

Berdasarkan hasil rapat bersama tim, Denny mengatakan bahwa operasi hujan buatan ini dilakukan selama satu pekan sebagai tahap awal. Selama masa ini, BP Batam pun akan mengevaluasi efektivitas pelaksanaan dan dampaknya terhadap kenaikan debit air waduk.

Di samping itu, Denny juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan menjaga ketahanan air Batam dengan menggunakan air secara lebih bijak.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih menghemat penggunaan air. Jika menemukan tindakan di luar prosedur terhadap jaringan air, segera laporkan kepada kami agar distribusi dan kebutuhan air dapat tetap terkendali,” tegasnya.

Belajar dari Singapura, Batam Perkuat Ketahanan Air Baku

Dalam memaksimalkan pengelolaan air, Denny Tondano dalam rapat tersebut turut menyinggung soal rencana jangka panjang BP Batam. Melalui pelajaran berharga yang datang dari negara tetangga, Singapura.

Negara maju yang tumbuh tanpa adanya sumber air alami ini sukses berkembang menjadi salah satu negara dengan manajemen pengelolaan air mumpuni sejak beberapa dekade terakhir.

Bahkan dalam satu artikel, Peter Gleick, ahli hidrologi dan pendiri Pacific Institute, menilai bahwa keberhasilan Singapura terletak pada pendekatan yang lebih mengutamakan efisiensi dalam menggunakan air. “Mari gunakan air dengan bijaksana, hentikan pemborosan air. Temukan sumber pasokan baru”.

Pemerintah Singapura dengan dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten pun kemudian menyusun rencana besar yang terus disempurnakan dengan menciptakan empat sumber utama pasokan air yang disebut “keran nasional”. Ini terdiri dari air impor, desalinasi (pengolahan air laut), penampungan air hujan, dan ‘NEWater’ atau air daur ulang.

Pengalaman tersebut menjadi inspirasi penting bagi BP Batam dalam merancang strategi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan pasokan air di tengah tantangan perubahan iklim dan pertumbuhan kebutuhan masyarakat.

“Seluruh kajian teknis yang berkaitan dengan ketahanan air baku di Batam sudah kita pertimbangkan. Saya juga akan berkoordinasi dengan pimpinan BP Batam terkait langkah-langkah antisipatif lain agar suplai air baku ini bisa terus maksimal di tengah pertumbuhan pendudukan dan industri saat ini,” tutup Denny. (ISP)

Di Balik Penugasan di Papua, Prajurit Tuah Sakti Hadir Membawa Kepedulian Untuk Warga

INSPIRASIKEPRI.COM | Papua Tengah - Di sore hari setelah hujan mengguyur Kampung Tinggi Nambut, Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Pos Tinggi Nambut yang dipimpin Dantim 2 Sertu Aldirazak melaksanakan kegiatan anjangsana dengan membagikan sargal berupa pakaian kepada masyarakat, Sabtu (16/5/2026). 

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh warga. Kehadiran prajurit tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan kehangatan, rasa aman, dan mempererat hubungan kekeluargaan dengan masyarakat Papua.

Danpos Tinggi Nambut Kapten Inf Firman Hadly menyampaikan bahwa Satgas Yonif 136/TS tidak hanya bertugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berupaya selalu hadir membantu serta memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah penugasan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat silaturahmi dan menunjukkan bahwa kehadiran TNI di Papua juga untuk membantu dan berbagi dengan masyarakat,” ujarnya.

Salah satu warga Kampung Tinggi Nambut, Bapak Edison Enumbi (43), mengaku sangat terbantu dan merasa senang atas kepedulian personel Satgas kepada masyarakat.

“Kami merasa terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan karena sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. (ISP)

Personel Pos KP 55 Satgas Yonif 136/TS Beri Pelayanan Kesehatan Keliling Gratis di Kampung Lungwineri
INSPIRASIKEPRI.COM | Papua Tengah - Kehadiran personel Pos KP 55 Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti kembali menghadirkan kehangatan bagi masyarakat Kampung Lungwineri, Distrik Pangaleme melalui pelayanan kesehatan keliling secara door to door langsung ke rumah warga, Jum'at (15/5/2026). 

Dipimpin Wadan Dantim 1 Pos KP 55 Serda Joko Kurniadi bersama personel Satgas, kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat di wilayah penugasan. Personel memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan ringan, serta edukasi pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Kehadiran prajurit disambut antusias oleh masyarakat. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat saat personel Satgas mendengarkan keluhan warga dan memberikan pelayanan dengan sabar serta tulus.

Danpos KP 55 Letda Inf Jantonius Parulian Sitompul menyampaikan bahwa Satgas Yonif 136/Tuah Sakti tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga selalu berupaya hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa keberadaan Satgas di Papua juga untuk membantu dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa di balik tugas pengamanan wilayah, prajurit Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terus hadir membawa kepedulian dan kebersamaan bagi masyarakat Papua. (ISP)

Di Balik Penugasan Papua, Prajurit Tuah Sakti Hadir Menjadi Guru Bagi Anak-Anak Negeri

INSPIRASIKEPRI.COM | Papua Tengah - Kehadiran personel Pos Nume Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti di SD Inpres Onendu, Distrik Nume, menghadirkan kebahagiaan dan semangat baru bagi anak-anak Papua. Di tengah tugas menjaga keamanan wilayah, para prajurit juga turut membantu mengajar dan membina generasi muda di perbatasan.

Dipimpin Dantim Pos Nume Sertu Jodi Nainggolan bersama 17 personel Satgas, kegiatan belajar mengajar berlangsung penuh kehangatan dan keceriaan. Materi yang diberikan tidak hanya pelajaran umum, tetapi juga kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan motivasi untuk meraih cita-cita.

Danpos Nume Satgas Yonif 136/TS Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya, S.Tr.Han., menyampaikan bahwa kehadiran Satgas di sekolah merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap pendidikan anak-anak Papua.

“Kami ingin kehadiran Satgas bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberi manfaat dan semangat bagi generasi muda Papua agar terus belajar dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari guru dan masyarakat. Kepala Sekolah SD Inpres Onendu, Yonus Mabel, S.Pd., mengucapkan terima kasih atas kepedulian personel Satgas yang telah membantu meningkatkan semangat belajar dan kedisiplinan para murid.

Di balik tugas negara, prajurit Tuah Sakti membuktikan bahwa pengabdian juga tentang berbagi ilmu, kepedulian, dan menyalakan harapan bagi anak-anak negeri di pelosok Papua. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam merespons cepat dalam menyelesaikan persoalan perpanjangan Uang Wajib Tahunan (UWT) terhadap ratusan rumah di Perumahan Puskopkar, Batu Aji.

Tidak perlu berlama-lama, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra langsung mengadakan pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan warga dan pihak pengembang, Senin (11/5/2026).

“Tentunya kami sangat memahami keresahan yang dihadapi oleh masyarakat. Oleh karena itu, BP Batam bergerak cepat untuk memberikan kepastian kepada masyarakat tanpa mengabaikan aturan yang berlaku,” ujar Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, Selasa (12/5/2026).

Ariastuty menjelaskan, dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa pihak pengembang, akan menyelesaikan kewajibannya untuk pembayaran UWT tahap awal selama 30 tahun.

Sehingga, setelah UWT tahap awal itu dibayarkan, masyarakat Perumahan Puskopar dapat melakukan perpanjangan UWT untuk 20 tahun berikutnya.

“BP Batam akan memberikan waktu kepada pihak pengembang untuk menyelesaikan kewajibannya hingga pertengahan Juni 2026. Hal ini sesuai dengan komitmen yang telah disampaikan oleh pihak pengembang,” jelasnya.

Sementara itu, dalam rangka mendukung proses penyelesaian pembayaran UWT tahap awal, BP Batam akan menyiapkan dan menyampaikan dokumen yang diperlukan. Hal ini bertujuan untuk menjadi dasar terkait kewajiban pembayaran UWT.

“Ada sebanyak 221 rumah yang nantinya akan dilakukan perhitungan lebih lanjut terkait luas lahan keseluruhan serta besaran biaya yang harus dikeluarkan untuk pembayaran UWT sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.

Ia menambahkan, masyarakat sebagai pemilik 221 rumah akan diberikan mekanisme perpanjangan alokasi selama 20 tahun. 

“Terkait dengan HGB yang mendekati masa berakhir, masyarakat tidak perlu khawatir, karena hak tersebut tidak akan hangus dan tetap dapat diproses sesuai mekanisme penyelesaian yang sedang disiapkan,” tutupnya. (Isp) 



Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.