INSPIRASIKEPRI.COM | Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyiapkan langkah untuk mempercepat pelaksanaan program pembelian kembali saham (buyback) senilai maksimal Rp4 triliun yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 8 Juni 2026. Program tersebut masih berjalan dalam periode 12 bulan yang telah disetujui, yakni sejak 9 Juni 2026 hingga 8 Juni 2027. Per 19 Oktober 2026, sisa alokasi buyback yang telah disetujui masih lebih dari Rp3 triliun.

Percepatan pelaksanaan yang direncanakan ini merupakan bagian dari strategi alokasi modal Telkom untuk mendukung penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham. Penentuan waktu dan besaran pembelian mempertimbangkan kondisi pasar, posisi kas Perseroan, serta kebutuhan operasional dan investasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menyampaikan bahwa evaluasi pelaksanaan buyback dilakukan dengan tetap mengedepankan disiplin alokasi modal, sejalan dengan keyakinan manajemen terhadap fundamental bisnis yang solid dan prospek jangka panjang Perseroan.

“Kami meyakini Telkom memiliki fundamental bisnis yang kuat dan potensi pertumbuhan jangka panjang. Pelaksanaan buyback merupakan salah satu wujud keyakinan kami terhadap nilai Perseroan, seiring transformasi TelkomGroup melalui strategi TLKM 30 yang diarahkan untuk mengoptimalkan potensi bisnis dan meningkatkan nilai perusahaan,” ujar Nanang.

Sejalan, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom Angelo menjelaskan bahwa, pelaksanaan buyback tetap mempertimbangkan prioritas alokasi modal dan kemampuan arus kas Perseroan yang solid. Program buyback didanai dari kas internal Perseroan. Pelaksanaannya memperhatikan kebutuhan likuiditas serta prioritas alokasi modal guna menjaga fleksibilitas keuangan.

“Pelaksanaan buyback merupakan bagian dari keputusan alokasi modal yang kami pertimbangkan secara disiplin, dengan melihat fundamental Perseroan dan prospek bisnis ke depan. Kami memastikan setiap keputusan penggunaan modal tetap sejalan dengan prioritas strategis TelkomGroup, sekaligus menjaga kesehatan keuangan Perseroan agar mampu mendukung pertumbuhan secara berkelanjutan,” pungkas Angelo.

Sejalan dengan transisi Telkom menuju Strategic Holding dengan model Holding Company–Operating Company (HoldCo–OpCo), Telkom terus mengakselerasi penataan portofolio dan efisiensi untuk memperkuat kinerja operasional. Inisiatif ini juga diarahkan untuk memperkuat margin EBITDA dan mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sebagai fondasi penciptaan nilai bagi pemegang saham. (Isp) 

 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Penerbangan langsung Batam–Penang resmi dibuka pada Minggu (18/10/2026). Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) hadir menyambut pembukaan rute tersebut melalui Inauguration Ceremony. 

Rute ini merupakan hasil kolaborasi PT Bandara Internasional Batam dan Batik Air Malaysia untuk memperluas konektivitas udara lintas negara, dan akan beroperasi tiga kali sepekan.

Pilot, awak kabin, dan penumpang penerbangan perdana disambut melalui prosesi pengalungan bunga di Gate A1 Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Seremoni pembukaan rute Batam–Penang turut dihadiri Pejabat Sementara Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Annang Setia Budhi; Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata; serta perwakilan asosiasi kepariwisataan. 

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, mengatakan pengembangan konektivitas ini berlangsung di tengah penguatan kewenangan BP Batam melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2025, PP Nomor 28 Tahun 2025, dan PP Nomor 47 Tahun 2025. 

Ketiga regulasi tersebut mengatur aspek berbeda, mulai dari penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, perizinan berusaha berbasis risiko, hingga perluasan wilayah kerja KPBPB Batam.

“Pembukaan rute ini menjadi momentum yang baik bagi BP Batam untuk mendukung peningkatan pelayanan perizinan,” ujar Ariastuty. 

“Kami berharap tidak hanya pilihan transportasi udara yang bertambah, tetapi juga hubungan ekonomi lintas negara menguat dan peluang baru bagi pertumbuhan pariwisata serta investasi di Batam semakin terbuka,” harapnya. 

Senada dengan Ariastuty, Direktur Promosi dan Fasilitasi Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan akses penerbangan langsung sangat mempermudah mobilitas masyarakat dan pelaku usaha di kedua wilayah.

Apalagi Malaysia masuk dalam lima besar negara investor di Batam pada 2025, berdasarkan data yang dirangkum BP Batam.

“Penguatan akses udara diharapkan dapat mendukung perluasan jejaring bisnis serta membuka peluang investasi baru,” kata Dendi. 

Dari sisi pariwisata, Batam juga memiliki pasar yang potensial. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat sebanyak 1,6 juta kunjungan wisatawan mancanegara masuk melalui Batam sepanjang 2025. 

Batam berkontribusi 79,58 persen dari total kunjungan wisman di Provinsi Kepulauan Riau yang tercatat sebanyak 2 juta kunjungan. 

Jumlah tersebut menempatkan Batam pada posisi ketiga di antara pintu masuk bandara utama wisata di Indonesia, setelah Bali dan Jakarta. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Perbaikan jalan di depan Hotel Vista, Batam, memasuki hari kedua pengerjaan pada Senin (19/10/2026). Penanganan dilakukan secara menyeluruh, tidak sekadar menambal permukaan jalan, tetapi juga memperbaiki struktur di bawahnya guna mendukung kondisi jalan yang lebih baik dan menunjang kelancaran arus lalu lintas.

Pekerjaan ini ditargetkan rampung pada 1 November 2026. Selama proses pengerjaan berlangsung, masyarakat diimbau untuk bersabar, tetap berhati-hati, serta mengikuti pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, pekerjaan pembongkaran dan penggalian telah mencapai panjang sekitar 25 hingga 30 meter, dengan kedalaman mencapai 2 meter sesuai rencana teknis.

Tahapan berikutnya direncanakan meliputi pemasangan geotekstil non-woven sebagai lapisan pemisah tanah, pemasangan pipa crossing untuk mendukung aliran air, serta penimbunan batu setebal 75 sentimeter. Tahapan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur tanah sekaligus mendukung sistem drainase dan permeabilitas tanah di area penanganan.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa proses perbaikan membutuhkan tahapan teknis yang harus dikerjakan secara cermat agar penanganan tidak hanya berfokus pada kerusakan yang terlihat di permukaan.

“Perbaikan ini dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan teknis di lapangan. Kami memahami bahwa pekerjaan ini berdampak pada mobilitas masyarakat, tetapi penanganan yang menyeluruh diperlukan agar kondisi jalan dapat lebih baik dan mendukung kelancaran lalu lintas ke depannya,” ujar Tuty. 

Untuk mengejar target penyelesaian pada 1 November 2026, lanjut Tuty, pekerjaan juga direncanakan berlanjut hingga malam hari melalui penambahan jam kerja. Pelaksanaan setiap tahapan tetap menyesuaikan kondisi lapangan dan kebutuhan teknis pekerjaan.

Selama pengerjaan berlangsung, akses jalan di sekitar lokasi ditutup sementara. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi perjalanan masyarakat, khususnya pengendara yang melintas di kawasan Hotel Vista.

Ariastuty mengimbau masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap proses perbaikan dengan tetap mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Kami memohon pengertian masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi selama pekerjaan berlangsung. Pengendara diharapkan tetap berhati-hati, mematuhi rambu dan arahan petugas, serta menyesuaikan perjalanan dengan kondisi lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan,” katanya.

BP Batam terus mengawal pelaksanaan pekerjaan agar setiap tahapan berjalan sesuai rencana teknis dan estimasi waktu yang telah ditetapkan. Dukungan serta kehati-hatian masyarakat diharapkan dapat membantu menjaga keselamatan pengguna jalan hingga pekerjaan selesai.

Dengan estimasi penyelesaian pada 1 November 2026, perbaikan ini diharapkan dapat memberikan kondisi jalan yang lebih baik dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di kawasan tersebut. (Isp) 


 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menerima audiensi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), pada Senin (19/10/2026). 

Kedatangan Bendahara Umum FPK Kota Batam, Mulyadi Nasution beserta jajaran disambut oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, di IT Centre BP Batam.

Audiensi tersebut membahas sejumlah hal, mulai dari dinamika sosial kemasyarakatan, perkembangan infrastruktur kawasan, hingga penguatan rancangan program yang berorientasi pada persatuan dan integrasi kebangsaan. 

FPK Kota Batam sendiri merupakan forum yang menghimpun 55 paguyuban dari berbagai daerah di Indonesia yang berada di Batam. 

Keberadaan forum ini menjadi salah satu wadah untuk mempererat komunikasi antarkelompok masyarakat, menumbuhkan sikap saling menghormati, serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah keberagaman di Kota Batam sebagai rumah dari seluruh etnis maupun agama. 

Dalam kesempatan tersebut, Ariastuty menegaskan komitmen BP Batam untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang responsif dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung terciptanya ketertiban umum, keharmonisan sosial, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Batam. 

“Penyelenggaraan pelayanan publik memerlukan keterlibatan aktif masyarakat. Maka dari itu, BP Batam berkomitmen mengawal setiap aspirasi demi terciptanya tatanan sosial yang harmonis,” ujar Ariastuty.

Sementara itu, Bendahara Umum FPK Kota Batam, Mulyadi Nasution, menyampaikan apresiasi atas kesempatan berdialog dan menyampaikan aspirasi bersama BP Batam.

Ia berharap, audiensi tersebut dapat memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah dan berbagai paguyuban dalam menjaga kerukunan serta mendukung pembangunan Kota Batam.

“Melalui pertemuan ini, kami berharap aspirasi dari berbagai paguyuban dapat tersampaikan dengan baik. Kami juga ingin terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam menjaga kerukunan, persatuan, serta mendukung pembangunan Kota Batam,” harapnya.

Dengan komunikasi yang terbuka dan partisipasi aktif seluruh pihak, aspirasi masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga keharmonisan sosial sekaligus mendukung pembangunan Batam yang inklusif dan berkelanjutan. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kehadiran kapal buku terapung Doulos Hope di Batam memperkaya pilihan wisata edukasi sekaligus memperkuat potensi Batam sebagai destinasi wisata maritim yang terbuka bagi kunjungan internasional.

BP Batam melalui Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, menghadiri peresmian dan pembukaan kapal buku terapung Doulos Hope di Pelabuhan Bintang 99 Batam, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan tersebut meliputi pengenalan kapabilitas kapal, perkenalan kru dari berbagai negara, serta peresmian perpustakaan di atas kapal yang menambah pilihan wisata edukasi di Batam sekaligus memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk memperluas wawasan dan mengenal keberagaman budaya melalui koleksi buku yang tersedia.

Kapal Doulos Hope dikelola oleh lembaga amal asal Jerman dengan dukungan 186 kru dari 38 negara berbeda. Kapal ini menghadirkan sekitar 2.000 judul buku, mulai dari bacaan edukatif hingga berbagai koleksi yang dapat menambah wawasan pengunjung.

Kehadiran kapal Doulos Hope turut menunjukkan potensi Batam sebagai persinggahan kapal internasional yang menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan. Selain memiliki daya tarik wisata maritim, Batam juga berpeluang memperluas pilihan wisata edukasi yang dapat dinikmati pengunjung dari berbagai latar belakang.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengapresiasi kehadiran Doulos Hope yang menghadirkan nilai edukasi sekaligus memperkaya pengalaman wisata di Batam.

“Kami mengapresiasi kehadiran Doulos Hope di Batam. Selain menghadirkan pengalaman edukatif melalui buku, kunjungan ini turut memperkaya pilihan wisata dan memperkenalkan potensi Batam sebagai kota yang terbuka terhadap kunjungan internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Director Doulos Hope, Trizenia September, berharap keberadaan perpustakaan di atas kapal dapat memudahkan pengunjung mengakses buku dan memperluas pengetahuan melalui beragam bacaan yang tersedia.

Kehadiran Doulos Hope diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi wisatawan sekaligus memperkuat optimisme terhadap potensi Batam sebagai destinasi wisata edukasi dan maritim. Dukungan fasilitas pelabuhan serta beragam daya tarik yang dimiliki menjadi peluang bagi Batam untuk terus menarik kunjungan internasional. (Isp) 



Keterangan Foto : Wasekjen MUI Dr. Kh. ARIF Fahrudin, M.Ag.


INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - Seruan doa untuk memohon turunnya hujan menggema dari Masjid Istiqlal, Jakarta, hingga berbagai daerah di Kalimantan dan Sumatera. Di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menimbulkan kabut asap, para ulama mengajak masyarakat memperkuat ikhtiar spiritual melalui Salat Istisqa, pembacaan Qunut Nazilah, istighfar, dan doa bersama.

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dr. K.H. Arif Fahrudin, M.Ag., menyerukan agar upaya penanganan karhutla dilakukan melalui ikhtiar lahir dan batin. Seruan tersebut disampaikan dari Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (16/10/2026), dengan menekankan bahwa kebakaran lahan telah menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, pendidikan, hingga aktivitas perekonomian.

Menurut Arif, pemerintah dan petugas terus berjuang memadamkan api, sementara masyarakat harus menanggung dampak polusi asap. Ia mengajak umat Islam memperbanyak doa, istighfar, tobat, serta menggelar Salat Istisqa untuk memohon turunnya hujan. Di saat yang sama, ia menegaskan pentingnya mengejar dan menindak pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pembakaran hutan dan lahan.

Gerakan spiritual tersebut juga dilakukan di daerah. MUI Provinsi Jambi melalui Ketua Umum Dr. K.H. Muhammad Umar Yusuf, MHI, bersama Sekretaris Umum Prof. Dr. H. Lukman Hakim, M.Pd., menerbitkan surat edaran yang mengajak jajaran MUI, pengurus masjid, ulama, dan pondok pesantren melaksanakan Salat Istisqa serta membaca Qunut Nazilah setiap Jumat.

Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Kalimantan Selatan, Dr. H. Nasrullah AR, mengajak masyarakat memperbanyak istighfar untuk memohon perlindungan dari kebakaran lahan, kekeringan, dan kemarau panjang.

Sejumlah pemerintah daerah turut menggelar doa bersama. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melaksanakan Salat Istisqa di halaman Kantor Bupati yang dirangkai dengan doa lintas agama. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru juga mengajak masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di Griya Agung, Palembang. Kegiatan serupa digelar Polsek Binawidya, Padang, serta Pemerintah Kabupaten Barito Utara sebagai bentuk ikhtiar bersama menghadapi bencana karhutla.

Di tengah seruan doa, aparat penegak hukum juga meningkatkan langkah penindakan terhadap pihak yang diduga bertanggung jawab atas kebakaran. Bareskrim Polri menetapkan sembilan perusahaan perkebunan kelapa sawit sebagai tersangka kasus karhutla, dengan tujuh perusahaan di antaranya berada di Kalimantan Barat. 

Kasubdit III Dittipidter Bareskrim Polri, Kombes Pol Pipit Subiyanto, menyebutkan terdapat 98 laporan polisi dengan total luas lahan terbakar mencapai 25.600,26 hektare. Selain korporasi, sebanyak 223 orang juga telah ditetapkan sebagai tersangka dari 273 laporan polisi yang tersebar di 12 kepolisian daerah.

Sementara itu, penanganan karhutla di lapangan melibatkan sekitar 10.700 personel gabungan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan relawan di Kalimantan Tengah. Operasi tersebut diperkuat lima helikopter untuk pengeboman air atau water bombing, serta operasi modifikasi cuaca yang dilakukan siang dan malam. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut kondisi di Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Riau, dan Jambi mulai membaik, sedangkan Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan masih menjadi wilayah prioritas penanganan.

Dampak kabut asap juga menjadi perhatian serius pemerintah, terutama terhadap kesehatan masyarakat. Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 283.270 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tujuh provinsi terdampak selama periode 18 Agustus hingga 13 Oktober 2026. Pemerintah juga berkoordinasi dengan Malaysia menyusul adanya tawaran bantuan untuk penanganan karhutla. Angka kasus ISPA tersebut menjadi pengingat bahwa kebakaran hutan dan lahan bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga ancaman bagi keselamatan dan kualitas hidup masyarakat.

Para ulama berharap rangkaian doa dan Salat Istisqa yang digelar di berbagai daerah menjadi penguat bagi masyarakat di tengah musibah. Namun, ikhtiar spiritual itu harus berjalan beriringan dengan pemadaman api, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran, serta langkah pencegahan agar kebakaran tidak terus berulang. Pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan bersatu menghadapi bencana ini. 

Sebagaimana disampaikan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, situasi tersebut bukan waktunya untuk saling menyalahkan dan mencaci maki, melainkan memperkuat kerja sama agar hujan segera turun, kabut asap mereda, dan masyarakat kembali beraktivitas dengan aman. (*)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Gudang yang berisi ribuan botol minuman beralkohol (Mikol) ilegal di Komplek Pergudangan Golden Park Blok GE Nomor 17, Batam, kini resmi disegel aparat kepolisian.

Pantauan wartawan di lokasi, Sabtu (17/10), garis polisi masih terbentang melintang di pintu gudang. Stiker segel terpasang rapat di rolling door. Kondisi gudang masih sangat baru, bahkan plang perusahaan pun belum terpasang.

Penyegelan ini dilakukan Sat Reskrim Polresta Barelang pasca penggerebekan pada Minggu (11/10) lalu yang berhasil mengamankan 8.664 botol miras ilegal tanpa pita cukai.

Modus Licik: Izin Sembako, Isinya Miras Premium

Modus yang digunakan pemilik gudang terbilang licik untuk mengelabui petugas. Gudang tersebut mengantongi izin pergudangan untuk barang kebutuhan pokok, namun di dalamnya disulap menjadi gudang penyimpanan miras ilegal skala besar.

"Gudang sudah disegel. Tidak boleh ada aktivitas apapun sampai proses penyidikan selesai," ujar sumber di kepolisian.

Berdasarkan informasi berbagai sumber di lapangan, pemilik gudang tersebut adalah Lai Chun yang dikenal sebagai pemain Mikol terbesar dan rokok ilegal di Batam.

Baru Sepekan Kontrak, Aktivitas Selalu Malam Hari

Keberadaan gudang tersebut memang sudah mencurigakan warga sejak awal. 

Menurut keterangan warga sekitar bernama Kiko, gudang tersebut baru sepekan beroperasi setelah mengontrak ruko di Golden Park.

"Tetapi aktivitasnya selalu malam hari, kalau siang tidak ada orang satupun," ujar Kiko, Sabtu (17/10/2026) sore.

Ia menyebut pemilik gudang tidak pernah terlihat, hanya karyawannya saja yang hilir mudik menggunakan mobil Daihatsu Gran Max putih BP 8923 YD.

"Setelah mobil diisi mereka keluar lagi dan gudang tersebut ditutup kembali. Kalau ditanya karyawannya seperti ada yang ditutup-tutupi, bilangnya barang kebutuhan pokok. Setelah ada garis polisi baru tau saya kalau gudang tersebut berisi Mikol," katanya.

Kiko mengaku kaget saat melihat ruko tersebut sudah dipasangi garis polisi pada Senin (12/10).

Ribuan Botol Miras Premium Tanpa Cukai

Dari penggerebekan tersebut, polisi mengamankan total 8.664 botol miras berbagai merek premium yang tidak dilengkapi label Bea dan Cukai.

"Total minuman yang berhasil diamankan 8664 botol," ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Agung Tri Poerbowo didampingi Wakasat Reskrim AKP Rido Lubis, Jumat (16/10/2026).

Adapun merek yang diamankan antara lain Chivas 18, Chivas 12, Jack Daniel's, Hennessy VSOP, Macallan 12, Singleton 15, Singleton 18, Jägermeister, Jose Cuervo, Martell VSOP, Jameson, Cointreau, dan sejumlah produk lainnya dengan ukuran 700 ml hingga 1 liter.

Diduga kuat, ribuan botol miras ilegal tersebut akan diedarkan ke sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di Batam tanpa melalui proses perizinan sebagaimana mestinya.

Kronologi Penggerebekan

Kompol Agung menjelaskan, pengungkapan berawal dari informasi masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di gudang tersebut pada Minggu (11/10).

Menindaklanjuti informasi itu, Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Barelang berkoordinasi dengan tim operasional Jatanras untuk melakukan pengintaian di sekitar lokasi.

"Sekitar pukul 14.00 WIB, tim gabungan kemudian mendatangi gudang dan mendapati dua pria berinisial Ss dan Ch sedang memuat sejumlah minuman beralkohol ke dalam mobil Daihatsu Gran Max," ujar Agung.

Saat dimintai keterangan di lokasi, SS mengakui minuman beralkohol tersebut merupakan miliknya. Kedua pria tersebut selanjutnya dibawa bersama barang bukti ke Polresta Barelang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Selain minuman beralkohol, juga turut diamankan satu unit mobil Daihatsu Gran Max putih BP 8923 YD, sejumlah dokumen berupa invoice dan surat jalan, serta dua unit telepon genggam. Untuk membawa barang bukti, polisi bahkan harus menyewa dua unit truk.

Dijerat UU Pangan, Terancam 2 Tahun Penjara

Atas dugaan perbuatannya, tersangka Ss dijerat dengan Pasal 142 ayat (1) juncto Pasal 91 ayat (1) Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, sebagaimana telah diubah melalui ketentuan peraturan perundang-undangan terkait Cipta Kerja.

Tersangka terancam hukuman maksimal dua tahun penjara dan denda hingga Rp4 miliar.

Meski demikian, perkara ini masih berada dalam proses hukum. Dugaan pelanggaran yang disangkakan kepada tersangka harus dibuktikan lebih lanjut melalui proses peradilan.

Polresta Barelang menegaskan masih akan mendalami asal-usul barang, jalur distribusi, serta memburu pemilik utama yang diduga adalah Lai Chun.

Pengungkapan ini menjadi perhatian serius terhadap peredaran minuman beralkohol ilegal di Batam yang tidak dilengkapi dokumen dan perizinan resmi. (ISP)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.