INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam kembali menggagalkan aksi penyelundupan ratusan handphone merk I Phone di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (13/7/2025).

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 327 handphone merk I Phone disita dalam penindakan ini. Rencananya, barang gelap itu bakal diselundupkan ke Jakarta melalui pintu masuk Bandara Internasional Hang Nadim Batam. 

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Zaky Firmansyah mengatakan, memasuki semester II ini, Bea Cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan handphone dalam jumlah yang cukup fantastis dari calon penumpang pesawat tujuan Batam - Jakarta. 

"Sebanyak 327 unit handphone bekas yang didominasi bermerk I Phone 12 dan I Phone 13 berhasil kami sita. Rencananya, ratusan handphone ini akan diselundupkan ke Jakarta," ungkap Zaky Firmansyah saat konferensi pers, Rabu (16/7/2025).

Untuk mengelabui petugas, modus operandi yang mereka gunakan yakni, calon penumpang pesawat ini masuk terlebih dahulu ke dalam bandara membawa koper kosong. 

Kemudian, ratusan handphone itu diselundupkan oleh oknum pengendara online menggunakan rompi yang telah di modifikasi dan dibekali tiket boarding pas palsu untuk masuk ke dalam Bandara.

"Salah satu pelaku oknum ojol tersebut melansir ratusan handphone ini menggunakan rompi jacket yang dimodifikasi dan tiket boarding pas palsu untuk masuk ke dalam Bandara. Untuk sekali membawa handphone, para pelaku menerima upah per unit sebesar Rp 50 hingga Rp 60 ribu," jelasnya. 

Lanjut, Zaky Firmansyah menuturkan, sebanyak 327 unit handphone ini ditaksir mencapai Rp 1,85 miliar. Dengan kerugian negara sebesar Rp 406,8 juta.

"Guna kepentingan proses hukum lebih lanjut, Bea Cukai Batam secara maraton terus melakukan penyelidikan mendalam dan tentunya tidak berhenti di ketiga pelaku ini saja. Tidak menutup kemungkinan, bakal ada pelaku-pelaku lainnya," pungkasnya. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - BP Batam kembali memfasilitasi pergeseran dua Kepala Keluarga (KK) terdampak pengembangan Rempang Eco-City ke rumah baru Tanjung Banon secara bertahap dan humanis, Selasa (15/7/2025).

Dengan tambahan ini, total warga Rempang yang telah menempati hunian baru tersebut mencapai 125 KK atau 436 jiwa.

Kepala Biro Umum BP Batam, Mohamad Taofan, menegaskan bahwa seluruh proses terlaksana dengan mengedepankan pendekatan komunikasi yang konstruktif dan kultural.

“Kami mengikuti arahan Kepala BP Batam, Bapak Amsakar Achmad, untuk selalu menjaga komunikasi yang baik dan pendekatan budaya dalam proses ini,” ujar Taofan.

Menurut Taofan, pergeseran ini merupakan bagian dari komitmen BP Batam untuk mendukung percepatan realisasi investasi strategis di kawasan Rempang. Sekaligus, memastikan hak-hak warga terpenuhi dengan baik.

“Kami berharap warga yang telah menempati hunian baru dapat segera beraktivitas dengan nyaman dan produktif,” imbuhnya.

Taofan menjelaskan bahwa pengerjaan sebanyak 304 unit rumah baru di Tanjung Banon pun telah memasuki tahap penyelesaian (finishing). 182 unit di antaranya berstatus siap huni.

Ia berharap, Rempang Eco-City dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Batam. Yang seluruh prosesnya terlaksana secara transparan, adil, dan berdasarkan kesepakatan bersama.

“Mari kita semua berkolaborasi agar investasi ini bisa berjalan dengan lancar dan kondusif,” tutup Taofan. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad melalui Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait menyambut baik rencana penanaman 1.000 pohon jenis mahoni di daerah tangkapan air (DTA) Waduk oleh Keluaga Besar Banjarnahor Kota Batam pada akhir Juli mendatang. 

Hal itu diungkapkan Ariastuty saat menerima audiensi dan silaturahmi Banjarnahor Kota Batam di ruang rapat nya pada Selasa, (15/7/2025) pagi.

“Kami sangat apresiasi inisiatif masyarakat khususnya kepada keluarga besar Banjarnahor hari ini, karena program penghijauan ini sangat penting untuk menjaga ketahanan daerah tangkapan air,” kata Tuty sapaan akrabnya. 

Terlebih, lanjut Tuty, kota Batam saat ini masih mengandalkan air hujan sebagai sumber air baku. Air baku tersebut kemudian di tampung di waduk dan diolah menjadi air bersih hingga dialirkan ke masyarakat dan industri untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

“Untuk itu, kami selalu mendorong kepada pihak-pihak yang ingin menjalin kerja sama dalam program penghijauan dan menghimbau agar masyarakat tidak beraktifitas di catchment area (DTA) untuk tetap menjaga kualitas air baku di waduk,” seru Tuty.

Pihaknya, dalam kesempatan itu menyarankan agar penanaman pohon dapat dilakukan di Waduk Duriangkang. Mengingat, Waduk Duriangkang memiliki luas DTA sebesar 7,259.10 Ha dan menjadi penopang hingga 70 persen kebutuhan air bersih masyarakat Batam.

Sementara, Ketua Umum Banjarnahor Kota Batam, Ridon Marbun mengapresiasi dukungan BP Batam atas program penghijauan tersebut.

Ia menyebut kegiatan tersebut akan melibatkan 200 peserta dan mengundang para pimpinan baik tingkat pusat maupun daerah. Sehingga, ia berharap melalui upaya tersebut pihaknya dapat turut memberikan kontribusi bagi kelestarian waduk di Kota Batam. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala BP Batam/Wali Kota Batam Amsakar Achmad, memimpin upacara peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 yang berlangsung di Dataran Engku Putri, Senin (14/7/2025).

Dalam amanatnya, Amsakar mengapresiasi peran koperasi sebagai soko guru perekonomian daerah. Ia menegaskan bahwa koperasi memiliki kontribusi nyata dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan mengedepankan asas kekeluargaan dan semangat gotong royong.

Peringatan ini, lanjut Amsakar, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat eksistensi koperasi di tengah tantangan transformasi digital dan dinamika ekonomi global.

“Kita sedang menapaki jalan menuju Indonesia Emas 2045. Oleh sebab itu, ekonomi rakyat harus terus maju dan berdaulat,” ujar Amsakar.

Selepas memimpin upacara, Amsakar juga berkesempatan untuk menyerahkan Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Hukum Republik Indonesia kepada 64 Koperasi Kelurahan Merah Putih yang telah terbentuk di tiap kelurahan.

Ia berharap, program nasional ini dapat memperkuat ekonomi masyarakat Batam melalui prinsip gotong royong dan kekeluargaan. Di samping itu, berdirinya Koperasi Merah Putih ini pun bisa memberikan dampak terhadap untuk kemandirian ekonomi desa/kelurahan serta memberdayakan potensi lokal.

“Saya berharap koperasi terus tumbuh dan mengakar sehingga masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya,” tambah Amsakar. 

Turut hadir dalam kegiatan ini pejabat di lingkungan BP Batam, Pemko Batam serta unsur Forkopimda Kota Batam. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Dalam rangka menjaga kedisiplinan dan profesionalisme anggota, Seksi Propam (Sipropam) Polresta Barelang melaksanakan operasi penegakan ketertiban dan disiplin (Ops Gaktiblin), di Polsek Nongsa pada Selasa (15/7/2025). 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasipropam Polresta Barelang, Iptu Robin Tua Pandapotan, S.H., personel Sipropam Polresta Barelang, Kanit Provos Sipropam Polresta Barelang, Ipda Doni Permana, S.E., Banit Provos Sipropam, Aiptu Z. Walin, Banit Paminal Sipropam, Bripka Agustimo Simanjuntak, S.E., dan Brigadir Alfian Pratama. 

Personel Sipripam Polresta Barelang secara langsung melaksanakan pemeriksaan terhadap seluruh personel Polsek Nongsa.

Operasi yang dilaksanakan ini menyasar berbagai aspek, antara lain kelengkapan seragam dinas (Gampol), sikap tampang, kartu identitas diri, pemeriksaan handphone personel, buku mutasi, kendaraan dinas, senjata api dinas, serta pengecekan tahanan. 

Tidak hanya itu, pengecekan urine juga dilakukan guna memastikan tidak ada personel yang terlibat penyalahgunaan narkoba.


Dalam pelaksanaan kegiatan, Kasipropam Polresta Barelang Iptu Robin Tua Pandapotan, S.H., menyampaikan sejumlah arahan tegas diantaranya pentingnya memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sikap sopan dan sesuai SOP, larangan melakukan pungutan liar, serta kewajiban seluruh anggota untuk menjaga nama baik institusi Polri. 

"Penekanan juga diberikan agar tidak ada anggota yang terlibat judi, narkoba, maupun tindakan yang menyimpang dari kode etik Polri," ucap Iptu Robin. 

Selain pemeriksaan dan arahan, lanjut Iptu Robin, turut dilaksanakan sosialisasi peraturan kepolisian (Perpol) nomor 7 tahun 2022 tentang kode etik profesi dan komisi kode etik Polri. 

"Sosialisasi ini bertujuan agar seluruh anggota memahami sanksi atas pelanggaran kode etik maupun disiplin, termasuk potensi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) bagi yang terbukti melanggar," jelasnya. 

Dari hasil kegiatan, diketahui seluruh personel Polsek Nongsa menunjukkan pemahaman yang baik terhadap aturan yang berlaku. Unit pelayanan di Polsek Nongsa juga terpantau berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan. 

Kegiatan Ops Gaktiblin berjalan aman, lancar, dan kondusif, sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan internal Polri yang berkelanjutan. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - HARRIS Barelang Batam kembali menghadirkan kegiatan bertema kesehatan yang penuh semangat dan inspiratif melalui event "Stay Fit Rucking" bekerja sama dengan WSCC (Wilson's Strength & Conditioning Club). 

Mengusung semangat “Ruck Strong, Live Strong”, acara ini dimulai dengan sesi rucking yang dipadukan dengan mini workout di area outdoor yang menghadap ke keindahan alam Barelang. 

Para peserta yang terdiri dari tamu in house dan komunitas kebugaran berjalan sambil membawa ransel berbobot ringan untuk meningkatkan kekuatan fisik dan daya tahan tubuh, sekaligus menikmati suasana sore yang menyegarkan. 

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi Health Talk yang dipandu oleh Coach Wilson di Bay House, membahas pentingnya konsistensi, pengetahuan dasar kebugaran, serta bagaimana membangun komunitas sehat sebagai pilar kekuatan sejati. Sesi ini memberikan wawasan praktis tentang kebugaran jangka panjang yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 

“Event ini bukan hanya tentang bergerak, tapi tentang bagaimana kita menggerakkan semangat untuk hidup lebih sehat bersama,” ujar perwakilan dari HARRIS Barelang Batam, Senin (14/7/2025). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen HARRIS Barelang Batam dalam menciptakan pengalaman menginap yang lebih dari sekadar relaksasi yaitu penuh nilai, energi, dan makna. 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi +62 815 3409 1111 atau email reservation.hbrl@the-ascott.com. Ikuti terus update kami di https://bit.ly/HARRISBARELANG dan instagram @HARRIS_barelang. Untuk informasi lebih lanjut. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi Gerindra, Anwar Anas, angkat bicara terkait penggerebekan narkoba di Lapas Kelas IIA Batam yang mengamankan delapan narapidana serta menangguhkan seorang petugas karena dugaan keterlibatan dalam penyelundupan barang terlarang.

Dalam pernyataan resminya, Anwar menilai kejadian ini bukan hanya pelanggaran hukum, tapi juga cerminan retaknya sistem pengawasan di dalam lembaga pemasyarakatan.

“Jeruji penjara seharusnya jadi batas akhir bagi kejahatan. Tapi kalau justru di balik jeruji itu kejahatan tumbuh subur, maka ini bukan lagi kesalahan napi, tapi kegagalan sistemik,” tegas Anwar, Senin (14/7/2025).

Anwar mendesak Kementerian Hukum dan HAM, Kantor Wilayah, serta pihak Lapas Batam untuk melakukan evaluasi menyeluruh, bukan hanya terhadap napi yang tertangkap, tetapi juga seluruh jalur pengawasan, distribusi logistik, hingga keterlibatan oknum petugas.

“Penjara bukan tempat untuk membangun kerajaan kriminal baru. Jika ponsel dan sabu bisa masuk ke dalam, pertanyaannya: siapa yang membuka pintu itu? Jangan sampai publik terus dibodohi oleh razia simbolik tapi akarnya tidak disentuh,” ujarnya.

Politisi yang juga dikenal aktif mengadvokasi isu-isu hukum dan sosial ini menambahkan, razia hanya akan menjadi rutinitas pencitraan jika tidak diiringi reformasi sistemik dalam pengelolaan lapas. Ia juga mendorong penggunaan teknologi pengawasan digital, audit eksternal berkala, serta pemberdayaan masyarakat sipil untuk ikut mengawasi.

“Kita tidak bisa terus menutup mata. Di balik tembok tinggi itu, masih ada kehidupan dan jika kita membiarkannya tanpa kontrol, maka negara sedang mencetak generasi kriminal dalam sistemnya sendiri," sambungnya. 

Anwar juga menyebut bahwa Batam sebagai kota perbatasan dan kawasan strategis nasional tidak boleh membiarkan celah kejahatan tumbuh di institusi negara sendiri.

“Lapas bukan tempat aman untuk berbisnis narkoba. Ini harus jadi peringatan keras bagi semua pihak. Jika tidak dibenahi dari dalam, maka kepercayaan publik terhadap lembaga hukum akan runtuh,” pungkasnya.

Sebelumnya, penggerebekan mendadak di Lapas Kelas IIA Batam menemukan sejumlah paket sabu dan ponsel ilegal. Delapan narapidana telah diamankan dan satu petugas ditangguhkan untuk pemeriksaan lebih lanjut. (ISP) 

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.