INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - SMK Negeri 7 Batam melakukan kunjungan ke PT Tera Data Indonusa Tbk (Axioo Indonesia), di Jakarta, pada Selasa (29/7/2025) kemarin. 

Diketahui, PT Tera Data Indonusa Tbk (Axioo Indonesia) merupakan mitra strategis dalam pengembangan pendidikan vokasi berbasis teknologi.

Kunjungan ini juga menjadi momen penting karena dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah SMKN 7 Batam, Nursya'bani, M.Pd, Wakil Humas, Enjang Suhaedin, S. Pd serta 2 orang perwakilan guru. 

Kepala Sekolah SMKN 7 Batam, Nursya'bani, M.Pd mengatakan, selain melakukan kunjungan ke PT. Axioo Indonesia, kemarin juga bersamaan adanya kegiatan Lomba Kompetensi Siswa Nasional di Jakarta. 



"Alhamdulillah ini kunjungan pertama kalinya, namun tim kita dari SMKN 7 Batam berkesempatan untuk melihat langsung proses kerja di pabrik perakitan laptop Axioo, mulai dari lini produksi, quality control, hingga teknologi terkini yang digunakan industri," ucap Nursya'bani. 

Kunjungan tersebut, lanjut Nursya'bani, merupakan salah satu komitmen SMKN 7 Batam dalam memperkuat kolaborasi serta menjalin sinergi nyata dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

"Kolaborasi seperti ini diharapkan mampu mendongkrak kompetensi siswa dan memastikan lulusan SMK siap kerja, adaptif, dan selaras dengan dunia industri yang terus berkembang," tegas Nursya'bani. 

"Dukung terus langkah maju SMKN 7 Batam dalam mempersiapkan generasi vokasi unggul," pungkasnya. (ISP) 






INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam mencatat kinerja yang menggembirakan selama Semester I Tahun 2025. 

Sejumlah indikator utama terus menunjukkan angka statistik yang positif. Seperti volume peti kemas, general cargo, jumlah penumpang, termasuk realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang mengalami kenaikan.

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif serta sinergi yang baik antara BP Batam dan stakeholders terkait.

“Capaian positif selama Semester I 2025 ini mencerminkan fondasi kuat yang telah dibangun dalam tata kelola pelabuhan. Pelabuhan kita memiliki potensi besar, khususnya dalam penguatan layanan digital dan efisiensi operasional,” ujar Benny dalam keterangan resminya, Selasa (29/7/2025).

Hingga akhir Juni 2025, total realisasi penerimaan Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan mencapai Rp219,75 miliar atau 55 persen dari target tahunan sebesar Rp401,86 miliar. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024, realisasi penerimaan meningkat 16 persen, yakni dari Rp189 miliar menjadi Rp219,75 miliar.

Capaian tersebut mencerminkan peningkatan efektivitas dalam kegiatan pengusahaan kepelabuhanan, mengingat pada Semester I tahun lalu realisasi baru mencapai 48 persen dari target tahunannya.

Dari sisi operasional, jumlah kunjungan kapal barang dan penumpang tercatat sebanyak 54.876 call selama Januari–Juni 2025, tumbuh 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Kunjungan kapal barang tercatat sebanyak 14.461 call, sementara kapal penumpang mencapai 40.415 call. 

Dari sisi bobot kotor kapal (Gross Tonnage/GT), total GT mencapai 34.877.449 GT atau naik 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan rincian GT kapal barang sebesar 25.025.887 GT dan GT kapal penumpang sebesar 9.851.562 GT.

Volume peti kemas yang ditangani di pelabuhan-pelabuhan dalam wilayah kerja BP Batam juga mengalami pertumbuhan signifikan. Selama enam bulan pertama tahun ini, total volume peti kemas mencapai 359.944 TEUs, naik 15 persen dibandingkan dengan Semester I Tahun 2024. 

Secara perdagangan, aktivitas ekspor dan impor mendominasi dengan total 273.004 TEUs atau meningkat 18 persen. Sementara itu, volume peti kemas domestik turut mengalami pertumbuhan sebesar 6 persen, dari 82.300 TEUs menjadi 86.940 TEUs.

Volume general cargo juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan total 5.427.065 ton muatan tercatat hingga Juni 2025.

Sementara itu, jumlah penumpang yang dilayani di terminal ferry domestik dan internasional Batam mencapai 4.645.169 orang, tumbuh sebesar 8 persen dibandingkan dengan Semester I 2024. Dari jumlah tersebut, penumpang di Terminal Ferry Internasional tercatat sebanyak 2.568.698 orang, sementara penumpang di Terminal Ferry Domestik sebanyak 2.076.471 orang. 

Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan, Lalu Lintas Barang, Ruslan Aspan memberikan apresiasi atas kinerja Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan periode Semester I Tahun 2025. 

Ruslan optimis Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan dapat menutup tahun 2025 dengan performa yang semakin kuat dan memberikan kontribusi nyata di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Batam maupun nasional.

“Pelabuhan adalah simpul utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Kami memandang pelabuhan tidak hanya sebagai gerbang logistik, tetapi juga sebagai motor penggerak industri, perdagangan, dan mobilitas masyarakat,” kata Ruslan.

“Hal ini sejalan dengan arahan Kepala dan Wakil Kepala BP Batam yang menjalankan mandat Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, untuk menjadikan Batam sebagai salah satu kontributor utama dalam pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Ruslan. (Isp)



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Keluarga Besar Batalyon Infanteri 136/Tuah Sakti (Yonif 136/TS) menggelar nonton bareng film inspiratif berjudul “Believe” di Bioskop XXI Mega Mall Batam, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (2/8/2025).

Nonton bareng (Nobar) film inspiratif berjudul “Believe" ini bertujuan untuk mempererat tali kebersamaan sekaligus menumbuhkan kembali semangat dan motivasi juang seluruh prajurit Batalyon Infanteri 136/Tuah Sakti.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini diikuti oleh seluruh Keluarga Besar Yonif 136/TS terdiri dari Prajurit, Ibu Persit dan anak-anak yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.



Danyonif 136/TS, Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, S.Hub.Int.,M.H.I mengatakan, film inspiratif “Believe” mengangkat tema tentang keyakinan, kerja keras, dan pentingnya tidak menyerah dalam menghadapi tantangan hidup. Film ini dipilih sebagai bentuk penyegaran moral dan motivasi bagi para prajurit.

"Film ini menceritakan tentang perjuangan seorang Prajurit di medan tugas yang mengandung banyak nilai-nilai Kejuangan dan semangat, terlepas dari seberapa sulit rintangan yang dihadapi. Semangat seperti inilah yang harus terus kita tanamkan dalam setiap tugas dan pengabdian kita kepada bangsa dan negara,” ujar Danyonif 136/TS, Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono.



Tak hanya itu, kata Letkol Inf Bayu Hanuranto, melalui kegiatan ini sebagai wadah untuk mempererat tali silahturahmi antar Prajurit dan Keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai sarana pembinaan mental kepribadian prajurit.

"Dengan adanya kegiatan positif seperti ini, diharapkan seluruh personel Yonif 136/TS dapat terus menjaga semangat juang, kekompakan serta ketahanan mental yang kokoh dalam menghadapi setiap tantangan tugas ke depan," pungkasnya. (ISP)



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Anggota DPRD Kota Batam Komisi III dari Fraksi Golkar, Walfentius Tindaon A. MD menggelar Reses bersama masyarakat Pancur Pelabuhan, RT.04/RW.05, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, pada Jum'at (1/8/2025) malam. 

Dalam reses tersebut, masyarakat mengeluhkan permasalahan sulitnya mencari pekerjaan untuk warga tempatan, pengangkutan sampah, banjir hingga jalan umum. 

Menanggapi hal tersebut, Walfentius Tindaon menyampaikan, dalam reses malam ini masyarakat banyak mengeluhkan terkait dengan lapangan pekerjaan putra tempatan, sampah, banjir dan penerangan jalan umum. 

"Terkait masalah lapangan pekerjaaan kita akan sampaikan kepada Walikota Batam ataupun Wakil Walikota Batam selaku BP Batam, ketika ada investor yang akan membangun pabrik di Batam dapat duduk bersama minimal melakukan perjanjian tertulis untuk prioritaskan putra tempatan," ucap Walfentius. 

Satu sisi sudah banyak juga putra tempatan yang mampu dan memiliki keahlian, minimal sekelas helper atau apalah yang bisa dibantu untuk putra tempatan ataupun kaitan dengan CSR. 

Selain itu, lanjut Walfentius, sekarang ini banyak pertambahan penduduk, pertambahan tamatan ini kendala bagi kita bersama. 



"Tadi sudah kita bicarakan juga ke pak Camat solusi ke depan bisa membentuk salah satu wadah forum RT/RW, kita panggil beberapa perusahaan siapa yang bersedia. Artinya kita bisa mendapatkan masukan persyaratan-persyaratan seperti apa yang dibutuhkan dari perusahan tersebut," jelas Walfentius. 

"Sebagai Anggota DPRD Batam kita bisa fasilitasi, tapi tergantung juga kepada warganya jangan main individu," sambungnya. 

Lebih lanjut Walfentius menyampaikan, kalau masalah banjir ini kan progres, di pemerintahan yang baru masih menyusun seluruh strategi. 

Selain menyusun strategi, Pak Amsakar dan Ibu Li Claudia selalu turun lapangan melakukan evaluasi sidak lapangan mana titik-titik banjir yang harus diselesaikan. Sehingga sekarang developer ataupun yang melakukan investasi, ketika mereka mau membangun harus mendudukkan BP Batam, Cipta Karya Tata Ruang, Bina Marga supaya tidak ada lagi persoalan banjir.

Selama ini, lanjut Walfentius, ketika dilakukan investasi contoh developer membangun kadang rumah ada, tapi secara Amdalnya tidak teliti. Ini perlu didudukan sehingga ketika ada pembangunan akan ada evaluasinya terlebih dahulu supaya menghindari preventive maintenance untuk mencegah banjir.

"Saya yakin dengan pemerintahan yang baru, kepala dinas yanga baru serta deputi BP Batam yang baru ini akan fokus bagaimana progres pembangunan ke depan. Ini kan sudah ada rancangan khusus dari mereka, kita nanti hanya menyampaikan dan memonitoring," jelas Walfentius. 

Terkait masalah penerangan jalan umum kendalanya tadi sudah disampaikan Pak Camat bahwa persoalannya lampu penerangan sering hilang. Mungkin ke depan solusinya bagaimana melakukan patroli dari pihak instansi terkait. 

Walfentius menambahkan, kalau masalah sampah kami dari Komisi III DPRD Batam sudah menambahkan anggaran dari Rp 109 Miliar menjadi Rp 199 Miliar. Di Piayu sudah ada 3 kecamatan mendapatkan lahan untuk membangun tempat pemusnahan sampah. Itu sudah dilakukan, ada tiga kecamatan yang dapat Bengkong, Sei beduk, Nongsa itu salah satu sisi untuk menyelesaikan sampah.

Satu sisi Pak Amsakar dan Ibu Claudia sampaikan masalah sampah adalah proyek strategis daerah (PSD) karena sangat viral, sangat bom waktunya di tahun ini.

"Kita yakin bahwa pemerintahan Pak Amsakar dan Ibu Li Claudia yang baru ini saya yakin kota Batam akan lebih baik ke depan, akan indah dan akan tertara dengan baik," tutup Walfentius. 

Camat Sungai Beduk, Dwiki Septiawan, S.IP., M.Si menyampaikan, terkait permasalahan sampah khususnya di Kecamatan Sungai Beduk menggunakan pickup dan becak motor. 

"Secara umum pelayanan persampahan di kecamatan kami tidak ada permasalahan. Hanya pelayanan persampahan, kecamatan bertanggung jawab sampai di tingkat TPS yaitu di lokasi bin-bin kontainer," ucap Dwiki. 

Saat ini, jelas Dwiki, di Kecamatan Sungai Beduk ada 5 titik bin kontainer contohnya di tps panjang yang ada di pasar BTC, lapangan sakura, sungai daun, itu agak sedikit bermasalah.

"Biasanya kendalanya pengangkutan bin tersebut yang agak sedikit lambat, bukan tidak diangkut. Kalau armada di tingkat Kecamatan sendiri memadai ada 12 pickup yang jalan di kita tidak ada masalah. Becak motor ada 5, semua jalan tidak ada masalah, hanya saja di bin kontainer itu jadi masalah keterlambatan pengangkutan," jelas Dwiki. 

Karena memang sekarang jumlah penduduk saat ini di Sungai Beduk sudah meningkatnya sangat jauh sekali. Apalagi secara keseluruhan di kecamatan. 

Sementara itu, lanjutnya, terkait banjir memang saat ini fokus pemerintah dan Walikota Batam. Sesuai dengan arahan beliau, kita sudah melakukan lokasi-lokasi titik banjir dan sudah melakukan kegiatan normalisasi-normalisasi untuk beberapa aliran sungai yang terjadi penangkalan.

"Kita pun secara berkala dan terus-terus selalu mengusulkan di tingkat musrembang baik di tingkat kelurahan, kecamatan, tingkat kota untuk pembangunan jalur-jalur sungai yang ada di sungai beduk. Soalnya ini bertahap dan mudah mudahan selesai," pungkasnya. (Isp) 
 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Dalam momentum reses masa sidang DPRD Kota Batam, Anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi Gerindra, Anwar Anas, menggelar pertemuan dengan para tokoh masyarakat di wilayah Sungai Beduk. Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog terbuka yang sarat aspirasi, kritik membangun, dan gagasan kolektif demi kemajuan kawasan Sungai Beduk.

Dalam forum yang berlangsung hangat dan dinamis ini, Anwar Anas secara khusus mengundang tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai elemen untuk menyampaikan ide, saran, serta permasalahan nyata yang dihadapi warga.

Lahan Pemakaman, Sampah, dan Infrastruktur Jadi Sorotan

Ketua LAM Sungai Beduk, Zakaria, menyoroti keterbatasan lahan pemakaman di Kavling Bagan dan meminta dukungan dari seluruh anggota DPRD Dapil 3 agar bersama-sama memperjuangkan alokasi lahan pemakaman baru.

Sementara itu, Candra (RW Buana Garden) menyoroti pembangunan gorong-gorong dan parit oleh developer yang tidak sesuai daya tampung air. Ia meminta agar pemerintah lebih ketat dalam pengawasan pembangunan perumahan, khususnya di wilayah Tanjung Piayu yang tengah berkembang pesat akibat relokasi warga dari daerah lain.



Isu pengelolaan sampah juga menjadi perhatian. Amroni mendorong pemilahan sampah rumah tangga sebagai upaya menekan volume sampah ke TPA sekaligus menciptakan nilai ekonomi dari barang-barang daur ulang. Ia mengajak semua pihak untuk membangun Sungai Beduk dengan semangat kolaborasi lintas latar belakang.

Isu Sosial dan Pendidikan Mengemuka

Tokoh masyarakat lainnya, Said Annahari, menyoroti pentingnya penambahan fasilitas pendidikan seiring pertumbuhan jumlah penduduk. Ia mengingatkan bahwa peningkatan penduduk akan berdampak langsung pada kebutuhan ruang belajar.

Suprapto menyoroti perilaku menutup parit untuk kepentingan pribadi yang menjadi salah satu penyebab banjir. Ia juga mengusulkan pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas sebagai pusat pengembangan SDM lokal, khususnya bagi anak-anak muda yang belum bekerja.

Fahrizal mendorong pembuatan database anak-anak muda yang masih menganggur di Sungai Beduk sebagai dasar pengambilan kebijakan yang lebih akurat. Ia juga mengusulkan pembatasan kendaraan pribadi bagi pelajar untuk mengurangi kemacetan, terutama di sekitar bundaran GMP Masjid Mujahidin.

Gagasan Ekologis dan Tata Ruang

Alinar mengusulkan pembentukan bank sampah untuk mengurangi volume sampah sekaligus membuka aktivitas produktif bagi kaum ibu di perumahan. Sementara itu, Toyib menyampaikan pentingnya pembangunan perumahan vertikal sebagai solusi jangka panjang terhadap keterbatasan lahan dan tata ruang kota.

Komitmen Bersama Membangun Sungai Beduk

Dalam sambutannya, Anwar Anas menegaskan bahwa forum ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mencari formulasi terbaik membangun Sungai Beduk. Ia menegaskan pentingnya merawat silaturahmi antar tokoh dan memperkuat sinergi antara warga, pemangku kebijakan, dan aparat.

“Membangun Sungai Beduk tidak bisa hanya dengan satu tangan. Harus bersama-sama, dengan semangat kolektif dan keberpihakan pada kebutuhan riil warga,” ujar Anwar.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Kapolsek Sungai Beduk IPTU Alex dan Sekcam Sungai Beduk Anwar SE, yang menyatakan kesiapan aparat dan pemerintah kecamatan untuk bersinergi dalam pembangunan kawasan.




INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - JNE menyelenggarakan acara puncak penghargaan JNE Content Competition 2025 di CGV FX Sudirman, Jakarta Selatan. Acara ini menjadi penutup rangkaian kompetisi yang telah menjadi wadah bagi para kreator Indonesia untuk menunjukkan talenta kreatif mereka. 

Tahun ini, kompetisi berhasil menjaring sebanyak 3.952 karya dari empat kategori lomba yakni karya tulis, foto, video, dan desain yang menunjukkan antusiasme luar biasa dari peserta. Sebanyak 54 pemenang telah diumumkan pada tanggal 18 Juli 2025 melalui situs JNEWS Online dan media sosial resmi JNE. 

Acara dipandu oleh MC Ario Astungkoro dan dihadiri oleh jajaran manajemen JNE, termasuk Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, SVP Marketing Group Head JNE, Eri Palgunadi, serta seluruh pemenang dan dewan juri JNE Content Competition 2025. 

JNE Content Competition telah menjadi wadah bagi para kreator untuk menunjukkan bakat mereka sejak tahun 2011. Tahun ini merupakan edisi ke-12, yang sekaligus merayakan 34 tahun perjalanan JNE, tema “Inspirasi Tanpa Batas” diusung untuk menggambarkan bagaimana kreativitas tidak mengenal batas ruang dan waktu, serta bagaimana karya-karya yang dihasilkan dapat terus memberikan dampak positif dan motivasi bagi banyak masyarakat luas. 

Sebelas dewan juri yang telah menyukseskan rangkaian JNE Content Competition 2025 juga hadir secara langsung yakni, Martha Suherman selaku Juri Kategori Photo Nasional, Rio Purba selaku Juri Kategori Desain Nasional, Anggun Adi P (Goenrock) selaku Juri Kategori Video Nasional, Maman Suherman selaku Juri Kategori Writing Nasional, dan Vivid F Angraini selaku Juri Writing Regional Jakarta & Banten. 

Serta para juri Writing Regional Jurnalis lainnya turut bergabung secara daring, di antaranya Farida Putra Sini Regional Sumatra, Tri Joko Her Riadi Regional Jawa Barat, Amir Machmud regional Jateng & DIY, Imron Mawardi regional Bali, NTB, NTT, Nina Soraya regional Kalimantan, Akhmad Sudirman Kambie regional Sulawesi, Maluku, Papua. 

Maman Suherman, salah satu Juri Kategori Writing JNE Content Competition 2025, menambahkan, melihat karya-karya yang masuk, saya semakin yakin bahwa talenta kreatif di Indonesia tidak pernah habis. 

"Tema ‘Inspirasi Tanpa Batas’ yang benar-benar diterjemahkan dengan sangat baik oleh para peserta, menunjukkan bagaimana kisah-kisah sederhana pun bisa menjadi sumber inspirasi yang luar biasa," ungkap Maman, Jum'at (1/8/2025). 

Pemenang kompetisi terdiri dari berbagai kategori peserta, yakni Umum, Pelajar/Mahasiswa, Jurnalis, serta Karyawan JNE, yang telah menciptakan karya luar biasa. 

Kejutan spesial datang dari pemenang kali ini Irawan Sapto Adhi, jurnalis dari Solo Media Kompas.com, yang tak hanya meraih Juara 1 Jurnalis Regional Jateng & DIY, tetapi juga dinobatkan sebagai “Best of The Best” JNE Content Competition 2025 dan berhak mendapatkan hadiah keberangkatan umrah dari JNE. 

Irawan dengan haru mengatakan, ini adalah rezeki yang tak terduga. Karya saya tentang inspirasi layanan JNE mengantarkan saya hingga titik ini. "Terima kasih JNE atas apresiasi yang luar biasa, ini akan jadi motivasi saya untuk terus berkarya," ucapnya. 

Angger Abhista Yuma Abhinaya Putra Gunawan dari SMK 1 Ngasem Kediri, Jawa Timur, yang berhasil meraih Juara 2 kategori Video Mahasiswa, menuturkan, senang sekali video hasil karya tim kami diapresiasi. Ini menjadi langkah awal dari Tim Creative Perfilman SMKN 1 Ngasem untuk terus berkarya di bidang videografi. 

Salah satu pemenang yang mencuri perhatian Aqil Husein Almanuri, yang datang jauh dari JNE Sumenep Surabaya untuk menerima penghargaan sebagai Juara 1 kategori Writing Karyawan. 

Aqil menyampaikan tidak menyangka bisa juara dan hadir langsung pada acara awarding JNE Content Competition 2025. Kompetisi ini benar-benar memotivasi saya untuk terus menulis dan berbagi cerita. Terima kasih JNE sudah memberikan kesempatan ini.

Acara awarding ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga perayaan kreativitas dan inovasi anak bangsa. JNE Content Competition 2025 sukses menegaskan komitmen JNE untuk terus menjadi fasilitator bagi talenta-talenta kreatif Indonesia. Melalui platform ini, diharapkan akan lahir lebih banyak lagi karya-karya inspiratif yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. 

M. Feriadi Soeprapto, Presiden Direktur JNE menyatakan, kami sangat bangga melihat antusiasme dan kualitas karya yang terus meningkatkan di setiap tahunnya. JNE Content Competition adalah bentuk komitmen JNE terus berkontribusi dalam memajukan industri kreatif Indonesia. 

"Kami percaya bahwa setiap individu memiliki potensi untuk berinovasi, dan berupaya menjadi jembatan bagi mereka untuk mewujudkan inspirasi tersebut menjadi karya nyata," pungkas Feri. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Aktivitas cut and fill di belakang Kawasan Pengelolaan Limbah Industri-B3 (KPLI-B3) Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa diduga kuat tidak mengantongi izin.

Pantauan wartawan di lokasi, hilir mudik puluhan unit dump truk roda 10 dan bertonase besar itu cukup padat di lokasi ini. Mereka, leluasa bekerja tanpa ada hambatan sedikit pun.

Informasi yang berhasil diperoleh wartawan, proyek tersebut telah berlangsung sejak lama. Puluhan dump truk roda 10 dan alat berat ekskavator dikerahkan untuk menggempur bukti di belakang KPLI-B3 Kabil. 

"Sudah lama mereka beroperasi pak. Tanah yang dihasilkan dari bukit itu, diduga di komersilkan untuk kepentingan proyek penimbunan di wilayah Batam," ungkap Eko salah satu warga setempat, Jum'at (1/8/2025).



Menurutnya, hilir mudik puluhan dump truk roda 10 dari lokasi pengambilan material tanah sudah cukup meresahkan warga. Mereka beroperasi selama 24 jam dan keberadaannya pun menimbulkan dampak polusi udara dan kerap ugal-ugalan di jalan raya.

"Tak tau aturan mereka ini. Kerja hingga larut malam, bikin polusi udara dan ugal-ugalan saat di jalan raya," tutur Eko.

Lanjut, Eko menyampaikan, sejauh ini belum ada penindakan yang ditunjukkan oleh aparat setempat terhadap lokasi itu. Bahkan, keberadaan proyek ini seakan dibiarkan meski menimbulkan dampak buruk dan keresahan. 

"Kepada pak Wali Kota Amsakar Achmad tolong tinjau lokasi ini. Keberadaan mereka, sudah sangat meresahkan kami," jelasnya. 

Perlu diketahui, proyek pematangan lahan atau pemotongan bukit di suatu lokasi harus memiliki izin Amdal, UKL dan UPL dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta izin Cut and Fill BP Batam.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Badan Pengusahaan (BP) Batam serta pihak terkait lainnya perihal aktivitas cut and fill di belakang KPLI-B3 Kabil. (ISP)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.