INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala BP Batam/Wali Kota Batam Amsakar Achmad menerima kunjungan resmi Duta Besar Australia Untuk Indonesia Mr. Roderick Brazier, pada Senin pagi (30/6/2025).
Ia hadir bersama Business Champion Australia Untuk Indonesia Profesor Madam Jennifer Westacott dan Delegasi dari Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, di Ruang Rapat lt.5 Wali Kota Batam.
Amsakar Achmad menyambut kunjungan ini dengan hangat, sebagai langkah baik meningkatkan hubungan kemitraan dan bisnis yang lebih baik dengan Australia ke depan.
“Mudah-mudahan kehadiran pak Dubes dapat meningkatkan hubungan kemitraan antara Australia dan Indonesia - Australia dan Batam," kata Amsakar.
Investasi Australia di Batam cukup signifikan, terutama di sektor pertambangan dan manufaktur. Beberapa perusahaan Australia telah berinvestasi dan memperluas usahanya di Batam seperti PT. Austin Engineering dan PT Thiess.
Namun, demikian Investasi Australia saat ini masih berada dalam urutan 12 besar penanam modal asing di Batam.
Amsakar Achmad berharap kunjungan ini dapat meningkatkan investasi Australia di Batam.
Ia pun menawarkan peluang kerja sama pada sejumlah bidang seperti Data Centre dan Artificial Intelligence Nongsa Digital Park, Solar Panel, Manufaktur, Shipyard dan Pariwisata.
“Tentu kami ingin ke depan ini dapat ditingkatkan lagi. Kami sangat berharap Duta Besar beserta tim, mudah-mudahan bisa menjadi penghubung dengan PMA Australia untuk meningkatkan investasi di Kota Batam,” ujar Amsakar.
Amsakar juga meyakini dengan hadirnya dua regulasi yakni PP 25 tahun 2025 dan PP 28 tahun 2025 tentang kemudahan pelayanan perizinan dan kemudahan investasi, semakin memacu investasi dan ekonomi tumbuh menguat.
“Pak Dubes sebagai informasi pada 3 Juni 2025 yang lalu Bapak Presiden mengeluarkan dua regulasi yang kami perkirakan akan mempermudah para pelaku usaha. Sejumlah perizinan yang selama ini berada di K/L terkait, itu tidak lagi diurus oleh investor di Kementerian tapi akan cukup selesai di Batam," pungkas Amsakar optimis.
Duta Besar Australia Untuk Indonesia Mr. Roderick Brazier mengatakan kunjungannya diharapkan dapat meningkatkan hubungan kemitraan dagang dan investasi serta menjaga jalinan persahabatan dengan Batam agar lebih kuat dan berkelanjutan.
Ia meyakini Batam adalah wilayah tujuan investasi terkemuka yang telah dikenal luas dan berharap kerjasama bisnis dari Australia akan berkembang lebih dinamis dan lebih banyak lagi ke depan.
"Kami senang dan bangga, perusahaan Australia menanamkan modal di Batam. Tugas kami adalah bagaimana bisa meningkatkan penanam modal Australia di sini," kata Dubes Roderick Brazier.
Ia membawa Business Champion Australia Untuk Indonesia Profesor Madam Jennifer Westacott yang akan bersentuhan langsung dengan para pengusaha Australia. Sehingga diharapkan akan semakin banyak perusahaan Australia datang ke Batam.
“Kalau beliau kembali ke Australia bisa cerita ke perusahaan Australia untuk bisa tambahkan modal ke Batam. Mudah mudahan bisnis dari Australia akan berkembang dan lebih dinamis dan akan lebih banyak kunjungan dari kami ke depan," ungkap Dubes Rod Braziel.
Business Champion Australia Untuk Indonesia Profesor Madam Jennifer Westacott mengaku terkesan dengan Batam serta komitmen dari Pemerintah setempat menjadikan Batam semakin Istimewa bagi para investor.
“Batam sangat terkenal untuk penanaman modal asing dan pemerintah sangat komit untuk meningkatkan investasi di sini. Dua kebijakan investasi yang telah dibuat Pemerintah tadi, kami yakin akan membawa dampak semakin baik. Kami ingin menciptakan hubungan bisnis lebih luas dan mengidentifikasi peluang ke depan," pungkas Profesor Jennifer.
Turut hadir dalam agenda ini, para pejabat Eselon II dan III dari Pemerintah Kota Batam dan BP Batam. (Isp)
INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Conversant Solutions Pte Ltd (Conversant) resmi menjalin kerja sama strategis dalam penyediaan layanan Content Delivery Network as a Service (CDN as a Service/CaaS) di Indonesia.
Layanan CDN as a Service yang ditawarkan Telkom merupakan solusi distribusi konten digital yang cepat, efisien, dan aman, dirancang khusus untuk menjawab tantangan perusahaan dalam memastikan kecepatan dan keamanan distribusi konten seperti video, aplikasi OTT, maupun layanan web.
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara kedua pihak, yang berlangsung di Telkom Landmark Tower, Jakarta, pada senin (23/6/2025).
Penandatanganan dilakukan oleh Executive General Manager Digital Connectivity Service Telkom Teuku Muda Nanta dan Regional Director Conversant untuk South East Asia & South Asia Aiman Hakim.
Turut hadir dalam seremoni tersebut, Direktur Network Telkom Nanang Hendarno dan Direktur Wholesale & International Service Telkom Honesti Basyir, serta CEO Conversant Cheong Fun Hua dan Country Manager Conversant Indonesia Andika Pratama.
Layanan ini menyasar pelanggan segmen Enterprise dan Wholesale yang membutuhkan kualitas jaringan tinggi untuk meningkatkan user experience dengan affordability yang terjangkau. Dengan cakupan luas melalui jaringan PoP di delapan kota besar di Indonesia dan 54 negara, serta kapasitas yang besar, solusi ini memberikan performa andal dalam aspek latency, availability, dan security.
Dalam sambutannya, Direktur Wholesale & International Service Telkom Honesti Basyir menyampaikan, kolaborasi yang terjalin hari ini menjadi fondasi bagi masa depan yang lebih baik.
"Kami optimis bahwa dalam jangka panjang, kolaborasi ini akan memberikan nilai tambah yang signifikan, tidak hanya bagi Telkom dan Conversant, tetapi juga bagi ekosistem digital Indonesia secara lebih luas," ucapnya.
Direktur Network Telkom Nanang Hendarno juga menekankan pentingnya sinergi ini dalam mendukung distribusi konten digital nasional. Layanan CDN membutuhkan infrastruktur jaringan yang kuat dan tersebar luas.
"Dengan kerja sama ini, Telkom akan mengoptimalkan jaringan nasional yang kami miliki untuk mendukung penyampaian konten digital yang lebih cepat, stabil, dan aman ke seluruh pelosok Indonesia," ujar Nanang.
Lebih lanjut Nanang juga menambahkan kolaborasi ini membutuhkan penyiapan team 24/7 dari pihak conversant untuk dapat memastikan operasionalisasi service dan product serta didukung dengan kesiapan talent Telkom yang telah certified untuk mengelola product ini.
CEO Conversant Cheong Fun Hua menambahkan, kami sangat antusias dapat berkolaborasi dengan Telkom. Bersama, kami akan menghadirkan layanan distribusi konten digital yang mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional.
Lebih dari sekadar layanan CDN web acceleration, Telkom juga menghadirkan solusi terintegrasi yang dapat dibundling dengan fitur tambahan, seperti media service, storage, dan security guna menambah value layanan sesuai kebutuhan industri. Semua layanan akan ditawarkan dengan skema paketisasi yang dapat disesuaikan (customizable) berdasarkan karakteristik dan skala bisnis pelanggan.
Penandatanganan ini merupakan bentuk komitmen Telkom dan Conversant untuk menghadirkan Next Gen Digital Connectivity yang aman, cepat, dan efisien. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan layanan terbaik bagi para pelanggan dan masyarakat indonesia, sekaligus mendukung transformasi digital Indonesia secara menyeluruh. (Isp)
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-79, Polda Kepri sukses menggelar penutupan pertandingan Turnamen Badminton Kapolda Kepri Cup Tahun 2025, yang berlangsung meriah di Mega Mall, Batam Center, pada hari kelima pelaksanaan kegiatan, Jumat (27/6/2025).
Penutupan turnamen ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan tamu undangan, antara lain Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Taufik Hidayat, Kapolda Kepri, Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, Ketua DPRD Provinsi Kepri, H. Iman Sutiawan, S.E., Ketua PBSI Pengprov Kepri, Bpk. H. Sukriadi, S.E., Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, Irwasda Polda Kepri, Kombes. Pol. Sri Satyatama, S.I.K., M.H., M.M., M.Han., para Pejabat Utama Polda Kepri, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepri, Dr. Darson, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Batam, Zulkarnain HN, S.ST., Ketua PBSI Kota Batam, Apt. Nasrizal, S.Farm., Ketua PBSI Pengkot Tanjungpinang, Syarifah Elvyzana, dan Komandan Kodim 0316/Batam, Letkol Arh. Yan Eka Putra, S.O.S.
Dalam sambutannya, Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam suksesnya penyelenggaraan turnamen ini.
Ia berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus dilanjutkan dan menjadi agenda tahunan yang mampu mencetak atlet-atlet berprestasi dari Kepri.
“Turnamen ini bukan sekedar ajang unjuk prestasi dan adu teknik di lapangan, tetapi juga menjadi ruang yang sangat penting untuk mempererat silaturahmi antar elemen bangsa, baik dari institusi pemerintah, swasta, komunitas olahraga, maupun masyarakat luas," ucap Irjen. Pol. Asep.
Melalui semangat sportivitas dan kebersamaan seperti inilah, lanjutnya, kita membangun kedekatan, memperkuat solidaritas, dan menumbuhkan rasa saling menghargai.
"Saya berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan menjadi agenda berkelanjutan yang mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, memperkuat hubungan antarlembaga, serta mendorong lahirnya bibit-bibit atlet potensial dari Kepulauan Riau,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah dan plakat kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas semangat, sportivitas, dan prestasi yang ditunjukkan sepanjang turnamen.
Adapun pemenang turnamen badminton hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025:
Kategori ganda dewasa umum :
Juara 1: Ade Yusuf & Ricky Widianto – Club Musica TH Arena
Juara 2: Muhammad Rafi Alayaman & Suruvan Zega – Club PB. Sansai
Juara 3: Deandra Ikhsan Gunawan & Frederico Jhonatan Wij – Club PB. Sansai
Juara 3: Yuan Wijaya Kusuma & Zaida Faiz Akbar – Club PB. Banda Baru Batam
Kategori ganda veteran :
Juara 1: Adi Mawardi & Marlev Maniaky – Club Musica TH Arena
Juara 2: Haryming & Unang Rahmat – Club Allreyhan
Juara 3: Agung Dwinanto & Rian Yohwari – Club Allreyhan
Juara 3: Eddwi Kurniyanto & Sufendi – Club PB. Bhayangkara
Kategori TPI U-15 (tunggal putri) :
Juara 1: Prihatina Adien Afifah Pakpahan – Club Banda Baru Batam
Juara 2: Nindya Pradipta Wahyudi – Club Gajah Emas
Juara 3: Christy Kerensya Tumbol – Club PB. Jenni Putra Batam
Juara 3: Sarah Putri Az-Zahro – Club Banda Baru Batam
Kategori TPI U-13 (tunggal putri) :
Juara 1: Iraningsata Kumala Wicitra – Club Banda Baru Batam
Juara 2: Queen Emely Hermine Silaban – Avinza Badminton Club
Juara 3: Chayra Fayyola Nadhifa – Club Banda Baru Batam
Juara 3: Asyfha Yusshe Agatha – Club Gajah Emas
Kategori TPA U-15 (tunggal putra) :
Juara 1: Mulana Rizky Ramadhan – Club Andalas
Juara 2: Chelvin Remensius Octaviano – Club PB. Jenni Putra Batam
Juara 3: Kimi Zoro Ralovki – Club Banda Baru Batam
Juara 3: Joshua Acurcio Simanjuntak – Club Andalas
Kategori TPA U-13 (tunggal putra) :
Juara 1: Fahmi Ansyah Arbi – Hadiwan Badminton Club (HBC)
Juara 2: Raka Arya Pratama – Hadiwan Badminton Club (HBC)
Juara 3: Azizul Dzakwan Arfariski – Club PB. Star Generation
Juara 3: Muhammad Ahsan Pradipta – Club Gajah Emas
Dengan berakhirnya turnamen ini, Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., mengucapkan selamat kepada para pemenang dan seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat sportivitas. Semoga semangat Hari Bhayangkara ke-79 dapat terus membakar semangat pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Saya mengucapkan selamat kepada para pemenang yang telah menunjukkan semangat juang, keterampilan, dan sportivitas yang luar biasa. Kemenangan ini bukan hanya tentang menjadi yang terbaik, tetapi juga menjadi contoh bagi peserta lain dalam menjunjung fair play dan kebersamaan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan diri dan mengharumkan nama Kepri di ajang-ajang yang lebih tinggi," pungkasnya. (Isp)
INSPIRASIKEPRI.COM | Jakarta - Kawasan perkampungan budaya Betawi, Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa dipenuhi ratusan klien pemasyarakatan yang melakukan aksi bersih-bersih lingkungan.
Hal ini menandai peluncuran ‘Gerakan Nasional Pemasyarakatan, Klien Balai Pemasyarakatan Peduli 2025’ pada Kamis (26/6/2025) sebagai implementasi Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Udang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang akan mulai berlaku tahun 2026, khususnya terkait pidana kerja sosial dan pidana pengawasan bagi Klien Pemasyarakatan.
Aksi bersih-bersih ini juga dilaksanakan serentak oleh klien pemasyarakatan di 94 Bapas seluruh Indonesia.
“Hari ini, klien Bapas seluruh Indonesia hadir untuk bekerja dan berkontribusi secara nyata dan sukarela membersihkan fasilitas umum, membantu masyarakat, terlibat dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung," ujar Agus Andrianto, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam sambutannya, sekaligus melaunching Aksi Nasional, Klien Bapas Peduli.
Dikatakan Agus, ini bukan hanya simbol kesiapan Pemasyarakatan menyambut implementasi pidana kerja sosial sebagai salah satu pidana non penjara, ini juga adalah bukti bahwa Pemasyarakatan siap mengambil bagian dalam implementasi KUHP melalui pelaksanaan kerja sosial.
Ia menegaskan alternatif pidana bertujuan memasyarakatkan kembali terpidana sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat melalui kerja sosial.
“Kerja sosial ini bukan sekadar kerja sukarela semata, tetapi bentuk penebus kesalahan mereka kepada masyarakat akibat tindak pidana yang dilakukan,” tegasnya.
Menteri Agus juga mengungkapkan bahwa Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Balai Pemasyarakatan siap mengulangi kesuksesan penanganan pidana kasus anak, dengan dampingan dan rekomendasi Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas yang mengutamakan ketetapan Diversi dan putusan non penjara bagi Anak yang Berhadapan Dengan Hukum (ABH), sejak berlakunya Undang-Undang No.11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.
Sehingga sejak berlakunya di tahun 2012 jumlah hunian anak di lapas rutan mampu turun drastis, dari yang sebelumnya 7000 an anak menjadi 2000 Anak di LPKA dan Lapas Rutan hingga saat ini.
Ia mengaskan kembali bahawa Pemasyarakatan siap mengulangi keberhasilan tersebut pada kasus pidana pelaku Dewasa.
"Selain meningkatkan kualitas pelaksanaan pidana, pidana alternatf juga berpotensi besar menurunkan angka overcrowding yang selama ini menjadi permasalahan klasik di lapas rutan," ucapnya.
"Peran PK Bapas yang sangat kompleks, “PK tidak hanya sebagai pelaksana fungsi pembimbingan kemasyarakatan, namun juga arsitek yang merancang dan mendesain kembali jembatan reintegrasi, jembatan yang sempat terputus akibat suatu tindak pidana, dan jembatan itu dibangun kembali dengan semangat gotong royong antara klien, masyarakat, Pemasyarakatan, Aparat Penegak Hukum (APH) dan pemerintah daerah terhadap perbuatan menyimpang yang terabaikan,” sambungnya.
Prof Harkristuti Harkrisnowo, Guru Besar Hukum Pidana Universitas Indonesia yang juga turut hadir, menyampaikan bahwa aksi bersih-bersih oleh Klien Pemasyarakatan adalah sebagai salah contoh pelaksanaan pidana kerja sosial nantinya.
"Saya sangat exited pada kegiatan bersih-bersih serentak oleh klien Pemasyarakatan. Ke depannya akan ada bentuk pidana alternatif lainnya untuk pidana kerja sosial, dan saat ini sedang disusun rancangan pelaksaan pidana alternatif tersebut," ungkapnya.
Harkristuti juga menyebutkan bentuk pidana alternatif kerja sosial lain, yang nantinya akan diterapkan, seperti pelayanan di panti jombo, panti sosial, membantu di berbagai lembaga, misalnya sekolah, atau membantu di panti-panti sosial, tempat rehabilitasi.
Ia juga menyebutkan bahwa klien Pemasyarakatan juga dapat memberikan pandangan, motivasi kepada masyarakat untuk tidak melakukan kesalahan yang sama yang pernah mereka perbuat. Ia juga menyampaikan secara langsung kepada Menteri IMIPAS tentang kebutuhan PK baik kualitas dan kuiantitas, dan telah direspon postif oleh Menteri IMIPAS.
Gerakan Nasional Pemasyarakatan, Klien Balai Pemasyarakatan Peduli 2025’ diharapkan menjadi momentum dimulainya kontribusi langsung Klien Pemasyarakatan kepada masyarakat melalui aksi sosial, yang selanjutnya akan dilaksanakan rutin setiap bulannya, hingga tiba waktunya pelaksanaan pidana kerja sosial diterapkan.
Mashudi, Direktur Jenderal Pemasyarakatan menambahkan, kami seluruh jajaran Pemasyarakatan, sesuai arahan Bapak Menteri IMIPAS siap mendukung penerapan pidana alternatif mulai dari tahap pra adjudikasi, adjudikasi dan post ajudikasi,” tambah Mashudi, Direktur Jenderal Pemasyarakatan,
"Hal ini makin menegaskan motto ‘Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat," ucapnya.
Setelah pelaksanaan launching Menteri Agus meninjau dan menyaksikan 150 Klien Pemasyarakatan Jakarta melakukan aksi bersih-bersih lingkungan perkampungan budaya Betawi, mulai dari area fasilitas umum, area taman hingga danau yang ada di sana.
Aksi serupa juga serentak dilakukan oleh klien Pemasyarakatan di seluruh wilayah Indonesia.
Sebelumnya, Klien Pemasyarakatan hanya mencakup mereka yang menjalani pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, dan asimilasi.
Dengan berlakunya KUHP baru, jenis Klien Pemasyarakatan bertambah dengan hadirnya Klien pidana kerja sosial dan pidana pengawasan. Hal ini menjadi bagian dari reformasi pemidanaan yang lebih humanis dan berbasis restorative justice.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta, Pimpinan Tinggi di lingkungan Kementerian Imipas, APH, seperti Kepolisian, Pengadilan, dan Kejaksaan, serta stakeholder terkait lainnya, yang hadir juga sevcara virtual seluruh Kakanwil, Bapas, kepala daerah dan penegak hukum serta stakeholder lainnya di seluruh wilayah. (Isp)
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali memfasilitasi pergeseran tujuh Kepala Keluarga (KK) terdampak pengembangan kawasan Rempang Eco-City ke hunian baru yang berlokasi di Tanjung Banon.
Dengan tambahan tersebut, total warga Rempang yang telah menghuni rumah baru mencapai 106 KK atau 368 jiwa.
Kepala Biro Umum BP Batam, Mohamad Taofan, menjelaskan bahwa proses ini merupakan bagian dari komitmen dalam mendukung program prioritas nasional.
Ia menegaskan, BP Batam berupaya memastikan hak-hak masyarakat terdampak tetap terpenuhi secara adil dan layak selama proses berlangsung.
“BP Batam tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memastikan proses penataan Rempang berjalan secara terencana dan inklusif,” ujarnya, Rabu (25/6/2025).
Taofan menambahkan bahwa pihaknya terus mengedepankan pendekatan humanis dan komunikatif, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan termasuk masyarakat lokal.
“Kami menjalankan proses ini secara terukur dan partisipatif dan mengedepankan kolaborasi semua pihak agar transisi berjalan mulus,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa BP Batam tidak hanya menargetkan terciptanya kawasan industri dan pariwisata modern, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dan berimbang.
“BP Batam berupaya menuntaskan rencana investasi di Rempang dengan semangat kolaborasi dari seluruh komponen daerah. Kami ingin memastikan masyarakat tetap nyaman, iklim investasi kondusif, dan pembangunan berjalan sesuai harapan bersama,” jelas Taofan lagi.
Ia berharap kawasan Rempang dapat tumbuh menjadi simbol kemajuan baru bagi Kota Batam dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“BP Batam mengharapkan kerja sama dari seluruh pihak agar pengembangan Rempang berjalan optimal. Semoga warga yang telah menempati rumah baru bisa beraktivitas dengan nyaman,” tutup Taofan. (Isp)
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan air bersih di Kota Batam.
Salah satu bentuk komitmen tersebut, BP Batam menertibkan sejumlah bangunan yang berada di Daerah Tangkapan Air (DTA) Waduk Tembesi, Rabu (25/6/2025).
Penertiban ini bertujuan untuk menjaga kualitas air baku di Waduk Tembesi. Dengan air baku yang terjaga, akan berdampak pada kualitas air yang diterima oleh pelanggan atau masyarakat Kota Batam.
Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait mengatakan, bangunan-bangunan yang ditertibkan tersebut, berada tidak jauh dari bibir waduk. Sehingga keberadaan bangunan ini, sangat berpotensi mencemari waduk dari limbah rumah tangga dan lainnya.
"Tentunya, kita harus taat kepada peraturan yang telah ditetapkan oleh Menteri maupun juga undang-undang, untuk menjaga stabilitas dari pada DTA," ujarnya disela penertiban.
Ia menegaskan, penertiban bangunan disekitar DTA ini akan terus dilakukan. BP Batam juga akan segera memanggil pemilik bangunan semi permanen untuk dibongkar secara sukarela oleh pemiliknya sendiri.
"Untuk bangunan non permanen yang sudah kami bongkar, pemiliknya bisa mengambil material yang masih bisa digunakan. Sementara bangunan yang semi permanen, kami berikan waktu untuk membongkar sendiri atau dengan sukarela," jelasnya.
Ariastuty menambahkan, sebagaimana yang diketahui bersama, Kota Batam tidak mempunyai sumber mata air. Sehingga, Kota Batam hanya mengandalkan 6 waduk yang ada dan waduk ini harus terus dijaga agar dapat berfungsi maksimal.
"Kami tentunya sangat membutuhkan peran serta dan kesadaran dari masyarakat, dalam menjaga ketersediaan air baku di Kota Batam," tutupnya. (Isp)